You are on page 1of 21

ANALISA STRUKTUR MIKRO

PADUAN Fe-BASED

Vika Rizkia, ST., MT


Jurusan Teknik Mesin
Politeknik Negeri Jakarta

Pendahuluan
SILSILAH PADUAN
LOGAM

Pendahuluan
SIFAT FISIK DAN MEKANIS MATERIAL
TERGANTUNG PADA
MIKROSTRUKTURNYA

PENTING !!!

MIKROSTRUKTUR
MATERIAL
Instrumentasi :

1. Optical Microscope
2. Scanning Electron
Microscope
3. Transmission

Tergantung dari :
1. Komposisi
2. Homogenitas
3. Proses
Pembuatan
4. Ukuran Benda

Pendahuluan

Bentuk permukaan
butir hasil poles dan
etsa yang
menghasilkan
refleksi cahaya yang
berbeda

Fasa dalam Fe-Based Alloy


FASA
Bagian homogen dalam suatu sistem yang memiliki
ADALAH.
karakteristik fisika dan kimia yang sama

Diagram Fasa /
Diagram
Equlibrium
Fe-C

Fasa dalam Baja

Ferrite

Austenite

Pearlite

Fasa dalam Baja

Foto mikrostruktur baja 0,38% C


dengan struktur mikro : pearlite
dan ferrite

Fasa dalam Baja

Foto mikrostruktur baja 1,4% C


dengan struktur mikro : pearlite
dan cementite

Fasa dalam Baja

Foto mikrostruktur baja 0,8% C


dengan struktur mikro : pearlite

Transformasi Fasa
Transformasi fasa
dapat diprediksi
dengan :
Isothermal Transformation
Diagrams/ Time Temperature
Transformation Diagrams FeC

Pearlite
PEARLITE

Ferrite Kasar

Terdiri dari Ferrite dan Cementit


membentuk layer

Ferrite Halus

Bainite
BAINITE

1. Terdiri dari Ferrite dan Cementit


membentuk layer
2. Strukturnya lebih halus dari
pearlite
3. Temperatur pembentukan lebih
rendah dari pearlite

Spheroidite
SPHEROIDIT
E

1. Terdiri dari Ferrite dan Cementit yang berbentuk bulat


2. Terbentuk apabila baja yang memiliki struktur perlit atau bainit
dipanaskan hingga dibawah temperatur eutektoid dengan
waktu yang lama (misal : hingga T 700oC selama 18 24 jam)

Martensite
MARTENSITE

Terbentuk apabila baja dipanaskan hingga temperatur austenit dan


didinginkan secara sangat cepat (quenching) hingga temperatur
rendah

Transformasi Fasa

RESUME

Fasa dalam Besi Cor


BESI COR
1. kelas dari ferrous alloys
dengan kandungan C >
2.14%
2. Terdapat grafit dalam
mikrostrukturnya
3. Jenisnya antara lain : Besi
Cor Kelabu, Besi Cor Putih,
Besi Cor Nodular, Besi Cor
Malleable

Fasa dalam Besi Cor


BESI COR KELABU
1. Kandungan Karbon antara 2.5 - 4.0
wt%
2. Kandungan Silikon antara 1.0 - 3.0
wt%,
3. Umumnya karbon berlebih
membentuk grafit yang berbentuk
flakes (mirip corn flakes),
dikelilingi matrix ferrite atau
pearlite
4. Karena grafitnya berbentuk flakes
Graf
maka patahannya berwarna abu-t
abu
Pearl
ite

Ferri
te

Fasa dalam Besi Cor


BESI COR
NODULAR

1. Didapat dengan cara


menambahkan magnesium dan
atau cerium sebelum dicor untuk
mendapatkan kekuatan yang lebih
besar
2. Umumnya karbon berlebih
membentuk grafit yang berbentuk
bulat, dikelilingi matrix ferrite atau
Graf
pearlite
t

Ferri
te

Fasa dalam Besi Cor


BESI COR PUTIH
1. Kandungan Karbon antara 2.5 - 4.0
wt%
2. Kandungan Silikon < 1.0 wt%,
3. Umumnya karbon berlebih
berbentuk cementit
4. Patahannya berwarna putih

Cementi
t
Pearl
ite

Fasa dalam Besi Cor


BESI COR
1. MALLEABLE
Didapat dengan cara memanaskan
besi cor putih pada temperature
antara 800 -900oC dalam waktu
yang lama dan atmosfer yang
netral (mencegah korosi)
2. Terjadi dekomposisi cementite
membentuk grafit yang berbentuk
rossete, dikelilingi matrix ferrite
atau pearlite
Graft

Ferrit
e

Terima Kasih