You are on page 1of 10

TUTORIAL INPUT DATA DARI KOORDINAT

MENGGUNAKAN GPS
1. Buka Mapsource ( Garmin Software )

2. Hubungkan GPS dengan Laptop / PC menggunakan kabel konektor USB
3. Download file dari GPS menggunakan menu Receive from Device

4. Akan tampil pilihan sebagai berikut :

5. Klik Receive, dan Tracks / Jejak serta Points / Titik akan berpindah ke PC / Laptop

Dan kita simpan dalam satu folder tersendiri menjadi latihan2.gdb

jika sudah kita ubah menjadi format .6.gpx 7. File akan terbuka seperti pada gambar : . Cek apakah Tracks / Jejak serta Points / Titik sudah berpindah. Data GPX sudah siap dan untuk menjadi file SHP harus diubah menggunakan Software Global Mapper ( software tersendiri.gpx menggunakan cara Save as menjadi latihan2. dapat diunduh di internet ) Klik Open Your Own Data Files.

tetapi setelah kita tentukan proyeksi koordinat dan datumnya. vektor data. ( UTM_48S_WGS1984 ) Dengan cara sebagai berikut : Selanjutnya Klik save. Untuk mengubah file Latihan2. kita akan export Latihan2. shapefile .gpx menjadi SHP.gpx telah terbuka.Setelah file latihan2. kita sudah mendapatkan data vektor latihan2.gpx dalam proyeksi UTM di zone 48S WGS1984 8.gpx menjadi data shp berupa Titik dan Garis ( belum polygon ) Dengan cara sebagai berikut : Pada menu file kita pilih eksport. data tersebut dapat kita ubah menjadi file SHP.

1 berupa shapefile / feature class yang berbentuk titik / point . Centang Export Lines.gpx menjadi Line.shp dapat dipanggil di ArcGIS 10.Seperti gambar di bawah ini : 9. Selanjutnya.shp Line.gdb dan . Simpan dalam satu folder tersendiri bersama data . akan muncul . tampilan yang muncul sebagai berikut : 10.

shp dan point. Line. Simpan dalam satu folder tersendiri bersama data . Line. . Buka ArcToolBox  Data Management Tools  Feature  Feature to Polygon .mxd  Buka View  Data Frame Properties  set ke proyeksi UTM. point shp menjadi file Latihan2.1 ( cukup jelas )  Panggil line.shp 13. 48S.shp dan Garis / Line. .11. kita telah berhasil membuat file SHP yang berupa Titik / Point.gpx .gpx .shp menjadi Point. Langkah di Global Mapper selesai.shp .gdb .shp 12.shp.gdb . Langkah selanjutnya adalah centang Export Points. WGS 1984 14. Buka ArcGIS 10. Save as dalam satu folder tersendiri bersama data .

Ikuti langkah selanjutnya. Kita Klik OK.. Tutorial input data dari GPS selesai … Jika ada kekurangan. mohon maappp dan harap maklum. Dan 16. Jadiiii ………. Setelah kita tentukan nama polygon. kejar tayang broooo !!! . dan … 17.15.

paste special. Buka Excel. NOTES : Dari derajat menit detik BT dan LS. Ikuti contoh rumus dalam file tersebut. untuk hasil LS kita buat menjadi minus dengan dikalikan -1 ( Ingat Kuadran  BT = + . Buat sheet baru. sehingga bisa dikonversi menjadi derajat desimal File excel disertakan. paste values Selanjutnya.. Ketik data seperti format dalam gambar. LU = + ) Sorot hasil x dan y. LS = .MENGGUNAKAN INPUT TITIK DARI UTM Cukup jelas di Tutorial sebelumnya DARI DERAJAT MENIT DETIK 1. BB = . klik kanan.. .

Display XY Data seperti contoh gambar .mxd Data Frame Properties  Geographic  World  WGS1984 3.Selanjutnya. . File excel sudah jadi.xlsx jangan . simpan menjadi excel. 2. simpan menjadi Latihan3. Hasilnya.dbf Selanjutnya masuk ke ArcGIS . pilih 2$ ( sheet 2 ) Selanjutnya.csv . Add Excel .txt atau .

Jadi Polygon ( Cukup Jelas ) 10. Muncul ‘2$’ Events.shp ( Cukup jelas di tutorial sebelumnya ) 8. Buka ArcToolbox  Data Management Tools  Projection and Transformations  Raster  Define Projection .4. simpan menjadi Garis_Excel. Ubah Polygon ke UTM. export data seperti gambar ( Bukan File  Export Data dan Bukan ‘2$’  Export Data : Ingat 2 kesalahan umum di Tutorial sebelumnya ) 5.shp ( Cukup jelas di tutorial sebelumnya ) 6. Simpan dengan nama Titik_Excel. klik kanan. Buka ArcToolbox  Data Management Tools  Feature  Point to Line ( Cukup jelas di tutorial sebelumnya ) 7. Setelah jadi garis. Buka ArcToolbox  Data Management Tools  Feature Feature to Polygon ( Cukup jelas di tutorial sebelumnya ) 9.

48S. WGS 1984 Klik OK.Click and Drag Polygon tadi. 12. ( yang masih proyeksi Geographic ) seperti langkah berikut ini : Tentukan / ubah menjadi UTM. Untuk menghitung luas dan lain lain ikuti di tutorial selanjutnya. Tutorial selesai … Jualan Bakso dulu aaahhhh … . OK jadilah polygon yang sudah UTM 11.