You are on page 1of 6

PRAKTEK SISTEM MIKROPROSESOR

Praktikum ke-5
Pemrograman Mengisi dan Mentransfer Data pada Z-80

Nama Mahasiswa

: Ulin Nuha

NIM/Rombel/Absen

: 5301414040/02/11

Nama Dosen

: Drs. Slamet Seno Adi M.Pd., M.T

Tanggal Penyerahan : 5 April 2016

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO


JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2016

FAKULTAS TEKNIK UNNES SEMARANG


Pemrograman mengisin dan
Laboratorium Elektro
Smt : 3
Praktikum : 2
menstransfer data pada Z80
Jurusan : Teknik Elektro
Waktu : 2 SKS
Simulator
A. TUJUAN PRAKTIKUM
1. Mahasiswa dapat mengetahui cara melakukan pemrograman pada
Mikroprosesor tipe Z-80
2. Mahasiswa dapat mengetahui cara membaca sebuah pemrograman pada
Mikroprosesor tipe Z-80
B. DASAR TEORI
1. Register
Register merupakan media penyimpan dari mikroprosesor yang dapat
di akses dengan kecepatan tinggi. Dalam melakukan pekerjaannya
mikroprosesor

selalu

menggunakan

register-register

sebagai

perantaranya. Register yang digunakan oleh mikroprosesor dibagi


menjadi beberapa bagian dengan tugasnya yang berbeda-beda.
2. Memori
Memori dalam suatu mikroprosesor ada dua yaitu RAM (Random
Acces Memori) dan ROM (Read Only Memory). Dalam RAM kita dapat
menulis dan menghapus namun hanya bersifat sementara. Sedangkan
dalam ROM kita hanya dapat menulis saja.
3. Bahasa Assembly
Bahasa assembly adalah bahasa pemrograman tingkat rendah. Bahasa
assembly

merupakan

bahasa

yang

berorientasi

pada

machine

independent. Namun memiliki perbedaan dengan bahasa mesin karena


dalam penggunaan numeric operation code (opcodes) bahasa assembly
menggatinya dengan mnemonic code. Data yang dinyatakn dalam bahasa
assembly adalah dalam notasi desimal karena untuk mencegah konversi
manual dari konstanta ke dalam representasi internal mesin. Bahasa
assembly mempunyai perintah dasar, salah satunya LD, ADD, SET dan
lainnya.
C. ALAT DAN BAHAN
1. Alat
- Modul MPF-1 Z-80

- Kabel power
2. Bahan
- Soal
D. LANGKAH KERJA
a) Latihan
1. Lakukan pemrograman pada MPF-1 Z-80 sesuai tabel dibawah
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Mneumonic

OP Code

LD A,56
LD B,36
LD C,12
LD D,A
LD E,B
LD H,C
LD A,(181E)
LD BC,(1828)
LD DE,(1831)

3E
06
0E
57
58
61
3A
ED
ED

56
36
12

1E
4B
5B

18
28
31

18
18

2. Hidupkan Modul MPF-1 Z-80


3. Kemudian tekan tombol Reset Addres
4. Kemudan masukkan adrres yang dimulai dari 1800, dan isi data sesuai table
pada OP Code
5. Setelah itu masukkan data pada register sesuai pada nomor urutnya
6. Lakukan langkah yang sama pada setiap nomor
b) Pengayaan
1. Buatlah program seperti tabel pada latihan
2. Lakukan langkah yang sama seperti pada latihan
E. DATA HASIL PERCOBAAN
a. Hasil program latihan

PC
Ke
1
2
3
4
5

ADDR
1800
1802
1804
1806
1808

STEP
Ke
1
2
3
4
5

ADDR
1802
1804
1806
1808
1809

A
C
E
H
D

HASIL PRAKTIK
REG
DATA
23
2F
6C
47
2F

6
7
8
9
10

1809
180A
180B
180C
1810

6
7
8
9
10

180A
180B
180C
1810
1813

E
E
A
D
E
D
E

23
22
24
9D
9F
18
32

b. Hasil program pengayaan


i.
Program awal
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Mneumonic

OP Code

LD A,56
LD B,36
LD C,12
LD D,A
LD E,B
LD H,C
LD A,(181E)
LD BC,(1828)
LD DE,(1831)

3E
06
0E
57
58
61
3A
ED
ED

56
36
12

1E
4B
5B

18
28
31

18
18

Alamat Tambahan
181E = AB
1827 = 1C
1828 = 2C
1829 = 3C
1830 = 1D
1831 = 2D
1832 = 3D
ii.
PC
Ke
1
2
3
4
5
6
7
8
9

hasil
ADDR
1800
1802
1804
1806
1807
1808
1809
180D
1811

STEP
Ke
1
2
3
4
5
6
7
8
9

ADDR
1802
1804
1806
1807
1808
1809
180D
1811
1814

A
B
C
D
E
H
A
BC
DE

HASIL PRAKTIK
REG
DATA
56
36
12
56
36
12
AB
3C2C
3D2D

F. SIMPULAN
Dalam Modul MPF-1 Z-80 setiap operasi mial LDD, MOV dan lainlainnya membutuhkan addres dan nilai data tersendiri. Dan nilai data setiap
operasi berbeda-beda. Dalam menjalankan sebuah operasi bisa membutuhkan
lebih dari satu addres. Dan nilai data setiap operasinya sudah ada ketentuan
dari pabrikannya.