You are on page 1of 20

Fertilitas adalah kemampuan seorang istri
untuk menjadi hamil dan melahirkan anak
hidup oleh suami yang mampu
menghamilkannya
Infertilitas (WHO) adalah ketidakmampuan
untuk memiliki anak. Suatu pasangan
dikatakan tidak subur jika, setelah 2 tahun
telah melakukan hubungan seksual secara
teratur, tanpa kontrasepsi, dan wanita
tersebut tidak dapat hamil

  Infertilitas primer  istri belum pernah hamil walaupun bersenggama teratur dan dihadapkan pada kemungkinan kehamilan selama 12 bulan Infertilitas sekunder  bila istri pernah hamil. akan tetapi kemudian tidak terjadi kehamilan lagi walaupun bersenggama dan dihadapkan pada kemungkinan kehamilan selama 12 bulan .

di seluruh dunia diperkirakan bahwa satu dari tujuh pasangan memiliki masalah dalam kehamilan. 10% dari keduanya. 40%dari wanita. dan 10% tidak diketahui .  Umumnya. hal ini terjadi di sebagian besar negara yang berkembang Penyebab infertilitas sebanyak 40% berasal dari pria.

.

.

.

alkohol. › Riwayat penggunaan obat dan alergi. › Hasil dari setiap evaluasi sebelumnya atau pengobatan untuk infertilitas › Operasi sebelumnya dan penyakit sistemik (diabetes mellitus) › Riwayat penyakit infeksi menular seksual. Anamnesis › Frekuensi koitus dan setiap disfungsi seksual. › Faktor pekerjaan dan penggunaan tembakau. dan obat-obatan lainnya .

untuk › › › › › memeriksa lokasi meatus uretra. Adanya varikokel. Bagaimana bentuk dan konsistensi dari kedua vasa dan epididimis. Pemeriksaan Fisis › Pemeriksaan dari penis. distribusi rambut. Palpasi dan pengukuran testis. . Karakteristik seks sekunder seksual. dan perkembangan payudara. Pemeriksaan dubur.

dimana spesimen dimasukkan kedalam botol (tidak harus steril). .  Semen analisa Pasangan laki-laki harus dianjurkan untuk tidak ejakulasi selama 2 sampai 3 hari sebelum pengambilan sampel air mani. karena ejakulasi sering menurunkan volume mani dan jumlah sperma pada beberapa individu Cara terbaik adalah setelah masturbasi.

5-5. Nilai referensi normal Analisis sperma Volume 1.0 mL pH >7.2 Viskositas <3 (skala 0-4) Konsentrasi sperma >20 juta /mL Total Jumlah sperma >40 juta /ejakulasi Motilitas >50 % Morfologi normal >50% normal >30% normal >14% normal Sel round dan aglutinasi sperma <5 juta/mL dan <skala 0-3 .

 > Uji Ketidakcocokan Imunologik Uji kontak air mani dengan lendir seviks (sperm cervical mucus contact test-SCMC test) yang dikembangkan oleh Kremer dan Jeger dapat menunjukkan adanya antibodi lokal pada pria atau wanita .

000 IU tiga kali seminggu) tidak selalu berarti dapat memulihkan spermatogenesis pada pria dengan hipogonadisme  .Terapi GnRH Pengobatan dengan GnRH eksogen dianggap berhasil apabila dapat mengembalikan tingkat normal sekresi gonadotropin yang dapat merangsang produksi testosteron dan spermatogenesis  Gonadotropin eksogen Eksogen hCG (5.

dan fertilitas di hiperprolaktinemi hipogonadisme pada pria Eugonadotropik Hipogonadisme pengobatan (testolakton 50-100 mg dua kali sehari. selanjutnya meningkatkan libido. kualitas air mani.  Dopamin agonis Pengobatan dengan bromokriptin atau Cabergolin secara efektif dapat mengembalikan prolaktin normal dan kadar testosteron dan. anatrozole 1 mg) dapat menormalkan rasio dan meningkatkan kualitas sperma . potensi.

vasovasostomi mikro atau vasoepididimostomi bisa mengembalikan patensi dari sistem duktus dan sperma kembali ke ejakulasi Rasio kehamilan yang dapat diharapkan vasovasostomi  sekitar 50-60%. > > Vasovasostomi dan Vasoepididimostomi Pada kebanyakan pria yang vasektomi. vasoepididimostomi  antara 40%-50% kurang sering berhasil .

 Transurethral Reseksi Dari Ejakulasi Saluran Sperma Penyumbatan saluran ejakulasi biasanya karena bawaan (kongenital) tapi juga dapat disebabkan dari prostatitis kronis atau kompresi oleh prostat atau kista vesikalis yang menyumbat saluran mani dan dapat diperbaiki dengan reseksi transuretral dimana aspirasi kistik dari saluransaluran ejakulatorius yang dipandu dengan USG .

inguinal. subinguinal. Repair Varikokel > Diindikasikan terutama untuk pria dengan varikokel Memiliki efek buruk pada spermatogenesis  refluks vena dan suhu testis meningkat Pria muda dengan varikokel unilateral atau bilateral berhubungan dengan penurunan ukuran testis bisa dilakukan varikokelektomi bisa diperbaiki dengan berbagai terapi operatif (retroperitoneal. > > > . laparoskopi).

orchiopexy dapat menghasilkan spermatogenesis dan kesuburan. kesuburan masih dapat terjadi. Bahkan pada pria dewasa dengan kriptorkismus bilateral. yang dapat menyebabkan azoospermia Pada testis yang turun kontralateral. Orchiopexy > Kriptokismus dikaitkan dengan tingginya insiden infertilitas dimana kedua testis tidak turun. dengan mengandalkan produksi hormon testosteron > .

. prognosis kehamilannya masih baik. prognosisnya buruk. Hasil penyelidikan Dor et al  istri yang baru dihadapkan kepada kemungkinan kehamilan selama 3 tahun kurang. kalau sudah dihadapkan selama 5 tahun lebih. Akan tetapi.