UJI BIOKIMIA

A. Pengertian Uji Biokimia
Uji biokimia adalah pengujian larutan atau
zat-zat kimia dari bahan-bahan dan prosesproses yang terjadi dalam tubuh makhluk
hidup, sebagai upaya untuk memahami
proses
kehidupan
dari
sisi
kimia
(Lehninger,1995)

Biokimia bertujuan untuk memahami bagaimana
interaksi biomolekul satu dengan yang lainnya
yang membawa sifat sifat kehidupan ini. Uji
fisiologi biasanya identik dengan uji biokimia.
Uji biokimia yang biasanya dipakai dalam
kegiatan
identifikasi
bakteri
atau
mikroorganisme yang antara lain uji katalase, uji
koagulase, dan lain lain.

ester-ester keton dan gas (Pelczar.2008) . Fermentasi dapat menghasilkan berbagai senyawa akhir. Metode Uji Biokimia Berikut beberapa uji biokimia yang digunakan untuk identifikasi bakteri. contohnya fermentasi karbohidrat yang dapat menghasilkan berbagai senyawa asam seperti asam laktat dan propionet.B. Reaksi Fermentasi Karbohidrat (Gula-gula) Fermentasi merupakan salah satu aktivitas biokimia yang dilakukan oleh mikroba. Fermentasi adalah proses penggunaan senyawa makromolekul organik menjadi senyawa yang lebih sederhana oleh aktivitas mikroba pada kondisi anaerob. antara lain : 1.

jenis karbohidrat yang digunakan pada uji fermentasi karbohidrat antara lain: sukrosa. maltosa. Perbenihan gula-gula digunakan untuk melihat adanya pembentukan asam yaitu dengan adanya perubahan warna indikator (merah fenol atau biru bramtimol ). asetat) dengan disertai atau tidak disertai pembentukan gas. format. laktosa. maltosa. manitol akan dihidrolisis terlebih dahulu menjadi monosakarida penyusunnya. manitol.Sebagian besar mikroorganisme memperoleh energi dari substrat berupa karbohidrat yang selanjutnya di fermentasi menghasilkan asam asam organik (seperti asam laktat. Sedangkan sukrosa. laktosa. . Glukosa dapat masuk langsung dalam jalur fermentasi tahap pertama.

Laktosa dihidrolisis menjadi galaktosa dan glukosa. Sedangkan fruktosa akan diubah terlebih dahulu menjadi fruktosa 6-fosfat dan kemudian frotosa 6-fosfat diubah menjadi glukosa 6-fosfat. Glukosa 6fosfat dan glukosa hasil epimerisasi galaktosa dan manosa akan masuk dalam tahap awal proses fermentasi untuk menghasilkan asam piruvat. asam asetat dan CO2 dan kemudian pada tahap kedua fermentasi asam piruvat dan asam asetat di reduksi kembali oleh atom hedrogen yang dilepaskan dalam tahap pertama. Monosakarida jenis manosa dan galaktosa terlebih dahulu akan diubah menjadi glukosa melalui reaksi epimerisasi. .

1993). Simmon’s Citrate ) Identifikasi basil enterik sangat penting dalam mengendalikan infeksi usus dengan mencegah kontaminasi pasokan makanan dan air. Kelompok bakteri yang dapat ditemukan di saluran usus manusia dan mamalia yang lebih rendah diklasifikasikan sebagai anggota family Entrobacteriaeae. Voges-Proskauer. 2.Uji Imvic (Indol. Methyl Red.Membentuk asam laktat dan etanol (volk dan Wheeler. Yang termasuk dalam keluarga ini adalah : .

yang normal flora usus seperti Escherichia anggota marga dan enterobacter. sesekali pathogen seperti anggota genera Proteus dan klabsiella 3. Indol Trytophan merupakan asam amino esensial yg dapat mengalami oksidasi dengan cara kegiatan enzimatik beberapa bakteri. Hasil uji indol yg diperoleh negatif karena tidak terbentuk lapisan (cincin)berwarna merah mudah pd permukaan biakan. Pahtogen seperti anggota genera salmonella dan shigella 2. yang merupakan penduduk saprophytic dari saluran usus.1. . 1.

1993) . Asam amino triptofan merupakan komponen asam amino yang lazim terdapat pada protein. sehingga asam amino ini dengan mudah dapat digunakan oleh mikroorganisme akibat penguraian protein (Volk dan Wheeler. yang dapat diketahui dengan menambahkan larutan kovaks.Artinya bakteri ini tidak membentuk indol dari trytopan sebagai sumber karbon.

Artinya bakteri ini menghasilkan asam campuran (metilen gikon) dari proses fermentasi glukosa yang terkandung dalam medium MR-VP(Lehninger.4 yang ditandai dengan hasil positif. terjadi perubahan warna menjadi merah setelah ditamahkan Methyl red.1995) .2. MR-VP Uji MR perbenihan ini digunakan untuk mendeteksi bakteri yang memiliki kemampuan untuk mengoksidasi glukosa menhasilkan produk asam berkosentrasi tinggi yang stabil sehingga menyebabkan pH media turun hingga di bawah 4.

. karena tidak terbentuk warna merah pada medium setelah ditambahkan a-napthol dan KOH. artinya akhir fermentasi bakteri ini bukan asetil meyil karbinol (asetolin). 1993) 4. Uji VP Dengan hasil negatif.3. simmon’s Citrate Perbenihan ini digunakan untuk melihat kemampuan memfermentasi sitrat sebagai sumber karbon. (Volk dan Wheeler.

atau anaerob obligat dan digunakan untuk mengetahui kemampuan mikroorganisme untuk menguraikan hidrogen piroksida dengan menghasilkan enzim katalase.1993) 5. Uji Katalase Merupakan suatu pengujian terhadap bakteri tertentu untuk mengetahui apakah bakteri tersebut merupakan bkteri aerob. anaerob fakulatif.Perbenihan simmon’s citrate mengandung indikator biru brimtimol yang akan berubah menjadi biru pada reaksi positif dan tetap hijau jika reaksi negatif ( Volk dan Wheeler. .

Namun mereka tetap hidup dengan adanya anti metabolit tersebut karena mereka menghasilkan enzim katalase yang mengubah hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen. dimana molekul ini meningkatkan dengan nyata kecepatan reaksi kimia yang spesifik yang tanpa enzim akan berlangsung sangat lambat. .Bakteri yang memerlukan oksigen menghasilkan hidrogen peroksida (H2O2) yang sebenarnya beracun bagi bakteri sediri. Enzim merupakan katalisator sejati.

biasanya tidak berkapsul. Tidak ditemukan spora. Selnya bisa terdapat tunggal. Morfologi Bakteri 1.0-6.0 um dan lebar 1.5 um. coli dari anggota family entrobacteriaceae. E.1-1.C. Morfologi E. Bentuk sel dari bentuk seperti coocal hingga membentuk sepanjang ukuran flamentous. Ukuran sel dengan panjang 2. . berpasangan dan dalam rantai pendek. coli batang gram negatif .

coli seperti pada enteriobacteriacaeae. coli merupakan penghuni normal usus. Mukoid kadang-kadang memproduksi pembuangan ekstraselular yang tidak lain adalah sebuah polisakarida dari speksitifitas antigen K tentu atau terdapat pada asam polisakarida yang di bentuk oleh banyak E. seringkali menyebabkan infeksi. Kapsula atau mikrokapsula terbuat dari asam-asam polisakarid.Bakteri ini aerobik dan dapat juga aerobik fakultatif. . E.

Tersusun dalam kelompok seperti buah anggur. . coli adalah diare.Selanjutnya digambarkan sebagai antigen m dan dikomposisikan oleh asam kolanik. tidak berspora dan gram positif.9)jenis yang tidak bergerak. Morfologi Staphylococcus aereus bentuknya bulat atau lonjong (0. Penyakit yang sering ditimbulkan oleh E. 2.8-0.

Sifat biakan bersifa aerob dan tumbuh baik pada pembenihan yang sederhana pada tempratur optimum37C dan pH 7. .Pembentukan kelompok ini terjadi karena pembelahan sel terjadi dalam tiga bidang dan sel anaknya cenderung dekat dengan sel induknya.4.

Spesies Staphylococcus ini adalah gram positif yang fakultatif anaerob. dapat mememcah manitol menjadi asam. menghasilkan kougulasi dapat membentuk pigmen (kuning keemasan). Staphylococcus pahtogen mempunyai sifat sebagai berikut : dapat menghimolisa eritrosit. .juga.

Sebagian besar staphylococcus aureus (SA) dapat dirawat dengan antibiotik seperti methicillin (salah satu tipe penisillin). Tetapi. . SA menjadi meningkat pertahanannya dengan antibiotik yang biasa digunakan.Sebagian besar sebagai flora normal kulit yangtidak berbahaya.

pneumonia. jerawat. diantaranya adalah bisul. aureus diasosiasikan dengan beberapa kondisi patologi. meningitis dan arthritis.Infeksi S. .