You are on page 1of 4

RPL BK IDIVIDU

RKRENCANA PELAKSANAAN LAYANAN/KEGIATAN PENDUKUNG
BIMBINGAN DAN KONSELING SMK DALAM KURIKULUM 2013
FORMAT KLASIKAL / NONKLASIKAL
TERJADWAL
I.
A.
B.
C.
D.
E.

IDENTITAS
Satuan Pendidikan
Tahun Ajaran/Semester
Sasaran Pelayanan/Kelas
Pelaksana
Pihak Terkait

:
: 2014 / 2015 Semester 1
: XII ( 8 Kelas )
: H.Anwar,S.Pd
: Anak dari orang tua siswa yang beda pendapat tentang

study lanjut
II. WAKTU DAN TEMPAT
A. Tanggal
B. Jam Pelayanan
C. Volume Waktu (JP)
D. Tempat Layanan
III.

:
: Diluar jam pembelajaran
: 2 JP
: Di Ruang kelas XII

MATERI LAYANAN
A. Tema/Subtema

: 1. Tema
2. Subtema

B. Sumber Materi

: Kelanjutan Study
: bingung memilih sekolah lanjutan

:

IV. TUJUAN/ARAH PENGEMBANGAN
A. Pengembang KES
: agar konseli dapat menerima secara positif tentang study lanjut
B. Penanganan KES T : agar konseli terhindar dari pemahaman yang keliru terhadap
pemilihan study lanjut yang akan ditempuunya.

V. METODE DAN TEKNIK
A. Jenis layanan : layanan konseling perorangan
B. Kegiatan pendukung :
VI. SARANA
A. Media
: tidak menggunakan sarana khusus
B. Perlengkapan : LCD . Laptop
VII.

SASARAN PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN / PELAYANAN

Diperolehnya hal-hal baru oleh siswa terkait KES-T (Kehidupan efektif sehari-hari)
dengan unsur-unsur AKURS (acuan, kompetensi, usaha, rasa, sungguh-sungguh).
A. KES :
1. Acuan (A) : hal-hal yang perlu diketahui konseli tentang study lanjut, yaitu:
a.) Jenis-jenis sekolah ditingkat SMK
2. Kompetensi K : kompetensi yang perlu dukuasai konseli untuk menyikapi study
lanjut yang harus dipilih, yaitu:
a) Berkomunikasi, konseli memiliki kompetensi untuk menyampaikan jenis-jenis
sekolah ditingkat SMK
b) Konseli memiliki sikap yang positif terhadap study lanjut yang akan dipilih
3. Usaha (U) : usaha-usaha yang perlu dilakukan konseli untuk menyikapi dampak dari
pemilihan di SMK
a) Mendengarkan, konseli diminta mendengarkan permasalahan tentang sekolah lanjutan
tingkat SMK
b) Memahami, konseli diminta memahami penjelasan tentang study lanjut sekolah lanjutan
tingkat SMK
c) Merespon, konseli diminta merespon secara tepat dan benar apa yang telah disampaikan oleh
konselor.
d) Konseli diminta untuk mendalami tentang kelebihan dan kekurangan sekolah lanjutan di
setiap lanjutan
4. Rasa (R) : perasaan konseli terhadap proses dan hasil layanan yang perlu diungkap
adalah
a) Perasaan konseli terhadap proses layanan dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana
perasaannya terhadap proses layanan BK yang dilaksanakan sekarang?”
b) Perasaan konseli terhadap hasil layanan dengan mengajukan pertanyaan “Bagaimana
perasaannya terhadap hasil-hasil layanan BK yang dilaksanakan sekarang?”
5. Sungguh-sungguh (S) : konseli diminta, setelah layanan BK berakhir dan pulang
B.

kerumahnya untuk melaksanakan apa-apa yang disepakati selama layanan berlangsung.
KES-T
: melalui pendekatan transpormatif BMB3, hal-hal yang perlu
dihindari

konseli

dalam

menyikapi

perbedaan

sekolah

lanjutan

di

SMK

C. Ridho Tuhan, Bersyukur, Ikhlas dan Tabah
Melalui pendekatan transformatif BMB3 konseli diarahkan memohon ridho Tuhan Yang
Maha Esa untuk mencapai apa yang diinginkan, bersyukur atas keberhasilannya, dan ikhlas
serta tawakal jika ada yang belum terpenuhi sebagaimana yang diharapkan dan terus berusaha
kelas untuk mencapainya.
VIII. LANGKAH KEGIATAN
A. LANGKAH PENGANTAR

1. Mengucapkan salam selanjutnya mengajak konseli berdoa untuk memulai kegiatan konseling
perorangan
2. Melalui tanya jawab konseli memahami bahwa layanan konseling adalah bagian dari layanan
BK yaitu untuk membantu mengenal diri sendiri, mengarahkan serta membantu untuk
B.
1.
2.
3.
C.
1.
2.
D.
1.
E.
1.

menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi dan menjadi pribadi yang mandiri..
PENJAJAKAN
Diungkapkan hubungan konseli dengan konselor
Dijajaki kesiapan konseli untuk mengikuti proses selanjutnya
Konseli diminta untuk menceritakan permasalahannya tentang pemilihan study lanjut diSMP
LANGKAH PENAFSIRAN
Bersama konseli disimpulkan pokok-pokok permasalahan yang dialaminya
Didalami seluk beluk dan keterkaitan antara pokok permasalahan
LANGKAH PEMBINAAN
Meningkatkan pemahaman bahwa sekolah memiliki tujuan yang sama untuk mencerdasakan
anak-anak bangsa
LANGKAH PENILAIAN DAN TINDAK LANJUT
1. Penilaian Hasil
:
Diakhir proses pembelajaran/ pelayanan siswa diminta diminta merefleksikan (secara lisan
dan atau tertulis) apa yang mereka peroleh dengan pola BMB 3 dalam unsur-unsur AKURS:
a. Berfikir`: apa yang konseli pikirkan tentang study lanjut (unsur A)
b. Merasa : apa yang konseli rasakan mengenai masalah yang sedang dialami
c. Bersikap : bagaimana konseli menyikapi untuk menyampaikan kelebihan dan kekurang
ditiap sekolah lanjutan tingkat SMK
d. Bertindak : apa yang hendak konseli lakukan untuk mendengarkan, memahami, merespon
permasahan.
e. Betanggung Jawab: bagaiman konseli bertanggung jawab untuk menyikapi persoalan
tentang

study

lanjut..

2. Penilaian Proses
:
Melalui pengamatan dilakukan penilaian proses pembelajaran/ pelayanan untuk memperoleh
gambaran tentang aktifitas siswa dan efektifitas pembelajaran/ pelayanan yang telah
diselenggaranan.
3. Penutup
Diakhir konseli diucapkan terimakasih atas kesedian konseli dengan konselor dan meminta
untuk datang kembali bila ada permasalahan yang perlu dibahas.
4. LAPELPROG dan Tindak Lanjut
Setelah kegiatan pembelajaran/ pelayanan selesai disusun Laporan pelaksanaan Program
Layanan (LAPELPROG) yang data penilaian hasil dan proses, dengan disertai arah tindak
lanjutnya
Guru BK
H.ANWAR,S.Pd