You are on page 1of 22

Terdapat Virus

Varicella dalam
Tubuh Seseorang

Pendahuluan
 Varicella/chickenpox

adalah penyakit
menular yang disebabkan oleh virus
varicella-zooster dan ditandai oleh
erupsi yang khas pada kulit. Pada
umumnya varicella menyerang anakanak, namun dapat pula menyerang
orang dewasa yang belum pernah
mengalami penyakit ini sebelumnya.

.Skenario  Seorang laki-laki 30 tahun. datang dengan keluhan terdapat luka kecil bernanah dikelilingi daerah kemerahan yang luas dan membengkak di badan sejak 3 hari yang lalu. pekerja bangunan.

Mindmap .

Hipotesis  Seorang varicella laki-laki 30 tahun terkena .

RPD. RPK. RPSos  Apa ada keluarga atau teman terdekat pasien yang menderita penyakit seperti ini?  Letak bintil-bintil (vesikel) dimana saja? .Anamnesis  Identitas pasien  Keluhan utama  RPS. RPO.

Lanjutan Hasil anamnesa:  Pasien: laki-laki umur 30thn  Pekerjaan: pekerja bangunan  KU: luka kecil bernanah dikelilingi daerah kemerahan yang luas & membengkak di badan RPS:  Waktu: 3 hari yang lalu .

Pemeriksaan PF:  TTV  lokalisasi  Pemeriksaan efloresensi pada kulit PP:  Percobaan TZANCK  IgM. IgG .

Diagnosis DW: Varicella DD:  Herpes zooster  Variola  Herpes simplex  Dermatitis herpetiformis  Impetigo vesikobulosa .

.

. terdapat gejala konstitusi. kelainan kulit polimorf terutama berlokasi dibagian sentral tubuh.WD: Varicella  Varicella adalah penyakit yang disebabkan oleh varicella zooster virus (VZV=Virus DNA.golongan Herpes Virus) yang menyerang kulit dan mukosa.

 Secara universal varicella cenderung merata. 50-100 kasus kematian.  Insidens > anak-anak.000 kasus dirumah sakit dalam waktu setahun.  Tidak ada perbedaan ras. jenis kelamin yang menonjol.  Setelah vaksin disebarkan kurang dari 10 kasus kematian.  11.Epidemiologi  AS sebelum vaksin varicella disebarkan : 4 juta kasus. .

Etiologi  Varicella-Zooster virus (VZV)  Infeksi primer = Varicella zoster  Reaktivitas = herpes zoster .

Patofisiologi  Penularan aerogen dan kontak langsung. .  Proses inkubasi biasanya berlangsung antara 14-21 hari.

Prodromal (2-3hr)  Erupsi kulit  Makula-Papula  Vesikulae  Pustul  Vesikel baru  Sikatriks  Krusta .Gejala Klinis  Gjl.

Penatalaksanaan Medika mentosa 1. Oral  Antipiretik  Antihistamin  Antibiotik  Antiviral Non-Medika Mentosa  Istirahat  Hygene kulit . Topikal  Bedak salisil  Losio kalamin 2.

Komplikasi  Ensefalitis  Pneumonia  Glomerulonefritis  Karditis  Hepatitis  Artritis .

.Prognosis  Dengan perawatan yang teliti dan memperhatikan hygene memberi prognosis yang baik dan jaringan parut yang timbul sangat sedikit.

Edukasi  Diberikan imunisasi dari kecil  Jangan garuk bila terdapat krusta pada kulit .

VZIG hanya diberikan pada kelompok-kelompok tertentu.  Varicella Zoster Immunoglobulin (VZIG) adalah zat kekebalan terhadap virus penyebab cacar air. Harus diberikan saat bayi berumur 12-18 bln & diberikan booster/ulangannya usia 4-6 thn. .Pencegahan  Vaksinasi mencegah masuknya virus varicella kedalam tubuh kita.

. terdapat gejala konstitusi. kelainan kulit polimorf terutama berlokasi dibagian sentral tubuh.golongan Herpes Virus) yang menyerang kulit dan mukosa.Kesimpulan  Varicella adalah penyakit yang disebabkan oleh varicella zooster virus (VZV=Virus DNA.

Sekian & Terima Kasih Semoga Berguna .