You are on page 1of 2

Suatu hari seorang pasien bernama bapak Soedimanto datang bersama istrinya ke rumah sakit

untuk melakukan check up rutin. Sebelumnya pasien telah melakukan pemeriksaan dan
didiagnosis menderita stroke.
Dokter
Istri pasien
Dokter

: Apa kabar ibu?
: Alhamdulillah baik
: Bapak apa kabar? Bagaimana perkembangannya, Bu? (sambil memeriksa

Istri pasien

rekam medis pasien)
: Alhamdulillah sekarang suami saya sudah bisa berjalan meskipun agak

Dokter

tertatih-tatih
: Oh syukur deh pa, Alhamdulillah kalau begitu. Obatnya apa diminum secara

Istri pasien

teratur? (masih membolak-balik data rekam medis pasien)
: Iya dok, obatnya diminum secara teratur. Saya yang biasanya memastikan

Dokter
Istri pasien
Dokter

bapak minum obat
: Oh iya bagus bu. Bagaimana dengan terapinya, apa dijalani juga?
: Iya dok, suami saya menjalani terapi sesuai dengan yang disarankan dokter
: Oh baiklah kalau begitu, sekarang diperiksa dulu ya pa

(dokter melakukan pemeriksaan)
Dokter

: Tekanan darahnya sudah ada penurunan dari hasil pemeriksaan sebelumnya,

Istri pasien

untuk obatnya saya tuliskan resep dulu ya bu
: iya dok

(dokter menulis resep)
Dokter

: ibu ini resepnya. Terapinya dilanjutkan seperti jadwal sebelumnya untuk
menyembuhkan efek stroke supaya bapak bisa kembali berjalan dan
beraktifitas seperti sebelumnya. Untuk obatnya silahkan ditebus di bagian

Istri pasien
Dokter

apotek. Ada yang bisa saya bantu lagi, Bu?
: Oh terimakasih dok, saya akan langsung ke bagian apotek kalau begitu
: Silahkan bu, semoga lekas sembuh pa

Setelah menerima resep dari dokter, pasien dan istrinya menuju bagian apotek untuk menebus
obat yang diresepkan dokter.
Rspsns (AA)
Istri pasien
Rspsns (AA)
Istri pasien
Rspsns (AA)

: Selamat siang bu, ada yang bisa saya bantu?
: Saya mau menebus resep dari dokter spesialis saraf
: Bisa saya lihat resepnya?
: Ini (sambil menyerahkan resep)
: Tunggu sebentar ya bu, saya cek dulu

(masuk ke ruang stok, keluar lagi)
Rspsns (AA) : Semua obat ada. Total Rp. 676.000 Bagaimana bu, mau ditebus semua?

. Saya istrinya : Saya Rinrin. Ada yang ingin ditanyakan? : Sudah cukup. akan saya siapkan. pa. ini bapak Soedimanto. Baik. Terimakasih : Baiklah.Istri pasien : Iya. jika ada keluhan atau yang ingin ditanyakan dikertas itu ada nomor Istri pasien Apoteker Apotik dan nomor saya yang bisa dihubungi untuk bertanya : Baik. Bisa tolong dibaca dan ulangi penjelasan saya tadi? Agar penggunaannya tepat dan Bapak Istri pasien Apoteker Istri pasien Apoteker cepat sembuh : (Membaca catatan kecil yang diberikan Apoteker) : Benar sekali. SEDANG DIPIKIRKAN Apoteker KENAPA PAKAI OBAT YG DI RESEP) : Saya kira sudah cukup. saya tebus semua (menyerahkan uang) Rspsns (AA) : Baik.haha . Pak And they lived happily ever after. Apoteker disini. Istri pasien Apoteker saya ingin tahu apa yang Bapak keluhkan? : suami saya terkena stroke bu : Oh begitu. ini aturan pakainya sudah saya tuliskan. ini obat…… (ON PROSES. Silahkan duduk dulu bu sambil menunggu dipanggil (beberapa saat kemudian) Rspsns (AA) : Bapak Soedimanto Istri pasien : Iya Rspsns (AA) : Silahkan ke sebelah sana untuk pengambilan dan penjelasan penggunaan obatnya (Pasien dan istrinya berjalan ke arah apoteker) Apoteker Istri pasien Apoteker Istri pasien Apoteker : Selamat siang bu. silahkan duduk : Selamat siang : Bapak Soedimanto? : Iya. Semoga cepat sembuh ya. terimakasih : Sama-sama. Sebelum saya jelaskan penggunaan obatnya.