You are on page 1of 45

Laporan Praktikum Pengolahan Sinyal

PERCOBAAN 6
FILTER ANALOG

ANGGOTA KELOMPOK:
AMIRAH NISRINA
HADIAN ARDIANSYAH
KHOLID BAWAFI

Percobaan 6. Filter Analog
PERCOBAAN 6
FILTER ANALOG
Tujuan Praktikum
- Memahami konsep dasar filter dalam kaitannya dengan frekuensi suatu sinyal
- Mempu mendesain dan membuat program untuk notch filter.
6.1 Teori Dasar
6.1.1 Filter
Sebuah filter adalah sebuah perangkat yang dirancang untuk meredam kisaran
frekuensi tertentu, sementara tetap melewatkan frekuensi yang lain, dan digunakan untuk
mengerjakan pembatasan spectrum frekuensi tertentu dari sebuah sinyal.Kisaran frekuensi
yang

diredam

disebut stopband, dan

kisaran

frekuensi

yang

ditransmisikan

siebut passband. Unjuk kerja dari filter dapat dikarakteristikkan dengan saru dari empat
fungsi seperti ditunjukkan pada Gambar 9.1: low-pass, high-pass, band-bass and band-stop.
Pada Gambar 11.1 ditunjukkan karakteristik filter ideal, secara tipikal didasarkan
sebagai garis tegak, dengan sifat:
1. Tanggapan amplitudo passband datar secara kontinyu dengan nilai 1.
Frekuensi yang dapat dilewatkan filter secara lengkap dan tanpa cacat.
2. Tanggapan amplitudo stopband adalah datar secara kontinyu dengan nilai 0. Frekuensi yang
tidak diharapkan ditekan secara lengkap.
3. Transisi antara passband dan stopband terjadi secar kontinyu

Gambar 6.1. Empat Tipe Dasar dari Filter. (a) Low-Pass filter.
(b) High-Passfilter. (c) Band-Pass. (d) Band-Stop filter.

Model filter ideal yang ditunjukkan pada Gambar 11.1 dapat dimodifikasi
parameternya secara akurat menjadi tanggapan sebuah filter yang dapat direalisasi (baik
analog maupun digital). Kedataran relatif dari Passband dan stopband dapat dijelaskan
dengan penambahan faktor ripple yang mana menspesifikasikan deviasi maksimum dan
minimum dari nilai ideal.
Lebih lanjut, karakteristik transisi dari filter tidak dapat diubah menjadi bentuk tak
kontiny antara passband dan stopband seperi dijelaskan dengan tanggapan the brick-wall.
Daerah transisi didefinisikan penunjukkan satu daerah yang terdiri dari lebarpita transmisi
dimana transmisi sinyal menggeser dari passband ke stopband atau sebaliknya. Secara alami,
daerah transisi yang lebih sempit adalah, filter yang lebih ideal. Ketajaman yang kurang baik
dari pojok frekuensi, secara visual didefinisikan dalam tanggapan filter brickwall. Secara
historis, spesifikasi filter didefinisikan sebagai frekuensi dimana keluaran daya dari filter
adalah setengah dari daya yang masuk.

Gambar 6.2 Karakteristik Filter Secara Praktis: (a) Low Pass, (b) High Pass,
(c) Band Pass dan (d) StopBand.
Kemiringan relatif dari filter adalah daerah transisi yang dijelaskan dengan orde filter;
orde filter yang lebih tinggi menghasilkan daerah transisi yang lebih sempit. Perhatikan
bahwa daerah stopband tidak akan pernah secara lengkap mnghilangkan komponen
frekuensi pada kisaran tersebut. Merupakan suatu hal yang penting untuk menentukan faktor
penguatan untuk aplikasi tertentu suatu filter. Kisaran faktor antara dari –20 sampai –100 dB
(1/10 to 1/100000) dapat dicapai.

Karakteristik tambahan yang menjeaskan tingkah-laku filter adalah lebar dari darah
transisi yang ditunjukkan pada Gambar 11.2. Untuk kisaran transisi yang lebih kecil akan
memerlukan perancangan yang lebih komplek. Kompleksitas dari filter (di sini adalah
ketajaman kemiringan transisi) dapat dikarakteristikkan dengan orde dari filter. Perancangan
yang paling sederhana adalah filter dengan orde satu. Band dari transisi filter menguatkan
sinyal masukan -20 dB untuk setiap peubahan frekuensi dalam kelipatan 10. Filter demikian
dinamakan sebagai filter dengan penguatan pada -20 dB/decade. Konsep ini diilustrasikan
dalam filter pelewat frekuensi rendah orde satu yang ditunjukkan pada Gambar 11(a), dimana
satu decade didasarkan pada pertambahan frekuensi dengan faktor 10. Diulangi, bahwa –20
dB bersesuaian dengan sebuah penurunan dengan faktor 10. Kemudian filter akan mengurani
amplitudonya dari sinyal masukan dengan 1/10 untuk setiap decade dalam pertambahan
frekuensi. Sebagai alternatif dengan cara yang sama dapat juga dinyatakan sebagai –6
dB/octave, dimana satu octave menunjukkan kelipat-gandaan dari frekuensi.
Pada Gambar 11.3(a) ditunjukkan filter pelewat frekuensi rendah orde dua.
Perancangan penguatan adalah –40 dB/decade atau –12 dB/octave. Jadi unjuk kerja dari
perancangan filter ini adalah pembentukan dua kali, sehingga secara umum menjadi lebih
mahal dengan kompleksitas yang lebih tinggi, karena filter orde dua disusun dari filter orde
satu tersusun dua tingkat secara seri.

Gambar 6.3 (a) Tanggapan Filter Pelewat Frekuensi Rendah Orde Satu.
(b) Tanggapan Filter Pelewat Frekuensi Rendah Orde Dua.
Sekarang, bahwa karakteristik dasar dari filter dapat ditunjukkan, kemudia dilanjutkan
dengan pertimbangan pemilihan tipe dari filter. Setiap tipe filter mempunyai parameter
tertentu yang mana dapat dioptimalkan dalam pendekatan dengan bentuk filter ideal. Yang
tidak menguntungkan adalahtidak ada filter yang dapat digunakan untuk pendekatan seluruh
karakteristik filter ideal.

Perbedaannya dengan filter Butterworth adalah frekuensi cutoff untuk filter ini tidak dispesifikasikan pada titik 3-dB point. Filter Chebyshev Sama dengan filter Butterworth. tapi lebih disukai pad frekuensi dimana dispesifikasikan ripple maksimumnya. filter ini dapat mencapai steep rolloffs dengan perancangan orde yang lebih tinggi. Pada Gambar 11. Spesifikasi yang lengkap dari filter ini termasuk orde dari filter tersebut dan ripple pada stopband. filter ini secara lengkap dispesifikasikan dengan penguatan passband maksimum. Notch untuk memberikan zero transmission (penguatan yang lengkap) pada daerah yang dipilih. Ketajaman cutoff dicapai dengan menambahkan dip atau “notches” pada daerah stopband. Filter Elliptic Bila dibandingkan dengan filter Butterworth dan filter Chebyshev. Antara filter Chebyshev dan Butterworth mempunyai bentuk perancangan penguatan pada daerah transisi yang sama.4(a) dan 11. Frekuensi pojok . Seperti pada filter Butterworth.4.1). frkuensi cutoff dan orde frekuensi. Tapi mempunyai ripple yang sangat kurang baik pada daerah passband dan stopband.4(a) ditunjukkan tanggapan magnitude dari filter Butterworth dengan orde yang berbeda. fc. minimalisasi ripple passband (didasarkan pada Gambar 11. filter elliptik mempertahankan tanjakan kemiringan cutoff pada orde filter terendah. Untuk menentukan orde minimum dapat ditentukan dengan melakukan pertimbangan overshot maksimum yang diijinkan. Tanggapan fasa filter ini tidak linier. . Sebagai tambahan terhadap pengatan passband maksimum dan frekuensi corner.Filter Butterworth Filter ini adalah terbaik jika digunakan untuk tanggapan kedataran yang maksimal dalam transmisi passband.4(b)). dari filter ini didefinisikan sebagai titik 3-db seperti yang telah dijelaskan terdahulu. pendekatan tanggapan ideal brick wall dapat dicapai sesuai dengan pertambahan orde N. Keuntungannya adalah ripple yang terjadi pada daerah passband (seperti ditunjukkan pada Gambar 11. Seperti yang dapat kita lihat dari tanggapan magnitude pada Gambar 10. Filter ini merupakan yang terbaik untuk aplikasi linieritas amplitudo pada daerah passband.

Klompleksitas dari filter ii biasanya memerlukan sebuah komputer dalam perancangannya. (d) Filter Elliptic. Keuntungan utama dari filter ini adalah linieritas fasanya.2. Gambar 6. (c) Filter Besse.4 Pembandingan Tipe Magnitude dari High-pass dengan Cutoff 20Hz dan Variasi Orde (n=1.4(c). Perhatikan Gambar 11. Filter Thompson atau Bessel Tanggapan magnitude dari filter Bessel adalah monotonic dan and smooth. . (b) Filter Chebyshev. Tapi roll off filter ini kurang tajam dibandingkan dengan filter yang telah disebutkan di atas. (a) Filter Butterworth. Tanggapan fasa dari filter ini biasanya tidak linier.tidak ada ripple pada transmission band atau stop band.8).4.

Rs. Wn = [W1 W2].'high') untuk perencanaan HPF.0 sesuai dengan setengah dari kecepatan sampling.0.Rp. 11. ELLIP mempunyai koefisien filter dengan panjang N+1 dengan vector B (sebagai pembilang dan A (sebagai penyebut).Rs.Wn. Menggunakan Rp = 0.A] = ELLIP(N.A]=ELLIP(N. [B. [B. ELLIP menjadi filter BPF dengan orde 2N dengan passband W1 < W < W2.PC multimedia yang sudah dilengkapi dengan OS Windows .2 Perencanaan Filter dengan MATLAB Berikut ini merupakan statemen yang dapat digunakan untuk perencanaan filter elliptic atau Cauer analog dan digital. Frekuensi cut-off Wn harus terletak antara 0.A]=ELLIP(N.Perangkat Lunak Matlab yang dilengkapi dengan Tool Box DSP .1.Wn) Keterangan: N = orde lowpass digital Rp= decibels dari ripple pada passband dan Rs =decibels dari stopband dan menurun.Rp.0 < Wn < 1.'stop') adalah filter bandstop jika Wn=[W1 W2].2 Peralatan . [B.Rp.5 dan Rs = 20 sebagai titik awal.Wn. dengan 1. Jika Wn merupakan dua elemen vector. jika dipilihnya.11.Rs.

dan Bandstop. BPF. Pada LPF dan HPF. 10000. 8000. Pada BPF dan Banstop.Jika program tidak dapat dieksekusi maka gantilah Fs=22000. Wn = [3000 8000].  Untuk FS diketahui 16000 : 2 menjadi 8000  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude masuk ke frekuensi 5000 akan turun perlahan sampai nol .11. Wn = [5000 10000]. ulangi percobaan ini untuk Wn = 1000.3 Langkah Percobaan Berikut ini beberapa contoh perangkat lunak untuk filter elliptik. yaitu untuk LPF. dan amati yang terjadi. Silakan dijalankan perangkat lunak tersebut untuk mengetahui tanggapannya. ulangi percobaan ini untuk Wn = [1000 2000]. HPF. Jika program tidak dapat dieksekusi maka gantilah Fs=22000. dan amati yang terjadi.

 Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude masuk ke frekuensi 1000 akan turun perlahan sampai nol ---------------------------------------------------------------------------------------- Untuk FS diketahui 22000 : 2 menjadi 12000  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude masuk ke frekuensi 8000 akan turun perlahan sampai nol .

 Untuk FS diketahui 16000 : 2 menjadi 8000  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude masuk ke frekuensi 5000 akan naik perlahan sampai setabil 1 . Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude masuk ke frekuensi 10000 akan turun perlahan sampai nol ---------------------------------------------------------------------------------------- berikut ini adalah filter untuk melewatkan bagian frekuensi tinggi.

 Percobaan Dibawah ini kebalikan dari percobaan yang diatas  Untuk warna merah diatas merupakan Wn Ketika magnitude masuk ke frekuensi 1000 akan naik perlahan sampai 1 ---------------------------------------------------------------------------------------- Untuk FS diketahui 22000 : 2 menjadi 12000  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude masuk ke frekuensi 8000 akan naik perlahan sampai 1 .

---------------------------------------------------------------------------------------- Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude masuk ke frekuensi 10000 akan naik perlahan sampai Magnitude 1 .

-----------------------------------------------------------------------------------------  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 0 masuk ke frekuensi 3000 akan naik perlahan sampai Magnitude 1 Ketika ke Frekuensi 5000 akan turun sampek 0 .

 Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 0 masuk ke frekuensi 1000 akan naik perlahan sampai Magnitude 1 Ketika ke Frekuensi 2000 akan turun sampek 0 Sampai Frekuensi 8000 ---------------------------------------------------------------------------------------- Untuk FS diketahui 22000 : 2 menjadi 12000  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 0 masuk ke frekuensi 3000 akan naik perlahan sampai Magnitude 1 Ketika ke Frekuensi 8000 akan turun sampek 0 Sampai Frekuensi 12000 .

 Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 0 masuk ke frekuensi 5000 akan naik perlahan sampai Magnitude 1 Ketika ke Frekuensi 10000 akan turun sampek 0 Sampai Frekuensi 12000 .

------------------------------------------------------------------------------------------------  Pada percobaan yang ini Kebalikan dari Percobaan yang diatas  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 1 masuk ke frekuensi 3000 akan Turun perlahan sampai Magnitude 0 Ketika ke Frekuensi 5000 akan naik sampek 1 Sampai Frekuensi 80000 .

 Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 1 masuk ke frekuensi 1000 akan Turun perlahan sampai Magnitude 0 Ketika ke Frekuensi 2000 akan naik sampek 1 Sampai Frekuensi 80000 ---------------------------------------------------------------------------------------- Untuk FS diketahui 22000 : 2 menjadi 12000  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 1 masuk ke frekuensi 3000 akan Turun perlahan sampai Magnitude 0 Ketika ke Frekuensi 8000 akan naik sampek 1 Sampai Frekuensi 120000 .

Pada LPF dan HPF. 0. yaitu untuk LPF. Silakan dijalankan perangkat lunak tersebut untuk mengetahui tanggapannya. ulangi percobaan ini untuk R = 0. Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 1 masuk ke frekuensi 3000 akan Turun perlahan sampai Magnitude 0 Ketika ke Frekuensi 10000 akan naik sampek 1 Sampai Frekuensi 120000 -----------------------------------------------------------------------------------------------Berikut ini beberapa contoh perangkat lunak untuk filter chebyshev 1.2. BPF. dan 1. 1.5. .5. dan Bandstop. HPF.

 Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 1 masuk ke frekuensi 5000 akan Turun perlahan sampai Magnitude 0 Sampai ke Frekuensi 7000 dan akan stabil 0 Sampai Frekuensi 8000 ---------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 1 masuk ke frekuensi 5000 akan Turun perlahan sampai Magnitude 0 Sampai ke Frekuensi 7000 dan akan stabil 0 Sampai Frekuensi 8000  Kita bisa melihat garis hijau untuk naik turunya Magnitude dari tanggapan Frekuensi .

 Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 1 masuk ke frekuensi 5000 akan Turun perlahan sampai Magnitude 0 Sampai ke Frekuensi 7000 dan akan stabil 0 Sampai Frekuensi 8000  Kita bisa melihat garis hijau untuk naik turunya Magnitude dari tanggapan Frekuensi -----------------------------------------------------------------------------------------------  Kita bisa melihat garis hijau untuk naik turunya Magnitude dari tanggapan Frekuensi  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 1 masuk ke frekuensi 5000 akan Turun perlahan sampai Magnitude 0 Sampai ke Frekuensi 7000 dan akan stabil 0 Sampai Frekuensi 8000 .

------------------------------------------------------------------------------------------------ -  Pada percobaan yang ini Kebalikan dari Percobaan sebelumnya  Kita bisa melihat garis hijau untuk naik turunya Magnitude dari tanggapan Frekuensi  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 0 masuk ke frekuensi 5000 akan Naik perlahan sampai Magnitude 1 Sampai ke Frekuensi 8000 .

 Kita bisa melihat garis hijau untuk naik turunya Magnitude dari tanggapan Frekuensi  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 0 masuk ke frekuensi 5000 akan Naik perlahan sampai Magnitude 1 Sampai ke Frekuensi 8000 -----------------------------------------------------------------------------------------------  Kita bisa melihat garis hijau untuk naik turunya Magnitude dari tanggapan Frekuensi  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 0 masuk ke frekuensi 5000 akan Naik perlahan sampai Magnitude 1 Sampai ke Frekuensi 8000 .

 Kita bisa melihat garis hijau untuk naik turunya Magnitude dari tanggapan Frekuensi  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 0 masuk ke frekuensi 5000 akan Naik perlahan sampai Magnitude 1 Sampai ke Frekuensi 8000 .

------------------------------------------------------------------------------------------------  Untuk FS diketahui 16000 : 2 menjadi 8000  Untuk warna merah merupakan Wn Ketika magnitude 1 masuk ke frekuensi 3000 akan Turun perlahan sampai Magnitude 0 Ketika ke Frekuensi 5000 akan naik sampek 1 Sampai Frekuensi 80000 .

HPF.  Untuk warna merah Ketika magnitude 3.906 frekuensi akan naik terus melewati frekuensi 3000 sampai Frekuensi 5000 akan naik sampek Sampai Frekuensi 80000 . BPF. dan Bandstop.Berikut ini beberapa contoh perangkat lunak untuk filter Bessel. Silakan dijalankan perangkat lunak tersebut untuk mengetahui tanggapannya. yaitu untuk LPF.

5 .5 frekuensi akan naik terus melewati frekuensi 3000 sampai Frekuensi 8000 sampai magnitude 3. Untuk warna merah Ketika magnitude 0.

002 frekuensi akan naik terus melewati frekuensi 3000 sampai magnitude 0.014 turun perlahan sampai .004 Frekuensi 8000 sampai magnitude 0. Untuk warna merah Ketika magnitude 0.

 Untuk warna merah Ketika magnitude 0.5 frekuensi akan naik ketika melewati frekuensi 3000 sampai magnitude 2 Frekuensi 8000 sampai magnitude 1.5 naik perlahan sampai .

HPF.  Untuk warna merah Ketika magnitude 1 frekuensi akan turun ketika frekuensi 3000 dan turun lagi ketika Frekuensi 5000 magnitude 0. BPF.7 turun perlahan sampai magnitude 0 frekuensi 8000 . dan Bandstop. Silakan dijalankan perangkat lunak tersebut untuk mengetahui tanggapannya.Berikut ini beberapa contoh perangkat lunak untuk filter Butterworth. yaitu untuk LPF.

 Untuk warna merah Ketika magnitude 0 frekuensi akan naik ketika frekuensi 3000 dan stabil ketika Frekuensi 5000 magnitude 1 sampai frekuensi 8000 .

 Untuk warna merah Ketika magnitude 0 frekuensi akan naik ketika frekuensi 3000 dan turun lagi ketika Frekuensi 5000 magnitude 1 turun perlahan sampai magnitude 0 frekuensi 8000 .

 Pada percobaan yang ini Kebalikan dari Percobaan sebelumnya  Untuk warna merah Ketika magnitude 1 frekuensi akan turun ketika frekuensi 3000 dan naik lagi ketika Frekuensi 5000 magnitude 0stabil frekuensi 8000 .

.

dan chebyshev).10. Butterworth.4 Analisis Data Pada akhir percobaan ini. anda harus memahami dan mejelaskan beberapa hal berikut ini: 1. dengan nilai ripple yang telah diberikan . Bessel. Jumlah dari ripple di setiap band dapat diatur secara tersendiri. Tunjukkan perbedaan tanggapan dari beberapa jenis filter tersebut di atas (elliptik. dan tidak ada filter lain dengan orde yang sama yang mempunyai transisi gain yang lebih cepat antara pass band dan stop band. Dan jelaskan implementasi dari filter tersebut?  Elliptic Filter eliptik (juga disebut sebagai filter Cauer) adalah sebuah filter elektronik dengan ripple yang diratakan pada passband dan stopband nya.

pass filter sering digunakan sebagai anti-aliasing filter dalam aplikasi konverter data di mana tingkat sinyal yang tepat diperlukan di seluruh sinyal passband . Bassel juga menghasilkan sifat transmisi gelombang kotak. yang menghasilkan grup delay yang konstan di dalam rentang frekuensi tersebut. Bessel Filter Bassel mempunyai respon fase yang linear melalui rentang frekuensi yang lebar. dan transisi dari passband ke stop band tidak setajam pada filter Chebyshev  Butterworth Butterworth low. gain passband pada bassel tidak serata seperti Butterworth. Bagaimanapun.

 Chebyshev Filter Chebyshev sering digunakan pada bank filter. Untuk melewatkan sinyal dengan frekuensi di bawah 20Khz dengan memblok sinyal di atas 22. .Filter Elliptic mempunyai variasi delay yang lebih sedikit daripada filter Chebyshev tapi mempunyai puncak delay yang lebih banyak.05 kHz. dimana sinyal frekuensinya lebih penting daripada penguatan konstan KESIMPULAN Butterworth filter memberikan optimasi pada daerah pass-band. dibuuhkan Low-Pass filter dengan performa yang tinggi. Filter ini meminimalisir tinggi dari ripple maksimum. Meningkatkan selektifitas filter pada passband mempunyai efek yang negatif pada delay respon. untuk itu digunakan filter tipe Bessel karena telinga tidak terlalu sensitif dengan perubahan phasa dari sinyal Filter Chebyshev mempunyai daerah transisi yang lebih kecil daripada filter Butterworth dengan orde yang sama. Chebyshev memberikan optimasi pada roll-off. pada ripple di passband nya. sedangkan Bessel memberikan optimasi terhadap step response. dan sebuah teknik pembuatan yang membantu memaksimalkan selektifitas bandedge tanpa meningkatkan orde filter. Filter eliptik adalah pilihan yang tepat untuk memenuhi persyaratan magnitude-respon yang keras.

2. terserah berupa vokal atau ucapan yang lain. dan umpankan pada sebuah filter dengan berbagai batasan frekuensi untuk meniadakan derau yang terjadi.  Cara merekam . Amati dan jelaskan. meyimpan hasil rekaman dan menampilkan batasan frekuensi  Menampilkan Frekuensi dan mengeluarakan suara hasil rekaman aiueo  Hasil dari sinyal scrip diatas . Coba anda buat rekaman suara anda atau suara yang lain.

Dari pertanyaan nomor 2.  Hasil dari sinyal scrip diatas . tampilkan gelombang masukan dan keluaran sebagai fungsi frekuensi dalam satu kurve tapi dengan warna yang berbea.3.

.

Rancang perangkat lunak sebuah filter Bessel yang dapat melewatkan frekuensi antara 1000 – 4000 Hz. Tampilkan tanggapan filter tersebut. .5 Tugas 1. Tampilkan tanggapan filter tersebut. Tampilkan tanggapan filter tersebut. Tampilkan tanggapan filter tersebut. 2. Rancang perangkat lunak sebuah filter eliiptik yang dapat melewatkan frekuensi antara 1000 – 4000 Hz.10.

Rancang perangkat lunak sebuah filter Butterworth yang dapat melewatkan frekuensi antara 1000 – 4000 Hz. .3. Tampilkan tanggapan filter tersebut. Tampilkan tanggapan filter tersebut.

. Rancang perangkat lunak sebuah filter chebysev 1 yang dapat melewatkan frekuensi antara 1000 – 4000 Hz. Tampilkan tanggapan filter tersebut.4. Tampilkan tanggapan filter tersebut.

5. Abaiakan frekuensi di atas 8000. Tampilkan tanggapan filter tersebut. . Rancang perangkat lunak sebuah filter chebysev 1 yang dapat melewatkan frekuensi di bawah 1000 dan di atas 4000 Hz.

tanggapan frekuensi. Buat program yang dapat menampilkan tiga kurve sekaligus yaitu gelombang masukan.6. dan gelombang keluaran. .