You are on page 1of 32

Maraknya Korupsi di Indonesia

FG 5
Abdullah | Izra Halim R. | Megawati A.P | Nadya Dwi W. | Rivandi Wibisana | Yohanes Elia

Keypoints

Kasus-kasus Korupsi di Indonesia

Faktor-faktor Penyebab Korupsi

Dampak dari Korupsi terhadap NKRI

Upaya Pengurangan Korupsi Dikaitkan dengan Hak
dan Kewajiban Warga Negara

Kasus-kasus
Korupsi di
Indonesia

Banten.Ratu Atut Chosiyah Ratu asal Banten ini sedang menancapkan kekuasaannya yang menggurita di provinsi Banten ketika KPK mengubah statusnya menjadi tersangka. Politisi muda Golkar ini divonis empat tahun penjara. . Sang gubernur terjungkal kasus pengadaan alat kesehatan dan dugaan suap terkait penanganan sengketa pilkada Lebak.

Uang tersebut dikucurkan selama berlangsungnya pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Periode 2004. . Goeltom Perempuan ambisius yang sudah malang melintang di Bank Indonesia ini resmi menjadi tersangka pada Januari 2012 dalam kasus suap cek pelawat untuk anggota DPR. Miranda kemudian divonis menginap tiga tahun di balik jeruji besi.Miranda S.

dan amandemen UU BI.Burhanuddin Abdullah Bekas Gubernur Bank Indonesia (BI) Burhanuddin Abdullah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tipikor karena menggunakan dana milik Yayasan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (YLPPI) senilai Rp 100 miliar untuk bantuan hukum lima mantan pejabat BI. Ia divonis lima tahun penjara. . penyelesaian kasus BLBI.

pria yang kemudian divonis empat tahun sepuluh bulan penjara ini ikut menyeret namanama yang terlibat. Kolombia. Nazaruddin akhirnya dibekuk di Cartagena. . Ia terjerat kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games. Dalam perkembangan kasusnya. Setelah sempat melarikan diri.Muhammad Nazaruddin Nazaruddin ditangkap saat menjabat Bendahara Umum Partai Demokrat.

. mantan ketua Mahkamah Konstitusi. resmi dijemput oleh KPK. Ia adalah satu-satunya terpidana korupsi yang mendapat vonis seumur hidup dari Tipikor. Akil Mochtar.Akil Mochtar Setelah menjadi tersangka menerima suap Rp. 3 miliar dari bupati Gunung Mas dan tindak pidana pencucian uang terkait kasus sengketa Pilkada.

Undang-undang yang Mengatur Korupsi .

31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ✤ UU RI No.25 Tahun 2003 Tentang Perubahab Atas UU No.20 Tahun 2001 Tentang Perubahaan Atas UU No.28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dari KKN ✤ UU RI No.15 Tahun 2002 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang .✤ UU RI No.

8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana ✤ Undang –Undang No.✤ Undang-Undang No.46 Tahun 2009 tentang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi .30 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ✤ Undang-Undang No.

Hubungan Korupsi dengan Pancasila ✤ Sila pertama: Korupsi melanggar ajaran agama yang menyuruh umat beragama untuk saling membantu. dan orang miskin makin miskin. . karena menggunakan uang orang lain ✤ Sila ketiga: Korupsi dapat memecah belah persatuan bangsa akibat kolusi yang dilakukan untuk memperlancar korupsi ✤ Sila keempat: Korupsi merupakan tindakan yang sangat jauh dari nilai kebijaksanaan ✤ Sila kelima: Terjadinya ketidakseimbangan sosial karena korupsi membuat orang kaya makin kaya. serta menyengsarakan orang lain. bukan untuk saling menjatuhkan demi kepentingan pribadi ✤ Sila kedua: Korupsi tidak menghargai usaha manusia lain yang bekerja keras.

Faktor-faktor Penyebab Korupsi ✤ Faktor yang menyebabkan korupsi berasal dari dalam diri pelaku dan dari luar (lingkungan) ✤ Peran Parlemen dalam Membasmi Korupsi (ICW : 2000) -> faktor politik. ekonomi. organisasi . hukum.

Faktor Politik ✤ Instabilitas politik ✤ Kepentingan politis para penguasa ✤ Penyuapan ✤ Politik uang .

Faktor Hukum ✤ Peraturan perundangundangan yang memihak ✤ Kualitas perundang-undangan kurang memadai ✤ Peraturan kurang disosialisasikan ✤ Sanksi yang terlalu ringan dan pandang bulu .

salah satunya dengan melakukan tindakan korupsi.Faktor Ekonomi Untuk menghadapi keadaan ekonomi yang sulit dengan penghasilan yang dinilai kurang. . beberapa orang akan melakukan berbagai tindakan guna mencukupi kebutuhan hidupnya.

Faktor Organisasi / Lingkungan ✤ Kurang adanya teladan dari pemimpin ✤ Tidak adanya kultur organisasi yang bersih dan benar ✤ Sistem akuntabilitas di instansi pemerintah kurang memadai ✤ Manajemen cenderung menutupi korupsi di dalam organisasinya .

Dampak dari Korupsi terhadap NKRI ✤ Perekonomian ✤ Demokrasi ✤ Penegakan Hukum .

Dampak Korupsi pada Perekonomian ✤ Mengurangi pendapatan dari sektor publik dan meningkatkan pembelanjaan pemerintah untuk sektor publik ✤ Mengurangi kemampuan pemerintah untuk melakukan perbaikan dalam bentuk peraturan dan kontrol akibat kegagalan pasar (market failure) ✤ Memperbesar angka kemiskinan ✤ Mengurangi Nilai Investasi .

Dampak Korupsi terhadap Penegakan Hukum ✤ Pelemahan terhadap institusi penegak hukum ✤ Merusak moral aparatur penegak hukum ✤ Masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap institusi hukum .

Dampak Korupsi dalam Bidang Politik ✤ Kinerja Sistem Terganggu ✤ Citra dan Kredibilitas Sistem/Lembaga di Mata Publik Merosot ✤ Lembaga/sistem diperalat untuk kepentingan diri .

Upaya Pengurangan Korupsi Dikaitkan dengan Hak dan Kewajiban Warga Negara .

menyeluruh. kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia serta keyakinan pada Pancasila dan UUD-1945 (Basrie. sikap dan tindakan warga negara yang teratur.Hak dan Kewajiban Bela Negara Upaya pembelaan negara merupakan tekad. 1992:14). terpadu dan berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air. .

Setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan Negara.✤ UUD 1945 pasal 30 ayat 1 ✤ ✤ UUD 1945 pasal 27 ayat 3 ✤ ✤ Hak dan kewajiban setiap warga Negara untuk ikut serta dalam usaha pembelaan Negara. Bela Negara dalam arti luas tidak hanya menyangkut menghadapi bencana perang tetapi juga bencana lain .

antara lain sebagai berikut : 1. Upaya pencegahan (preventif). Upaya penindakan (kuratif). 2. Upaya edukasi masyarakat/ mahasiswa . 3.Upaya Pengurangan Korupsi Ada beberapa upaya yang dapat ditempuh dalam memberantas tindak korupsi di Indonesia.

Upaya Pencegahan ✤ Menanamkan semangat nasional yang positif dengan mengutamakan pengabdian pada bangsa dan negara melalui pendidikan formal. ✤ Melakukan penerimaan pegawai berdasarkan prinsip keterampilan teknis. ✤ Para pejabat dihimbau untuk mematuhi pola hidup sederhana dan memiliki tanggung jawab yang tinggi. informal dan agama. . ✤ Para pegawai selalu diusahakan kesejahteraan yang memadai dan ada jaminan masa tua.

✤ Sistem keuangan dikelola oleh para pejabat yang memiliki tanggung jawab etis tinggi dan dibarengi sistem kontrol yang efisien. . ✤ Melakukan pencatatan ulang terhadap kekayaan pejabat yang mencolok. ✤ Berusaha melakukan reorganisasi dan rasionalisasi organisasi pemerintahan melalui penyederhanaan jumlah departemen beserta jawatan di bawahnya.✤ Menciptakan aparatur pemerintahan yang jujur dan disiplin kerja yang tinggi.

3. Beberapa contoh penindakan yang dilakukan oleh KPK : 1. dilakukan pemecatan tidak terhormat dan dihukum pidana. Kasus penyuapan Hakim Agung MA dalam perkara Probosutedjo. 2.9 miliar (2004). Dugaan korupsi dalam pengadaan Helikopter jenis MI-2 Merk Ple Rostov Rusia milik Pemda NAD (2004). Dugaan korupsi dalam Proyek Program Pengadaan Busway pada Pemda DKI Jakarta (2004). Ia diduga melekukan pungutan liar dalam pengurusan dokumen keimigrasian. Kasus korupsi di KBRI Malaysia (2005). 6. . 5.Upaya Penindakan Upaya penindakan. Menetapkan seorang bupati di Kalimantan Timur sebagai tersangka dalam kasus korupsi Bandara Loa Kolu yang diperkirakan merugikan negara sebesar Rp 15. EM. Menahan Konsul Jenderal RI di Johor Baru. 4. Malaysia. yaitu dilakukan kepada mereka yang terbukti melanggar dengan dibe-rikan peringatan.

2. Tidak bersikap apatis dan acuh tak acuh. Memiliki tanggung jawab guna melakukan partisipasi politik dan kontrol sosial terkait dengan kepentingan publik. 3. 5. 4. Membuka wawasan seluas-luasnya pemahaman tentang penyelenggaraan peme-rintahan negara dan aspek-aspek hukumnya. . Mampu memposisikan diri sebagai subjek pembangunan dan berperan aktif dalam setiap pengambilan keputusan untuk kepentingan masyarakat luas. Melakukan kontrol sosial pada setiap kebijakan mulai dari pemerintahan desa hingga ke tingkat pusat/nasional.Upaya Edukasi Masyarakat/ Mahasiswa ✤ Dengan adanya edukasi ini diharapkan Masyarakat/Mahasiswa dapat: 1.

Kesimpulan Kasus korupsi di indonesia marak terjadi disebabkan berbagai faktor salah satunya factor lingkungan masyarakat indonesia yang lemah dalam menerapkan nilai2 pancasila dan UUD 1945. Dampak dari kourpsi ini berdampak ke berbagai sector seperti. . Sehingga upaya yang dilakukan oleh pemerintah seharusnya didukung dengan peran aktif dari masyarakat sebagai kontrol social kebiajakan pemerintah.

” “Korupsi adalah kejahatan luar biasa" –S Belen . Corruptio est incredibile crimen.“Corruptio est extraordinarium crimen.

Ismala Dewi. S. 2004. dkk. ✤ SR. Pendidikan Pancasila Edisi Reformasi. Matakuliah Pengembangan Kepribadian Terintegrasi (MPKT) A Buku Ajar 3. Negara.Daftar Pustaka ✤ Kaelan. 2002. B. 2012. Yogyakarta: Paradigma ✤ Kusuma. M. A. Lahirnya Undang-Undang Dasar 1945. Jakarta: Lembaga Penerbit FE-UI . Bangsa. Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia. dan Pancasila. Slamet Soemiarno.