You are on page 1of 4

1

Pengertian Bubble Coloum
Kolom gelembung (bubble coloum) dapat berupa piringan dengan sejumlah lubang yang

di las pada risers atau chimney, dimana uap akan lewat melintas dari bagian bawah kolom. Tiap
risers dipenuhi oleh sejumlah cap berbentuk bell (genta) untuk mempercepat uap melalui risers
tersebut.
Dalam operasinya, uap (vapor) naik melalui chimney, menghasilkan sejumlah gelembung
dari slot dari bagian bawah cup didalam likuid, dimana level (ketinggian) likuid dijaga pada plate
oleh weir (dam) sehingga permukaan likuid adalah 2-2,5 inch diatas slot dari bubble cap. Likuid
diumpankan pada plate dan turun melintasi downspout menuju bagian bawah plate dimana uap
akan melintas naik melalui plate bercampur dengan likuid pada plate karena disperse yang
dihasilkan oleh slot dalam bubble cap. Uap kemudian terpisah pada permukaan likuid dan
melintasi bagian atas piringan (plate). Hal ini dapat dicapai dengan aliran berlawanan arah
(countercurrent) dari likuid yang melintas turun dengan uap yang melintas naik melalui kolom.

Gambar. Bubble Coloum

Gambar. dan pipa saluran limpah (downcomers). Sampel yang biasa digunakan alat ini adalah yang berupa liquid. Plate Coloum dengan bermacam topi . Cairan ini diterobos oleh uap yang naik melalui lubang-lubang pada pelat. Pada alat ini terdapat pelat-pelat yang berfungsi sebagai perlengkapan dalam (internal fitting) berupa bidang yang letaknya mendatar dan disusun satu diatas yang lain pada jarak-jarak tertentu di dalam pipa kolom. Alat ini terdiri dari tanggul (weit). merupakan salah satu alat yang digunakan pada kontak anatar fase dan pemisah fase dimana bentuk pemisahannya dilakukan dengan cara destilasi.2 Peralatan pada Bubble Coloum Kolom Piring Gelembung (Bubble Plate Coloum) a Dengan tanggul dan salauran limpah yang bundar Kolom piring gelembung (bubble plate coloum). Pada setiap plat terdapat lapisan cairan dengan ketinggian tertentu. Dalam kolom ini harus terjadi perpindahan massa dan panas antara uap yang naik dan cairan yang mengalir turun. misalnya etanol dan air.

Cairan pada piring yang lebih rendah ditahan oleh sebuah tanggul (weit). . Tanggul ini berfungsi untuk mendistribusikan cairan.b. Diagram cara kerja bubble coloum dengan tanggul Bubble Cap (Pelat Genta) Suatu bubble cap adalah suatu piringan yang dilebgkapi dengan sebuah lubang yang menuju suatu pipa yang sesuai yaitu chimney. Sumbat-sumbat tersebut diberi bingkai agar tersedia ruang yang cukup antara riser (pipa naik) dan sumbat sebagai tempat keluarnya uap. Alat ini juga harus mempunyai cairan yang dapat menahan pada piring yang lebih rendah untuk mencegah uap air mengalir dari atas alat ini. Cairan yang masuk melalui tanggul akan mengalir melintang sesuia dengan aliran pada piring untuk selanjutnya mengalir ke jalan keluar tanggul. dimana cairan masuk melewati piring menuju ke piring berikut di bawahnya. yang dilewati oleh uap dari bagian bawah piringan. Piring aliran melintang yang menunjukkan jalan masuk dan jalan keluar tanggul Alat ini digunakan untuk cairan. Cairan di dalam kolom dipindahkan dari pusat piring. Tiap-tiap pipa arah naik ditutupi oleh sumbat berbentuk bel (genta).

permukaan weit sekitar 2-2. selanjutnya sejumlah aliran balik dari likuid melewati bagian bawah dan uap melewati bagian atas. Cairan memasuki piringan dan melewatinya dan turun melalui pipa turun melalui piringan ke bagian bawah piringan (plate). melewati kolom penampang hasil. Level cairan diduga diatas pinggiran oleh suatu alat yang berupa weit. Jadi. .5 in diatas puncak celah dari bubble cap. Uap kemudian terpisah pada permukaan cairan dan melewati bagian atas piringan. Keluarnya berupa gelembung-gelembung kecil dari celah pada bagian bawah sumbat dibawah cairan.3 Bubble cap Pada operasinya.Gambar 1. uap naik melalui chimney dan dialihkan ke bawah oleh sumbat. Sementara uap turun melalui piringan bercampur dengan cairan yang berada diatas piringan karena hamburan dihasilkan dari celah bubble cap.