You are on page 1of 23

PR LAPORAN KASUS

BRONKIOLITIS AKUT
Disusun Oleh:
Annisa Rahmayuni, S.Ked 04054821517114
Pratiwi Raissa Windiani, S.Ked 04054821517117
M. Reza Pahlevi
04064881517001
Pembimbing:
Dr. dr. Rosiana A.Marbun, SpA

L/O/G/O
DEPARTEMEN/BAGIAN ILMU KESEHATAN ANAK
RSUD IBNU SUTOWO BATURAJA
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2016

Goldstandard bronkiolitis?
Diagnosis bronkiolitis didapatkan dari anamnesis,
pemeriksaan klinis pada pasien:
Usia < 2 tahun
Ekspirasi memanjang

Bentuk dada tampak


hiperinflasi?

Kapan bronkiolitis harus di rontgen?


Pemeriksaan rontgen tidak dilakukan
secara rutin pada pasien dengan
bronkiolitis.
Pemeriksaan rontgen dilakukan jika curiga
terjadi komplikasi pada bronkiolitis.

Bagaimana teknik menyusui yang benar?


Berapa frekuensi pemberian ASI?
Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang bayi
Minta ibu untuk memberi ASI saja sesering mungkin
minimal 8 kali sehari, siang maupun malam
Menyusui dengan payudara kiri dan kanan secara
bergantian
Berikan ASI dari satu payudara sampai kosong
sebelum pindah ke payudara lainnya
Jika bayi telah tidur selama 2 jam, minta ibu untuk
membangunkannya dan langsung disusui

cont
Minta ibu untuk meletakkan bayi di
dadanya sesering mungkin dan tidur
bersama ibu
Ingatkan ibu dan anggota keluarga lain
untuk membaca kembali hal-hal tentang
pemberian ASI di Kartu Nasihat ibu atau
buku KIA
Minta ibu untuk menanyakan hal-hal yang
kurang dipahami

Berapa status gizi pasien ini (dengan


menggunakan CDC dalam %)

Berdasarkan
kurva
perempuan 0-2 tahun

cdc

untuk

anak

BB/U = 6/5 X 100% = 120 % (overweight)


TB/U = 60/57 X 100%= 105% (tinggi baik)
BB/TB= 6/5,8 X 100%= 103% (overweight)
Kesan: Overweight

Cara kerja dexamethason pada Bronkiolitis?


Efek blokade faktor penghambat makrofag (MIF), ->
menghambat lokalisasi makrofag -> reduksi dan
dilatasi permeabilitas kapiler yang terinflamasi dan
mengurangi lekatan leukosit pada endotelium
kapiler :
menghambat migrasi leukosit
meningkatkan sintesis lipomodulin (macrocortin)
inhibitor fosfolipase A2-mediasi pelepasan asam
arakhidonat dari membran fosfolipid -> hambatan
sintesis asam arakhidonat-mediator inflamasi
derivat
(prostaglandin,
tromboksan
dan
leukotrien).
-> mengurangi edema dan efek inflamasi pada
bronkus

Perlukah pemberian bronkodilator pada


bronkiolitis? Bagaimana cara kerjanya?
Pemberian bronkodilator pada pasien dengan bronkiolitis
tidak diperlukan karena walaupun bronkodilator dapat
mengurangi
beratnya
gejala,
namun
pemberian
bronkodilator tidak memberikan perubahan pada lama
resolusi penyakit dan lama perawatan.
Bronkodilator merupakan beta-2 agonis yang bekerja
menghambat reseptor 2 pada otot polos sehingga timbul
relaksasi pada otot polos bronkus dan bronkiolus sehingga
diameter bronkus dan bronkiolus melebar.
Akan tetapi, pada bronkiolitis, pelebaran diameter
bronkiolus tidak efektif karena lumen masih mengalami
obstruksi oleh mukus maupun debris.

Bagaimana cara kerja


salbutamol?
Salbutamol merupakan suatu senyawa yang
selektif
Golongan
B2
agonis
->
mengaktifkan kerja enzim adenilsiklase ->
merangsang produksi AMP siklik ->
merangsang
reseptor
B2
adrenergik
terutama pada otot bronkus -> efek
bronkodilatasi

Berapa dosis ampisillin pada pasien infeksi


seperti sepsis dan meningitis?
SEPSIS
BB<1200-2000
0-4 minggu: 25 mg/kgBB/12 jam
0-7 hari: 25 mg/kgBB/12 jam
>7 hari : 25 mg/kgBB/8 jam
BB>2000
0-7 hari: 25 mg/kgBB/8 jam
>7 hari: 25 mg/kgBB/6 jam

MENINGITIS
BB<1200-2000
0-4 minggu: 50 mg/kgBB/12 jam
0-7 hari: 50 mg/kgBB/12 jam
>7 hari : 50 mg/kgBB/8 jam
BB>2000
0-7 hari: 50 mg/kgBB/8 jam
>7 hari: 50 mg/kgBB/6 jam

Apa yang dimaksud


pernapasan Cheinstock?
Pernafasan
cheyne-stokes
yaitu
siklus
pernafasan
yang
amplitudonya
mula-mula
dangkal, makin naik kemudian menurun dan
berhenti. Lalu pernafasan dimulai lagi dengan
siklus baru. Jenis pernafasan ini biasanya terjadi
pada klien gagal jantung kongesti. Peningkatan
tekanan intracranial, overdosis obat. Namun
secara fisiologis, jenis pernafasan ini terutama
terdapat pada orang di ketinggian 12.000-15.000
kaki diatas permukaan laut dan pada bayi saat
tidur.

Bagaimana perkembangan
bayi 0-2 bulan?
Berdasarkan Denver II
Motorik Kasar
Gerakan seimbang (>90%)
Mengangkat kepala (>90%)
Kepala terangkat 45o (>75%)
Kepala terangkat 90o (>25%)
Duduk kepala tegak (>25%)
Menumpu beban pada kaki (>25%)
Bahasa
Bereaksi terhadap suara (>90%)
Bersuara (>90%)
Mengeluarkan suara ooo/ aaa (>75%)
Tertawa (50%)
Berteriak (50%)

Adaptif-Motorik Halus
Mengikuti ke garis tengah (>90%)
Mengikuti lewat garis tengah (>75%)
Personal Sosial
Menatap muka (>90%)
Membalas senyum pemeriksa (>90%)
Tersenyum spontan (90%)
Mengamati tangannya (>50%)

Apa efek samping dari


pemberian NaCl berlebih?
Pemberian
NaCl
berlebihan
akan
menyebabkan hipernatremia yang dapat
mengakibatkan dehidrasi pada organ
internal, hipokalemia dan asidosis. Selain itu
juga dapat memicu terjadinya gagal jantung
kongestif maupun edema paru

Pada usia berapa pemberian


BCG terbaik?
Indonesia saat ini merupakan negara ke-3
tertinggi di dunia untuk penyakit TBC,
setelah India dan Tiongkok. Imunisasi BCG
terbaik diberikan pada usia 2-3 bulan
karena pada bayi usia <2 bulan sistem imun
anak belum matang. Pemberian imunisasi
penyokong (booster) tidak dianjurkan. (IDAI)

Berapa luas rumah minimal


untuk 1 orang?
Ideal untuk satu orang memerlukan
luas lantai 4,5 m2 , untuk anak 1-10
tahun ideal satu orang memerlukan
luas lantai 1,5 m2

Apa saja perbedaan BP dan


Bronkiolitis?
PERBEDAAN
Definisi

BRONKIOLITIS

BRONKOPNEUMONIA

Infeksi virus akut saluran Peradangan pada


pernapasan bawah yang parenkim paru yang
menyebabkan obstruksi

terlokalisir yang

inflamasi bronkiolus

biasanya mengenai
bronkiolus dan juga
mengenai alveolus
disekitarnya

Usia
Etiologi

< 2 tahun

Biasanya <5 tahun

RSV, parainfluenza, virus RSV, campak, varisela


influenza, adenovirus,

zooster, parainfluenza,

Masa inkubasi

2-5 hari

9-21 hari (rata-rata 12 hari)

Gejala prodromal

Ada

Sering tidak ada

Derajat rendah

Tinggi (39-40C)

saluran
pernapasan atas
Demam

(subfebris)
Retraksi

Ada , intercostal dan

Tidak ada

suprasternal
Palpasi thorax

Vocal fremitus menurun

Vocal fremitus yang


meningkat pada sisi yang
sakit

Mengi
Auskultasi
Hitung leukosit

Ada
Mengi difus dengan

Biasanya tidak ada


Ronkhi atau konsolidasi

ronkhi

lokal

Normal atau sedikit

Meningkat

meningkat

Rontgen thoraks
Hiperinflasi

Ada

Tidak ada

Abses atau efusi

Tidak ada

Mungkin ada

Kultur darah

Negatif

Mungkin positif

Komplikasi

Gagal napas, serangan

Abses, kavitas,

apnea, pneumonia

pneumatokel, efusi

pleura

bakterial sekunder, mengi pleura, empiema,

Pengobatan

rekuren, bronkiolitis

bakteremia, abses

obliterans

metastastik, meningitis.

Oksigen yang

Oksigen yang

dilembabkan, nutrisi oral, dilembabkan, sefotaksim


nebulisasi ribavirin pada

IV saja atau dengan

pasien yang mungkin

klaritromisin IV

mengalami penyakit
berat (bayi < 2 bulan,

Thank You
L/O/G/O
www.themegallery.com