You are on page 1of 392

Pembahasan Soal MATA

Fase Cepat BATCH Desember 2014
dr. Ratih Pramita. M.Biomed
dr. Tita Luthfia S.

1. Seorang laki-laki berusia 70 tahun datang ke PKM
dengan keluhan utama mata kanan buram sejak 3
bulan ini. Keluhan mata seperti melihat awan yang
berangsur-angsur buram. Pemeriksaan VPD -1/~, TIO
normal/palpasi, lensa nukleus di bagian bawah. Apa
jenis katarak?
a.
b.
c.
d.
e.

Katarak insipien
Katarak immatur
Katarak hipermatur
Katarak matur
Katarak kortikal

Jawaban : C
1. Seorang laki-laki berusia 70 tahun datang ke PKM
dengan keluhan utama mata kanan buram sejak 3
bulan ini. Keluhan mata seperti melihat awan yang
berangsur-angsur buram. Pemeriksaan VPD -1/~, TIO
normal/palpasi, lensa nukleus di bagian bawah. Apa
jenis katarak?
a.
b.
c.
d.
e.

Katarak insipien
Katarak immatur
Katarak hipermatur
katarak matur
Katarak kortikal

2. Seorang bayi umur 3 hari dibawa ke RS sejak 2 hari
yang lalu, mata lengket, keluar sekret mukopurulen
palpebra edema, injeksi pericorneal siliar. Dilakukan
kultur dan didapatkan kuman diplococcus gram negatif.
Obat topical apa yang sesuai?
a.
b.
c.
d.
e.

Neomycine
Polimyxine
Gentamycine
Tetracyclin
Chloramphenicol

Jawaban : E
2. Seorang bayi umur 3 hari dibawa ke RS sejak 2 hari
yang lalu, mata lengket, keluar sekret mukopurulen
palpebra edema, injeksi pericorneal siliar. Dilakukan
kultur dan didapatkan kuman diplococcus gram negatif.
Obat topical apa yang sesuai?
a.
b.
c.
d.
e.

Neomycine
Polimuxine
Gentamycine
Tetracyclin
Chloramphenicol

Conjunctivitis Neonatorum Guideline (DEPKES, WHO)
Terapi Konjungtivitis Neonatorum

Terapi Konjungtivitis GO pada Dewasa

Kemenkes.Konjungtivitis Neonatorum Buku Panduan Tata Laksana Bayi Baru Lahir. 2010 .

Kemenkes.Konjungtivitis Neonatorum Buku Panduan Tata Laksana Bayi Baru Lahir. 2010 .

Janine G. Tabas. MD .

Seorang laki-laki 58 tahun datang dengan keluhan mata buram mendadak sejak 3 hari yang lalu. Apa diagnosanya? a. d.3. Uveitis Keratitiis Glaukoma akut Retinopatidiabetika Hipertensi retinopati . e. Sebelumnya pasien merasa buram kemarin sore. c. selama kurang dari hari yang lalu buram menghilang dengan sendirinya. Riwayat merokok 1 bungkus per hari. b. hipertensi tidak terkontrol +. Buram saat ini disertai dengan sakit kepala dan mual.

selama kurang dari hari yang lalu buram menghilang dengan sendirinya. Buram saat ini disertai dengan sakit kepala dan mual. Seorang laki-laki 58 tahun datang dengan keluhan mata buram mendadak sejak 3 hari yang lalu. Sebelumnya pasien merasa buram kemarin sore.Jawaban : E 3. hipertensi tidak terkontrol +. c. b. d. Apa diagnosanya? a. Uveitis Keratitiis Glaukoma akut Retinopatidiabetika Hipertensi retinopati . e. Riwayat merokok 1 bungkus per hari.

dextra sinistra. Konjuntivitis akut Uveitis Keratitis Konjungtivitis bacterial Konjungtivitis vernal . Wanita usia 15 tahun datang dengan keluhan mata merah disertai cairan mukopurulen disertai gatal. d. Riwayat kontak + dengan teman sekolah. Edema + konjungtival injection +/-. limbus anterior tenang. Apakah kemungkinan diagnosis? a. Pemeriksaan visus OD 5/5 OS 5/5. kornea jernih. b.4. c. e.

Konjuntivitis akut Uveitis Keratitis Konjungtivitis bacterial Konjungtivitis vernal . Edema + konjungtival injection +/-. limbus anterior tenang. c. Riwayat kontak + dengan teman sekolah. d. kornea jernih. Wanita usia 15 tahun datang dengan keluhan mata merah disertai cairan mukopurulen disertai gatal. Apakah kemungkinan diagnosis? a. Pemeriksaan visus OD 5/5 OS 5/5. e. dextra sinistra.Jawaban : D 4. b.

5. d. e. pusing. b. trauma (-). Obat apa yang tidak boleh diberikan? a. muntah. c. hipertensi (+). Pasien 16 tahun mengeluh mata kabur mendadak sejak 1 hari yang lalu. timolol pilocarpin latanaprost asetazolamid physostigmin . mual. Mata nyeri sekali (+). Riwayat operasi (-).

d. Obat apa yang tidak boleh diberikan? a. Riwayat operasi (-). muntah. hipertensi (+). Mata nyeri sekali (+). e. timolol pilocarpin latanaprost asetazolamid physostigmin . trauma (-). pusing.Jawaban: E 5. mual. Pasien 16 tahun mengeluh mata kabur mendadak sejak 1 hari yang lalu. c. b.

2001) . glycerin iv) Carbonic anhidrase inhibitor (topical:dorzolamide & sistemik : asetazolamid) Apraclonidine (alpha adrenergic agonist) • Meningkatkan EKSKRESI (memfasilitasi keluarnya aquous):  Pilocarpin (miotic agent/ parasimpatomimetik )  Latanoprost (prostaglandin analog)  Carbonic anhidrase inhibitor (topical:dorzolamide & sistemik : asetazolamid)  Apraclonidine (alpha adrenergic agonist) Treatment Option PACG (AOA.Terapi Galukoma • Menurunkan PRODUKSI : Timolol (beta adrenergic blocker) Hyperosmolar (c/ manitol iv.

. meningkatkan pupillary block dan memperburuk glaukoma akut. excess miosis. and vascular congestion  anterior chamber mendangkal.Kelemahan pshysostigmin sebagai miotic agent : • Menyebabkan penebalan ciliary body thickening body.

penurunan berat badan. Apa yang diukur ? a. Wanita. demam. c. berdebar. rambut rontok. Tes lapang pandang Oftalmometer/Eksophthalmometer Tziots Funduskopi TIO . e. keringat dingin. b. peningkatan tyroid.6. d. mata menonjol.

penurunan berat badan. Apa yang diukur ? a. e. berdebar. c. keringat dingin. peningkatan tyroid. demam. b.Jawaban : E 6. rambut rontok. mata menonjol. Wanita. d. Tes lapang pandang Oftalmometer/Eksophthalmometer Tziots Funduskopi TIO .

mata kabur +. endophtalmitis c. edema kornea +. blefarospasme +. keratitis b. endofthalmitis . Diagnosis pasien ini? a. ulkus kornea d. uveitis anterior e. hipopion + di BMD. terdapat infiltrat.7. Laki laki 30 tahun riwayat terkena daun teh 1 minggu yang lalu VOD 6/6 VOS 2/60 timbul bintik bundar di tengah kornea.

Diagnosis pasien ini? a.Jawaban : A 7. uveitis anterior e. mata kabur +. Laki laki 30 tahun riwayat terkena daun teh 1 minggu yang lalu VOD 6/6 VOS 2/60 timbul bintik bundar di tengah kornea. endophtalmitis c. terdapat infiltrat. blefarospasme +. keratitis b. ulkus kornea d. endofthalmitis . hipopion + di BMD. edema kornea +.

(Kanski. 2007) .

Ada riwayat alergi.8. d. hiperemis konjungtiva. b. Keluhan ini sering terjadi terutama bila terkena sinar matahari. Konjungtivitis vernal Konjungtivitis bacterial Trakoma Xerophthalmia Konjungtivitis akut . e. Anak suka mengucek mata dan keluar cairan jernih dan banyak. c. asma dan atopi di keluarga. Diagnosis ? a. Anak 5 tahun datang ke PKM dengan keluhan kedua mata merah sejak 1 hari yang lalu. Pada pemeriksaan ditemukan giant papille di konjungtiva tarsalis uperior. injeksi konjungtiva (+).

Jawaban : A 8. Anak 5 tahun datang ke PKM dengan keluhan kedua mata merah sejak 1 hari yang lalu. Diagnosis ? a. Ada riwayat alergi. Keluhan ini sering terjadi terutama bila terkena sinar matahari. c. d. hiperemis konjungtiva. e. Konjungtivitis vernal Konjungtivitis bacterial Trakoma Xerophthalmia Konjungtivitis akut . b. Pada pemeriksaan ditemukan giant papille di konjungtiva tarsalis uperior. asma dan atopi di keluarga. Anak suka mengucek mata dan keluar cairan jernih dan banyak. injeksi konjungtiva (+).

b. e. c. Katarak jenis apa? a. Pasien 70 tahun mengeluh buram pada mata kanan sejak setahun yang lalu. Matur Hipermatur Insipien Immatur Intumessences . makin lama makin tebal.9. d. Awalnya seperti melihat asap. Nukleus lensa berada di bawah.

Pasien 70 tahun mengeluh buram pada mata kanan sejak setahun yang lalu. Awalnya seperti melihat asap. Matur Hipermatur Insipien Immatur Intumessences . b. Nukleus lensa berada di bawah. e. d. c.Jawaban : B 9. makin lama makin tebal. Katarak jenis apa? a.

Biakan yang tepat? a. Hasil lab : diplococcus gram (-). e. Keluar sekret kedua mata sejak 2 minggu.10. lahir normal. Sekret kental berwarna putih seperti susu. d. Ayah seorang sopir. Bayi 10 hari. Riwayat ibu sakit ISK. c. b. Loefler MTM atau agar coklat Lowenstein-jensen SS Lempeng agar darah .

Keluar sekret kedua mata sejak 2 minggu. Sekret kental berwarna putih seperti susu. Biakan yang tepat? a. b. Bayi 10 hari. Ayah seorang sopir. Hasil lab : diplococcus gram (-).Jawaban : B 10. lahir normal. d. Riwayat ibu sakit ISK. Loefler MTM atau agar coklat Lowenstein-jensen SS (Salmonella-Shigella) Lempeng agar darah . e. c.

.Traditional culture methods for Neisseria gonorrhea • • • • Blood agar Chocolate agar Thayer-Martin media Thioglycolate broth.

Funduskopi d. Seorang Perempuan 50 tahun datang dengan keluhan pandangan mata kanan kabur sejak 5 jam yang lalu. Pemeriksaan Lapang Pandang c. Pada pemeriksaan visus OD 5/60 OS 5/5. kemudian padangan seperti terhalang oleh suatu tirai.11. Pemeriksaan Persepsi Warna . Pemeriksaan Refraksi e. Pasien sering mengeluhkan adanya kilatan cahaya. Pemeriksaan Tonometer b. Segmen anterior tenang. Pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis adalah ? a.

Pasien sering mengeluhkan adanya kilatan cahaya. Pemeriksaan Lapang Pandang c. Pemeriksaan Refraksi e. Funduskopi d. kemudian padangan seperti terhalang oleh suatu tirai. Pada pemeriksaan visus OD 5/60 OS 5/5. Pemeriksaan yang diperlukan untuk menegakkan diagnosis adalah ? a. Pemeriksaan Tonometer b. Seorang Perempuan 50 tahun datang dengan keluhan pandangan mata kanan kabur sejak 5 jam yang lalu.Jawaban : C 11. Pemeriksaan Persepsi Warna . Segmen anterior tenang.

bed rest 30 derajat kepala naik oral tranexamat acid tetes antibiotik & steroid tetes atropin semua benar . Pada pemeriksaan didapatkan oedem palpebra. Penatalaksanaan paling segera untuk pasien tersebut adalah ? a.12. c. e. setelah dipukul suaminya. b. d. Seorang perempuan 35 tahun datang ke RS. perdarahan subkonjungtiva dan terdapat darah pada 1/3 COA.

setelah dipukul suaminya. b. d. bed rest 30 derajat kepala naik oral tranexamat acid tetes antibiotik & steroid tetes atropin semua benar . Pada pemeriksaan didapatkan oedem palpebra. e. Penatalaksanaan paling segera untuk pasien tersebut adalah ? a.Jawaban : A 12. Seorang perempuan 35 tahun datang ke RS. c. perdarahan subkonjungtiva dan terdapat darah pada 1/3 COA.

• Steroid  menstabilkan blood occular barrier dan menghambat fibrinolisis  mencegah rebleeding • Atropin  midriatikum & cycloplegic (sulfas atropin) istirahatkan iris Walton W. 2002. et al.Managemen Hyphema • Bed rest dan head elevasi  mencegah rebleeding • Antifibrinolitic agent (Tranexamic acid)  menurunkan rebleeding. Survey of ophthalmology vol 47no. Management of traumatic hyphema.4 .

13. Seorang laki-laki 50 th dtg dg keluhan pandangan
kabur secara tiba-tiba pada mata kanan disertai nyeri
yg cekot-cekot, mual muntah. Pada pemeriksaan fisik
ditemukan visus turun kornea keruh pupil midriasis
injeksi konjungtiva (+) palpebral spasme mata kiri dbn.
Diagnosis?
a. OD glaucoma sekunder sudut tertutup
b. OD glaucoma absolut
c. OD glaucoma primer sudut terbuka
d. OD glaucoma sudut terbuka
e. OD glaucoma akut

Jawaban : E
13. Seorang laki-laki 50 th dtg dg keluhan pandangan
kabur secara tiba-tiba pada mata kanan disertai nyeri
yg cekot-cekot, mual muntah. Pada pemeriksaan fisik
ditemukan visus turun kornea keruh pupil midriasis
injeksi konjungtiva (+) palpebral spasme mata kiri dbn.
Diagnosis?
a. OD glaucoma sekunder sudut tertutup
b. OD glaucoma absolut
c. OD glaucoma primer sudut terbuka
d. OD glaucoma sudut terbuka
e. OD glaucoma akut

14. Seorang laki-laki datang ke klinik saudara dengan
keluhan kehilangan penglihatan dirasakan setelah
jatuh. Pemeriksaan camera okuli anterior normal.
Pemeriksaan apa yang dilakukan selanjutnya ?
a)
b)
c)
d)
e)

Campus Vial
Funduskopi
Gonioskopi
Tonometri
Dakriosistografi

Jawaban : B
14. Seorang laki-laki datang ke klinik saudara dengan
keluhan kehilangan penglihatan dirasakan setelah
jatuh. Pemeriksaan camera okuli anterior normal.
Pemeriksaan apa yang dilakukan selanjutnya ?
a)
b)
c)
d)
e)

Campus Vial
Funduskopi
Gonioskopi
Tonometri
Dakriosistografi

• Kebutaan setelah trauma bisa jadi :
a) Transient Cortical Blindness (funduskopi normal)
b) Total blindness (funduskopi atrofi)
c) Terson's syndrome (vitreous hemorrhage pada
subarachnoid hemorrhage-funduskopi:
perdarahan intravitreus)

15. Wanita mengeluh mata merah sejak 1 hari yang lalu,
pagi tadi saat bangun tidur mengeluh mata sulit dibuka
karena banyak kotoran mata, dari pemeriksaan
terdapat injeksi konjungtiva, mata penuh dengan
kotoran mata yang sangat banyak, penglihatan mata
normal, diagnose yang tepat untuk pasien ini adalah?
a. Uveitis
b. Keratitis
c. Pingekuela
d. Konjungtivitis
e. Episkleritis

Jawaban : D
15. Wanita mengeluh mata merah sejak 1 hari yang lalu,
pagi tadi saat bangun tidur mengeluh mata sulit dibuka
karena banyak kotoran mata, dari pemeriksaan
terdapat injeksi konjungtiva, mata penuh dengan
kotoran mata yang sangat banyak, penglihatan mata
normal, diagnose yang tepat untuk pasien ini adalah?
a. Uveitis
b. Keratitis
c. Pingekuela
d. Konjungtivitis
e. Episkleritis

massa berbentuk segitiga. Graft palpebral d. tindakan selanjutnya yang akan dilakukan adalah? a. Flap palpebral e. Eksisi pterigium . Ekstirpasi pterigium c. Simblefaronektomi b. Wanita 42 tahun yang datang dengan keluhan ada massa tumbuh dari celah kelopak mata dekat hidung sebelah kanan yang makin lama semakin terlihat. tidak terdapat ada penurunan penglihatan pasien merasa tidak nyaman dengan massa terlihat tersebut.16. tidak gatal dan tidak nyeri.

tidak terdapat ada penurunan penglihatan pasien merasa tidak nyaman dengan massa terlihat tersebut. tindakan selanjutnya yang akan dilakukan adalah? a. Eksisi pterigium . massa berbentuk segitiga.Jawaban : B 16. tidak gatal dan tidak nyeri. Wanita 42 tahun yang datang dengan keluhan ada massa tumbuh dari celah kelopak mata dekat hidung sebelah kanan yang makin lama semakin terlihat. Flap palpebral e. Graft palpebral d. Simblefaronektomi b. Ekstirpasi pterigium c.

Ambliopia b.17. Miopia tinggi c. Anisometropia d. Astigmatisma miopia kompleks . Anak-anak berusia 7 tahun mengeluhkan sering memicingkan matanya apabila melihat benda jauh.5 C-2.25 ɤ 900  6/9 VOS S-4. Astigma tinggi e. Dari pemeriksaan didapatkan VOD S-5 C-2.25 ɤ 1800  6/20 Diagnosis? a.

25 ɤ 1800  6/20 Diagnosis? a. Miopia tinggi c.Jawaban : A 17.5 C-2. Ambliopia b.25 ɤ 900  6/9 VOS S-4. Anisometropia d. Astigmatisma miopia kompleks . Dari pemeriksaan didapatkan VOD S-5 C-2. Astigma tinggi e. Anak-anak berusia 7 tahun mengeluhkan sering memicingkan matanya apabila melihat benda jauh.

keluhan yg sama didapati pd teman sekolah. iris tenang. gatal. Uveitis anterior e. Konjungtivitis akut b. keluhan disertai mata berair. palpebra udem. Episkleritis c. Keratitis d. dtg dgn keluhan mata merah sejak 2 hari yg lalu. Pemeriksaan optalmologi.18.mata merah tdak disertai mata menjadi buram. Panoftalmitis . vod dan vos : 5/5. sekret mukopurulen. injeksi konjungtiva +. lensa tenang. Pasien perempuan berusia 15 th. kornea jernih. dn terasa spt ada benda asing. Diagnosis pasien ini? a.

kornea jernih. vod dan vos : 5/5. palpebra udem. mata merah tdak disertai mata menjadi buram.Jawaban : A 18. Panoftalmitis . Uveitis anterior e. Episkleritis c. Keratitis d. injeksi konjungtiva +. keluhan yg sama didapati pd teman sekolah. Diagnosis pasien ini? a. Konjungtivitis akut b. keluhan disertai mata berair. dtg dgn keluhan mata merah sejak 2 hari yg lalu. Pemeriksaan optalmologi. dn terasa spt ada benda asing. sekret mukopurulen. gatal. lensa tenang. Pasien perempuan berusia 15 th. iris tenang.

Keratitis d. Panopthalmitis e. edema + tes flourescen + . silau dan penurunan penglihatan. Skleritis . Kornea : infiltrat + berbatas tegas.19. Konjungtiva = injeksi silier. Hasil pem fisik mata : Palpebra = blepharospasme. Uveitis anterior b. Pasien mengaku kemasukan debu setelah mengendarai sepeda motor. Pasien datang dengan keluhan mata merah. Konjungtivitis c. Bilik mata depan : hipopion + Lensa : jernih Apakah diagnosis pada kasus diatas? a. keluhan disertai mata berair.

Bilik mata depan : hipopion + Lensa : jernih Apakah diagnosis pada kasus diatas? a. Kornea : infiltrat + berbatas tegas. Panopthalmitis e. Uveitis anterior b. keluhan disertai mata berair. Skleritis . silau dan penurunan penglihatan. Keratitis d.Jawaban : C 19. Konjungtivitis c. Hasil pem fisik mata : Palpebra = blepharospasme. Konjungtiva = injeksi silier. Pasien mengaku kemasukan debu setelah mengendarai sepeda motor. Pasien datang dengan keluhan mata merah. edema + tes flourescen + .

katarak d. COA dangkal. merah dan berair terus menerus. Tindakan awal yang dilakukan ? a. Rujuk SPM untuk Trabektomi c. Seorang perempuan. Rujuk SPM untuk iriodektomi b. edema kornea.20. Tetes Timolol 0. lensa keruh kurang padat. TIO 40 mmhg. injeksi perikorneal. Sejak 3 thn yll pasien sudah disarankan untuk operasi katarak namun pasien menolak.5 % + analgetik oral . injeksi konjungtiva. Asetazolamid e. Pem ophtalmologi: VOD 3/60. Rujuk SPM untuk op. 60 tahun datang dengan keluhan mata kanan terasa kabur dan nyeri berdenyut. Sudah 1 hari ini mata kanan terasa nyeri berdenyut.

edema kornea. Sejak 3 thn yll pasien sudah disarankan untuk operasi katarak namun pasien menolak. Sudah 1 hari ini mata kanan terasa nyeri berdenyut. lensa keruh kurang padat. injeksi perikorneal. (pernah keluar soal topical dorzolamide) e. COA dangkal.5 % + analgetik oral . Rujuk SPM untuk Trabektomi c. Tetes Timolol 0. Rujuk SPM untuk op. Seorang perempuan. injeksi konjungtiva. katarak d. Rujuk SPM untuk iriodektomi b. Asetazolamid. Tindakan awal yang dilakukan ? a. 60 tahun datang dengan keluhan mata kanan terasa kabur dan nyeri berdenyut. merah dan berair terus menerus.Jawaban : D (glaukoma akut dt katarak) 20. Pem ophtalmologi: VOD 3/60. TIO 40 mmhg.

b. c. lensa jernih . d. e. Konjungtiva. tetes mata bakteriosid tetes mata steroid tetes mata siklopegik tetes mata artificial tear tetes mata acyclovir . 15 tahun. datang dengan keluhan kedua mata merah sejak 2 hari yll. lain-lain dbn. Pasien merasa mata gatal dan berair. Terdapat kontak dengan teman sekelas yg keluhan sama.21. Pasien perempuan. Terapi ? a. Oftamologi : inj. Penglihatan masih jelas dan tidak mengalami penurunan visus. Pem. secret mukopurulen.

15 tahun. Penglihatan masih jelas dan tidak mengalami penurunan visus. d. lain-lain dbn. Pasien perempuan. Konjungtiva. Pasien merasa mata gatal dan berair. e. Terdapat kontak dengan teman sekelas yg keluhan sama. b. secret mukopurulen.Jawaban : A 21. Oftamologi : inj. lensa jernih . tetes mata bakteriosid tetes mata steroid tetes mata siklopegik tetes mata artificial tear tetes mata acyclovir . Pem. Terapi ? a. datang dengan keluhan kedua mata merah sejak 2 hari yll. c.

b. d. Pasien memiliki riwayat HT dan DM selama 10 thn. OS: 1/300. Visus OD: 3/60. e. Dan sudah diobati 5thn belakangan ini. Mata lebih jelas bila melihat dalam gelap. Apakah hasil pemeriksaan mata kanan ? a. Pasien laki-laki. c. 75 tahun. Iris shadow test + Iris shadow test – Anel test + Anel test – Test fluoresensi + . lensa keruh. lensa agak keruh. kedua mata buram sejak 1 thn yll.22.

75 tahun. Pasien memiliki riwayat HT dan DM selama 10 thn. b. Apakah hasil pemeriksaan mata kanan ? a. Iris shadow test + Iris shadow test – Anel test + Anel test – Test fluoresensi + . lensa agak keruh.Jawaban : A 22. Pasien laki-laki. lensa keruh. c. Mata lebih jelas bila melihat dalam gelap. Visus OD: 3/60. OS: 1/300. Dan sudah diobati 5thn belakangan ini. kedua mata buram sejak 1 thn yll. d. e.

OD TIO N+1. glaucoma kronis c. 65 thn. Pasien perempuan. Disertai nyeri disekitar mata dan nyeri kepala hebat. keluhan mata kanan merah sejak 2 hari yll.23. glaucoma sekunder . Selain itu pasien merasa matanya buram. glaucoma sudut terbuka d. glaucoma akut b. bilik mata sudut tertutup. OS dbn. dan bila melihat cahaya seperti melihat byangan garis hitam (halo). Diagnosis yg paling mungkin? a.

Jawaban : A 23. keluhan mata kanan merah sejak 2 hari yll. 65 thn. OD TIO N+1. glaucoma sudut terbuka d. Pasien perempuan. glaucoma akut b. Selain itu os merasa matanya buram. glaucoma kronis c. Diagnosis yg paling mungkin? a. bilik mata sudut tertutup. Disertai nyeri disekitar mata dan nyeri kepala hebat. glaucoma sekunder . dan bila melihat cahaya seperti melihat byangan garis hitam (halo). OS dbn.

24. Pasien datang dengan keluhan mata kanan merah karna tersiram H2SO4 2 hari yll. bilas aquabides b. bilas KOH . Tindakan yg pertama dilakukan? a.

Pasien datang dengan keluhan mata kanan merah karna tersiram H2SO4 2 hari yll. Tindakan yg pertama dilakukan? a. bilas KOH . bilas aquabides b.Jawaban : A 24.

tes fluoresensi +. Diagnosis yg paling mungkin? a. Kornea OD: infiltrate batas tegas. Pasien sehari-hari berangkat ke kantor dengan mengendarai motor dan sering terpapar debu. 30 tahun. Pasien perempuan.25. Disertai mata mengganjal dan berair. skleritis b. konjungtivitis c. keratitis d. keluhan mata kanan merah sejak 3 hari yll. epiksleritis .

keratitis d. konjungtivitis c. Diagnosis yg paling mungkin? a. Disertai mata mengganjal dan berair. keluhan mata kanan merah sejak 3 hari yll.Jawaban : C 25. Pasien sehari-hari berangkat ke kantor dengan mengendarai motor dan sering terpapar debu. Kornea OD: infiltrate batas tegas. Pasien perempuan. epiksleritis . skleritis b. tes fluoresensi +. 30 tahun.

Diagnosis paling mungkin? a. 2thn. c. e. datang dibawa ibunya karna mata kanan memantulkan cahaya putih bila terkena cahaya. b. Dokter mendiagnosis pasien menderita tumor. Anak laki-laki.26. Rabdimiosarkoma Retinoblastoma Glaukoma kongenital Meningioma Displasia retina . d.

c. 2thn. Diagnosis paling mungkin? a. datang dibawa ibunya karena mata kanan memantulkan warna putih jika terkena cahaya. e. Dokter mendiagnosis pasien menderita tumor.Jawaban : B 26. d. Anak laki-laki. Rabdimiosarkoma Retinoblastoma Glaukoma kongenital Meningioma Displasia retina . b.

Retinoblastoma .

Pasien laki-laki 65 tahun pandangan kabur sejak 6 bulan yang lalu. Diagnosisnya adalah ? a.27. d. OS kekeruhan lensa tanpa ada gambaran iris shadow. Pemeriksaan visus OD kekeruhan lensa dengan inti kecoklatan dan turun ke inferior. b. VOS 1/300. ODS katarak matur OD katarak matur dan OS katarak imatur ODS imatur dan OS hipermatur OD matur dan OS hipermatur OD hipermatur dan OS matur . c. VOD light perception. tidak disertai nyeri kepala. e.

tidak disertai nyeri kepala. VOD light perception. Pasien laki-laki 65 tahun pandangan kabur sejak 6 bulan yang lalu. b. OS kekeruhan lensa tanpa ada gambaran iris shadow. ODS katarak matur OD katarak matur dan OS katarak imatur ODS imatur dan OS hipermatur OD matur dan OS hipermatur OD hipermatur dan OS matur . VOS 1/300. Pemeriksaan visus OD kekeruhan lensa dengan inti kecoklatan dan turun ke inferior. d.Jawaban : E 27. c. e. Diagnosisnya adalah ? a.

Hiperglikemia Mikroaneurisma Neovaskularisasi iskemik trombus . e. Laki-laki. Penyebabnya ? a. d. funduskopi ditemukan cotton wool spot. c.28. b. riwayat DM.

Jawaban : D 28. d. e. Laki-laki. Penyebabnya ? a. riwayat DM. b. Hiperglikemia Mikroaneurisma Neovaskularisasi Iskemik trombus . funduskopi ditemukan cotton wool spot. c.

Pada pemeriksaan terdapat papil edema. injeksi kornea. Apakah diagnosanya? a. Konjungtivitis gonorrhea Konjungtivitis vernal Konjungtivitis bakteri Konjungtivitis virus Konjungtivitis jamur .29. sebelumnya ibu pasien menderita keputihan saat trimester terakhir. d. c. e. Seorang bayi berumur 5 hari datang ke RS dengan mata merah terdapat kotoran berwarna hijau kekuningan. secret mukopurulent. b.

Jawaban : A 29. Pada pemeriksaan terdapat papil edema. e. secret mukopurulent. c. b. Apakah diagnosanya? a. Konjungtivitis gonorrhea Konjungtivitis vernal Konjungtivitis bakteri Konjungtivitis virus Konjungtivitis jamur . injeksi kornea. Seorang bayi berumur 5 hari datang ke RS dengan mata merah terdapat kotoran berwarna hijau kekuningan. sebelumnya ibu pasien menderita keputihan saat trimester terakhir. d.

e.laki adalah buta warna ? a. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan buta warna. Buta warna merah-kuning Buta warna merah-hijau Buta warna merah-biru Buta warna kuning-hijau Buta warna kuning-biru .30. c. d. Seorang laki – laki 25 tahun datang ke RS untuk memeriksakan mata sebagai syarat untuk melamar kerja. b. Kasus buta warna yang sering pada laki. Pada pemeriksaan visus OD dan OS normal.

b. c.Jawaban : B 30. e. Kasus buta warna yang sering pada laki. Buta warna merah-kuning Buta warna merah-hijau Buta warna merah-biru Buta warna kuning-hijau Buta warna kuning-biru . Pada pemeriksaan visus OD dan OS normal. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan buta warna. d. Seorang laki – laki 25 tahun datang ke RS untuk memeriksakan mata sebagai syarat untuk melamar kerja.laki adalah buta warna ? a.

Seorang wanita mengeluhkan mata kanannya yang lengket dan mengeluarkan banyak cairan berwarna kuning kehijauan. pasien sudah diobati dengan tetes mata berisi antibiotik dan steroid selama seminggu namun tidak membaik. gonorrhea c) Streptococcus d) Staphylococcus e) Treponema pallidum . Keluhan diikuti mata merah. Apa kemungkinan agen penyebab ? a) Chlamydia b) N.31.

gonorrhea c) Streptococcus d) Staphylococcus e) Treponema pallidum .Jawaban : B 31. Apa kemungkinan agen penyebab ? a) Chlamydia b) N. Keluhan diikuti mata merah. Seorang wanita mengeluhkan mata kanannya yang lengket dan mengeluarkan banyak cairan berwarna kuning kehijauan. pasien sudah diobati dengan tetes mata berisi antibiotik dan steroid selama seminggu namun tidak membaik.

reaksi folikuler berat Unilateral. mucopurulent discharge. discharge eksplosif. progres cepat. Seperti s pneumonia tetapi kurang purulent dan gejala lebih ringan Neisseria gonorrhea Chlamydia trachomatis Treponema pallidum Onset purulent. hiperemi. pembesaran lymph node regional . tearing. eyelid edema. conjunctival hemorrhage.Konjungtivitis Streptococcus pneumonia Staphylococcus aureus Moderate purulent discharge. hiperemia dan eyelid edema Foreign body sensation. hiperemia. lesi granulomatous pada conjungtiva.

keratitis viral d. nyeri ipsilateral mata kanan. mata merah tidak tahu. sekret sedikit. terdapat bercak-bercak infiltrat berbentuk logam/koin di subepitel kornea. kerattiis jamur e. keratitis bakteri . sejak 2 hari yang lalu. keratitis defisiensi vitamin b.32. keratisis trakomatiis c. Diagnosis ? a. silau kadangkadang. PF: CI (-) PCI (-). Anak 8 tahun mengeluh mata kanan pandangan kabur.

keratitis viral d. PF: CI (-) PCI (-). terdapat bercak-bercak infiltrat berbentuk logam/koin di subepitel kornea. keratitis defisiensi vitamin b. keratisis trakomatiis c. mata merah tidak tahu.Jawaban : C 32. Anak 8 tahun mengeluh mata kanan pandangan kabur. keratitis bakteri . silau kadang-kadang. kerattiis jamur e. nyeri ipsilateral mata kanan. Diagnosis ? a. sejak 2 hari yang lalu. sekret sedikit.

debridemen. awasi TIO d. irigasi nacl 0.9 %.9% 2L. salep AB e.9% 2 L. pantocain. irigasi nacl 0. nacl 0. tetes mata AB c. lubrikasi topical.9% 2 L. irigasi nacl 0.33. awasi TIO . Tindakan yang dilakukan? a. Visus 6/30 tdk dpt dikoreksi. nacl 0. edema kornea. injeksi konjungtiva. debridemen. siklopegik. debridemen. Pria usia 55 tahun datang dengan keluhan mata kiri terkena air aki 30 menit yll. pantocain. salep AB b. siklopegik.9 %. siklopegik.

edema kornea.9 %. lubrikasi topical.9% 2 L. awasi TIO .9% 2L. Visus 6/30 tdk dpt dikoreksi. nacl 0. siklopegik. debridemen.Jawaban : D 33. irigasi nacl 0. debridemen.9% 2 L. tetes mata AB c. nacl 0. salep AB b. salep AB e. awasi TIO d. siklopegik. Pria usia 55 tahun dating dengan keluhan mata kiri terkena air aki 30menit yll. Tindakan yang dilakukan? a.9 %. irigasi nacl 0. debridemen. irigasi nacl 0. pantocain. siklopegik. injeksi konjungtiva. pantocain.

iris shadow (+).8 nbc VOS 6/60 S-2. Presbiopia d. tekanan bola mata digital (N). Seorang wanita berusia 60 tahun datang dengan keluhan penglihatan buram seperti berkabut. Riwayat penglihatan jauh pasien baik. Lens induced uveitis c.00 nbc. ODS Refleks Fundus (+) suram.00 6/8. Hipermetropia e. Miopia . Pasien memiliki riwayat berganti-ganti kacamata. Dari pemeriksaan fisik diperoleh VOD 6/20 S-1. Lens induced glaucome b. Apakah komplikasi yang mungkin terjadi pada pasien ini ? a. iris bombans (-).34.

Lens induced uveitis c. iris shadow (+). Hipermetropia e. Apakah komplikasi yang mungkin terjadi pada pasien ini ? a. Lens induced glaucome b. Dari pemeriksaan fisik diperoleh VOD 6/20 S-1. Pasien memiliki riwayat berganti-ganti kacamata.Jawaban : A 34. Miopia . Riwayat penglihatan jauh pasien baik. tekanan bola mata digital (N). ODS Refleks Fundus (+) suram.00 nbc. iris bombans (-).00 6/8.8 nbc VOS 6/60 S-2. Presbiopia d. Seorang wanita berusia 60 tahun datang dengan keluhan penglihatan buram seperti berkabut.

.Komplikasi Katarak Lens Induced Uveitis Istilahnya : Phacogenic Uveitis disebabkan oleh keluarnya protein lensa post trauma pada pembedahan atau non pembedahan.

.Lens Induced Glaucoma Pupillary Block . et al) . et al) katarak imatur (Thayeb DA. 2011. Lens Particle Glaucoma terjadi setelah operasi atau trauma lalu partikel lensa menimbulkan obstruksi outflow aquos (Papaconstantinou D. 2011. 2009.. et al).Phacomorphic disebabkan oleh katarak matur (Papaconstantinou D. Phacoanaphylactic glaucoma terjadi setelah operasi atau trauma lalu partikel lensa menimbulkan reaksi anafilaktik dan menyumbat outflow aquos dan membuat trabeccular meshwork meradang (Papaconstantinou D. 2009. Thayeb DA.... 2009. Obstruksi Outflow Phacotoxic / Phacolytic glaucoma and uveitis karena partikel lensa toxic menimbulkan peradangan pada katarak hipermatur Lens Induced Glaucoma. et al). et al).

Keratitis devisiensi vit A Keratitis trauma keratitis virus keratitis bakteri keratitis parasit . penyebabnya? a. Pada kornea terdapat bintik – bintik putih agak lonjong. injeksi konjungtifa (+) injeksi siliar (-) nyeri (+). c. e. Anak laki-laki umur 10 tahun mengeluh mata buram kadang terasa silau. b. d.35.

injeksi konjungtifa (+) injeksi siliar (-) nyeri (+).Jawaban : C 35. penyebabnya? a. Pada kornea terdapat bintik – bintik putih agak lonjong  lesi dendritik. d. Keratitis devisiensi vit A Keratitis trauma keratitis virus keratitis bakteri keratitis parasit . c. b. e. Anak laki-laki umur 10 tahun mengeluh mata buram kadang terasa silau.

b. Laki-laki datang mengeluh matanya kabur sejak 3 tahun. c. ditemukan pula neovaskular di 4 regio. d. e. Pada pemeriksaan fundus ditemukan pendarahan di retina. apa yang kamu lakukan? a. papil udem.36. Rujuk spesialis mata untuk laser koagulasi Rujuk spesialis mata untuk vitrektomy Rujuk spesialis mata untuk iridectomy Control gula daran hipertensi Tetes mata kortikosteroid . riwayat DM dan hipertensi.

c. Pada pemeriksaan fundus ditemukan pendarahan di retina. apa yang kamu lakukan? a. papil udem. ditemukan pula neovaskular di 4 regio. d. Laki-laki datang mengeluh matanya kabur sejak 3 tahun. b. Rujuk spesialis mata untuk laser koagulasi Rujuk spesialis mata untuk vitrektomy Rujuk spesialis mata untuk iridectomy Control gula daran hipertensi Tetes mata kortikosteroid . riwayat DM dan hipertensi.Jawaban : A 36. e.

Kuman penyebab keluhan tersebut adalah ? a. Bayi lahir normal pervaginam. Pseudomonas aeruginosa . Ibu juga mengatakan bahwa dia belum pernah ke dokter untuk mengobati keluhannya tersebut. Streptokokus viridans c. Stafilokokus aureus b. Streptokokus b hemolitikus grup a e. Seorang bayi laki-laki 5 hari dibawa oleh ibunya ke dokter karena keluar nanah kekuningan dari kedua mata. Ibu mengatakan bahwa keluar cairan kental berwarna kuning dan berbau dari kelaminnya ketika hamil dan merasa nyeri pada saat kencing.37. Pada pemeriksaan mikroskopik ditemukan kuman gram negative dengan bentuk seperti biji kopi. Neisseria gonore d.

Streptokokus b hemolitikus grup a e. Stafilokokus aureus b. Streptokokus viridans c. Ibu mengatakan bahwa keluar cairan kental berwarna kuning dan berbau dari kelaminnya ketika hamil dan merasa nyeri pada saat kencing. Ibu juga mengatakan bahwa dia belum pernah ke dokter untuk mengobati keluhannya tersebut. Seorang bayi laki-laki 5 hari dibawa oleh ibunya ke dokter karena keluar nanah kekuningan dari kedua mata. Pada pemeriksaan mikroskopik ditemukan kuman gram negative dengan bentuk seperti biji kopi.37. Kuman penyebab keluhan tersebut adalah ? a. Pseudomonas aeruginosa . Bayi lahir normal pervaginam. Neisseria gonore d.

coli Pseudomonas auregenosa . Seorang bayi berusia 2 minggu dibawah oleh ibunya ke poliklinik dengan keluhan kedua mata berair. lendir warna putih kental dan lengket. Staphylococcus aereus Streptococcus Neisseria gonorrhea E. d. Hasil kultur menunjukkan infeksi oleh bakteri gram negative ? a. e. c.38. b.

e. Staphylococcus aereus Streptococcus Neisseria gonorrhea E. lendir warna putih kental dan lengket. b.coli Pseudomonas auregenosa . Hasil kultur menunjukkan infeksi oleh bakteri gram negative ? a. d.Jawaban : D 38. c. Seorang bayi berusia 2 minggu dibawah oleh ibunya ke poliklinik dengan keluhan kedua mata berair.

Etiologi konjungtivitis neonatorum a) b) c) d) e) Staphylococcus : gram positif Streptococcus : gram positif Neisseria : gram negatif (onset 1-2 hari) E. coli : gram negatif (sering) Pseudomonas : gram negatif (sangat jarang) .

Keluhan dirasaan sejak 3 hari yang lalu. mata kiri memiliki hambatan ketika melirik ke temporal. VI e. Apa diagnosisnya? a. Parese n. Pemeriksaan funduskopi normal. Parese n. Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan ganda. Visus 6/6 pada kedua mata. Gerakan bola mata kanan baik ke segala arah. Parese n. V d. Pasien memiliki riwayat kencing manis dan hipertensi. Parese n. IV c. III b. Parese n.39. VII .

Parese n. Parese n.Jawaban : D 39. Keluhan dirasaan sejak 3 hari yang lalu. Pasien memiliki riwayat kencing manis dan hipertensi. Seorang laki-laki berusia 40 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan ganda. III b. Pemeriksaan funduskopi normal. Parese n. Parese n. Parese n. Visus 6/6 pada kedua mata. Gerakan bola mata kanan baik ke segala arah. mata kiri memiliki hambatan ketika melirik ke temporal. V d. VI e. IV c. VII . Apa diagnosisnya? a.

membaik dengan menggunakan pin hole. Seorang laki-laki datang dengan keluhan penglihatan kabur sejak 5 bulan yang lalu. e. b. d. Apakah diagnosis pada pasien ini? a.40. Setelah dikoreksi dengan lensa negatif. c. Pada pemeriksaan visus didapatkan visus kiri dan kanan 2/60. visus menjadi 6/6. Miopia Hipermetropia Presbiopia Astigmatisma Anisometropia .

d. c. Setelah dikoreksi dengan lensa negatif.Jawaban : A 40. membaik dengan menggunakan pin hole. Apakah diagnosis pada pasien ini? a. visus menjadi 6/6. Seorang laki-laki datang dengan keluhan penglihatan kabur sejak 5 bulan yang lalu. b. Pada pemeriksaan visus didapatkan visus kiri dan kanan 2/60. Miopia Hipermetropia Presbiopia Astigmatisma Anisometropia . e.

Berapakah kekuatan lensa yg pas dengan keadaan pasien tsb ? a. Seorang pria berumur 40 thn datang dengan keluhan mata lelah ketika membaca.5 +3 .0 visus menjadi 5/5. setelah dikoreksi mata kanan dan kiri dengan +4. e. b. +5 +4.5 +4 +3. c.41. d.

e. b.5 +3 . +5 +4. d. c. Berapakah kekuatan lensa yg pas dengan keadaan pasien tsb ? a.Jawaban : A 41. Seorang pria berumur 40 thn datang dengan keluhan mata lelah ketika membaca. setelah dikoreksi mata kanan dan kiri dengan +4.0 visus menjadi 5/5.5 +4 +3.

Pasien laki-laki 11 tahun mengeluh mata sering gatal dan berair dan rasa seperti mengganjal pada mata. c. b. Pada pemeriksaan ditemukan cobble stone. Riwayat atopi (+). Apa komplikasi yang mungkin terjadi ? a.42. ulkus kornea skleritis episkleritis uveitis . d.

d. Pasien laki-laki 11 tahun mengeluh mata sering gatal dan berair dan rasa seperti mengganjal pada mata. c. Pada pemeriksaan ditemukan cobble stone. Riwayat atopi (+). Apa komplikasi yang mungkin terjadi ? a.Jawaban : A 42. b. ulkus kornea skleritis episkleritis uveitis .

Possible Complications of Allergic Conjunctivitis
• Continuing discomfort
• Reduced vision
• Scarring of cornea

43. Seorang perempuan 60 tahun datang ke klinik dokter
mengeluh mata kanan nyeri menjalar sampai kepala
tiba-tiba sejak 3 jam yang lalu. Keluhan disertai
penglihatan kabur secara tiba-tiba. Hasil pemeriksaan
mata merah, kornea keruh. Pemeriksaan selanjutnya
adalah?
a.
b.
c.
d.
e.

Funduskopi
Lapang pandang konfrontasi
Anelt test
Buta warna
Tekanan Bola Mata

Jawaban : E
43. Seorang perempuan 60 tahun datang ke klinik dokter
mengeluh mata kanan nyeri menjalar sampai kepala
tiba-tiba sejak 3 jam yang lalu. Keluhan disertai
penglihatan kabur secara tiba-tiba. Hasil pemeriksaan
mata merah, kornea keruh. Pemeriksaan selanjutnya
adalah?
a.
b.
c.
d.
e.

Funduskopi
Lapang pandang konfrontasi
Anelt test
Buta warna
Tekanan Bola Mata

44. Laki-laki 8 tahun, keluhan mata merah, berair,
penurunan penglihatan (-), injeksi konjungtiva (+),
terdapat folikel pada limbus. Diagnosis ?
a.
b.
c.
d.
e.

Konjungtivitis virus akut
Konjungtivitis vernal
Konjungtivitis bakteri
Konjungtivitis trakom
Konjungtvitis alergi

Jawaban : A
44. Laki-laki 8 tahun, keluhan mata merah, berair,
penurunan penglihatan (-), injeksi konjungtiva (+),
terdapat folikel pada limbus. Diagnosis ?
a.
b.
c.
d.
e.

Konjungtivitis virus akut
Konjungtivitis vernal
Konjungtivitis bakteri
Konjungtivitis trakom
Konjungtivitis alergi

45. Wanita merasa penglihatan kabur saat melihat jauh.
Bila membaca koran. Koran dijauhkan baru terlihat
jelas. Dikoreksi dengan lensa sferis (+) visus menjadi
6/6. Diagnosis?
a. Miopia
b. Hipermetopia absolut/manifest
c. Simple hipermetropia astigmatisma
d. Simple miopia astigamatisma

Jawaban : B
45. Wanita merasa penglihatan kabur saat melihat jauh.
Bila membaca koran. Koran dijauhkan baru terlihat
jelas. Dikoreksi dengan lensa sferis (+) visus menjadi
6/6. Diagnosis?
a. Miopia
b. Hipermetopia absolut/manifest
c. Simple hipermetropia astigmatisma
d. Simple miopia astigamatisma

Meibominitis b. Seorang wanita berusia 45 tahun datang dengan keluhan nyeri pada sudut mata kanan. Blefaritis skuamous .46. dan mata sering kering bila terkena AC. Blefaritis angular e. Blefaritis superfisial d. Diagnosis? a. Hordeolum c. Sudut mata kanan iritasi dan lecet. banyak keluar air mata.

Diagnosis? a. Meibominitis b. Blefaritis superfisial d. Blefaritis angular e. Blefaritis skuamous . Hordeolum c. Sudut mata kanan iritasi dan lecet. Seorang wanita berusia 45 tahun datang dengan keluhan nyeri pada sudut mata kanan.Jawaban : D 46. banyak keluar air mata. dan mata sering kering bila terkena AC.

Blepharitis • Radang margin kelopak mata • Klasifikasi Blepharitis : • Anterior :  Stapylococcal Blepharitis  Seborrhoic blepharitis • Posterior :  Meibomian Gland Dysfunction .

bacitracin.Angular Blepharitis • • • • • • • Infeksi bagian lateral kelopak mata Karena bakteri Sign : Unilateral. lecet di canthus Bisa berkaitan konjungtivitis Terapi : Cloramphenicol. eritromisin cream . bersisik.

Meningkatnya sorbitol serum b. 55 tahun datang dengan keluhan mata kabur. Riwayat 5 tahun menderita DM.47. Meningkatnya glukogen darah c. Peningkatan aldose reduktase e. Peningkatan aldose dehidrogenase . Menurunnya sorbitol serum d. Seorang perempuan. Pasien melihat gambaran awan. apa penyebab dari gejala yang dimaksud? a.

Meningkatnya glukogen darah c. Meningkatnya sorbitol serum b. apa penyebab dari gejala yang dimaksud? a. Peningkatan aldose reduktase e. 55 tahun datang dengan keluhan mata kabur. Menurunnya sorbitol serum d. Pasien melihat gambaran awan. Peningkatan aldose dehidrogenase .Jawaban : D 47. Seorang perempuan. Riwayat 5 tahun menderita DM.

.Polyol Pathway Glukosa Sorbitol Enzim Aldose Reductase 1) Sorbitol >>  lensa  katarak 2) Glukosa di humor aquos  glikasi protein lensa  oksidan.

2012) ..(Tang et al.

Katarakmatur d. Retinopati diabetikum c. Riwayat DM (+) sejak 5 tahun yang lalu. Diagnosa yang tepat? a. VOS 1/300. segmen anterior normal. Kataraksenilis e. VOD 2/6. Oklusiarteri retina sentralis b.48. Laki-laki 56 tahun dengan keluhan mata kanan dan kiri kabur sejak 2 minggu yang lalu. berobat tidak rutin. 2 hari terakhir mata kiri dirasa kabur semakin berat. Ablasio retina .

VOD 2/6. 2 hari terakhir mata kiri dirasa kabur semakin berat. Oklusiarteri retina sentralis b. Katarakmatur d.Jawaban : B 48. Riwayat DM (+) sejak 5 tahun yang lalu. segmen anterior normal. Kataraksenilis e. Laki-laki 56 tahun dengan keluhan mata kanan dan kiri kabur sejak 2 minggu yang lalu. Ablasio retina . berobat tidak rutin. Diagnosa yang tepat? a. Retinopati diabetikum c. VOS 1/300.

49. b. Pemeriksaan apa yang diperlukan untuk anak ini? a. Pemeriksaan cover uncover test Pemeriksaan perimetri Pemeriksaan tonometri Pemeriksaan refraksi Pemeriksaan harte . Seorang anak 6 tahun dengan keluhan mata kabur. Tidak bisa membaca tulisan dipapan tulis. c. sakit kepala jika melihat jauh. e. d.

Jawaban : D 49. Pemeriksaan apa yang diperlukan untuk anak ini? a. Pemeriksaan cover uncover test Pemeriksaan perimetri Pemeriksaan tonometri Pemeriksaan refraksi Pemeriksaan harte . c. sakit kepala jika melihat jauh. Seorang anak 6 tahun dengan keluhan mata kabur. e. d. Tidak bisa membaca tulisan dipapan tulis. b.

Setelah diperiksa didapatkan ada serbuk lidi halus dimatanya. Apa tindakan pertama yang dilakukan? a. b. c. Seorang petani datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah dan berair. Keluarkan serbuk lidi dengan air mengalir Ambil serbuk lidi dengan menggunakan pinset kecil Keluarkan serbuk lidi dengan menggunakan tangan Tutup mata dengan perban kemudian rujuk ke RS Beri antibiotik topikal . d. e.50.

Keluarkan serbuk lidi dengan air mengalir Ambil serbuk lidi dengan menggunakan pinset kecil Keluarkan serbuk lidi dengan menggunakan tangan Tutup mata dengan perban kemudian rujuk ke RS Beri antibiotik topikal . Apa tindakan pertama yang dilakukan? a. Seorang petani datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah dan berair. e. d. b. c.Jawaban : B 50. Setelah diperiksa didapatkan ada serbuk lidi halus dimatanya.

pemeriksaan segmen posterior dengan usg . pemeriksaan segmen posterior dengan oftalmoskop direk b. pemeriksaan segmen anterior dengan slit lamp d. Pasien menderita DM 7tahun dan tidak terkontrol. Pasien laki-laki 50 tahun datang dengan kabur pada kedua mata sejak 1 hari yang lalu. ruboisis iridis. Apa pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis : a. pemeriksaan tekanan intra ocular dengan schiotz e. edema macula.51. pemeriksaan segmen posterior dengan oftalmoskop indirek c. perdarahan retina. Pada pemeriksaan didapatkan visus ODS 1/300. perdarahan vitreus.

pemeriksaan segmen posterior dengan usg . ruboisis iridis. perdarahan retina. pemeriksaan segmen posterior dengan oftalmoskop indirek c. Apa pemeriksaan untuk menegakkan diagnosis : a.Jawaban : D 51. edema macula. pemeriksaan segmen posterior dengan oftalmoskop direk b. pemeriksaan segmen anterior dengan slit lamp d. perdarahan vitreus. Pasien menderita DM 7 tahun dan tidak terkontrol. pemeriksaan tekanan intra ocular dengan schiotz e. Pada pemeriksaan didapatkan visus ODS 1/300. Pasien laki-laki 50 tahun datang dengan kabur pada kedua mata sejak 1 hari yang lalu.

tractional retinoschizis. tractional retinal detachment.Retinopati Diabetikum • • • • • NPDR Edema Makula PPDR PDR Advance diabetic eye disease : Perdarahan. rubeosis iridis. .

Glaukoma Sekunder  Uveitis Sumbatan pada trabecular meshwork oleh sel radang  sudut terbuka  Lensa 1) Phacomorphic Pada katarak immature  lensa bersifat intumessence (cenderung menyerap air)  lensa edema  menekan iris  aliran aquous terhambat  sudut tertutup 2) Phacolytic Pada katarak hypermature  terjadi leakage dari protein lensa  menyumbat trabecular meshwork  sudut terbuka 3) Luksasi/Subluksasi Lensa  Trauma okuli Semua px trauma okuli wajib cek Tonometri/TIO) Hifema  darah  menutup trabeccular meshwork  sudut terbuka  Diabetes Mellitus  Rubeosis iridis  sudut tertutup  Drug Induced  c/Kortikosteroid menyebabkan penimbunan matriks intraselular di trabecular meshwork sehingga mengganggu outflow .

c. d. Iluminasi obliq terlihat keruh pada tengah pupil. Kacamata Observasi Antioksidan oral Tetes mata midriatikum Konsul untuk rencana operasi . e. Wanita 55 tahun datang dengan penglihatan kabur pada kedua mata perlahan-lahan sejak 8 bulan. VOD 1/300 VOS 2/60. Apa penatalaksanaan ? a. Tes shadow kanan negatif dan kiri positif. Awalnya melihat seperti asap.52. b.

d. c. e.Jawaban : E 52. Kacamata Observasi Antioksidan oral Tetes mata midriatikum Konsul untuk rencana operasi . Awalnya melihat seperti asap. Apa penatalaksanaan ? a. Wanita 55 tahun datang dengan penglihatan kabur pada kedua mata perlahan-lahan sejak 8 bulan. Tes shadow kanan negatif dan kiri positif. VOD 1/300 VOS 2/60. Iluminasi obliq terlihat keruh pada tengah pupil. b.

53. Wanita usia tua datang dengan keluhan pandangan
kedua mata kabur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
VOD 1/60 VOS 5/60, segmen anterior tenang, didapat
lensa mata kanan keruh ,erata, mata kiri keruh tidak
merata. Terapi yang disarankan?
a. Tetes mata glaukoma
b. Tetes mata midriatil
c. ECCE
d. Phacoemulsifikasi
e. Ekstraksi katarak dan implantasi IOL

Jawaban : E
53. Wanita usia tua datang dengan keluhan pandangan
kedua mata kabur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan
VOD 1/60 VOS 5/60, segmen anterior tenang, didapat
lensa mata kanan keruh ,rata, mata kiri keruh tidak
merata. Terapi yang disarankan?
a. Tetes mata glaukoma
b. Tetes mata midriatil
c. ECCE
d. Phacoemulsifikasi
e. Ekstraksi katarak dan implantasi IOL

Teknik Operasi Katarak
Cara pembedahan katarak dapat dilakukan dengan :
a. intrakapsular yaitu mengeluarkan lensa bersama
dengan kapsul lensa
b. ekstrakapsular yaitu mengeluarkan isi lensa
(korteks dan nucleus) melalui kapsul anterior
yang dirobek (kapsulotomi anterior) dengan
meninggalkan kapsul posterior
c. faekoemulsifikasi

54. Pasien datang ke dokter dengan keluhan buta
mendadak ketika bangun pagi hari. Pasien diabetes
dengan penyakit tidak terkontrol. Pada funduskopi
terdapat cherry red spot (+). Apa diagnosisnya?
a.
b.
c.
d.

Oklusi arteri retina
Retinopati diabetic
Ablasio retina
Perdarahan vitreus

Jawaban : A
54. Pasien datang ke dokter dengan keluhan buta
mendadak ketika bangun pagi hari. Pasien diabetes
dengan penyakit tidak terkontrol. Pada funduskopi
terdapat cherry red spot (+). Apa diagnosisnya?
a.
b.
c.
d.

Oklusi arteri retina
Retinopati diabetic
Ablasio retina
Perdarahan vitreus

oklusi arteri retina sentralis (CRAO)
• Karena aterosklerosis
• Terjadi kehilangan penglihatan yang berat dan
terjadi secara tiba-tiba.
• Retina menjadi edema dan lebih opak.
• cherry-red spot (+)

55. Seorang laki-laki 18 tahun datang ke puskesmas
dengan benjolan pada kelopak mata kanan bagian atas
sejak 2 hari yang lalu, nyeri terutama jika kepala
ditundukkan. Pada pemeriksaan segmen posterior
udem, hiperemis, difus terutama daerah lateral, nyeri
tekan. Pemeriksaan segmen anterior dan lainnya dalam
batas normal. Apa tindakan yg tepat untuk pasien ini ?
a. observasi
b. fisioterapi
c. istirahat mata
d. kompres hangat
e. kompres dingin

istirahat mata d. Pada pemeriksaan segmen posterior udem. nyeri terutama jika kepala ditundukkan. hiperemis. Apa tindakan yg tepat untuk pasien ini ? a. fisioterapi c. kompres dingin . Seorang laki-laki 18 tahun datang ke puskesmas dengan benjolan pada kelopak mata kanan bagian atas sejak 2 hari yang lalu.Jawaban : D 55. observasi b. nyeri tekan. Pemeriksaan segmen anterior dan lainnya dalam batas normal. kompres hangat e. difus terutama daerah lateral.

Berapa batasan ROP? a.56. Bayi baru lahir Bayi lahir normal Bayi cukup bulan Berat bayi < 1500 gr Berat bayi < 2500 gr . c. e. d. Seorang dokter tengah melakukan penelitian tingkat kebutaan pada ROP (Retinophaty of Prematurity). b.

d. Seorang dokter tengah melakukan penelitian tingkat kebutaan pada ROP (Retinophaty of Prematurity). c. e.Jawaban : D 56. Bayi baru lahir Bayi lahir normal Bayi cukup bulan Berat bayi < 1500 gr Berat bayi < 2500 gr . b. Berapa batasan ROP? a.

.Retinopathy of Prematurity • pada bayi prematur dengan BB sangat rendah < 1500 gr yang telah terekspos Oksigen tekanan tinggi. • Retina terbentuk 4 bulan gestasi (belum ada pembuluh darah). terdapat pembuluh darah sempurna 1 bulan setelah persalinan.

b. d. Pria usia 60 tahun menjalani skrining untuk operasi katarak. Pada anamnesis didapatkan bahwa pasien sedang mengkonsumsi allopurinol. c.57. dan aspirin. Obat yang harus dihentikan penggunaannya agar tidak terjadi komplikasi saat operasi adalah ? a. e. Pasien juga sering mengkonsumsi multivitamin dan terkadang parasetamol di saat nyeri kepala. Allopurinol Aspirin Simvastatin Multivitamin Parasetamol . simvastatin.

dan aspirin. Allopurinol Aspirin Simvastatin Multivitamin Parasetamol . Pada anamnesis didapatkan bahwa pasien sedang mengkonsumsi allopurinol. simvastatin. b. e. c. Pria usia 60 tahun menjalani skrining untuk operasi katarak. Obat yang harus dihentikan penggunaannya agar tidak terjadi komplikasi saat operasi adalah ? a. d. Pasien juga sering mengkonsumsi multivitamin dan terkadang parasetamol di saat nyeri kepala.Jawaban : B 57.

58. VOS: 20/50  S+1. Menetralisir kelebihan kekuatan refraksi dengan mengurangi kekuatan dioptri c. Kedua mata mudah lelah. Menetralisir kekurangan kekuatan refraksi dengan menambah kekuatan dioptri b. Pemeriksaan visus: VOD: 20/50  S+2. Mengurangi kekuatan refraksi d. Menormalkan daya akomodasi mata . Agak sakit kepala ketika membaca buku terlalu lama. TIO ODS 15 mmHg Pemeriksaan ODS bilik mata depan normal. Keluhan lain tidak ada.00: 20/20. Seorang wanita usia 18 tahun datang ke RSUMM Landungsari dengan keluhan mata kabur melihat jauh. Menyatukan titik-titik sinar pada satu fokus ke retina e. Apakah prinsip terapi pada pasien ini? a.50: 20/20.

TIO ODS 15 mmHg Pemeriksaan ODS bilik mata depan normal. Mengurangi kekuatan refraksi d.50: 20/20. Apakah prinsip terapi pada pasien ini? a. VOS: 20/50  S+1. Menetralisir kekurangan kekuatan refraksi dengan menambah kekuatan dioptri b. Keluhan lain tidak ada.58.00: 20/20. Pemeriksaan visus: VOD: 20/50  S+2. Seorang wanita usia 18 tahun datang ke RSUMM Landungsari dengan keluhan mata kabur melihat jauh. Menyatukan titik-titik sinar pada satu fokus ke retina e. Agak sakit kepala ketika membaca buku terlalu lama. Menormalkan daya akomodasi mata . Kedua mata mudah lelah. Menetralisir kelebihan kekuatan refraksi dengan mengurangi kekuatan dioptri c.

b. fluoresen test schiemer test anel test seidel test sonde test . d.59. Wanita usia 34 tahun datang ke iGD RS dengan luka pada mata kanan sejak 1 jam yang lalu karena kecelakaan lalu lintas. e. Apa jenis tes untuk menegakkan diagnosis ? a. c. Pada pemeriksaan di dapatkan . Dokter curiga perforasi kornea.

c. e. Apa jenis tes untuk menegakkan diagnosis ? a. Dokter curiga perforasi kornea. Pada pemeriksaan di dapatkan . d. b.Jawaban : D 59. Wanita usia 34 tahun datang ke iGD RS dengan luka pada mata kanan sejak 1 jam yang lalu karena kecelakaan lalu lintas. fluoresen test schiemer test anel test seidel test sonde test .

The suspect area is painted with fluorescein. 2011. and the site of perforation is seen as a bright yellow spot as the dye is diluted. et al. SURVEY OF OPHTHALMOLOGY VOLUME 56 NUMBER 6 NOVEMBER–DECEMBER 2011 . Jhanji V. 1). Management of Corneal Perforation.Seidel Test • A positive Seidel test with 2% fluorescein is also conclusive (Fig.

tropozoit e. gram batang d. gram kokus c.60. Dilakukan kerokan kornea. Seorang karyawan perkebunan berusia 27thn datang dengan keluhan mata merah dgn penglihatan buram dimata kanannya. Dari pemeriksaan oftalmikn ditemukan gambaran ulkus kornea dengan infiltrat disekitarnya. hifa b. riwayat trauma (+) yaitu terkena daun kopi saat dia sedang memetik buah kopi 3 mngg yll. Manakah mikrorganism dibawah ini yg paling mungkin ditemukan pada pemeriksaan kerokan ? a. virus .

hifa b. riwayat trauma (+) yaitu terkena daun kopi saat dia sedang memetik buah kopi 3 mngg yll. Manakah mikrorganism dibawah ini yg paling mungkin ditemukan pada pemeriksaan kerokan ? a. virus . Seorang karyawan perkebunan berusia 27thn datang dengan keluhan mata merah dgn penglihatan buram dimata kanannya. gram batang d.Jawaban : A 60. Dari pemeriksaan oftalmikn ditemukan gambaran ulkus kornea dengan infiltrat disekitarnya. tropozoit e. gram kokus c. Dilakukan kerokan kornea.

Laki-laki. mata kanan mengalami gatal. tes sonde (+). tdk sakit. b. Diagnosis ? a. d. Skleritis Pterigium Episkleritis Pinguecula Pseudopterigium . c.61. e. terdapat selaput berbentuk segitiga dari arah nasal conjungtiva bulbi yg ujungnya menutupi kornea 2mm.

mata kanan mengalami gatal. terdapat selaput berbentuk segitiga dari arah nasal conjungtiva bulbi yg ujungnya menutupi kornea 2mm. Diagnosis ? a. e.Jawaban : E 61. tes sonde (+). Skleritis Pterigium Episkleritis Pinguecula Pseudopterigium . c. tdk sakit. b. Laki-laki. d.

rectus medial e. Pasien memiliki riwayat kecelakan motor yang mengakibatkan kepala pasien terbentur 2 hari yang lalu. kornea dan lensa mata jernih.rectus superior b.oblik inferior .62. Paresi m. Paresi m.rectus inferior c. Paresi m. Hasil pemeriksaan menunjukan tanda vital dalam batas normal. namun saat melihat ke kiri gerakan mata terbatas. Seorang laki-laki 37 th datang ke UGD RS dengan keluhan pandangan ganda terutama saat melihat ke kiri. Kondisi yang mengakibatkan keluhan pada pasien adalah ? a. Paresi m. Paresi m. TIO 21 .rectus lateral d.

Paresi m. Seorang laki-laki 37 th datang ke UGD RS dengan keluhan pandangan ganda terutama saat melihat ke kiri.oblik inferior . namun saat melihat ke kiri gerakan mata terbatas. Hasil pemeriksaan menunjukan tanda vital dalam batas normal.rectus medial e.Jawaban : C 62. kornea dan lensa mata jernih. Paresi m.rectus lateral d. Kondisi yang mengakibatkan keluhan pada pasien adalah ? a. Pasien memiliki riwayat kecelakan motor yang mengakibatkan kepala pasien terbentur 2 hari yang lalu.rectus inferior c. TIO 21 . Paresi m. Paresi m.rectus superior b. Paresi m.

Refleks pupil baik. Shadow test e. Seorang wanita 60 tahun datang dengan keluhan penurunan penglihatan sejak 3 bulan terakhir.63. refleks kornea baik. lensa agak keruh kurang padat. Pemeriksaan yang selanjutnya dilakukan? a. Mata nyeri dan mata merah disangkal. Riwayat trauma disangkal. Schimmer test c. Pemeriksaan visus 2/60 pada kedua mata. Anel test b. Fluorescence test d. Heirsberg test .

Schimmer test c. Riwayat trauma disangkal. Pemeriksaan yang selanjutnya dilakukan? a. Refleks pupil baik.Jawaban : D 63. Fluorescence test d. lensa agak keruh kurang padat. Seorang wanita 60 tahun datang dengan keluhan penurunan penglihatan sejak 3 bulan terakhir. Shadow test e. Heirsberg test . Pemeriksaan visus 2/60 pada kedua mata. Mata nyeri dan mata merah disangkal. refleks kornea baik. Anel test b.

ablasi retina Mikroaneurism. mikroaneurism Mikroaneurism. oleh dr spesialis mata dikatakan DM non proliferatif. angiopati Neuropati. Neuropati.64. neovaskularisasi . Laki-laki 65 tahun dengan keluhan penglihatan berkurang 1 bulan yg lalu. b. Pasien adalah pasien DM sejak 10 tahun tak terkontrol. c. d. Patologi penyakit tersebut ? a. e. udem makula Mikroaneurism.

ablasi retina Mikroaneurism. oleh dr spesialis mata dikatakan DM non proliferatif.Jawaban : C 64. c. Patologi penyakit tersebut ? a. Neuropati. neovaskularisasi . Laki-laki 65 tahun dengan keluhan penglihatan berkurang 1 bulan yg lalu. angiopati Neuropati. b. udem makula Mikroaneurism. mikroaneurism Mikroaneurism. Pasien adalah pasien DM sejak 10 tahun tak terkontrol. d. e.

SERIOUSLY ! ingeniomalang@gmail. 3. Sklerosis : av menyempit. edema retina. av nicking/crossing. 4. PD menyempit 2. Papiledema It's not that hard. dilatasi vena 2. NPDR : eksudate (soft dan cotton wool spot).com . copper/silver wiring. Retinopati : Cotton wool spot & Perdarahan. edema makula.RetinoPati (2) GX. mikroaneurisma. perdarahan (dot blot & flame shaped). PDR: + neovaskularisasi HT 4 Stadium : 1. PENURUNAN VISUS SEGMEN ANTERIOR TENANG DM 2 fase 1.

Apa diagnose penyakit tersebut? a. e. seperti berpasir.65. Konjungtivitis viral Keratokonjungtivitis sika Konjungtivitis jamur Keratitis fliktenularis Ulkus kornea . b. Seorang pasien datang dengan keluhan mata gatal. silau dan penglihatan kabur. c. Pada mata didapatkan sekresi mucus yang berlebihan dan sulit menggerakkan kelopak mata (blefarospasme). d.

e. d. Apa diagnose penyakit tersebut? a. Konjungtivitis viral Keratokonjungtivitis sika Konjungtivitis jamur Keratitis fliktenularis Ulkus kornea . seperti berpasir. b. silau dan penglihatan kabur. Seorang pasien datang dengan keluhan mata gatal.Jawaban : B 65. c. Pada mata didapatkan sekresi mucus yang berlebihan dan sulit menggerakkan kelopak mata (blefarospasme).

SERIOUSLY ! ingeniomalang@gmail.Konjungtivitis Sicca (Sindroma Mata Kering) • Sekresi kelenjar lacrimalis << sekret mukus • Rasa kering. kabur sesaat • Mata merah non sekret • Tes schirmmer (+) • Tes Ferning • Tx: artificial tears It's not that hard.com .

Keratitis Phlyctenularis • Vesikel kecil yang dikelilingi oleh zona merah • Lesi – lesi kecil. kekuningan. alergi. namun penyebab adalah tidak jelas • Terapi : menjaga nutrisi dan kacamata hitam serta atropin Textbook of Ophtalmology and Otology with Homeopathic Theraupeutics . staphylococcal. sedikit menonjol biasanya terdapat di limbus kornea • Pernah disangka karena hipersensitivitas tuberkulin.

66. Apakah diagnosis kasus diatas? a. Mata kiri normal. dan pandangan terasa kabur. injeksi siliar. Glaukoma akut b. keratic presipitate (+). Iridosiklitis e. tidak keluar kotoran mata. Katarak insipien c. visus mata kanan 6/9 non correction. Retina diabetika . Pasien laki-laki usia 35 tahun mengeluhkan mata kanan merah. Pasien merasa silau. Keratokonjungtivitis d. Pada pemeriksaan didapatkan keadaan kompos mentis. efek tyndall (+).

Pada pemeriksaan didapatkan keadaan kompos mentis. Pasien laki-laki usia 35 tahun mengeluhkan mata kanan merah. keratic presipitate (+). efek tyndall (+)  flare and cell pada COA. Katarak insipien c. Mata kiri normal. Pasien merasa silau. dan pandangan terasa kabur.Jawaban : D 66. Glaukoma akut b. visus mata kanan 6/9 non correction. Retina diabetika . Iridosiklitis e. injeksi siliar. Apakah diagnosis kasus diatas? a. Keratokonjungtivitis d. tidak keluar kotoran mata.

67. Katarak e. DM (+) dialami sejak 8 tahun. GDS 440 mg/dl. Strabismus b. Seorang laki-laki 60 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan penglihatan kabur secara perlahanlahan yang dialami sejak 1 tahun terakhir. Uveitis . Komplikasi yang mungkin pada kasus ini adalah? a. Pada pemeriksaan fisik didapatkan lensa keruh belum merata. Riwayat hipertensi (-) trauma (-). pada pemeriksaan fundus (+) kabur. Glaukoma sekunder d. Atropi papil c.

Atropi papil c.Jawaban : C 67. Strabismus b. DM (+) dialami sejak 8 tahun. Katarak e. Seorang laki-laki 60 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan penglihatan kabur secara perlahanlahan yang dialami sejak 1 tahun terakhir. Komplikasi yang mungkin pada kasus ini adalah? a. GDS 440 mg/dl. Uveitis . Glaukoma sekunder d. pada pemeriksaan fundus (+) kabur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan lensa keruh belum merata. Riwayat hipertensi (-) trauma (-).

b. Seorang bayi usia 1 minggu. Riwayat ibu PSK. d. Kotoran mata berlebihan. Masa inkubasi kuman adalah? a. e.68. 10-13 hari 1-2 bulan 1-2 minggu 3-5 hari 2-5 minggu . c.

Riwayat ibu PSK. 10-13 hari 1-2 bulan 1-2 minggu 3-5 hari 2-5 minggu . Seorang bayi usia 1 minggu. c.Jawaban : D 68. e. Kotoran mata berlebihan. b. d. Masa inkubasi kuman adalah? a.

Retinitis . Perempuan 63 hn ke UGD dgn KU mata kiri penglihatan turun mendadak disertai rasa nyeri sejak 30 menit yll. Pada mata kanan visus 6/7.69. Selulitis e. Uveitis anterior b. Endoftalmitis d. cell dan hipopion. hiperemi konjungtiva Cl PCl. bilik mata berkabut penuh dgn flare. edema kornea.5 dbn. Panuveitis c. edema palp. Pada pem USG didapatkan vitritis. Riw OS pseudofakos post operasi ECCE 5 hri yll. Apakah diagnosis ? a. Pem mata kiri didapatkan visus 1/~. sekret konjungtiva.

Jawaban : C 69. edema kornea. Pada mata kanan visus 6/7. Riw OS pseudofakos post operasi ECCE 5 hri yll. Selulitis e. Pada pem USG didapatkan vitritis.5 dbn. Panuveitis c. Apakah diagnosis ? a. cell dan hipopion. hiperemi konjungtiva Cl PCl. bilik mata berkabut penuh dgn flare. Endoftalmitis d. sekret konjungtiva. Retinitis . edema palp. Pem mata kiri didapatkan visus 1/~. Perempuan 63 hn ke UGD dgn KU mata kiri penglihatan turun mendadak disertai rasa nyeri sejak 30 menit yll. Uveitis anterior b.

Diagnosa yang mungkin adalah ? a. Bendungan pada ductus lacrimalis e. belekan disangkal. Strabismus .70. III d. VII b. Parese N VI c. bengkak sampai kelopak mata sulit dibuka. PF : COA N. Seorang anak 1 tahun diantar ibunya ke puskesmas dengan keluhan mata sering berair. Parese N. Parese N.

III d. Bendungan pada ductus lacrimalis e. Strabismus . bengkak sampai kelopak mata sulit dibuka. Seorang anak 1 tahun diantar ibunya ke puskesmas dengan keluhan mata sering berair. VII b. Parese N. Diagnosa yang mungkin adalah ? a. Parese N VI c. belekan disangkal.Jawaban : D 70. Parese N. PF : COA N.

Glaukoma primer sudut terbuka c. Seorang anak laki-laki bayi berusia 9 bulan diantar ibunya ke poliklinik RS dengan keluhan bola mata membesar keluar dan berwarna kebiruan. Diketahui sebelumnya bayi sering mengeluarkan air mata dan menutup matanya ketika melihat cahaya. Glaukoma kongenital d. Diagnosa yang paling mungkin pada kasus diatas adalah? a. Glaukoma sekunder .71. Galukoma sudut tertutup akut b. Glaukoma juovenille e.

Jawaban : C 71. Seorang anak laki-laki bayi berusia 9 bulan diantar ibunya ke poliklinik RS dengan keluhan bola mata membesar keluar dan berwarna kebiruan. Galukoma sudut tertutup akut b. Glaukoma juovenille e. Glaukoma primer sudut terbuka c. Diketahui sebelumnya bayi sering mengeluarkan air mata dan menutup matanya ketika melihat cahaya. Glaukoma kongenital d. Diagnosa yang paling mungkin pada kasus diatas adalah? a. Glaukoma sekunder .

Katarak senilis hipermatur e. Katarak senilis imatur b. iris dan pupil dalam batas normal.72. Pasien sudah mencoba memakai kacamata tetapi pandangan tetap kabur. Diagnosis pada kasus diatas adalah? a.VOS 6/40 dengan koreksi S-2 VOS 6/15 no better correction. Kornea. Tidak disetai mata merah dan sakit pada mata. Lensa keruh. Katarak senilis komplikata . Pada pemeriksaan fisik didapatkan VOD 6/60 no correction. mata tidak merah. fundus refleks + suram. COA. Katarak senilis matur d. Katarak senilis insipient c. Seorang perempuan berusia 60 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan mata kanan kabur sejak 1 tahun ini.

iris dan pupil dalam batas normal. Kornea. Katarak senilis insipient c. Diagnosis pada kasus diatas adalah? a. Tidak disetai mata merah dan sakit pada mata. Katarak senilis imatur b. mata tidak merah. Katarak senilis komplikata . Seorang perempuan berusia 60 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan penglihatan mata kanan kabur sejak 1 tahun ini.VOS 6/40 dengan koreksi S-2 VOS 6/15 no better correction. Katarak senilis matur d. Pasien sudah mencoba memakai kacamata tetapi pandangan tetap kabur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan VOD 6/60 no correction. COA.Jawaban : A 72. Katarak senilis hipermatur e. fundus refleks + suram. Lensa keruh.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke poliklinik RS UMM dengan keluhan mata kabur dan silau sejak tertimpa putik mangga sehari yang lalu. Subluksasi lensa . Ruptur koroid e. Iridodialisis d.73. Endoftalmus b. Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan kornea bening. pupil midriasis. Khemosis c. lensa terletak ditempatnya tetapi bergeser sedikit ke inferior. reflek -/-. Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah ? a.

Iridodialisis d. reflek -/-. Khemosis c. Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan kornea bening. pupil midriasis. Kemungkinan diagnosis pada pasien tersebut adalah ? a. Ruptur koroid e. Endoftalmus b.Jawaban : E 73. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke poliklinik RS UMM dengan keluhan mata kabur dan silau sejak tertimpa putik mangga sehari yang lalu. Subluksasi lensa . lensa terletak ditempatnya tetapi bergeser sedikit ke inferior.

Mata menjadi buram 1 hari setelah masuk rumah sakit. Pada pemiriksaan fisis didapatkan. Endoftalmitis c. Keluhan juga disertai sakit kepala dan muntah 2 kali. Tekanan bola mata kanan meningkat perpalpasi dan tekanan mata kiri normal. Penderita memiliki riwayat kencing manis. Uveitis e. Keratitis b.74. Pemeriksaan visus kanan=2/60. Diagnosis? a. kiri 6/24. Konjungtivitis . Seorang wanita berusia 65 tahun berobat ke puskesmas dengan keluhan utama sakit pada mata kanannya.5. Glaucoma d. TD 120/80 nadi 80x P 20 x suhu 36.

Konjungtivitis . Uveitis e. Keratitis b.Jawaban : C 74. Mata menjadi buram 1 hari setelah masuk rumah sakit. Diagnosis? a.5. Glaucoma d. kiri 6/24. Pada pemiriksaan fisis didapatkan. Keluhan juga disertai sakit kepala dan muntah 2 kali. Penderita memiliki riwayat kencing manis. Seorang wanita berusia 65 tahun berobat ke puskesmas dengan keluhan utama sakit pada mata kanannya. TD 120/80 nadi 80x P 20 x suhu 36. Endoftalmitis c. Tekanan bola mata kanan meningkat perpalpasi dan tekanan mata kiri normal. Pemeriksaan visus kanan=2/60.

konjungtiva bersih.75. kornea tenang. Tetes mata antibiotic c. Sudah pernah diberi terapi dengan tetes mata anti fungal. Keluhan tidak disertai dengan penglihatan kabur. Tetes mata steroid b. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa oleh ayahnya ke puskesmas dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan yang lalu. tapi keluhan tidak membaik. Apakah terapi paling tepat yang diberikan ? a. Tetes mata buatan . Keluhan ini sering berulang terutama setelah bermain-main di lapangan. Tetes mata antifungi d. Tetes mata antivirus e. Pemeriksaan oftalmologi tidak ditemukan secret.

Keluhan tidak disertai dengan penglihatan kabur. Tetes mata buatan . kornea tenang. Pemeriksaan oftalmologi tidak ditemukan secret. Tetes mata steroid b. Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa oleh ayahnya ke puskesmas dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan yang lalu. tapi keluhan tidak membaik. Tetes mata antibiotic c. Sudah pernah diberi terapi dengan tetes mata anti fungal.Jawaban : A 75. Keluhan ini sering berulang terutama setelah bermain-main di lapangan. konjungtiva bersih. Apakah terapi paling tepat yang diberikan ? a. Tetes mata antifungi d. Tetes mata antivirus e.

penurunan penglihatan. OS : dbn. kornea : normal. Apakah diagnosis yang paling tepat pada kasus ini ? a. injeksi episklera -. Keluhan disertai kotoran mata dan nyeri mata. iluminasi obliq : OD : palpebral : edema +. silia : secret mukopurulen +. Wanita berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan mata merah. Tidak ada keluhan air mata berlebihan. OD konjungtivitis b. konjungtiva : hiperemis. iris : coklat.76. OD episkleritis d. OD uveitis . Pada pemeriksaan mata ditemukan : VODS : 20/20. pupil : bulat sental. kripte +. OD keratitis e. reflex cahaya +. silau. injeksi konjungtiva +. BMD : dalam batas normal. Ada riwayat kontak dengan anggota keluarga yang memiliki keluhan serupa. demam. OD skleritis c. palpebral udem sejak 3 hari yang lalu. injeksi kornea -. lensa jernih.

Ada riwayat kontak dengan anggota keluarga yang memiliki keluhan serupa. Apakah diagnosis yang paling tepat pada kasus ini ? a. BMD : dalam batas normal. kornea : normal. OD uveitis . iluminasi obliq: OD : palpebral : edema +. OD keratitis e. Tidak ada keluhan air mata berlebihan. pupil : bulat sental. Keluhan disertai kotoran mata dan nyeri mata. injeksi episklera -. OS : dbn. lensa jernih. injeksi kornea -. penurunan penglihatan. Wanita berusia 25 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan mata merah. demam. konjungtiva : hiperemis. iris : coklat. OD episkleritis d. Pada pemeriksaan mata ditemukan : VODS : 20/20. OD konjungtivitis b. palpebral udem sejak 3 hari yang lalu. injeksi konjungtiva +. kripte +. reflex cahaya +. silau. OD skleritis c.76. silia : secret mukopurulen +.

sebelumnya ada melihat seperti pelangi. sakit kepala (+).77. Timolol maleat Prednisolon Ketorolac Propanolol Pilokarpin . b.. Mual (+) muntah (+). d. pemeriksaan konjungtiva hiperemis. e. c. pupil midriasis. Apa pengobatan pertama yang diberikan? a. VOD 1/300 VOS 6/6 TIOD N+++. TIOS N. COA dangkal. Wanita 25 tahun masuk ke UGD dengan nyeri pada mata kanan sejak 1 hari yang lalu.

Jawaban : A 77. sebelumnya ada melihat seperti pelangi. e. COA dangkal. Mual (+) muntah (+). sakit kepala (+). d. TIOS N. b. VOD 1/300 VOS 6/6 TIOD N+++. c. pupil midriasis. Wanita 25 tahun masuk ke UGD dengan nyeri pada mata kanan sejak 1 hari yang lalu. Timolol maleat Prednisolon Ketorolac Propanolol Pilokarpin . Apa pengobatan pertama yang diberikan? a. pemeriksaan konjungtiva hiperemis.

kornea tenang. Funduskopi dalam batas normal. sudut iridokornea dangkal. pada PF didapatkan VOD 3/60 palpebra tenang. Timolol Midriatikum Pilokarpin Pantokain Asetozolamide . c. e. d. Obat apa yang tidak boleh diberikan? a. b.78. konjungtiva baik. Seorang pria 40 tahun dengan keluhan mata buram sebelah kanan.

Funduskopi dalam batas normal.Jawaban : B 78. Seorang pria 40 tahun dengan keluhan mata buram sebelah kanan. konjungtiva baik. d. kornea tenang. Obat apa yang tidak boleh diberikan? a. pada PF didapatkan VOD 3/60 palpebra tenang. e. c. Timolol Midriatikum Pilokarpin Pantokain Asetozolamide . sudut iridokornea dangkal. b.

79. TIO 26 mmHg. Glaukoma sekunder c. Pake kacamata miop tinggi). Glaukoma primer b. Glaukoma primer sudut terbuka d. tampak halo kalau melihat. OD dikoreksi dengan PH tdk sampai 6/6 (riw. Apa diagnosanya? a. mual. Glaukoma absolut . Setelah dilakukan pemeriksaan OS dikoreksi dengan Pinhole 6/6. Seorang laki-laki datang dengan keluhan penurunan penglihatan dialami 2 jam yang lalu. Glaukoma primer sudut tertutup e.

Glaukoma absolut . OD dikoreksi dengan PH tdk sampai 6/6 (riw. Glaukoma primer sudut terbuka d. Glaukoma primer b. Glaukoma primer sudut tertutup e. Seorang laki-laki datang dengan keluhan penurunan penglihatan dialami 2 jam yang lalu. TIO 26 mmHg. Setelah dilakukan pemeriksaan OS dikoreksi dengan Pinhole 6/6. Apa diagnosanya? a. Glaukoma sekunder c. mual. Pake kacamata miop tinggi).Jawaban : D 79. tampak halo kalau melihat.

Neuritis retrobulber . Seorang laki-laki datang dengan penglihatan kabur. pasien merupakan pengguna alkohol. Penurunan penglihatan secara tiba-tiba. Edema papil b. OS 1/60. Neuritis optik c. Funduskopi kesan normal.80. visus OS dengan hand movement. Diagnosisnya ? a.

visus OS dengan hand movement. Penurunan penglihatan secara tiba-tiba. Funduskopi kesan normal. Diagnosisnya ? a. pasien merupakan pengguna alkohol. Seorang laki-laki datang dengan penglihatan kabur. Edema papil b. Neuritis retrobulber .Jawaban : C 80. Neuritis optik c. OS 1/60.

start from red-green-blue-yellow scotoma  white scotoma  absolute scotoma • Treatment : Vitamin B-6 (thiamin) . gradually • Clinical feature : central scotoma. alcohol • Onset : acute.Retrobulbar Optic Neuritis • Risk factor : smoking.

Pada pemeriksaan fisik pasien dapat mengkitung jari dari jarak 1 meter. c. Apakah diagnosis dari kondisi tersebut? a. dan tampak darah mengisi bilik mata depan. Palpebra tampak bengkak. kornea edema. Abrasi kornea Ruptur bola mata Hifema Hematoma . d.konjungtiva kemerahan. Pasien datang dengan keluhan penurunan penglihatan mata kiri yang disertai dengan nyeri setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. b.81.

Pada pemeriksaan fisik pasien dapat menghitung jari dari jarak 1 meter. b. Abrasi kornea Ruptur bola mata Hifema Hematoma . Palpebra tampak bengkak.konjungtiva kemerahan. Apakah diagnosis dari kondisi tersebut? a. d.Jawaban : C 81. kornea edema. dan tampak darah mengisi bilik mata depan. Pasien datang dengan keluhan penurunan penglihatan mata kiri yang disertai dengan nyeri setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. c.

75/ OS S+0. OD S+1. OD S+1. Seorang wanita 45 tahun mengeluhkan pandangannya kabur untuk melihat jauh maupun dekat.50 addisi S+2.82. OD S+1.50/ OS S+0.50/ OS S+0.50 addisi S+1.75 addisi S+2.50 6/6 S + 1.75 addisi S+1.50 d.00 .75 6/6 Bagaimanakah resep kacamatanya: a.5 S + 0.50 6/6 S + 0. OD S+1.75 6/6 OS 6/7.50 c.75/ OS S+0.50/ OS S+0.50 e.50 b. OD S+1. Berdasar pemeriksaan refraktori didapatkan: OD 6/20 S +1.50 addisi S+1.

5 S + 0. OD S+1. Berdasar pemeriksaan refraktori didapatkan: OD 6/20 S +1.50 d.75 addisi S+1.75/ OS S+0.50 6/6 S + 1. Seorang wanita 45 tahun mengeluhkan pandangannya kabur untuk melihat jauh maupun dekat.50 addisi S+2. OD S+1.75 6/6 OS 6/7.50 e. OD S+1. OD S+1.50 6/6 S + 0.50 addisi S+1.50/ OS S+0.75/ OS S+0.Jawaban : D 82.50 b.50 c.50 addisi S+1.00 .50/ OS S+0.50/ OS S+0.75 6/6 Bagaimanakah resep kacamatanya: a. OD S+1.75 addisi S+2.

Eksisi bila ada fluktuasi d. Insisi bila ada fluktuasi b. Seorang wanita berusia 25 tahun mengeluhkan matanya mengganjal sejak 2 hari yang lalu di mata kanannya. Teraba bengkak. Pemberian kortikosteroid topical . Apakah penanganan yang paling tepat : a.83. terdapat benjolan di tepi kelopak mata dan nyeri saat di tekan. Antibiotik oral c. Ekstraksi e.

Teraba bengkak. Seorang wanita berusia 25 tahun mengeluhkan matanya mengganjal sejak 2 hari yang lalu di mata kanannya. Apakah penanganan yang paling tepat : a. Eksisi bila ada fluktuasi d. terdapat benjolan di tepi kelopak mata dan nyeri saat di tekan. Insisi bila ada fluktuasi b.Jawaban : A 83. Pemberian kortikosteroid topical . Antibiotik oral c. Ekstraksi e.

. a. Seorang wanita 15th datang ke dokter dg keluhan pandangan kabur dan pusing jika membaca lama.50 menjadi 6/6 menunjukkan.84. Hipermetropia absolut d. +3. dikoreksi dengan lensa S +2. Hipermetropia total e. Koreksi S +2. Hipermetropia manifest . Hipermetropia fakultatif c.50.50 visus menjadi 6/6.. Pemeriksaan visus ODS 6/60.00. +3. Hipermetropia laten b.

Hipermetropia total e.Jawaban : E 84.00. Pemeriksaan visus ODS 6/60. Hipermetropia manifest . +3. +3. Hipermetropia absolut d.50 menjadi 6/6 menunjukkan.50 visus menjadi 6/6. dikoreksi dengan lensa S +2.. Hipermetropia laten b.50. Seorang wanita 15th datang ke dokter dg keluhan pandangan kabur dan pusing jika membaca lama. Koreksi S +2. a.. Hipermetropia fakultatif c.

• H Fakultatif : koreksi hipermetropi selanjutnya tapi masih dapat 6/6 • H Absolut : koreksi hipermetropi setelah diberi sikloplegik (akomodasi hilang).• H Manifest : didapat pertama kali tanpa menggunakan sikloplegik terdiri atas 2 fakultatif (dengan akomodasi) dan absolut (tanpa akomodasi dengan diberi sikloplegik). masih dapat 6/6 .

5 D  H manifest • S + 3.5 D  H absolut • H Latent = H absolut – H manifest .• S +2. +3.0 D  H fakultatif • S + 3.50 visus menjadi 6/6 • S + 2.50.00. +3.

Penyumbatan pembuluh darah retina b. Glaukoma absolut c. Ablasio retina d. Katarak matur e. Stroke di lobus oksipital .85. Laki-laki 70 tahun datang ke IGD dengan keluhan mata kanan mendadak buta. Pada pemeriksaan opthalmologi tidak didapatkan kelianan. TD 180/100 mmHg. Diagnosis? a.

Jawaban : E 85. Diagnosis? a. Pada pemeriksaan opthalmologi tidak didapatkan kelianan. Ablasio retina d. Laki-laki 70 tahun datang ke IGD dengan keluhan mata kanan mendadak buta. Katarak matur e. Stroke di lobus oksipital . Glaukoma absolut c. TD 180/100 mmHg. Penyumbatan pembuluh darah retina b.

Pasien juga mengeluh matanya berair dan terasa mengganjal. Visus OD 2/60. berusia 65 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan penglihatan menurun pada mata kanan sejak 1 tahun yang lalu. Tidak didapatkan riwayat keluhan mata merah sebelumnya. Keratitis pungtata . OS 6/6. Pterygium grade III e. Laki-laki. Pseudopterygium d. Apa diagnosis kasus di atas? a. Ditemukan injeksi subkonjungtiva. Pterygium grade II c. Pada pemeriksaan fisik ditemukan konjungtiva hiperemis.86. Pingueculitis b. Pada pemeriksaan slit lamp ditemukan selaput mata mencapai 2/3 jarak dari limbus sampai tepi anak mata. terdapat selaput berwarna putih mulai dari bagian nasal kantung mata sampai anak mata yg berwarna hitam.

berusia 65 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan penglihatan menurun pada mata kanan sejak 1 tahun yang lalu. Pterygium grade III e. Pada pemeriksaan slit lamp ditemukan selaput mata mencapai 2/3 jarak dari limbus sampai tepi anak mata. Keratitis pungtata . Laki-laki. Pada pemeriksaan fisik ditemukan konjungtiva hiperemis. terdapat selaput berwarna putih mulai dari bagian nasal kantung mata sampai anak mata yg berwarna hitam. Pasien juga mengeluh matanya berair dan terasa mengganjal. OS 6/6. Pterygium grade II c. Pingueculitis b. Tidak didapatkan riwayat keluhan mata merah sebelumnya. Apa diagnosis kasus di atas? a. Ditemukan injeksi subkonjungtiva. Pseudopterygium d. Visus OD 2/60.86.

com .Grading Pterigium Grade IV Grade III Grade I Grade II It's not that hard. SERIOUSLY ! ingeniomalang@gmail.

87. Antivirus topikal c. Pasien juga mengeluhkan silau jika terkena cahaya. Pada saat pemeriksaan didapatkan hasil bleharospasme (+). Antibiotik topikal b. Terapi yang diberikan pada pasien ini adalah : a. Sikloplegik topikal . Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun datang dengan keluhan mata gatal dan berair. Mast Cell Stabilizer d. gambaran coblestone pada konjungtiva tarsal superior. injeksi konjungtiva (+). Artificial Tear Drops e. sekret mukoid.

Artificial Tear Drops e. gambaran coblestone pada konjungtiva tarsal superior. Pada saat pemeriksaan didapatkan hasil bleharospasme (+). Pasien juga mengeluhkan silau jika terkena cahaya.Jawaban : C 87. Terapi yang diberikan pada pasien ini adalah : a. sekret mukoid. Antivirus topikal c. Mast Cell Stabilizer d. Sikloplegik topikal . Antibiotik topikal b. injeksi konjungtiva (+). Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun datang dengan keluhan mata gatal dan berair.

Kuretase d. disarankan oleh dokter untuk massage. Insisi b. apa yang harus dilakukan? a. Probing c. dan setelah beberapa bulan disuruh datang kembali. Dari hasil px didaptkan obstruksi kelenjar lakrimalis. Dacryorhinostomi e. Canaliculostomi .88. Apabila setelah 6 bulan dilakukan massage gagal. Anak 1 bln dibawa ibunya dengan keluhan mata terus berair sejak lahir.

apa yang harus dilakukan? a. Canaliculostomi . dan setelah beberapa bulan disuruh datang kembali. Anak 1 bln dibawa ibunya dengan keluhan mata terus berair sejak lahir. Probing c. disarankan oleh dokter untuk massage. Apabila setelah 6 bulan dilakukan massage gagal.Dx: Obstruksi Kelenjar Lakrimalis 88. Dacryorhinostomi e. Kuretase d. Dari hasil px didaptkan obstruksi kelenjar lakrimalis. Insisi b.

Ablatio retina e. Mata buram. CoA dangkal. Riw. Diagnosis? a. Primary open angle glucoma d. Secondary open angle glucoma c. injeksi konjungtiva.89. Chronic glaucoma . kornea edema. Perempuan 70 tahun datang dengan keluhan mata kanan nyeri disertai mual. Penyakit vaskuler tidak ada. Primary close angle glucoma b. muntah. visus 1/60. pupil mid dilatasi.

Perempuan 70 tahun datang dengan keluhan mata kanan nyeri disertai mual. Diagnosis? a. Chronic glaucoma . muntah. Riw. injeksi konjungtiva. Primary close angle glucoma b. Mata buram. pupil mid dilatasi. CoA dangkal. Primary open angle glucoma d. Penyakit vaskuler tidak ada. kornea edema.Glaukoma Akut 89. visus 1/60. Secondary open angle glucoma c. Ablatio retina e.

Pemeriksaan mata. Foto mata d.90. USG mata c. injeksi konjungtiva dan silier (+). Tes apa yang digunakan untuk menegakkan diagnosis? a. Anel tes b. Pemeriksaan KOH dan Gram . Pasien laki-laki 20 tahun dating dengan keluhan mata kanan merah dan buram sejak 3 hari yang lalu.

Pasien laki-laki 20 tahun dating dengan keluhan mata kanan merah dan buram sejak 3 hari yang lalu. Pemeriksaan KOH dan Gram .Jawaban : D 90. injeksi konjungtiva dan silier (+). Pemeriksaan mata. USG mata c. Tes apa yang digunakan untuk menegakkan diagnosis? a. Foto mata d. Anel tes b.

Saat ini pasien sudah memiliki kacamata dengan ukuran S -4.25 C1.00 x 90 b.00 C-1.25 C-1. S+3. Seorang wanita berusia 55 tahun dangan dengan keluhan sulit membaca tulisan.00 x 90 e. S+2.91.00 x 90 untuk penglihatan jauh.25 C-1. S-1.00 x 90 d.25 C-1. S-2.00 x 90 c. Bagaimanakah resep kacamata yang tepat untuk pasien tersebut? a. S-2.00 x 90 .5 C-1.

25 C-1.00 C-1.25 C-1.Jawaban : D 91.00 x 90 e.00 x 90 d. S-1. S+2. S-2.5 C-1.00 x 90 .00 x 90 b. S-2.25 C-1. Saat ini pasien sudah memiliki kacamata dengan ukuran S -4. Bagaimanakah resep kacamata yang tepat untuk pasien tersebut? a. Seorang wanita berusia 55 tahun dangan dengan keluhan sulit membaca tulisan.00 x 90 c. S+3.00 x 90 untuk penglihatan jauh.25 C1.

Jawaban : E 92. creeping sign. Staphylococcus corneal ulcer d. Aoraxella corneal ulcer c. Streptococcus corneal ulcer e. tes floresensi ada dendritik. Perempuan 24 tahun datang ke dokter dengan keluhan mata nyeri. Pseudomonas kornea ulcer b. Acute serpiginous ulcer . Diag? a. Pemeriksaan : ulkus warna abuabu.

Pasien sudah ke puskesmas namun tidak membaik. P aeroginosa corneal ulcer d. Acute serpiginous ulcer b. Maka diagnosis ? a. berair sejak 7 hari yang lalu. Staphylococcus corneal ulcer e.Versi soal yang sama Wanita 40 tahun datang dengan keluhan mata merah. Dari pemeriksaan fisik didaptkan PCVI (+) ulkus kornea berwarna abuabu bulat creeping effect (+). Sterptococcus corneal ulcer . Moraxella liquefaction corneal ulcer c.

Vaughan et al. lesi menyebar dengan arah tak menentu menuju pusat kornea pada saat bersamaan lesi sebelumnya menyembuh (acute serpiginous lession) 2) Pseudomonas corneal ulceration Awalnya infiltrat warna abu-abu atau kuning lalu meluas. 1999 . batas tegas. sekret berwarna hijau kebiru-biruan 3) Moraxella liquefactiens corneal ulcer Ulkus oval tumbuh pelan biasanya di inferior kornea 4) Streptococcus Grup A corneal ulcer Central corneal ulcer 5) Staphylococcus dan Streptococcus α hemolitikus corneal ulcer Central corneal ulcer General Ophtalmology. warna abu-abu.Corneal Ulcer 1) Pneumococcal Corneal Ulcer Ulkus bulat.

hiperemis. Wanita usia 32 tahun mengeluh kelopak mata kanan bengkak sejak 4 hari yang lalu.93. Meibomianitis e. Blepharitis sub akut b. Dari px fisik didapatkan massa sebesar 0. nyeri tekan pada palpebra superior dextra.5 cm fluktuasi pus (+). Blepharitis squamosa c. Blepharitis angiopati d. Apa dx yang paling tepat? a. Pasien juga mengeluhkan demam dan nyeri pada mata kanan. Hordeolum .

hiperemis.Jawaban : E 93. nyeri tekan pada palpebra superior dextra. Blepharitis squamosa c. Hordeolum . Blepharitis sub akut b. Pasien juga mengeluhkan demam dan nyeri pada mata kanan. Dari px fisik didapatkan massa sebesar 0. Meibomianitis e. Apa dx yang paling tepat? a. Wanita usia 32 tahun mengeluh kelopak mata kanan bengkak sejak 4 hari yang lalu. Blepharitis angiopati d.5 cm fluktuasi pus (+).

Pria 25 tahun. Benjolan tidak terasa nyeri. Kalazion b. Hordeulum eksterna d. Apakah dxnya? a. Hordeulum interna c. Pterigium . mengeluh terdapat benjolan di kelopak mata.94. Blefaritis e. Mata tidak merah dan visus tidak menurun. Terdapat di pangkal ujung rambut.

mengeluh terdapat benjolan di kelopak mata. Blefaritis e. Hordeulum eksterna d. Benjolan tidak terasa nyeri.Jawaban : A 94. Pterigium . Terdapat di pangkal ujung rambut. Kalazion b. Pria 25 tahun. Hordeulum interna c. Apakah dxnya? a. Mata tidak merah dan visus tidak menurun.

BSS C. Apa yang harus dilakukan agar tidak terjadi kebutaan permanen? A. Pasien wanita dengan keluhan di OS.95. Pijat mata D. Funduskopi ditemukan cherry red dots. Rujuk sp mata . Pembebatan mata B. Oksigen 2L hyperbarik E.

Apa yang harus dilakukan agar tidak terjadi kebutaan permanen? A. Pembebatan mata B. Pijat mata D. Funduskopi ditemukan cherry red spots. Oksigen 2L hyperbarik E. Rujuk sp mata .Jawaban : C 95. Pasien wanita dengan keluhan di OS. BSS C.

.

Dari pemeriksaan didapatkan infiltrat warna keputihan pada matanya. Seorang ibu mengantar anaknya periksa ke dokter dengan keluhan pandangan anaknya kabur. anaknya sering menabrak benda saat menjelang sore hari. Phlebitis . Keratitis d. Apa penyebabnya? a. Menurut sang ibu. Glaukoma c. Konjunctivitis e. Defisiensi vit A b.96.

Seorang ibu mengantar anaknya periksa ke dokter dengan keluhan pandangan anaknya kabur. Glaukoma c. Apa penyebabnya? a. Defisiensi vit A b. anaknya sering menabrak benda saat menjelang sore hari. Dari pemeriksaan didapatkan infiltrat warna keputihan pada matanya.Jawaban : A 96. Konjunctivitis e. Menurut sang ibu. Phlebitis . Keratitis d.

Neuritis retrobulbar . Dx yang tepat? a. Meskipun memakai kacamata pasien tidak dapat melihat jelas saat membaca kartu baca. Atrophy optic e. Hasil px fisik visus 5/60 tidak bisa dikoreksi. AION (Anterior ischemic optic neuropathy) c. Papilitis b. Papil edema d.97. Pasien sebelumnya pernah mengelami kabur mendadak selama 5 detik namun kembali normal. Seorang laki2 62 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan pandangan mata kanan kabur mendadak sejak 5 jam yang lalu.

Pasien sebelumnya pernah mengelami kabur mendadak selama 5 detik namun kembali normal. Atrophy optic e.Jawaban : C 97. Neuritis retrobulbar . Papilitis b. AION (Anterior ischemic optic neuropathy) c. Hasil px fisik visus 5/60 tidak bisa dikoreksi. Papil edema d. Seorang laki2 62 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan pandangan mata kanan kabur mendadak sejak 5 jam yang lalu. Meskipun memakai kacamata pasien tidak dapat melihat jelas saat membaca kartu baca. Dx yang tepat? a.

Papiledema • Pembesaran optic nerve karena peningkatan TIK (hipertensi neuropati) hampir selalu bilateral • Gejala Peningkatan TIK : Sakit kepala. gangguan visus • Tahapan Papiledema: 1) Early : gangguan visus (-) 2) Established : gangguan visus sementara beberapa detik (pasien pada tahap ini) 3) Kronik : Lapang padang mulai menyempit 4) Atrophic : Visus sangat terganggu . penurunan kesadaran. mual muntah mendadak.

.

Optic Nerve/Optic Disk Normal .

Optic Atrophy Optic disk : pucat batas tegas. pembuluh darah di optic disk menurun dan penonjolan pembuluh darah peripapiller dan penipisan lapisan saraf. .

infeksi atau demyelinisasi optic nerve. serta perdarahan peripapiller .Optic Neuritis • Proses keradangan. • Ada 3 : 1) Neuritis retrobulbar : funduskopi normal 2) Papilitis Hiperemia dan edema optic disk.

3) Neuroretinitis : papilitis yang berkaitan dengan radang serabut saraf retina dan macular star. .

c giant cell arteritis 2) Non Arteritic AION (NAION) e.c sebab lain .Ischemic Neuropathy Ada 2 : 1) Anterior Ischemic Optic Neuropathy (AION) 2) Posterior Ischemic Optic Neuropatyhy (PION) AION ada 2 : 1) Arteritic AION (AAION) e.

.

Arteritic Anterior Ischemic optic Neuropathy • Penurunan visus mendadak unilateral yang dapat disertai nyeri dan didahului oleh penurunan visus sementara • Disertai gejala giant cell arteritis .

Non Arteritic Anterior Ischemic Optic Neuropathy • Penurunan visus mendadak tanpa nyeri • Gangguan visus sering ditemukan saat bangun tidur • Optic disk pucat dengan edema dengan perdarahan peripapillar .

Hipermatur d.98. Matur c. pasien tidak bisa melihat bila cahaya terang. Katarak imatur b. Morgagni . dx? a. Katarak.

Hipermatur d. Katarak imatur b. Morgagni .Jawaban : A 98. dx? a. Katarak. Matur c. pasien tidak bisa melihat bila cahaya terang.

matur dan hipermatur 3) Posterior Subscapular : Silau dan poor vision AAO. Kanski .Katarak Senilis 1) Nuclear : Miopi sight 2) Cortical : Silau dan poor vision Dibagi imatur. 2011 Fisiologi Silau : saat miosis cahaya mengenai visual axis yang opak kemudian cahaya menyebar sehingga silau.

.

Dari Px fisik ditemukan bengkak kelopak mata.99. Etiologi tersering daripenyakit ini yaitu? A. Trepanoma Pallidum E. Keluhan dirasakan sejak 3 hari ini dengan disertai rasa panas. injeksi konjungtiva. N. Gonorhea D. S. sekret mukopurulen. Streptococus B Hemolitikus C. lengket dan kedua kelopak mata tidak bisa dibuka pada waktu pagi hari. Adenovirus . Seorang anak usia 7 tahun dibawa ibunya ke klinik dengan keluhan kedua mata bengkak. aureus B. perih.

Trepanoma Pallidum E. injeksi konjungtiva. N. Gonorhea D. aureus B. Dari Px fisik ditemukan bengkak kelopak mata. perih.Jawaban : A 99. S. Streptococus B Hemolitikus C. Etiologi tersering daripenyakit ini yaitu? A. lengket dan kedua kelopak mata tidak bisa dibuka pada waktu pagi hari. sekret mukopurulen. Seorang anak usia X tahun dibawa ibunya ke klinik dengan keluhan kedua mata bengkak. Adenovirus . Keluhan dirasakan sejak 3 hari ini dengan disertai rasa panas.

.

Konjungtivitis Alergi C. Keluhan disertai rasa gatal. dan pasien merasa seperti kemasukan benda asing. Dari Px mikrobiologi ditemukan kumpulan monosit dan limfosit. sakit di sekitar mata.100. Konjungtivitis Bakteri D. Dari Px tampak injeksi konjungtiva. infiltrat seluler dan eksudasi. Konjungtivitis Sicca . Konjungtivitis Virus B. Konjungtivitis Vernal E. Tidak ada riwayat trauma sebelumnya. Seorang laki-laki usia 16 tahun datang ke klinik dengan keluhan mata merah dan berair di sebelah kanan. Dx yang tepat dari penyakit ini? A.

dan pasien merasa seperti kemasukan benda asing. Konjungtivitis Alergi C. sakit di sekitar mata. Dari Px tampak injeksi konjungtiva. Seorang laki-laki usia 16 tahun datang ke klinik dengan keluhan mata merah dan berair di sebelah kanan. Konjungtivitis Bakteri D. Konjungtivitis Virus B. Keluhan disertai rasa gatal. Konjungtivitis Vernal E. Dx yang tepat dari penyakit ini? A.Jawaban : A 100. Konjungtivitis Sicca . infiltrat seluler dan eksudasi. Dari Px mikrobiologi ditemukan kumpulan monosit dan limfosit. Tidak ada riwayat trauma sebelumnya.

steroid Azitromycine + doksisiklin per oral . 2010 & Kanski. 2007 Perbedaan Konjungtivitis Vernal Virus Bakteri Chlamydia Sekret Mukoid Serous/serous mukoid Mukopurulen Mukoid Bentukan di konjungtiva vernal : Giant papil. antihistamin. trantas dot. cobble stone Folikel Papil Large folikel Perbesaran KGB preaurikular - + -/+ + Terapi Kompres dingin Kompres dingin Antibakteri Artificial tears Artificial tears empiris topikal Topikal Cell mast stabilizer.AOA.

.

Papilla (campuran PMN dan MN) .

Follikel (MN) .

kadar gula darah terakhir 450 mg/dl. Retinopati diabetikum c. Mata merah dan sakit disangkal.101. Apakah diagnosis yang paling mungkin? a. Keluhan tersebut dirasakan semakin memberat sejak 3 bulan lalu. Pada pemeriksaan mata diperoleh visus kedua mata 2/60. Riwayat DM (+). datang ke puskesmas dengan keluhan kedua matanya tidak bisa melihat. Katarak senilis imatur . Retinoblastoma b. refleks pupil baik. riwayat hipertensi dan trauma mata disangkal. Seorang laki-laki berusia 60 tahun. lensa keruh kurang padat. kornea jernih. Ablasio retina d. Katarak senilis matur e. mata tenang.

kornea jernih. Ablasio retina d.Jawaban : E 101. Retinoblastoma b. Riwayat DM (+). Katarak senilis matur e. datang ke puskesmas dengan keluhan kedua matanya tidak bisa melihat. riwayat hipertensi dan trauma mata disangkal. Apakah diagnosis yang paling mungkin? a. Mata merah dan sakit disangkal. kadar gula darah terakhir 450 mg/dl. Keluhan tersebut dirasakan semakin memberat sejak 3 bulan lalu. Retinopati diabetikum c. Katarak senilis imatur . refleks pupil baik. lensa keruh kurang padat. Pada pemeriksaan mata diperoleh visus kedua mata 2/60. mata tenang. Seorang laki-laki berusia 60 tahun.

Apakah faktor risiko pencetus pada kasus tersebut? a. Infeksi e. Pada konjungtiva bulbi terdapat jaringan fibrovaskuler bentuk segitiga dengan ujung masuk 3mm dari limbus kornea. Kemasukan serangga b. Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan ada daging tumbuh di bola mata.102. Pada pemeriksaan oftalmologi didapatkan VODS: 6/6 Emetrop. Iritasi debu c. Trauma tajam d. Trauma kimia .

Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan ada daging tumbuh di bola mata. Trauma kimia .Jawaban : B 102. Pada pemeriksaan oftalmologi didapatkan VODS: 6/6 Emetrop. Apakah faktor risiko pencetus pada kasus tersebut? a. Infeksi e. Kemasukan serangga b. Trauma tajam d. Iritasi debu c. Pada konjungtiva bulbi terdapat jaringan fibrovaskuler bentuk segitiga dengan ujung masuk 3mm dari limbus kornea.

Kornea b. Bagian mata apa yang bekerja pada keadaan diatas? a. Ibu anak tersebut merasa khawatir dengan kondisi anaknya. Sel cone retina . konjungtiva c. Sel batang retina d. Seorang anak perempuan berusia 7 tahun diantar ibunya berkonsultasi ke dokter umum dengan keluhan pandangannya kabur setiap berpindah dari rungan yang terang ke ruangan yang lebih gelap.103.tetapi setelah beberapa saat dapat melihat jelas lagi. Otot bola mata e.

Sel batang retina d. Otot bola mata e. Kornea b. tetapi setelah beberapa saat dapat melihat jelas lagi. Seorang anak perempuan berusia 7 tahun diantar ibunya berkonsultasi ke dokter umum dengan keluhan pandangannya kabur setiap berpindah dari ruangan yang terang ke ruangan yang lebih gelap.Jawaban : C 103. Bagian mata apa yang bekerja pada keadaan diatas? a. konjungtiva c. Ibu anak tersebut merasa khawatir dengan kondisi anaknya. Sel cone retina .

• Adaptasi Gelap (dari terang ke gelap) diperankan oleh sel batang • Adaptasi Terang (dari gelap ke terang) diperankan oleh sel kerucut .

3/6 d. Adanya kotoran mata disangkal. 3/60 b. Seorang laki-laki usia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan pandangan mata kabur sejak 3 hari yang lalu. Berapakah hasil pemeriksaan visus pasien tersebut? a.104. Keluhan disertai silau dan rasa nyeri pada kedua mata. 1/60 . Dari hasil pemeriksaan mata kanan dan kiri visus hanya dapat melihat jari tangan pada jarak 6 meter. 6/60 e. 1/300 c. riwayat menggunakan lensa kontak (+).

1/300 c. 6/60 e.Jawaban : D 104. 3/6 d. 3/60 b. Dari hasil pemeriksaan mata kanan dan kiri visus hanya dapat melihat jari tangan pada jarak 6 meter. Berapakah hasil pemeriksaan visus pasien tersebut? a. Adanya kotoran mata disangkal. Seorang laki-laki usia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan pandangan mata kabur sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai silau dan rasa nyeri pada kedua mata. 1/60 . riwayat menggunakan lensa kontak (+).

VI . Parese N. Seorang perempuan berusia 60 tahun. lensa keruh kurang padat.105. datang ke poli umum dengan keluhan kedua matanya berangsur-angsur semakin tidak bisa melihat sejak 3 bulan yang lalu. Strabismus c. Glaukoma sekunder d. kadar gula darah terakhir 440 mg/dl. Mata merah dan sakit disangkal. Apakah komplikasi yang paling mungkin? a. kornea jernih. riwayat hipertensi dan trauma mata disangkal. refleks pupil baik. Pada pemeriksaan mata diperoleh visus kedua mata 2/60.mata tenang. Meningioma b. Atropi optic e. Riwayat DM (+) sejak 8 tahun yang lalu.

Pada pemeriksaan mata diperoleh visus kedua mata 2/60. Strabismus c. Riwayat DM (+) sejak 8 tahun yang lalu. datang ke poli umum dengan keluhan kedua matanya berangsur-angsur semakin tidak bisa melihat sejak 3 bulan yang lalu. Apakah komplikasi yang paling mungkin? a. refleks pupil baik.Jawaban : C 105.mata tenang. lensa keruh kurang padat. Atropi optic e. kadar gula darah terakhir 440 mg/dl. Meningioma b. VI . Seorang perempuan berusia 60 tahun. Mata merah dan sakit disangkal. Parese N. kornea jernih. riwayat hipertensi dan trauma mata disangkal. Glaukoma sekunder dt katarak immature d.

Karsinoma sel skuamos . Perempuan 45 tahun datang dgn keluhan benjolan di mata kiri kurang lebih 5 hari yang lalu. Dakriodenitis c. Kalazion d. hiperemis.Pemeriksaan fisik: kelopak mata oedem (+) sekret (+). nyeri tekan (+). Kemungkinan diagnosis? a. benjolan: 2x3x2cm. Dakriosistilis b.106. Hordeolum interna e.

Kalazion d. Dakriosistilis b. Karsinoma sel skuamos . Dakriodenitis c. Pemeriksaan fisik: kelopak mata oedem (+) sekret (+). nyeri tekan (+). benjolan: 2x3x2cm. hiperemis. Kemungkinan diagnosis? a. Perempuan 45 tahun datang dgn keluhan benjolan di mata kiri kurang lebih 5 hari yang lalu.Jawaban : D 106. Hordeolum interna e.

berair. Pemeriksaan fisik terdapat injeksi konjungtiva. Konjungtivitis alergi e. gatal. Diagnosis ? a. Dry eyes syndrome . sejak 2 hari. Konjungtivitis viral c. bleeding spot di konjungtiva tarsal superior. Pasien perempuan mengeluh mata bengkak.107. Konjungtivitis bakteri b. Konjungtivitis fungal d. merah.

Pemeriksaan fisik terdapat injeksi konjungtiva.Jawaban : B 107. Konjungtivitis viral c. Konjungtivitis fungal d. berair. gatal. bleeding spot di konjungtiva tarsal superior. sejak 2 hari. Pasien perempuan mengeluh mata bengkak. Dry eyes syndrome . Konjungtivitis alergi e. merah. Konjungtivitis bakteri b. Diagnosis ? a.

Adenovirus Enterovirus Folikel .

Tatalaksana yang tepat: a. Pria 20 tahun. Sinekia posterior (+).108. silau jika melihat cahaya dan penglihatan terganggu. Pemeriksaan oftalmologis: Aqueous humor sel (+) keratik presipitat (+). Kortikosteroid topical + sistemik b. Miotikum topical . mata kiri merah. Antibiotika topical + sistemik c.

mata kiri merah. Miotikum topical . Tatalaksana yang tepat: a. silau jika melihat cahaya dan penglihatan terganggu. Pemeriksaan oftalmologis: Aqueous humor sel (+) keratik presipitat (+). Sinekia posterior (+). Kortikosteroid topical + sistemik b. Antibiotika topical + sistemik c.Steroid Topikal dan Midriatikum Topikal Diagnosis : Uveitis Anterior 108. Pria 20 tahun.

10 tahun dibawa oleh orangtuanya dengan keluhan penurunan penglihatan. Apa diagnosanya pada pasien ini? a. Pasien sulit membaca tulisan di papan tulis. Pasien dengan visus 3/60 kemudian dikoreksi S-2.Miopia b.Hipermetropia c.Astigmat d. Anak perempuan.109.Ambliopia . jika membaca harus memicingkan matanya.00  6/6.

Astigmat d. Pasien sulit membaca tulisan di papan tulis. Apa diagnosanya pada pasien ini? a.Jawaban : A 109. 10 tahun dibawa oleh orangtuanya dengan keluhan penurunan penglihatan. Pasien dengan visus 3/60 kemudian dikoreksi S-2.Hipermetropia c.00  6/6. jika membaca harus memicingkan matanya.Ambliopia . Anak perempuan.Miopia b.

Tonometri e.. Snellen Chart . a. Seorang anak berusia 4 tahun datang dibawa oleh orang tuanya karena jika menonton tv anak tersebut akan memincingkan mata. Hitung jari b. Pemeriksaan yang tepat untuk kasus di atas adalah. Kartu jaegger c.110. Funduskopi d.

Pemeriksaan yang tepat untuk kasus di atas adalah. a. Tonometri e. Snellen Chart . Funduskopi d. Kartu jaegger c..Jawaban : E 110. Hitung jari b. Seorang anak berusia 4 tahun datang dibawa oleh orang tuanya karena jika menonton tv anak tersebut akan memincingkan mata.

Sjogren Hand Chart . 2010) .Pediatric Visual Acuity Examination • Infants (0 to 14 months) and tooddlers (14 months to 2.5 yo) .Tumbling E Chart .Lea Symbols Chart .Landolt C Chart .5 to 5 yo) .Fixation preference test .Snellen Chart .Hundred and thousand sweet test • Preschool Children (2.Preferential looking visual acuity test .Broken Wheel Acuity Cards .HOTV • School-Age Children (>5 yo) Optometric Clinical Practice Guideline (American Optometric Association.

Fixation test Broken Wheel Acuity Cards Hundred and thousand sweet test Lea Symbols Chart Sjogren Hand Chart .

HOTV Landolt C Chart/ Chain Chart Tumbling E-Chart Snellen Chart .

Jaeger Card • Untuk Near Acuity .

pada funduskopi tidak didapatkan kelainan. Iridosiklitis b. kornea jernih. Apakah diagnosis pada pasien ini? a. Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang dengan keluhan mata merah dan terasa nyeri sejak 1 minggu yang lalu. glaukoma akut c. gangguan refraksi .Pasien juga mengeluh mata berair. lensa berwarna putih keabuabuan. Pada pemeriksaan didapatkan injeksi siliar+. COA dalam. mual dan muntah. gangguan vaskularisasi vena retina d.111. Dan pada pemeriksaan tonometri didapatkan hasil 50.

kornea jernih. Pada pemeriksaan didapatkan injeksi siliar+. lensa berwarna putih keabuabuan. glaukoma akut c. Dan pada pemeriksaan tonometri didapatkan hasil 50. Iridosiklitis b. Seorang laki-laki berusia 55 tahun datang dengan keluhan mata merah dan terasa nyeri sejak 1 minggu yang lalu. COA dalam. pada funduskopi tidak didapatkan kelainan.Pasien juga mengeluh mata berair.Jawaban : B 111. gangguan vaskularisasi vena retina d. Apakah diagnosis pada pasien ini? a. mual dan muntah. gangguan refraksi .

Bayi usia 5 hari keluhan mata berair sejak lahir. Irigasi Dakriosistorhinostomi d. Masase pada duktus nasolakrimal c. tidak ada sekret. Terapi awal yang dapat dilakukan pada pasien ini : a. Dakriosistektomi .112. Mata tidak merah. Insisi duktus nasolakrimal b.

Masase pada duktus nasolakrimal c. Mata tidak merah. Bayi usia 5 hari keluhan mata berair sejak lahir. Dakriosistektomi .Jawaban : B 112. Irigasi Dakriosistorhinostomi d. Insisi duktus nasolakrimal b. tidak ada sekret. Terapi awal yang dapat dilakukan pada pasien ini : a.

Diagnosis: a. bulu mata mengenai konjungtiva. Ptosis . Dari pemeriksaan fisik didapatkan VOD mata merah. Trikiasis d. Seorang laki laki 68 tahun datang dengan keluhan mata kanan merah dan berair. Ektoprion c. Entropion b.113. Distichiasis e. dan palpebra inferior dextra terlipat ke dalam. terdapat jaringan parut pada kornea.

Diagnosis: a. Dari pemeriksaan fisik didapatkan VOD mata merah. Ektoprion c. terdapat jaringan parut pada kornea. Ptosis . Entropion b. Distichiasis e. dan palpebra inferior dextra terlipat ke dalam.Jawaban : A 113. Seorang laki laki 68 tahun datang dengan keluhan mata kanan merah dan berair. Trikiasis : Cuma bulunya saja yang masuk d. bulu mata mengenai konjungtiva.

Kelainan anatomis . Infeksi d. Trauma e. bulu mata mengenai konjungtiva. Faktor resiko yang menyebabkan terjadinya hal ini adalah: a. Seorang laki laki 68 tahun datang dengan keluhan mata kanan merah dan berair.114. Genetik b. Faktor usia c. terdapat jaringan parut pada kornea. Dari pemeriksaan fisik didapatkan VOD mata merah. dan palpebra inferior dextra terlipat ke dalam.

Faktor usia / involusional c. Infeksi d. Trauma e. Seorang laki laki 68 tahun datang dengan keluhan mata kanan merah dan berair. Faktor resiko yang menyebabkan terjadinya hal ini adalah: a. terdapat jaringan parut pada kornea. Genetik b. dan palpebra inferior dextra terlipat ke dalam. bulu mata mengenai konjungtiva. Kelainan anatomis .Jawaban : B 114. Dari pemeriksaan fisik didapatkan VOD mata merah.

Eyelid Malpositions Entropion: Inversion of the eyelid margin • • • Involutional Entropion: (spastic and senile) Usia  jaringan palpebra menjadi longgar Cicatricial Entropion: Scar yang mendorong palpebra ke mata Congenital Entropion: Mikrofthalmos 291 .

Involutional Entropion .

Eyelid Malpositions Ectropion: Eversion of the eyelid margin • • • • Involutional Entropion Cicatricial Entropion Paralytic Entropion Mechanical Entropion 293 .

Involutional Ectropion Cicatricial Ectropion .

Paralytic Ectropion Mechanical Ectropion .

Distichiasis • Penyakit keturunan/didapat bulu mata baris kedua muncul pada orifisium kelenjar meibom • Bulu mata yang salah tempat tsb lebih pendek dari pada normal dan sering tumbuh ke posterior. .

Uji sensibilitas kornea d. Uji anel e. Pemeriksaan selanjutnya yang harus dilakukan: a. Uji lapang pandang c. Uji konfrontasi b. Pada pemeriksaan fisik didapat VOD 3/6 VOS 6/6 terdapat infiltrat pada permukaan kornea berbentuk berbentuk dendritik. Laki-laki 30 tahun datang dengan pandangan mata kanan kabur dan merah sejak 2 minggu yang lalu. Uji schimer . tes flurosein (+).115.

Uji sensibilitas kornea d. tes flurosein (+). Uji anel e. Uji lapang pandang c. Pemeriksaan selanjutnya yang harus dilakukan: a. Uji konfrontasi b. Laki-laki 30 tahun datang dengan pandangan mata kanan kabur dan merah sejak 2 minggu yang lalu.Jawaban : C 115. Uji schimer . Pada pemeriksaan fisik didapat VOD 3/6 VOS 6/6 terdapat infiltrat pada permukaan kornea berbentuk berbentuk dendritik.

Keratitis viral e. Pada status oftalmologis VOD 6/60 VOS 6/6. Ulkus mooren d. Herpes simpleks b.116. Pseudomonas . Diagnosis nya adalah? a. Pada kornea mata kanan didapatkan adanya lesi dendritik. Herpes zoster oftalmikus c. Pasien wanita berusia 23 tahun mengeluh pengelihatannya buram dan mata nya merah sejak 2 hari yang lalu.

Pseudomonas . Pada kornea mata kanan didapatkan adanya lesi dendritik. Diagnosis nya adalah? a. Keratitis viral e.Jawaban : D 116. Ulkus mooren d. Herpes simpleks b. Pasien wanita berusia 23 tahun mengeluh pengelihatannya buram dan mata nya merah sejak 2 hari yang lalu. Pada status oftalmologis VOD 6/60 VOS 6/6. Herpes zoster oftalmikus c.

AAO. 2011 • Kondisi lain selain HSV yang jadi lesi dendritik : TAPI yang LESI dendritik + Sensibilitas menurun  HERPES SIMPLEK dan HERPES ZOSTER .

DENDRITIK + SENSIBILITAS turun HERPES SIMPLEK VIRUS tipe 1 HERPES ZOSTER Bisa unilateral atau bilateral UNILATERAL Vesikel nya Hanya area terbatas Vesikel di Area dermatom Nervus V unilateral .

Episkleritis noduler b. Pada pemeriksaan visus didapatkan 6/6. Simple episkleritis d. Apa diagnosis kasus tersebut? a. Skleritis noduler c. Simple skleritis e. Terdapat injeksi episklera di bagian temporal. terdapat nodular mobile di episklera bagian temporal.117. Pasien perempuan 30 tahun datang dengan keluhan mata merah sebagian sejak 4 hari yang lalu. Konjungtivitis akut .

Pada pemeriksaan visus didapatkan 6/6. terdapat nodular mobile di episklera bagian temporal.Jawaban : A 117. Simple episkleritis d. Skleritis noduler c. Apa diagnosis kasus tersebut? a. Simple skleritis e. Terdapat injeksi episklera di bagian temporal. Pasien perempuan 30 tahun datang dengan keluhan mata merah sebagian sejak 4 hari yang lalu. Episkleritis noduler b. Konjungtivitis akut .

.

Diagnosisnya adalah A. adenopati preauricular. mata merah. seperti berpasir. sekret sedikit. Wanita. Trachomatis . Bakterial konjungtivitis C. Alergical konjungtivitis D.118. Viral konjungtivitis B.

adenopati preauricular. Viral konjungtivitis B. mata merah. sekret sedikit. seperti berpasir. Alergical konjungtivitis D. Wanita. Diagnosisnya adalah A. Trachomatis . Bakterial konjungtivitis C.Jawaban : A 118.

Blefaritis anterior B. Entropion E. Ektropion D. dan bila dibersihkan.119. Pada pemeriksaan fisik didapatkan madarosis. Seorang wanita datang dengan keluhan gatal dan merah pada kedua mata. Blefaritis seboroik . dasarnya tidak ulseratif. skuama yg banyak. Blefaritis posterior C. Apa diagnosisnya? A.

Seorang wanita datang dengan keluhan gatal dan merah pada kedua mata. skuama yg banyak. Entropion E.Jawaban : A 119. Blefaritis seboroik . Ektropion D. Pada pemeriksaan fisik didapatkan madarosis. dan bila dibersihkan. dasarnya tidak ulseratif. Blefaritis posterior C. Apa diagnosisnya? A. Blefaritis anterior B.

skuama) Anterior Staphylococcal Posterior Seborroic • Madarosis (+) • Krusta keras • Ulserasi. SERIOUSLY ! ingeniomalang@gmail. salep steroid It's not that hard. Radang (+) • Madarosis jarang • Krusta berminyak • Ulserasi (-) Meibomian Gland Dysfunction • Madarosis (-) • Krusta (+/-) • Ulserasi (-) Tx lid hygiene (kompres hangat & disisik).Blepharitis (radang pada pinggiran kelopak mata.com . salep antibiotik.

AAO. 2011 .

antibiotik . Tindakan awal dokter adalah a.120. miotikum c. steroid b. irigasi d. Pemeriksaan VOD/S 6/6. Anak datang dengan keluhan mata kiri merah setelah kena semprot parfum.

antibiotik . miotikum c. steroid b. Anak datang dengan keluhan mata kiri merah setelah kena semprot parfum.Jawaban : C 120. Tindakan awal dokter adalah a. Pemeriksaan VOD/S 6/6. irigasi d.

oftalmoskopi . perimetri b.121. Dari pemeriksaan TIO OD 50 OS 20 mmHg. Pemeriksaan apa yang anda butuhkan? a. oftalmoskopi c. gonioskopi. Funduskopi. gonioskopi. Funduskopi. Gonioskopi. Wanita 52 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan pandangan kabur sejak 2 hari yang lalu disertai nyeri kepala hebat. funduskopi.

funduskopi. Pemeriksaan apa yang anda butuhkan? a. gonioskopi.Jawaban : A 121. Gonioskopi. oftalmoskopi . perimetri b. Funduskopi. Funduskopi. Dari pemeriksaan TIO OD 50 OS 20 mmHg. oftalmoskopi c. Wanita 52 tahun datang ke UGD RS dengan keluhan pandangan kabur sejak 2 hari yang lalu disertai nyeri kepala hebat. gonioskopi.

75 OS (dulu) setelah dicek sekarang S-7.5 OD S-2.2. S. Wanita 23 tahun datang ke puskesmas mengeluh pandangan kabur menggunakan kacamata. Miopia progresif .122.25 OD S8. Miopia campuran d. Apa diagnosis pasien? a. Miopia komplek c.5 OS. Miopia simplek b.

Wanita 23 tahun datang ke puskesmas mengeluh pandangan kabur menggunakan kacamata. Miopia progresif . Miopia komplek c.75 OS (dulu) setelah dicek sekarang S-7.5 OS. Apa diagnosis pasien? a.2. S. Miopia simplek b.25 OD S8.5 OD S-2.Jawaban : D 122. Miopia campuran d.

5D dan biasanya berhubungan dengan miopi > 6D .Murni karena axis atau kekuatan lensa. progress pertahun <±0. progress pertahun <±0.5D Disebut juga miopi maligna atau progresif Karena perubahan degeneratif bagian posterior. biasanya < 6D.

.

123. Insufisiensi lakrimal . Diagnosis: a. Obstruksi duktus lakrimal e. Kelopak mata bengkak disertai dengan rasa sakit terutama di bagian dekat nasal dan tampak pembengkakan di dekat saluran air mata. Laki laki usia 25 tahun keluhan matanya belekan sejak 5 hari. Dakriolit d. Dakrioadenitis b. Dakriosistitis c.

Diagnosis: a. Insufisiensi lakrimal . Obstruksi duktus lakrimal : kongenital (bayi) nrocoh terus e. Kelopak mata bengkak disertai dengan rasa sakit terutama di bagian dekat nasal dan tampak pembengkakan di dekat saluran air mata. Dakriosistitis c. Dakriolit : batu di saluran lakrimal d. Dakrioadenitis b.Jawaban : B 123. Laki laki usia 25 tahun keluhan matanya belekan sejak 5 hari.

penglihatan menurun. Pseudomonas aeroginosa d. Stafilokokus aureus b. Herpes simpleks c. Acanthamoeba .124. Dari pemeriksaan fisik kornea keruh. Disertai dengan pandangan silau saat melihat cahaya. Seorang wanita 50 tahun datang dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan. terdapat infiltrat berwarna hijau kebiruan pada epitel. Streptokokus beta hemolitik e. tampak defek. Penyebab kuman a.

Herpes simpleks c. Pseudomonas aeroginosa d. Streptokokus beta hemolitik e.Jawaban : C 124. tampak defek. Disertai dengan pandangan silau saat melihat cahaya. terdapat infiltrat berwarna hijau kebiruan pada epitel. penglihatan menurun. Acanthamoeba . Stafilokokus aureus b. Dari pemeriksaan fisik kornea keruh. Penyebab kuman a. Seorang wanita 50 tahun datang dengan keluhan mata merah sejak 1 bulan.

Peradangan pada saraf optik e. Akibat penyakit sistemik yang menahun . Robekan pada retina atau sel pigmen c. Seorang laki-laki mengeluh penglihatan mata kirinya kabur mendadak. Proses degeneratif d. Penyumbatan vena pada retina b.125. Apakah yang menyebabkan kondisi seperti ini: a. Penglihatan seperti melihat bayangan hitam seperti tertutup tirai dan seperti melihat kilatan cahaya.

Peradangan pada saraf optik e. Apakah yang menyebabkan kondisi seperti ini: a. Akibat penyakit sistemik yang menahun .Jawaban : B 125. Proses degeneratif d. Penglihatan seperti melihat bayangan hitam seperti tertutup tirai dan seperti melihat kilatan cahaya. Penyumbatan vena pada retina b. Seorang laki-laki mengeluh penglihatan mata kirinya kabur mendadak. Robekan pada retina atau sel pigmen c.

Pda pemeriksaan fisik didapatkan madarosis. salep anti mikroba. salep salisilat 1%. salep salisilat 1%. skuama dibersihkan E. skuama yg banyak.126. Disisik. Salep salisilat . Apa terapinya? A. perbaiki higiene mata B. skuama dibersihkan D. dasarnya tidak ulseratif. Salep salisilat 1%. Seorang wanita datang dengan keluhan gatal dan merah pada kedua mata. Disisik. antibiotik salep. dan bila dibersihkan. Salep salisilat 1%. antibiotik salep C.

skuama dibersihkan D. dasarnya tidak ulseratif. Disisik. antibiotik salep. Salep salisilat 1%. Pda pemeriksaan fisik didapatkan madarosis. skuama dibersihkan E. Seorang wanita datang dengan keluhan gatal dan merah pada kedua mata. Apa terapinya? A. Salep salisilat 1%. Disisik. salep salisilat 1%. Salep salisilat . salep salisilat 1%. skuama yg banyak. anti radang 126. dan bila dibersihkan. perbaiki higiene mata B. antibiotik salep. salep anti mikroba.Higiene mata (skuama dibersihkan). antibiotik salep C.

.

Antihistamin topikal c. Miotikum e. iris ireguler.127. sinekia posterior. Pemeriksaan visus kiri 2/60. Seorang wanita pengelihatan menurun sejak 4 hari yang lalu. Antibiotik oral b. Terapi yang diberikan? a. Kortikosteroid . Antibiotik topikal d. sel presipitat pada bilik mata depan.

Miotikum e. Antibiotik topikal d. Dx: Uveitis Anterior 127. Antihistamin topikal c. Antibiotik oral b.E. iris ireguler. Seorang wanita pengelihatan menurun sejak 4 hari yang lalu. Kortikosteroid . Pemeriksaan visus kiri 2/60. sel presipitat pada bilik mata depan. sinekia posterior. Terapi yang diberikan? a.

Apa penyebab keadaan tersebut ? a. lensa normal dan vitreus jernih. mata tampak eksoftalmus. Kurvatur kornea terlalu cembung . Aksis bola mata ODS 28 mm.00 D. pasien didiagnosis ODS Myopia Gravior. BMD normal. Seorang Laki-laki berusia 30 tahun dengan diagnosis ODS myopia dengan status refraksi ODS S-9.128. Perubahan indeks bias b. kurvatur kornea ODS 45 D. Kurvatur kornea terlalu datar e. Aksis bola mata yang pendek d. Aksis bola mata yang panjang c.

pasien didiagnosis ODS Myopia Gravior. Aksis bola mata yang pendek d.00 D. Kurvatur kornea terlalu cembung . Aksis bola mata yang panjang c. Mata tampak eksoftalmus.Jawaban : B 128. Kurvatur kornea terlalu datar e. Seorang laki-laki berusia 30 tahun dengan diagnosis ODS myopia dengan status refraksi ODS S-9. Apa penyebab keadaan tersebut ? a. Aksis bola mata ODS 28 mm. BMD normal. lensa normal dan vitreus jernih. kurvatur kornea ODS 45 D. Perubahan indeks bias b.

lensa terlalu cembung (kurvatur kornea normal 43-45 D) 2) Myopia Aksial (visual axis normal 24 mm) • Myopia Levator < 3 D • Myopia Moderat 4-6 D • Myopia Gravior > 6 D 3) Menurut Perjalanan • Myopia Stasioner : Menetap setelah dewasa • Myopia Progresif : Bertambah setelah dewasa • Myopia Maligna/Pernisiosa/Degeneratif : progresif dan mengarah ke ablasio retina atau kebutaan . kornea) terlalu kuat Kornea.Jenis Myopia 1) Myopia Refraktif Indeks bias (lensa.

Ultrasonografi c. CT scan kepala d. pada pemeriksaan ditemukan hifema total pada bilik mata depan. Funduskopi b. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke IGD dengan nyeri pada mata kanan setelah terkena lemparan batu 1 jam yang lalu. Pemeriksaan tekanan intraokuler . disertai mual dan muntah.129. Apakah pemeriksaan selanjutnya yang harus dilakukan ? a. Tes lapangan pandang e.

disertai mual dan muntah. pada pemeriksaan ditemukan hifema total pada bilik mata depan.Jawaban : E 129. CT scan kepala d. Ultrasonografi c. Apakah pemeriksaan selanjutnya yang harus dilakukan ? a. Pemeriksaan tekanan intraokuler – glaukoma sekunder dt hifema . Funduskopi b. Tes lapangan pandang e. Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang ke IGD dengan nyeri pada mata kanan setelah terkena lemparan batu 1 jam yang lalu.

terdapat hipopion yang mengisi ½ dari bilik mata depan. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri pada mata kanan sejak 3 hari yang lalu. Pada pemeriksaan di dapatkan VOD 6/60. Lepra b. konjungtiva hiperemis. kornea jernih. Apakah penyakit sistemik yang dapat menyebabkan keadaan diatas? a. Hipertensi d.130. diabetes mellitus e. Bronkitis c. Rheumatoid arthritis .

Hipertensi d. Pada pemeriksaan di dapatkan VOD 6/60. Bronkitis c. Lepra b. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan nyeri pada mata kanan sejak 3 hari yang lalu. Dx: Uveitis 130. konjungtiva hiperemis. Rheumatoid arthritis .E. Apakah penyakit sistemik yang dapat menyebabkan keadaan diatas? a. kornea jernih. diabetes mellitus e. terdapat hipopion yang mengisi ½ dari bilik mata depan.

Pemeriksaan visus maupun luar mata normal. Central vein occlution d.131. Seorang pria usia 35 tahun dirujuk dari klinik mata dan klinik endokrin. hard exudate (+). retina datar. makula edema (-). tidak ada neovaskularisasi. Proliferative diabetic retinopathy b. Pada pemeriksaan funduskopi didapatkan media jernih. Kadar glukosa normal. papil normal. Diagnosis yang paling mungkin adalah? a. refleks fovea normal. Nonproliferative diabetic retinopathy c. dot hemorage (+). Dia menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. Central retinal artery occlution e. Retinal detachment .

Kadar glukosa normal. Diagnosis yang paling mungkin adalah? a. tidak ada neovaskularisasi. Retinal detachment . Pada pemeriksaan funduskopi didapatkan media jernih. Dia menderita DM sejak 10 tahun yang lalu. Proliferative diabetic retinopathy b. refleks fovea normal. makula edema (-). retina datar. Pemeriksaan visus maupun luar mata normal. dot hemorage (+). hard exudate (+).Jawaban : B 131. papil normal. Seorang pria usia 35 tahun dirujuk dari klinik mata dan klinik endokrin. Central retinal artery occlution e. Central vein occlution d. Nonproliferative diabetic retinopathy c.

sekret seperti susu pada konjungtiva.132. Foliccle conjungtivitis e. Acute conjungtivitis . Diagnosa yang paling mungki adalah? a. Vernal conjungtivis b. merah. Atopic conjungtivitis c. Riwayat keluarga dengan penyakit atopik. Fliktenularis conjungtivitis d. Seorang pria 35 tahun datang dengan keluhan mata gatal. pemeriksaan slit lamp menunjukkan papilla di konjungtiva tarsal superior dan inferior.

Jawaban : B
132. Seorang pria 35 tahun datang dengan keluhan mata
gatal, merah, sekret seperti susu pada konjungtiva,
pemeriksaan slit lamp menunjukkan papilla di
konjungtiva tarsal superior dan inferior. Riwayat
keluarga dengan penyakit atopik. Diagnosa yang paling
mungki adalah?
a. Vernal conjungtivis
b. Atopic conjungtivitis
c. Fliktenularis conjungtivitis
d. Foliccle conjungtivitis
e. Acute conjungtivitis

Klasifikasi Konjungtivitis Alergi

MUSIMAN
Allergen : pollen, grass,
and weeds

SEPANJANG TAHUN
Allergen : dust mite,
cockroach dust,
cigarette smoke,
airborne allergens, and
pet dander

Konjungtivitis Atopi
(AKC)

Konjungtivitis Vernal
(VKC)

Konjungtivitis Giant Papil
(GPC)

Riw. Atopi (+)

Riw. Atopi (+) >> 90%

Iritasi mekanis yang kronis
misal : kontak lensa, jahitan

Reaksi Proliferatif Papil
(-)/(+), deep corneal
neovascularization

giant papil, cooble stone,
trantas dot

“giant papil”

Terapi seperti VERNAL

Terapi VERNAL

JAUHKAN IRITAN

Japanese Guideline for Allergic Conjunctival Disease, Takamura et al dan AAO, 2011

133. Pasien dengan mata merah, visus normal. Pada
pemeriksaan terdapat sel PMN dan benda inkusi di
epitel konjungtiva. Penyebab?
a. Strep. pyogenes
b. Stap.aureus
c. Strep. Epidermidis
d. Chlamydia thracomatis

Jawaban : D
133. Pasien dengan mata merah, visus normal. Pada
pemeriksaan terdapat sel PMN dan benda inkusi di
epitel konjungtiva. Penyebab?
a. Strep. pyogenes
b. Stap.aureus
c. Strep. Epidermidis
d. Chlamydia thracomatis

134. Seorang anak 3 tahun dibawa oleh ibunya dgn
keluhan utama nyeri pada mata sebelah kanan.
Mata berair dan merah, pada pemeriksaan
oftalmologi, didapatkan 3 helai silia yang tumbuh
ke arah dalam mata. Diagnosis?
a. Trichiasis
b. Blefaritis
c. Keratitis
d. Dacriotitis

Jawaban : A
134. Seorang anak 3 tahun dibawa oleh ibunya dgn
keluhan utama nyeri pada mata sebelah kanan.
Mata berair dan merah, pada pemeriksaan
oftalmologi, didapatkan 3 helai silia yang tumbuh
ke arah dalam mata. Diagnosis?
a. Trichiasis
b. Blefaritis
c. Keratitis
d. Dacriotitis

Seorang wanita berusia 25 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan mata kering. Keratokonjungtivitis alergi d. Keratokonjungtivitis vernal e. Apakah kemungkinan diagnosa pada kasus di atas? a. Pasien sering meneteskan sendiri obat tetes mata gentamycin selama lebih dari 2 bulan. Keratokonjungtivitis toksin c.135. kornea agak keruh. kadang disertai dengan mata merah ringan. seperti ada yang mengganjal di kedua matanya sejak 3 minggu yang lalu. Pemeriksaan oftalmologi ODS menunjukkan: visus ODS 20/25. Keratokonjungtivitis viral b. Keratokonjungtivitis bakteri . injeksi positif konjungtiva dan reaksi folikular pada tarsus konjungtiva atas dan bawah. tes fluorescein tampak kornea terwarna.

Jawaban : B 135. kornea agak keruh. Keratokonjungtivitis vernal e. Pemeriksaan oftalmologi ODS menunjukkan: visus ODS 20/25. Keratokonjungtivitis bakteri . Pasien sering meneteskan sendiri obat tetes mata gentamycin selama lebih dari 2 bulan. Keratokonjungtivitis toksin c. Seorang wanita berusia 25 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan mata kering. Apakah kemungkinan diagnosa pada kasus di atas? a. Keratokonjungtivitis viral b. kadang disertai dengan mata merah ringan. injeksi positif konjungtiva dan reaksi folikular pada tarsus konjungtiva atas dan bawah. seperti ada yang mengganjal di kedua matanya sejak 3 minggu yang lalu. tes fluorescein tampak kornea terwarna. Keratokonjungtivitis alergi d.

Keratokonjungtivitis toksin • Karena penggunaan obat dalam waktu berminggu-minggu • Menimbulkan reaksi erosi epithel dan reaksi epithel papiller atau follikular .

Keratitis b. Penyebab penurunan visus pada pasien ini adalah. refleks cahaya langsung (+). a.136. Pemeriksaan visus OD 3/60.3. Hifema e. kornea keruh.. CDR 0. Seorang laki-laki 63 tahun datang ke IGD dengan keluhan penglihatan mata kanan kabur setelah operasi katarak 3 hari yang lalu. Hasil funduskopi: refleks fundus (+). injeksi konjungtiva (-). Papiledema . injeksi silier (-). Ulkus kornea c. Edema kornea d.

Penyebab penurunan visus pada pasien ini adalah. Hifema e. injeksi silier (-). Edema kornea d. CDR 0.Jawaban : C 136. refleks cahaya langsung (+). Hasil funduskopi: refleks fundus (+). a.. Keratitis b. Pemeriksaan visus OD 3/60. kornea keruh. Ulkus kornea c. Papiledema . injeksi konjungtiva (-). Seorang laki-laki 63 tahun datang ke IGD dengan keluhan penglihatan mata kanan kabur setelah operasi katarak 3 hari yang lalu.3.

Terapi ? a. Kornea dan lensa dalam batas normal.137. Rujuk ke SpM b. Artificial air tear . iris dan retina dalam batas normal. Asetazolamide iv d. Timolol 0. Kortikosteroid topikal e.5% topikal c. COA dalam. Laki-laki 35 tahun datang dengan keluhan penglihatan mata buram dan sering tersandung saat berjalan terutama saat malam hari. TIO OD 28 mmHg dan OS 29 mmHg. Pemeriksaan visus ODS 6/20. Riw hipertensi (+) terkontrol dengan obat.

Artificial air tear .Jawaban : B 137. iris dan retina dalam batas normal.5% topikal c. Kornea dan lensa dalam batas normal. COA dalam. Pemeriksaan visus ODS 6/20. Timolol 0. Kortikosteroid topikal e. Laki-laki 35 tahun datang dengan keluhan penglihatan mata buram dan sering tersandung saat berjalan terutama saat malam hari. Terapi ? a. TIO OD 28 mmHg dan OS 29 mmHg. Riw hipertensi (+) terkontrol dengan obat. Asetazolamide iv d. Rujuk ke SpM b.

138. Pada pemeriksaan ditemukan ulkus kornea periferal. N. Dari pemeriksaan tanda vital TD 140/80. Geographic ulcer d. Bacterial ulcer b. Fungal ulcer e. Seorang pria 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah. dan T 36OC. dan keluar air mata. disertai nyeri. Mooren’s ulcer . 80x/m. RR 20x/m. Diagnosis ? a. Herpetic ulcer c.

Geographic ulcer d. Fungal ulcer e. dan T 36OC. Dari pemeriksaan tanda vital TD 140/80. disertai nyeri. Seorang pria 50 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan mata merah. N.Jawaban : E 138. 80x/m. Herpetic ulcer c. Pada pemeriksaan ditemukan ulkus kornea periferal. Bacterial ulcer b. Diagnosis ? a. dan keluar air mata. Mooren’s ulcer . RR 20x/m.

.Non-Infectious Corneal Ulcers • Mooren's Ulcer The cause of Mooren's ulcer is still unknown. progressive excavation of the limbus and peripheral cornea that often leads to loss of the eye. • Phlyctenular Keratoconjunctivitis Phlyctenular keratoconjunctivitis is a delayed hypersensitivity response. but an autoimmune origin is suspected. They appear first at the limbus. unilateral in 60–80% of cases and characterized by painful. macrophages. Phlyctenules are localized accumulations of lymphocytes. and finally neutrophils. monocytes. It is a marginal ulcer. bulbar conjunctiva and cornea. in most cases in developed countries to S aureus or other bacteria that proliferate on the lid margin in association with blepharitis.

hiperemi. nyeri. Kelenjar apakah yang mengalami kelainan? a. Kelenjar Moll c. Pasein datang dengan keluhan bengkak pada kelopak mata. Kelenjar Meibom d. Kelenjar Zeiss b.139. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kelopak mata edema. sejak 1 hari yang lalu. kemerahan. Kelenjar Lacrimalis e. Kelenjar Apokrin . dan saat dieversi tampak nodul.

hiperemi. Kelenjar Apokrin . sejak 1 hari yang lalu. Kelenjar Moll c. kemerahan.Jawaban : C 139. nyeri. Kelenjar Zeiss b. Kelenjar Lacrimalis e. Kelenjar apakah yang mengalami kelainan? a. Kelenjar Meibom d. Pasein datang dengan keluhan bengkak pada kelopak mata. dan saat dieversi tampak nodul. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kelopak mata edema.

Keratitis . Uveitis d. Ablasio retina c. mixed injection (+). Konjungtivitis b. fotofobi. infiltrat (+). visus OS 6/40 OD 6/6. Keratokonjungtivitis e.140. Pemeriksaan opthalmologi didapatkan epifora. Seorang wanita 30 tahun datang ke PKM dengan keluhan mata kiri kabur. Diagnosis? a. merah.

Keratokonjungtivitis e. Keratitis . Diagnosis? a. visus OS 6/40 OD 6/6. fotofobi. Pemeriksaan opthalmologi didapatkan epifora. mixed injection (+). merah. Seorang wanita 30 tahun datang ke PKM dengan keluhan mata kiri kabur. infiltrat (+).Jawaban : D 140. Uveitis d. Ablasio retina c. Konjungtivitis b.

Wanita 55 tahun datang dengan keluhan sulit membaca tulisan. Bagaimana resep kacamat yang tepat untuk pasien ini? a.5 C-1.141.25 C-1.5 C-1. Saat ini pasien sudah menggunakan kacamata dengan ukuran S-4.00 x 90 e.00 x 90 d.00 x 90 c.00 x 90 b.00 C-1.25 C-1. S+2.00 x 90 untuk penglihatan jauh.25 C-1. S-2. S-1. S+3. S-1.00 x 90 .

5 C-1.00 C-1.25 C-1.00 x 90 . S-1. Wanita 55 tahun datang dengan keluhan sulit membaca tulisan.25 C-1.00 x 90 c. S+2.Jawaban : D 141. Saat ini pasien sudah menggunakan kacamata dengan ukuran S-4. S+3.00 x 90 untuk penglihatan jauh.5 C-1. S-2.00 x 90 e.00 x 90 d. Bagaimana resep kacamat yang tepat untuk pasien ini? a.00 x 90 b.25 C-1. S-1.

Diagnosis pasien ini? a.50 menjadi 6/6 dan OS 2/6 dikoreksi dengan S-7.00 menjadi 6/6. Hipermetrop c. Presbiop . Ambliopia d. Dari pemeriksaan visus OD 6/9 dikoreksi dengan S-0. Miopi b. Anisometrop e.142. Seorang perempuan 20 tahun datang dengan keluhan mata kabur sejak 1 tahun yang lalu.

Anisometrop e. Seorang perempuan 20 tahun datang dengan keluhan mata kabur sejak 1 tahun yang lalu. Presbiop .Jawaban : D 142. Dari pemeriksaan visus OD 6/9 dikoreksi dengan S-0. Ambliopia d.00 menjadi 6/6. Hipermetrop c. Diagnosis pasien ini? a. Miopi b.50 menjadi 6/6 dan OS 2/6 dikoreksi dengan S-7.

dapat berupa:  Perbedaan miopi ≥ 2D  Perbedaan hipermetrop ≥ 2D  Antimetrop (satu miopi.ANISOMETROP • Keadaan dimana mata yang memiliki kekuatan refraksi yang berbeda. satu hipermetrop) .

Pada pemeriksaan opthalmologi didapatkan diplopia dan esotropia.N VI e. Seorang laki-laki 20 tahun datang ke poli mata dengan keluhan penglihatan ganda.N III c. Riwayat trauma (+). Nervus manakah yang terkena? a.N IV d.143.N VII .N II b.

N VI e. Riwayat trauma (+). Nervus manakah yang terkena? a. Pada pemeriksaan opthalmologi didapatkan diplopia dan esotropia. Seorang laki-laki 20 tahun datang ke poli mata dengan keluhan penglihatan ganda.N IV d.Jawaban : D 143.N III c.N VII .N II b.

Gentamisin b. Pilokarpin c. Visus 6/15. sebelumnya mata pasien terciprat lumpur saat sedang membersihkan selokan. Injeksi silier (+). Timolol . Sulfas Atropin d. Keluhan disertai silau. Seorang laki-laki 25 tahun datang dengan keluhan mata kanan nyeri sejak 5 hari yang lalu.144. Pantocain e. Lesi koin pada kornea. Terapi apa yang diberikan? a.

Injeksi silier (+). Gentamisin b. Terapi apa yang diberikan? a. sebelumnya mata pasien terciprat lumpur saat sedang membersihkan selokan. Lesi koin pada kornea. Keluhan disertai silau. Timolol . Seorang laki-laki 25 tahun datang dengan keluhan mata kanan nyeri sejak 5 hari yang lalu. Pantocain e. Visus 6/15.Jawaban : D 144. Sulfas Atropin d. Pilokarpin c.

E chart Snellen Jaeger HTOV ETDRS . a. Pemeriksaan oftalmologik didapatkan visus 6/6. c. d.. Chart yang tepat untuk pemeriksaan adalah.145. e. b.. Laki-laki usia 50 tahun merasa tidak nyaman dengan kacamata yang dipakainya.

a.. Chart yang tepat untuk pemeriksaan adalah. E chart Snellen Jaeger HTOV ETDRS . c. e.Jawaban : C 145. Pemeriksaan oftalmologik didapatkan visus 6/6. d. Laki-laki usia 50 tahun merasa tidak nyaman dengan kacamata yang dipakainya. b..

Stt. Oftlmologis: benjolan ukuran 3 mm. Nyeri tekan (+). Tanda inflamasi (+). sulit digerakkan. Dacrodenitis .146. terdapat bintik supurasi. pada palpebra temoral dekstra superior. Hordeolum eksterna c. Sejak 3 hari yll. Blepharitis e. Diagnosis: a. Benjolan di mata kanan. Chalazion d. Nyeri. Hordeolum interna b.

terdapat bintik supurasi. Sejak 3 hari yll. Diagnosis: a. Dacrodenitis . Hordeolum eksterna c. pada palpebra temoral dekstra superior. Stt. Benjolan di mata kanan. Blepharitis e. Hordeolum interna b. Nyeri tekan (+). Oftlmologis: benjolan ukuran 3 mm.Jawaban : A 146. Chalazion d. sulit digerakkan. Tanda inflamasi (+). Nyeri.

COA dalam. DM (+) sejak 10 th yll. pupil mid dilatasi. katarak imatur dengan glaukoma fakolitik e. 65 th.147. Cekot2. Pemeriksaan oftalmologis: edema kelopak mata. katarak matur dengan glaukoma fakolitik . Mengeluh nyeri pada mata kanannya. katarak hipermatur dengan glaukoma fakolitik b. TIO: 35 mmHg. Diagnosis: a. mata kanan kabur (+). bilik mata posterior sulit dievaluasi. kapsula lensa mengerut. Seorang laki2. katarak hipermatur dengan subluksasio lensa c. Mual muntah (+). katarak matur dengan glaukoma fakomorfik d.

kapsula lensa mengerut. COA dalam. 65 th. katarak matur dengan glaukoma fakomorfik d. mata kanan kabur (+). Mual muntah (+). pupil mid dilatasi. Seorang laki2. Cekot2. katarak hipermatur dengan subluksasio lensa c. TIO: 35 mmHg.Jawaban : A 147. bilik mata posterior sulit dievaluasi. katarak matur dengan glaukoma fakolitik . DM (+) sejak 10 th yll. Mengeluh nyeri pada mata kanannya. katarak imatur dengan glaukoma fakolitik e. katarak hipermatur dengan glaukoma fakolitik b. Pemeriksaan oftalmologis: edema kelopak mata. Diagnosis: a.

25 S+1. OD S+ 1. 55 th.75 S+ 1.00 S+1. VOS: 1/60. OD S+1.75 e.75 b. dg uji pinhooe: 5/60. dg uji pinhole: 1/60.5 S+0. mengeluh matanya mulai kabur ketika membaca dekat.25 OS S+0. OD S+1.00 S+1. OD S+ 1.148. Kemudian dilakukan koreksi: VOD: S+ 0.00 OS S+ 1.5 S+0.00 OS S+ 1.25 OS S+ 1.00 OS S+0.00 d.50 VOD: 1/6 VOD: 3/6 VOD: 6/6 VOD: 6/6 VOD: 4/6 VOS: S+ 0.50 VOS: 1/6 VOS: 6/6 VOS: 6/6 VOS: 5/6 VOS: 4/6 Resep kaca mata untuk pasien tsb adalah: a.00 .00 c. Dia ingin memakai kacamata.75 S+ 1.25 S+1. Seorang laki2. OD S+ 1. Setelah diperiksa VOD: 1/60.

mengeluh matanya mulai kabur ketika membaca dekat.5 S+0. VOS: 1/60.25 S+1.00 OS S+ 1.5 S+0.75 S+ 1. 55 th. OD S+ 1.5 . OD S+ 1. Seorang laki2.25 OS S+ 1.148.00 add +2.75 add +2.5 c. Setelah diperiksa VOD: 1/60.00 add +2.25 S+1. Kemudian dilakukan koreksi: VOD: S+ 0.00 add +2. OD S+ 1.00 S+1. OD S+1.75 add +2. Dia ingin memakai kacamata.25 OS S+0.50 VOD: 1/6 VOD: 3/6 VOD: 6/6 VOD: 6/6 VOD: 4/6 VOS: S+ 0.5 d. dg uji pinhole: 1/60.75 S+ 1. dg uji pinhooe: 5/60. OD S+1.5 e.00 S+1.5 b.50 VOS: 1/6 VOS: 6/6 VOS: 6/6 VOS: 5/6 VOS: 4/6 Resep kaca mata untuk pasien tsb adalah: a.00 OS S+ 1.00 OS S+0.

Hipermetrop simpleks c.149. Astigmst miop simpleks d. Astigmat miop compositus e. Seorang laki-laki 41 tahun datang dengan keluhan kedua mata buram dan mudah lelah.00 Apa diagnosis mata kiri pasien? a. Miopi simpleks b. Dari hasil pemeriksaan didapatkan: VOD 3/60 S-4 C-0.5 menjadi 6/20 VOS 6/30 S-1 menjadi 6/6 Add lens +1. Ambliopia anisometropia .

Astigmat miop compositus e. Astigmst miop simpleks d. Hipermetrop simpleks c.Jawaban : A 149. Miopi simpleks b. Seorang laki-laki 41 tahun datang dengan keluhan kedua mata buram dan mudah lelah. Dari hasil pemeriksaan didapatkan: VOD 3/60 S-4 C-0.00 Apa diagnosis mata kiri pasien? a.5 menjadi 6/20 VOS 6/30 S-1 menjadi 6/6 Add lens +1. Ambliopia anisometropia .

konjunctivitis bacterial c.150. Pasien sudah memakai antibiotik mata namun tidak berkurang. Dari anamnesis diketahui bahawa pasien adalah penderita asma. konjunctivitis neonatorum . Seorang wanita 20 tahun datang karena mata kiri merah dan gatal sejak 2 hari yang lalu. Diagnosis pasien tersebut adalah: a. konjunctivitis kimiawi e. Mata kiri juga mengeluarkan cairan jernih. konjunctivitis viral b. konjunctivitis vernal d.

konjunctivitis neonatorum . konjunctivitis vernal d. Seorang wanita 20 tahun datang karena mata kiri merah dan gatal sejak 2 hari yang lalu. Diagnosis pasien tersebut adalah: a. konjunctivitis bacterial c. konjunctivitis viral b. Mata kiri juga mengeluarkan cairan jernih.Jawaban : C 150. Pasien sudah memakai antibiotik mata namun tidak berkurang. Dari anamnesis diketahui bahawa pasien adalah penderita asma. konjunctivitis kimiawi e.

Artificial tears e. Terapinya ? a. Observasi 1-3 hari c. Perempuan mata merah setelah melahirkan. Penglihatan normal (ada gambar subkonjunctival bleeding). Kortikosteroid tetes . tidak ada nyeri ataupun gatal. Chloramphenicol tetes d.151. Rujuk ke ophtalmologi b.

Penglihatan normal (ada gambar subkonjunctival bleeding).Jawaban : B 151. Chloramphenicol tetes d. Observasi 1-3 hari c. Kortikosteroid tetes . Rujuk ke ophtalmologi b. Terapinya ? a. Artificial tears e. Perempuan mata merah setelah melahirkan. tidak ada nyeri ataupun gatal.

Anisometropia e. Oleh dokter disarankan menutup mata secara bergantian saat bekerja didepan komputer.152. Keluhan dirasakan sejak 1 bulan lalu. Diagnosis? a. Wanita 22 tahun. Astigmatism d. Muskular asthenopia c. Refraksi asthenopia b. Ambliopia . Keluhan: mata lelah setelah lama bekerja didepan komputer .

Keluhan dirasakan sejak 1 bulan lalu. Oleh dokter disarankan menutup mata secara bergantian saat bekerja didepan komputer. Ambliopia . Anisometropia e. Refraksi asthenopia/Accommodative asthenopia b. Keluhan: mata lelah setelah lama bekerja didepan komputer . Muskular asthenopia c. Astigmatism d. Diagnosis? a. Wanita 22 tahun.Jawaban : A 152.

and dimness of vision • Accommodative asthenopia : asthenopia due to strain of the ciliary muscle. with pain in the eyes. . headache.ASTHENOPIA Deff: weakness or easy fatigue of the eye. • Muscular asthenopia : asthenopia due to weakness of the external ocular muscles.

Dijahit continous dengan chromic 4.0 d. kelopak mata kanan robek di daerah margin kanan ukuran 10 mm. Tutup luka dengan kain kasa c. Dijahit dengan silk 4. tindakan? a. Seorang wanita 32 tahun.0 e.153. Rujuk SpM . Observasi b.

0 d. Dijahit continous dengan chromic 4. Dijahit dengan silk 4. kelopak mata kanan robek di daerah margin kanan ukuran 10 mm. Seorang wanita 32 tahun. tindakan? a. Observasi b. Rujuk SpM .0 e.Laserasi Palpebra (3B) 153. Tutup luka dengan kain kasa c.

Flouresen e. Angiograpi . 52 thn. Laki-laki. bilik mata depan dangkal. edema kornea. Gerak bola mata d.154. Pemeriksaan oftalmologi: OD 5/5. Palpasi bola mata b. Nyeri disertai penglihatan menurun. Pemeriksaan yang diperlukan: a. Ada injeksi siliar. Lapang pandang c. OS 1/60. dtg ke puskesmas dg keluhan nyeri mata kiri.

edema kornea. Ada injeksi siliar. bilik mata depan dangkal.Jawaban : A 154. Flouresen e. Lapang pandang c. 52 thn. Gerak bola mata d. Angiograpi . Nyeri disertai penglihatan menurun. Pemeriksaan oftalmologi: OD 5/5. Palpasi bola mata b. dtg ke puskesmas dg keluhan nyeri mata kiri. OS 1/60. Laki-laki. Pemeriksaan yang diperlukan: a.

75 ax.155. datang dengan keluhan penglihatan kabur jika melihat jauh. VOS= 20/50 C-0. Seorang wanita. simple myopia astigmatisme e. myopia levior b.00 ax. 25 tahun. Pemeriksaan camera oculi anterior dalam batas normal. Kakak pasien memiliki riwayat menggunakan kacamata. hipermetropia manifest absolut c. simple hipermetropia astigmatisme . Mata terasa cepat lelah dan tidak tahan lama jika membaca buku. myopia gravior d. Kelainan yang terjadi pada pasien ini adalah? a. 75 visus menjadi 20/20. 90 visus menjadi 20/20. Pada pemeriksaan didapatkan: VOD= 20/50 C-1.

hipermetropia manifest absolut c. 75 visus menjadi 20/20. datang dengan keluhan penglihatan kabur jika melihat jauh. Kakak pasien memiliki riwayat menggunakan kacamata. 25 tahun. VOS= 20/50 C-0.Jawaban : D 155. myopia gravior d. Seorang wanita. Mata terasa cepat lelah dan tidak tahan lama jika membaca buku.00 ax. Kelainan yang terjadi pada pasien ini adalah? a. simple hipermetropia astigmatisme . Pada pemeriksaan didapatkan: VOD= 20/50 C-1. simple myopia astigmatisme e. myopia levior b. 90 visus menjadi 20/20.75 ax. Pemeriksaan camera oculi anterior dalam batas normal.

 . SELESAI...