INFILTRASI

DAN EVALUASI PROSES
‡ Metode untuk mempelajari jaringan
± ± ± ± ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Metode beku Metode seloidin Metode pafarin Metode penanaman rangkap Fiksasi Pencucian Dehidrasi Penjernihan Infiltrasi Penanaman - pengirisan - penempelan - deparafinisasi - pewarnaan - penutupan -pelebelan

‡ Urutan sediaan dengan metode parafin

Infiltrasi
‡ Tahapan infiltrasi biasanya dilakukan pada metode parafin ‡ Infiltrasi: tahapan untuk memasukkan parafin ke dalam jaringan sehingga jaringan tersebut dapat diiris dengan baik ‡ Beberapa hal yang perlu diperhatikansebelum pelaksanaan infiltrasi:
± Tersedia parafin dengan titik cair 50-56°C ± Tersedia larutan penjernih yang dapat tercampur sempurna dengan dehidran maupun parafin ± Proses infiltrasi dilakukan secara bertahap

Tahapan infiltrasi
‡ Penjernih:parafin (vol:vol)
± 1:1 1:2 1:3 masing-masing selama 20-60 menit; tergantung pada jenis larutan penjernih, jenis dan ukuran jaringan ± Bila tahap ini dilakukan terlalu singkat, ada kemungkinan dehidran tidak tertarik keluar jaringan secara sempurna menghambat infiltrasi parafin ke dalam jaringan

‡ Parafin murni
± 2 atau 3 kali ganti masing-masing selama 30-60 menit tergantung pada jenis dan ukuran jaringan ± Pengulangan parafin murni dilakukan agar larutan penjernih keluar dari jaringan secara sempurna jaringan terisi oleh parafin menghasilkan irisan yang baik

Infiltrasi lanjutan
‡ Untuk meningkatkan kualitas, selama proses infiltrasi sebaiknya dilakukan pem-vakuman ‡ Seluruh rangkaian proses infiltrasi dilakukan di dalam oven pada temperatur sesuai dengan titik cair parafin ‡ Keberhasilan proses infiltrasi dan proses-proses selanjutnya dapat dievaluasi setelah penanaman jaringan (embedding) yaitu pada saat pengirisan jaringan

Evaluasi proses:
‡ Larutan penjernih tidak keluar secara sempurna dari jaringan
± Blok parafin sampel berbau larutan penjernih ± Pada saat diiris jaringan menjadi termampatkan ( being squized ) tidak terpotong dengan sempurna

‡ Tahapan pada parafin murni terlalu singkat
± Pada saat diiris, sampel terlepas dari pita parafin ± Sampel terlepas dari blok parafin

‡ Penanggulangan
± Infiltrasi diulang dari awal

Penanaman jaringan (embedding)
‡ Setelah infiltrasi sampel jaringan ditanam kan ke dalam blok parafin ‡ Peralatan dan bahan yang dibutuhkan:
± Parafin cair ± Cetakan parafin (logan atau kertas) ± Pemengang blok (holder) ± Penanas dan penuang parafin (paraffin dispenser) ± Balok es/ meja pendingin

Prosedur kerja
‡ Siapkan semua peralatan dan bahan yang diperlukan ‡ Tuangkan parafin cair kedalam cetakan dan diletakkan diatas balok es agar bagian dasarnya agak memadat ‡ Letakkan sampel diatas parafin yang sudah agak memadat sesuai dengan orientasi yang diharapkan ‡ Tampahkan parafin cair ke dalam cetakan dengan hati-hati agar posisi sampel tidak berubah ‡ Letakkan holder (yang telah dilabel) di atas parafin cair dan beri kesempatan agar parafin dapat memadat dengan sempurna ‡ Blok sampel siap diiris

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful