PROTOZOA

RHIZOPODA STIKES MUHAMMADIYAH BANJARMASIN

RHIZOPODA

Entamoeba histolyca

Penyakit Habitat

: Amubiasis pd ususdan berbagai organ lainnya. : Bentuk tropozoit, di dlm jaringan mukosa dan submukosa usus besar penderita. Bentuk kista hanya ditemukan pd lumen usus

Trofozoit ‡ Aktif ‡ Ukuran 18 ± 40 mikron ‡ Ditemukan pd sel drh merah, sel leukosit, sisa jaringan

Kista ‡ Tidak bergerak aktif ‡ Berbentuk bulat ‡ Minutaform Kecil berukuran 6-9 mikron ‡ Magnaform 10 ± 15 mikron

Prakista ‡ Bentuk peralihan antara stadium kista dan stadium trofozoit ‡ Bentuk agak lonjong atau bulat ‡ Berukuran antara 10 ± 20 mikron ‡ Pseudopodi tumpul ‡ Tidak di jumpai eritrosit maupun sisa2 makanan

‡ Inti berbentuk bulat, ‡ < 10 mikron disebut berukuran 4 -6 entamoeba hartamani mikron

Siklus Hidup : Terjadu pd tubuh manusia dan kista tahan terhadapa asam lambung. Penularan terjadi peroral dng masuknya kista infektif bersama makanan atau minuman yg tercemar tinja penderita atau tinja karier amubiasis. Didlm usus oleh pengaruh enzimtripsin dinding kista pecah. Di dlm sekum atau ileum bagian abwah terjadi proses eksistensi. Dr satu kista akan terbentuk satu amuba berinti empat (tetranucleate amoeba), lalu tumbuh menjadi delapan amubula menuju jaringan submukosa usus besar, alau tumbuh dan berkembang menjadi tropozit. Jika terjadi toleransi oleh hospes, sebagian trofozoit masuk ke dlm lumen usus, berubah menjadi prakista, lalu menjadi kista.

Cara infeksi : ± Masuk lewat mulut bersama makanan dan minuman ± Penularan di labolatorium dpt terjadi karena tertelan kista infektif amuba hewan coba primata. ± Contact carrier : karier yg berasal dr orang yg sebelumnya tidak pernah menderita amubiasis. ± Convalescent carier adalah karier yg terjadi sesudah seseorang menderita amubiasis.

FLAGELLATA

Trichomonas
Trichomonas vaginalis : Penyakit : trikomoniasis Morfologi : tidak berwarna, mempunyai satu inti berbentuk lonjong yg mempunyai butiran halus. Terdapat 4 flagella yg sama ( 13_18) keluar dr badan bagian anterior, dan satu flagel yg ukurannya lebih pendek dr pada ukuran panjang parasit, berjalan ke arah belakang di sepanjang tepi undulating membrane.

Gejalan klinis : di jumpai pd wanita dl bentukvaginitis, uretritis, vulvitis, dan survisitis. Pda pria, infeksi pd prostat, vesikel seminal, dan uretra.

Gejala klinis : Terbentuknya cairan vagina, (fluor albus), gatal dan panas di dlm vagina dan daerah sekitarnya. Pda pria keluhan sangat sakit, dan hanya 10 % yg menglami gejala klinis berupa keluarnya cairan putih dari uretra. Penularanan : Melalui kontak langsung dan tidak langsung Mis : - Persetubuhan. - Menggunakan handuk bersama, alat2 toilet atau barang lainnya. - Pd bayi dari ibu melalui jalan lahir dan proses persalinan. : - Mengobati dng baik - Menjaga kebersihan pribadi - Tidak memakai bersama alat ± alat toilet

Pencegahan

SPOROZOA

Toksoplasma Gondii
Penyakit Habitat : Toksoplasmosispd manusia dan hewan : Hidup intraseluler di dlm sel ± sel sistem retikuloendotelia dan sel parenkim manusia maupun hewan mamalia dan unggas terutama kucing. Morfologi : Bentuk intra seluler : Bulat atau lonjong sehingga sulit dibedakan morfologinya dr leishmania. Bentuk ekstraselular : seperti bulan sabit yg langsing dn slh satu ujung runcing dan ujung lainnya timpul, mempunyai ukuran sekitar 2 x 5 mikron, dng sebuah inti parasit yg terletak di bagian ujung yg tmpul dari parasit

Penularan : ± Dapat terjadi secara kongenital dr ibu ke bayi. ± Melalui makanan atau masakan yg mengandung pseudokista ± Melalui udara atau dopler infectoin ± Melaui kulit yg kontak dng jaringan yg infektif atau eksreta hewan misalnya kucing, anjing, babi atau rodensia yg sakit.

Gejala klinik : ± Parasit dapat melaluialiran darah dan dapat mencapai berbagai organ mis: otak, jantung sumsum tulang belakang jantung mata, paru2, limpa dll. ± Pada bayi dpt terjadi ensefalimietis, klasifikasi serebral, karioretinitis, hidrosefalus atau mikrosefalus ± Kelainan pd sistem limfatik terjadinya demam disertai limfadenitis. ± Kelainan pd kulit menimbulkan ruam makulopapuler mirip demam tifus ± Paru dapt terjadi peneomonia interstitial. ± Pada jantung terjadi miokarditis dan hati sertai lim,pa dapat membesar.

Siklus hidup : Di dlm tubuh hospes perantara, toxoplasma terdapat dlm bentuk aseksual. Pularan dari satu hewan penderita kie hewan lainnya terjadi sesudah makan daging infektif. Bila kucing terinfeksi toxoplasma di dlm usus kucing parasit akan berkembang biak, baik dlm bentuk siklus seksual maupun siklus aseksual. Bentuk ookista akan keluar bersama tinja kucing. Bila manusia tertelan ookista yg infektif, maka infeksi toksoplasmosis akan terjadi.

Pencegahan : ‡ Memasak makanan dan minuman dng baik ‡ Menghindari kontak langsung dng daging atau jaringan hewan yg sedang doproses misalnya di abbatoir dan penjual daging. ‡ Menjaga kebersihan liburan ‡ Mengobati penderita dng baik ‡ Hewan ± hewan penderita segera diobati aatu di musnahkan

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful