You are on page 1of 34

Kelompok Arthropoda

1.
2.
3.
4.

Brian Kusuma A. (06)
Evi Yuliani
(10)
Fitta Dwi Komala S. (14)
M. Ahsanul A. (23)

Kelas : X MIPA 3

ARTHROPODA

CIRI-CIRI UMUM

Sistem syaraf terdiri dari ganglion anterior yang merupkan “otak” terletak di atas saluran pencernaan. 8. 3.serta pasangan-pasangan ganglion ventral yang dihubungkan satu dengan yang lain oleh urat syaraf ventral. Memiliki 3 lapisan (triploblastik) yaitu ektoderm. dan anus. dan paru-paru yang merupakan lembaran (paru-paru buku) 11. artinya ada hewan jantan dan ada hewan betina. Beberapa diantaranya ada yang memiliki kepala dan dada yang bersatu (cephalothoraks). . Bentuk tubuh simetris bilateral. Secara morfologi Arthropoda dicirikan dengan badan yang beruas biasnya mencapai lebih dari 21 ruas. Alat pencernaan makanan lengkap terdiri atas mulut. Sistem eksresinya berupa berupa saluran-saluran malphigi 10. yang tiap ruasnya mempunyai sepasang anggota badan (appendages) namun sepasang anggota badan ini ada yang mereduksi atau berubah bentuk dan fungsi sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok. Hidupnya di darat. Memiliki sistem peredaran darah terbuka (sistem lakuner) dan alat peredarannya berupa jantung dan pembuluh-pembuluh darah terbuka . 7. Bagian tubuh terbungkus oleh eksoskelet yang mengandung khitin. 2. dan hidup secara bebas 12. Sifat hidup ada yang parasit.1. Sistem reproduksi terpisah. insang. air tawar dan laut. 6. Tubuh beruas-ruas yang terbagi atas kepala (caput). 9. Alat pernapasan berupa trakea. Reproduksi terjadi secara seksual dan aseksual (partenogenesis dan paedogenesis). heterotropik. 4. sepasang syaraf yang menghubungkan otak dengan syaraf sebelah ventral. 5. dada (thoraks). mesoderm dan endoderm dengan rongga tubuh. berjalan sepanjang tubuh dari depan ke belakang di bawah saluran pencernaan. dan badan belakang (abdomen). kerongkongan usus.

 Ciri penting lain adalah kelompok arthropoda tidak memunyai struktur tulang di dalam tubuhnya. Meskipun keras namun strukutur ini masih memungkinkan pergerakan di tiap ruas. Arthropoda mempunyai struktur dinding badan keras yang menutupi tubuh bagian luar untuk melindungi bagian dalam tubuh yang biasanya disebut eksosekeleton. Bagian paling luar mempunyai struktur yang paling keras dan diperkuat oleh khitin. .

KLASIFIKASI DAN CIRINYA .

Telson adalah suatu segmen terakhir tubuh Crustacea setelah abdomen. Ada yang menganggap bahwa telson adalah segmen terakhir dari tagma abdomen. • Tubuhnya memiliki kepala yang menyatu dengan dada. ordo Copepoda. ordo Ostracoda. disebut cephalothoraks. dan ordo Decapoda. • Abdomen mempunyai segmentasi yang jelas dan terdapat telson pada ujungnya. terbagi dalam empat ordo. hewan ini tidak memiliki insang sehingga bernafas dengan seluruh permukaan tubuhnya. tetapi ada pula yang menganggap bahwa telson bukan bagian dari tagma abdomen. b. ordo Stomatopoda. yaitu ordo Isopoda. mulai dari pantai hingga di laut dalam.1. ada juga yang hidup di air tawar dan di darat terutama di tempat-tempat yang lembab. Subkelas Malaocostraca (udang tingkat tinggi). dan ordo Cirripedia. . Pada umumnya merupakan mikroorganisme dan hidup sebagai plankton yang dapat bergerak bebas. yaitu ordo Branciopoda. cara perkembangbiakannya dengan telur hasil pembuahan yang menetas menjadi larva (nauplius). sesuai dengan fungsinya Kelas Crustacea terbagi atas 2 subkelas yaitu: a. Subkelas Entomostraca (udang tingkat rendah). dan umumnya tidak berwarna. Namun. • Cephalothoraks memiliki 5 pasang kaki dan terdapat 2 pasang antenna di anterior. Memiliki ciri tubuhnya terdiri atas cephalothoraks. membentuk ekor kipas. • Alat geraknya mengalami modifikasi. Kelas Crustacea Ciri-ciri : • Pada umumnya hidup di air laut. terbagi menjadi tiga ordo. bernafas dengan insang yang berbentuk bulu-bulu halus.

) dan Lithobius forficatus. Kelas Myriapoda Ciri-ciri : a. Tiap ruas pada tubuhnya terdapat sepasang atau dua pasang kaki. dan peraba kecil yang beruasruas. .Tubuhnya terdiri atas kepala (caput) dan badan (abdomen). Chilopoda Ciri-ciri : •. Sistem respirasinya menggunakan trakea.Mulut dilengkapi sepasang taring bisa. •. c. terdiri dari cephalon (ruas-ruas kepala). •. Tubuh terdiri atas kepala. dan abdomen. memanjang. berbentuk pipih dengan 15 pasang kaki atau lebih.Tiap ruas badan terdapat satu pasang kaki.Pada kepala terdapat 5 pasang antena yang panjang dan 2 pasang mata tunggal. Contoh hewan dari Subkelas Chilopoda adalah kelabang atau lipan (Scolopendra sp. dan beruas-ruas. b. toraks. sepasang alat peraba besar. Kelas ini terbagi 2 yaitu : a. Tubuh berbentuk silindris. yaitu modifikasi alat gerak dari segmen tubuh yang pertama (kaki depan). Pada kepala terdapat sepasang mata. d.2. e. •.

Hidupnya sebagai herbivora. •. beberapa segmen menyatu. atau di dalam tanah. Pada kepalanya terdapat sepasang antena. Gerakannya sangat lambat dan jika ada getaran.. banyak dijumpai di bawah serasah.. Ciri-ciri : Umumnya memiliki 30 pasang kaki atau lebih. dan luwing (Spirobolus sp. Diplopoda •. pada setiap segmen terdapat 2 pasang kaki. •. •. •. Tubuhnya bulat memanjang (silindir). Contoh hewan dari Subkelas Diplopoda adalah Polyxenus sp. dan alat mulut tanpa taring bisa. .). dan selalu menghindar dari cahaya.b. tubuhnya akan melingkar membentuk spiral atau bola. Sigmoria sp. dua pasang mata tunggal. bebatuan.

Kelas Arachnida diklasifikasikan menjadi 3 ordo. Contohnya Ordo Scorpionida adalah Scorpio sp. Ciri-ciri : •. •. Kelas Arachnida Ciri ciri : ▫ Memiliki bagian kepala dan dada yang menyatu (sefalotorak) dan bagian perut (abdomen) yang bulat. Ordo Scorpionida merupakan anggota Arthropoda darat yang paling tua. Memiliki pedipalpus yang berbentuk seperti catut yang besar. tidak memiliki antena dan memiliki mata tunggal. •. ▫ Bagian kepalanya kecil. ▫ Di bagian ujung posterior abdomen dan sebelah ventral anus terdapat sutera ia bermuara pada alat yang mirip dengan pembuluh disebut spinneret. Ia hanya makan dari cairan hewan lain yang diisap menggunakan mulut dan esofagus. Memiliki chelisera yang kecil. ▫ Tempat hidupnya di darat. Mempunyai sengat. dan bernafas menggunakan paru – paru buku ▫ Memiliki kaki 4 pasang yang terletak di sefalotorak. . yaitu : a. Pada bagian sefalotorak terdapat sepasang kelisera yang beracun dan sepasang palpus. setelah terbentuk telur ia akan diletakkan di dalam kokon sutera untuk dibawa kemana – mana oleh hewan betina. ▫ Jenis kelaminnya terpisah dan melakukan fertilisasi secara internal.3.

serta abdomennya bersatu dengan cephalothoraks. c. Contohnya Ordo Araneida adalah Argyope sp. Ordo Araneida Ordo Araneida adalah anggota Arthropoda yang mampu membentuk sarang (jaring) dengan benang-benang sutera karena mempunyai spinneret. Araneida juga memiliki karapaks dibagian anterior. . Ordo Acarina Ordo Acarina adalah anggota Arthropoda yang ukuran tubuhnya kecil dan tidak bersegmensegmen. laba-laba. Spinneret adalah organ yang terdapat di depan anus.) Contohnya : kalajengking. Contoh Ordo Acarina adalah caplak (Dermacentor sp.b.

4. Menggunakan trakea yang bercabang cabang sebagai alat pernafasan. Ukuran tubuhnya beragam mulai dari paling kecil beberapa mm dan sampai yang besar berukuran beberapa cm. Tipe mulutnya beragam ada yang menghisap. Di bumi ini terdapat lebih dari 1 juta spesies yang merupakan insecta. Terdapat mata tunggal dan mata majemuk di kepalanya. air tawar dan di laut. . Kaki dan sayap terletak di bagian dada Kelas ini memiliki 3 pasang kaki. menusuk mengisap serta ada yang mengunyah. Sistem peredaran darahnya terbuka dimana darah tidak memiliki pigmen sehingga fungsinya hanya untuk mengedarkan zat makana saja. Ciri ciri : • • • • • • • • • • • • • • Tubuhnya terdiri dari 3 bagian yaitu kepala. mesotorak. dada dan perut. Menggunakan sistem saraf tangga tali. Mengalami metamorfosis sempurna maupun tidak sempurna. dan metatoraks. beberapa insecta ditemukan tidak bersayap Ada yang hidup di darat. Pada bagian dada terbagi menjadi 3 ruas yaitu protoraks. Kelas Insecta Di dalam filum arthropoda kelas insecta memiliki anggota terbesar dan bahkan ia menjadi bagian terbesar dari filum animalia. Peredaran dan mengnakutan gas O2 dan Co2 menggunakan trakea. Memiliki sayap sepasang atau 2 pasang.

Contoh: Acerentulus sp.Kelas insecta dapat dibagi lagi menjadi 2 subkelas yaitu : 1.5 mm saja. kaki pendek. batu. tidak memiliki sayap. memiliki antena panjang. matanya majemuk. tidak memiliki antena. tidak mengalami metamorfosis dan suka hidup pada bawah daun. tidak memiliki mata. b) Ordo Thysanura Ciri ciri ordo thysanura adalah tubuhnya yang kecil hanya 30 mm panjangnya. panjang antena sedang. Contoh: Lepisma saccharina (kutu buku). Hewan pada kelas ini tidak mengalami metamorfosis. tidak memiliki sayap. memiliki alat tambahan untuk meloncat pada abdomennya. tidak memiliki sayap. . . terdapat 1 ruas kaki. kakinya 2 sampai 3 ruas. Papirus fuscus (kutu kebun). Kelas Apterygota (serangga tidak bersayap) Ciri ciri anggota kelas Apterygota dapat dilihat dari bagian tubuhnya yang terdiri dari kepala. c) Ordo Collembola Ciri ciri ordo ini adalah memiliki tubuh yang kecil hanya 2-5 cm. Memiliki tipe mulut pengunyah. dapat mencerna selulosa pada kayu/kertas dan hidup di darat. Contoh: Entomobrya laguna (ekor loncat).mulutnya tipe penghisap dan hidup di darat pada tempat sampah yang membusuk di bawah kulit batang. lulut. dada dan bagian perut yang kurang tegas. Subkelas Apterygota a) Ordo Protura Ciri ciri ordo protura adalah memiliki ukuran tubuh yang kecil berkisar hanya 1.

Periplaneta americana sp (kecoa). . selalu hidup pada celah celah batu. dapat meloncat. terdapat antena sedang atau panjang. memiliki sayap 2 pasang. Kelas Pterygota (serangga bersayap) Ciri ciri kelas ini adalah bagian tubuhnya terdiri dari kepala.2. kaku dan menyempit. Contoh: Valanga nigricornis (belalang). suka memakan daun atau sejenis insecta jenis lain Contoh: Forficula auricularia. b) Ordo Dermaptera Ciri cirinya memiliki tubuh yang berukuran kecil sampai besar. ciri matanya tunggal atau majemuk. Memiliki tipe mulut pengunyah dan mengalami metamorfosis tidak sempurna. tipe mulut menggigit dan mengalami metamorfosis tidak sempurna. dada dan perut yang sudah jelas dan juga mengalami metamorfosis sempurna dan metamorfosis tidak sempurna . Gryllus sp (jangkrik). terdapat antena yang panjang. memiliki 2 pasang sayap depan yang lurus. sayap belakangnya tipis seperti membran . Subkelas Pterygota a) Ordo Orthoptera Ciri ciri ordo orthoptera adalah bagian femur yang besar.

d) Ordo Anoplura Ciri ciri ordo anoplura adalah tidak memiliki sayap. Namun ketika beranjak dewasa sayapnya ditinggalkan. Amitermes sp (rayap tanah kering). bersifat ektoparasit pada mamallia. Contoh: Aphis medicaginis (kutu daun). bagian dada bersatu. bagian rahangnya besar dan menonjol. Contoh: Reticuli termes (rayap kayu dan tanah). terdapat 2 pasang sayap yang ukurannya sama panjang. bagian dasar sayap tidak mengeras. Kolotermes sp (rayap kayu kering). memiliki tipe mulut penghisap dan makan cairan tumbuhan. ukuran tubuh kecil sampai besar. Mengalami metamorfosis tidak sempurna. Hewan ini juga mengalami metamorfosis tidak sempurna. Hidupnya secara koloni dalam bentuk yang besar. Pediculus humanus corporis (kutu rambut badan). kakinya pendek dan kuat. Mengalami metamorfosis sempurna Contoh: Pediculus humanus capitis (kutu rambut kepala). Zootermes sp (rayap kayu basah). kepalanya besar dan berkitin. tubuhnya pipih. memiliki tipe mulut penghisap. . e) Ordo Homoptera Ciri ciri ordo homoptera adalah memiliki sayap 2 pasang. Macrotermes sp (rayap pembentuk rumah tanah/termitarium). terdapat antena yang pendek tetapi tidak memiliki mata.c) Ordo Isoptera Ciri ciri ordo Isoptera yaitu tubuhnya lunak.

mengalami metamorfosis tidak sempurna. Myrmeleon frontalis (undur-undur). memiliki mata faset yang beasr. makannya adalah cairan tumbuhan atau hewan lain. Pada bagian ujung abdomennya kecil dan memanjang seperti ekor.f) Ordo Hemiptera Ciri ciri ordo hemiptera adalah memiliki sayap 2 pasang dan ada juga yang tidak memiliki sayap. . memiliki sayap 2 pasang yang besar dan bervensi seperti jala. bagian abdomen sempit dan memanjang . Mengalami fase nimfa di air tetapi ketika dewasa ia dapat terbang. Cimex lectularius (kutu busuk). Contoh Nilavarpata lugens (wereng). matanya besar. memiliki tipe mulut penusuk dan penghisap. Laptocarixa acuta (walang sangit). g) Ordo Odonata Ciri ciri ordo odonanta adalah bagian kepala dapat digerakkan secara bebas. mengalami metamorfosis sempurna Contoh: Chrysopa oculata (lalat bermata emas). Ranatra sp (kalajengking air). memiliki sayap 2 pasang yang memanjang dan transparan dengan venasi yang jelas. mengalami metamorfosis tidak sempurna. Contoh: Aeshna sp (capung). h ) Ordo Neuroptera Ciri ordo neuroptera adalah memiliki tipe mulut pengunyah.

memiliki pola warna yang beraneka ragam. . Tabanus sp (lalat kandang). k) Ordo Siphonoptera Ciri ciri siphonoptera adalah insecta yang tidak memiliki sayap. Attaus atlas (kupu-kupu ulat sutera). j) Ordo Diptera Ciri ciri ordo diptera adalah memiliki 2 pasang sayap yang transparan dan berpangkal di mesotorak. Ctenocephalus felis (pinjal kucing). hewan ini mengalami metamorfosis sempurna.i) Ordo Lepidoptera Ciri ciri ordo lepidoptera adalah memiliki 2 pasang sayap yang besar. Potoparce sexta (kupu tomat). Drosophyla melanogaster (lalat buah). mengalami metamorfosis sempurna. reptil dan mamalia. bagian abdomen besar sementara kepala dan dada kecil. memiliki tipe mulut penusuk. Contoh Bombyx mori (kupu-kupu. dapat melompat. Termasuk hewan nocturnal yaitu hewan yang aktif di malam hari. Xenopyllacheopsis (pinjal tikus). termasuk insecta kecil. Hewan ini mengalami metamorfosis sempurna. penghisap dan penjilat. Contoh: Pulex iritans (pinjal manusia). Ctenocephalus canis (pinjal anjing). Memiliki antena yang panjang tetapi tergulung di bawah kepala. memiliki tipe mulut penghisap. Aedes aygepti (nyamuk demam berdarah). Memiliki tipe mulut penusuk dan penghisap. Anopheles sp (nyamuk Malaria). kokonnya menghasilkan ulat sutera). Bersifat ektoparasit pada burung. Contoh Musca domestica (lalat rumah). Culex sp.

Apis mellifera (lebah madu). Vespula maculate (Jawa: tawon endas). Monomorium sp (semut hitam). Hippodamia sp (kumbang predator hama tumbuhan). Mengalami metamorfosis yang sempurna Contoh: Necrophorus sp (kumbang sampah).l) Ordo Coleoptera Ciri ciri coleoptera adalah memiliki sayap 2 pasang. mengalami metamorfosis sempurna. dimana bagian sayap depan heras sementara sayap belakangnya tipis layaknya membran. Lytta vesicatoria (kumbang Spanyol). m) Ordo Hymenoptera Ciri ciri hymenoptera adalah hidup secara berkoloni dan beberapa secara soliter. sayap ini akan terlipat bila sedang istirahat. memiliki sayap 2 pasang yang tipis seperti membran. Coccinela sp. . memiliki tipe mulut pengunyah dan penjilat. Contoh: Apis indica.

PERANAN ARTHROPODA .

 Crustacea yang merugikan misalnya anggota Isopoda karena dapat merusak lambung kapal (perahu). anggota Cirripedia dan Copepoda yang bersifat parasit pada ikan. Dalam bidang Ekologi. dan hewan air lainnya. misalnya anggota Branchiopoda. Selain itu. lobster. dan Copepoda. . Ostracoda. Entomostraca berperan sebagai zooplankton. misalnya udang. kura-kura. Crustacea  Crustacea menguntungkan bagi manusia dalam beberapa bidang.1. diantaranya sebagai bahan makanan yang berprotein tinggi. dan kepiting. rusaknya pematang sawah dan saluran irigasi yang disebabkan oleh ketam.

menyebabkan kudis pada ternak domba. Arachnida  Peranan yang menguntungkan yaitu sebagai predator (pemakan) serangga hama dan penyakit. Dermacentor variabilis sebagai vektor demam Rocky Mountain. kutu air sering menyebabkan gatal-gatal pada kaki. Sarcoptes scabei mengakibatkan penyakit gatal dan kudis pada manusia. .  Peranan yang merugikan yaitu banyak yang mengganggu manusia maupun hewan piaraan terutama Acarina yang hidup parasit.2. Otodectes cynotis (tungau kudis telinga) menyerang anjing dan kucing. dan kuda. terutama serangga hama. dan berperan dalam pengendalian populasi serangga. kelinci. Prosoptes equi. dan merupakan mata rantai makanan yang amat penting bagi kehidupan.

3. Myriapoda Myriapoda dapat dikatakan tidak memberi keuntungan bagi manusia. . karena mikroorganisme justru menguraikan kotoran hewan-hewan. Proses penghancuran serasah tidak langsung ditangani mikroorganisme. bahkan ada beberapa yang dianggap mengganggu meski tidak membahayakan. Namun Myriapoda ternyata mempunyai andil dalam memecah bahan-bahan organik atau serasah (lapisan daun dan rantingranting di dasar hutan atau kebun) untuk membentuk humus.

contohnya kepik memakan kutu daun. . larvanya membantu degradasi sampah organik berupa kotoran ternak. f) Insecta merupakan sumber protein hewani. lebah. c) Insecta merupakan musuh alami hama tanaman. contohnya kumbang kotoran. contohnya ulat/larva Lepidoptera memakan berbagai dedaunan. b) Insecta merusak tanaman budidaya. contohnya. Merugikan a) Insecta merupakan vektor (agen penular) berbagai penyakit. contohnya nyamuk Anopheles sp. kupu-kupu. Insecta  Menguntungkan a) Insecta menghasilkan sesuatu yang berguna bagi manusia. contohnya belalang kayu ada yang memanfaatkannya sebagai makanan. d) Insecta membantu proses degradasi sampah organik. walang sengit mengisap cairan biji padi yang masih muda. e) Insecta berperan sebagai media pengobatan berbagai penyakit. contohnya lebah hutan (Aphis mellifera) dimanfaatkan sengatnya untuk terapi berbagai macam penyakit. dan nyamuk Aedes aygepti. . b) Insecta membantu proses penyerbukan/polinasi tanaman. contohnya lebah madu menghasilkan madu.4.

STRUKTUR DAN FUNGSI BAGIAN TUBUH .

Insecta .1.

Bagian luar setiap omatidium ditutupi oleh kornea transparan atau lensa. Faset berbentuk segiempat atau segienam. Insecta yang mengeluarkan suara memiliki organ timpanum atau alat dengar pada bagian tubuh tertentu. Permukaan lensa disebut faset. Palpus berfungsi sebagai alat perasa. Mata majemuk memiliki sejumlah omatidium yang merupakan unit penerima cahaya. Pada bagian tubuh tertentu. Insecta yang aktif pada malam hari memiliki faset dengan ukuran yang lebih besar dibanding insecta yang aktif pada siang han. labrum (bibir atas). Ukuran dan jumlah faset mata majemuk insecta berbeda-beda. . dan alat mulut. Insecta yang aktif terbang memiliki lebih banyak faset. Sayap terdapat pada segmen ke-2 dan ke-3 toraks.• • • • • • Pada kepala terdapat sepasang mata faset (mata majemuk). palpus. sepasang antena. dan labium (bibir bawah). lapisan kutikula menebal dan mengeras. mandibula. Alat mulut terdiri atas maksila. Lapisan kutikula yang tebal dan keras disebut sklerit. Pada antena terdapat alat penciuman yang mengandung kemoreseptor. Pada umumnya. insecta memiliki sepasang atau dua pasang sayap dengan bentuk yang bervariasi. Insecta mengalami pelepasan eksoskeleton (ekdisis) atau molting saat terjadi perubahan ukuran dan bentuk tubuh dalam siklus hidupnya. mata tunggal (oseli). Tubuh insecta ditutupi oleh kutikula yang mengandung zat tanduk yang berfungsi sebagai eksoskeleton.

2. Crustacea .

sepasang cheliped. Tubuh Crustacea dibagi ke dalam dua bagian. bagian depan cephalotoraks dan bagian belakang abdomen yang bersendi-sendi.  Pada bagian abdomen terdiri dari enam segmen dan memiliki lima pasang pleopod (kaki renang) dan sepasang uropod. . sepasang mandibula.  Pada udang jantan. Tiap ruas tubuh memiliki apendik (anggota badan) yang dalam pertumbuhannya akan mengalami nerevolusi sesuai dengan fungsinya.  Pada bagian kepala Crustacea dewasa memiliki sepasang antena pertama (antenula). • Pada udang betina. Pada permukaan luar tubuhnya ditutupi oleh cuticula yang terbuat dari chitin keras yang disebabkan impregnasi atau meresapnya dengan garam-garam kapur. sepasang antena kedua (antenna). pasangan pleopod 1 dan 2 bersatu (gonopod) yang berfungsi untuk menyalurkan spermatozoa. di bagian segmen ke-11 terdapat penebalan lubang kelamin yang disebut thelycum. Pada bagian dada terdiri dari delapan segmen dan memiliki tiga pasang maksiliped. dan dua pasang maksilla yang membantu proses makan. dan empat pasang periopod (kaki jalan). Pada bagian cephalotoraks biasanya tertutup oleh karapak yang mengandung pigmen dan zat kapur dan menjulur hingga ke depan diantara dua mata.

sedangkan pada udang jantan berfungsi untuk memindahkan spermatophor kepada betina. dan 5 : pada udang betina berfungsi untuk melekatkan telur dan anakanaknya yang masih muda. . sedangkan pada udang jantan berfungsi untuk menimbulkan aliran air . Pleopod 3.Fungsi masing-masing lima buah pleopod pada udang jantan dan betina: • • • Pleopod 1 : pada udang betina berfungsi untuk mereduksi. sedangkan pada udang jantan berfungsi untuk memindahkan spermatophor kepada yang betina. Pleopod 2 : pada udang betina berfungsi untuk melekatkan telur dan anak-anaknya yang masih muda. 4.

Organ dalam crustacea .

Myriapoda .3.

 Tubuh lipan bisa mempunyai 9 sampai 100 bagian tergantung pada jenisnya. dengan demikian kaki lipan sangat banyak akibatnya lipan berjalan pelan dengan gerakan kaki seperti gelombang pada sepanjang badannya. . Kelompok lipan hanya mempunyai kepala dan tubuh yang beruas-ruas dan dilapisi oleh kulit luar yang tersusun oleh zat kitin.  Pada tiap-tiap bagian tubuh lipan terdapat dua pasang kaki.  Pada kepalanya terdapat sepasang antena yang berfungsi sebagai alat peraba dan mata sederhana untuk melihat.

Arachnida .2.

Ekornya biasanya dibengkokkan menaik dan maju di atas pungungnya.5 – 8 cm. abdomen dan cephalothorax. dua sumpit besar. mempunyai delapan kaki.  Anggota kelompok laba-laba yang terkenal adalah kalajengking. Pada ekornya terdapat alat penyengat berbisa yang disediakan oleh sepasang kelenjar racun. yaitu kepala dan rongga dada bekerja sama.  Laba-laba mempunyai empat pasang kaki tetapi tidak mempunyai antena peraba. Kelompok laba-laba mempunyai dua bagian utama tubuh. Panjang kalajengking sekitar 2.Tubuhnya kecil. dan satu ekor beruas-ruas. .