You are on page 1of 32

OLEH : RAJA TEGUH

SATRIA/ 150 110 179

Saifuddin_Aziz@Yahoo.com

SISTEM KOLOID
Pengertian
Sistem Koloid
Sifat Koloid
Pembuatan
koloid
Aplikasi

Suspensi

Koloid

Larutan

Sistem Koloid adalah suatu bentuk campuran yang
keadaannya terletak antara larutan dan suspensi
(campuran kasar)
Sistem Koloid ini mempunyai sifat-sifat khas yang
berbeda dari sifat larutan atau suspensi

χ

  

SISTEM KOLOID
Ukuran Koloid
Sistem Koloid
> 100 nm

1 s.d. 100 nm

< 1 nm

Sifat Koloid
Pembuatan
koloid

Aplikasi

χ

  

Suspensi

Koloid

Larutan
Sejati

Ukuran partikel koloid berkisar 1 nm sampai 100 nm

Dispersi : penyebaran merata 2 misal ( kanji) fase(fase terdispersi dan medium terdispersi) Medium pendispersi : Medium yang digunakan untuk mendispersi. misal ( Air ) Close info .exit Sistem dispersi : suspensi larutan Dispersi halus (koloid) Fase terdispersi adalah : Zat yang terdispersikan.

larutan cuka Sabun. susu Campuran air dan pasir .Perbandingan larutan No Larutan Koloid Suspensi 1 Satu fase 2 fase 2 fase 2 Stabil Umumnya stabil Tidak stabil 3 Tdk dapat disaring Tidak dapat disaring Dapat disaring 4 Homogen Tampak homogen Heterogen 5 Ukuran partikel < 1 nm Ukuran partikel 1 – 100 nm Ukuran partikel >100 nm 6 jernih Agak keruh keruh Ex Larutan gula.

tinta 3 Sol padat Padat Padat Kaca berwarna. mutiara 7 Buih / busa Gas Cair Krim kocok.3. Batu apung . mentega. santan 5 Aerosol (cair) Cair Gas Kabut. Busa sabun 8 Busa padat Gas Padat Karet busa. kanji.paduan logam 3 Emulsi Cair Cair Susu. Jenis jenis koloid No Jenis Koloid Fase terdispersi Medium Pendispersi Contoh 1 Aerosol (padat) Padat Gas Asap.debu 2 Sol Padat Cair Agar agar. awan 6 Emulsi padat Cair Padat Keju. cat.

SISTEM KOLOID Aerosol Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi Obat anti nyamuk semprot merupakan aerosol Aerosol adalah sistem Koloid dari partikel padat atau cair yang terdispersi dalam gas. parfum dan obat nyamuk. cat semprot. Produk yang dibuat dalam bentuk aerosol antara lain semprot rambut. χ    .

Koloid jenis sol banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari maupun Industri Contoh : air sungai. tinta tulis dan cat χ    . sol kanji. sel detergent. sol sabun.SISTEM KOLOID Sol Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi Air sungai dan Air Kanji adalah Sol Sol adalah Sistem Koloid dari partikel padat yang terdispersi dalam zat cair.

Untuk membentuk emulsi diperlukan emulgator.SISTEM KOLOID Emulsi Sistem Koloid Sifat Koloid Susu adalah emulsi antara air dengan lemak dan kasein sebagai emulgator Pembuatan koloid Aplikasi Emulsi adalah sistem koloid dari zat cair yang terdispersi dalam zat cair. Air dan minyak diperlukan suatu sabun atau detergent sebagi emulgator. Syarat terjadinya emulsi adalh kedua jenis zat cair tidak saling melarutkan. Sedangkan susu emulgatornya adalah kasein χ    .

Buih dapat dibuat dengan suatu gas kedalam zat cair yang mengandung pembuih χ    . untuk menstabilkan buih diperlukan pembuih berupa sabun atau detergent .SISTEM KOLOID Buih Sistem Koloid Sifat Koloid Buih sabun Pembuatan koloid Aplikasi Buih adalah sistem Koloid dari gas yang terdispersi dalam zat cair.

SISTEM KOLOID Gel Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi Bahan Kosmetik Mayonaise Gel adalah koloid setengah kaku. lem kanji. gel sabun dan gel silika χ    . gelatin. selai. Gel dapat terbentuk dari suatu sol yang zat terdispersinya mengadsorbsi medium dispersinya sehingga terjadi koloid yang agak padat Contoh gel adalah agar-agar.

Efek Tyndall adalah efek penghamburan cahaya oleh partikel koloid.SIFAT KOLOID Effek Tyndall Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi χ    Cahaya Koloid Layar Efek Tyndall. Efek Tyndall merupakan salah satu cara yang sederhana untuk mengetahui suatu dispersi itu merupakan koloid atau bukan .

SIFAT KOLOID Gerak Brown Gerak Brown. sesuai dengan nama penemunya seorang ahli Biologi Robert Brown. karena bergerak terus-menerus maka partikel koloid dapat mengimbangi gaya grafitasi sehingga tidak mengendap. . Gerak zigzag atau gerak acak pada koloid disebut gerak Brown. Makin tinggi suhu makin cepat gerak Brown Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Gerak Brown Aplikasi χ    karena energi kinetik molekul medium pendispersi meningkat sehingga menghasilkan tumbukan yang lebih kuat. Gerak Brown merupakan salah satu faktor yang menstabilkan koloid.

SIFAT KOLOID Elektroforesa Sistem Koloid Kutub ( + ) Kutub ( . Peristiwa pergerakan partikel koloid yang bermuatan ke salah satu elektroda. sedangkan koloid yang bermuatan positif bergerak ke katode (elektrode negatif) sehingga elektroforesis dapat digunakan untuk menentukan jenis muatan koloid. χ    . Koloid bermuatan negatif akan bergerak ke anode (elektroda positif).) (+) Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi (-) - Koloid yang bermuatan negatif menuju kutub positip Elektroforesa.

SIFAT KOLOID Adsorbsi Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi Sol Fe(OH)3 Mengabsorbsi ion (+) Adsorbsi adalah peristiwa penyerapan suatu molekul atau ion pada permukaan suatu zat. Partikel koloid mempunyai kemampuan untuk menyerap ion atau muatan listrik pada permukaannya sehingga partikel koloid menjadi bermuatan listrik. Contoh sol Fe(OH)3 dalam air mengadsorbsi ion positif sehingga menjadi Koloid bermuatan positif χ    .

24 H2O Menjernihkan larutan gula atau larutan garam Menghilangkan bau badan Penyembuhan sakit perut dengan norit χ    .) Sifat adsorbsi dari koloid ini digunakan dalam berbagai proses yang antara lain : Menjernihkan air dengan tawas K Al (SO4)2. Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi Sol As2S3 mengadsorbsi ion ( .SIFAT KOLOID Sol Arsen Sulfida atau As2S3 mengadsorbsi ion negatif sehingga menjadi suatu Koloid bermuatan negatif .

SIFAT KOLOID Koagulasi Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Koagulasi yang disebabkan penambahan elektrolit Aplikasi χ    Koagulasi adalah penggumpalan partikel koloid dan membentuk endapan. Koagulasi dapat terjadi secara fisik seperti pemanasan. Contoh proses Koagulasi antara lain : pembentukan delta di muara sungai dan pengendapan lumpur pada penjernihan air . pencampuran koloid yang berbeda muatan. pengadukan atau secara kimia seperti penambahan elektrolit. Dengan terjadinya endapan berarti zat terdispersi tidak lagi membentuk koloid. pendinginan.

philia = senang). sehingga terbentuk selubung di sekeliling partikel koloid.SIFAT KOLOID Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi χ    Agar-agar termasuk Koloid Liofil Koloid liofil yaitu koloid yang senang cairan (bahasa Yunani lyo = cairan . . protein dan agar-agar.kanji. Jika medium pendispersinya air maka disebut dengan hidrofil (senang air). Partikel koloid akan mengadsorbsi molekul cairan. detergen. Contoh koloid liofil adalah sabun.

SIFAT KOLOID LIOFOB Koloid liofob yaitu koloid yang benci cairan (phobia = benci). dan beberapa sol logam χ    . Sistem Koloid Partikel koloid tidak mengadsorbsi molekul cairan. Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi Sol Fe(OH)3 termasuk Koloid Liofob Contoh koloid hidrofob: sol belerang. Jika mediumnya air maka disebut dengan hidrofob (benci air). sol Besi (III) Hidroksida atau Fe(OH)3.

Koloid liofil Koloid liofob Stabil pada konsentrasi relatif besar Stabil pada konsentrasi rendah Memberikan efek tyndal kurang jelas Memberikan efek tyndal yang sangat jelas Bersifat reversibel Bersifat ireversibel Mengadsorpsi medium pendispersinya Tidak mengadsorpsi medium pendispersinya Kekentalan tinggi Kekentalan rendah .

. Dialisis dilakukan dengan menempatkan Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Proses Dialisa Aplikasi χ    kantong semi permiabel yang berisi koloid dalam air yang mengalir sehingga ion-ion pengganggu dapat melewati lapisan semi permiabel dan ikut aliran air.SIFAT KOLOID Dialisa Dialisa atau disebut Pemurnian koloid atau menghilangkan ionion pengganggu dari sitem koloid.

sehingga endapan itu pecah menjadi partikel-partikel koloid.PEMBUATAN KOLOID Dispersi Cara Mekanik Sistem Koloid Sifat Koloid Dengan jalan menggerus partikel kasar sampai terbentuk partikel berukuran koloid. lalu didispersikan kedalam medium pendispersinya. χ    Misalnya : penambahan AlCl3 pada endapan Al(OH)3 akan menghasilkan sol Al(OH)3 . lalu didispersikan kedalam air sehingga terbentuk sol belarang Aplikasi Cara Peptisasi Dengan jalan menambahkan zat pemecah/peneptisasi kedalam suatu endapan. Pembuatan koloid misalnya : serbuk belerang digerus dengan gula berkalikali.

dan uap itu terdispersi kedalam air dalam bentuk partikel koloid yang halus dan terbentuklah sol logam. Kondensasi Dengan reaksi hidrolisis Misalnya sol Fe(OH)3 dapat dibuat dengan menambahkan larutan FeCl3 kedalam air mendidih χ    FeCl3(aq) + 3H2O(l)  Fe(OH)3 + 3HCl(aq) .PEMBUATAN KOLOID Cara busur bredig Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi Digunakan untuk memperoleh sol logam. panas yang timbul akan menguapkan logam. Logam yang akan dibuat koloid. digunakan sebagai elektroda yang dicelupkan kedalam medium dispersi dan ujung yang lain dihubungkan dengan sumber arus listrik.

sehingga terbentuk gel . tapi sukar larut dalam alkohol. oleh karena itu kalsium asetat dilarutkan dulu kedalam air. baru dicampurkan kedalam alkohol.PEMBUATAN KOLOID Dengan reaksi redoks Sistem Koloid Misalnya sol emas dapat dibuat dengan mereaksikan larutan AuCl3 dengan larutan besi (II) sulfat Sifat Koloid AuCl2(aq) + 3FeSO4(aq)  Au(koloid) + Fe2(SO4)3(aq) + FeCl3(aq) Pembuatan koloid Aplikasi χ    Penggantian pelarut Misalnya kalsium asetat mudah larut dalam air.

PEMBUATAN KOLOID Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi χ    Mencampurkan larutan-larutan encer Misalnya larutan encer AgNO3 dicampurkan dengan larutan encer HCl AgNO3(aq) + HCl(aq)  AgCl(koloid) + HNO3(aq) .

APLIKASI KOLOID Pengendap Cottrel Sistem Koloid + Arus Listrik + + _ _ + + + _ _ _ + _ _ Udara Bersih _ Sifat Koloid Gas Buang Pembuatan koloid Endapan Aplikasi Pengendap Cottrel Asap pabrik sebelum meninggalkan cerobong asap dialirkan melalui elemen yang beraliran Listrik tegangan tinggi. sehingga ion-ion pengotor mengendap χ    .

APLIKASI KOLOID Stasiun Pompa Akselelator Saringan Pasir Sistem Koloid Stasiun Distribusi Reservoir Air Sifat Koloid Siphon Lumpur Tawas Aplikasi Klorin Pengolahan Air Bersih Pengolahan air sungai menjadi air bersih dengan tahap Filtrasi. Disinfektasi dan yang terakhir adalah Aerasi χ    . Sedimentasi.

Susunan alat penyaring air sederhana. kerikil. ijuk dan ditambah sedikit tawas χ    . dimana penyaring tersebut terdiri dari pasir. yang dapat digunakan untuk menyaring air sumur yang keruh.APLIKASI KOLOID Pengolahan Air sederhana Sistem Koloid Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi Pengolahan Air Sederhana.

APLIKASI KOLOID Proses Hemodialisa ( Cuci Darah) Sistem Koloid Darah dari Pasien Sifat Koloid Pembuatan koloid Aplikasi Dialisat segar masuk Dialisat + Produk buangan Pasien Gagal Ginjal Darah minus produk buangan kembali ke pasien Proses Cuci Darah. Orang yang menderita gagal Ginjal dapat menjalani proses “cuci darah” atau hemodialisa. dimana fungsi ginjal diganti oleh suatu mesin dialisator χ    .

Kosmetik : Krim. dll . Gel. Lotion.Penggunaan koloid 1. Haircream.

dll . sirup. santan. agaragar. mayonase.exit Penggunaan koloid 2. susu. Makanan : es krim.

sirup obat.exit Penggunaan koloid 3. Farmasi : krim penyakit kulit. minyak ikan. .