You are on page 1of 26

Bank dan Lembaga

Keuangan Lainnya

Dosen Pengampu :
Sandra Ayu,SE
1

Assalamu’alaik
um
Wr.Wb

2

Kelompok 1
Fardilla Helmi
Maysuri
Rosalia Zunita
Titin Aryanti
Vebri Susanti
Yesi Yuliawati

Akuntansi 2/Semeter 4
3

BANK
SYARIAH
4

Sub Pokok Pembahasan
Dan Sasaran Belajar
Sejarah Singkat Bank Syariah
Pengertian Bank Syariah
Falsafah Operasional Bank Syariah
Prinsip-prinsip Bank Syariah
Produk Bank Syariah
Penilaian Kesehatan Bank Syariah
Keunggulan Bank Syariah
Contoh Bank Syariah yang ada di Indonesia
Perbedaan Bank Syariah dengan Bank Konvensional

5

Jenis Bank
Bank konvensional
Dan
Bank Syariah

6

Sejarah Singkat
Bank Syariah
Kegiatan Bank Syariah pertama kali di laksanakan di
Pakistan dan Malaysia tahun 1940
Mesir Tahun 1963 berdiri “Islamic Rural Bank”
Uni Emirat Arab Tahun 1975 berdiri “Dubai Islamic Bank”
Kuwait Tahun 1977 berdiri “Kuwait Finance House”
Siprus Tahun 1983 berdiri “Faisal Islamic Bank of Kibris”
Sedangkan di Indonesia Tahun 1990-an berdiri “PT Bank
Muamalat Indonesia”

7

Pengertian Bank Syariah
Bank Syariah (Bank Islam) atau biasa
disebut dengan Bank tanpa bunga, adalah
lembaga
keuangan/perbangkan
yang
operasional dan produknya dikembangkan
yang berlandaskan pada Al-Qur’an dan
Hadist Nabi SAW.

8

Falsafah Operasional
Bank Syariah
Menjauhkan diri dari unsur Riba
Menetapkan system Bagi Hasil dan
Perdagangan dengan mengacu pada Al-Qur’an
dan Hadist Nabi SAW.

9

Prinsip-prinsip
Bank Syariah
Pembayaran terhadap pinjaman dengan nilai yang berbeda dari
nilai pinjaman dengan nilai ditentukan sebelumnya tidak
diperbolehkan.
Islam tidak memperbolehkan "menghasilkan uang dari uang".
Unsur Gharar (ketidakpastian, spekulasi) tidak diperkenankan.
Pemberi dana harus turut berbagi keuntungan dan kerugian
sebagai akibat hasil usaha institusi yang meminjam dana.

10

Produk Bank Syariah
1. AL-WADI’AH (Simpanan)
Adalah titipan atau simpanan pada Bank Syariah.
Pemberian Jasa berupa insentif atau bonus biasanya
digunakan istilah “NISBAH atau BAGI HASIL” antara
Bank dengan Nasabah.
1) Nisbah berupa Bonus untuk Giro Wadiah sebesar
30%
2) Nisbah 40:60 untuk Simpanan Tabungan
3) Nisbah 45:55 untuk Simpanan Deposito

11

Contoh
Rekening Giro Wadiah
Tn.Arya memiliki rekening giro wadiah di Bank Syariah Mandiri
Pariaman dengan saldo rata-rata pada bulan Mei 2003 adalah
Rp.1.000.000,-.Bonus yang diberikan Bank tersebut adalah 30%
dengan saldo rata-rata minimal Rp.500.000,-.Diasumsikan total
dana giro wadiah adalah Rp.1.000.000.000,-Pendapatan Bank
Syariah Mandiri Pariaman dari penggunaa giro wadiah adalah
Rp.100.000.000,Berapa bonus yang diterima oleh Tn.Arya pada akhir bulan Mei
2003?

12

Penyeleseian
Bonus yang diterima :
Rp.1.000.000
=
x Rp.100.000.000 x 30%
Rp.1.000.000.000
= Rp.30.000 (Sebelum dipotong pajak)

13

Contoh Perhitungan
Keuntungan Tabungan
Mudharabah
Tn.Ahmad memiliki tabungan di Bank Nagari Syariah
Pariaman pada bulan Juni 2003.Saldo rata-rata tabungan
Tn.Ahmad adalah sebesar Rp.1.000.000,-.Perbandingan bagi
hasil (nisbah) antara Bank dengan deposan adalah
40:60.Saldo rata-rata tabungan per bulan di seluruh Bank
Nagari Syariah Pariaman adalah Rp.5.000.000.000,Kemudian pendapatan Bank Nagari Syariah Pariaman yang
dibagihasilkan adalah Rp.800.000.000,Pertanyaannya :
Berapa
keuntungan
Tn.Ahmad
pada
bulan
yang
bersangkutan ?
14

Penyeleseian
Keuntungan Tn.Ahmad :
=

Rp.1.000.000
x Rp.800.000.000 x 60%
Rp.5.000.000.000
= Rp.96.000 (Sebelum dipotong pajak)

15

Contoh Perhitungan Keuntungan
Deposito Mudharabah
Tn.Surya memiliki deposito sebesar Rp.100.000.000,untuk jangka waktu 1 bulan di Bank Syariah Pangkal
Pinang.Bagi hasil (nisbah) antara bank tersebut dengan
nasabah adalah 45:55 Saldo rata-rata deposito per bulan di
Bank
Syariah
Pangkal
Pinang
adalah
Rp.8.000.000.000,-.Kemudian
pendapatan
yang
dibagihasilkan di Bank Syariah Pangkal Pinang adalah
Rp.500.000.000,Pertanyaannya :
Berapa keuntungan Tn.Surya dari Nisbah yang
ditetapkan ?

16

Penyeleseian
Keuntungan Nasabah :
=

Rp.100.000.000 x Rp.500.000.000 x 55%
Rp.8.000.000.000

= Rp.3.437.500 (sebelum dipotong pajak)

17

Produk Bank Syariah
2. Pembayaran dengan Bagi Hasil
Ada 4 Akad utama :
1) Al-Musyarakah,
adalah Akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk
melakukan usaha tertentu.
2) Al-Mudharabah,
adalah Akad kerja sama antara dua pihak dimana pihak
pertama menyediakan seluruh modal dan pihak lain menjadi
pengelola.
3) Al-Muza’arah,
adalah Akad kerja sama pengolah pertanian antara
pemilik
tanah dengan penggarap.
4) Al-Musaqah,
adalah penggarap hanya bertanggung jawab atas penyiraman
dan pemeliharaan dengan menggunakan dana dan peralatan
mereka sendiri.
18

Produk Bank Syariah
3. Bai’al-Murabahah
Adalah Kegiatan jual beli pada harga pokok dengan
tambahan keuntungan yang disepakati.
4. Bai’as-Salam
Adalah Pembelian barang yang diserahkan kemudian
hari,sedangkan pembayaran di muka.
5.Bai’Al-Istihna’
Adalah Kontrak penjualan antara Pembeli dengan
produsen (pembuat barang).
6.Al-Ijarah (Leasing)
Adalah Akad pemindahan hak guna atas barang atau
jasa,melalui pembayaran upah sewa, tanpa diikuti dengan
pemindahan kepemilikannya atas barang sendiri.
19

Produk Bank Syariah
7. AL-Wakalah (Amanat),
Adalah Penyerahan atau pendelegasian atau pemberian
mandat dari satu pihak kepada pihak lain.
8. Al-Kafalah (Garansi),
Adalah Jaminan yang diberikan penanggung kepada pihak
ketiga untuk memenuhi kewajiban pihak kedua atau yang
ditanggung.
9. Al-Hawalah,
Adalah Pengalihan hutang dari orang yang berhutang
kepada orang lain yang wajib menanggungnya.
10.Ar-Rahn.
Adalah kegiatan menahan salah satu harta milik si
peminjam sebagai jaminan yang diterimanya.
20

Penilaian Kesehatan
Bank Syariah
1.
2.
3.
4.
5.

Permodalan (Capital)
Kualitas Aset (Asset Quality)
Rentabilitas (Earning)
Likuiditas (Liquidity)
Sensitivitas terhadap resiko pasar (sensitivity to
market risk)
6. Manajemen (Management)

21

Keunggulan
Bank Syariah
Pada kuatnya ikatan emosional keagamaan antara pemegang
saham,pengelola bank, dan nasabahnya,
Adanya keterikatan secara religi,
Adanya Fasilitas pembiayaan (al-mudharabah dan almusyarakah) yang tidak membebani nasabah,
Adanya sistem bagi hasil

22

Contoh Bank Syariah
PT Bank Syariah Mandiri 
PT. Bank Syariah Muamalat Indonesia
PT Bank Syariah BNI
PT Bank Syariah  BRI
PT Bank Syariah Bukopin
PT BCA Syariah 
dll
23

Perbedaan Bank syariah
dengan Bank konvensional
No
1.

Perbedaan
Falsafah

Bank Syariah
Tidak

berdasarkan

Bank Konvesional
bunga, Berdasarkan bunga

spekulasi, dan ketidakjelasan.
2.

Operasionalisasi

Dana masyarakat berupa titpan dan Dana

masyarakat

berupa

investasi yang baru akan mendapatkan simpanan

yang

dibayar

hasil jika ‘diusahakan’ terlebih dahulu.

bunganya pada saat jatuh tempo.

Penyaluran pada usaha yang halal dan Penyaluran
menguntungkan.

harus

pada

sektor

yang

menguntungkan aspek halal tidak
menjadi pertimbangan utama.

3.

Aspek Sosial

Dinyatakan secara eksplisit dan tegas Tidak diketahui secara tegas
yang tertuang dalam misi dan visi

4.

Organisasi

Harus
Syariah

memiliki

Dewan

Pengawasan Tidak

memiliki

Dewan

Pengawas

Syariah
24

Terima Kasih

25

26