You are on page 1of 33

1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pelaksanaan kerja praktek ini merupakan salah satu syarat kelulusan mata kuliah
Kerja Praktek Fakultas Ilmu Komputer jurusan Teknik Informatika D3 Multimedia
Universitas Dian Nuswantoro Semarang.
Untuk itu penulis melakukan kerja praktek di Harian Sore Wawasan Penulis
ingin membandingkan ilmu yang di dapat selama studi dengan aplikasi yang
diterapkan di Harian Sore Wawasan sehingga dapat menerapkan ilmu yang di dapat
selama studi sebagai sebuah produk yang dimaksudkan untuk mempermudah
pekerjaan.
Dari alasan yang telah diuraikan, maka sangat penting melakukan kerja praktek
bagi setiap mahasiswa sebelum lulus. Dan kerja praktek yang termasuk dalam mata
kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa jurusan TI - D3 Multimedia, maka
penulis merasa sangat perlu melaksanakan kegiatan ini.
Dengan penyelenggaraan kerja praktek tersebut, disamping untuk meningkatkan
kemampuan mahasiswa sesuai dengan bidang keahliannya, mahasiswa juga
diharapkan dapat memiliki etos kerja, disiplin dan tanggung jawab yang tinggi serta
melatih kerajinan dan kerapian kerja. Selain itu, juga melatih mahasiswa untuk
bersosialisasi dan bekerjasama dalam lingkungan kerja sehingga mampu mendapatkan
hasil kerja yang maksimal dan efektif.
Harian Sore Wawasan adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang
percetakan surat kabar dimana Harian Sore Wawasan menerbitkan surat kabarnya pada
sore hari. Lahirnya Harian Sore wawasan merupakan product Oriented dan Market
Oriented, dimana tahun-tahun pertama Harian sore Wawasan berupaya untuk
meningkatkan volume penjualan dengan menguasai pasar sasaranya dan belum
berupaya memperoleh laba. Jumlah koran Harian Sore Wawasan dari mulai bulan
Juni 1989 berjumlah 12 halaman dan isinya 60% di fokuskan untuk berita daerah
Jawa Tengah khususnya Semarang yang di dapat dari wartawan atau koresponden
sedangkan isinya untuk berita – brita dari luar daerah Jawa Tengah baik dalam
maupun luar negri.

2

1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan di atas maka dirumuskan
masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana langkah-langkah dalam produksi media cetak seperti surat kabar?
2. Apa saja kendala yang dihadapi dalam produksi surat kabar?

1.3 Batasan Masalah
Untuk mempermudah penulisan laporan ini maka di batasi masalah hanya pada:
1.

Langkah produksi surat kabar.

2.

Kendala produksi surat kabar.

1.4 Tujuan Kerja Praktek
Setelah melakukan kerja praktek ini diharapkan mahasiswa dapat menerapkan
dan mengembangkan ilmu yang diperoleh, serta dapat mengetahui situasi dan kondisi
dunia kerja yang sesungguhnya, sehingga saat keluar dari dunia kampus dan memasuki
dunia kerja, mahasiswa sudah mengerti sedikit tentang dunia kerja yang nyata. Adapun
tujuan dari Kerja Praktek ini adalah :
1.

Mahasiswa dapat menambah pengetahuan dan pengalaman yang luas di
dunia kerja dalam bidang Desain grafis dan cetak.

2.

Meningkatkan kualitas ketrampilan dan kemampuan praktek mahasiswa
sebagai tenaga kerja siap pakai.

3.

Sebagai studi banding antara teori yang didapat pada waktu kuliah dengan
keadaan sebenarnya yang dialami pada pelaksanaan Kerja Praktek di suatu
perusahaan.

4.

Melatih rasa tanggung jawab dalam mengembangkan tugas.

5.

Menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat dari perusahaan tempat Kerja
Praktek.

6.

Mendidik mahasiswa agar memiliki rasa tanggung jawab serta dapat
mengembangkan kreatifitas untuk berprestasi dan memiliki daya inisiatif
kerja yang tinggi.

7.

Meningkatkan kerja sama dengan pihak lainnya.

8.

Menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional yang sesuai
dengan tuntutan lapangan pekerjaan.

3

1.5 Manfaat Kerja Praktek
1.5.1 Bagi Mahasiswa :
a. Penulis dapat mengaplikasikan ilmu dan ketrampilan yang diperoleh pada
masa kuliah, juga menambah wawasan dan pengalaman.
b. Penulis dapat memperoleh gambaran dunia kerja yang nantinya akan
berguna apabila telah selesai menempuh perkuliahan sehingga dapat
menyesuaikan diri dengan lingkungan pekerjaan.
c. Penulis dapat membandingkan antara teori yang didapat di bangku kuliah
dengan keadaan di lapangan atau dunia kerja khususnya di Harian Sore
Wawasan.

1.5.2 Bagi Perguruan Tinggi :
a. Perguruan tinggi dapat meningkatkan kerja sama antara lembaga pendidikan
khususnya akademik dan perusahaan.
b. Memberi kesempatan kepada penulis untuk melatih dan mendapat
pengalaman di dunia kerja.
c. Perguruan tinggi dapat mempromosikan keberadaan akademik di tengah
dunia kerja sehingga dapat mengantisipasi kebutuhan dunia kerja akan
tenaga kerja yang profesional dan kompeten di bidang masing-masing.

1.5.3 Bagi Perusahaan :
a. Membantu

perusahaan

khususnya

Harian

Sore

Wawasan

dalam

melaksanakan tugas sehari-hari selama praktek kerja lapangan.
b. Perusahaan dapat meningkatkan kerjasama dengan perguruan tinggi.
c. Sebagai pengabdian kepada bangsa dalam dunia pendidikan dan pelatihan.

4

BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Surat Kabar
Pada awalnya surat kabar sering kali diidentikkan dengan pers, namun karena
pengertian pers sudah luas, dimana media elektronik sekarang ini sudah dikategorikan
dengan media juga. Untuk itu pengertian pers dalam arti sempit, pers hanya meliputi
media cetak saja, salah satunya adalah surat kabar.
Menurut Onong Uchjana Effendy, “Surat kabar adalah lembaran tercetak yang
memuat laporan yang terjadi di masyarakat dengan ciri-ciri terbit secara periodik,
bersifat umum, isinya termasa dan aktual mengenai apa saja dan dimana saja di seluruh
dunia untuk diketahui pembaca” (Effendy,1993:241).
Arti penting surat kabar terletak pada kemampuannya untuk menyajikan beritaberita dan gagasan-gagasan tentang perkembangan masyarakat pada umumnya, yang
dapat mempengaruhi kehidupan modern seperti sekarang ini. Selain itu surat kabar
mampu menyampaikan sesuatu setiap saat kepada pembacanya melalui surat kabar
pendidikan, informasi dan interpretasi mengenai beberapa hal, sehingga hampir sebagian
besar dari masyarakat menggantungkan dirinya kepada pers untuk memperoleh
informasi.
Pada umumnya kalau kita berbicara mengenai pers sebagai media massa tercetak
ialah dalam pengertian sempit, yakni surat kabar.

2.2 Sejarah Surat Kabar
Dari segi sejarah, Surat kabar di buat pertama kali oleh seorang berkebangsaan
Inggris bernama Benjamin Harris pada tahun 1690 di Amerika Serikat. Surat Kabar
tersebut di beri nama ‘Public Occurances Both Foreign and Domestick’. Namun surat
kabar tersebut di berhentikan dan tidak boleh beredar oleh karena tidak adanya izin
terbit. Di saat itu muncul kekhawatiran bahwa mesin-mesin cetak yang digunakan akan
menerbitkan berita-berita yang menggeser kekuasaan pihak colonial dan pejabat agama.
Setelah negara Amerika Serikat berdiri barulah bermunculan surat-surat kabar.
Namun oleh karena Interfensi politik maka surat kabar bersifat subjektif dan tidak
memuat berita secara objektif. Washington dan Jefferson yang merupakan penguasa saat
itu menggunakan surat kabar sebagai alat untuk menjatuhkan satu dengan yang lainnya.

5

Kondisi semacam ini membuat rakyat menginginkan amandemen yang menjamin
kebenaran berita dalam surat kabar . Pada awalnya amandemen ini tidak dapat bekerja
dengan efektif sampai terbitnya ‘The Herald’ oleh James Gordon Bennet. The Herald
membuat isu politik di bagian depan dan sisanya berisi isu bisnis, kehidupan sosial dan
sebagainya.
Pada masa Lincoln muculah New York Times yang menambah ramai pangsa pasar
surat kabar tersebut. Setelah perang saudara di Amerika Serikat munculah Pulitzer
dengan New York World. Pulitzer adalah penerbit pertama yang menerbitkan surat kabar
mingguan. Sepeninggal Pulitzer, New York World mencapai kesuksesaannya yang
terbesar dengan terkenalnya ia dengan sebutan ‘wartawannya surat kabar’. New York
World saat ini memegang dua buah majalah terkenal dan laris, Good Housekeeping dan
Cosmopolitan.
Kondisi persurat kabaran di Indonesia juga mengalami pergolakan yang sama
dengan persuratkabaran di Amerika Serikat dan sekitarnya. Dalam sejarahnya surat
kabar dan koran di Indonesia juga mengalami pembredelan untuk melindungi
kepentingan politik atau penguasa tertentu. Hal ini sangat dirasakan dalam masa orde
baru.
Pada masa penjajahan Jepang surat-surat kabar tersebut di larang dan digantikan
dengan Suara Asia, Sinar Matahari, Suara Asia, Asia Raja dan Tjahaja. Setelah masa
kemerdekaan peran-peran surat kabar mulai di gantikan dengan Radio Republik
Indonesia. Pada massa kemerdekaan sampai dengan jatuhnya Orde lama, surat kabar
berada di dalam kendali penguasa dan pemerintah. Reformasi pada tampuk pimpinan B.J
Habibie membuka kebebasan pers bagi Indonesia yang di atur dalam Undang-Undang
Penyiaran dan Kode Etik Jurnalistik yang di keluarkan oleh Dewan Pers.

2.2.1 Ciri-Ciri Surat Kabar
Menurut Onong Uchjana Effendy ada empat ciri yang dapat dikatakan sebagai
syarat yang harus dipenuhi oleh surat kabar, antara lain :
1.

Publisitas (Publicity)
Yang mengandung arti penyebaran kepada khalayak atau kepada publik. Karena
diperuntukkan untuk khalayak umum, isi atau informasi dalam surat kabar ini
terdiri dari berbagai kepentingan yang berkaitan dengan umum. Untuk itu,
penerbitan yang meskipun sama dengan surat kabar tidak bisa disebut sebagai
surat kabar jika hanya ditujukan kepada sekelompok orang atau golongan.

6

2. Periodesitas (Periodicity)
Yang berarti keteraturan dalam penerbitannya. Keteraturan ini bisa satu kali
sehari bisa juga satu atau dua kali terbit dalam seminggu. Karena mempunyai
keteraturan dalam penerbitannya, maka penerbit buku tidak dapat dikategorikan
sebagai surat kabar meskipun isinya menyangkut kepentingan umum karena
tidak disebarkan secara periodik dan berkala.
3. Universalitas (universality)
Yang berarti kemestaan dan keragaman. Isinya yang datang dari berbagai
penjuru dunia.

Untuk itu jika sebuah penerbitan berkala isinya hanya

mengkhususkan diri pada suatu profesi atau aspek kehidupan, seperti majalah
kedokteran, arsitektur, koperasi atau pertanian, tidak termasuk surat kabar.
Memang benar bahwa berkala itu ditujukan kepada khalayak umum dan
diterbitkan secara berkala, namun bila isinya hanya mengenai salah satu aspek
kehidupan saja maka tidak dapat dimasukkan ke dalam kategori surat kabar.
4. Aktualitas (Actuality)
Menurut kata asalnya aktualitas, berarti “kini” dan “keadaan sebenarnya”.
Kedua-duanya erat sekali sangkut pautnya dengan berita yang disiarkan surat
kabar. Berita adalah laporan mengenai peristiwa yang terjadi kini, dengan
perkataan lain laporan mengenai peristiwa yang baru terjadi dan yang dilaporkan
itu harus benar. Tetapi yang dimaksudkan aktualitas sebagai ciri surat kabar
adalah pertama, yaitu kecepatan laporan, tanpa menyampingkan pentingnya
kebenaran berita (Effendy, 1993:119-121).
Hal-hal yang disiarkan media cetak lainnya bisa saja mengandung kebenaran,
tetapi belum tentu mengenai sesuatu yang baru saja terjadi. Diantara media
cetak, hanyalah surat kabar yang menyiarkan hal-hal yang baru terjadi. Pada
kenyataannya, memang isi surat kabar beranekaragam, selain berita juga
terdapat artikel, rubrik, cerita bersambung, cerita bergambar, dan lain-lain yang
bukan merupakan laporan tercepat. Kesemuanya itu sekedar untuk menunjang
upaya membangkitkan minat agar surat kabar bersangkutan dibeli orang.

7

2.4 Metode Pengumpulan Data
Dalam mengumpulkan data, penulis menggunakan beberapa metode antara lain
sebagai berikut :
1. Interview
Penulis bertanya secara langsung kepada pengelola perusahaan.
2. Observasi
Penulis melakukan pengamatan secara langsung terhadap perusahaan
dan lingkungan sekitar perusahaan.
3. Dokumentasi
Penulis mengambil gambar yang diperlukan untuk pembuatan program
aplikasi.
4. Study Kepustakaan
Penulis mencari informasi dari internet sebagai referensi.

2.5 Landasan TI/Pemograman
Dalam proses pembuatan desain gradis ini, membutuhkan alat dalam bentuk
software. Software yang digunakan antara lain yaitu Adobe Photoshop CS3 dan
CorelDrawX4.

2.5.1

Adobe Photoshop CS3
Adobe Photoshop CS3 merupakan program yang berguna dalam proses
retouching/manipulasi foto/gambar. Objek yang diolah dalam Adobe Photoshop
CS3 dianggap kumpulan pixel/titik dengan warna tertentu, misalnya: foto, Foto
memiliki dibuat dengan kumpulan titik-titik dengan warna dan kerapatan tertentu.
Akan tetapi Adobe Photoshop CS3 juga dapat membuat garis, huruf dan semua
objek yang dapat diolah program pengolahan vector.
Adobe Photoshop CS3 dapat membuktikan bahwa software desain grafis ini
adalah program yang terbaik pada berbagai negara. Hal ini yang menyebabkan
Adobe Photoshop CS3 menjadi program universal bagi desainer dunia dalam
menunjang keindahan desain mereka baik itu untuk keindahan desain halaman
web, multimedia, dan hasil kerja desain grafis. Kesempurnaan Adobe Photoshop
CS3 dapat dilihat dari kelengkapan tool – tool yang disediakan. Terutama dalam
pengolahan pixel Adobe Photoshop CS3 sangat diandalkan.

8

Keunggulan Adobe Photoshop CS3 hal mendasar yang perlu digaris bawahi
adalah kemudahan dan Efisiensi di dalam mendesain halaman layout desain
merupakan kekuatan yang ditawarkan Photoshop CS3. Dengan menggunakan
photoshop CS3, anda dapat leluasa berkreasi mendesain gambar tersebut, serta
melakukan pengeditan gambar secara optimal.
Adobe Photoshop CS3 menyediakan tool – tool yang mendukung
pembuatan dan manipulasi image yang akan digunakan di dalam halaman layout
desain. Banyak kemudahan dan keuntungan dalam mendesain layout dengan
menggunakan Adobe Photoshop CS3, diantaranya dapat membagi image menjadi
potongan – potongan image, memberikan berbagai efek visual gambar sehingga
gambar menjadi lebih hidup dan yang.

2.5.2 CorelDrawX4
CorelDrawX4 adalah software grafis serbaguna yang bisa dipakai untuk
illustrasi dan publikasi. Sehingga banyak digunakan untuk aplikasi percetakan di
media kertas, kain, outdoor, elektronik dll.
CorelDrawX4 merupakan aplikasi grafis yang dengan format vector
(koordinat),

tidak

seperti

Macromedia

Adobe

Photoshop

yang

lebih

mengutamakan fomat Bitmap (pixel). Dengan format vector maka perlakuan kita
bebas mengubah ukuranya tanpa khawatir gambar akan pecah dan blur seperti di
Adobe Phooshop.
Software sejenis antara lain Adobe Illustrator dan Macromedia Freehand.
Para professional grafis dan illustrasi lebih memilih Illustrator dibanding
CorelDrawX4 karena akurasi warna. Namun banyak fitur dan kemudahan di
CorelDrawX4 yang tidak memiliki pesaingnya.

BAB III
TINJAUAN PERUSAHAAN

9

3.1 Sejarah Singkat Harian Sore Wawasan
Didasari oleh prospek dunia pers yang sangat cerah dan pengalaman dalam
mengelola harian Umum SUARA MERDEKA, maka direksi yang sekaligus pemilik
SUARA MERDEKA Grup memperluas bidang usahanya dengan menerbitkan surat
kabar yang terbit di Jawa Tengah pada sore hari, dengan nama Harian Sore Wawasan
yang pertama kali terbit pada tanggal 17 Maret 1986, dan nama Badan Usaha yang
menerbitkannya adalah PT Sarana Pariwara Semarang dengan dasar SK Mentri
Penerangan RI no.027/SK/MENPEN/SIUUP/A.7 tanggal 23 Januari 1986. Kenapa
terbit disore hari?, selain karena pagi hari sudah ada Suara Merdeka, direksi/pemilik
ingin menampilkan produk baru dimana masyarakat Jawa Tengah tidak hanya dapat
menikmati bacaan di pagi hari tetapi juga dapat menikmati bacaan di sore hari dimana
tersaji informasi yang tidak dapat termuat di pagi hari. Misi lahirny Hrian Sore
Wawasan adalah product Oriented dan Market Oriented, dimana tahun-tahun pertama
Harian Sore Wawasan berupaya untuk meningkatkan volume penjualan dengan
menguasai pasar sasarany dan belum berupaya untuk memperoleh laba. Akan tetapi
menginjak tahun ke-3 direksi merasakan bahwa masyarakat Jawa Tengah sudah mulai
haus akan informasi tambahan dan juga dirasakan bahwa Harian Sore Wawasan mulai
banyak peminatny, untuk itu direksi merubah misi

dari perusahan menjadi profit

oriented, product oriented dan market oriented. Konsekwensi dari perubahan misi
tersebut berdampak terhadap keseluruhan unsur dalam Organisasi perusahaan, terutama
produk yang dihasilkan. Tahun 1986 sampai dengan bulan Mei 1989, jumlah halaman
Koran Harian Sore wawasan 8 halaman dan isinya mayoritas berita-berita dri kantor
berita yaitu dengan perbandingan 75% berita dari kantor berita, 25 % berita dari
wartawan/koresponden Harian Sore Wawasan, jumlah space halaman pun hampir 90%
untuk berita sedangkan Iklan hanya kebagian 10% saja. Mulai bulan juni 1989 karena
adanya perubahan misi tersebut, maka jumlah halamannya berubah menjadi 12 halaman
dan isi dari produk tersebut 60% di fokuskan untuk berita daerah Jawa Tengah khususny
Semarang yang di dapat dari wartawan atau koresponden sedangkan sisanya untuk
berita – berita dari luar daerah Jawa Tengah baik dalam atau luar negeri. Untuk
perbandingan space halaman berubah menjadi 60% untuk berita dan 40% dapat berisi
iklan sesuai dengan peraturan dari menteri penerangan.

3.2 Bidang Usaha dan Wilayah

10

PT.Sarana Pariwara merupakan suatu usaha dalam bidang penerbitan dengan
menghasilkan dua macam produk yaitu Harian Sore Wawasan yang memproduksi
barang tidak tahan lama.Hal ini dapat dilihat dari penerbitannya yaitu setiap hari. PT
Sarana Pariwara tidak melakukan perubahan merk produk nya Wawasan tetap berbentuk
tulisan ”Wawasan” yang di awali dengan huruf besar sehingga dan Wawasan merupakan
suatu brand name dari produk Harian Sore Wawasan. Hal tersebut akan mempermudah
konsumen dalam memperoleh produk dari Harian Sore Wawasan. Saluran distribusi
Wawasan telah mencakup Jawa Tengah, DIY, sebagian Jawa Timur dan Jakarta. Hal ini
dapat dilihatdengan dimilikiny lima perwakilan dan dua belas sub pemasaran yang
masing – masing mengkordinasi daerahnya. PT.Sarana Pariwari melakukan distribusi
secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung yaitu pada daerah – daerah tertentu
yang dekat dengan kantor pusat (Semarang) dan membutuhkan secara langsung,
mendapat pelayanan langsung dari pusat dengan disediakan tenaga khusus (loper) untuk
mengantarkan produknya ke pelanggan. Secara tidak langsung yaitu di daerah – daerah
yang umumnya jauh dan telah ditetapkan dan dilayani perwakilan nya yang telah di
tunjuk baik secara langsung ke konsumen atau melalui agen dan sub agen.

11

3.4 Proses Recruitment Karyawan
Proses Recruitment Karyawan di PT.Sarana Pariwara Semarang dapat dilaksanakan
dengan berbagai cara :

12

1. Memberikan informasi secara tertutup kepada karyawan perusahaan,dengan
maksud memberi kesempatan kepada karyawan jika ada diantara mereka yang
akan memberikan informasinya kepada orang/pihak lain.
2. Memasang iklan lowongan pekerjaan di suat kabar.
3. Lamaran pekerjaan yang dikirim atas inisiatif pelamar sendiri.
Adapun proses recruitmen dan traning tenaga kerja adalah sebagai berikut :
1. Lamaran pekerjaan yang telah di terima oleh prusahaan, diseleksi latar belakang
pendidikan dan ketrampilan sesuai dengan bidang pekerjaan yang dibutuhkan.
2. Menghubungi pelamar yang telah lolos seleksi untuk dilakukan test atau ujian,
apabila memenuhi syarat maka pelamar dapat diterima sebagai karyawan.
3. Setelah pelamar diterima selanjutnya harus melalui masa pendidikan kurang
lebih tiga bulan. Sekaligus sebagai masa training (percobaan) bagi calon
karyawan. Di masa ini calon karyawan diberi teori – teori terkait bidang
pekerjaan yang akan dihadapinya oleh karyawan senior.

3.5 Produk Yang Dihasilkan
Surat kabar harian sore hari yang di dalam nya memuat berita dan iklan.
Penyajiannya berupa desain layout, desain grafis, dan simulasi kejadian berupa
gambar.

3.6 Visi dan Misi Harian Sore Wawasan

Visi Harian Sore Wawasan:
Sebagai direksi yang menampilkan produk baru bagi masyarakat Jawa Tengah
untuk dapat menikmati bacaan di sore hari berupa informasi yang tidak termuat di
pagi hari.

Misi Harian Sore Wawasan:
- Menjadi perusahaan profit oriented
- Menjadi perusahaan product oriented
- Menjadi perusahaan Market oriented

BAB IV
OBYEK PENELITIAN

13

4.1 Peralatan Dan Software Pendukung
4.1.1 Identifikasi Perangkat Keras
Perangkat keras yang digunakan dalam pembuatan produk ini sebagai berikut:
Satu unit Komputer dengan Spesifikasi:
a. Hardisk 512 GB
b. Memory 2 GB RAM
c. Monitor Samsung 17”
d. Procesor intel Dual core T2310 @2.10GHz
e. Grapich card Intel Memory 256MB
f.

Flashdisk TOSHIBA 4GB.

4.1.2 Identifikasi Perangkat Lunak
Perangkat lunak yang digunakan dalam pembuatan produk ini adalah:
a. Corel Draw X4 untuk membuat desain grafis kecelakaan/kejadian.
b. Microsoft word 2007 untuk penulisan berita kejadian.
c. Adobe Photoshop CS3 untuk pembuatan desain layout dan grafis bola.

4.2 Kendala yang Dihadapi
Kendala yang dihadapi dalam pembuatan grafis bola dan layout adalah sering
kali proses editing desain terasa berat karena desain menggunakan resolusi yang
sangat tinggi untuk menghasilkan printout yang bagus dan tajam harus membutuhkan
kesabaran.

4.3 Keterlibatan Mahasiswa Dalam Proyek
Keterlibatan mahasiswa dalam proyek yaitu mahasiswa membantu membuat desain
antara lain desain layout, ,desain grafis simulasi kecelakaan dan lain-lain. Untuk proses

14

percetakan di lakukan pada bagian percetakan, dan untuk pemasaran barang yang
bertanggung jawab adalah Department Sirkulasi.

4.4 Proses Kerja
4.4.1 Membuat Desain Grafis Bola Menggunakan Photoshop
1. Buat new file dengan ukuran 2559 x 1024 Pixel dengan putih.

Gambar 4.4.1.1 Desain Awal grafis bola

1. Kemudian masukan bagrond gambar stadion klik add vector mask klik layer mask
tersebut kemudian berikan efek gradasi warna putih pada bagrond agar tampak seprti
terhapus di bagian atas nya.

15

Gambar. 4.4.1.2 Gradient Tool

3. Kemudian masukan foto yang sudah dicroping sesuaikan komposisi ukuran pda foto
brikutnya.

Gambar 4.4.1.3 Memasukan foto yang croping

4. Setelah itu masukan lagi lambang pemain tersebut yang telah di cropping.

16

Gambar 4.4.1.4 Layer lambang

5. Beri persegi panjang untuk tempat teks dengan cara klik rectanguler marquee tool
beri warna dengan mmemakai gradient tool bri gradasi putih dan biru kemudian
beri efek bleve and embose di bawah ini:

Gambar 4.4.1.5 Tampilan persegi panjang

6. Kemudian berikan text pada persegi panjang tersebut kemudian beri efek dengan

17

menggunakan drop sadow dan strok pada text tersebut.

Gambar 4.4.1.6 Text pada bagian persegi

7. Setelah itu beri persegi panjang dan beri warna putih transparan untuk menaruh
berita yang akan di masukan.

Gambar 4.4.1.7 persegi transparant

18

8. Kemudian yang trakhir masukan lambang SCTV yang telah di selecksi.

Gambar 4.4.1.8 lambang SCTV

9. Maka hasilnya akan menjadi seperti gambar dibawah ini:.

Gambar 4.4.1.9 Hasil jadi

19

4.4.2. Membuat Grafis Kecelakaan Truck Dengan Menggunakan Corel x4
1)

Buat lembar kerja dengan ukuran 215x279mm yang akan dibuat. Gunakan
perintah File – New.

2)

Buatlah sebuah persegi panjang yang diberi warna abu-abu untuk membuat
jalannya dengan menggunakan Bezier tool dan copy paste persegi tersebut tepat di
bawah nya beri warna hitam agar terlihat membayang:

Gambar 4.4.2.1 Jalan raya

3)

Beri garis putus-putus yang berada di tengah dengan menggunakan Bezier
tool di beri warna putih :

Gambar. 4.4.2.2 Jalan Raya Garis Tengah

20

4)

Kemudian gambar truk dengan bazier tool,roda truk menggunakan ellips
tool dan beri warna yang di butuhkan,klik interactive fill untuk gradasi warna
kemudian di drag .

Gambar. 4.4.2.3 Membuat Truk

5)

Selanjutnya buat tiang listrik dengan menggunakan bazier tool beri warna
hitam dan abu-abu dengan menggunakan fill.

Gambar. 4.4.2.4 Membuat Tiang listrik

21

6)

Kemudian buat lagi rumah dan percikan tabrakan dengan menggunakan
bazier dan text tool dan beri warna sesuai kebutuhan.

Gambar. 4.4.2. 5 Membuat Rumah Bengkel
7)

Setelah itu langkah yang terakhir memberi text bacaan berita dan diberi
kotak-kotak dengan menggunakan rectangle tool dan text tool kemudian beri
warna pada kotakan tersebut.

Gambar. 4.4.2. 6 Text Berita

22

8)

Hasil jadinya simulasi kejadian kecelakaan truk menabrak rumah bengkel.

Gambar. 4.4.2.7 Hasil Jadi

4.4.3.Membuat Grafis Logo Iklan Surat Kabar Dengan Menggunakan Corel x4
1).Buat lembar kerja dengan ukuran 215x279mm yang akan dibuat. Gunakan
perintah File – New. Kemudian pilih freehand tool buat lengkungan berbentuk
orang yang sedang tidur sesuaikan keinginan,

Gambar 4.4.3.1Membuat Garis Lengkungan

23

2).Selanjutnya berikan warna pada bagian tengah lengkungan tersebut dengan
cara,memberi lengkungan yang mengelilingi orang tersebut dengan menggunakan
freehand kemudian pilih fill sesuaikan warna yang diinginkan.

Gambar 4.4.3.2 Mewarnai Lengkungan
3).Membuat persegi panjang dengan warna bagian pojoknya caranya pilih Ractangle
kemudian beri warna dengan cara klik bazier tool dan fill.

Gambar 4.4.3.3 Membuat Persegi

24

4). Selanjutnya beri tulisan “Berdikari” pada tengah dengan cara klik text tool
kemudian pilih font sesuai keinginan beri warna merah.

Gambar 4.4.3.4 Memberi Text

9)

Buat tulisan “Terapi dan Relaksasi” dibawah “Berdikari” dengan warna
hitam.

Gambar 4.4.3.5 Memberi text

25

10)

Buat seleksi kotak pada bagian pojok dengan warna hitam dengan text iklan
yang akan dimasukan dengan menggunakan bazier tool dan text tool.

Gambar 4.4.3.6 Membuat layer iklan

11)

Hasil jadi logo iklan surat kabar yang akan di terbitkan di sore hari.

Gambar 4.4.3.7 Hasil Jadi.

26

BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
Akhirnya atas berkat rahmat Allah SWT, penulis dapat menyelesaikan laporan kerja
praktek dengan baik dan lancar. Laporan ini merupakan bentuk pertanggung jawaban penulis
setelah melakukan kerja praktek kurang lebih selama satu bulan di Harian Sore Wawasan
Semarang.
Pengalaman yang didapat oleh penulis selama melaksanakan kerja praktek menjadi
sumber utama dan inspirasi dalam pembuatan laporan ini. Selain itu, penulis juga mengambil
dari beberapa buku untuk digunakan sebagai referensi.
Penulis berharap agar ilmu dan pengalaman yang penulis dapatkan selama kerja
praktek dapat diterapkan. Selain itu penulis juga berharap agar laporan ini dapat bermanfaat
bagi semua pihak.
4.1 KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan yang telah penulis uraikan dalam penulisan laporan kerja
praktek ini, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
a.

Direksi yang sekaligus pemilik SUARA MERDEKA Grup memperluas bidang
usahanya dengan menerbitkan surat kabar yang terbit di Jawa Tengah pada sore
hari, dengan nama Harian Sore Wawasan yang pertama kali terbit pada tanggal 17
Maret 1986, dan nama Badan Usaha yang menerbitkanny adalah PT Sarana
Pariwara Semarang.

b.

Saluran distribusi Wawasan telah mencakup Jawa Tengah, DIY, sebagian Jawa
Timur dan Jakarta.

c.

Harian sore Wawasan memuat berita dan iklan. Penyajiannya berupa desain
layout, desain grafis, dan simulasi kejadian berupa gambar.

d.

Harian sore Wawasan dalam mendesain sebuah tampilan dan berita yang dimuat
selalu mengusahakan selesai sesuai deadline atau kesepakatan yang telah
disepakati antara perusahaan dan pelanggannya.

e.

Peralatan yang digunakan di PT Sarana Pariwara Semarang atau Harian sore
Wawasan sudah tergolong mencukupi untuk wilayah Pulau Jawa dan DIY,
diantaranya beberapa unit komputer, digital printer,dan scanner.

27

4.2 SARAN
Saran yang bisa penulis utarakan setelah melakukan kerja praktek di Harian sore
Wawasan adalah sebagai berikut :
1. Hendaknya semua pihak khususnya karyawan lebih disiplin melaksanakan
tugasnya masing-masing sehingga dapat diperoleh hasil seperti yang
direncanakan berdasarkan komitmen.
2. Harian sore Wawasan agar lebih memperhatikan kesejahteraan karyawannya
sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku.
3. Untuk teman-teman yang nantinya akan melaksanakan Kerja Praktek harus
menyesuaikan bidang dan kompetensi yang dimiliki agar tidak menemui
kesulitan dalam beradaptasi dengan perusahaan tertentu dan dalama
penyusunan laporan Kerja Praktek.

28

29

LAMPIRAN
1.
LOG HARIAN KERJA PRKATEK :
Nama Mahasiswa
: Denny al ghifari
NIM
: A22.2010.02099
Lokasi
: Jl. Pandanaran II No. 10 Semarang 50241
Penyelia
: Abu salam,M.Kom
Dosen Pembimbing
: Deta
Judul KP
: Pembuatan Desain Koran
5.1 Pelaksanaan Kerja Praktek
Pada bulan awal April, penulis menemui penyelia untuk berbicara mengenai
serta mencari tau apa yang akan dikerjakan di Harian Sore Wawasan dan sistem
kerjanya. Hari kedua penulis menemui penyelia untuk mendengarkan keterangan serta
memahami pengetahuan mengenai sistem kerja di Harian Sore Wawasan. Tanggal 1
April 2013 merupakan awal dari kerja praktek kami di Harian Sore Wawasan, penulis
melakukan perkenalan dengan seluruh pekerja serta mengenal dan belajar
menggunakan peralatan maupun software yang akan digunakan dalam bekerja seharihari. Hari-hari berikutnya akan lebih dijelaskan dalam log berikut:
TABEL. 5.1.1 LOG BULAN
NO

TANGGAL

JAM

KETERANGAN

Croping

foto

brightnes/Contrast
1

1 April 2013

05.00 – 23.00

Mengatur
menggunakan

Photoshop.

Slecksi

foto

menggunakan

Adobe

Photoshop.


2

2 April 2013

05.00 – 24.00

Menata layout koran dengan templet dan
foto-foto

menggunakan

Adhobe

photoshop.

3

3 April 2013

05.00 – 24.00

Degsain

grafis

Kecelakaan

menggunakan Corel Draw x4.

dengan

30

4

4 April 2013

05.00 – 24.00

Menggambar Vektor dengan Corel draw
X4.


5

5 April 2013

05.00 – 24.00

Desain

Kecelakaan

dan

Simulasi

kejadianny menggunakan Corel Draw
X4.

6

6 April 2013

05.00 – 24.00

7

7 April 2013

05.00 – 24.00

Tress

foto

dan

pengaturan

cahaya

menggunakan adobe photoshop

Menata layout Koran dan penerapan foto
ke layout menggunakan photoshop


8

8 April 2013

05.00 – 24.00

9

9 April 2013

05.00 – 24.00

Membuat

grafis

bola

dengan

menggunakan photoshop

Membuat

vector

dan

simulasi

kecelakaan dengan menggunakan corel
x4

10

10 April 2013

05.00 – 24.00

Mengetres foto dan menata layout Koran
dengan menggunakan photoshop.

11 11 April 2013

Mengedit foto brigtnes dan resolusi

dengan menggunakan photoshop
Coloring foto dengan menggunakan

05.00 – 24.00

12 14 April 2013

05.00 – 24.00

13 15 April 2013

05.00 – 24.00

14 16 April 2013

05.00 – 24.00

photoshop

Desain

kecelakaan

motor

dengan

menggunakan photoshop dan corel x4

Desain bola dengan menggunakan corel

31

dan photoshop

15 17 April 2013

05.00 – 24.00

16 18 April 2013

05.00 – 24.00

17 21 April 2013

05.00 – 24.00

18 22 April 2013

09.00 – 16.00

19 23 April 2013

05.00 – 24.00

21 25 April 2013

05.00-24.00

22 28 April 2013

menggunakan photoshop

Croping foto desain layout dengan

menggunakan photoshop
Croping foto dan coloringdengan
menggunakan photoshop

Desain grafis perampokan emas dengan

menggunakan corel x4 dan photoshop
Croping,coloring,desain
layout
menggunakan photoshop

Desain layout menggunakan photoshop

Desain grafis kecelakaan kereta api

05.00-24.00

menggunakan corel x4 dan photoshop

23 29 April 2013

05.00-24.00

5.2 Foto saat melakukan kerja praktek:

Desain pembunuhan berantai dengan
menggunakan corel x4

05.00 – 24.00

20 24 April 2013

Cropping foto dan coloring dengan

Desain

layout

croping

menggunakan photoshop

coloring

32

Gambar 5.2.1 Ruang kerja

Gambar 5.2.2 Saat mengerjakan deadline perorangan

33

Gambar 5.2.3 Saat Membuat Vector

Gambar 5.2.4 Saat Kerjasama Membuat Desain Kecelakaan