You are on page 1of 26

KATA PENGANTAR
Tim Peneliti memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa,
karena hanya dengan rahmat dan ridhaNya akhirnya penulisan laporan hasil
penelitian ini terselesaikan. Ucapan terima kasih yang dalam dan tulus Tim
Peneliti sampaikan kepada:
1. Dr. H, Sutarman, Ir., M.Sc., SE., M.Si., Direktur Politeknik Pos Indonesia,
atas segala fasilitas yang telah disediakan untuk melakukan penelitian ini.
2. Bapak/Ibu di Kabupaten Bandung Kecamatan Katapang atas akses
informasi yang diberikan kepada Tim Peneliti untuk melengkapi kajian ini.
3. Bapak/Ibu pemilik usaha di Kabupaten Bandung Kecamatan Katapang
atas akses informasi yang diberikan kepada Tim Peneliti untuk melengkapi
kajian ini.
4. Jurusan Teknik Informatika dan Manajemen Pemasaran yang telah
memberikan ijin kepada Tim Peneliti untuk melakukan penelitian
5. Staf administrasi jurusan yang telah membantu Tim Peneliti dalam proses
administrasi pelaksanaan penelitian
6. Manajemen dan staf administrasi LPPM yang telah membantu Tim
Peneliti dalam proses administrasi penelitian
7. DP2M Dikti yang telah memberikan kepercayaan dan kesempatan kepada
peneliti untuk melakukan penelitian.
8. Berbagai pihak yang telah membantu untuk kelancaran dari mulai studi
pendahuluan, pelaksanaan penelitian, sampai dengan penyusunan laporan
ini.
Tim Peneliti menyadari banyak kekurangan dalam penulisan laporan hasil
penelitian ini. Oleh karena itu, kritik dan saran tetap Tim Peneliti nantikan
demi penyempurnaan tulisan ini dan penelitian-penelitian terkait lebih lanjut.
Semoga bermanfaat.

Bandung, Desember 2013
Tim Peneliti,

Dini Hamidin, S.Si., MBA., MT.
Akhmad Yunani, SE., MT.
Azizah Zakiah, ST., MT.

pertanian. Jenis usaha ekonomi yang menjadi mata pencaharian penduduk beragam. dan kerajinan tangan/ industri kecil. terdiri dari UKM bidang jasa sebanyak 28 unit dan UKM bidang manufaktur/ kerajinan sebanyak 58 unit.000. perdagangan.000. mengingat Katapang merupakan salah satu kawasan berikat industri di Bandung Selatan. Banyusari. 4. Kecamatan Katapang memiliki 7 desa.000. USAHA KECIL MENENGAH (UKM) Kecamatan Katapang memiliki sentra usaha UKM relatif lebih banyak dibanding kecamatan lain di Kabupaten Bandung.4 miliar. 300.000 sampai terbesar Rp. Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 1 . Aset yang dimiliki memiliki rentang dari yang terkecil sebesar Rp. Pangauban. dan merupakan garda terdepan dalam hal pembangunan industri di kawasan Soreang dan sekitarnya. Jumlah unit usaha UKM di Kecamatan Katapang sampai saat ini ada 86 unit. dan untuk detail profil UKM hanya membahas 11 UKM dari 2 desa. yaitu Desa Cilampeni dan Desa Sukamukti Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung. Sangkanhurip dan Sukamukti. Gandasari. Pada buku profil UKM ini baru membahas beberapa Usaha Konveksi dan Sangkar Burung. 1. 320.000 sampai terbesar Rp. Sedangkan omzet yang diperoleh beragam dari mulai terkecil Rp. Kecamatan Katapang juga merupakan wilayah penyangga terpenting bagi Soreang sebagai ibukota Kabupaten Bandung. Beberapa industri menengah-besar juga berlokasi di beberapa wilayah Kecamatan Katapang karena posisi wilayah yang memang strategis.KECAMATAN KATAPANG Katapang merupakan sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung yang berbatasan langsung dengan Kota Bandung. Katapang. Cilampeni.

jenis ini masuk pada kelompok 13 (industri tekstil) dan 14 (industri pakaian jadi). dan warung makan. percetakan. Katapang Konveksi Konveksi merupakan industri yang memanfaatkan output dari industri tekstil sebagai bahan baku operasinya. Komponen utama industri konveksi adalah hasil olahan industri tekstil dan produk tekstil seperti kain dan hasil industri garmen. Industri konveksi merupakan industri yang memiliki nilai omset paling tinggi diantara sembilan jenis usaha UKM bidang manufaktur di Kecamatan Katapang. seperti terlihat pada gambar di halaman berikut. bengkel.Jenis usaha jasa beragam mulai perdagangan. Oleh karena itu. mengacu pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2009. Sedangkan jenis usaha bidang manufaktur lebih beragam. Gambar 1. Dari sisi populasi. industri ini menempati urutan nomor 2 terbanyak Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 2 . Ragam UKM manufaktur Kec. fotokopi. sablon. penggilingan padi.

bukan sebagai OEM (original equipment manufacturer) yang dapat melakukan forecast terhadap demand dan menentukan kebijakan logistik sendiri. Industri konveksi di Kecamatan Katapang memiliki keragaman peran dalam sistem rantai pasok. job-order dan fully manufacturing. yakni cutting dan printing. demikian juga kegiatan outbound logistics. Jumlah unit usaha konveksi di Kecamatan Katapang ada 17 unit atau 29. Konveksi model job-order Pengamatan yang dilakukan pada usaha konveksi job-order (milik Bpk Heri Suheri) menunjukkan bahwa UKM ini hanya berfungsi menyelesaikan salah satu proses manufaktur dalam industri konveksi (garmen). Proses tipikal usaha konveksi job-order dapat digambarkan sebagai berikut: Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 3 . Kegiatan inbound logistics tidak dilakukan oleh UKM ini karena semua material (sudah berupa work-in-process) ditangani langsung oleh pemberi order. sebagaimana dijelaskan pada uraian berikut.setelah sangkar burung. Kegiatan seperti ini sering disebut sebagai kegiatan menerima makloon (semacam borongan atau outsourcing untuk suatu rangkaian produksi dari seluruh sistem produksi suatu produk yakni konveksi). Kedua ragam peran tersebut berdampak pada perbedaan model rantai pasok yang signifikan termasuk pengukuran kinerjanya. UKM menerima order untuk memotong kain yang polanya sudah ditetapkan oleh pemberi order (umumnya perusahaan garmen yang juga berskala UKM). dan mencetaknya pada kain tersebut. mendisain gambar sesuai dengan tema yang diminta pemberi order.31% dari total populasi UKM manufaktur di Kecamatan Katapang. Dalam sistem rantai pasok konveksi.

Semakin inovatif UKM (menurut pemberi order) dan tentu saja disertai delivery yang tepat waktu. pola. packaging. kirim ke pemesan Gambar 2. Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 4 . semakin dipercaya oleh pemberi order dan semakin tinggi intensitas loyalitas pemberi order. Innovativeness pada UKM ini terletak pada kebaruan dan kesesuaian ide dengan tema yang dipesan oleh pemberi order. Proses tipikal pada industri konveksi job-order Dalam alur proses tersebut terlihat bahwa UKM Konveksi yang bersifat joborder merupakan bagian dari proses inti manufaktur namun justru kendali proses terpusat pada pemilik produk.PEMESAN (GARMEN) UKM KONVEKSI (Job-order) Terima order (tema. pola dan bahan untuk dipotong Sablon warna dasar Disain gambar berdasar tema Proving gambar Terima kain tersablon Gambar approved? Stop Sablon gambar pada kain berwarna Keringkan. dan bahan siap sablon) Initial Kirim tema.

Kondisi asimetri informasi terjadi dalam hal ini karena UKM konveksi joborder sama sekali tidak mengetahui berapa sebenarnya demand dari produk pakaian tersebut sehingga dapat mengelola sumber dayanya. UKM memeroleh informasi tentang model produk terkini yang diminati pasar berdasarkan survei yang dilakukan secara rutin oleh pemilik ke pasar ritel besar di Kota Bandung. Sedangkan pada sisi downstream. telah dilakukan juga oleh UKM). Konveksi model fully manufacturing Berdasar pengamatan langsung dan wawancara pengusaha UKM. industri jenis ini berfungsi sepenuhnya sebagai OEM karena melakukan aktivitas manufaktur secara penuh dari mulai inbound logistics (order raw material dan bahan penolong) sampai dengan outbound logistics (delivery ke gudang distributor). Atribut-atribut UKM dalam konteks manajemen rantai pasok yang dengan demikian juga tidak terpenuhi oleh UKM konveksi job-order ini. UKM harus berkolaborasi dengan pemasok kain sebagai bahan utama. juga sebagai dasar untuk melakukan forecast demand. Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 5 . sebagai salah satu proses bisnis dalam manajemen rantai pasok. mereka berkolaborasi dengan peritel atau distributor untuk mendistribusikan produknya sampai ke pelanggan akhir. Proses rantai pasok dan manufaktur tipikal pada UKM ini dapat digambarkan pada gambar 3 halaman berikut. Informasi ini. dan pemasok bahan penolong lain. tidak seperti pada model job-order. Kondisi ini juga berdampak pada tingginya risiko usaha karena kelangsungan usaha sangat tergantung pada pemberi order dan sumber daya yang dimiliki UKM tidak bisa digunakan untuk usaha lainnya. disamping menjadi dasar untuk pembuatan model (dalam hal ini fungsi riset dan pengembangan. Pada sisi upstream. Keputusan tentang disain dan jumlah produk yang akan dibuat juga diputuskan oleh UKM ini.

tingkat pemenuhan (kuantitas maupun kualitas) produk kepada pelanggan. serapan dan lokasi pasar. Proses rantai pasok dan manufaktur UKM Konveksi full manufacturing Berdasarkan forecast demand (potensi pasar maupun disain) tersebut. UKM akan membuat pola dan mulai membuat anggaran belanja (purchasing) kain. Jumlah dan jadwal produksi ditetapkan berdasar kapasitas (mesin dan tenaga kerja langsung). pemilihan pemasok bahkan sampai dengan belanja material dilakukan oleh Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 6 . benang dan bahan penolong lain. Sesuai karakter UKM. moda dan biaya pengiriman.Gambar 3. Untuk procurement (purchasing) misalnya. Informasiinformasi lain yang diperlukan (semua dikumpulkan sendiri oleh pemilik) untuk kelancaran aktivitas logistik antara lain kapasitas pemasok. mulai dari identifikasi kebutuhan material/bahan penolong. aksesoris. lead time pengiriman pasokan. peran dan kendali pemilik sangat dominan pada seluruh aktivitas baik manufaktur maunpun logistik.

koordinasi. bahkan pengiriman ke distributor/pengecer juga dilakukan oleh pemilik. Oleh karena itu. Umumnya. yang menggambarkan aliran material dan informasi dari hulu ke hilir dan sebaliknya. Demikian juga dengan distribusi produk akhir. Atribut-atribut manajemen rantai pasok sebenarnya terpenuhi oleh UKM jenis ini meski intensitasnya relatif rendah. merupakan kegiatan kerajinan yang banyak ditekuni oleh para pelaku UKM karena tradisi turun temurun. atau Tasik). kolaborasi justru terjadi diantara sesama pengrajin dalam pengadaan bambu dengan tujuan efisiensi biaya material. Meski pada aktivitas penjualan terjadi persaingan. Demikian juga jika ditinjau dari proses bisnis rantai pasok. Bambu merupakan material utama dengan komposisi biaya produksi tertinggi untuk produk sangkar burung. Bambu umumnya didatangkam dari luar kota (daerah Sumedang dan sekitarnya. SANGKAR BURUNG Sangkar burung yang secara populasi unit usahanya paling banyak. ada keunikan pada aktivitas pengadaan bambu. kolaborasi. Kelompok ini merupakan OEM yang melakukan aktivitas manufaktur secara penuh dari mulai inbound logistics. Proses-proses inovasi.pemilik langsung. dan upaya efisiensi sebagai wujud karakter manajemen rantai pasok UKM telah dilakukan meski sangat terbatas dan pola tidak baku. Sebuah sangkar membutuhkan sekitar satu batang bambu dengan ukuran sekitar 6 meter. manufaktur dan outbound logisitcs. jika belanja satu minggu hanya dilakukan untuk satu orang jatuhnya akan sangat mahal karena biaya transportasi yang tinggi. Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 7 . setiap pelaku UKM berbelanja untuk selama satu minggu produksi. juga terpenuhi oleh UKM ini. Ditinjau dari aspek kolaborasi.

ada perbedaan cara diantara pelaku UKM ini. dan distribusi produk sangkarnya (dengan pengepul ataupun dengan pengecer).-. 130. Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 8 . Atribut-atribut UKM dalam konteks rantai pasok seluruhnya ada dalam UKM ini. Namun demikian untuk menjualnya langsung ke pengecer juga diperlukan biaya tambahan karena harus mengantar sendiri sangkar burung ke lokasi pengecer yang jaraknya juga relatif jauh. bahkan dengan rekan mereka sendiri yang sebenarnya adalah pesaing). 180. UKM sangkar burung juga memenuhi kriteria untuk dibuatkan pemodelan manajemen rantai pasoknya.per unit). dan ada beberapa diantara mereka menjual langsung ke pengecer dengan harga yang lebih tinggi yakni Rp.000.Untuk mendistribusikan sangkar burung.000.. Meski secara finansial aset dan omset mereka rata-rata kecil. Innovativeness tercermin dalam disain produk dan pengetahuan akan kebutuhan pasar. Koordinasi dan kolaborasi dilakukan manakala mereka melakukan pengadaan (kolaborasi dengan pemasok material. Sebagian besar pelaku UKM menjualnya melalui pengumpul (dengan harga Rp.

tempat usaha ini belum pernah mendapatkan bantuan modal dari mana pun. kayu jati. dan Garut. Kabupaten Bandung Kap. plitur dan peralatan pendukung lainnya. Bahan utama sangkar burung dibeli dari pengepul dan biasanya bahannya dibeli dari daerah Ciwidey. Landean Hilir RT 02/RW 10 Desa Sukamukti.500. Sumedang. Sangkar Burung Nama UKM/Pemilik : Ade Suparman Bidang Usaha : Pengrajin Sangkar Burung Alatmat : Kp. porduksi/bln : 90 buah/bln Tenaga Kerja : 3 orang Pemasaran : Pengepul Omset/tahun : 162 juta/tahun Sangkar Burung merupakan usaha mayoritas yang berada di kampung Sangkanhurip. Berdasarkan hasil wawancara. sehingga jumlah produksi sangkar burung bergantung pada modal yang dimiliki (hasil dari penjualan sangkar burung sebelumnya). Jumlah tenaga kerja yang dimiliki ada 3 orang yaitu anggota keluarga sendiri. Modal awal membangun usaha sangkar burung ini sekitar Rp. 2.DETAIL PROFIL PER UKM A. Kecamatan Katapang. paku. DESA SUKAMUKTI 1. Perancangan membuat sangkar burung dibuat oleh pemiliknya sendiri sesuai dengan pengetahuan yang didapatkan secara turun-temurun dengan peralatan milik pribadi. dengan Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 9 . Bahan yang digunakan dalam membuat sangkar burung terdiri dari bambu. lem.000.

2. 40. Sedangkan untuk harga ditempat usaha (jongko) sekitar Rp. 180.d. makloon Alatmat : Kp. Proses pemasarannya melalui pengepul (dengan harga yang murah) dan atau pasar burung (menyewa tempat usahanya/Jongko). Rp. 300. bahkan dari luar negeri seperti itali. dimana 1 set-nya terdiri dari 3 sangkar. Sehingga jika dihitung per-bulan mencapai sekitar 30/set yaitu 90 sangkar burung (per-hari sekitar 1/set yaitu 3 sangkar burung seharga Rp. Hasil penjualan per minggu sekitar 7-8/set. negara lainnya yang tentunya memiliki kreativitas yang lebih baik. 130. parahyangan . Sehingga sangkar burung memiliki ciri khas yang berbeda-beda di antara para pemilik usaha sangkar burung tersebut.harga penjualan setiap sangkar burung di pengepul sekitar Rp. cina. Cibogo RT 02/RW 09 Desa Sukamukti. Surabaya Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 10 . Kecamatan Katapang. Setiap pengrajin sangkar burung memiliki keterampilan.d. Keuntungan yang didapatkan dari penjualan sangkar burung sekitar Rp. Kabupaten Bandung Kap.000 s.000.000 buah Tenaga Kerja : 16 orang Pemasaran : Tanah abang. Sablon/Makloon Nama UKM/Pemilik : CV.000. pengetahuan dan kreativitas yang berbeda-beda. Sawarna Jaya Print/Herry Suherry Bidang Usaha : Sablon.000.000 s. Dengan keterbatasan yang ada.000/set. 50. Jawa (Barang produksi terbaik sangkar burung adalah sangkar burung dengan ukiran dari Jepara). 130. porduksi/bln : 50. Rp. para pemilik usaha kecil sangkar burung ini harus bersaing dengan barang yang di produksi dari Daerah Bandung (daerah di luar kabupaten Bandung).

000 s. Untuk proses pemesanan. bahan kaos tersebut masuk ke proses sablon sampai finishing.000.d. 1.000. Oleh pelanggan tetap barang dipasarkan ke luar Jawa.000. Usaha yang berkembang menjadikan usahanya saat ini memiliki tenaga kerja sekitar 16 orang. Awal usaha Bapak Heri bekerja di usaha sablon milik orang lain. Setelah desain selesai. dan selama perbulan bisa mencapai 50. Tanah Abang. Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 11 .2M/tahun Sawarna Jaya Print adalah UKM yang bergerak di bidang Sablon kaos milik Bapak Heri (31 tahun). Hasil perbulan pendapatan Rp. maka pemilik usaha ini sudah memiliki pelanggan tetap dengan total pelanggan tetap saat ini sudah 20 orang. 300. Bahan yang digunakan cat dan bahan kaos yang dikirim dari Dayeuhkolot.000. Warna Jaya Print ini juga berencana untuk mengembangkan usahanya di bidang konveksi (distro). Dengan menjaga kualitas jasa sablon dan desainnya. dan akhirnya mulai merintis usaha bersama keluarganya. Aset yang dimiliki untuk saat ini adalah tempat usaha. 2 mobil. Bapak Heri telah memafaatkan pinjaman dari Bank ditambah dengan modal usaha sendiri. 1 rumah dan aset senilai Rp. kotor rata-rata 80. Bali.Aset Omset/tahun : Rp. 300 juta : Rp.000 buah. pemilik mendapatkan pesanan dari pelanggan. yang selanjutnya akan masuk ke proses desain sesuai permintaan pelanggan.000. Hasil produksi per-hari memcapai 4000 buah. Dalam permodalannya. 120.

UKM ini mendapat pasokan bahan baku dari pengepul langganannya. Selama ini pemilik tidak melakukan promosi untuk menambah pelanggan baru. 240 jt/tahun UKM yang bergerak di bidang pembuatan komponen/sparepart motor ini merupakan milik Bapak Wawan.Surabaya. 3. alat cetak yang disebut mattres dan gudang penyimpanan. UKM ini hanya membuat bahan baku menjadi Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 12 . dan Parahyangan. Aset yang dimiliki oleh pengusaha pembuatan komponen motor ini adalah tempat kerja yang berada di samping dan di belakang rumah pemilik. yang berada di kampung Bojong Sukamukti RT. Kabupaten Bandung Kap. karena di daerah Kabupaten Bandung jarang sekali peminat usaha sablon. porduksi/bln : 3000/bln/matres (cetakan) Tenaga Kerja :Pemasaran : Pengepul Aset : matres (cetakan) Omset/tahun : Rp. desa Sukamukti. Persaingan hanya dari distro dan tempat sablon dan konveksi di tempat lain di luar Kabupaten Bandung.01/02. Pembuatan Sparepart Motor Nama UKM/Pemilik : Bapak Wawan Bidang Usaha : Sparepart Alatmat : Bojong Sukamukti RT 01/RW 02 Desa Sukamukti. Kecamatan Katapang. UKM ini berdiri menggunakan modal pribadi dengan mempunyai tenaga kerja sebanyak 7 orang.

Usaha pembuatan sepatu ini berdiri pada tahun 2013 ini sekitar 4 bulan yang lalu. 4.01/02. Usaha ini berjalan dengan menggunakan modal pribadi. 48jt – 86 jt/tahun UKM yang bergerak di bidang pembuatan sepatu ini merupakan usaha milik bapak Iqbal yang berada di Bojong Sukamukti RT. Pembuatan Sepatu Nama UKM/Pemilik : Bapak Iqbal Bidang Usaha : Sepatu Alatmat : Bojong Sukamukti RT 01/RW 02 Desa Sukamukti. Kabupaten Bandung Kap. mesin jahit Omset/tahun : Rp. Pendapatan kotor yang didapat dari usaha pembuatan komponen motor ini hingga mencapai Rp 20. terhitung bulan Juli. desa Sukamukti.000.komponen motor. Pendistribusian barang yang sudah menjadi setengah jadi akan diserahkan kembali kepada pengepul dengan harga yang sudah disepakati antara pemilik UKM dengan pengepul itu sendiri.000 per bulan. Kecamatan Katapang. Kapasitas produksi dapat mencapai 100/hari setiap mesin mattres. toko-toko Aset : alat cetak. Sampai saat ini Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 13 . porduksi/bln : 8 kodi/bln Tenaga Kerja : 2 orang Pemasaran : konsumen akhir.

Dan hasil dari produksi dipasarkan sendiri di daerah Gasibu setiap hari minggu dan juga dipasarkan dengan menitipkan hasil produknya di toko-toko sepatu sekitar Cibaduyut.000. Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 14 . Produksi dari UKM ini hanya berupa sepatu yang di desain sendiri oleh pemilik usaha. yang memang masih satu keluarga dan aset dari usaha ini adalah alat jahit sepatu dan alat ukur / model ukuran kaki. pemilik mendapatkan omset sekitar Rp 1.000/bulan. Hasil dari produksinya.800.000 – 1. Kapasitas produksi untuk setiap minggunya yaitu kurang lebih 21 pasang sepatu per minggu.usahanya hanya mempunyai tenaga kerja sebanyak 2 orang. Untuk bahan baku produksi UKM ini didapatkan dengan cara membeli dari penjual bahan baku sepatu di Cibaduyut.

50. pemilik mendapatkan omset sebesar Rp. Pengolahan Limbah Pabrik Nama UKM/Pemilik : Bapak Mumu Bidang Usaha : Pengolahan Limbah Alatmat : Kp. Pemasaran pengolahan limbahnya tersebut dipasarkan ke pengrajin atau kepada pabrik-pabrik kecil. Cijagra RT 05/RW 11 Desa Cilampeni.000/bulan. pertama limbah dikumpulkan terlebih dahulu. porduksi/bln : 10 ton/bln Tenaga Kerja : 6 s. 2. Kecamatan Katapang. porduksi/bln : 160 kasur dan 800 bantal/guling per-minggu Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 15 . Hasil dari penjualan pengolahan limbah tersebut. Aset yang dimiliki oleh pengusaha pengolahan limbah pabrik ini adalah lahan dan gudang. Pembuatan Bantal. Kabupaten Bandung Kap. UKM ini berdiri menggunakan modal pribadi dengan mempunyai tenaga kerja antara 6-10 orang.B. pabrik Aset : Lahan/Gudang Omset/tahun : Rp.d. Guling dan Kasur Nama UKM/Pemilik : Bapak Supriatna Bidang Usaha : Pembuatan guling/bantal dan kasur Alatmat : Kp.000. DESA CILAMPENI 1.05/11. setelah itu disortir berdasarkan limbah yang dapat dijual langsung dan limbah yang harus diproses terlebih dahulu. Kabupaten Bandung Kap. Proses pengolahan limbah tersebut adalah. 10 orang Pemasaran : Pengrajin. 600jt/tahun UKM yang bergerak di bidang pengelolaan limbah ini merupakan milik Bapak Mumu. UKM ini memanfaatkan limbah-limbah pabrik karena banyaknya pabrik yang berdiri khususnya di daerah Soreang. Bojong buah Desa Cilampeni. Kecamatan Katapang. yang berada di kampung Cijagra RT.

Hasil dari penjualan kasur. guling dan kasur busa.000/bulan. 3. bantal/guling.000.Tenaga Kerja Pemasaran Aset Omset/tahun : 3 orang : Toko : Gudang. 20. Kapasitas produksi untuk setiap minggunya yaitu kurang lebih 40 kasur dan 200 bantal/guling. Sampai saat ini hanya mempunyai tenaga kerja sebanyak 3 orang dengan aset gudang. Limbah pabrik yang digunakan untuk bahan baku produksi didapatkan dengan cuma-cuma tetapi pemilik usaha harus mengambilnya ke pabrik tersebut. kendaraan : Rp. pemilik mendapatkan omset sekitar Rp. 240jt/tahun UKM pembuatan bantal. Hasil dari produksi dipasarkan ke toko-toko yang sebagian besar sudah menjadi pelanggannya. Peternak Jangkrik Nama UKM/Pemilik : Ibu Euis Bidang Usaha : Peternakan Jangkrik Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 16 . mesin jahit dan kendaraan. desa Cilampeni. mesin jahit. Untuk bahan baku produksi UKM ini memanfaatkan limbah dari pabrik dan sebagian besarnya dari pabrik tekstil. guliang dan kasur ini merupakan usaha milik Bapak Supriatna yang berada di kampung Bojong Buah. Produksi dari UKM ini adalah berupa bantal. Usaha ini berdiri semenjak tahun 2007 dengan menggunakan modal pribadi.

000 per-bulan. Kecamatan Katapang. pasar : Boks bekas. untuk sarang jangkriknya memanfaatkan sampah kardus bekas tempat telur. Kabupaten Bandung : 1 kali 10 – 20kg : 3 . Pada awalnya untuk produksi. Bojong buah RT 01/RW08 Desa Cilampeni.500. sarang dari tempat telur : Rp. Pemilik usaha awalnya ikut bersama peternak jangkrik yang lain. jumlah sekali panen jangkrik antara 10 . Pemasaran jangkrik dijual langsung ke tempat grosiran dan juga dijual ke pasar burung seperti pasar Sukahaji. 4. 18jt/tahun (bersih) Bidang usaha ternak jangkrik yang berada di kampung Bojong Buah ini merupakan milik keluarga Ibu Euis.Alatmat Kap. tetapi saat ini selain menghasilkan jangkrik dewasa juga dapat menghasilkan bibitnya kembali. Pendapatan dari ternak jangkrik ini tergantung dari hasil panen. Aset yang digunakan untuk berternak jangkrik ini adalah boks dan sarang jangkrik di dalamnya. pemilik membeli bibit telur jangkrik kepada petrnak lainnya.20 kg. porduksi/bln Tenaga Kerja Pemasaran Aset Omset/tahun : Kp. ibu Euis dan keluarga membuka ternak jangkrik sendiri.000 s. Total pendapatan bersih dari berternak jangkrik ini Rp. Konveksi Nama UKM/Pemilik : Paseron Konveksi / Bapak Budi Bidang Usaha : Konveksi Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 17 . tetapi setelah memiliki modal sendiri.000. 2.d. 1.4 orang : Grosir.

total produksi per-bulan dapat mencapai kurang lebih 6000-7000 buah per-bulan-nya. Papua.Alatmat Kap. Untuk permodalan. 4. quality control sampai dengan packaging. Produksi dari konveksi ini berdasarkan pesanan. Usaha ini berdiri sejak tahun 2002. Karyawannya tersebar di beberapa tempat bahkan sampai di Garut. sampai dengan saat ini konveksi memiliki tenaga kerja 50 orang dan aset yang dimilikinya adalah lahan dan total mesin 80 unit. pertama pemilik mendapatkan pesanan.d. Jawa Timur. Kecamatan Katapang. setelah itu mulai dari pembelian bahan baku. pemilik memanfaatkan tempat dari karyawannya (seperti rumah-rumah karyawannya). Untuk proses pesanan yang mengharuskan ada Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 18 . jadi mesin-mesin jahit untuk produksi di simpan di rumah karyawannya.01/06. Kabupaten Bandung : 6000 – 7000 /bln : 50 orang : Jawa Tengah. Proses produksi. Keunikan dari proses produksinya di Paseron konveksi ini adalah dalam proses penjahitannya. penjahitan. 6M/tahun Paseron konveksi adalah UKM yang bergerak di bidang konveksi pakaian milik Bapak Budi yang berada di daerah kampung Cilampeni RT. porduksi/bln Tenaga Kerja Pemasaran Aset Omset/tahun : Kp.8M s. Untuk bahan baku pemilik mendapatkannya dengan cara membeli ke tempat grosiran tekstil. pemotongan bahan. pemilik telah memanfaatkan pinjaman dari Bank. Cilampensi RT 01/RW06 Desa Cilampeni. Sumatera : 80 unit mesin jahit : Rp.

dan untuk pemilik mengembangkan masih usahanya membutuhkan modal yang lebih. lahan. Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 19 . Udan Bidang Usaha : Mebel Alatmat : Jl. porduksi/bln : 200 unit Tenaga Kerja : 80 orang Pemasaran : 80% toko. kendaraan dan mesin.gambar yang di sablon atau di bordir.02/05. Hasil dari produksinya dipasarkan lebih diutamakan keluar Jawa Barat seperti Jawa Tengah. Mebeler Nama UKM/Pemilik : Cilampeni Mebel/Bapak H. bangunan Omset/tahun :Cilampeni Mebel. Citarum RT 02/RW05 Desa Cilampeni. 20% konsumen akhir Aset : kendaraan. namun belum memanfaatkan jasa perbankan. 5. Sumatera bahkan Papua. 500. Udan. Jawa Timur. pada awalnya pemilik merupakan pegawai dari pabrik milik orang lain. Kecamatan Katapang.000/bulan. Untuk permodalannya pemilik mebel ini hanya menggunakan dana sendiri. Jumlah tenaga kerja sekitar 80 orang. Usaha ini merupakan milik bapak H.000. Omset hasil penjualannya menghasilkan kurang lebih Rp. pemilik lebih memanfaatkan jasa orang lain yang memang bergerak di bidang tersebut. Kabupaten Bandung Kap. Sampai pada saat ini aset yang dimiliki adalah tempat. merupakan UKM yang bergerak di bidang pabrik meubeul yang berada di jalan Citarum RT.

tahun Usaha 2009 ini dengan menggunakan modal sendiri. Kecamatan Katapang. yang berada di kampung Cijagra dimulai pada RT. Minuman Nama UKM/Pemilik : Yoghurt Cilampeni Simanalagi/Bapak Jajang Bidang Usaha : Pengolahan Yoghurt Alatmat : Kp. porduksi/bln : 3000 – 5700 liter/bln Tenaga Kerja : 5 orang Pemasaran : warung. Omset dari hasil penjualan belum dapat dikalkulasikan dengan pasti karena banyaknya pesanan dan jumlah karyawan. perakitan dan quality control. Setelah proses produksi selesai baru dikirimkan kepada konsumen. Jumlah tenaga Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 20 . pengecatan.8 jt/tahun Yoghurt Cilampeni Simanalagi merupakan usaha milik Bapak Jajang.01/12. atau ibu-ibu rumah tangga (konsumen akhir) yang berada di sekitar pabrik. Kabupaten Bandung Kap. kantin Aset : 4 mesin pendingin/freezer Omset/tahun : Rp. 6. setelah itu mulai pemotongan bahan (bahan bakunya pemilik membeli ke tukang-tukang kayu). Cijagra RT 01/RW 12 Desa Cilampeni. Proses dari produksinya adalah dimulai dari pesanan yang masuk (biasanya pesanan datangnya dari konsumen yang sudah menjadi pelanggan). 28.Produk dari pabrik mebel ini adalah meja dan lemari untuk ruang tamu. Untuk tempat pemasarannya yatu di toko-toko yang sudah menjadi pelanggannya.

kerja yang ada sekitar 5 orang dan aset yang dimiliki untuk proses produksi yaitu 4 buah lemari es frezeer. Cipanans (Jawa Barat) Aset : kendaraan. yang selain mengurangi penggunaan susu juga menambah cita rasa dalam yoghurt tersebut. hasilnya ditambahkan perasa makanan dan setelah itu dimasukan ke dalam lemari es. Subang. bahkan dapat menjadi sekitar 200 liter susu segar (apabila sedang ada pesanan). Pada awalnya yoghurt yang dibuat hanya ditambahkan perasa saja.08M/tahun (tergantung kondisi) Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 21 . selanjutnya susu di fermentasi. Pendapatan bersih yang didapatkan oleh pemilik yaitu sekitar Rp. porduksi/bln : 10. 1. Cianjur. 7. Pemasaran produk ini biasanya pemilik menitipkannya ke warung-warung atau ke kantin-kantin pabrik. Untuk proses produksi. mesin kemasan (mesin teken). Sukabumi.400. Kabupaten Bandung Kap.000/bulan (tergantung banyaknya pesanan yang masuk). pemilik mendapatkan bahan baku susu dari para petani susu. tetapi untuk menekan biaya produksi dalam pembuatan produksi yoghurt di dalam ditambahkan agar-agar. kompor Omset/tahun : Rp. Kecamatan Katapang. Makanan Nama UKM/Pemilik : Kurnia/Bapak Elan Suherlan Bidang Usaha : Kerupuk Alatmat : Muara Ciwidey RT 08/RW 04 Desa Cilampeni. kantin sekitar.000 / bln Tenaga Kerja : 20 orang Pemasaran : warung. Dalam sekali produksi pemilik membutuhkan sekitar 100 liter susu segar. 2.

siap dijual. bahan yang mahal (mengalami kenaikan terus). Meskipun di sekitar lingkungan Muara Ciwidey banyak yang memiliki usaha sejenis. Untuk bahan mentah kerupuk biasanya didapatkan dari Jawa. Kerupuk Bapak Elan telah dilengkapi jaminan kualitas oleh Depkes. diberi perasa dan dikemas. Bapak Elan memiliki rencana pengembangan usahanya.000. namun seiring dengan naiknya harga bahan baku kerupuk. harga jual rendah. kompor dan mesin kemasan. yaitu 20 orang. Aset yang dimilikinya berupa kendaraan. Proses produksi kerupuk sederhana.000 / hari. Keterampilan dalam usaha kerupuknya diturunkan kepada anaknya dengan barang yang sama (kerupuk). sehingga membuat usahanya mengalami naik uturnnya omset (keuntungan bersih yang sedikit) kira-kira Rp. namun Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 22 . Bahan utama (seperti terigu) dan pendukung (seperti plastik) yang naik. maka Bapak Elan hanya membeli bahan kerupuk mentah yang siap di goreng. Pada awalnya Bapak Elan membuat sendiri kerupuknya dari bahan terigu. dipasok ke Bandung (pasar-pasar) . namun masih terkendala modal.Kurnia merupakan UKM yang memproduksi makanan jenis kerupuk yang berada di Muara Ciwidey Desa Cilampeni. Dalam produksi kerupuknya Bapak Elan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga sekitar rumahnya sebagai tenaga kerja. 3. yaitu dimulai dari Bahan mentah kerupuk yang di goring. Semua bahan seperti perasa dibeli di pasar.dengan berbelanja sendiri ke pasar.

karena masing-masing menganggap temannya adalah pesaing. Belum dipasarkan secara online (internet). Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 23 . Saat ini kerupuknya dipasarkan ke warungwarung. sukabumi.sampai saat ini belum ada kerjasama di antara penjual kerupuk. sumedang. cianjur. subang. dan cipanas (Jawa Barat). Kapasitas produksi sekitar 100 bungkus paket kerupuk atau sekitar 1000 bungkus kecil kerupuk.

Profil UKM Kecamatan Katapang – Kabupaten Bandung| 24 .