You are on page 1of 17

Asuhan keperawatan

Gangguan Konsep Diri Harga
Diri Rendah

KELOMPOK IV

merasa gagal mencapai keinginan (Budi Ana Keliat. Harga diri rendah adalah perasaan yang negatif terhadap diri sendiri termasuk hilangnya percaya diri dan harga diri. yang diekspresikan secara langsung maupun tidak langsung (Schult & Videbeck. 1998). 1999). 1998). .DEFINISI Harga diri rendah adalah evaluasi diri dan perasaan tentang diri atau kemampuan diri yang negatif yang dapat secara langsung atau tidak langsung diekspresikan (Townsend. Harga diri rendah adalah penilaian negatif seseorang terhadap diri dan kemampuan.

Berduka disfungsional merupakan pemanjangan atau tidak sukses dalam menggunakan respons intelektual dan emosional oleh individu dalam melalui proses modifikasi konsep diri berdasarkan persepsi kehilangan.ETIOLOGI Salah satu penyebab dari harga diri rendah yaitu berduka disfungsional. mimpi. marah. pengungkapan tidak berdaya. Tanda dan gejala berupa rasa bersalah. konsentrasi dan aktivitas. dan menangis. perubahan pola makan. . sedih. tidur. adanya penolakan.

 Percaya diri kurang (sukar mengambil keputusan). mungkin pasien akan mengakhiri kehidupannya). .  Ganguan hubungan sosial (menarik diri).  Mencederai diri (akibat dari harga diri yang rendah disertai harapan yang suram.  Perasaan malu terhadap diri sendiri.TANDA & GEJALA  Rasa bersalah terhadap diri sendiri (mengkritik atau menyalahkan diri sendiri).

menghindari hubungan dengan orang lain (Rawlins. . 1993). Menarik diri merupakan percobaan untuk menghindari interaksi dengan orang lain.AKIBAT Harga diri rendah yang tidak teratasi dapat berisiko terjadi isolasi sosial: menarik diri.

Situasional 2. Kronis .Klasifikasi HDR Gangguan harga diri atau harga diri rendah dapat terjadi secara: 1.

lebih banyak menunduk. . bicara lambat dengan nada suara lemah. selera makan kurang. berpakaian tidak rapi. terlihat dari kurangnya memperhatikan perawatan diri. tidak berani menatap lawan bicara.ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN HARGA DIRI RENDAH Pengkajian Hal-hal yang dikaji yaitu: Mengkritik diri sendiri Perasaan tidak mampu Pandangan hidup yang pesimistis Penolakan terhadap kemampuan diri Selain data di atas juga dapat diamati penampilan pasien dengan harga diri rendah.

yaitu: Gangguan konsep diri : Harga Diri Rendah Isolasi sosial: Menarik diri .Diagnosa keperawatan Berdasarkan data diatas dapat ditegakkan diagnosis keperawatan dengan rumusan diagnosis tunggal.

.INTERVENSI Intervensi keperawatan pada pasien Tujuan: Pasien dapat mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki. Pasien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakan. Pasien dapat menyusun jadwal untuk melakukan kegiatan yang sudah dilatih. Pasien dapat menetapkan atau memilih kegiatan yang sesuai kemampuan.

Bantu pasien memilih atau menetapkan kemampuan yang akan dilatih... Tindakan keperawatan: 1. Identifikasi kemampuan dan aspek positif yang masih dimiliki pasien.. Bantu pasien menilai kemampuan yang dapat digunakan 3..Lanjutan. Bantu menyusun jadwal pelaksanaan kemampuan yang dilatih . 4. 2.. Latih kemampuan yang dipilih pasien 5.

Tujuan: Keluarga membantu pasien mengidentifikasi kemampuan yang dimiliki pasien. .Intervensi keperawatan pada keluarga Keluarga diharapkan dapat merawat pasien dengan harga diri rendah di rumah dan menjadi sistem pendukung yang efektif bagi pasien. Keluarga menfasilitsi pelaksanaan kemampuan yang masih dimiliki pasien. Keluarga memotivasi pasien untuk melakukan kegiatan yang sudah dilatihkan dan memberikan pujian atas keberhasilan pasien. Keluarga mampu menilai perkembangan perubahan kemampuan pasien.

. Diskusikan dengan keluarga kemampuan yang dimiliki pasien dan berikan pujian bagi pasien atas kemampuannya. tindakan keperawatan: Diskusikan masalah yang dihadapi keluarga dalam merawat pasien di rumah.. Jelaskan kepada keluarga tentang harga diri rendah yang ada pada pasien. ..Lanjutan. Jelaskan cara-cara merawat pasien dengan harga diri rendah.. Peragakan cara merawat pasien dengan masalah harga diri rendah..

melatih kemampuan yang sudah dipilih dan menyusun jadwal pelaksanaan kemampuan yang telah dilatih dalam rencana harian.Strategi Pelaksanaan tindakan keperawatan SP 1 Pasien: Mendiskusikan kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien. membantu pasien memilih atau menetapkan kemampuan yang akan dilatih. membantu pasien menilai kemampuan yang masih dapat digunakan. SP 2 Pasien: Melatih pasien melakukan kegiatan lain sesuai dengan kemampuan .

. tanda dan gejala harga diri rendah.. menjelaskan cara merawat pasien dengan harga diri rendah.... . dan memberi kesempatan kepada keluarga untuk mempraktikan cara merawat. menjelaskan tentang pengertian. SP 1 Keluarga: Mendiskusikan masalah yang dihadapi keluarga dalam merawat pasien di rumah... SP 3: Membuat perencanaan pulang bersama keluarga. SP 2 Keluarga: Melatih keluarga mempraktikkan cara merawat pasien dengan masalah harga diri rendah langsung kepada pasien.Lanjutan.

tidak berarti dan rendah diri yang berkepanjangan akibat evaluasi negatif terhadap diri sendiri dan kemampuan diri .Kesimpulan   Harga diri rendah adalah perasaan tidak berharga.

Saran Bermutu atau tidaknya pelayanan Keperawatan di suatu Rumah Sakit sangat bergantung pada kerjasama antar Perawat itu sendiri. Selain dapat memberikan hasil kerja yang terbaik. Agar kinerja dalam keperawatan berjalan dengan efektif maka seorang perawat juga perlu memahami setiap karakter yang berbeda dari setiap klien. Apabila tidak adanya suatu hubungan yang baik antara sesama anggota dan klien maka akan sulit membangun kepercayaan masyarakat dalam Asuhan Keperawatan yang diberikan. dalam memberikan Asuhan Keperawatan juga dapat dilakukan dengan lancar. .

Sekian & TERIM A K A SI H .