You are on page 1of 8

SAP PENYULUHAN DIARE

SATUAN ACARA PENYULUHAN

III.

IV.

1.
2.
3.
4.
5.
V.
VI.
1.
2.
VII.
1.
2.

Topik
: Gangguan Sisyem Pencernaan
Sub topic
: Diare
Sasaran
: Bapak Ibu warga desa Serangan
Hari/ tanggal
: Senin, 20 Desember 2010
Jam
: 09.00 – 09.40
Waktu
: 40 Menit
Tempat
: Kantor Desa
Tujuan Instruksional Umum ( TIU )
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan warga dapat memahami dan mengerti
tentang Diare.
Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )
Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, diharapkan warga dapat menjelaskan
tentang :
Pengertian diare
Hal – hal yang bisa menyebabkan diare
Akibat dari diare apabila tidak ditangani
Cara mencegah diare
Pengobatan diare
Materi
Terlampir.
Metode
Ceramah
Tanya Jawab
Media
Materi SAP
Leaflat

penyuluhan secara Menyimak memperhatikan dan Materi: Pengertian diare Penyebab diare Pencegahan diare Pengobatan 3 5 menit Evaluasi : Menyimpulkan isi penyuluhan Bertanya dan menjawab pertanyaan Memberi kesempatan kepada audience untuk bertanya Memberikan kesempatan kepada udience untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan 4 2 menit Penutup: Mengucapkan terima kasih dan mengucapkan salam Menjawab salam .VIII. Waktu Kegiatan Penyuluhan 1 3 menit Pembukaan: Kegiatan Peserta Menjawab salam Memberikan salam mendengarkan dan memperhatikan Menjelaskan tujuan pembelajaran Menyebutkan materi atau pokok bahasan yang di sampaikan 2 10 menit Pelaksanaan materi: Menjelaskan materi berurutan dan teratur. Kegiatan Pembelajaran No.

Salmonella. a). Pengertian Diare a. Makanan yang tidak dicerna dan tidak diserap usus akan menarik air dari dinding usus. Psikologis : rasa takut dan cemas Faktor yang meningkatkan penyebaran kuman penyebab diare: a. Diare adalah buang air besar encer atau cair yang lebih dari tiga kali sehari(WHO. encepalitis dsb. pada keadaan ini proses transit di usus menjadi sangat singkat sehingga air tidak sempat diserap oleh usus besar. Aerromonas. Rotavirus. Malabsorbsi lemak 3). adenovirus. dengan tinja berbentuk cairan atau setengah cair (setengah padat). alergi terhadap makanan. Infeksi enteral Adalah infeksi saluran pencernaan makanan yang merupakan penyebab diare. 2. Lampiran Materi Diare 1. Infeksi Parentral Adalah infeksi diluar alat pencernaan makan seperti otitis media akut (OMA) tonsillitis/ Tonsiloparingitis. bronkhopnemonia . c). Diare adalah buang air besar dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 ml per jam tinja). Dampaknya makanan tidak dicerna kemudian segera masuk ke usus besar. 1992). b. Diare adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsanganbuang air besar yang terus-menerus dan tinja atau feses yang masih memiliki kandungan air berlebihan. Hal inilah yang menyebabkan tinja berair pada diare. Infeksi virus : Entro virus.XI. Infeksi bakteri: vibrio. b). Campylobakteri. Yersenia. Keterangan : Organisme-organisme ini mengganggu proses penyerapan makanan di usus halus. Malabsorbsi karbohidrat 2). d. E. Infeksi parasit : Cacing protozoa dan jamur. dapat pula disertai frekuensi BAB yang meningkat. Faktor Malabsorsi 1). Astovirus dll. b. c. Infeksi 1). Tidak memadainya penyediaan air bersih b. beracun. 2). Keadaan ini terutama tedapat pada anak kurang dari 2 tahun. Penyebab Diare a. Malabsorbsi Protein c. Sigela. Faktor makanan: Makanan basi. Air tercemar oleh tinja . coli. Di lain pihak.

misalnya pada: sindroma karsinoid. thirotoksikosis. e. Iritasi pada intestine misalnya pada: pemakaian oleum recine. c). Rangsangan syaraf yang abnormal terdapat pada : psycogenic diarrhea atau keracunan mecholyl. perikolil abses. Infeksi : Virus. berbusa. khas berak-berak air (watery). Penyakit pancreas. misalnya pada sindroma zollinger Ellison. b). d. Pengaruh zat kimia terhadap motilitas yang abnormal. 2) Berkepanjangan : jika antara 1 minggu sampai 14 hari 3) Kronis : jika > 14 hari dan disebabkan oleh non infeksi 4) Persisten : Jika >14 hari dan disebabkan oleh infeksi b. Gangguan absorbsi 2). . yang dapat disebabkan oleh: a). Dorongan didalam usus normal yang terlalu cepat . d). penyakit addison’s. Kemungkinan adanya sekresi abnormal dari HCL. c). a. TIDAK ada darah atau lendir. bakteri. Insufisiensi sepanjang intestine. Menurut patofisiologi : 1). misalnya pada postgastrektom timbul sindroma dumping. f. 2). Klasifikasi Diare Menurut perjalanan penyakit : 1) Akut : jika kurang dari 1 minggu Penyebab diare akut ( diare mendadak) tersering adalah karena VIRUS . Gangguan pencernaan makanan karena : a). Pembuangan tinja yang tidak hygienis Kebersihan perorangan dan lingkungan jelek Penyiapan dan penyimpanan makanan yang tidak semestinya Penghentian ASI yang terlalu dini 3. Menurut penyebab 1). klasifikasi berdasasarkan gangguan faal: 1). d). Hilangnya fungsi reservoit dari lambung.Hilangnya simpanan di kolon misalnya pada: destruksi sphincter ani. Gangguan sekresi 3). Konstitusi 3). colitis ulserative. ileostomi dll. dan berbau asam. Gangguan osmotik c. Malabsorbsi d.c. b).jamur 2). parasit.

Gangguan osmotic Akibat terdapat makanan atau zat yang tidak dapat diserap akan menyebabkan tekanan osmotic dalam rongga usus meninggi sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit kedalam rongga usus. virus unu dapat menyebabkan demam. Muntah c. Gejala diare adalah tinja encer b. Isi rongga usus yang berlebihan akan merangsang usus untuk mengeluarkanya sehingga timbul diare. Tidak nafsu makan f. . 5. Sebaliknya bila pristaltik menurun akan mengakibatkan bakteri tumbuh berlebihan yang menyebabkan diare. tinja berdarah. Pathogenesis Mekanisme dasar yang menyebabkan timbulnya diare adalah: a. Badan lesu atau lemah d. Panas e. Tanda dan Gejala Diare a. 4. Gangguan motilitas usus Hiperpristaltik akan mengakibatkan berkurangnya kesempatan usus menyerap makan seingga timbul diare. obstruksi mesenteric ( karsinomatosis atau pada TBC).3). Absorbsi abnormal pada pencernaan makanan. Nyeri pinggang Sebelum diare terjadi biasanya penderita merasa mulal dan muntah. Rasa mual dan muntah ini disebabkan oleh infeksi virus. muntah dan diare. Selain menyebabkan mual. b. Gangguan sekresi Akibat rangsang tertentu ( Misalnya toksin pada dinding usus akan terjadi peningkatan sekresi. air dan elektrolit kedalam rongga usus selanjutnya timbul diare karena terdapat peningkatan isi rongga usus c. Darah dan lendir dalam kotoran g. penyakit pada intestine. penurunan nafsu makan sehinnga dapat menyebabkan penderita lesu. misalnya penyakit hati.

Hipoglikemi d. Gelisah. Mencuci tangan pakai sabun dengan benar pada lima waktu penting: 1). 2) setelah buang air besar. an ntara lain dengan cara merebus. Pencegahan Diare Diare dapat dicegah dengan cara: a. jika diberiTidak bisa minum minum rakus Cubitan kulit Jika dicubit kembali Sangat cekung Sangat kering cepatJika dicubit. Dehidrasi Cara menilai dehidrasi menurut WHO ( 1992) Tanda dan Gejala Tidak dehidrasi Dehidrasi ringan Dehidrasi berat Keadaan umum Baik Rewel. b. 4) setelah menceboki anak dan 5) sebelum menyiapkan makanan. kembali lambat sangat lambat. tidak sadar Mata Tidak cekung Cekung dan kering Air mata Jika menangis masihJika menangis tidakJika menangis tidak ada ada terdapat air mata air mata Bibir Tidak kering kering Rasa haus Tidak merasa haus Haus sekali. Kejang terjadi akibat dehidrasi hipertonik g. Komplikasi Akibat diare. Renjatan hipovolemik c. Sebelum makan. b. lemah Apatis. . Hipokalemia f. Intoleransi sekunder akibat kerusakan filimukosa usus dan defisiensi enzim laktase e. 3) sebelum memegang bayi. Malnutrisi energi protein 7.6. kehilangan cairan dan elektrolit secara mendadak dapat terjadi berbagai komplikasi sebagai berikut: a. Meminum air minum sehat. atau air yang telah diolah. pemanasan dengan sinar matahari atau proses klorinasi. kembaliJika dicubit.

Bagi penderita diare sebaiknya makan makanan rendah serat dah halus seperti bubur nasi atau nasi lemes dengan lauk telur asin. beribadah dan berdoa dan lain-lain. Setiap setelah BAB minumlah satu atau dua gelas air putih atau air mineral yang bersih dan sudah dimasak. a. Istirahat yang Cukup Seseorang yang mengalami diare akan merasa lemah. c. Minum Obat Dengan Dosis yang Tepat Setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda dalam pengobatan diare. Pengobatan Diare Prinsip penatalaksanaan diare Mencegah terjadinya dehidrasi Mengobati dehidrasi Memberi makan Mencegah masalah lain Tips atau cara menanggulangi diare Minum Air Putih yang Banyak Penderita diare harus minum air putih yang banyak karena dengan sering buang air besar maka tubuh akan kehilangan banyak cairan yang harus selalu digantikan dengan cairan yang baru. teh dan lain sebagainya yang mampu merangsang asam lambung. 8. maka obat harus diminum sesuai ketentuan. lesu. Penderita diare harus memeriksakan sakinya ke pelayanan kesehatan agar mendapat obat yang sesuai. kecoa. Makanan berserat hanya baik untuk penderita susah buang air besar. c. lemas. Hindari minum kopi. dan sebagainya. sedangkan telur asin akan memberikan protein dan garam untuk menahan mencret dan sebagai zat pembangun tubuh. d. Pengelolaan sampah yang baik supaya makanan tidak tercemar serangga (lalat. Di sini nasi akan menjadi gula untuk memberikan energi. lipas. Apabila sudah mendapatkan obat. kutu. Minumlah oralit yang merupakan larutan gula garam untuk membantu pembentukan energi dan menahan diare / berak setelah habis BAB. Tidur sebanyak-banyaknya namun tidak melupakan waktu makan makanan dan obat harus teratur. d. Biasanya . b.c. Membuang air besar dan air kecil pada tempatnya. dan lain-lain). kurang bergairah. b. d. a. Istirahat sangata dibutuhkan oleh orang yang menderita diare. banyak minum. Makan Makanan Khusus Menghindari makan makanan yang berserat seperti agar-agar. Hindari makan makanan di luar sembarangan serta makanan yang pedas mengandung cabai dan lada. sebaiknya menggunakan jamban dengan tangki septik. sayur dan buah karena makanan berserat hanya akan memperpanjang masa diare.

Sedangkan untuk antibiotik wajib dihabiskan agar kuman dan bibit penyakit lainnya mati total dan tidak membentuk resistensi.infeksi. Suryono. 1998. Jakarta: IPD FK UI. Diare akut. Daftar Pustaka Setyohadi. bambang.org/wiki/Diare. Apabila diare sudah sembuh dan vitamin masih.wikipedia. Buku ajar ilmu penyakit dalam. obat diare.com/articles. maka vitamin boleh diminim ataupun dihentikan. Vitamin diminum dalam jumlah yang cukup jangan sampai berlebihan. XII. 2006.php?lng=in&pg=11 .dokter akan memberikan obat mules. vitamin dan antibiotik. http://www. Jakarta: EGC http://id. Untuk obat mules dandiare sebaiknya diminum jika perut mulas dan diare saja dan hentikan jika sudah berhenti mules dan diare.