You are on page 1of 17

4.

1 Pencemaran udara
Pencemaran udara didefinisikan sebagai masuknya atau dimasukkannya zat,
energi, dan/atau komponen lain ke dalam udara ambien oleh kegiatan
manusia, sehingga mutu udara ambien turun sampai ke tingkat tertentu
sehingga menyebabkan udara ambien tidak dapat memenuhi fungsinya
(Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 1999). Pusparini (2002) menjelaskan
bahwa konsentrasi udara ambien merupakan polutan dari sumber pencemar
yang terdiri dari partikel-partikel dan gas-gas kemudian di atmosfer
mendapat pengaruh dari antara lain faktor meteorologis seperti curah hujan,
arah dan kecepatan angin, kelembaban udara dan temperatur serta secara
bersamaan mengalami reaksi kimia.
Baku mutu udara ambien adalah ukuran batas atau kadar zat, energi,
dan/atau komponen yang ada atau yang seharusnya ada dan/atau unsur
pencemar yang ditenggang keberadaannya dalam udara ambien.
Selanjutnya dijelaskan juga tentang sumber pencemar udara adalah setiap
usaha dan/atau kegiatan yang mengeluarkan bahan pencemar ke udara
yang menyebabkan udara tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya
(Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999). Tabel 2.1 menampilkan baku
mutu udara ambien nasional.

sumber antropogenik dapat diklasifikasikan ke dalam dua sumber utama sebagai berikut:  Sumber tidak bergerak: Point dan Non-point (Area)  Sumber bergerak: On-road dan Non-road b. sumber tidak bergerak kecil (rumah tangga dan boiler komersial kecil). Sumber titik/menetap (point source) Merupakan bagian sumber tidak bergerak dan biasanya berupa industry manufaktur besar yang memiliki cerobong asap atau tumpukan titik emisi yang tertutup.S.1 Sumber Pencemar Udara Sumber pencemaran udara dapat berasal dari sumber yang bergerak dan tidak bergerak. antara lain: a. antara lain bersumber dari vegetasi. dan distribusi spasial emisi. . Sementara itu sumber yang bergerak. gunung berapi. a. Contoh dari sumber yang tidak bergerak meliputi industri. aktivitas geothermal. contohnya adalah kendaraan bermotor yang mencakup semua sektor transportasi seperti transportasi berbasis jalan. Sumber pencemaran berdasarkan distribusi spasial dapat dibedakan atas beberapa kategori.4. Klasifikasi sumber polusi udara oleh United State of Environmental Protection Agency (U.EPA. pembangkit listrik. Sumber Antropogenik Polusi udara antropogenik berasal dari sumber stasioner besar (industri. tanah. dan tempat pembakaran). dan aktivitas geotermal. sebagai berikut:  Emisi biogenik berasal dari tanaman  Emisi geogenik berasal dari tanah. angin dan kebakaran hutan. Sumber alamiah dapat dibagi menjadi 2 sumber.1. Selain itu. dan sumber bergerak (lalu lintas). begitu juga dengan yang berbasis air maupun udara. gunung berapi. dan pertanian. 2005) membagi sumber polutan menjadi dua yaitu sumber antropogenik dan alami. Sumber-sumber polusi udara dapat dikategorikan berdasarkan jenis sumber emisi. Sumber alamiah Sumber emisi alamiah umumnya berasal dari sumber biologi dan geologi. Di dalam sumber titik biasanya ada beberapa unit pembakaran. rel kereta api. domestik.

c. seperti aktivitas memasak di kawasan perumahan. misalnya: ozon yang terbentuk dari reaksi antara peroxyl radikal dengan oksigen. beberapa polutan membentuk beberapa reaksi kimia di atmosfer sehingga penggolongan pencemar udara dapat di bagi menjadi dua yaitu : 1. tempat pembakaran jenazah (krematorium). motor. Sumber area/tersebar (area source/non-point) Merupakan bagian sumber tidak bergerak yang didefinisikan terlalu kecil atau terlalu besar untuk dianggap sebagai titik sumber. 4. bahan pencemar udara dapat . bus umum. yang dalam hal ini adalah kendaraan yang memancarkan pencemar udara. yaitu kendaraan bermotor yang berada di jalanan. Metode untuk memperkirakan emisi sumber area (area source) adalah: survey dan kuesioner. sumber titik bisa berupa tempat pembakaran sampah rumah sakit. Metode untuk memperkirakan emisi sumber titik (point source) adalah: pemantauan emisi secara kontinu. Di kota-kota kecil di Asia. ukuran dan penggunaan bahan bakar. faktor emisi dikalikan faktor kegiatan. oksida nitrogen 2.seperti: beberapa ketel atau boiler. dan menggunakan model emisi. pom bensin. Secara fisik. pom bensin. polutan primer. pembakaran bahan bakar fosil. dan analisis bahan bakar. oksida sulfur. kuil. polutan sekunder. tempat konstruksi dan pembongkaran. oksida karbon. dan lainnya. Menurut Moestikahadi (1999). misalnya: partikulat. kereta api dan pesawat. misalnya: mobil pribadi. bajaj dan taksi dalam berbagai bentuk. Wilayah sumber area ini mencakup sumber berjangkauan luas. terminal bus. b.1.2 Polutan Pencemar Udara Polutan gas diemisikan dari berbagai sumber yang dapat di identifikasi termasuk diantaranya transportasi. Sumber garis/ bergerak (line source/mobile) Dijelaskan sebagai sumber bergerak. ketel hotel. Sumber ini dibedakan menjadi “sumber on-road”. keseimbangan materi. Metode untuk memperkirakan emisi sumber garis (line source) adalah: menggunakan model emisi. hidrooksida. uji sumber. yaitu kendaraan bermotor seperti kapal. dan “sumber off-road”. truk kecil dan besar. faktor emisi dikalikan faktor kegiatan. tempat servis mobil. analisis bahan bakar dan menggunakan model emisi. wilayah sumber area bisa berupa kawasan perumahan. keseimbangan materi. faktor emisi dikalikan faktor kegiatan. ketel rumah sakit. dan tempat konstruksi. Di kota-kota kecil di Asia. dan industri.

Peta wilayah administrasi Kota Denpasar. Gambar 4.115°16' 27" Bujur Timur. Selain itu terdapat juga polutan penyebab efek gas rumah kaca. Kota Denpasar berbatasan dengan Kabupaten Badung disebelah utara. barat dan selatan. dan Carbonmonooxide (CO). antara lain: Carbondioxide (CO2). Secara administratif wilayah. dan Denpasar Utara. HC) dan energi (suhu dan kebisingan). NOx. SOx. aerosol.berupa partikel (debu. sedangkan disebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Gianyar dan Selat Badung. yaitu: Denpasar Selatan. gas (CO.id . Denpasar Barat. Kota Denpasar berada diantara 08°35' 31" 08°44' 49" Lintang Selatan dan 115°10' 23" . timah hitam). Methane (CH4). Kasus Pencemaran udara di Kota Denpasar Bali Menurut letak geografisnya. Denpasar Timur.Bali Sumber : denpasarkota.go. Kota Denpasar memiliki 4 Kecamatan.

semua wilayah Kota Denpasar masih berada di bawah ambang baku mutu. Kualitas lingkungan yang ditetapkan. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor Kota Denpasar Sumber : BPS Kota Denpasar Berdasarkan penelitian yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup Kota Denpasar (2008) diperoleh data tingkat pencemaran udara di Kota Denpasar dari fluktuasi beberapa parameter pencemar udara. Konsentrasi Gas NO2 di Kota Denpasar tahun 2008 Sumber : BLH . sampai tahun 2007 sebesar 481.171 jiwa/km2. Gambaran cemaran ketiga bahan tersebut di Kota Denpasar. Gambar4. hal ini tentu mempengaruhi kualitas udara Kota Denpasar. dan CO semua parameter yang dapat digunakan sebagai indikator cemaran lingkungan tersebut.Pada tahun 2010. NO2. maka pencemaran udara sumber bergerak sebagian besar bersumber dari kendaraan bermotor. antara lain: SO 2. Angka ini merupakan angka tertinggi di propinsi Bali.086 unit dengan kenaikan rata-rata sebesar 7% tiap tahunnya. kepadatan penduduk di Kota Denpasar telah mencapai 6. Kepadatan penduduk yang semakin meningkat akan menambah jumlah transportasi di wilayah Kota Denpasar. Bila dilihat dari sumber pencemarnya. Jumlah kendaraan bermotor dari tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat dimana pada tahun 2003 jumlah kendaraan bermotor di Kota Denpasar berjumlah 345. Gambar 4.332 unit terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

penyakit paru-paru. Konsentrasi Gas CO di Kota Denpasar tahun 2008 Sumber : BLH Dampak terhadap kesehatan Banyak sekali penyakit yang ditimbulkan dari adanya pencemaran udara. sesak napas. seperti iritasi. Konsentrasi SO2 di Kota Denpasar tahun 2008 Sumber : BLH Gambar 4.Gambar 4. dan lain-lain yang jikatidak ditangani dapat menyebabakan kematian. . Dampak pencemaran udara terhadap kesehatan manusia dapat terlihat baik secara cepat maupun lambat. penyakit mata.

b) Dampak lambat Pencemaran udara di kronis.a) Dampak cepat Hasil studi epidemiologi menunjukkan bahwa peningkatan mendadak kasus pencemaran udara juga akan meningkatkan angka kasus kesakitan dan kematian akibat penyakit saluran pernafasan. dan pada anak-anak penyakit asma dan Dampak terhadap Lingkungan Efek Terhadap Lingkungan Sekitar Pengaruh pencemaran SO2 terhadap lingkungan telah banyak diketahui. daun adalah bagian yang paling peka terhadap pencemaran SO2. emfisima paru. Pada situasi tertentu. black lung disease. Pada benda-benda. Reaksi terbentuknya hujan asam adalah: SO2 + ½ O2 + H2O (2H + SO2)aq Sifat asam dari air hujan ini dapat menyebabkan korosif pada logam-logam dan rangka-rangka bangunan. dan kanker pencemaran udara asbestosis. gas CO dapat menyebabkan kematian mendadak karena daya afinitas gas CO terhadap haemoglobin darah yang lebih kuat dibandingkan daya afinitas O2 sehingga terjadi kekurangan gas oksigen di dalam tubuh. duga sebagai salah satu penyebab penyakit bronchitis paru-paru primer. kerusakan pada tumbuhan dan bangunan disebabkan karena SO2 dan SO3 di udara. akibat yang ditimbulkan adalah ikan-ikan yang terdapat di dalam kolam tersebut akan mengelami kematian dan tanaman di sekitarnya menjadi banyak yang mati. Adanya hujan asam akan dapat menyebabkan danau atau kolam menjadi terlalu asam. disinosis. Pada tumbuhan. SO2 bersifat korosif. Dalam beberapa hal. 2008). Jembatan menjadi rapuh karena mempercepat pengkaratan (Anonim. yang masing-masing membentuk asam sulfit dan asam sulfat. Penyakit yang disebabkan oleh antara lain. silikosis. dimana akan terdapat bercak atau noda putih atau coklat merah pada permukaan daun. 2004). merusak bahan pakian dan tumbuhan (Tugaswati. . Suspensi asam di udara ini dapat terbawa turun ke tanah bersama air hujan dan mengakibatkan air hujan bersifat asam. eksema. Cat dan bangunan gedung warnanya menjadi kusam kehitaman karena PbO pada cat bereaksi dengan SOx menghasilkan PbS.

Adanya hidrokarbon di udara terutama metana. pestisida dan pemrosesan karet. Kegiatan industri yang berpotensi menimbulkan cemaran dalam bentuk HC adalah industri plastik. Akan tetapi untuk membuktikan apakah pembentukan tumor tersebut hanya diakibatkan karena asap solar atau gas lain yang bersifat sebagai iritan (Tugaswati. Efek negatif yang disebabkan oleh pencemaran hidrokarbon antara lain: Efek Terhadap Kesehatan Manusia Beberapa dari bahan bahan pencemar ini merupakan senyawa-senyawa yang bersifat karsinogenik dan mutagenik. formaldehid. resin. Diperkirakan emisi industri sebesar 10 % berupa HC. Hidrokarbon (HC) Hidrokarbon dapat berasal dari proses industri yang diemisikan ke udara dan kemudian merupakan sumber fotokimia dari ozon. hidrokarbon di udara akan bereaksi dengan bahanbahan lain dan akan membentuk ikatan baru yang disebut plycyclic aromatic hidrocarbon (PAH) yang banyak dijumpai di daerah industri dan padat lalulintas. Sumber HC dapat pula berasal dari sarana transportasi. zat warna. kebakaran hutan dan kegiatan manusia lainnya mempunyai peranan yang cukup besar dalam memproduksi gas hidrakarbon di atmosfir. Pengaruh hidrokarbon aromatic pada kesehatan manusia dapat terlihat pada tabel dibawah ini : . Menurut Anonim (2004). Pada umumnya pada pagi hari kadar HC di udara tinggi. Emisi kendaraan bermotor yang mengandung senyawa karsinogenik diperkirakan dapat menimbulkan tumor pada organ lain selain paru. Kondisi mesin yang kurang baik akan menghasilkan HC.C. 2004). Jumlah yang cukup besar juga berasal dari proses dekomposisi bahan organik pada permukaan tanah. namun pada siang hari menurun. benzena. seperti etilen. pigmen. metil nitrit dan hidrokarbon poliaromatik (PAH). Sore hari kadar HC akan meningkat dan kemudian menurun lagi pada malam hari. dapat berasal dari sumber-sumber alami terutama proses biologi aktivitas geothermal seperti explorasi dan pemanfaatan gas alam dan minyak bumi dan sebagainya. Bila PAH ini masuk dalam paru-paru akan menimbulkan luka dan merangsang terbentuknya sel-sel kanker. demikian juga pembuangan sampah. HC merupakan polutan primer karena dilepas ke udara ambien secara langsung. sedangkan oksidan fotokima merupakan polutan sekunder yang dihasilkan di atmosfir dari hasil reaksi-reaksi yang melibatkan polutan primer.

gas. 2008). Jika hidrokarbon bercampur bahan lain toksitasnya akan meningkat (Anonim. Menurut Anonim (2004). Panas yang tinggi menimbulkan peristiwa pemecahan (Cracking) menghasilkan rantai hidrokarbon pendek atau partikel karbon. D. produksi energi dan pembuangan sampah. Akan tetapi pencemaran NO dari sumber alami ini tidak merupakan masalah karena tersebar secara merata sehingga jumlahnya menjadi kecil. dari seluruh jumlah oksigen nitrogen (NOx) yang dibebaskan ke udara. Gas hidrokarbon dapat bercampur dengan gas buangan lainnya. Kadar NOx di udara daerah perkotaan dapat mencapai 0. Kadar NOx diudara perkotaan biasanya 10– 100 kali lebih tinggi dari pada di udara pedesaan.Konsentrasi Jenis Hidrokarbon (ppm) Dampak Kesehatan  Pusing lemah dan berkunang-kunang setelah pemaparan 8 jam  Kehilangan koordinasi bola mata terbalik setelah pemaparan 8 jam Efek Terhadap Lingkungan Sekitar Pembakaran hidrokarbon menghasilkan panas. Adapun efek negatif yang ditimbulkan pencemaran NOx adalah sebagai berikut: Efek Terhadap Kesehatan Manusia Udara yang mengandung gas NO dalam batas normal relatif aman dan tidak berbahaya. dan bensin.5 ppm (500 ppb). emisi NOx dipengaruhi oleh kepadatan penduduk karena sumber utama NOx yang diproduksi manusia adalah dari pembakaran dan kebanyakan pembakaran disebabkan oleh kendaraan bermotor. Seperti halnya CO. Cairan hidrokarbon membentuk kabut minyak (droplet). kecuali jika gas NO berada dalam konsentrasi tinggi. Campuran PAN dengan gas CO dan O3 disebut kabut foto kimia (Photo Chemistry Smog) yang dapat merusak tanaman. Daun menjadi pucat karena selnya mati. Konsentrasi . Yang menjadi masalah adalah pencemaran NO yang diproduksi oleh kegiatan manusia karena jumlahnya akan meningkat pada tempat-tempat tertentu. Nitrogen Oksida (NOx) Menurut Pohan (2002). pencemaran gas NOx di udara terutama berasal dari gas buangan hasil pembakaran yang keluar dari generator pembangkit listri stasioner atau mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar gas alami. jumlah yang terbanyak adalah dalam bentuk NO yang diproduksi oleh aktivitas bakteri. Sebagian besar emisi NOx buatan manusia berasal dari pembakaran arang. Padatan hidrokarbon akan membentuk asap pekat dan menggumpal menjadi debu/partikel. minyak. Hidrokarbon bereaksi dengan NO2 dan O2 mengahsilkan PAN (Peroxy Acetyl Nitrates).

Dalam keadaan seperti ini daun tidak dapat berfungsi sempurna sebagai temapat terbentuknya karbohidrat melalui proses fotosintesis. Efek Terhadap Lingkungan Sekitar Pencemaran oksida nitrogen bagi tumbuhan menyebabkan bintik-bintik pada permukaan daun. pestisida. Zat Kloroflorokarbon atau Chlorofluorocarbon (CFC) mengandung klorin (chlorine). bila konsentrasinya tinggi mengakibatkan nekrosis (kerusakan jaringan daun). methyl bromide. Bila keracunan ini terus berlanjut akan dapat menyebabkan kelumpuhan. halons. hydrochlorofluorocarbons (HCFCs). 2002). pengaruh yang membahayakan seperti misalnya meningkatnya kepekaan terhadap radang saluran pernafasan. Gas NO akan menjadi lebih berbahaya apabila gas itu teroksidasi oleh oksigen sehinggga menjadi gas NO2 (Pohan. kosmetik (hair spray) dan lain sebagainya. dapat terjadi setelah mendapat pajanan sebesar 100 μg/m3 (Tugaswati. Konsentrasi NO sebanyak 10 ppm sudah dapat menurunkan kemampuan fotosintesis daun sampai sekitar 60% hingga 70% (Pohan. Akibatnya tanaman tidak dapat berproduksi seperti yang diharapkan. E. unsur-unsur bahan pendingin seperti: ODS (ozone-depleting substances). chlorofluorocarbons (CFCs). carbon tetrachloride. PAN bersama senyawa yang lain akan menimbulkan kabut foto kimia (Photo Chemistry Smog) yang dapat mengganggu lingkungan dan dapat merusak tanaman. Jika hidrokarbon bercampur bahan lain toksitasnya akan meningkat (Anonim. florin (fluorine) dan karbon (carbon). 2002). Semua zat tersebut dihasilkan dari alat-alat rumah tangga yang digunakan sehari-hari misalnya lemari pendingin. Berdasarkan studi menggunakan binatang percobaan. Ozon (O3) Menurut Moefthi dan Sri (2005) juga menyebutkan bahwa penipisan ozon disebabkan penggunaan unsur-unsur yang memiliki stabilitas yang sangat tinggi berupa zat-zat kimia. Percobaan pada manusia menyatakan bahwa kadar NO2 sebsar 250 μg/m3 dan 500 μg/m3 dapat mengganggu fungsi saluran pernafasan pada penderita asma dan orang sehat. sehingga fotosintesis terganggu. 2004).gas NO yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pada system saraf yang mengakibatkan kejang-kejang. dan methyl chloroform. 2008). Efek negatif yang ditimbulkan adalah : Efek Terhadap Kesehatan Manusia . Daun menjadi pucat karena selnya mati. Di udara oksida nitrogen dapat menimbulkan PAN (Peroxy Acetyl Nitrates) yang dapat menyebabkan iritasi mata (pedih dan berair).

Ozon merupakan senyawa oksidan yang paling kuat dibandingkan NO2 dan bereaksi kuat dengan jaringan tubuh. 2007).3 ppm mulai terjadi iritasi pada hidung dan tenggorokan.0 ppm selama beberapa waktu akan mengakibatkan edema pulmonari (Anonim. Sumber pencemaran partikel akibat ulah manusia sebagian besar berasal dari pembakaran batu bara. kegagalan panen pertanian. Semburan uap air panas di sekitar daerah sumber panas bumi di daerah pegunungan. kebakaran hutan dan gas buangan alat transportasi.0 ppm selama 2 jam pada orang-orang yang sensitif dapat mengakibatkan pusing berat dan kehilangan koordinasi. Efek yang terjadi adalah pemanasan global yang dapat mengakibatkan perubahan iklim. Evaluasi tentang dampak ozon dan oksidan lainnya terhadap kesehatan yang dilakukan oleh WHO task group menyatakan pemajanan oksidan fotokimia pada kadar 200-500 μg/m³ dalam waktu singkat dapat merusak fungsi paru-paru anak. Kontak dengan Ozon pada kadar 1. Beberapa gejala yang dapat diamati pada manusia yang diberi perlakuan kontak dengan ozon. Pada kebanyakan orang.2 ppm tidak ditemukan pengaruh apapun. sampai dengan kadar 0. 2004). 2004). Partikulat Sumber pencemaran partikel dapat berasal dari peristiwa alami dan juga dapat berasal dari ulah manusia dalam rangka mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Adapun efek negatif yang ditimbulkan adalah sebagai berikut : . serta menurunkan kinerja para olaragawan (Tugaswati. meningkat frekuensi serangan asma dan iritasi mata. mencairnya daerah kutub (WWF-Indonesia. pada kadar 0. Pencemaran partikel yang bersaal dari alam contohnya adalah : Debu tanah/pasir halus yang terbang terbawa oleh angin kencang. Abu dan bahan-bahan vulkanik yang terlempar ke udara akibat letusan gunung. F. Efek Terhadap Lingkungan Sekitar Adanya bahan-bahan seperti CFC dan lain sebagainya maka dapat mengakibatkan penipisian ozon yang merupakan pelindung bumi. kontak dengan ozon dengan kadar 9.0–3. proses industri. perubahan habitat hidupan liar. kenaikan muka air laut.

Akan tetapi logam tersebut dapat bersifat akumulatif dan kemungkinan dapat terjadi reaksi sinergistik pada jaringan tubuh (Anonim. penambangan bijih besi. sehingga sinar ultra . pekerja boiler pada PLTU bertenaga batubara. Efek Terhadap Lingkungan Sekitar Efek yang ditimbulkan terhadap lingkungan sepeti pemakaian insektisida dapat menyebabkan cocarcinogenik. Penyakit asbestosis Disebabkan oleh debu/serat asbes (campuran berbagai silikat terutama magnesium silikat). dan lain-lain. kapal laut bertenaga batubara. Dapat terjadi pada daerah tambang batubara. Dapat terjadi di daerah pabrik/industri yang menggunakan asbes. pembuatan kasur atau jok kursi. Dapat terjadi pada daerah pabrik besi dan baja. Bila sudah parah penyakit ini dapat diikuti hipertropi jantung sebelah kanan yang mengakibatkan kegagalan kerja jantung. pabrik pemintalan serat asbes. lokomotif (stoker). Penyakit Bisinosis Disebabkan oleh debu/serat kapas. pengecoran beton.Efek Terhadap Kesehatan Manusia Menurut Anonim (2008). Selain itu juga dapat menyebabkan efek rumah kaca yang dapat merusakkan lapisan ozon. Penyakit ini dapat diikuti bronkitis kronis. Penyakit antrakosis Disebabkan oleh debu batubara. Dapat terjadi pada daerah pabrik pemintalan kapas/tekstil. partikel (debu) yang masuk/mengendap dalam paru-paru dapat menimbulkan berbagai macam penyakit saluran pernapasan (pnevmokoniosis) antara lain: Penyakit silikosis Disebabkan oleh pencemaran debu silika bebas (SiO2). pabrik yang beratap asbes. keramik. bengkel yang mengerjakan besi (mengikir/menggerinda). Pada umumnya udara yang tercemar hanya mengandung logam berbahaya sekitar 0. penggunaan batubara pada tanur besi. Partikulat debu yang melayang dan berterbangan dibawa angin akan menyebabkan iritasi pada mata dan dapat menghalangi daya tembus pandang mata (Visibility) Adanya ceceran logam beracun yang terdapat dalam partikulat debu di udara merupakan bahaya yang terbesar bagi kesehatan.01% sampai 3% dari seluruh partikulat debu di udara. timah putih dan batubara. 2004).

Kerusakan kimia terjadi jika partikulat yang menempel bersifat korosif atau partikulat tersebut membawa komponen lain yang bersifat korosif. Komponen Pb organik misalnya tetraethil Pb segara dapat terabsorbsi oleh tubuh melalui kulit dan membran mukosa. Partikulat-partikulat yang terdapat di udara dapat mengakibatkan berbagai kerusakan pada berbagai bahan. Kerusakan pasif terjadi jika partikulat menempel atau mengendap pada bahan-bahan yang terbuat dari tanah sehingga harus sering dibersihkan. Demikian juga di daerah dengan banyak rumah tua yang masih menggunakan cat yang mengandung Pb dapat menjadi sumber pemajanan Pb. dimana debu tersebut jika bergabung dengan uap air atau air hujan gerimis akan membentuk kerak yang tebal pada permukaan daun. 2008). 2009). Penambangan dan peleburan batuan Pb di beberapa wilayah sering menimbulkan masalah pencemaran.violet tidak tersaring. Bentuk Kimia Pb merupakan faktor penting yang mempengaruhi sifat-sifat Pb di dalam tubuh. dan tidak dapat tercuci dengan air hujan kecuali dengan menggosoknya. Dapat menyebabkan kanker kulit. Jenis dan tingkat kerusakan yang dihasilkan oleh partikulat dipengaruhi oleh komposisi kimia dan sifat fisik partikulat tersebut. G. suhu bumi naik sehingga tidak nyaman. Proses pembersihan sering mengakibatkan cacat pada permukaan benda-benda dari tanah tersebut. disimpan dan kemudian ditabung da dalam darah. Bahaya lain yang ditimbulkan dari pengumpulan partikulat pada tanaman adalah kemungkinan bahwa partikulat tersebut mengandung komponen kimia yang berbahaya bagi hewan yang memakan tanaman tersebut. Pb yang terhirup oleh manusia setiap hari akan diserap. Akibatnya petumbuhan tanaman menjadi terganggu. Timah Hitam (Pb) Pencemaran Pb disebabkan oleh pembakaran Pb-alkil sebagai zat aditif pada bahan bakar kendaraan bermotor. Kadar Pb yang terlalu berlebihan akan menyebabkan dampak negatif antara lain: Efek Terhadap Kesehatan Manusia Menurut Santi (2001). Pb organik diabsorbsi terutama . es kutub mencair sehingga permukaan laut naik (Anonim. Lapisan kerak tersebut akan mengganggu proses fotosintesis pada tanaman karena menghambat masuknya sinar matahari dan mencegah pertukaran CO2 dengan atmosfer. (BPLHD. Penggunaan pipa air yang mengandung Pb di rumah tangga terutama pada daerah yang kesadahan airnya rendah (lunak) dapat menjadi sumber pemajanan Pb pada manusia. Pengaruh partikulat terhadap tanaman terutama adalah dalam bentuk debunya.

URBAIR 1994. gelisah. sulit tidur. Lindan. kelainan fungsi otak. anemi berat. serta angka kematian 340 orang per tahun. 2001). halusinasi dan kelemahan otot. Menurut penelitian dr M. Terbentuknya gas klorin di udara ambien merupakan efek samping dari proses pemutihan (bleaching) dan produksi zat/senyawa . Susunan saraf pusat merupakan organ sasaran utama timbal. tembaga. seperti plastik (khususnya polivinil klorida). pabrik pencucian (tekstill) dan desinfektan untuk air minum dan kolam renang. industri kertas. Kelainan fungsi otak terjadi karena Pb ini secara kompetitif menggantikan mineral-mineral utama seperti seng. kerusakan ginjal bahkan kematian dapat terjadi dalam 12 hari.4 dikloropenoksi asetat) selain itu. dimana keracunan pada janin mempengaruhi intelektual dan tingkah laku si anak di kemudian hari. sulit berkonsentrasi. Dari catatan Bank Dunia. sakit perut hebat. Klorin Klorin merupakan bahan kimia penting dalam industri yang digunakan untuk klorinasi pada proses produksi yang menghasilkan produk organik sintetik. H. Jumlah Pb minimal di dalam darah yang dapat menyebabkan keracunan berkisar antara 60-100 mikro gram per 100 ml darah. sakit kepala. juga digunakan sebagai pemutih (bleaching agent) dalam pemrosesan sellulosa. terlihat bahwa dampak pencemaran udara oleh timbal di Indonesia telah menimbulkan 350 kasus penyakit jantung.000 kasus tekanan darah tinggi. muntah. Pada keracunan akut biasanya terjadi karena masuknya senyawa timbal yang larut dalam asam atau menghirup uap Pb tersebut. Efek Terhadap Lingkungan Sekitar Timbal atau timah hitam dapat merusak lingkungan. Lingkungan akan tampak terlihat berdebu. 62. Gejalagejala yang timbul berupa mual. dan besi dalam mengatur fungsi mental kita. dan aldrin) dan herbisida (2. Di dalam tubuh Pb dapat menyebabkan keracunan akut maupun keracunan kronik. insektisida (DDT. Erikson menunjukkan bahwa wanita hamil yang memiliki kadar timbal tinggi dalam darahnya ternyata 90 % dari simpanan timbal pada tubuhnya dialirkan kepada si janin melalui plasenta. kotor akibat asap pembuangan kendaraan bermotor yang pada umumnya mengandung Pb (Santi. daya ingat me nurun.melalui saluran pencernaan dan pernafasan dan merupakan sumber Pb utama di dalam tubuh. Keracunan timbal kronik menimbulkan gejala seperti depresi.

dalam industri peternakan. Di udara ambien. 2004). Efek negatif yang ditimbulkan adalah : Efek Terhadap Kesehatan Manusia Klorin dapat menimbulkan bau yang menyengat yang dapat menyebabkan iritasi pada mata saluran pernafasan. Amonnia Gas ammonia merupakan salah satu gas pencemar udara yang dihasilkan dari penguraian senyawa organik oleh mikroorganisme seperti dalam proses pembuatan kompos.0 – 21. 2002).0 – 6. menyebabkan daun terlihat keputihan. terjadinya nekrosis antar tulang daun. Efek Terhadap Lingkungan Sekitar Beberapa kerusakan yang disebabkan oleh polutan udara yaitu klorin (Cl2) yang berasal dari kilang minyak.0 ppm gas khlorin terasa pedas dan memerahkan mata. Pada kadar antara 3.organik yang mengandung klor. I.0 ppm selama 30 –60 menit dapat menyebabkan penyakit paru-paru (pulmonari oedema) dan bisa menyebabkan emphysema dan radang paru-paru (Anonim. Dan bila terpapar dengan kadar sebesar 14. Selain itu gas khlorin juga dapat mencemari atmosfer. Hal ini dapat menyebabkan terdapatnya gas pencemar klorin dalam kadar tinggi di udara ambien (Anonim. 2004). gas klorin dapat mengalami proses oksidasi dan membebaskan oksigen seperti terlihat dalam reaksi dibawah ini : CL2 + H2O à HCL + HOCL 8 HOCl à 6 HCl + 2HClO3 + O3 Dengan adanya sinar matahari atau sinar terang maka HOCl yang terbentuk akan terdekomposisi menjadi asam khlorida dan oksigen. tepi daun nampak seperti hangus (Yunasfi. Karena banyaknya penggunaan senyawa klor di lapangan atau dalam industri dalam dosis berlebihan seringkali terjadi pelepasan gas klorin akibat penggunaan yang kurang efektif. industri asam nitrat dan dari . dan pengolahan sampah kota. Ammonia juga dapat berasal dari sumber antrophogenik (akibat aktifitas manusia) seperti industri pupuk urea. Apabila gas klorin masuk dalam jaringan paru-paru dan bereaksi dengan ion hidrogen akan dapat membentuk asam khlorida yang bersifat sangat korosif dan menyebabkan iritasi dan peradangan.

Bau yang dikeluarkan berasal dari unsur nitrogen dan sulfida dalam kotoran ayam. gas ammonia melalui inhalasi menyebabkan iritasi hebat pada mata (Keraktitis). sinar gamma dan internal dan dari sumber-sumber lainnya seperti pelepasan dari instalasi nuklir (nuclear discharges). nyeri dada. juga dipengaruhi oleh sirkulasi udara dalam ruangan dengan udara luar atau lingkungan. Akibat yang terjadi adalah terjadinya perubahan iklim dan cuaca serta efek global warming lainnya (WWF-Indonesia. 2009). situasi dan jenis batuan yang terdapat pada daerah tersebut. Amonia dapat menghambat pertumbuhan ternak. sesak nafas (Dyspnea). Bronchitis dan Pneumonia. nitrit. Di dalam ruangan tempat tinggal/kantor. Menurut Fauziah (2009). Adapun Dampak negatif yang ditimbulkan dari pencemaran ammonia adalah sebagai berikut: Efek Terhadap Kesehatan Manusia Udara yang tercemar gas amonia dan sulfida dapat menyebabkan menyebabkan iritasi mata serta saluran pernafasan (Fauziah. sinar kosmik. disamping dipengaruhi oleh kondisi dan bahan bangunan. Pada kadar tinggi (30. Gas ammonia tersebut merupakan salah satu gas rumah kaca yang dapat menyebabkan global warming. Pada Kadar 2500-6500 ppm. Gas ammonia juga dapat mengganggu estetika lingkungan karena bau pembusukan sampah yang sangat menyengat. dan gas hidrogen sulfida. 2001). gas NH3 juga dapat menyebabkan Iritasi pada mata. Udara yang tercemar gas amonia dan sulfida dapat memyebabkan gangguan kesehatan ternak dan masyarakat di sekitar peternakan. Keberadaan gas radon di lingkungan sangat dipengaruhi oleh kondisi. sembab paru. Sampah-sampah tersebut kemudian membusuk dan menghasilkan gas amonia. batuk darah. 2007).000 ppm) dapat menyebabkan luka bakar pada kulit. Efek Terhadap Lingkungan Sekitar Sisa-sisa makanan dan sampah organik dibuang ke tempat sampah. Bronchospasm. saluran pernapasan dan kulit.kilang minyak (Dwipayani. debu radioaktif hasil uji coba senjata nuklir (fallout). Radon Gas Sumber radon berasal dari kegiatan medis. Menurut Soeprapto dan Didik (2008). . J. yang selama proses dekomposisi akan terbentuk gas amonia. dampak negatif yang ditimbulkan usaha peternakan ayam terutama berasal dari kotoran ayam yang dapat menimbulkan gas yang berbau. kemudian di bawa ke tempat pembuangan akhir (TPA).

214Bi (radium C).Sumber gas radon di dalam rumah dapat berasal dari model sirkulasi udara yang tertutup ini. 214Po (radium C’). batu bata merah dari limbah pabrik penghasil aluminium. juga meluruh menghasilkan turunan/anak luruh yang radioaktif. Semakin tinggi konsentrasi radon yang terhisap. timbal. 1998). Secara berurutan turunan tersebut adalah polonium. bismuth. 210Pb (radium D) [3. Jika radon dan turunannya terhisap pada saat bernafas. pada temperatur kamar selalu berbentuk gas dengan kerapatan 10 gr/liter dan terlarut dalam udara. maka anak luruhan radon yang berbentuk partikel sangat kecil tersebut akan mengendap di dalam paru-paru dan merupakan awal indikasi yang dapat menimbulkan kanker paru-paru. 218Po (radium A) .4]. polonium. yang ternyata memberikan konsentrasi radon yang relatif tinggi dibandingkan rumah model yang sama dengan sistem sirkulasi udara terbuka. Pencemaran Radon Gas dapat menimbulkan efek negatif terhadap kesehatan Manusia yaitu radon yang bersifat radioaktif. blart furnace slag (dari pabrik besi) dan sebagainya. Penggunaan bahan-bahan sisa hasil pengolahan bahan tambang sebagai bahan bangunan untuk perumahan maupun gedung dapat memperbesar konsentrasi gas radon dalam ruangan. makin besar pula kemungkinan seseorang menderita kanker paru-paru (Sofyan. Beberapa contoh diantaranya adalah phospogypsum (sisa hasil pengolahan fosfat yang mengandung radium). timbal. 214Pb (radium B) . .