You are on page 1of 11

TEKNIK FONDASI II

• Materi:
1. Pengertian konstruksi fondasi dalam (tiang), caisson,
dan turap
2. Kapasitas dukung tiang, kuat dukung kelompok tiang
3. Analisis fondasi tiang tegak dan miring terhadap
gaya lateral
4. Dasar perencanaan fondasi tiang
5. Analisis penahan tanah dengan fondasi tiang, turap
6. Analisis turap tanpa dan dengan angker
7. Fondasi semi dalam (caisson)
8.Analisis fondasi caisson
9. perkembangan konstruksi fondasi dalam, semi
dalam turap

.. The Netherlands. 1980. 4. Teng. G. dll . Yogyakarta 3. New York. 1998. New Jersey. MC-Graw Hill. Foundation Analysis and Design. EnglewoodCliffs. Bowles. Teknik Fondasi II. 1972. 4th ed. 2. Suryolelono. Comp. 1.E.TEKNIK FONDASI II • Referensi: 1. B. KB. Prentice Hall. Vol. Sanglerat. W. The Penetrometer and Soil Exploration.C. 1994. Foundation Design. Nafiri. Elsevier Publ.

TEKNIK FONDASI II • • - Prasyarat: Mekanika tanah I Teknik Fondasi I Struktur beton Analisis Numerik Grading : UTS UAS Tugas Kehadiran .

Dermaga (untuk menganulir gaya-gaya benturan kapal dan gelombang air) •. Meneruskan beban ketanah yang relatif lunak sampai kedalaman tertentu sehingga fondasi bangunan mampu memberikan dukungan yang cukup untuk mendukung beban 3. Bangunan-bangunan yang menahan gaya angkat ke atas 3. Meneruskan beban bangunan yang terletak diatas air atau tanah lunak 2.TEKNIK FONDASI II • FONDASI TIANG • Fondasi tiang digunakan apabila : 1. Tujuan penggunaan tiang pancang 1. Mengangker bangunan . Lapisan tanah kuat terletak sangat dalam 2.

6. 5.TEKNIK FONDASI II 4. Menahan gaya-gaya horisontal dan arahnya miring Memadatkan tanah pasir shg KDT ++++ Mendukung fondasi bangunan yang permukaan tanahnya mudah tergerus air .

TEKNIK FONDASI II Analisis fondasi bertujuan untuk mendapatkan sistem fondasi yang stabil aman dalam rangka untuk memenuhi kriteria perancangan Kriteria perancangan 1: kapasitas KDD ≈ q ult harus dapat menahan beban luar →→ SF ≥ 1 Kriteria perancangan 2: deformasi yang terjadi harus memenuhi syarat deformasi yang diijinkan .

Tiang gesek (friction pile) 2. klasifikasi tiang dalam dalam mendukung beban yang bekerja : 1. End bearing pile .TEKNIK FONDASI II KAPASITAS DAYA DUKUNG TIANG Menurut Terzaghi. Tiang lekat (cohesion pile) 3.

Rumus pancang (Dynamic formula) 2. Uji beban langsung .TEKNIK FONDASI II Analisis tiang tunggal Menghitung KDD tiang tunggal ada beberapa cara: 1. Pendekatan terhadap hasil percobaan penetrasi 4. Rumus berdasarkan sifat-sifat tanah ( static pile capacity) 3.

TEKNIK FONDASI II • Dalam penjabaran rumus pancang perlu ditunjukkan lebih dahulu notasi-notasi dan satuan-satuan yang akan dipakai • A = tampang melintang tiang • E = modulus elastis bahan • eh = hammer efficiency • • • • • • • Eh = besaran energi pemukul dari pabrik g = gravitasi h = tinggi jatuh pemukul I = jumlah impuls yang menyebabkan kompresi K1 = kompresi elastis blok penutup K2 = kompresi elastis tiang K3 = kompresi elastis tanah .

driving shoe. cap blok • Wr = berat ram • • • • • • • • .TEKNIK FONDASI II L = panjang tiang m = massa Mr = momentum ram n = koefisien restitusi nI = jumlah impuls yang menyebabkan restitusi Qu = kapasitas tiang ultimit s = penetrasi per pukulan Wp = berat tiang termasuk berat pile cap.

TEKNIK FONDASI II .