You are on page 1of 1

No.

Dokumen
SOP/ KAMAR
BERSALIN /
014

Tanggal Terbit
19 Maret 2013
RSIA
ASSYIFA
TANGERANG

STANDAR
OPERASIONAL
PROSEDUR

KETUBAN PECAH
DINI

HALAMAN
1/1

Ditetapkan Oleh
Direktur

dr. Hj. Mela Roselawati, MARS


Pengertian :
Ketuban pecah sebelum sebelum proses persalinan berlangsung
Tujuan :
Mencegah terjadinya infeksi intra uterin
Kebijakan :
1. Semua Dokter kebidanan, Bidan ,Perawat Kamar Bersalin yang bekerja di RSIA ASSYIFA
berkewajiban melaksanakan prosedur kebidanan dan keperawatan sesuai dengan instruksi
kerja yang dibuat oleh RSIA ASSYIFA.
2. Penanganan KPD memerlukan pertimbangan usia gestasi, adanya infeksi pada komplikasi ibu
dan janin, dan adanya tanda tanda persalinan
Prosedur :
1. Istirahat baring / bedrest 3 x 24 jam atau sampai dengan ketuban tidak mengalir lagi
2. Tokolitik melalui cairan infuse
3. Mengawasi suhu dan cek leukosit
4. Memberikan progesterone
5. Jika tanda-tanda infeksi positif lakukan Secsio Caesaria (SC)
6. Bila umur kehamilan aterm tunggu 6 jam diharapkan muncul kontraksi (his)
7. Tetapi bila 6 jam his negative, lakukan induksi
8. Memberikan antibiotik
9. Jika ada tanda-tanda infeksi motivasi untuk SC
Unit terkait :
Rawat Inap