You are on page 1of 3

LAPORAN MOTOR LISTRIK

PENGEREMAN DINAMIK

Mohamad Ragil Saputra
201303006
Teknik Listrik

POLITEKNIK ENJINERING INDORAMA
PURWAKARTA
2015

I.

Judul
Pengereman Dinamik.

II.

Pendahuluan
Pengereman pada motor listrik dapat dilakukan secara mekanik maupun listrik, jika
dilakukan secara listrik maka salah satu caranya adalah pengereman secara dinamik.
Pengereman secara dinamik adalah dengan cara memberikan arus DC pada lilitan stator
motor. Pengereman dinamik kadang disebut juga pengereman elektronik, Pengereman
dinamik tidak menghentikan motor secara total tetapi hanya memperlambat motor
secara tiba-tiba. Biasanya sistem mekanik yang harus digunakan untuk menghentikan
motor, setelah dilakukan pengereman dinamik. Untuk pengereman dinamik, agar bisa
menghasilkan daya torsi pengereman yang sesuai maka ukuran sumber dc diperkirakan
1,3 kali arus terukur. Ukuran sebenarnya hanya ditentukan oleh resistansi lilitan stator
sehingga tegangan harus berukuran rendah.

III.

Rangkaian Pengereman Dinamik
Gambar 1 seperti yang ditunjukkan dibawah adalah gambar rangkaian pengereman
motor secara Dinamik.

Gambar 1. Rangkaian pengereman dinamik

IV.

Cara Kerja
Cara kerja dari pengereman secara dinamik adalah sebagai berikut :
a. Motor dibawah diputar secara normal dan dapat dilihat pada gambar dibawah.

b. Untuk pengereman, maka K1 akan off berbarengan dengan K2 yang menjadi
ON seperti gambar dibawah.

c. Apabila motor sudah berhenti berputar maka rangkaian harus seperti pada
kondisi awalnya yaitu seperti terlihat pada gambar 1.

V.

Kesimpulan
Berdasarkan praktikum yang telah dilaksanakan didapatkan kesimpulan bahwa :
a. Pengereman dinamik bekerja secara listrik.
b. Pengereman secara dinamik bekerja dengan cara memberikan daya DC pada
lilitan stator motor sehingga memberikan torsi pengereman secara tiba-tiba.