# INFILTRASI & EMBEDDING

Mikroteknik Hewan

INFILTRASI

INFILTRASI 

APABILA PROSES PENJERNIHAN (CLEARING) DIPERKIRAKAN SUDAH SEMPURNA, SELANJUTNYA DAPAT DIMULAI PROSES INFILTRASI PARAFIN 

SEBELUM DIMULAI PROSES INI, HENDAKLAH DIPILIH PARAFIN-PARAFIN YG TITIK LELEHNYA (MELTING POINTNYA) BERKISAR 50 ± 560 C. PARAFIN YG TITIK LELEH/TITIK CAIRNYA RENDAH MISALNYA 56 ± 480 C DAPAT JUGA DIPAKAI, BILA DICAMPUR DENGAN PARAFIN YG TITIK CAIRNYA TINGGI, MISALNYA 60 ± 650 C. 

PROSES INFILTRASI PARAFIN INI, SELURUHNYA DIKERJAKAN DI DALAM OVEN. SUHU OVEN DIATUR KIRA-KIRA 560 C. KALAU TIDAK ADA OVEN, DAPAT JUGA DIGUNAKAN ALAT LAIN YG DAPAT DIBUAT SENDIRI, YAITU SEBUAH DANDANG DARI SENG ATAU ALUMUNIUM DI MANA DI DALAMNYA DIBERI LAMPU LISTRIK 60 WATT 

SELAIN DANDANG JUGA DAPAT DIGUNAKAN CARA LIAN, YAITU SEJUMLAH LAMPU LISTRIK YG TERPASANG TERBALIK PADA ATAP PELAT BESI (BBRP BUAH) YG DITEGAKKAN DENGAN TIANG BESI (DIAMETER 1 CM) PADA DASAR PELAT BESI JUGA TEMPAT BBRP BEAKER GLASS TEMPAT PARAFIN DILETAKKAN TEPAT DIBAWAH SUSUNAN LAMPU-LAMPU TSB. DALAM HAL INI, YG PERLU DIUKUR ADALAH SUHU DI SEKELILING LAMPU-LAMPU TSB. 

HENDAKLAH SUHU JANGAN MELEBIH 600 C. UNTUK PROSEDUR HISTOKIMIA, TITI CAIR PARAFIN HENDAKLAH DIPERTAHANKAN DI BAWAH 550 C, TRTM APBL INGIN MEMPERTAHANKAN ENZIM DALAM JARINGAN. KEBANYAKAN ENZIM MENJADI TIDAK AKTIF PD SUHU 570 C. OLEH KARENA ITU, PERHATIKAN TITIK CAIR PARAFIN YG AKAN DIPAKAI. 

DALAM PROSES INFILTRASI PARAFIN INI, SEBAIKNYA JARINGAN JANGAN DIMASUKKAN LANGSUNG DARI ZAT PENJERNIH / CLEARING AGENT KE PARAFIN MURNI, TTP SEBELUM PARAFIN MURNI JARINGAN DIMASUKKAN TERLEBIH DAHULU KE DALAM CAMPURAN ZAT CLEARING ± PARAFIN MURNI DENGAN VOLUME DALAM PERBANDINGAN YG SAMA. 

WAKTU YG DIPERLUKAN O/ SUATU JARINGAN DI DALAM CAMPURAN ZAT PARAFIN MURNI, TIDAK PERLU TERLALU LAMA, CUKUP BERKISAR ANTARA 10 ± 30 MENIT SAJA TERGANTUNG DARI BESAR/KECILNYA JARINGAN. 

SEBENARNYA MAKSUD DARI PERLAKUAN JARINGAN DI DALAM CAMPURAN INI, HANYALAH UNTUK MENGHINDARI PERUBAHAN LINGKUNGAN YG SANGAT MENDADAK THD JARINGAN TSB. KARENA PERUBAHAN-PERUBAHAN YG TERJADI SANGAT MENDADAK AKAN MENIMBULKAN KERUGIAN YG SANGAT BESAR THD JARINGAN ITU SENDIRI, MISALNYA JARINGAN MENJADI SANGAT MENGKERUT DLL. 

SETELAH WAKTUNYA DIANGGAP CUKUP DI DALAM CAMPURAN ZAT CLEARING ± PARAFIN TSB, MAKA SELANJUTNYA JARINGAN DIMASUKKAN KE DALAM PARAFIN MURNI I, SELAMA 30 ± 60 MENIT; KEMUDIAN KE PARAFIN MURNI II, SELAMA 30 ± 60 MENIT; DAN YG TERAKHIR PARAFIN MURNI III, SELAMA 30 ± 60 MENIT PULA. WAKTU YG DIAMBIL TERGANTUNG DARI BESAR/KECILNYA JARINGAN YG DIPROSES. 

JARINGAN DIPINDAHKAN MULAI DARI PARAFIN I, PARAFIN II, KEMUDIAN PARAFIN MURNI III; HAL INI DIMAKSUDKAN AGAR JARINGAN MENDAPATKAN SUATU LINGKUNGAN PARAFIN YG BETUL-BETUL MURNI. SELAIN ITU, TINGKATAN PARAFIN INI, DIMAKSUDKAN UNTUK MENCEGAH TERTAHANNYA SEJUMLAH BESAR ZAT PENJERNIH DI DALAM JARINGAN, KARENA AKAN MELUNAKKAN JARINGAN DAN MEMBUAT JARINGAN SUKAR DIIRIS. 

JARINGAN TIDAK BOLEH DITINGGALKAN TERLALU LAMA DI DALAM OVEN. OLEH KARENA ITU, DALAM HAL INI JUMLAH WAKTU YG DIPERLUKAN UNTUK PROSES INFILTRASI INI HARUS DIPERHATIKAN BENAR-BENAR. PENGALAMAN ADALAH MERUPAKAN PETUNJUK YG SANGAT BAIK DI DALAM SETIAP PROSES. BANYAK BUKTI-BUKTI YG MENUNJUKKAN, BAHWA LAMA JARINGAN DITINGGAL DI DALAM PROSES INFILTRASI DALAM OVEN, JARINGAN MENJADI SEMAKIN KERAS. 

BILA JARINGAN MENJADI SANGAT KERAS, BERARTI SUATU KEGAGALAN, KARENA TIDAK MUNGKIN JARINGAN AKAN DAPAT DISAYAT/DIIRIS. INI BERARTI KERJA HARUS DIULANGI MULAI DARI AWAL. WAKTU YG DIPERLUKAN O/ SUATU MACAM JARINGAN DALAM PROSES INFILTRASI PARAFIN INI, TIDAKLAH SELALU SAMA DENGAN WAKTU YG DIPERLUKAN O/ MACAM JARINGAN LAINNYA. 

MISALNYA, KULIT DAN SYARAF DIINFILTRASI O/ PARAFIN SECARA PERLAHAN-LAHAN, SHG MEMERLUKAN WAKTU YG LEBIH LAMA DI DALAM PROSES INI. TETAPI JARINGAN OTOT (MUSCULUS), JARINGAN FIBROSA, JARINGAN DARAH, DAN JARINGAN FIBRIN, CEPAT MENGERAS DALAM PARAFIN, KARENA ITU PROSES INFILTRASI TIDAK BOLEH BERLANGSUNG TERLALU LAMA.

EMBEDDING

EMBEDDING
SETELAH PROSES INFILTRASI PARAFIN DIANGGAP CUKUP, SELANJUTNYA DILAKUKAN PROSES PENANAMAN DALAM JARINGAN (EMBEDDING). SEBELUM MELANGKAH KE PROSES INI, YG HARUS DIKERJAKAN ADALAH :   

 

MENCAIRKAN PARAFIN YG MEMPUNYAI TITIK CAIR YG SAMA DENGAN PARAFIN UNTUK PROSES INFILTRASI MEMBUAT KOTAK-KOTAK DARI KARTON UNTUK TEMPAT PENANAMAN ATAU KALAU ADA MENYIAPKAN LOGAM-LOGAM BERBENTUK L MENYIAPKAN LAMPU SPIRITUS/ BUNSEN LAMP MENYEDIAKAN PINSET KECIL DAN BERUJUNG RUNCING, YG DILETAKKAN DI DALAM OVEN MENYEDIAKAN LABEL 

PARAFIN YG DIGUNAKAN UNTUK MENANAM JARINGAN MEMPUNYAI TITIK CAIR YG SAMA DENGAN PARAFIN YG DIGUNAKAN UNTUK INFILTRASI. KOTAK-KOTAK KARTON YG TELAH SELESAI DIBUAT, DIBERI TULISAN NAMA JARINGA YG AKAN DITEMPATKAN DI DALAMNYA. MISAL Hepar Cavia sp, Ren Columba sp, dsb. DAPAT PULA DITAMBAHKAN POTONGAN MELINTANG ATAU MEMBUJUR. 

SEBENARNYA TULISAN APA YG AKAN DITULISKAN PD KOTAK KARTON TSB TERGANTUNG DARI PARA PENELITI ITU SENDIRI. YG PENTING KITA TIDAK LUPA JARINGAN APA YG TERDAPAT DI DALAM BLOK PARAFIN NANTI. SEBAIKNYA SEMUA TULISAN DIBUAT DENGAN PENSIL SAJA (DENGAN BALLPOINT TINTA, BISA MBLOBOR/LUNTUR). 

BILA TEMPAT PENANAMAN YG DIGUNAKAN ADALAH LOGAM L, MAKA HARUS DISIAPKAN LABEL DARI KERTAS HVS ATAU YG LAIN, YG BERISI TULISAN SEPERTI TSB DI ATAS ATAU TEERSERAH PD PENELITI ITU SENDIRI. PANJANG DAN LEBAR KERTAS LABEL INI, DAPAT DIKIRA-KIRA DG MELIHAT BESAR/KECILNYA BLOK PARAFIN YG DIBUAT. 

LAMPU SPIRITUS DISIAPKAN DEKAT OVEN. LAMPU INI DINYALAKAN APABILA PENANAMAN AKAN SEGERA DIMULAI. SETELAH SEGALA SESUATU YG DIPERLUKAN UNTUK PENANAMAN SELESAI DISIAPKAN, MAKA PENANAMAN DAPAT SEGERA DIMULAI APBL PROSES INFILTRASI TELAH DIPANDANG CUKUP 

SETELAH JARINGAN DIANGGAP CUKUP WAKTUNYA DALAM PARAFIN III, TUANGKAN PARAFIN MURNI KE DALAM KOTAK-KOTAK KARTON TADI HINGGA PENUH. SELANJUTNYA AMBIL JARINGAN DENGAN CEPAT DARI PARAFIN MURNI III DALAM OVEN DENGAN MENGGUNAKAN PINSET KECIL, MASUKKAN KE DALAM KOTAK YG TELAH BERISI PARAFIN CAIR TADI. 

LETAK JARINGAN DI DALAM KOTAK INI HARUS DIATUR, SESUAI DENGAN TUJUAN. LEBIH MUDAH APABILA JARINGAN DILETAKKAN DI DASAR KOTAK KARTON TSB. POTONGAN MELINTANG ATAU MEMBUJUR YG DITUJU/DIKEHENDAKI HENDAKLAH DIPERHATIKAN SEWAKTU MELETAKKAN JARINGAN TSB PD DASAR KOTAK. 

USAHAKAN AGAR TIDAK TJD GELEMBUNG-GELEMBUNG UDARA DI DALAM BLOK-BLOK PARAFIN YG DIBUAT INI. GELEMBUNG UDARA BIASANYA TERJADI KARENA KECEPATAN PEMBEKUAN PARAFIN YG TIDAK SAMA DI DALAM KOTAK KARTON TADI. 

BIASANYA DI BAGIAN PERMUKAAN LEBIH CEPAT MEMBEKU DRPD DI BAGIAN TENGAH, SHG SEWAKTU DI BAGIAN TENGAH AKAN MEMBEKU SEGERA TERJADI RUANG UDARA. UNTUK MENGHINDARI TERJADINYA RONGGA UDARA DI DALAM BLOK PARAFIN YG SEDANG DIBUAT INI, USAHAKAN AGAR PEMBEKUAN PARAFIN DAPAT DIMULAI DARI DASAR KOTAK, KEMUDIAN SECARA PERLAHAN-LAHAN KE ATAS.

UNTUK MENCAPAI MAKSUD TSB, AMBILLAH LANGKAH-LANGKAH SEBAGAI BERIKUT : 

NYALAKAN LAMPU SPIRITUS DI MUKA OVEN, DI DEKAT TEMPAT PENANAMAN JARINGAN AGAR TEMPERATUR SEKITARNYA LEBIH PANAS DARI TEMPERATUR KAMAR, SEHINGGA PARAFIN DI PERMUKAAN KOTAK KARTON TSB TIDAK CEPAT MEMBEKU. PEMBEKUAN PARAFIN YG BEGITU CEPAT TERJADI, DAPAT DICAIRKAN SEBENTAR DI ATAS LAMPU SPIRITUS, KEMUDIAN TEMPELKAN SEBENTAR PADA PERMUKAAN PARAFIN YANG AKAN MEMBEKU TADI.   

SETELAH PEMBEKUAN BERLANGSUNG DENGAN BAIK, MAKA BIARKAN HINGGA PARAFIN MENJADI KERAS. JARINGAN YANG TELAH BERADA DALAM MEDIUM PARAFIN INI DAPAT DISIMPAN DALAM WAKTU YANG CUKUP LAMA. BILA BELUM AKAN DISAYAT/DIPOTONG, SIMPANLAH BAIK-BAIK DI TEMPAT YG KERING. TETAPI BLOK PARAFIN YG TELAH MENJADI KERAS DAPAT JUGA SEGERA DIPOTONG.

Sign up to vote on this title