You are on page 1of 1

DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN ANEMIA DEFISENSI BESI

PADA ABAD KE-XXI
Terri D. Johnson-Wimbley and David Y. Graham

Abstrak : Kekurangan zat besi adalah kekurangan gizi yang paling umum yang
terjadi di seluruh dunia. Hal ini berkontribusi terhadap terjadinya anemia pada
5% dari wanita Amerika dan 2% dari pria Amerika. Tujuan dari ini artikel adalah
untuk membantu praktisi dalam memahami fisiologi metabolisme besi dan untuk
membantu mendiagnosis secara akurat anemia kekurangan zat besi. Pilihan
pertama terapi untuk pasien dengan anemia defisiensi besi adalah suplemen zat
besi oral. Suplementasi oral murah, aman, dan efektif untuk mengoreksi anemia
kekurangan zat besi. Namun beberapa pasien intoleran terhadap pemberian oral
dan tidak cukup efektif . Pasien yang mengalami perdarahan gastrointestinal
melebihi kemampuan usus untuk menyerap zat besi (mis angiodisplasia usus)
mungkin menjaktor untuk berkembang menjadi anemia defisiensi besi
mengembangkan anemia defisiensi besi. Pengeloln pasien ini terbukti menjadi
lebih menantang. Secara historis, pasien ini diperlukan banyak dan sering
transfusi darah dan pada akhir mengalami kerusakan yang dihasilkan oleh anemia
refrakter. Suplementasi besi intravena jatuh dari nikmat sekunder kehadiran jarang
namun serius efek samping. Baru dan preparat besi intravena lebih aman sekarang
tersedia dan mungkin saat ini kurang dimanfaatkan. Artikel ini membahas
kemungkinan penggunaan suplemen zat besi intravena dalam pengelolaan pasien
dengan anemia defisiensi besi berat dan mereka yang telah gagal suplementasi zat
besi oral.
Pendahuluan
Anemia didefinisikan sebagai penurunan jumlah total hemoglobin atau sel darah
merah. Anemia defisiensi besi merupakan salah satu bentuk anemia yang
disebabkan karena kurangnya ketersediaan besi untuk dibentuk menjadi sel darah
merah yang normal. Anemia defisiensi besi merupakan tipe anemia yang
disebabkan karena inadekuat intake besi, kehilangan darah kronis atau kombinasi
dari keduanya. Anemia defisiensi besi adalah anemia yang sangat seringterjadi di
dunia yaitu kira ira 5% terjadi pada wanita dan 2% terjadi pada laki-laki.
Metabolisme Besi