You are on page 1of 6

1

PERKEMBANGAN MOTORIK
OLAHRAGA

Mulai menjadi sebuah tren atau gaya hidup masyarakat di Bumi Serumpun Sebalai. Hal
ini terlihat dari berbagai event yang diadakan selalu diikuti oleh sebagian besar masyarakat,
baik tua maupun muda. Mulai dari olahraga kesehatan sampai dengan olahraga prestasi.
Begitu juga dengan munculnya beberapa perkumpulan olahraga masyarakat seperti senam
aerobik dan olahraga bersepeda. Sejauh pengamatan penulis, pelaku olahraga masih banyak
yang kurang menyadari bagaimana berolahraga yang baik dan aman, terutama pada
pemanasan. Pemahaman yang ada di masyarakat bahwa pemanasan itu bertujuan untuk
mencegah cedera. Ini adalah pemahaman yang tidak sepenuhnya benar.

1. Kelincahan
Kelincahan merupakan salah satu komponen fisik yang banyak dipergunakan
dalam olahraga. Kelincahan pada umumnya didefinisikan sebagai kemampuan
mengubah arah secara efektif dan cepat, sambil berlari hampir dalam keadaan penuh.
Kelincahan terjadi karena gerakan tenaga yang ekplosif. Besarnya tenaga ditentukan.
oleh kekuatan dari kontraksi serabut otot. Kecepatan otot tergantung dari kekuatan
dan kontraksi serabut otot. Kecepatan kontraksi otot tergantung dari daya rekat
serabut-serabut otot dan kecepatan transmisi impuls saraf. Kedua hal ini merupakan
pembawaan atau bersifat genetis, atlet tidak dapat merubahnya. Kelincahan biasanya dapat
dilihat dari kemampuan bergerak dengan cepat,
mengubah arah dan posisi, menghindari benturan antara pemain dan kemampuan
berkelit dari pemain di lapangan. Kemampuan bergerak mengubah arah dan posisi
tergantung pada situasi dan kondisi yang dihadapi dalam waktu yang relatif singkat
1

dan gerakan-gerakan formal olahraga yang akan dilakukan. 2. dan pendinginan. Pemanasan (warming-up) adalah aktivitas yang berisi gerakangerakan yang mendukung aktivitas inti dari olahraga yang akan dilakukan berikutnya.2 dan cepat. dan gerakan-gerakan formal olahraga inti. Ketiga tahap ini hendaknya menjadi pedoman para pelaku olahraga ketika melakukan kegiatan olahraga. Gerakan ini dilakukan pada seluruh sendi tubuh. dinamis. kemudian sikap tersebut ditahan sampai dengan 20 hitungan. Bagian-bagian yang harus di peregangkan pada gerakan statis 2 . Pemanasan Pengertian Pemanasan Pada dasarnya setiap aktivitas olahraga terdiri dari pemanasan. Secara umum pemanasan terdiri dari tiga cara yang dilakukan oleh pelaku olahraga yaitu: peregangan statis. kegiatan inti. peregangan dinamis. Peregangan statis adalah peregangan dengan meregangkan sendi dan otot tubuh sejauh/seluas mungkin sampai hampir terasa sakit. Aktivitas pemanasan berisikan peregangan statis.

Gerakan tangan 3. 3. dan memutar-mutarkan otot dan sendi tubuh. Maksudnya ialah mulai dari leher. Gerakan pingana grakan dengan hitungan 2 x 8 dan mengerakan angota tubuh 4. selanjutnya pelaku melakukan gerakan-gerakan formalitas yang miripgerakan olahraga Contohnya - Membuat sesuatu permainan kecil 3. dari atas ke bawah ataupun sebaliknya. bahu.3 1. Bagian-bagian yang harus di peregangkan pada gerakan dinamis 1. Perlu diketahui bahwa peregangan statis dan dinamis ini dapat juga digunakan sebagai latihan kelenturan (fleksibilipis). Materi 3 . Macam-macam peregangan pada kepala Macam-macam peregangan pada tanagan Macam-macam peregangan pada pingang Macam-macam peregangan pada kaki gerakan dengan hitungan 1 x 8 tida banyak bergerak. 4. Setelah keduanya dilakukan. Peregangan dinamis berisikan gerakan memanjangkan dan memendekkan otot dan sendi. Gerakan kepala 2. punggung. Gerakan kaki sesuai dengan olahraga yangdiajarkan Peregangan statis dan dinamis ini sebaiknya dikenakan pada otot dan sendi tubuh secara berurut an. Peregangan dinamis dilakukan dengan memutar dan memantul-mantulkan sendi dan otot tubuh. 2. sampai ujung kaki atau sebaliknya. gerakan tersebut dilakukan sampai dengan 20 hitungan.

Kegiatan Latihan Kelincahan Adapun macam-macam bentuk latihan kelincahan yaitu : 1. Kalau ulangan larinya terlalu banyak maka menyebabkan seperti diatas. misalnya 10 m atau lebih. 4 .4 - Konsep dan tiori kebugaran jasmani Latihan peningkatan dan pemeliharaan kebugaran jasmani 4. maka ada kemungkinan bahwa setelah lari beberapa kali bolak balik dia tidak mampu lagi untuk melanjutkan larinya. b). Atlet lari bolak balik secepatnya dari titik yang satu ke titik yang lain sebanyak kira-kira 10 kali. dan atau membalikkan badannya dengan cepat disebabkan karena faktor keletihan. Lari bolak-balik (Shuttle Run). Faktor kelelahan akan mempengaruhi apa yang sebetulnya ingin dilatih yaitu kelincahan ( Harsono. Jumlah ulangan lari bolak balik jangan terlalu banyak sehingga menyebabkan atlet lelah. Setiap kali sampai pada suatu titik dia harus berusaha untuk secepatnya membalikkan badan untuk lari menuju titik yang lain. maka latihan tersebut sudah tidak sahih (valid) lagi untuk digunakan sebagai latihan kelincahan. Yang perlu diperhatikan bahwa : a) jarak antara kedua titik jangan terlalu jauh.. Dan kalau kelelahan mempengaruhi kecepatan larinya. 1988 :172).

1988 :173). setelah itu beragntian lagi sama teman yang palind depan lagi dan seterusnya. Baik dengan cara melompatinya. 5 . misalnya 10 titik ( Harsono. kecuali atlet lari melintasi beberapa titik. Lari zig-zag (zig-zag run). luruskan seluruh tubuh menghadap ke atas. 1988 :172) 3. Kemudian salah satunya mengiring bola sambil belari secara zig-zag hinga kebelakang. Seluruh rangkaian gerak dilakukan secepat mungkin ( Harsono. Squart trust dan modifikasinya Atlet berdiri tegak. tangan di lantai . Salah satunya cabang olahraga basket ball. kembali berdiri tegak. dengan kedua tangan bersandar dilantai. satu tangan lepas dari lantai dan segera balikkan badan sehingga berada dalam posisi push up kembali. jongkok. dalam caban olahraga basket ball sangat perlu kelincahan. 1988 :173).5 2. 4. kelincahan sangat perlu untuk olaharaga beregu. Latihan hampir sama dengan lari bolak-balik. Tugas atlet adalah untuk secepatnya melalui rintangan tersebut. Dari keterangan diatas.dengan di batasi oleh angota atau teman yang berbentuk berbari memanjang kebelakang dan lurus. maka dari itu memerlukan latihan mengiring sambil belari secara zik-zak. memanjat atau menerobos ( Harsono. lempar kaki ke belakang Dari sehingga tubuh lurus dalam posisi push up. Lari Rintangan Di suatu ruangan atau lapangan ditempatkan beberapa rintangan. Lemparan kedua kaki kedepan di antara kedua lengan.

6 5.Evaluasi Dengan penilaian pekembangan sesuai peningkatan waktu yang diciptakan anak. dan kesempurnaan gerakan dalam tiga kali kegiatan. 6 .