You are on page 1of 20

LOW

VISION

PENGERTIAN
Secara Fungsional
Low vision adalah penurunan visus yang tidak
disebabkan
kelainan
Refraksi
tapi
juga
disebabkan adanya penyakit-penyakit organis
seperti katarak, glaukoma, diabetes, dsb.

Secara Klinis
Low Vision adalah pasien/klien dengan penilaian
sbb:
 Visus < 6/18 atau 3/9 s/d LP
 Lapang Penglihatan < 10° dari titik fiksasi

Cahaya 6.7 ELEMEN PENGLIHATAN Jarak 2. Lapang Pandang 5. Kontras 3. Ukuran 7. Posisi 1. Warna 4. .

Menentukan the best koreksi 2. Menentukan 7 elemen penglihatan yang berpengaruh 4. Memberikan saran kepada orang tua . Menentukan alat bantu : Optik & Non Optik 3.ASSESSMENT KLINIS  Tujuan 1.

Trik Pemeriksaan : • • Optotype yang digunakan sebaiknya digantiganti. .P. Benda/Bola Dikatakan Low Vision jika penglihatan BINOKULER < 6/18 sampai L. Pasien tidak menyebutkan secara berurutan objek pd optotype.REFRAKSI PADA LOW VISION  Jarak : • •    Maksimal 3 meter Minimal 1 meter Optotype yang digunakan : Snellen. Lea Symbol.

RUANG REFRAKSI LOW VISION       Ukuran Ruangan min 3 meter Harus memiliki Jendela Jendela ditutupi dengan gorden warna hitam/tdk tembus cahaya Memiliki penerangan ekstra Akses yang ruangan mudah Dilengkapi mainan yang menarik utk anak-anak .

5% 40% 1. dsb Ditest dengan menggunakan best koreksi Perhitungan : • • • • • 25% 4% SC 10% 10% 5% 20% SC 2.       KEPEKAAN KONTRAS Untuk mengetahui SENSITIVITAS kontras Memerlukan Cahaya Ekstra Jarak : 1 meter s/d 28 cm Alat tes : Lea symbol kontras & Hiding Heidy (utk usia dibawah 4 thn) Alat Bantu : Filter. Tiposkop.25% 80% rendah SC rendah sedang SC tinggi SC tinggi .

TES WARNA     Tidak ada ketentuan jarak Kerusakan pada Retina Bantuan secara Fungsional : warna ditulis Alat test : Kartu warna. Benda berwarna. Isihara dsb .

LAPANG PENGLIHATAN    Alat Test : Amseller Form. Campimetri (Sp.M) Penyakit yang berpengaruh : Makula degenerasi RO hanya bisa memaksimalkan lapang penglihatan yang baik .

PENCAHAYAAN   Test dilakukan dengan Observasi Pencahayaan • Normal : 100 cd • Ekstra : 125 cd .

METODE PEMBESARAN     Jarak Ukuran Sudut / Magnifier Elektronik / Proyeksi Jarak Jauh / Teleskop M = Visus Awal Visus Akhir .

Jarak Dekat / Kaca Pembesar M=rxF Ket: M = Pembesaran r = Jarak dalam meter F = Power/Dioptri Atau D = (100 x M )/ F Ket: D=Dioptri M=Perbesaran F=Jarak .

00 X90 L/ S+11.00 L/ 3.00 + 9.00 R/ 3.00 X90 S+9.50 = 11.50= +13.00 C-1.50 X90 ADD 3.00 + 10.00 C-1. misal : Pasien Aphakia Visus awal : 8cm/4M Target visus : 8cm/2M KM pasien : R/ S+10.00 = 25.50 .00 – 13.00 – 12.00 = 13.00 = +12.50 C-0.00 X90 S+10.SPHERIS EKUIVALEN Pada low vision dibutuhkan perhitungan Spheris Ekuivalen untuk menentukan berapa pembesaran yang masih dibutuhkan pasien setelah menggunakan kacamata.50 D = (100 x M ) / F = (100 x 2 ) / 8 R/ 25.00 C-2.00 D L/ 25.

KASUS LOW VISION .

Hadiyan Usia : 8 thn Pendidikan : SD kelas 3 Penyebab Low Vision : High Myopia (congenital) Fiksasi : Central Operasi yang pernah dilakukan : Katarak. Tanam Lensa OS. Cangkok Kornea .ANAMNESA       Nama Pasien : M.

00 C-2.1.SUBJEKTIF   Alat Test : Snellen angka/huruf Koreksi sebelum Operasi Transplantasi Lensa (5th)     Koreksi setelah Operasi Transplantasi Lensa (8th) Tanpa Koreksi : VODS: 3/60      Tanpa Koreksi : VODS: 1/24 Dengan Koreksi : OD S-11.00 VODS :3/24 OS S-13.00 Koreksi yang digunakan sekarang OD: S.00 3/60 VODS : 3/21 Koreksi terbaru    OD: S-2.00 3/60 VODS : 3/15 .00 3/15 OS: S+1.50 X90 3/21 OS: S+1.

.OBJEKTIF  Kami tidak melakukan pemeriksaan secara Objektif pada pasien karena sebelumnya telah dilakukan pemeriksaan secara Subjektif.

Pencahayaan : Tidak bermasalah Lapang Penglihatan : Tidak bermasalah .ASSESSMENT      Kepekaan Kontras : ODS: 5% pada jarak 1 meter Penglihatan Warna : Tidak bermasalah Tajam Penglihatan Dekat  ODS : 8 cm 1 M Pasien tidak memerlukan alat pembesaran lainnya karena tajam penglihatan dekat masih pada kategori baik untuk penderita low vision.

.  Koreksi kacamata diganti dengan koreksi yang terbaru karena visus meningkat.PERENCANAAN PENANGANAN  Pasien masih terjadwal di low vision untuk memeriksakan kemajuan visus dalam jangka waktu 1 thn sekali.

M berkaitan operasi-operasi yang dilakukan. . Pasien harus rutin memeriksakan keadaan mata ke Sp.EDUKASI   Pasien disarankan untuk tidak memaksakan penglihatannya.