You are on page 1of 23

Asuhan Kebidanan pada Ny.”D” dengan ANC trimester II.

BAB 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 1994 dan tahun 1997 menunjukkan bahwa
terdapat penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dari 390 menjadi 334 per 100.000 kelahiran hidup. Sebab
utama kematian ibu adalah perdarahan, infeksi, eklamsia, partus lama, dan komplikasi abortus. Selain
itu, penyebab kematian ibu tidak langsung antara lain gangguan pada kehamilan seperti anemia,
Kekurangan Energi Protein (KEP), dan Kurang Energi Kalori (KEK). Prevalensi anemia pada ibu hamil 51%
(SKRT, 1995), 4,5% ibu hamil usia 15-49 beresiko menderita KEP (Sensus, 2000).
Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor
pelayanan kebidanan, antara lain Asuhan Kebidanan yang diberikan oleh tenaga Bidan melalui pendekatan
manajamen kebidanan. Asuhan Kebidanan merupakan pelayanan kesehatan utama yang diberikan kepada
ibu, anak, keluarga dan masyarakat. Setiap ibu hamil akan menghadapi risiko yang bisa mengancam
jiwanya. Maka sangat penting sekali pengawasan atau asuhan selama masa kehamilan.
Untuk mendukung program tersebut, dibutuhkan suatu profesi tenaga kesehatan yang terampil
dalam memberikan pelayanan antenatal yang normal maupun ketepatan dalam melakukan rujukan atau
kolaborasi, sehingga bila dijumpai adanya keadaan pathologis ataupun penyulit pada kehamilan dan
persalinan dengan mudah dapat dideteksi secara dini sehingga klien bisa mendapatkan penanganan secara
tepat (Hj. Saliman, 2006).
1.2 Tujuan
1.2.1
Tujuan Umum
Setelah melaksanakan praktek klinik, diharapkan mahasiswa dapat melaksanakan Asuhan
Kebidanan Antenatal Care pada ibu hamil trimester II dengan pendekatan manajemen kebidanan.
1.2.2

Tujuan Khusus
Diharapkan mahasiswa mampu :
1. Melakukan pengkajian pada ibu hamil.
2. Menentukan identifikasi diagnosa atau masalah pada ibu.
3. Menentukan antisipasi masalah potensial.
4. Mengidentifikasi kebutuhan segera.
5. Menentukan rencana Asuhan Kebidanan disertai rasional dan intervensi.
6. Melaksanakan intervensi yang telah ditetapkan.
7. Mengevaluasi keberhasilan asuhan yang dilakukan.

1.3 Batasan Masalah
Mengingat waktu dan kemampuan penulis yang terbatas maka penulisan makalah ini dibatasi hanya pada
Asuhan Kebidanan pada Ny.”D” dengan ANC trimester II.
1.4 Metode Penulisan
1.4.1
Study Kepustakaan
Penulis membekali diri dengan membaca buku-buku yang berkaitan dengan antenatal care
trimester II.
1.4.2

Praktek Kerja Lapangan
Melakukan Asuhan Kebidanan pada Ny.”D” secara langsung dengan komunikasi, informasi, dan
edukasi pada pasien ataupun pada keluarga.

1.4.3

Bimbingan dan Konsultasi

Penulis mengadakan konsultasi kepada pembimbing di lahan praktek ataupun pada pembimbing
pendidikan
1.5 Sistematika Penulisan
BAB 1 PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Tujuan
1.3 Batasan Masalah
1.4 Metode Penulisan
1.5 Sistematika Penulisan
BAB 2

LANDASAN TEORI
2.1 Konsep Dasar Kehamilan
2.2 Pemeriksaan Kehamilan
2.3 Nasehat-nasehat untuk Ibu Hamil
2.4 Konsep Dasar Asuhan Kebidanan

BAB 3

TINJAUAN KASUS
3.1 Pengkajian
3.2 Identifikasi Diagnosa atau Masalah
3.3 Antisipasi Diagnosa atau Masalah Potensial
3.4 Identifikasi Kebutuhan Segera
3.5 Rencana Pengembangan

BAB 4

PEMBAHASAN

BAB 5

PENUTUP
5.1 Simpulan
5.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

Tidak selera makan (anoreksia). Tanda-tanda kemungkinan hamil a. terjadi nidasi (implementasi) pada uterus.1 Pengertian Kehamilan adalah proses yang merupakan mata rantai yang berkesinambungan dan terdiri dari ovulasi (pelepasan ovum) terjadi nidasi spermatozoa dan ovum. i. 1998 : 95). pada bulan-bulan pertama kehamilan bentuk rahim seperti buah alpukat. 2. Amenorrhoe (tidak haid). Miksi sering.1 Konsep Dasar Kehamilan 2. yaitu : 1. Penekanan vena-vena (varises). c. dan dapat mengikuti pembesaran rahim karena pertumbuhan janin.1. dan akhir kehamilan seperti bujur telur. Rahim yang tidak hamil kira-kira sebesar telur ayam. (Rustam Mochtar. h.1. b. b. Konstipasi atau obstipasi. Tanda Chadwick. g. Tanda-tanda pasti hamil a. 1998 : 44) 3. d. Reaksi kehamilan. Mual dan muntah (nausea dan vimiting). b. (Rustam Mochtar. f. Tidak tahan suatu bau-bauan. g. Payudara membesar. dan kehamilan 3 bulan sebesar telur angsa. Mengidam (ingin makan sesuatu). Pada minggu pertama. Epulsi. pada kehamilan 2 bulan sebesar telur bebek. f. Terjadi konsepsi dan pertumbuhan zigot. sehingga bila diraba terasa lebih lunak . Braxton Hicks. Perubahan rahim atau uterus Otot rahim mengalami hiperplasia dan hipertropi menjadi lebih lunak. e. j. Terlihat tulang-tulang janin dalam foto Rontgen. Pigmentasi kulit. Denyut jantung janin. pada kehamilan 4 bulan berbentuk bulat. Pingsan. Teraba Ballotement. c.1. c. Perut membesar. Lelah (fatique). e. 1998 : 45) 2. pembentukan plasenta sampai dengan tumbuh kembang hasil konsepsi hingga aterm (Ida Bagus M.BAB 2 LANDASAN TEORI 2. 2.2 Tanda-tanda Kehamilan Tanda dan gejala kehamilan. Gerakan janin. h. k. Tanda-tanda persumtif atau tanda-tanda mungkin kehamilan : a. Tanda Hegar. isthimus uteri mengadakan hipertrofi dan penambahan panjang. Tanda Piskacesk. m. l. Uterus membesar.3 Perubahan Anatomi dan Fisiologis Wanita Hamil 1. d.

Enzim T4 (tiroksin) menjadi terhambat dalam plasma. 3.5 cm akibat vesika urinaria yang terdorong ke atas. b. Progesteron 1) Mempersiapkan asinus sehingga dapat berfungsi. 1998) Vagina a. keadaan seperti ini dapat menurunkan tonus kandung kemih yang memungkinkan terjadinya distensi vesika urinaria sampai kira-kira 1500 ml dan pada waktu yang sama vesika urinaria akan tertekan oleh pembesaran uterus sehingga menyebabkan perasaan yang tidak tertahankan untuk buang air kecil meski vesika urinaria tersisa sedikit urine (Sarwono. reaksi asam pH 3. b. Peningkatan vaskularisasi menyebabkan mukosa vesika urinaria mudah mengalami trauma dan mudah berdarah. 6. Peningkatan produksi lendir dan kelenjar sebagai akibat peningkatan kadar estrogen. 8. 2003 : 97). Somatomammotropin berfungsi : 1) Mempengaruhi sel asinus untuk membuat kasein. Vesika urinaria berangsur-angsur mulai kembali normal karena vesika urinaria terdorong keluar dari rongga pelvis ke abdomen. Ovulasi terhenti. rahim teraba seperti berisi cairan ketuban. (IBG Manuaba. karena itu bagian-bagian janin dapat diraba melalui dinding perut dan dinding rahim.5-6. disebut kolostrum. Pada kehamilan 12 minggu ke atas dari putting susu dapat keluar cairan berwarna putih agak jernih. 3) Merangsang pengeluaran kolostrum pada kehamilan. laktabumin dan laktoglobulin. dinding rahim terasa tipis. b. disebut tanda Hegar. air. 1998 : 106-308) Sistem endokrin Peningkatan estrogen menyebabkan hati memproduksi lebih banyak tiroksin yang mengikat globulin. 3) Tekanan serat saraf akibat penimbunan lemak. 7. Indung telur (ovarium) a.2. Payudara Fungsi hormone mempersiapkan untuk pemberian ASI.0. 4. Uretra memanjang sampai 7. dan garam menyebabkan rasa sakit pada payudara. Getah dalam vagina biasanya bertambah. Masih terdapat korpus luteum graviditas sampai terbentuknya uri yang mengambil alih pengeluaran estrogen dan progesteron. . c. 2) Menimbulkan penimbunan lemak dan air serta garam sehingga payudara tampak makin membesar. c. Estrogen berfungsi : 1) Menimbulkan hipertrofi sistem saluran payudara. 2) Penimbunan lemak sekitar alveolus payudara. Sistem pencernaan a. 2) Menambah jumlah sel asinus. (Rustam Mochtar. Hiperplasi mukosa vagina. Kolostrum ini berasal dari kelenjar-kelenjar asinus yang mulai bersekresi. Estrogen meningkatkan aliran darah ke rongga mulut dan mempercepat laju pergantian sel-sel pelapis epitel gusi. Pada kehamilan 5 bulan. 5. Sistem perkemihan a. mendorong tiroid kembali ke tingkat tiroksin bebas dan normal. Sistem imunologi Terjadi pembentukan placenta dan peningkatan estrogen dan progesteron. dijabarkan sebagai berikut : a.

1. (Bobak. Berat badan Berat badan seorang wanita selain kehamilan normalnya selalu bertambah. dan hormone-hormon adrenal. nafsu makannnya besar. antara lain : Linea alba : Garis hitam yang terbentang dari atas symphisis sampai pusat. naik sekitar 6. Umur kehamilan 12 minggu . Fungsi gastrointestinal bulan ke-4 untuk meningkatkan cairan amnion. Kalori Kebutuhan kalori meningkat dalam kehamilan dan laktasi. sehingga menyerupai diabetes millitus. penyerapan air dari colon meningkat. sistem endokrin juga meninggi dan tampak lebih jelas kelenjar gondoknya (glandula tiroidea). khususnya sesudah kehamilan 20 minggu ke atas. c. Asam hidroklorat dan beberapa enzim pencernaan dewasa terdapat dalam jumlah sangat kecil pada janin awal (Williams. (Sarwono.5 kg terjadi terutama dalam kehamilan 20 minggu terakhir. Curah jantung Tetap tinggi. Konstipasi dikarenakan peristaltik usus lambat. Linea nigra : Lebih hitam didaerah pusat ke atas. Pada pernafasan udara yang dihirup meningkat antara 7-10 ½ menit. Edisi 18 : 118) Sistem muskuloskeletal Struktur ligamentum dan otot tulang belakang bagian tengah dan bawah mendapat tekanan berat. penurunan motilitas. 12. 2005 : 97) Sistem metabolisme a. d. Segala sesuatu ini dipengaruhi oleh somatomammotropin. 10. Hidrat arang Seorang wanita hamil sering haus. (Asuhan Antepartum : 216-217) Pertumbuhan Janin Pertumbuhan janin pada kehamilan trimester II : 1. e. Perubahan ini seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri pada muskuloskeletal.5-12. Striae lividae : Garis warna biru pada perut. 2. Striae albicans : Garis warna putih pada perut. b. 1996 : 118) Sistem integument Karena adanya peregangan kapiler halus di bawah kulit menyebabkan timbul garis-garis di perut pada bulan ke 6-7. relaksasi otot halus. menyerap banyak air dan mendorong bahan yang telah diabsorbsi sampai colon bawah. 9. Wanita hamil. c. d.4 Vaskularisasi gusi sangat tinggi menyebabkan ketebalan permukaan epitelhial berkurang  jaringan gusi menjadi rapuh. (Sarwono. Diperoleh terutama dari pembakaran hidrat arang. curah jantung saat istirahat diukur pada posisi tidur miring akan meningkat cukup besar. 2005 : 98-100) Sistem pernafasan Perubahan pernafasan pada ibu hamil ini masih lazim terjadi untuk pembesaran penerimaan O2 pada kandungan dan menyediakan saluran pembuangan CO2 yang efektif bagi ibu dan janin. Curah jantung pada kehamilan lebih tinggi dari pada tidur miring jika wanita tersebut berada pada posisi terlentang. Pergerakan lambung karena pergeseran uterus. e. tekanan uterus yang membesar pada usus. 11. peningkatan plasma insulin. kadangkadang memperlihatkan pada glukosaria. Basal Metabolik Rate (BMR) BMR meninggi. sering kencing.b.

Merasakan gerakan bayi (usia kehamilan 4-5 bulan pertama). Rambut kepala tumbuh. persalinan dan nifas. Pernafasan mulai berfungsi dapat hidup beberapa jam.2. b. Tujuan Khusus . b. Libido meningkat. perut membesar dan kehamilan mulai nyata. b. 2. kala I dan kala II dalam persalinan. tertutup karena berkonsentrasi pada kebutuhannya sendiri yaitu bayinya. c. Kelopak mata tampak. d. Ibu memilih berkonsul atau diserahkan kepada orang tua (ibu). Kedua pasangan lebih sering tampak sehat dan bersemangat untuk menyiapkan kelahiran bayinya. Kulit makin tebal. Umur kehamilan 24 minggu a. tetapi belum sempurna dan viabilitas janin masih disangsikan. c. Tujuan Umum Menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan janin dalam kehamilan. Perubahan psikologis pada kehamilan trimester kedua yaitu : 1. Dalam trimester II alatalat telah dibentuk. Umur kehamilan 20 minggu a. d. Cenderung mencintai dirinya sendiri atau pasif. Perasaan cenderung menjadi lebih stabil. Manuaba.2. Genetalia eksterna tampak. Hidung dan telinga tampak jelas. Panjang janin 9 cm. Panjang 16-18 cm. 4. 2. c. e. 7. 3. Panjang 30-32 cm. 3.5 a.2 Pemeriksaan Kehamilan 2. 6.1. Panjang 25 cm. Morning sickness (mual. muntah pagi hari) mulai hilang. Daun kuping terbentuk. Kulit keriput dan jelas. Alat genetalia luar mulai tampak. e. 2. d. 2. 2.1 Pengertian Pemeriksaan Kehamilan Antenatal care adalah perawatan mental dan fisik sebelum anak lahir yang ditujukan pada ibu dan janin dalam kehamilan.2 Tujuan Pemeriksaan Kehamilan 1. 1998 : 116) Perubahan Psikologi Ibu Hamil Trimester II Trimester II adalah periode dimana ibu sudah menerima kehamilannya. 4. Ibu sudah siap dan konsentrasi terhadap kehamilan. (IBG. 3. b. Keadaan ibu tidak stabil tetapi labil (mudah marah). Rambut lanugo tampak. 5. Kelopak mata tumbuh alis dan bulu mata. Leher terbentuk. keadaan ibu hamil lebih sehat. 2.2. c. Terkadang ibu hamil merasa menyesal. Pada usia kehamilan 20 minggu mulai terasa pergerakan janin. Kepala besar. Reaksi emosional selama kehamilan trimester kedua : 1. Umur kehamilan 16 minggu a. 4.

persalinan dan nifas. 2. 3.3.3.3 Merokok Wanita hamil dilarang merokok karena kurang baik untuk kesehatan bayi yang mengakibatkan berat badan lahir rendah. 2.3. 2. 2. namun mempunyai nilai gizi yang tinggi. karena itu jauh sebelumnya harus dirawat. Dengan mandi ibu akan lebih segar. Periksa ulang setiap minggu setelah kehamilan 9 bulan. 5.7 Mandi Mandi diperlukan untuk kebersihan atau hygiene terutama perawatan kulit karena fungsi ekskresi dan keringat bertambah. Obat-obatan Perlu dipertimbangkan dalam pemakaian obat-obatan karena dapat berbahaya bagi janin. b.3 Nasehat-nasehat untuk Ibu Hamil 2. Tidak perlu makanan yang mahal karena belum tentu tinggi nilai gizinya. 4. bersih.3. Periksa khusus apabila ada keluhan. Hendaknya selalu makan sayur-sayuran dan buah-buahan yang berwarna karena nilai gizinya tinggi untuk kesehatan. 4. 2.4 Gerak Badan Dianjurkan ibu hamil berjalan-jalan di pagi hari dalam udara yang masih segar karena dapat memperlancar sirkulasi darah.6 Pakaian 1. Pakaialah BH yang menyokong payudara. d. 2. Memberikan nasehat-nasehat tentang kebutuhan sehari-hari dan keluarga dalam masa kehamilan. Pakaian dalam yang selalu bersih. Periksa ulang 2 kali sebulan sampai kehamilan 9 bulan.3.5 Kerja Boleh kerja seperti biasa.a.2 2. cukup istirahat teratur. pencernaan lebih baik. pemeriksaan kehamilan yang teratur. .8 Perawatan Buah Dada Buah dada merupakan sumber air susu ibu yang akan menjadi makanan utama bagi bayi. Kegiatan-kegiatan yang Dilakukan 1. bukan menekan dari depan. persalinan dan nifas. 3. Untuk mempertahankan kesehatan ibu dan keluarga. 2.2. Untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak. 1998 : 47-48) 2. dan tidak ada ikatan yang ketat pada daerah perut. Pakaian harus longgar. c. 2. 2. Periksa ulang 1 kali sebulan sampai kehamilan 7 bulan. Pemeriksaan pertama dilakukan sedini mungkin saat pertama kali terlambat haid. BH yang dipakai harus sesuai dengan pembesaran payudara yang sifatnya adalah menyokong buah dada dari bawah (suspension). Sebaliknya banyak bahan makanan yang murah harganya.3 Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. dan tidur lebih nyenyak.3. (Mochtar Rustam.3.1 Makanan (Diet) Ibu Hamil Menu yang dimakan harus bergizi mengandung 4 sehat 5 sempurna. Memakai sepatu dengan tumit yang tidak terlalu tinggi.3. menambah nafsu makan.

Agama : Perlu dicatat. Perkawinan : Ditanyakan berapa kali dan berapa lama untuk menentukan keadaan alat reproduksi dalam dan psikologis klien terutama riwayat hamil di luar nikah (Depdikbud. Pekerjaan : Ditanyakan baik pada klien maupun suaminya.1 Definisi Asuhan kebidanan adalah proses pemecahan masalah yang digunakan sebagai metode untuk mengorganisasikan pikiran serta tindakan berdasarkan teori yang ilmiah. 1998 : 59-62) 2. dikenal bahwa usia aman untuk kehamilan dan persalinan adalah 20-30 tahun (Sarwono. Alamat : Untuk mengetahui dimana tempat tinggal ibu. 1993 : 30).2 Metode Asuhan Kebidanan Dalam memberikan Asuhan Kebidanan pada klien. 1997). Data Subyektif 1) Biodata Nama : Untuk dapat mengenal atau memanggil nama ibu dan untuk mencegah kekeliruan bila ada nama yang sama (Ibrahim Christina. Umur 2) : Dalam kurun waktu reproduksi sehat. untuk dijadikan petunjuk saat kunjungan rumah (Christina I. Perdarahan pervaginam. Bidan menggunakan pendekatan pemecahan masalah yang disebut manajemen kebidanan. koitus dilarang. Bila ketuban sudah pecah. menjaga kemungkinan bila ada nama ibu yang sama.4. 2. Keluhan utama Pada trimester II biasanya jarang ditemukan keluhan-keluhan. Sering abortus atau premature. Dikatakan orgasme pada hamil tua dapat menyebabkan kontraksi uterus partus prematurus. ketrampilan dalam rangkaian untuk mengambil keputusan yang berfokus pada klien (Varney. Pengumpulan data a. termasuk kesehatan dan akan mudah dalam mengatasi masalah kesehatan pasien (Christina I. Unair. . 1989 : 85). 4. Paritas : Paritas 2-3 merupakan paritas yang paling aman ditinjau dari sudut kematian maternal (Sarwono.10 Nasehat Psikologi Memotivasi ibu untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. kematian bayi makin tinggi sehingga perlu diberi penyuluhan (Depkes RI. Hal ini untuk mengetahui taraf hidup dan sosial ekonomi agar nasehat kita sesuai serta untuk mengetahui apakah ada pengaruh pekerjaan ibu pada kehamilan (Christina I. 1984 : 84).9 Koitus Koitus tidak dihalangi kecuali bila ada sejarah : 1.2. 1984 : 84). 1999 : 8). penemuan-penemuan. (Mochtar Rustam. 1999).3.4 Konsep Dasar Asuhan Kebidanan 2. untuk memudahkan menghubungi keluarganya. karena hal ini sangat berpengaruh di dalam kehidupan. 2. koitus harus berhati-hati. 2. Pendidikan : Makin rendah pendidikan ibu. 1984 : 85). Tahap-tahap manajemen kebidanan : 1.3. 3. Pada minggu terakhir kehamilan.4. 5. 1999).

minum air putih ± 8-9 gelas/hari. tempat melahirkan. c) Anemia dalam kehamilan paling sering terjadi karena kekurangan zat besi. b) Eliminasi Selama kehamilan akan mengalami perubahan frekuensi kencing karena kandung kemih tertekan oleh rahim yang semakin membesar. letak sungsang. lama melahirkan. dapat memberikan petunjuk dini adanya respon wanita terhadap kehamilannya. Apiah). b) Penyakit keluarga yang dapat diturunkan (jantung. makan selingan seperti buah. terutama penyakit menular (TBC. dll. alasan pemakaian. c) Jenis kelamin bayi. d) Ibu dengan riwayat diabetes millitus mempunyai pengaruh terhadap persalinan. hepatitis). b) Kelainan bawaan bayi. letak lintang. Riwayat kesehatan a) Ibu hamil dengan riwayat penyakit jantung baik sejak masa sebelum hamil maupun hamil sebaiknya dilakukan kerjasama dengan ahli penyakit dalam. d) Status bayi yang dilahirkan. c) Keturunan kembar. lama atau gejala yang menyertai haid dapat memberikan hasil perhitungan tanggal kehamilan yang keliru. b) Ibu hamil dengan riwayat hipertensi mempunyai pengaruh bagi kehamilan. Riwayat kehamilan sekarang a) Tanda dan gejala yang ditemukan ibu hamil.3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) Riwayat menstruasi Hal yang perlu ditanyakan sehubungan dengan riwayat menstruasi : a) Tanggal haid normal yang terakhir. Riwayat kehamilan anak Riwayat anak yang dilahirkan mencakup : a) Berat bayi sewaktu lahir. b) Uraian mengenai haid terakhir dan pengalaman haid terakhir. menghilangkan semua bahaya yang mengancam perkembangan janin (Helen Farrer. lama memakai alat kontrasepsi. hal ini dapat menunjukkan adanya kelainan ginekologi. 1999 : 401) Riwayat kesehatan keluarga Ditanyakan mengenai latar belakang kesehatan keluarga terutama : a) Anggota keluarga yang mempunyai penyakit tertentu. infeksi. b) Apakah ibu hamil menggunakan obat atau dalam pengobatan. adakah keluhan selama memakai alat kontrasepsi. b) Riwayat persalinan yaitu : jarak antara dua kelahiran. sebagai dasar untuk perhitungan tanggal kehamilan. c) Masalah dan gangguan kesehatan yang timbul sewaktu hamil dan melahirkan seperti perdarahan. cara melahirkan. (Sarwono. Riwayat kontrasepsi Ditanyakan jenis kontrasepsi yang pernah digunakan. biscuit. Gejala ini akan . 2001 : 80) Riwayat kehamilan. Pola kebiasaan a) Nutrisi Selama hamil ibu mengalami perubahan pemenuhan nutrisi yaitu makan 45x/hari sebanyak 1 piring. asthma). persalinan san nifas yang lalu a) Jumlah kehamilan dan kelahiran (G. variasi banyak.

pendek. b) Dukungan materiil dan moril yang didapat dari keluarga. tinggi. Hidung : Batang hidung. sklera ikterus. polip atau kelainankelainan yang lain. Postur tubuh : Gemuk. selama kehamilan trimester II kenaikan berat badan 5 kg. kelenjar thyroid.menghilang pada trimester II dan akan kembali pada trimester III karena terjadi penekanan pada kandung kemih. 1) Pemeriksaan umum Keadaan umum : Baik Kesadaran : Composmentis Tanda-tanda vital Tekanan darah : Ukuran normal systole 100-130 mmHg. adanya sekret. e) Pandangan terhadap kehamilan. Tinggi badan : Untuk ukuran normal ≥ 145 cm Lingkar lengan : Ukuran normal  23 cm untuk menilai status gizi ibu hamil. cara berjalan. Data Obyektif Data obyektif dari klien dapat dikumpulkan melalui beberapa cara. Mulut : Adanya stomatitis. d) Kebiasaan-kebiasaan yang merugikan kesehatan. diastole 70-90 mmHg Suhu : Ukuran normal 365 0C-375 0C Nadi : Ukuran normal 80-100x/menit Berat badan : Untuk ibu hamil selama kehamilannya antara 6. warna bibir. Jadi jumlah istirahat tidur ibu hamil dalam 1 hari ± 10-13 jam. ada benjolan atau tidak. e) Aktivitas Anjurkan ibu tidak terlalu capek dan tidak boleh melakukan pekerjaan terlalu berat (IBG Manuaba. kurus. raghaden.5-12. adanya sekret atau serumen. tampak bintik bitot. Untuk istirahat malam ± 10-11 jam. 1998 : 140). c) Istirahat Selama kehamilan kebutuhan istirahat sangat penting untuk meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani guna perkembangan dan pertumbuhan janin (IBG Manuaba. lubang hidung. tetapi harus berhati-hati terkadang dapat menimbulkan infeksi. klien perlu ditanyakan antara lain : a) Jumlah anggota keluarga. adanya rabun. 11) Keadaan sosial budaya Untuk mengetahui keadaan psikososial pasien. f) Seksualitas Hubungan seksual pada trimester II boleh dilakukan. d) Personal hygiene Sebaiknya ibu hamil menjaga kebersihan tubuh terutama jalan lahir dan mengganti celana dalam tiap kali kotor atau basah. kelainan visus. Kepala : Observasi dan kebersihan kulit kepala. apakah pucat. kering. Telinga : Fungsi pendengaran. chloasma gravidarum. kelenjar limfe. 1998 : 141). gigi. Mata : Conjungtiva. b.5 kg. warna muka. untuk siang hari ± 1-2 jam. Leher : Vena jugularis. persalinan dan anak baru lahir. Muka : Adanya oedema. . cara berdiri. 2) Inspeksi Sebagai langkah awal pengamatan keadaan umum dilakukan secara berurutan dari kepala sampai kaki. c) Pandangan dan penerimaan keluarga terhadap kehamilan.

Payudara : Simetris. kelainan yang lain. frekuensi normal 120-160x/menit. varices. pembesaran kelenjar limfe. 5) Pemeriksaan ukuran panggul Distantia spinarum : Normalnya 23-26 cm Distantia cristarum : Normalnya 26-29 cm Conjugata externa : Normalnya 18-20 cm Distantia spina iliaca posterior superior : Normalnya 8-10 cm Distantia tuberum : Normalnya 10. juga untuk menentukan bagian terbawah janin apa dan berapa jauh sudah masuk pintu atas panggul. atau kelainan lain. Pelipatan paha : Kebersihan baik atau tidak. Donald : 4) Pemeriksaan perkusi Melihat reflek pada ibu hamil. c) Leopold III : Untuk menentukan bagian terbawah janin. apakah bagian terbawah tersebut sudah masuk atau masih goyang. apakah ada hernia. dapat terdengar bising tali pusat. teratur. Palpasi a) Leopold IA : Untuk mengukur tinggi fundus uteri sehingga dapat diketahui umur kehamilan ibu Leopold IB : Untuk menilai bagian apa dari anak yang berada di fundus Variasi menurut Knebel Menentukan letak kepala atau bokong dengan satu tangan di fundus dan tangan lain di atas symphisis. Punggung : Apakah simetris. Menentukan tuanya kehamilannya dalam bulan dengan cara Mac. apakah ada bekas jahitan. Kaki : Simetris. Laboratorium. . Variasi menurut Ahlfeld Menentukan letak punggung dengan pinggir tangan kiri diletakkan tegak di tengah perut. biasanya pada patella reflek dengan melakukan penekanan (diketuk) dengan martil jika terjadi ekstensi kaki maka reflek . Vulva : Apakah ada oedema. gerakan dan bendungan janin. kelenjar limfe.Ketiak 3) : Kebersihan. adanya hiperpigmentasi areola mammae. oedema atau tidak. d) Leopold IV : Selain untuk mengontrol Leopold III. Kadar Hb normalnya untuk ibu hamil  11 gr%. Perut : Adanya pembesaran. a) Pemeriksaan Hb untuk menentukan kadar Hb dan derajat anemi. Anus : Apakah haemorroid.5-11 cm Lingkar panggul : Normalnya 80-90 cm Auskultasi DJJ terdengar jelas. ada atau tidak accesoriasis mammae primer dan sekunder. Dada : Pernafasan berapa klai / menit. b) Leopold IIA : Untuk menentukan situs anak Leopold IIB : Untuk menentukan punggung anak Variasi menurut Budin Menentukan letak punggung dengan satu tangan menekan di fundus. 6) 7) b) Pemeriksaan urine untuk mengetahui adanya protein dalam urine dan glukose dalam urine.

2. 2) Senam 3) Banyak minum air putih dan makanan yang berserat. d.Tinggi fundus uteri . Edema Antisipasi : 1) Masa istirahat dalam posisi terlentang samping kiri dengan kaki agak diangkat.Keluhan-keluhan yang dialami DO : .Hari pertama haid terakhir tanggal 14 Maret 2008 . Nyeri ligamentum Antisipasi : 1) Mandi air hangat.Klien mengatakan hamil ke-I . b.Hasil auskultasi 3.Tanda-tanda vital dalam batas normal . 2) Tekuk lutut kea rah abdomen. 2) Sering melatih kaki untuk ditekuk ketika duduk atau berdiri. 2) Banyak makan sayuran hijau. Langkah III : Mengidentifikasi Diagnosa atau Masalah Potensial dan Mengantisipasi Penanganannya Langkah ini sangat penting dalam melakukan asuhan yang aman. Perubahan warna areola Antisipasi : 1) Hindari sinar matahari berlebihan selama kehamilan. 4. 2) Gunakan bahan pelindung non-alergis. c. menginterpretasikan secara logis sehingga dapat merumuskan diagnosa dan masalah pada kehamilan trimester II diagnosa yang biasa muncul adalah : GIP00000 hamil 17 minggu Data dasar DS : . Langkah IV : Menentapkan Kebutuhan atau Tindakan Segera Mengidentifikasi perlu tindakan segera oleh Bidan.Klien mengatakan tidak mendapatkan haid selama 4 bulan 1 minggu . Masalah-masalah yang muncul dalam trimester II : a. Konstipasi atau sembelit Antisipasi : 1) Istirahat cukup. 2) Istirahat cukup. Mati rasa dan rasa geli pada jari tangan dan kaki Antisipasi : 1) Merebahkan diri. 3) Hindari posisi berbaring. Potensial terjadinya anemi Antisipasi 1) Minum tablet besi secara teratur. 3) Pakai bantalan pemanas di daerah-daerah yang terasa sakit. f. Dokter dan dikonsultasikan dan ditangani bersama dengan anggota tim kesehatan yang lain sesuai dengan kondisi klien. Langkah II : Merumuskan Masalah atau Diagnosa Pada langkah ini bidan menganlisa data dasar yang diperoleh pada langkah pertama. e. .

Jelaskan tentang hasil pemeriksaan R/ Ibu dapat mengerti tentang kondisi kehamilannya. melaksanakan tindakan Asuhan Kebidanan sesuai rencana secara komprehensif. infeksi. tensi tinggi. janin tunggal. Pendekatan therapeutik R/ Dapat terjadi hubungan timbal balik antara ibu dengan petugas kesehatan b. hidup Intervensi a.Vitamin diminum secara rutin dan sesuai dengan dosis yang diberikan . kehamilan intrauterine. e. personal hygiene. f. c. aktivitas dan sebagainya R/ Menambah pengetahuan ibu dan ibu semakin mengerti tentang kehamilannya. keadaan umum ibu baik P : . Beri penyuluhan pada ibu tentang kebutuhan masa hamil trimester II : Gizi. pertumbuhan dan perkembangan janin yang abnormal R/ Antisipasi atau deteksi dini adanya kelainan dan komplikasi yang mungkin timbul.5. 7.Kontrol 1 bulan lagi atau sewaktu-waktu ada keluhan . Beri therapy vitamin R/ Suplemen gizi selain nutrisi. Langkah VII : Mengevaluasi Menilai hasil dari asuhan yang diberikan kepada klien S : Ibu mengatakan sudah mengerti tentang penjelasan yang diberikan oleh petugas O : Ibu dapat mengulang kembali penjelasan yang diberikan Bidan secara sederhana A : GIP00000 hamil 18 minggu. Langkah VI : Melaksanakan Tindakan Sesuai dengan Rencana Setelah rencana asuhan tersusun. teraba Ballotement. d. Jelaskan tentang tanda bahaya kehamilanm antara lain : perdarahan. Langkah V : Menyusun Rencana Asuhan Secara Menyeluruh Rencana asuhan yang dibuat berdasarkan masalah yang timbul pada kehamilan trimester II. 6. Pada diagnosa : GIP00000. Anjurkan pada ibu untuk rutin kontrol R/ Deteksi dini komplikasi atau kelainan kehamilan yang mungkin terjadi.

. serta nafsu makan sudah baik.1 Data Subyektif 1. Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto Keluhan : Sudah tidak mual dan muntah. 4. Identitas Nama klien : Ny. Riwayat kebidanan Menarche : 14 tahun Siklus : 28 hari Lama : 5-7 hari Dismenorrhoe : Tidak pernah Flour albus : Tidak pernah Jumlahnya : 2-3 kotek/hari Warna : Merah segar Bau : Khas (anyir) Riwayat kehamilan sekarang Ibu mengatakan hamil ini adalah kehamilan yang pertama ibu tidak haid selama 4 bulan lebih 1 minggu.BAB 3 TINJAUAN KASUS ASUHAN KEBIDANAN PADA Ny.1. Lamanya : 4 tahun Nama suami Umur Agama Suku/bangsa Pendidikan Pekerjaan Alamat : Tn.”D” : 30 tahun : Islam : Jawa/Indonesia : SMA : Swasta : Sedati Jatirejo Keluhan utama Ibu mengatakan ini kehamilan yang pertama.”D” GIP00000 DENGAN USIA KEHAMILAN 18 MINGGU BALLOTEMENT DI RSU Dr.”D” Umur : 28 tahun Agama : Islam Suku/bangsa : Jawa/Indonesia Pendidikan : SMA Pekerjaan : Ibu tidak bekerja Alamat : Sedati Jatirejo Status perkawinan : Nikah 1x 2. nafsu makan berkurang. WAHIDIN SUDIRO HUSODO MOJOKERTO 3. ingin memeriksakan kehamilannya dan saat ini tidak ada keluhan. Hari pertama haid terakhir : 14 Maret 2008 Perkiraan persalinan : 21 Desember 2008 Trimester I : Ibu mengatakan memerisakan kehamilannya 2x di BPS Keluhan : Mual. 3.1 Pengkajian Tanggal 04-07-2008 Jam : 11. muntah. Trimester II : Ibu mengatakan memeriksakan kehamilannya 1x di RSU Dr.00 WIB 3.

hepatitis. dan buah) muntah. hipertensi. yang mengambil keputusan adalah suami. Riwayat spiritual Ibu mengatakan beragama Islam dan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya. 8. 7. asthma. . sayur) porsi 1 7 gelas/hari piring sedang.Minum air putih ± 78 gelas/hari. minum susu 1 gelas/hari Pola Aktivitas Sebelum hamil . lauk pauk.5. hipertensi. minum susu 1 gelas/hari dan tidak ada pantangan makanan Trimester II : . b. AIDS) maupun penyakit keturunan (jantung. Pola kebiasaan sehari-hari Pola Nutrisi Sebelum hamil Selama hamil . c. lauk pauk. spiritual a. Orang terdekat ibu adalah suami. Riwayat kesehatan ibu Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit menular (TBC.Makan 3x/hari Trimester I : (nasi. AIDS) maupun penyakit keturunan (jantung. asthma. ibu diantar periksa waktu periksa hamil ke tenaga kesehatan. Riwayat budaya Ibu mengatakan tidak ada pantangan makanan dan pantangan lain yang mempengaruhi kehamilannya.Porsi piring sedang. kencing manis).Ibu mengatakan pekerjaan rumah Selama hamil Trimester I : . sayur) porsi 1 piring sedang . keluarga juga sangat senang dan mendukung dengan kehamilannya. makan . lauk minum air putih ± 6pauk.Karena mual dan sayur.Makan 3-4x/hari (nasi.Ibu tidak ada makannya sedikitpantangan makanan sedikit sampai habis dan alergi makanan . d.Minum air putih ± 67 gelas/hari. kencing manis) serta dari keluarga suami maupun ibu tidak ada yang mempunyai keturunan kembar. terbukti keluarga sangat mendukung kehamilan ini. Riwayat kesehatan keluarga Ibu mengatakan keluarga tidak ada yang menderita penyakit menular (TBC. sosial. 2x/hari (nasi. Sosial Hubungan ibu dengan keluarga baik. . 6. hepatitis. Psikologis Ibu mengatakan merasa senang dengan kehamilannya saat ini dan ibu berusaha untuk menjaganya. budaya.Ibu melakukan . Riwayat psikologis.

00 WIB (1 jam) .BAK 4-6x/hari khas) .BAB 1x/hari warna kuning. II : (konsistensi lembek.00 WIB (3 jam) .Ibu mengatakan melakukan hubungan sexual 1 minggu sekali Eliminasi Sexual 3.00 WIB (8 jam) Hygiene .00 WIB (7 jam) Trimester I.BAB 1x/hari Trimester I. gosok gigi 2x/hari.BAK 5-7x/hari .00-05.Hubungan sex Trimester I : dilakukan .Tidur malam jam 22.00 WIB (2 jam) .2 pekerjaan rumah kadang-kadang dibantu suami Trimester II : . bau (konsistensi lembek. ganti pakaian dalam tiap kali mandi .00-05. . khas) warna kuning. kadang-kadang dibantu suami Trimester I : .Ibu melakukan pekerjaan rumah dilakukan sendiri.00-15. bau . keramas 3x/hari .Sama dengan saat sebelum hamil tidak ada penambahan Data Obyektif 1.1.Mandi 2x/hari (pagi dan sore).00-15.Ibu tidak melakukan 2x/minggu hubungan sexual Trimester II : .Tidur malam jam 21.Tidur malam jam 22.00-15.Tidur siang jam 14.00-05.00 WIB (7 jam) Trimester II : .Ganti baju tiap kali mandi.Tidur siang jam 13.dilakukan sendiri Istirahat .Tidur siang jam 12. II : . Pemeriksaan umum Keadaan umum : Baik .

colostrums belum keluar. Ketiak : Tidak ada pembesaran kelenjar limfe. Mulut : Bibir tidak kering. pernafasan normal. tidak ada varises. gigi tidak ada yang berlubang. kebersihan cukup. tidak ada condilomatalata. tidak ada varices. tidak ada chloasma gravidarum. pretibia tidak oedema. tidak ada condiloma aquminata. Anus : Kebersihan cukup. tidak ada polip. Inspeksi Kepala b. tidak ada hernia inguinalis. tidak ada ketombe. tidak ada benjolan. kedudukan sejajar dengan mata. kebersihan cukup. tidak ada conjungtivitis. septum di tengah. Pelipatan paha : Bersih. hiperpigmentasi linea nigra. tidak oedema. Mata : Kedua mata simetris. tidak pucat. retraksi dada tidak ada. tidak oedema. Tangan : Simetris. tibia baik. kebersihan cukup. Punggung : Simetris. tidak ada bintik bitot. putting susu menonjol. tidak ada pembesaran kelenjar limfe. tidak ada pembesaran kelenjar limfe. tidak mengeluarkan sekret. sklera tidak ikterus. kebersihan cukup. Palpasi Leopold IA : TFU pertengahan symphisis dengan pusat. usia kehamilan 18 minggu Leopold IB : Ballotement  Leopold IIA : Ballotement  Leopold IIB : Ballotement  Leopold III : Ballotement  Leopold IV : - . Leher : Tidak ada bendungan vena jugularis. ketiak bersih. kuku tidak pucat. tidak ada benjolan. conjungtiva tidak pucat. lidah tidak kotor. tidak pincang Tanda-tanda vital Tekanan darah : 120/90 mmHg Nadi : 84x/menit Suhu : 365 0C Pernafasan : 20x/menit BB sebelum hamil : 53 kg BB saat hamil : 56. kulit kepala bersih. : Rambut warna hitam. membesar. tidak ada rhagaden. tidak pernah mimisan. pusat mendatar. kebersihan cukup. striae livide ada. Muka : Tidak pucat. gigi tidak ada caries. kuku pendek. Dada : Simetris. tidak ada pembesaran kelenjar thyroid. tanda Chadwick. tidak ada haemorroid. Payudara : Simetris. Pemeriksaan Fisik a.Kesadaran : Composmentis Cara berjalan : Baik. Vulva : Bersih. tidak ada accesoriasis mammae. Hidung : Simetris. tidak ada oedema. terdapat hyperpigmentasi areola mammae primer dan sekunder. Telinga : Simetris. flour albus tidak ada. tidak ada bekas luka jahitan. tidak ada stomatitis. jari-jari lengkap. Kaki : Simetris.5 kg TB : 161 cm Lila : 24 cm 2. Perut : Membesar sesuai dengan usia kehamilan. tidak pucat.

usia kehamilan 18 minggu.Auskultasi DJJ  baik (11-12-11) frekuensi . Perkusi Reflek patella / baik e. janin tunggal. usia kehamilan 17 minggu. keadaan ibu dan janin baik Data Dasar DS : . 3.PP : 21-12-2008 DO : . intrauterine. Ballotemen  . g. h. hidup. intrauterine.HPHT : 14-03-2008 . Pemeriksaan penunjang Laboratorium Hb Sahli : Tidak dikaji Urine reduksi : Tidak dikaji Urine albumin : Tidak dikaji Pemeriksaan panggul luar f.Ibu mengatakan usianya 28 tahun .c. d. keadaan ibu dan janin baik.TFU pertengahan symphysis dengan pusat. . seorang primigravida.00 WIB Diagnosa GIP00000 usia kehamilan 18 minggu. Auskultasi DJJ  baik (11-12-11) frekuensi 136x/menit. TFU pertengahan symphisis. Normalnya Distantia spinarum : Tidak dikaji (23 cm-26 cm) Distantia cristarum : Tidak dikaji (26 cm-29 cm) Distantia tuberum : Tidak dikaji (10 ½ cm-11 cm) Boudelaque : Tidak dikaji (18 cm-20 cm) Ukuran panggul luar : Tidak dikaji (80 cm-90 cm) SIPS : Tidak dikaji (8 cm-10 cm) Prognosa Kehamilan resiko rendah.Tanda-tanda vital Tekanan darah : 120/90 mmHg Nadi : 84x/menit Nafas : 20x/menit Suhu : 365 0C .Perut ibu membesar sesuai usia kehamilannya .Hamil pertama dengan usia kehamilan 4 bulan lebih 1 minggu.2 Identifikasi Diagnosa atau Masalah Tanggal 07-072008 Jam 11. Kesimpulan Ibu benar-benar hamil. Ballottement .

4 Identifikasi Kebutuhan Segera - .136x/menit .Perkusi Reflek patella / baik 3.3 Antisipasi Masalah Potensial 3.

.

Tujuan umum pemeriksaan kehamilan ini adalah menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu serta anak selama dalam kehamilan. Setelah dilakukan Asuhan Kebidanan pada Ny. hal yang terpenting adalah memeriksakan kehamilannya ke petugas kesehatan secara teratur. Dengan usaha ini. ibu merasa lega dan tenang. dan nifas. sehingga tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek. Dari hasil pengkajian yang dilakukan tidak ditemukan komplikasi pada ibu trimester II. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat.”D” tidak ditemukan adanya masalah dalam kehamilannya. persalinan.BAB 4 PEMBAHASAN Antenatal care (pemeriksaan kehamilan) adalah perawatan yang diberikan kepada ibu hamil selama masa kehamilannya karena keadaan ibu banyak mempengaruhi kelangsungan kehamilan dan pertumbuhan janin dalam kandungan (Sarwono. Untuk identifikasi masalah sudah disesuaikan dengan pengkajian yang kita lakukan. Pada trimester II biasanya jarang ditemukan keluhan-keluhan pada Ny. Untuk itu. 1998 : 154). serta ibu lebih memahami tentang keadaan kehamilannya. . angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi dapat menurun.”D” di rumah sakit. keadaan umum ibu baik. Dalam praktek yang dialami kami melihat tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek.

untuk menilai keberhasilan atau kegagalan dari implementasi berdasarkan intervensi yang ada. tunggal. 6. f.BAB 5 PENUTUP Simpulan Asuhan Kebidanan yang telah dilakukan pada Ny. Identifikasi Kebutuhan Segera Kebutuhan segera disiapkan untuk pelaksanaan penanganan pada ibu dengan berbagai masalah potensial. diperoleh suatu diagnosa GIP00000 hamil 18 minggu. Masalah potensial tidak terjadi dalam kasus ini sesuai dengan teori yang ada. Pada kasus ini intervensi yang akan dilakukan : a. Ibu dapat menjelaskan kembali apa yang telah dijelaskan. Pada Asuhan Kebidanan ini. 5. d. Melakukan pendekatan therapeutik. berdasarkan pada 7 langkah Varney yang meliputi : 1. d. pengkajian dilakukan dengan baik melalui wawancara dan melalui pemeriksaan pada ibu. intrauterine. 4. hidup. Evaluasi Tahap terakhir dari seluruh tindakan yang dilakukan adalah evaluasi. 3. Anjurkan pada ibu untuk banyak istirahat. c. Melakukan pemeriksaan lengkap pada ibu. keadaan jalan lahir baik. dalam pengkajian ini tidak ada kesulitan karena sudah ada kerjasama yang baik antara petugas dengan klien. yang dilakukan melalui tanya jawab pada pasien dan untuk kelengkapan data obyektif diperoleh melalui hasil pemeriksaan yang dilakukan. e. Anjurkan ibu untuk menjaga kebersihan payudara dan jalan lahir.”D” dengan GIP00000 kehamilan 18 minggu. f. hal ini sesuai dengan teori yang ada. Menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan payudara dan jalan lahir. Antisipasi Masalah Pontensial Dalam kasus ini tidak terdapat resiko terburuk yang mungkin terjadi. Evaluasi yang diperoleh setelah ± 30 menit dilakukan Asuhan Kebidanan : a. Dalam kasus ini tidak terjadi masalah potensial sehingga tidak diberikan kebutuhan segera. maka mulailah dilakukan penanganan pada pasien sesuai intervensi yang telah disusun : a. Menganjurkan pada ibu untuk istirahat yang cukup. b. b. e. Implementasi Setelah disusun rencana tindakan atau intervensi. Saran . Ibu mengetahui dan mengerti keadaan kehamilannya. c. Beri penjelasan tentang hasil pemeriksaan. keadaan umum ibu baik. Identifikasi Diagnosa atau Masalah Setelah melalui pengkajian selengkap mungkin. akan ditetapkan suatu diagnosa masalah. b. Menganjurkan ibu untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Intervensi Intervensi disusun setelah ditetapkan diagnosa masalah sesuai dengan keadaan pasien. Pendekatan therapeutik. 2. Anjurkan ibu untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Pada Asuhan Kebidanan ini. Memberi penjelasan tentang hasil pemeriksaan. Diagnosa pada Asuhan Kebidanan ini sesuai dengan teori yang ada. 7. Pengkajian Pengkajian dilakukan untuk mengumpulkan data subyektif yang berkaitan dengan kehamilan pada trimester II. Pemeriksaan secara lengkap pada ibu.

Perawatan Kebidanan Jilid I. Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. 1996. 1998. Ibrahim. Diharapkan klien dan petugas ada rasa saling percaya dalam Asuhan Kebidanan yang diberikan. Hendaknya klien memanfaatkan sarana kesehatan yang ada secara optimal. Jakarta : EGC. Prawirohardjo.blogspot. Ilmu Kebidanan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Sinopsis Obstetri Jilid I. DAFTAR PUSTAKA Anonymous. Rustam.Bagi Petugas 1. Jakarta : EGC. Jakarta : Depkes RI. Jakarta : EGC. 2. Bobak. Lawdermilk. Diharapkan mampu dan terus meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan yang diterapkan dalam asuhan yang diberikan. Bagi Klien 1.html .com/2012/05/asuhan-kebidanan-pada-nyd-dengan-anc. Ida Bagus Gde. Christina. Sarwono. Manuaba. 1998. 2. Ilmu Kebidanan. http://sichesse. 2002. Diharapkan selalu melakukan komunikasi yang baik kepada pasien sebelum melakukan tindakan. Jensen. 2005. 2005. Keperawatan Maternitas Edisi 4. Jakarta : Bharata. Mochtar. Modul 2 Manajemen Kebidanan.