You are on page 1of 8

STUDI KASUS

SKABIES

Disusun oleh:
Jayanti Dwi C

110.2011.129

Luthfia Rozanah

110.2011.145

Kafia Rakhmah

110.2011.132

M. Rizdimas R

110.2011.181

Putri Mutiara

110.2011.212

Pembimbing :
dr. Hedi Hendrawan R. Sp.KK, MKes

KEPANITERAAN ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN
RSUD SOREANG
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI
PERIODE 14 DESEMBER 2015 – 20 JANUARI 2016
1

Gatal dirasakan semakin bertambah ketika malam hari dan saat pasien berkeringat. punggung. Sebelumnya. paha kiri. Pasien mengaku awalnya terasa panas disertai gatal-gatal pada paha sebelah kanan.A. serta kemaluan sejak 2 bulan sebelum masuk rumah sakit. punggung. Anamnesis (autoanamnesis pada tanggal 21 Desember 2015) Keluhan utama : bintil-bintil merah pada paha kanan kiri. keluhan muncul kembali. namun saat obat habis. pergelangan tangan. punggung. Kecamatan Soreang. pasien sudah berobat ke puskesmas. Desa Panyirapan RT 03/09. serta pergelangan tangan. Identitas Pasien Nama : Tn. lalu menyebar ke paha kanan. badan. Pasien merasa keluhan berkurang saat meminum obat. badan. badan. Riwayat penyakit dahulu : 2 . dan diberikan obat. R Umur : 31 tahun Jenis Kelamin : Laki-laki Alamat : Kampung Legok nangka. Kabupaten Bandung Pekerjaan : Buruh pabrik Agama : Islam Suku Bangsa : Sunda Status marital : Belum menikah Tanggal pemeriksaan : 21 Desember 2015 B. Keluhan tambahan : gatal pada daerah yang timbul bintil Riwayat perjalanan penyakit : Pasien datang ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD Soreang dengan keluhan timbul bintilbintil merah pada paha kanan. Karena terasa gatal pasien sering menggaruk-garuk bintil tersebut sehingga terjadi luka. pergelangan tangan dan kemaluan.

sklera ikterik (-). Riwayat higiene : - Pasien mandi dua kali sehari - Pasien mengganti pakaiannya setiap hari - Pasien tidak pernah menggunakan handuk bersama-sama C.5 ºC Pemeriksaan Fisik  Kepala  Mata : Konjungtiva anemis (-). tampak sakit ringan Keadaan Umum : TD: 110/70 mmHg N: 84 x/m R: 20 x/m S : 36. palpebra edema 3 . Status Generalis Kesadaran umum : Kompos Mentis.Pasien menyangkal pernah menderita penyakit dengan keluhan serupa Riwayat alergi disangkal Riwayat kontak atau memiliki hewan peliharaan disangkal Riwayat penyakit keluarga : Ayah pasien mengalami keluhan serupa Riwayat alergi pada keluarga disangkal Pasien tinggal di rumah bersama orang tua dan adiknya.

tonsil (T1/T1 tenang) : Bentuk normal. sekret (-) : JVP 5 ± 2 cm H2O. pupil bulat isokor ø 2 mm. refleks cahaya (+/+) : Bentuk normal. Wheezing -/-  Abdomen Inspeksi : Datar.kiri teraba simetris Perkusi Auskultasi : Sonor pada seluruh lapang paru. Nyeri Tekan Epigastrium (-). dalam keadaan statis dan dinamis Palpasi : Fremitus vokal dan Fremitus taktil pada hemitoraks kanan. perdarahan (-). sekret (-) : lidah kotor (-). murmur (-). Peranjakan paru (+) Batas paru hati : sela iga V linea Mid Clavicula Dextra : VBS kanan = kiri. Rhonki -/-. KGB tidak teraba membesar  Thorak Cor Inspeksi : Iktus kordis tidak terlihat Palpasi : Iktus kordis teraba di Intercosta V Linea Mid Clavicula Sinistra Perkusi : Batas Jantung Kanan Intercosta IV Linea Parasternalis Dextra Batas Jantung Kiri Intercosta V Linea Mid Clavicula Sinistra Batas Pinggang Jantung Intercosta III Linea Parasternalis Auskultasi Sinistra : Bunyi Jantung S1 dan S2 murni reguler. Hidung  Mulut  Telinga  Leher (-). pernapasan cuping hidung (-). Trakea ditengah dan tidak ada deviasi . lembut Auskultasi : Bising Usus (+) normal. Palpasi : Soepel. Gallop (-) Pulmo Inspeksi : Simetris. hepar lien tidak teraba membesar Perkusi : timpani di seluruh lapang abdomen  Ekstremitas 4 . lidah tremor (-).

sianosis (-). badan.akral hangat. sianosis (-). pergelangan tangan kanan dan kiri. akral hangat. Lesi makula eritematous.Superior : clubbing fingers (-). pitting edema (-/-). : Edema (-/-). CRT <2 “ Status Dermatologis Distribusi : Regional Ad Regio : paha kanan dan kiri. CRT <2 “ Inferior D. skuama halus. edema (-/-). makula hiperpigmentasi 5 . punggung. dan kemaluan Bentuk : Anular Susunan : Tidak teratur Batas : Sirkumkripta Ukuran : Multiple Efloresensi : papula dan vesikel miliar dan lentikular.

keluhan muncul kembali. Resume Seorang laki-laki berusia 31 tahun. pergelangan tangan. Pasien mengaku mandi dua kali sehari. dan kemaluan. badan. serta pergelangan tangan. susunan tidak teratur. paha kiri. pergelangan tangan kanan dan kiri. Sebelumnya. Pasien merasa keluhan berkurang saat meminum obat. Pada status dermatologis didapatkan : distribusi regional. bekerja sebagai buruh pabrik datang ke poliklinik kulit dan kelamin RSUD Soreang dengan keluhan timbul bintil-bintil merah pada paha kanan. lalu menyebar ke paha kanan. pasien tidak pernah mengalami hal serupa. punggung. ayah pasien mengalami keluhan yang sama dengan pasien. badan. punggung. Pasien mengaku awalnya terasa panas disertai gatal-gatal pada paha sebelah kanan. dan tidak pernah menggunakan handuk bersama-sama. Pemeriksaan fisik status generalis dalam batas normal. Gatal dirasakan semakin bertambah ketika malam hari dan saat pasien berkeringat. dan diberikan obat. punggung. batas 6 . lokasi pada paha kanan dan kiri. bentuk anular. badan. Namun. namun saat obat habis. Karena terasa gatal pasien sering menggaruk-garuk bintil tersebut sehingga terjadi luka Sebelumnya. mengganti pakaiannya setiap hari. serta kemaluan sejak 2 bulan sebelum masuk rumah sakit.E. pasien sudah berobat ke puskesmas.

Folikulitis G. Prurigo 3. dan efloresensi berupa papula dan vesikel miliar dan lentikular. makula hiperpigmentasi F. Diagnosis Banding 1. Saran Pemeriksaan - Pemeriksaan mikroskopis H. - Menyarankan kepada pasien untuk menghindari pemakaian handuk dan pakaian secara bersama-sama. ukuran multiple. 7 . - Meminta pasien untuk memberitahu keluarganya yang juga memiliki penyakit dengan keluhan yang sama untuk segera berobat ke dokter. skuama halus. pakaian dan lain-lain. Lesi makula eritematous. Diagnosis Kerja Skabies I. Skabies 2. - Menyarankan kepada pasien untuk mencuci dan menjemur semua alat-alat tidur. Penatalaksanaan Non Medikamentosa Umum - Memberikan pengarahan kepada pasien untuk lebih menjaga dan meningkatkan kebersihan badan dan alat-alat yang dimiliki seperti handuk.sirkumkripta. Gigitan serangga 4.

Medikamentosa Khusus - Krim scabimite 30 gr. - Tablet Metilprednisolom 2x4mg - Tablet cetirizine 2x1 - Tablet ciprofloksasin 2x250 mg J. Cara pemakaian: oleskan secara merata dari leher hingga seluruh badan seminggu sekali pada saat malam hari sebelum tidur. Prognosis Quo ad vitam : ad bonam Quo ad functionam : ad bonam Quo ad sanationam : ad bonam 8 . Cara pemakaian : oleskan pada daerah yang gatal atau bintil-bintil sehabis mandi setiap hari. - Krim pyderma 10 gr dengan krim fuson 5 gr.