You are on page 1of 32

Tugas Struktur Beton

Ardiaz Yalastya Safridho
3112100024
Mujahid M S
3112100056
Fikri R
G
3112100102
Fahri Ramadan
3112100112
Ardhian Setya M
3112100138

Tugas 1
Diketahui data perencanaan sebagai berikut :
 Denah dan potongan dari struktur SRPMK tipikal 8




lantai
SRPMK pada wilayah gempa 5
SRPMK berada pada tanah lunak
Faktor reduksi gempa : 8,5
Mutu bahan : fc’ = 35 Mpa ; fy = 400 Mpa
Fungsi bangunan : rumah sakit ; panjang 30 m dengan
lebar 30 m

Dimensi SRPM untuk seluruh
lantai
a. Pelat lantai
: 120 mm
b. Balok
: 350 x 500 mm
c. Kolom
: 500 x 500 mm
d. Dimensi panel plat : 6 m x 6m
e. Tinggi tiap lantai
: 3,5 m
f. Berat lantai 1-8
: 64548,64 kN
h. Perletakan kolom
: jepit

Kontrol terhadap T fundamental (T Rayleigh) 5.Ditanyakan : 1. Taksiran waktu getar alami (T empiris) 2. Distribusi V sepanjang tinggi gedung ke masing masing lantai (Fi) 4. Beban geser dasar nominal statik ekivalen (V) 3. Analisa kembali dengan dimensi balok dan kolom berbeda. Kontrol drift terhadap kinerja batas layan (∆s) dan batas limit (∆M) 6. .

DIMENSI KOLOM 500 x 500 DIMENSI BALOK 350 x 500 .

Analisa Perhitungan Gaya Gempa dan Simpangan berdasarkan SNI 03-1726-2002 Analisa Perhitungan Gaya Gempa dan Simpangan berdasarkan SNI 03-1726-2012 .

fy = 400 Mpa  Fungsi bangunan : rumah sakit .Tugas 2 Diketahui data perencanaan sebagai berikut :  Denah dan potongan dari struktur SRPMK tipikal 5 lantai  SRPMK pada wilayah gempa 5  SRPMK berada pada tanah keras  Jenis struktur : struktur bangunan beton bertulang  Mutu bahan : fc’ = 35 Mpa .

Berat lantai 1-8 : 64548. Perletakan kolom : jepit . Balok : 350 x 500 mm c. Tinggi tiap lantai : 3. Dimensi elemen SRPM untuk seluruh lantai : a.5 m f. Pelat lantai : 120 mm b.64 kN h. Kolom : 500 x 500 mm d. Dimensi panel plat : 6 m x 6m e.

Beban geser dasar nominal statik ekivalen (V) 3. Kontrol terhadap T fundamental (T Rayleigh) 5. . Analisa kembali dengan dimensi balok dan kolom berbeda. Distribusi V sepanjang tinggi gedung ke masing masing lantai (Fi) 4. Taksiran waktu getar alami (T empiris) 2.Ditanyakan : 1. Kontrol drift terhadap kinerja batas layan (∆s) dan batas limit (∆M) 6.

DIMENSI KOLOM 500 x 500 DIMENSI BALOK 350 x 5000 .

 Analisa Perhitungan Gaya Gempa dan Simpangan berdasarkan SNI 03-1726-20020 Analisa Perhitungan Gaya Gempa dan Simpangan berdasarkan SNI 03-1726-2012 Kontrol Perhitungan Gaya Gempa dan Simpangan dengan SAP 2000 .

Perbedaan Analisa Menggunakan SNI 03-1726-2002 Dengan SNI 031726-2012 .

.

Parameter Percepatan Gempa Menurut SNI 03-1726-2012 .

Parameter Percepatan Terpetakan Parameter Ss dan S1 harus ditetapkan masing-masing dari respons spektral percepatan 0.. Pasal 6... dan dinyatakan dalam bilangan desimal terhadap percepatan gravitasi S1 = percepatan batuan dasar pada periode pendek ....1.1 Ss = percepatan batuan dasar pada periode 1 detik ..1 .. Pasal 6.....1.. 2 persen dalam 50 tahun).2 detik dan 1 detik dalam peta gerak tanah seismik pada pasal 14 dengan kemungkinan 2 persen terlampaui dalam 50 tahun (MCER...

atau SF yang mengikuti 5. maka kelas situs SE dapat  digunakan kecuali jika pemerintah/dinas yang berwenang memiliki data geoteknik yang  dapat menentukan kelas situs SF.SE. SB. maka situs harus diklasifikasi sebagai kelas situs  SA.3. SD . SC. Bila sifat-sifat tanah tidak teridentifikasi  secara jelas sehingga tidak bisa ditentukan kelas situs-nya. Kelas Situs  Berdasarkan sifat-sifat tanah pada situs. .

Parameter percepatan gempa (S1) .

Parameter percepatan gempa (Ss) .

Berdasarkan pasal 6.1. kelas situs dapat diklasifikasikan sebagai berikut .2.

Koefisien situs (Fa dan Fv) Fa = Faktor amplifikasi getaran terkait percepatan yang mewakili getaran periode pendek Fv = Faktor amplifikasi getaran terkait percepatan yang mewakili getaran periode 1 detik 2.Koefisien-koefisien Situs dan Paramaterparameter Respons Spektral Percepatan Gempa 1. Parameter-parameter respon spektral percepatan gempa (Sm Ss = parameter respon spektral percepatan gempa MCE R terpetakan untuk periode pendek S1 = parameter respon spektral percepatan gempa MCE R terpetakan untuk periode 1 detik .

T0 <T<Ts 3. T < T0 2.Spektrum Respon Desain Perioda getar fundamental struktur Ketentuan kurva spektrum respon desain 1. T>Ts Sa = SDs .

-Berdasarkan SD1 -Berdasarkan SDS .Kategori Desain Seismik Semua struktur lainnya harus ditetapkan kategori desain seismik-nya berdasarkan kategori risikonya dan parameter respons spektral percepatan desainnya SDS dan SD1 . Masing-masing bangunan dan struktur harus ditetapkan ke dalam kategori desain seismik yang lebih parah.

b. gaya lateral di tiap lantai dihitung sebagai berikut : d. Sambungan untuk lintasan beban seismic.Persyaratan Perancangan untuk Kategori Desain Seismik A Bangunan gedung dan non gedung dengan kategori desain seismik A hanya perlu memenuhi ketentuan-ketentuan di bawah ini. Semua bagian elemen struktur di antara join harus saling disambungkan sehingga membentuk sistem penahan gaya lateral dengan lintasan beban yang menerus c.2 untuk kombinasi beban ultimate dan 4. Beban gempa yang disyaratkan harus dikombinasikan dengan beban mati dan beban hidup sesuai 4.2. Untuk tujuan analisis.3 untuk kombinasi beban layan. a.2. Gaya lateral. Persyaratan beban gempa. Pengukuran dinding structural . Sambungan pada tumpuan e.

2. Ketidakstabilan lereng. 2.7. Struktur yang tergolong dalam kategori desain seismik E atau F tidak boleh berada pada lokasi di mana terdapat patahan/sesar aktif yang telah teridentifikasi dengan jelas. Batasan situs untuk kategori desain seismik E dan F Berdasarkan pasal 6. Likuifaksi. .1.7. b.Bahaya Geologi dan Investigasi Geoteknik 1. Perpindahan permukaan akibat patahan atau serakan lateral (lateral spread) atau aliran lateral (lateral flow) akibat getaran seismik. c. Ketentuan laporan investigasi geoteknik untuk kategori desain seismik C hingga F Berdasarkan pasal 6. Penurunan total dan beda penurunan. Suatu investigasi harus dilakukan dan laporan yang meliputi evaluasi potensi bahaya geologis dan seismik seperti di bawah ini harus dimasukkan: a. d.

pemilihan sistem struktur yang sesuai untuk mengantisipasi perpindahan dan gaya-gaya. namun tidak terbatas pada pemilihan tipe dan kedalaman fondasi yang sesuai. Diskusi mengenai langkah-langkah mitigasi. 4. stabilitasi tanah.Bahaya Geologi dan Investigasi Geoteknik 3. . Kajian konsekuensi potensi liquifaksi dan kehilangan kekuatan tanah. dan kombinasi perhitungan.

10.8) Prosedur gerak tanah pada spesifik situs (berdasarkan pasal 6.10 boleh digunakan untuk penentuan gerak tanah setiap struktur. Analisis respon situsnya harus mengikuti 6.1 dengan struktur kelas situs SF. maka analisis bahaya gerak tanah harus dilakukan dengan mengikuti 6.5 (berdasarkan pasal 6.  Untuk truktur menggunakan isolasi seismik dan sitem redaman pada situs S1 ≥ 0. maka spektrum respons desain (pada gambar 1) harus dikalikan dengan 1.9)  Prosedur gerak tanah pada spesifik situs dalam 6.Spektrum Respon Gempa yang Dipertimbangkan Risiko Bertarget (MCER) Jika MCER dibutuhkan.10.2 .6 .

10. Analisis harus didokumentasi dalam suatu laporan yang memadai. Analisis respons situs Ketentuan-ketentuan pada pasal ini harus dipenuhi di mana analisis respons situs dilakukan. 6.10.1 Gerak batuan dasar 6.Prosedur Gerak Tanah Spesifik Situs untuk Desain Seismik Prosedur gerak tanah pada spesifik-situs yang ada dalam 6. Mrliputi.2 Pemodelan kondisi situs 6.10 ini boleh digunakan untuk penentuan gerak tanah untuk setiap struktur 1.3 Analisis respons situs dan hasil perhitungan .1.1.1.10.

Prosedur Gerak Tanah Spesifik Situs untuk Desain Seismik 2. Spektrum Respons Desain Persyaratan .8 Sa dari yang ditentukan di kelas situs SE di 6. harus diambil sebagai nilai terkecil dari percepatan respons spektral yang didapatkan secara probabilistik. • Percepatan spektral respons pada periode tertentu tidak boleh ≤ 0. Percepatan spektral respons pada semua periode tidak boleh ≤ 0.8 Sa dari yang ditentukan di 6.3 Gempa MCERspesifik-situs Percepatan respons spektral spesifik-situs gempa MCE R pada setiap perioda. 3.4 .4 • Untuk kelas situs SF. SaM .

8 dari nilai yang ditentukan di persamaan 6.4 :  Paramaeter SDS harus diambil dari percepatan spectral (SA) pada periode 0.2 detik  Parameter SD1 harus diambila dari nilai terbesar antara percepatan spectral (SA) pada periode 1 detik atau dua kali percepatan spectral (SA) pada periode 2 detik  Parameter SMS dan SM1 diambil dari 1.10.Prosedur Gerak Tanah Spesifik Situs untuk Desain Seismik 4.8 dari nilai yang ditentukan di persamaan 6. Parameter percepatan desain Menurut pasal 6.2 .3  Nilai yang telah didapat untuk SM1 dan SMs tidak boleh kurang dari 0.5 kali dari masing- masig nilai SDS dan SD1  Nilai yang telah didapat untuk SD1 dan SDS tidak boleh kurang dari 0.

3) .5.10.10. Percepatan tanah puncak gempa maksimum yang dipertimbangkan rata-rata geometrik (MCEG) Percepatan tanah puncak gempa maksimum yang harus dipertimbangkan.Prosedur Gerak Tanah Spesifik Situs untuk Desain Seismik 5. • Percepatan tanah puncak gempa MCEG Probabilistik (pasal 6.5.2) • Percepatan tanah puncak gempa MCEG spesifik situs (pasal 6.10.1) • Percepatan tanah puncak gempa MCEG deterministik (pasal 6. meliputi.5.

Flow Chart dan Penjelasan Situs berdasarkan SNI 031726-2012 .

TERIMA KASIH .