You are on page 1of 7

TANAMAN MANGGIS

A. Klasifikasi (Taksonomi) ilmiah tanaman manggis (Siswoyo, 2013)

Gambar: 1
Kerajaan

: Plantae

Divisi

: Magnoliophyta

Kelas

: Magnoliopsida

Ordo

: Malpighiales

Famili

: Clusiaceae

Genus

: Garcinia

Spesies

: G. Mangostana

Nama binomial : Garcinia mangostana L.
B. Deskripsi tanaman manggis (Garcinia Mangostana L.)
Tanaman manggis berasal dari hutan tropis yang teduh di kawasan Asia Tenggara,
yaitu hutan belantara Indonesia atau Malaysia. Dari Asia Tenggara, tanaman ini menyebar
kedaerah Amerika Tengah dan daerah tropis lainnya seperti Filipina, Papua New Guinea,
Kamboja, Thailand, Srilanka, Madagaskar, Honduras, Brazil dan Australia Utara. Buah
manggis mendapat julukan ratu buah “The Queen of Tropical Fruit” karena keistimewaan
dan berbagai khasiat yang dimiliki (Chavveri, 2008).
C. Nama daerah tanaman manggis (Garcinia Mangostana L.)
Di Indonesia Manggis mempunyai berbagai macam nama lokal/nama daerah seperti
manggu (Jawa Barat), manggus (Lampung), Manggusto (Sulawesi Utara), manggista (Sumatera
Barat). Pohon manggis dapat tumbuh di dataran rendah sampai di ketinggian di bawah 1.000 m
dpl. Pertumbuhan terbaik dicapai pada daerah dengan ketinggian di bawah 500-600 m dpl. Pusat
penanaman pohon manggis adalah Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Jawa Barat (Jasinga,

virus tanaman. Akar Tunggang. Bunga Betina muncul di ujung cabang atau ranting sebanyak 1-3 bunga berukuran 5-6 cm. diambil dari nama genusnya Garcinia Fructus Cortex (www. Daun Tunggal. 4. 2010).) 1. 5. Riau.com) F.Ciamis. Sumatera Utara. letak duduk daun berhadapan atau berselang-seling. Pertama kali akan berwarna hijau pucat atau hampir putih di bawah kanopi.2013). termasuk xanton dan tanin yang menjamin astringent dapat menghambat perhatian serangga. Kandungan kimia kulit buah manggis . pertumbuhan ukuran buah dapat meningkat hingga kulitnya berukuran 6-8 cm (2. D. tumbuh memanjang. Wanayasa). paparan suhu di bawah 0 0 Celcius (320 Fahrenheit) untuk jangka waktu yang lama. hijau gelap. jamur. Jawa Timur dan Sulawesi Utara (Prihatman dalam Nugroho. 2010). Permukaan atas mengilap. Benang sari mandul (staminodia) biasanya tersusun berkelompok.4-3. Sumatera Barat. 2013). Saat buah membesar selama 2-3 bulan ke depan. umumnya akan membunuh tanaman dewasa. 2011). Pohon Pohon manggis tumbuh hingga mencapai 7-25 m. bakteri dan pemangsa hewan. warna kulitnya akan menjadi hijau gelap. dimana tidak memerlukan pemupukan untuk tumbuh. 2013). 2. 3. Tangkai daun 1-2 cm (Ismawan. lebar 4-10 cm. Pada periode ini. pada saat buah belum matang. Di tengahnya muncul kepala putik. Bakal buah beruas 4-8 (Ismawan. berjumlah 4-6 buah.plantamor. dan permukaan bawah hijau terang. bentuk menjari. Buah Buah manggis mempunyai aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. 2010).berbentuk elips dengan ujung runcing panjang 10-25 cm. Pohon manggis merupakan sebuah pohon tropis yang tumbuh dalam suhu hangat dan stabil. akan tetap keras hingga pematangan akhir tiba (Siswoyo. Buah manggis muda.(Siswoyo.) Nama simplisia kulit buah manggis. Nama simplisia tanaman manggis (Garcinia mangostana L. menghujam dalam ke tanah (Ismawan. Morfologi tanaman manggis (Garcinia mangostana L. E. Sifat kimia dari permukaan bawah kulit manggis terdiri dari berbagai polifenol.(Siswoyo.1 inchi) dengan diameter luar.

Dengan kata lain bisa disebut anti-nutrisi (Siswoyo. Alfa-mangostin adalah senyawa yang sangat berkhasiat dalam menekan pembentukan senyawa karsinogenik pada kolon. Tanin Senyawa lain yang terkandung dalam kulit buah manggis adalah tanin. Tanin mampu membentuk kompleks kuat dengan protein sehingga dapat menghambat penyebaran protein dalam pencernaan. Kulit batang digunakan untuk mengatasi nyeri perut. 2013). H. antikanker. Sekitar 40 di antaranya terdapat dalam tanaman manggis. seperti anti-paradangan. ditemukan lebih dari 200 jenis turunan xanton. Xanton Di alam. homostatik. disentri. sembelit. Kulit buah manggis memiliki aktifitas antioksidan yang mampu menghambat enzim seperti DNA topoisomerase. (Siswoyo. radang amandel.Antioksidan dalam manggis memiliki kemampuan lebih dari delapan kali antioksidan yang terkandung pada buah jeruk. 3. anti-jamur. anti-diare. 2013). hepatoprotektif. anti-plasmodial. 2. kardiovaskuler. anti-bakteri.) Menurut Hadriyono dalam Ardriani (2011) menjelaskan bahwa secara empiris masyarakat Indonesia menggunakan buah manggis untuk mengobati diare. diabetes. Yang paling banyak terkandung dalam buah manggis ialah kandungan alfa-mangostin dan gamma-mangostin (Siswoyo. dan mampu meningkatkan kekebalan tubuh. peluruh dahak. 2013). anti-diabetes. Akar manggis untuk mengatasi haid yang tidak teratur. anti-hemoroid. dan sakit gigi. Beberapa kandungan yang terdapat dalam kulit buah manggis: 1. Antosianin juga memiliki kemampuan sebagai anti-oksidan yang baik dan memiliki peranan yang cukup penting dalam mencegah beberapa penyakit seperti kanker. . G. Efek farmakologis dari hasil penelitian dan Teknik budidaya. disentri. Sifat dan khasiat tanaman manggis (Garcinia mangostana L. borok. dan neuronal. Kulit buah digunakan untuk mengobati sariawan. keputihan. wasir. nyeri urat.2013). terutama pada bagian kulit buah manggis (Siswoyo. Antosianin. 2013). Xanton yang terdapat dalam kulit buah manggis dengan kadar yang tinggi ini memiliki sifat yang baik dan bermanfaat bagi tubuh. dan juga menghambat pertumbuhan tumor (Siswoyo. (Siswoyo. 2013).

Daerah yang cocok untuk budidaya manggis adalah daerah yang memiliki curah hujan tahunan 1. Efek farmakologi dari buah manggis. Tanah yang paling baik untuk budidaya manggis adalah tanah yang subur. Pembibitan Pohon manggis dapat diperbanyak dengan biji/bibit hasil penyambungan pucuk dan susuan. curvignathus Holmgren. Fakultas farmasi universitas sumatera utara. kontrol positif antibiotik kloramfenikol dan streptomisin masing-masing 10% (g/ml). 25%. Analisis fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak kulit manggis mengandung senyawa bioaktif dari golongan flavonoid. terpenoid. 20%. Untuk pertumbuhan tanaman manggis memerlukan daerah dengan drainase baik dan tidak tergenang serta air tanah berada pada kedalaman 50-200 m. Fidayani Pasaribu. terutama kulit buah antara lain sebagai berikut : 1. polifenol. Ketinggian Tempat Pohon manggis dapat tumbuh di daerah dataran rendah sampai di ketinggian di bawah 1.dkk. dan tanin. dkk. 2012 Vol. alkaloid. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumur Kirby-Bauer dengan konsentrasi ekstrak 10%. 35%. Derajat keasaman tanah (pH tanah) ideal untuk budidaya manggis adalah 5-7. gembur.500-2. 2. Hasil penelitian : Penelitian bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri dari kulit manggis (G. 2012. kuinon.) terhadap pertumbuhan Flavobacterium dan Enterobacter yang diisolasi dari usus belakang rayap pekerja C. Temperatur udara yang ideal berada pada kisaran 22-32 derajat C. mengandung bahan organik.000 m dpl. Hasil pengujian aktivitas antibakteri. Kulit buah manggis memiliki efek farmakologi Sebagai Anti bakteri Jurnal protobiont : Yayang Maliana.600 m dpl. mangostana Linn. 40% b/v (g/ml). menunjukkan bahwa konsentrasi efektif dalam menghambat pertumbuhan Flavobacterium dan Enterobacter yakni masing-masing pada 35% dan 30%. Ekstrak kulit manggis diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Pertumbuhan terbaik dicapai pada daerah dengan ketinggian di bawah 500. Terhadap Pertumbuhan Flavobacterium dan Enterobacter Dari Coptotermes curvignathus Holmgren. Kulit manggis memiliki efek farmakologi sebagai antidiabetika Jurnal : Journal of Pharmaceutics and Pharmacology.500 mm/tahun dan merata sepanjang tahun.2013 Judul : Aktivitas Antibakteri Kulit Garcinia mangostana Linn. . 15%. Pohon yang ditanam dari biji baru berbunga pada umur 10-15 tahun sedangkan yang ditanam dari bibit hasil sambungan dapat berbunga pada umur 5-7 tahun.1 (1): 1-8. 30%.

saponin.65 mg/kg BB (p > 0.96%.98%. flavonoida. dan kadar abu tidak larut asam 0. kadar abu total 9.) Pada Mencit Swiss (Muss Musculus) Hasil penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara laboratorik ada tidaknya efek analgesik dari ekstrak kulit manggis pada mencit. kemudian pada menit ke 30.60.40%.14%. Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan sampel 9 ekor mencit Swiss. Ekstrak kulit manggis mempunyai efek analgesik yang mulai terlihat pada menit ke 30 sampai menit ke 120 dengan efek maksimalnya terlihat pada menit ke 90. . kadar sari larut air 12. Pengujian efek analgesik dilakukan sebelum pemberian zat uji dan larutan pembanding. kelompok kontrol negatif diberikan aquades dan kelompok kontrol eksperimen yang diberikan ekstrak kulit manggis. dan steroid/triterpenoid.Judul : Uji Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L. 100 dan 200 mg/kg BB memberikan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan dan berbeda bermakna dibandingkan kelompok kontrol (CMC 0.5%) dan tidak memberikan perbedaan yang nyata dengan glibenklamid dosis 0. Data hasil pengujian KGD dengan dosis 50.) Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Hasil penelitian : Hasil karakteristik simplisia kulit buah manggis adalah kadar air 7. Pemberian ekstrak etanol kulit buah manggis dengan dosis 100 mg/kg BB memberikan hasil yang lebih baik terhadap penurunan kadar glukosa darah dibandingkan dengan dosis 50 mg/kg BB dan 200 mg/kg BB. yaitu kelompok kontrol positif yang diberikan obat tramadol. Rangsang nyeri yang diberikan akan menyebabakan mencit melakukan perlindungan diri dengan respon melompat atau menjilat kaki dan ekor. Pengujian dilakukan selama 1 menit. kadar sari larut etanol 20. Kulit manggis memilik efek farmakologi sebagai Analgesik/antiyeri Jurnal : Skripsi. 3.90 dan menit ke 120 setelah pemberian zat uji dan larutan pembanding. tanin.05).42%. Pengujian efek analgesik dilakukan dengan memberikan rangsang nyeri menggunakan metode rangsang panas (hot plate method) dengan suhu 550C. yang masingmasing kelompok terdiri dari 3 ekor mencit. glikosida. 2013 Judul : Uji Efek Analgesik Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana L. Ripka Margaretha. Sampel di bagi dalam 3 kelompok. Hasil skrining fitokimia simplisia dan ekstrak etanol kulit buah manggis adalah alkaloida.

Manggis (Garcinia mangostana L. 401-403. Ibarra. P. 2011. Rojas. KADAR POLIFENOL DAN POTENSI ANTIOKSIDAN KULIT MANGGIS (Garcinia mangostana L.ac. Trubus Info KIT. O.id/files/69Manggis_Agung%20Baru. Rodriguez. M. KARAKTER KULIT MANGGIS. Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada. and J.Simpulan: Ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana. 11. (https://www. 100 Plus Herbal Indonesia.ugm. DAFTAR PUSTAKA Chaverri.) Dari Kulit Buah Yang Terbuang Hingga Menjadi Kandidat Suatu Obat. Yogyakarta. 2011.) PADA BERBAGAI UMUR BUAH DAN SETELAH BUAH DIPANEN (online).farmasi.academia.. EA. 2010. 2008. 2000. N. Medicinal Properties of Mangosteen (Garciniamangostana). L) memiliki efek analgesik pada mencit swiss (Mus musculus). C. Manggis (GarciniaMangostana L.Food and Chemical Toxicology 46: 3227–3239. Hadriyono KR. Vol. M.) cit Nugroho. (http://mot. Prihatman K. Bukti Ilmiah & Racikan. (online). J. Depok.pdf diakses 9 April 2016) .edu diakses 9 April 2016) Ismawan B. P.

diakses 10 april 2016 ) . 2013.2013. 110 Ponggele. Sakti.Manado (online.) Pada Mencit Swiss (Muss Musculus). Tumpas Penyakit dengan Buah & Sayuran Warna Ungu.Siswoyo R.yayang.Ripka Margaretha. Fakultas MIPA universitas Tanjung Pura.Pontianak (online. 102-107. diakses 10 April 2016) Maliana. Yogyakarta. Terhadap Pertumbuhan Flavobacterium dan Enterobacter Dari Coptotermes curvignathus Holmgren.2013.Aktivitas Antibakteri Kulit Garcinia mangostana Linn. Uji Efek Analgesik Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia Mangostana L. Fakultas Kedokteran Universitas Sam ratulangi.