You are on page 1of 7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Satuan Pendidikan

: SMK NEGERI _ BANDUNG

Kelas/Semester

: X/1

Mata Pelajaran

: Teknik Elektronika Dasar

Topik

: sistem Konversi Bilangan

Pertemuan Ke-

: 1 dan 2

Alokasi Waktu: 2 x 3 jam pelajaran
A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotongroyong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan
prosedural, berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik
untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan
kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang
menciptakannya.

8 Menerapkan sistem bilangan pengkode biner (binary encoding) D. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud imlementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan 3.1. biner. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu. 2.1.1.1. tekun.6 Memahami konversi sistem bilangan oktal ke sistem bilangan desimal 3.1. dan heksadesimal 3. Siswa mampu memahami konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan oktal.1. terbuka.1.1 Memahami sistem bilangan desinal.7 Memahami konversi sistem bilangan heksadesimal ke sistem bilangan desimal 3.2 Memahami konversi sistem desimal ke sistem bilangan biner 3.6 Menerapkan konversi sistem bilangan oktal ke sistem bilangan desimal 4.5 Memahami konversi sistem bilangan biner ke sistem bilangan desimal 3.1.1.2 Mencontohkan sistem konversi bilangan pada rangkaian logika C. 1. Tujuan Pembelajaran siswa mampu memahami sistem bilangan desimal.2. jujur.2 Mencontohkan konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan biner 4. Indikator 3.1.3 Mengamalkan nilai-nilai keimanan sesuai dengan agaran agama dan kehidupan sehari-hari 2. cermat. oktal.1. 3. dan heksadesimal. inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi 2. kreatif. biner.1. objektif. oktal.1.5 Menggunakan konversi sistem bilangan biner ke sistem bilangan desimal 4.1.4 Menggunakan konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan heksadesimal 4. .2 Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai sumber energi di alam 1.1 Mencontohkan sistem bilangan dan kode biner pada rangkaian elektronika digital 4.1 Menerapkan sistem konversi bilangan pada rangkaian logika 3.1. kritis. Siswa mampu memahami konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan biner. bertanggung jawab. hati-hati.1.1.1.3 Memahami konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan oktal 3.7 Menerapkan konversi sistem bilangan heksadesimal ke sistem bilangan desimal 4.3 Mencontohkan konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan oktal 4.8 Memahami sistem bilangan pengkode biner (binary encoding) 4.4 Memahami konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan heksadesimal 3. teliti.

Siswa mampu memahami konversi sistem bilangan biner ke sistem bilangan desimal. G. 8. 12. Siswa mampu memahami konversi sistem bilangan heksadesimal ke sistem bilangan desimal. Siswa mampu memahami konversi sistem bilangan oktal ke sistem bilangan desimal. 3. diskusi. Konversi sistem bilangan biner ke sistem bilangan desimal. 6. Siswa mampu menerapkan konversi sistem bilangan heksadesimal ke sistem bilangan desimal. dan heksadesimal. Bahan Tayang (PPT) Sumber Belajar : Buku siswa. Siswa mampu menerapkan sistem bilangan pengkode biner (binary encoding) E. alat. Sistem bilangan desimal. 16. 6. 5. Metode Pembelajaran Pendekatan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran pada pertemuan ke-1 Discovery learning dan pada pertemuan ke-2 Project base learning serta metoda praktik terbimbing. buku guru. Siswa mampu menggunakan konversi sistem bilangan biner ke sistem bilangan desimal. 15. Siswa mampu mencontohkan konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan oktal. 5. Sistem bilangan pengkode biner (binary encoding) F. Media pembelajaran. Kegiatan Pembelajaran . 8. 7. dan sumber pembelajaran Media. Konversi sistem bilangan heksadesimal ke sistem bilangan desimal. Siswa mampu mencontohkan sistem bilangan dan kode biner pada rangkaian elektronika digital. Materi Pembelajaran 1. oktal. tutorial dan tanya jawab. 4. Siswa mampu menerapkan konversi sistem bilangan oktal ke sistem bilangan desimal. 2. modul praktik. Konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan oktal. pembelajaran : LCD. data sheet H. 11. Siswa mampu memahami konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan heksadesimal. Konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan heksadesimal. Konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan biner. alat. Siswa mampu menggunakan konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan heksadesimal. Siswa mampu memahami sistem bilangan pengkode biner (binary encoding) 9. biner. 14.4. 10. Laptop. paparan. Siswa mampu mencontohkan konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan biner. 7. 13. Konversi sistem bilangan oktal ke sistem bilangan desimal.

dan heksadesimal.  Semua peserta didik memperhatikan cara guru mengkonversi system bilangan decimal ke system bilangan biner  Semua peserta didik memperhatikan cara guru mendemonstrasikan Konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan oktal.Kegiatan Pendahu luan Deskripsi Kegiatan Pertemuan Kesatu: 1. Pengkondisian peserta didik 2.  Konversi sistem bilangan desimal ke sistem bilangan heksadesimal Menanya: Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mengarahkan siswa memperhatikan secara rinci proses mengkonversi system bilangan decimal ke system bilangan biner Mengumpulkan Informasi: Siswa berdiskusi dengan teman untuk menjawab pertanyaan yang ada di buku mengenai mengkonversi system bilangan decimal ke system bilangan biner Mengasosiasi/ Menalar: Siswa mengetahui cara menggunakan sistem bilangan dan kode biner pada rangkaian elektronika digital. Menyampaikan tujuan pembelajaran Inti Mengamati:  Semua peserta didik memperhatikan guru menjelaskan tentang sistem bilangan desimal. Menyampaikan materi yang akan dibelajarkan yaitu: Alokasi Waktu 15 menit Menerapkan sistem konversi bilangan pada rangkaian logika 4. Melakukan appersepsi melalui tanya jawab tentang Sistim Bilangan 3. Menyimpulkan: Peserta didik bersama-sama dengan guru menyimpulkan materi yang telah disampaikan Mengkomunikasikan: Siswa menuliskan atau menyampaikan mengenai materi yang telah dipelajari 145 menit . biner. oktal.

Sistem bilangan pengkode biner (binary encoding) Mengumpulkan Informasi: Siswa berdiskusi dengan teman untuk menjawab pertanyaan yang ada di buku mengenai Sistem bilangan pengkode biner (binary encoding) . Pengkondisian peserta didik 2. Menyampaikan tujuan pembelajaran 15 menit Inti Mengamati: 145 menit  Peseerta didik memperhatikan Guru menjelaskan tentang konversi sistem bilangan biner ke sistem bilangan desimal.. oktal.Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu 20 menit Penutup Bersama-sama siswa membuat kesimpulan hasil belajar selama sehari tentang sistem bilangan desimal. biner. • Peserta didik memperhatikan guru menjelaskan Konversi sistem bilangan oktal ke sistem bilangan desimal. • Peserta didik memperhatikan konversi sistem bilangan heksadesimal ke sistem bilangan desimal. dan heksadesimal Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari Mengajak semua siswa berdo’a Pendahu luan Pertemuan Kedua: 1. • Peserta didik memperhatikan guru menjelaskan Sistem bilangan pengkode biner (binary encoding) Menanya: Guru mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mengarahkan siswa memperhatikan secara rinci proses konversi bilangan heksadesimal ke sistem bilangan desimal.Melakukan appersepsi melalui tanya jawab tentang materi yang akan dipelajari 3.

.... Ubahlah bilangan biner (111101101010)2 menjadi bilangan hexadesimal (...)10 3... 2...)16 8. Ubahlah bilangan biner (1111)2 menjadi bilangan desimal (..... Penilaian Hasil Pembelajaran LEMBAR SOAL PENILAIAN KOGNITIF 1.. Ubahlah bilangan biner (111011011)2 menjadi bilangan oktal (.)8 6.. 3. Ubahlah bilangan desimal (85)10 menjadi bilangan biner (.)2 5. 4. Nama Siswa Skor Benar Salah ( 1) (0) Jumla Nila h Skor i .. Ubahlah bilangan hexadesimal (A2B)16 menjadi bilangan biner (.. Ubahlah bilangan desimal (76)10 menjadi bilangan oktal (.)8 Ubahlah bilangan oktal (94)8 menjadi bilangan biner (...)10 2. Ubahlah bilangan hexadesimal (8C)16 menjadi bilangan oktal (......)10 9. 4.....)2 Ubahlah bilangan oktal (125)8 menjadi bilangan desimal (..... Ubahlah bilangan hexadesimal (3F5)16 menjadi bilangan desimal (.)2 7. 10.......Kegiatan Alokasi Waktu Deskripsi Kegiatan Mengasosiasi/ Menalar: Siswa mengetahui adanya hubungan Sistem bilangan pengkode biner (binary encoding) Menyimpulkan: Peserta didik bersama-sama dengan guru menyimpulkan materi tentang konversi bilangan Mengkomunikasikan: Siswa menuliskan atau menyampaikan tentang masing masing konversi bilangan Penutup POST TEST Bersama-sama siswa membuat kesimpulan hasil belajar selama sehari tentang konversi bilangan Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari Mengajak semua siswa berdo’a 20 menit I..)8 Penilaian Kognitif : No 1.

8. 9. 6. (Nama Lengkap) . November 2015 Mengetahui. 10 . Kepala SMK Negeri _ Bandung (Nama Lengkap) Wakasek Kurikulum. (Nama Lengkap) Guru Mata Pelajaran.5. 7. beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini: D = Memerlukan perbaikan C = Menunjukkan kemajuan B = Memuaskan A = Sangat baik Format Pengamatan Perilaku Berkarakter/sosial N Nama o Rincian Tugas Kinerja (RTK) 1 2 3 4 5 Keterangan : 1 = Santun 2 = Responsif 3 = Tanggung Jawab 4 = Jujur 5 = Peduli Bandung. LEMBAR PENILAIAN : Pengamatan Perilaku Berkarakter/sosial Petunjuk: Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini.