You are on page 1of 100

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) merupakan bagian integral dari
pembangunan nasional. Oleh karena itu, kesehatan adalah salah satu aspek yang
mempengaruhi kualitas dan produktifitas sumber daya manusia dalam rangka
mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Puskesmas merupakan tempat untuk
memperoleh pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kerjanya, sesuai
dengan fungsi Puskesmas sendiri sebagai pusat pembangunan, pembinaan, dan
pelayanan kesehatan masyarakat. Sebagai pelayanan kesehatan tingkat I, Puskesmas
mempunyai wewenang dan bertanggung jawab terhadap masalah kesehatan
masyarakat di wilayah kerjanya.
Tujuan Nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam pembukaan UUD
1945 salah satunya adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah
darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan
bangsa. Untuk mencapai tujuan tersebut maka diselenggarakan pembangunan yang
berkesinambungan dalam rangka program pembangunan yang menyeluruh, terarah
dan terpadu secara optimal untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia termasuk di
bidang kesehatan.
Menurut Undang-Undang No.23 tahun 1992, sehat diartikan sebagai keadaan
sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup
produktif secara sosial dan ekonomi. Hal ini sejalan dengan visi yang ingin dicapai
dari pembangunan kesehatan tentang keadaan masyarakat Indonesia pada masa yang
akan datang. Salah satu cara perwujudannya yaitu dengan memberikan pelayanan
kesehatan yang memadai dan menyeluruh bagi masyarakat.
Dalam pasal 5 UU kesehatan No.23 tahun 1992 menyatakan bahwa setiap
orang berkewajiban untuk ikut serta dalam memelihara dan meningkatkan derajat
kesehatan perorangan, keluarga dan lingkungan. Dalam menjalankan tugasnya

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
1

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

sebagai tempat pelayanan masyarakat puskesmas memiliki tugas-tugas pokok, dan
mempunyai tujuan yaitu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

1.2Tujuan Kegiatan
1.2.1 Tujuan Umum
1. Untuk melaporkan hasil pencapaian program kerja Puskesmas.
2. Untuk melaporkan struktur organisasi Puskesmas serta program dari masing-masing
unit yang ada.
1.2.2 Tujuan Khusus
1. Untuk melaporkan hasil pencapaian program wajib dan pengembangan Puskesmas
(khususnya Puskesmas Medan Labuhan).
2. Untuk melaporkan sejauh mana program-program tersebut telah berjalan,
berdasarkan standar pelayanan Puskesmas.
3. Untuk mengetahui kendala-kendala apa aja yang dijumpai dalam melaksanakan
program-program

tersebut,

melakukan

analisis

data

berdasarkan

dokumen

rekapitulasi data di Puskesmas.
4. Membuat perencanaan program Puskesmas setiap tahun berdasarkan atas masalahmasalah kesehatan yang dijumpai di wilayah Puskesmas Medan Labuhan Kecamatan
Medan Labuhan.
5. Untuk lebih meningkatkan kegiatan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program
yang kurang pada pencapaian pada tahun sebelumnya di Puskesmas Medan Labuhan.

.3

Prosedur Kerja
Kepaniteraan Klinik Senior yang dilaksanakan di Puskesmas Medan Labuhan
meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1. Mencatat data geografis dan demografis di wilayah kerja Puskesmas Medan
Labuhan.
2. Pendataan sistem pelaksanaan upaya pokok kesehatan dan administrasi yang
dilaksanakan di Puskesmas Medan Labuhan melalui :
a. Mencatat data dari laporan yang ada di Puskesmas Medan Labuhan.
b. Melakukan wawancara dengan tenaga kesehatan maupun staff administrasi
Puskesmas.
3. Melakukan pengamatan langsung di lapangan dan ikut serta dalam pelayanan
kesehatan.

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
2

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1Puskesmas
2.1.1 Pengertian Puskesmas
Puskesmas adalah unit organisasi fungsional yang merupakan pusat
pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat
disamping memberikan pelayanan kesehatan masyarakat dalam satu wilayah kerja
dalam bentuk usaha-usaha kegiatan pokok.
Menurut Keputusan Menteri Kesehatan RI No.128/Menkes/SK/II/2004,
Puskesmas adalah Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan/Kota yang bertanggung
jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja.
Yang dimaksud dengan :

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD)
Yakni suatu unit organisasi di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang
melakukan tugas teknis operasional dan merupakan unit pelaksana tingkat pertama
serta ujung tombak pembangunan kesehatan di Indonesia.

Pembangunan Kesehatan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
3

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Adalah

penyelenggaraan

upaya

kesehatan

oleh

bangsa

Indonesia

untuk

meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal.
Pengertian pembangunan kesehatan juga meliputi pembangunan yang berwawasan
kesehatan, pemberdayaan masyarakat dan keluarga, serta pelayanan kesehatan.
a. Kewenangan mencari, menggali dan mengelola sumber pembiayaan yang berasal
dari pemerintahan, masyarakat, swasta dan sumber lain diketahui oleh Dinas
Kesehatan

Kabupaten/Kota

yang

kemudian

dipertanggungjawabkan

untuk

pembangunan kesehatan diwilayah kerja. Kewenangan untuk mengangkat tenaga
institusi/honorer, pemindahan tenaga, dan pendayagunaan tenaga kesehatan di
wilayah kerjanya diketahui oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
b. Kewenangan untuk melengkapi sarana dan prasarana termasuk peralatan medis dan
non medis yang dibutuhkan.
2.1.2 Tujuan Puskesmas
Tujuan pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah
mendukung

tercapainya

tujuan

pembangunan

kesehatan

nasional

yakni

meningkatkan kesehatan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang yang
setinggi-tingginya dalam rangka mewujudkan Indonesia Sehat.
2.1.3 Fungsi Puskesmas
1. Pusat Penggerak Pembangunan Berwawasan Kesehatan
Puskesmas selalu berupaya menggerakkan dan memantau penyelenggaraan
pembangunan lintas sektoral termasuk oleh masyarakat dan dunia usaha diwilayah
kerjanya, sehingga berwawasan serta mendukung pembangunan kesehatan.
2. Pemulihan Pemberdayaan Masyarakat
Puskesmas selalu berupaya agar perorangan terutama pemuka masyarakat keluarga,
dan masyarakat dunia usaha memiliki kesabaran, kemauan, dan kemampuan
melayani diri sendiri dan masyarakat untuk hidup sehat, berperan aktif dalam
memperjuangkan kepentingan kesehatan termasuk sumber pembiayaan, serta ikut
menerapkan, menyelenggarakan, memantau pelaksanaan program kesehatan.
Pemberdayaan perorangan, keluarga, dan masyarakat ini diselenggarakan dengan
memperhatikan situasi dan kondisi, khususnya sosial budaya masyarakat setempat.
3. Pusat Pelayanan Kesehatan Strata Pertama
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
4

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Puskesmas bertanggungjawab menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat
pertama secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.
Pelayanan kesehatan tingkat pertama menjadi tanggungjawab Puskesmas yang
meliputi:
a. Pelayanan Kesehatan Perorangan
Pelayanan kesehatan perorangan adalah pelayanan yang bersifat pribadi (private
goods) dengan tujuan utama menyembuhkan penyakit dan pemulihan kesehatan
perorangan tersebut yaitu rawat jalan untuk puskesmas tertentu ditambah dengan
rawat inap tanpa mengabaikan kesehatan dan pencegahan penyakit.

b. Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Pelayanan kesehatan masyarakat adalah pelayanan yang bersifat umum publik
(public goods) dengan tujuan utama untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan
serta mencegah penyakit tanpa mengabaikan penyembuhan dan pemulihan kesehatan.
Pelayanan kesehatan masyarakat tersebut antara lain adalah promosi kesehatan,
pemberantasan penyakit, penyehatan lingkungan, perbaikan gizi, peningkatan
kesehatan keluarga, keluarga berencana, kesehatan jiwa serta berbagai program
kesehatan masyarakat lainnya.
2.2 Visi dan Misi Puskesmas
2.2.1 Visi Puskesmas
Visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah
tercapainya Kecamatan sehat menuju Indonesia Sehat.
Kecamatan sehat adalah gambaran masyarakat Kecamatan masa depan yang
ingin dicapai melalui pembangunan kesehatan, yakni masyarakat yang hidup dalam
lingkungan dan dengan perilaku sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau
pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata serta memiliki derajat
kesehatan yang setinggi-tingginya.
Indikator Kecamatan sehat yang dicapai mencakup 4 indikator utama, yakni:
1.
2.
3.
4.

Indikator Lingkungan Sehat.
Indikator Perilaku Sehat.
Indikator Cakupan Pelayanan Kesehatan Bermutu.
Indikator Derajat Kesehatan Penduduk Kecamatan.

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
5

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
2.2.2 Misi Puskesmas
Misi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh puskesmas adalah
mendukung tercapainya misi pembangunan kesehatan nasional. Misi tersebut adalah:
1. Menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan di wilayah kerjanya agar
memperhatikan aspek kesehatan yaitu pembangunan yang tidak menimbulkan
dampak negatif terhadap kesehatan, setidak-tidaknya terhadap lingkungan dan
perilaku masyarakat.

2. Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di wilayah
kerjanya. Puskesmas akan selalu berupaya agar setiap keluarga dan masyarakat yang
bertempat tinggal di wilayah kerjanya semakin berdaya di bidang kesehatan melalui
peningkatan pengetahuan menuju kemampuan untuk hidup.
3. Memelihara dan meningkatkan mutu. Pemerataan dan keterjangkauan peralatan
kesehatan yang diselenggarakan puskesmas akan selalu berupaya menyelenggarakan
pelayanan kesehatan yang sesuai standar masyarakat, mengupayakan pemerataan
pelayanan kesehatan serta meningkatkan efisiensi pengelolaan dana sehingga dapat
dijangkau oleh seluruh anggota masyarakat.
4. Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga dan masyarakat.
Puskesmas akan selalu berupaya memelihara dan meningkatkan kesehatan,
mencegah dan menyembuhkan penyakit, serta memulihkan kesehatan perorangan,
keluarga, dan masyarakat yang berkunjung dan bertempat tinggal di wilayah
kerjanya, tanpa diskriminasi dengan menerapkan kemajuan ilmu dan teknologi
kesehatan yang sesuai.
2.3 Azas dan Upaya Penyelenggaraan Puskesmas
Penyelenggaraan upaya kesehatan wajib dan upaya kesehatan pengembangan
harus menerapkan azas penyelenggaraan puskesmas secara terpadu.
2.3.1 Azas Penyelenggaraan Puskesmas
Azas penyelenggaraan Puskesmas dimaksud adalah:
1. Azas Pertanggungjawaban Wilayah
a. Puskesmas bertanggungjawab meningkatkan derajat kesehatan yang bertempat
tinggal di wilayah kerjanya.
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
6

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
b. Menggerakkan pembangunan berbagai sektor tingkat Kecamatan sehingga
berwawasan kesehatan.
c. Memantau pembangunan berbagai upaya pembangunan terhadap kesehatan
masyarakat di wilayah kerjanya.
d. Membina setiap upaya kesehatan strata pertama yang diselenggarakan oleh
masyarakat dan dunia usaha di wilayah kerjanya.
e. Menyelenggarakan upaya kesehatan strata pertama secara merata dan
terjangkau di wilayah kerjanya.
2. Azas Pemberdayaan Masyarakat
Puskesmas wajib memberdayakan perorangan, keluarga dan masyarakat untuk
berperan aktif dalam penyelenggaraan setiap upaya puskesmas dengan kegiatan
antara lain :
a. Upaya kesehatan ibu dan anak, posyandu, polindes, bina keluarga bahagia
(BKB).
b. Upaya pengobatan, posyandu, pos obat desa (POD).
c. Upaya perbaikan gizi berupa posyandu, pusat pemulihan gizi (PPG), keluarga
sadar gizi (KADARZI).
d. Upaya kesehatan sekolah Dokter Kecil, Dokter Remaja, Penataran Guru dan
Orang Tua/Wali Murid, Saka Bakti Husada (SBH), Pos Kesehatan Pesantren
(POSKESTREN).
e. Upaya kesehatan

lingkungan

berupa

Kelompok

Pemakaian

Air

(POKMAIR),Desa Percontohan Kesehatan Lingkungan (DPKL).
f. Upaya kesehatan lanjut usia berupa posyandu usila.
g. Upaya kesehatan kerja berupa pos upaya kesehatan kerja (POS UKK).
h. Upaya kesehatan jiwa berupa posyandu, Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa
Masyarakat (TPKJM).
i. Upaya pembinaan pengobatan tradisional berupa Taman Obat Keluarga
(TOGA).
j. Upaya pembinaan dan jaminan kesehatan (Invation) berupa Dana Sehat,
Tabungan Ibu Bersalin (TABULIN), Mobilitas Dana Keagamaan.
3. Azas Keterpaduan
Puskesmas dalam melaksanakan kegiatan pembangunan kesehatan di wilayah
kerjanya harus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, bermitra dengan
BPKM/BPP dan organisasi masyarakat lainnya, berkoordinasi dengan lintas sektoral
dan lintas program agar terjadi perpaduan kegiatan di lapangan sehingga lebih
berhasil guna dan berdaya guna.
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
7

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
a. Keterpaduan lintas program
Keterpaduan lintas program adalah upaya memadukan penyelenggaraan
berbagai upaya kesehatan yang menjadi tanggungjawab puskesmas. Contoh
keterpaduan lintas program antara lain :
 Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) berupa keterpaduan KIA dengan

P2M, gizi, promosi kesehatan, pengobatan.
Upaya Kesehatan Sekolah (UKS) berupa keterpaduan kesehatan lingkungan
dengan promosi kesehatan, pengobatan, kesehatan gigi, kesehatan

reproduksi remaja dan kesehatan jiwa.
Puskesmas keliling berupa keterpaduan pengobatan dengan KIA/KB, gizi,

promosi kesehatan, kesehatan gigi.
Posyandu berupa keterpaduan KIA dengan KB, gizi P2M, kesehatan jiwa,

promosi kesehatan.
b. Keterpaduan lintas sektor
Keterpaduan lintas sektor adalah upaya memadukan penyelenggaraan upaya
puskesmas (wajib, pengembangan dan inovasi) dengan berbagai program dari
sektor terkait tingkat kecamatan, termasuk organisasi kemasyarakatan dan
dunia usaha. Contoh keterpaduan lintas sektor antara lain:

Upaya Kesehatan Sekolah berupa keterpaduan sektor kesehatan dengan

camat, lurah/kepala desa, pendidikan, agama.
Upaya Promosi Kesehatan berupa keterpaduan sektor kesehatan dengan

camat, lurah/kepala desa, pendidikan, agama, pertanian.
Upaya Kesehatan Ibu dan Anak berupaketerpaduan sektor kesehatan
dengan

camat,

lurah/kepala

desa,

organisasi

profesi,

organisasi

kemasyarakatan, PKK, PLKB.
Upaya perbaikan gizi berupa keterpaduan sektor kesehatan dengan camat,
lurah/kepala desa, pertanian, pendidikan, agama, koperasi, dunia usaha,

PKK, PLKB.
Upaya pembiayaan dan jaminan kesehatan berupa keterpaduan sektor
kesehatan dengan camat, lurah/kepala desa, tenaga kerja, koperasi, dunia
usaha, organisasi kemasyarakatan.

Upaya kesehatan kerja berupa keterpaduan sektor kesehatan dengan camat,
lurah/kepala desa, tenaga kerja, dunia usaha.

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
8

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
4. Azas Rujukan
Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan pertama yang bila tidak
masalah karena berbagai keterbatasan, bisa melakukan rujukan baik secara vertikal
ke tingkat yang lebih tinggi atau secara horizontal ke puskesmas lainnya.Ada 2
macam rujukan di Puskesmas yaitu:
a. Rujukan Upaya Kesehatan Perorangan
Cakupan rujukan pelayanan kesehatan perorangan adalah kasus penyakit.
Apabila suatu puskesmas tidak mampu menanggulangi satu kasus penyakit
tertentu, maka puskesmas tersebut wajib merujuknya ke sarana pelayanan
kesehatan yang lebih mampu (baik horizontal maupun vertikal). Sebaliknya
pasien pasca rawat inap yang hanya memerlukan rawat jalan sederhana, dirujuk
ke puskesmas.
Rujukan upaya kesehatan perorangan dibedakan atas tiga macam:

Rujukan kasus keperluan diagnostik, pengobatan, tindakan medik (biasanya

operasi) dan lain-lain.
Rujukan bahan pemeriksaan (spesimen) untuk pemeriksaan laboratorium

yang lebih lengkap.
Rujukan ilmu pengetahuan antara lain mendatangkan tenaga yang lebih
kompeten untuk melakukan bimbingan kepada tenaga puskesmas dan

ataupun menyelenggarakan pelayanan medik di puskesmas.
b. Rujukan Upaya Kesehatan Masyarakat
Cakupan rujukan pelayanan kesehatan masyarakat adalah masalah kesehatan
masyarakat, misalnya kejadian luar biasa, pencemaran lingkungan, dan
bencana. Rujukan pelayanan kesehatan masyarakat juga dilakukan apabila satu
puskesmas tidak mampu menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat wajib
dan pengembangan, padahal upaya kesehatan masyarakat tersebut telah
menjadi kebutuhan masyarakat. Apabila suatu puskesmas tidak mampu
menanggulangi masalah kesehatan masyarakat, maka puskesmas tersebut wajib
merujuknya ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
Rujukan upaya kesehatan masyarakat dibedakan atas tiga macam, yaitu:

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
9

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Rujukan sarana dan logistik, antara lain peminjaman peralatan fogging,
peminjaman alat laboratorium kesehatan, peminjaman alat audio visual,

bantuan obat, vaksin, bahan-bahan habis pakai dan bahan makanan.
Rujukan tenaga antara lain dukungan tenaga ahli untuk penyelidikan
kejadian luar biasa, bantuan penyelesaian masalah hukum kesehatan,

penanggulangan gangguan kesehatan karena bencana alam.
Rujukan operasional, yakni menyerahkan sepenuhnya masalah kesehatan
masyarakat

dan

tanggungjawab

penyelesaian

masalah

kesehatan

masyarakat atau penyelenggaraan upaya kesehatan masyarakat (antara lain
Upaya Kesehatan Sekolah, Upaya Kesehatan Kerja, Upaya Kesehatan Jiwa,
pemeriksaan contoh air bersih) kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
Rujukan operasional diselenggarakan apabila puskesmas tidak mampu.

Gambar 2.1 Pelaksanaan azas rujukan

2.3.2 Upaya Penyelenggaraan Puskesmas

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
10

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Dalam mencapai VISI Pembangunan kesehatan melalui Puskesmas yakni
terwujudnya

Kecamatan

Sehat

2015.

Puskesmas

bertanggungjawab

menyelenggarakan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat.
Upaya kesehatan tersebut digolongkan menjadi dua yaitu :
1. Upaya Kesehatan Wajib
Upaya kesehatan wajib puskesmas adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan
komitmen nasional, regional, dan global, serta mempunyai daya tarik yang
tinggi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan harus
diselenggarakan di setiap puskesmas.
Upaya kesehatan wajib tersebut adalah:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Upaya Promosi Kesehatan.
Upaya Kesehatan Lingkungan.
Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana.
Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat.
Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular.
Upaya Pengobatan.
Upaya Pencatatan dan Pelaporan.
2. Upaya Kesehatan Pengembangan
Upaya kesehatan pengembangan puskesmas adalah upaya yang ditetapkan
berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan di masyarakat serta
disesuaikan dengan kemampuan puskesmas yang dipilih dan daftar upaya
kesehatan pokok puskesmas yang telah ada yaitu:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Upaya Kesehatan Sekolah.
Upaya Kesehatan Olahraga.
Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat.
Upaya Kesehatan Kerja.
Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut.
Upaya Kesehatan Jiwa.
Upaya Kesehatan Mata.
Upaya Kesehatan Lanjut.

i.
j.

Upaya Pembinaan Pengobatan.
Laboratorium Sederhana.

2.4. Kedudukan, Organisasi dan Tata Kerja Puskesmas
2.4.1 Kedudukan Puskesmas

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
11

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Kedudukan Puskesmas dibedakan menurut keterkaitannya dengan Sistem
Kesehatan Nasional, Sistem Kesehatan Kabupaten/Kota dan Sistem Pemerintah
Daerah:
1. Sistem Kesehatan Nasional
Kedudukan puskesmas dalam Sistem Kesehatan Nasional adalah sebagai sarana
pelayanan kesehatan strata pertama yang bertanggungjawab menyelenggarakan
upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat di wilayah
kerjanya.
2. Sistem Kesehatan Kabupaten/Kota
Kedudukan puskesmas dalam Sistem Kesehatan Kabupaten/Kota adalah sebagai
Unit

Pelaksana

Teknis

Dinas

Kesehatan

Kabupaten/Kota

yang

bertanggungjawab menyelenggarakan sebagian tugas pembangunan kesehatan
kabupaten/kota di wilayah kerjanya.
3. Sistem Pemerintah Daerah
Kedudukan puskesmas dalam Sistem Pemerintah Daerah adalah sebagai Unit
Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang merupakan unit
struktural Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota bidang kesehatan di tingkat
kecamatan.
4. Antar Sarana Pelayanan Kesehatan Strata Pertama
Di wilayah kerja puskesmas terdapat berbagai organisasi pelayanan kesehatan
strata pertama yang dikelola oleh lembaga masyarakat dan swasta seperti
praktek dokter, praktek dokter gigi, praktek bidan, poliklinik dan balai kesehatan
masyarakat. Kedudukan puskesmas di antara berbagai sarana pelayanan
kesehatan strata pertama ini adalah sebagai mitra. Di wilayah kerja puskesmas
terdapat pula berbagai bentuk upaya kesehatan berbasis dan bersumber daya
masyarakat seperti posyandu, polindes, pos obat desa dan pos UKK. Kedudukan
puskesmas di antara berbagai sarana pelayanan kesehatan berbasis dan
bersumberdaya masyarakat adalah sebagai pembina.
2.4.2 Organisasi Puskesmas
1. Struktur Organisasi
Struktur organisasi Puskesmas tergantung dari beban tugas masing-masing
Puskesmas. Penyusunan struktur organisasi Puskesmas di satu Kabupaten/Kota
dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, sedangkan penetapannya
dilakukan dengan Peraturan Daerah.
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
12

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Sebagai acuan dapat dipergunakan pola struktur organisasi Puskesmas berikut:
a. Kepala Puskesmas.
b. Unit Tata Usaha yang bertanggung jawab membantu Kepala Puskesmas
dalam pengelolaan:
 Data dan informasi.
 Perencanaan dan Penilaian.
 Keuangan.
 Umum dan Kepegawaian.
c. Unit Pelaksana Teknis Fungsional Puskesmas:
 Upaya Kesehatan Masyarakat, termasuk pembinaan terhadap UKBM.
 Upaya Kesehatan Perorangan.
d. Jaringan Pelayanan Perorangan:
 Unit Puskesmas Pembantu.
 Unit Puskesmas Keliling.
 Unit Bidan di Desa/Komunitas.
2. Kriteria Personalia
Kriteria personalia yang mengisi struktur organisasi Puskesmas disesuaikan
dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing unit Puskesmas. Khusus untuk
Kepala Puskesmas kriteria tersebut dipersyaratkan harus seorang sarjana
dibidang kesehatan yang kurikulum pendidikannya mencakup kesehatan
masyarakat.

3. Eselon Kepala Puskesmas
Kepala Puskesmas adalah penanggungjawab pembangunan kesehatan ditingkat
Kecamatan. Sesuai dengan tanggung jawab tersebut dan besarnya peran Kepala
Puskesmas

dalam

penyelenggaraan

pembangunan

kesehatan

ditingkat

Kecamatan maka jabatan Kepala Puskesmas adalah jabatan struktural Eselon IV.
Apabila tidak tersedia tenaga kesahatan yang memenuhi syarat untuk menjabat
jabatan struktural eselon IV, ditunjuk pejabat sementara yang sesuai dengan
kriteria Kepala Puskesmas yakni seorang sarjana di bidang kesehatan yang
kurikulum pendidikannya mencakup dibidang kesehatan masyarakat, dengan
kewenangan yang setara dengan pejabat tetap.
2.4.3

Tata Kerja Puskesmas

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
13

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Tata kerja Puskesmas yaitu:

Dengan Kantor Kecamatan
Dalam melaksanakan fungsinya, puskesmas berkoordinasi dengan kantor
kecamatan melalui pertemuan berkala yang diselenggarakan di tingkat
kecamatan.

Koordinasi

tersebut

mencakup

perencanaan,

penggerakan

pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian serta penilaian. Dalam hal
pelaksanaan fungsi penggalian sumber daya masyarakat oleh puskesmas,

berkoordinasi dengan kantor kecamatan mencakup pula kegiatan fasilitasi.
Dengan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Puskesmas adalah unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota,
dengan demikian secara teknis dan administratif, puskesmas bertanggungjawab
kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Sebaliknya Dinas Kesehatan
Kabupaten/ Kota bertanggungjawab membina serta memberikan bantuan

administratif dan teknis kepada puskesmas.
Dengan Jaringan Pelayanan Kesehatan Strata Pertama
Sebagai mitra pelayanan kesehatan strata pertama yang dikelola oleh lembaga
masyarakat

dan

swasta,

puskesmas

menjalin

kerjasama

termasuk

penyelenggaraan rujukan dan memantau kegiatan yang diselenggarakan.
Sedangkan sebagai pembina upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat,
puskesmas melaksanakan bimbingan teknis, pemberdayaan dan rujukan sesuai

kebutuhan.
Dengan Jaringan Pelayanan Kesehatan Rujukan
Dalam menyelenggarakan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan
masyarakat, puskesmas menjalin kerjasama yang erat dengan berbagai
pelayanan kesehatan rujukan. Untuk upaya kesehatan perorangan, jalinan
kerjasama tersebut diselenggarakan dengan berbagai sarana pelayanan kesehatan
perorangan seperti rumah sakit (kabupaten/kota) dan berbagai balai kesehatan
masyarakat (balai pengobatan penyakit paru-paru, balai kesehatan mata
masyarakat, balai kesehatan kerja masyarakat, balai kesehatan olahraga
masyarakat, balai kesehatan jiwa masyarakat, balai kesehatan indra masyarakat).
Sedangkan

untuk

upaya

kesehatan

masyarakat,

jalinan

kerjasama

diselenggarakan dengan berbagai sarana pelayanan kesehatan masyarakat
rujukan, seperti Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Balai Teknik Kesehatan
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
14

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Lingkungan, Balai Laboratorium Kesehatan serta berbagai balai kesehatan
masyarakat. Kerjasama tersebut diselenggarakan melalui penerapan konsep

rujukan yang menyeluruh dalam koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
Dengan Lintas Sektor
Tanggung

jawab

puskesmas

sebagai

unit

pelaksana

teknis

adalah

menyelenggarakan sebagian tugas pembangunan kesehatan yang dibebankan
oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Untuk mendapat hasil yang optimal,
penyelenggaraan pembangunan kesehatan tersebut harus dapat dikoordinasikan
dengan berbagai lintas sektor terkait yang ada di tingkat kecamatan. Diharapkan
di satu pihak, penyelenggaraan pembangunan kesehatan di kecamatan tersebut
mendapat dukungan dari berbagai sektor terkait, sedangkan di pihak lain
pembangunan yang diselenggarakan oleh sektor lain di tingkat kecamatan
berdampak positif terhadap kesehatan.

Dengan Masyarakat
Sebagai penanggungjawab penyelenggaraan pembangunan kesehatan di wilayah
kerjanya, puskesmas memerlukan dukungan aktif dari masyarakat sebagai objek
dan subjek pembangunan. Dukungan aktif tersebut diwujudkan melalui
pembentukan Badan Penyantun Puskesmas (BPP) yang menghimpun berbagai
potensi masyarakat, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, LSM, organisasi
kemasyarakatan, serta dunia usaha. BPP tersebut berperan sebagai mitra
puskesmas dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan.

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
15

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

BAB III
GAMBARAN UMUM PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
3.1 Sejarah Singkat Puskesmas Medan Labuhan
Puskesmas Medan Labuhan merupakan salah satu Puskesmas yang menjadi pusat
pembangunan, pembinaan dan pelayanan kesehatan. Puskesmas disini melayani kesehatan
masyarakat di dua kecamatan yaitu Kecamatan Martubung dan Sei Mati.
3.2 Wilayah Kerja Puskesmas Medan Labuhan
Dalam melaksanakan kegiatannya Puskesmas Medan Labuhan mempunyai wilayah
kerja kecamatan Medan Labuhan, yaitu :
A. Kelurahan Martubung
B. Kelurahan Sei Mati
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
16

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Dengan jumlah 25 lingkungan.Pada wilayah kerja Puskesmas Medan Labuhan
terdapat Puskesmas Pembantu yaitu Puskesmas Pembantu Sei mati.

3.3

Data Wilayah/Data Geografis
Puskesmas Medan Labuhan tepatnya berada di Jl. Hamparan Perak Lingkungan

VII Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan, Medan Provinsi Sumatera Utara
dengan:
a.
b.
c.


d.
e.

Luas Wilayah Kerja
Jumlah Kelurahan
Jumlah Lingkungan
Kelurahan Martubung
Kelurahan Sei Mati
Jumlah Penduduk
Jumlah KK

: 1024 Ha
: 2 Kelurahan
: 25 Lingkungan
: 7 lingkungan
: 18 lingkungan
: 31.297 jiwa
: 7.413 Jiwa

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
17

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Batas-batas wilayah:
a. Sebelah Utara
b. Sebelah Selatan
c. Sebelah Barat
d. Sebelah Timur

: dengan tanah parit/Jalan Hamparan perak
: dengan Tembok/Kejari Labuhan Deli
: dengan Tanah Almarhum Muhammad mardi
: dengan Tembok Jalan Kejaksaan

Gambar 1. Peta Wilayah Kerja Puskesmas Medan Labuhan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
18

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
3.4

Data Kependudukan/Data Demografis

Tabel 1. Distribusi Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Wilayah Kerja
Puskesmas Medan Labuhan Januari – Maret Tahun 2016
No

Kelurahan

Laki-Laki

Perempuan

Jumlah

1

Martubung

8.617

8.118

16.805

2

Sei Mati

7.291

7.201

14.492

15.908

15.319

31.297

TOTAL

Kecamatan Medan Labuhan terdiri dari 2 kelurahan dengan jumlah penduduk
31.297 jiwa dengan kepala keluarga sebanyak 6.020, dengan jumlah jenis kelamin lakilaki sebanyak 15.908 jiwa dan perempuan sebanyak 15.319 jiwa.
Tabel 2. Distribusi Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Labuhan,
Kecamatan Medan Labuhan Januari – Maret 2016
No

Kelurahan

Jumlah Penduduk

1

Martubung

16.805

2

Sei Mati

14.492

Jumlah

31.297

Keterangan Tabel 2 :
Dari tabel di atas, dapat diketahui bahwa jumlah penduduk terbanyak terdapat pada
Kelurahan Martubung yaitu sebanyak 16.805 orang.

Tabel 3 Data Penduduk Berdasarkan Mata Pencarian di wilayah Kerja Puskesmas
Medan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Tahun 2013
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
19

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Mata Pencarian
Buruh
Swasta
Pedagang
Wiraswasta
PNS
Pensiunan
TNI/POLRI
Petani
Nelayan
Dll
TOTAL

Jumlah (Jiwa)
4.412
4.393
4.375
88
286
73
74
410
4.015
6.485
24.611

Keterangan Tabel 3:
Dari tabel diatas dapat dilihat bahwa pekerjaan terbanyak penduduk
Puskesmas Medan Labuhan adalah buruh yaitu sebanyak 4.412 jiwa.
3.5 Data Kesehatan
3.5.1 Sarana Fisik
Pada Puskesmas Medan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan terdapat sarana fisik
berupa perumahan penduduk sebanyak 196 unit rumah.
3.5.2

Sarana Ibadah
Pada Puskesmas Medan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan terdapat sarana
ibadah berupa tempat ibadah sebanyak 23 unit tempat ibadah.

3.5.3

Sarana Kesehatan
Pada Puskesmas Medan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan terdapat sarana
kesehatan berupa sarana air bersih (PAM, SGL, SPT) sebanyak 194 unit sarana air bersih.

3.5.4

Sarana Pendukung Kesehatan
Pada Puskesmas Medan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan terdapat sarana
pendukung kesehatan berupa sarana transportasi yaitu 3 buah sepeda motor yang diberikan
kepada tenaga kesehatan untuk mempermudah atau mempercepat kinerja tenaga kesehatan
dan 1 buah mobil ambulan.

3.5.5

Sarana Fisik Puskesmas
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
20

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Pada Puskesmas Medan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan terdapat sarana fisik
puskesmas berupa ruang:
Poliklinik umum
Ruang Kepala Puskesmas
Ruang Pendaftaran/Kartu
Ruang Tunggu
Ruang Pengobatan Gigi
Ruang Obat/Apotik
Ruang KIA/KB/Imunisasi
Ruang Laboratorium
Ruang Gizi
Ruang Kamar Mandi
Ruang Tata Usaha/Komputer
Ruang Gudang












:1
:1
:1
:2
:1
:1
:1
:1
:1
:3
:1
:1

3.6 Tenaga Kesehatan Puskesmas Medan Labuhan
Tabel 4 Data Tenaga Kesehatan di Wilayah KerjaPuskesmas Medan Labuhan
Kecamatan Medan Labuhan Januari – Maret 2016
No
1

DATA KEPEGAWAIAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Nama
Golongan
Tugas
Pendidikan
dr. Heva Julietta Sinaga
IV/a
Kepala
S1 Kedokteran

2

dr. Anne Sophia Florence

III/d

Puskesmas
Dokter

3

Sitompul
dr. Ridha Ariani

III/c

Poliklinik
Penjab

S1 Kedokteran

Dokter Gigi

Gigi
S1 Kedokteran

TPG
Bendahara/ TU

Gigi
D3 Keperawatan
SMA

4

Drg. Alfred Padumpang

5
6

Parulian
Lolo Sondang R. Manurung
Reminta

III/d
III/d
III/b

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
21

S1 Kedokteran

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21

Ramdasari F. Siregar, SKM
Hernalom P. Ulina
Wina Lisma Sinaga
Nur Aida Murni
Maria Simorangkir
Hervida Turnip, S.Kep
Damaris Hutasoit
Fretty Sitorus
Laili Sartika
Senna Warita Saragih
Agustina Siregar, AmKeb
Renti Marlina Sihombing
Tonggi Marudut, AMG
Sri Rahayu Purba
Fryska Fatmawati

III/d
III/d
III/c
III/c
III/b
III/b
III/a
II/d
II/d
II/d
II/d
II/d
II/d
II/d
II/d

KTU/Imunisasi
KIA
TB Paru
Obat
Perawat Gigi
DDTKA
PTM
PTM, K3,Diare
SP2TP1, Kesling
Lansia
KB, ISPA
Poliklinik
TPG/ Kesling
UKS
-

SKM
D1 Kebidanan
Analis
Asisten Apoteker
SPRG
S1 Keperawatan
Sekolah Perawat
D3 Keperawatan
D3 Keperawatan
D3 Kebidanan
D3 Kebidanan
D3 Keperawatan
D3 Gizi
D3 Keperawatan
D3 Keperawatan

22
23
24
25

Simanullang
Fauziah
Iin Mayasari, AmKeb
Sunarti Ritonga
Muhamad Iqbal Siregar

II/c
Honorer
Honorer
Honorer

Administrasi
CS
Satpam

Sekolah Perawat
D3 Kebidanan
SMA
SMA

1.

DATA KEPEGAWAIAN PUSKESMAS PEMBANTU SEI MATI
dr. Prieska Novita
III/C
Kepala Pusk.
S1 Kedokteran

2.
3.

Sabarlah Tarigan
Henny Sianturi

III/D
II/C

Pembantu Sei.Mati
KIA
Obat

D3 Kebidanan
Asisten
Apoteker

Keterangan Tabel 4
Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa pembagian tugas dan kewajiban masingmasing staf sesuai dengan pendidikannya.
3.7 Struktur Organisasi dan Denah Ruangan Puskesmas Medan Labuhan
Tugas dan Fungsi:

Kepala Puskesmas
-

Sebagai pemimpin

-

Sebagai tenaga ahli

-

Mengoreksi program

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
22

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Urusan Tata Usaha
-

Melaksanakan administrasi

-

Pengurusan supporting (kepegawaian)

-

Perlengkapan

-

Keuangan

Staff Puskesmas
-

Masing-masing bekerja dan bertanggung jawab sesuai dengan
bidang/program kerja

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
23

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Bagan Struktur Organisasi Pukesmas Medan Labuhan
Kecamatan Medan Labuhan Januari s/d September Tahun 2014
KEPALA PUSKESMAS
dr. Heva Julietta Sinaga
NIP. 19690706 19993 2005
PENANGGUNG JAWAB
drg. Ridha Ariani
UNIT TATA USAHA
Ramdasari F. Siregar, SKM

UNIT I
KIA/KB
 Hernalom
 Agustina
GIZI
 Lolo
 Tonggi

UNIT II

UNIT III

P2M
 Ramdasari

POLIKLINI
K
 dr. Anne

KESLING
 Tonggi

UNIT IV
GIMUL
 drg. Ridha
 drg. Alfred
 Maria

UNIT V
OBAT
 Nur Aida
USILA
 Senna
LAB
 Wina

IMUNISASI
 Ramdasari
DETEKSI
DINI
 Hervida

UNIT VI
BENDAHARA
PUSK
 Reminta
BENDAHARA
PKMM
 Fretty
INVENTARIS
Reminta
SP2TP
 Laili
TB PARU
 Wina

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
24 Pembantu Sei
Kepala Puskesmas
Mati
dr.Prieska Novita

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Denah Puskesmas Medan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan

3.8

Fasilitas Fisik Puskesmas Medan Labuhan
Puskesmas Medan Labuhan dalam menjalankan kegiatannya didukung oleh

fasilitas fisik meliputi:
1. Ruang Rawat Jalan sebanyak 9 Ruangan
2. Ruangan dilengkapi dengan alat kesehatan/meubiler yang sesuai.

3.8.1

Fasilitas Gedung Puskesmas

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
25

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Tabel 5 Data Fasilitas Gedung di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Labuhan
Kecamatan Medan Labuhan Tahun 2016
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
3.8.2

Fasilitas Gedung
Ruang Kepala Puskesmas / Ruang pertemuan
Ruang Poliklinik Umum
Ruang Pendaftaran/Kartu
Ruang Tunggu
Ruang Pengobatan Gigi
Ruang Obat/Apotik
Ruang KIA/KB/Imunisasi
Ruang Laboratorium
Ruang Gizi
Ruang Kamar Mandi
Ruang Gudang
Ruang Tata Usaha/Komputer

Jumlah
1
1
1
2
1
1
1
1
1
3
1
1

Fasilitas Sumber Daya Manusia
Adapun tenaga kesehatan yang terdapat di Puskesmas Medan Labuhan adalah :










Jumlah Dokter Umum
Jumlah Dokter Gigi
Jumlah Bidan
Jumlah Perawat
Jumlah Perawat Gigi
Asisten Apoteker
Analis
D3 Gizi
Sarjana Medis
Jumlah Tenaga Tata Usaha

3.8.3

:2
:2
:3
:9
:1
:1
:1
:1
:2
:1

Fasilitas Administrasi
Dalam rangka menjalankan tugas-tugas pokoknya dalam bidang pencatatan dan

pelaporan data, maka Puskesmas Medan Labuhan di dukung oleh fasilitas administrasi
yang terdiri dari:






Kartu berobat pasien
Buku catatan pasien
Kartu laporan terpadu
Kartu BKIA
Meja dan Kursi
Lemari arsip
Stempel

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
26

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Arsip Komputer
Dan lain-lain.


3.8.4

Fasilitas Imunisasi

Fasilitas imunisasi yang dimiliki Puskesmas Medan Labuhan antara lain:
Lemari pendingin
Alat-alat imunisasi
Vaksin, seperti: BCG, DPT, Polio, Campak, DT, TT, dan DPT-HB combo
Termos




3.8.5

Fasilitas Alat-Alat Kesehatan
Adapun peralatan yang dimiliki oleh Puskesmas antara lain:

Poliklinik set
PHN kit
Bidan kit
Dental kit
Ginekologi kit
Timbangan dewasa
Kulkas
Laboratorium sederhana








3.8.6

Fasilitas Obat-Obatan
Puskesmas Medan Labuhan dalam rangka menjalankan tugas-tugas pokoknya

memulihkan kesehatan dan pengobatan penyakit didukung oleh perlengkapan obat-obatan
antara lain:
a. Obat-obat APBD
b. Obat-obat BPJS
c. Obat-obat DAK
N
o
1

Golongan
Antibiotik

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Nama

Jenis sediaan

Kemasan

Amoxicilin
Anutriptilin HCL
Cloramfenicol
Cotrimoxazole
Tetracycline
Oxytetracycline
Chloroquinon Fosfat

Kapsul 250mg, Syrup kering
125mg/ml

Kapsul, botol

Syrup 500mg, syrup kering
125mg/ml
Tablet salut 25mg
Kapsul 250mg, tetes telinga 3%
Kapsul 250mg, tablet 280mg

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
27

Kaplet, botol
Tablet

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
suspensi

Kapsul,botol

Kapsul 250mg

Botol

Salep mata 1%, salep 3%
Tablet 250mg

Tube

Tablet 250mg
Tablet
Tablet
2

3

Antihelmintik
/ Antiparasit

Analgetik

1. Metronidazole

Tablet 250mg

Tablet

2. Pirantel pamoat

Tablet 25mg basa

Tablet

3. Mebendazole

Tablet 250mg

Tablet

1. Antalgin / metampiron

Tablet 500mg

Tablet

2. Paracetamol

Tablet 500mg/ syr

Tablet, botol

3. Asam Mefenamat

125mg/25ml

Tablet

4. Asetosal

Tablet 500mg

Tablet

Tablet 500mg
4

5

6

7

Kortikosteroid

Vitamin/
roboransia

1. Dexametasone

Tablet 500mg

Tablet

2. Hidrokortisone

Krim 2,5%

Tube

3. Prednisone

Tablet 5mg

Tablet

1. Vitamin A

Kapsul lunak 200.000 IU

Kapsul

2. Vitamin B1

Tablet 50mg

Tablet

3. Vitamin B6

Tablet 10mg

Tablet

4. Vitamin B complex

Tablet 50mg

Tablet

5. Vitamin B12

Injeksi 500mg/ml

Ampul

6. Vitamin C

Tablet 50mg

Tablet

Tablet salut, kombinasi

Tablet

Hipnotik/
sedative

1. Diazepam

Tablet 2 mg

Tablet

2. Genobarbital

Tablet 50mg

Tablet

Anestesi lokal

1. Lidokain

Injeksi

Ampul

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
28

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

8

9

10

Antitusif
/
ekspektoran

Bronkodilator

Antihistamin

2. Pehakain

Injeksi

Ampul

3. Etil klorida

Spray

Botol

1. Codein HCL

Tablet 10mg

Tablet

2. Dextromethorpan hbr

Tablet 15mg, syr 10mg/5ml

Botol

3. Gliseril guaiacolat

Tablet 100mg

Tablet

4. OBH

Syrup

Botol

5. Efedrin

Tablet

Tablet

1. Aminofilin

Tablet 200mg

Tablet

2. Salbutamol

Tablet 2mg

Tablet

1. Clorphenilamin maleat

Tablet 4mg

Tablet

2. Dipenhidramin

Injeksi 10mg/ml

Tablet

11

Antidiabetik

Glibenclamide

Tablet 5 mg

Tablet

12

AINS

Ibuprofen

Tablet 200mg, 400mg

Tablet

13

Antijamur

Grisofulvin

Tablet 125mg

Tablet

14

Antihipertensi

Kaptopril

Tablet 12,5mg

Tablet

15

Obat
lokal :

2. Antasida doen

Tablet 500mg

Tablet

3. Kalsium laktat

Tablet kombinasi

Tablet

B.
Obat
saluran cerna

Antihemoroid
suppositoria

Tablet

Tablet

Suppositoria

Suppositoria

Antiseptik

1. Ethanol 70%

Larutan

Botol

2. Gentian violet 1%

Larutan

Botol

3. Rivanol 0,1%

Larutan

Botol

4. Lysol 50%

Larutan

Botol

5. Eugenol

Cairan

Botol

1. Furosemide

Tablet 40mg

Tablet

kerja

A.
Obat
saluran napas

16

17

Diuretik

1. Natrium bikarbonat

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
29

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
2. Hidroklortiazide

Tablet 25mg

Tablet

18

Antidiare

1. Garam oralit 200ml air

Sak

19

Antiseptik

1. Clorpromazine

Tablet salut 25mg,injeksi 5mg

Tablet,
ampul

20

Antimigrain

1. Metilergometrine

Injeksi 0.2 mg/ml

Ampul

21

Antiemetik

1. Metoklopramide

Tablet 10mg, syr 2mg/5ml

Tablet, botol

22

Antitiroid

1. Propiltiourasil

Tablet 10mg

Tablet

23

Antikolinergik

1. Ekstra beladona

Tablet 10mg

Tablet

24

Keratolitik

1. As benzoat 3 %, as
salisilat 6 %

Salep

Pot

2. As salisilat 2% +
belerang endap 4 %

Pot

3. Salisil talk 2 %
Kotak
25

Larutan infus

1. Dekstran

Larutan infus 6%

Botol

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR PELAYANAN

PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
30

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

ALUR BEROBAT
Pendaftaran

Ruang Tunggu

Poli Umum

Apotik

BAB IV
PROGRAM KERJA PUSKESMAS
Puskesmas merupakan suatu kesatuan organisasi kesehatan fungsional yang
merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta
masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok. Puskesmas mempunyai
wewenang dan tanggungjawab atas pemeliharaan kesehatan masyarakat dalam wilayah
kerjanya.
Fungsi puskesmas adalah menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan,
memberdayakan kesehatan dan memberdayakan keluarga serta memberikan pelayanan
tingkat pertama.
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
31

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Puskesmas Medan Labuhan telah melaksanakan upaya kesehatan wajib yaitu:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Upaya promosi kesehatan
Upaya kesehatan lingkungan
Upaya kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana
Upaya perbaikan gizi masyarakat
Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
Upaya pengobatan
Upaya pencatatan dan pelaporan
Serta upaya kesehatan pengembangan yaitu:

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Upaya kesehatan sekolah
Upaya kesehatan olah raga
Upaya perawatan kesehatan masyarakat
Upaya kesehatan kerja
Upaya kesehatan gigi dan mulut
Upaya kesehatan jiwa
Upaya kesehatan mata
Upaya kesehatan usia lanjut

9. Upaya pembinaan pengobatan tradisional
10. Upaya kesehatan penunjang terdiri dari laboratorium sederhana.
4.1
4.1.1

Program Dasar dan Program Pengembangan Puskesmas Medan Labuhan
Upaya Kesehatan Wajib
Upaya kesehatan wajib Puskesmas adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan
komitmen nasional, regional, dan global, serta mempunyai daya tarik yang tinggi untuk
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan harus diselenggarakan disetiap
puskesmas.
Untuk Dinas Kesehatan Kota Medan upaya penyelenggaraan kesehatan wajib
Puskesmas ada 7 program wajib yaitu:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Upaya Promosi Kesehatan
Upaya Kesehatan Lingkungan
Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana
Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat
Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular
Upaya Pengobatan
Upaya Pencatatan dan Pelaporan

4.1.2

Upaya Kesehatan Pengembangan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
32

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Upaya kesehatan pengembangan puskesmas adalah upaya yang ditetapkan
berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan dimasyarakat serta disesuaikan
dengan kemampuan Puskesmas, yang dipilih dari daftar upaya kesehatan Puskesmas yang
telah ada, yaitu:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Upaya Kesehatan Sekolah
Upaya Kesehatan Olahraga
Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat
Upaya Kesehatan Kerja
Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut
Upaya Kesehatan Jiwa
Upaya Kesehatan Mata

8. Upaya Kesehatan Usia Lanjut
9. Upaya Pembinaan Pengobatan Tradisional
10. Pemeriksaan Laboratorium
4.2

Program Prioritas Puskesmas Medan Labuhan
4.2.1

Upaya Promosi Kesehatan

Tujuan
1. Agar individu, kelompok masyarakat secara keseluruhan melaksanakan perilaku
hidup sehat
2. Agar individu, kelompok masyarakat berperan aktif dalam upaya-upaya kesehatan,
ikut dalam perencanaan dan penyelenggaraan posyandu
Sasaran
1.
2.
3.
4.

Tatanan rumah tangga
Tatanan institusi pendidikan (sekolah) termasuk madrasah dan pondok pesantren
Tatanan tempat kerja (kantor, pabrik, dll)
Tatanan tempat-tempat umum, pasar, terminal tempat ibadah, tempat hiburan,

restoran dan lain-lain
5. Tatanan institusi kesehatan (Puskesmas, Rumah Sakit, dll).
Kegiatan
1. Mengadakan penyuluhan mengenai kesehatan pribadi, kesehatan lingkungan, gizi
keluarga, KB, imunisasi, posyandu, dan sebagainya bertempat di:
 Balai Kelurahan dan Kecamatan
 Sekolah SD, SMP, SMA
 Rumah Ibadah
 Posyandu
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
33

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
2. Mengadakan ceramah dan diskusi dengan bantuan poster, pamflet, dan brosur
3. Pembinaan generasi muda untuk hidup di dalam kegiatan antara lain berupa gotong
royong dan olah raga
4. Kegiatan yang dilakukan oleh pihak puskesmas maupun di lapangan yaitu
mewujudkan peran serta masyarakat posyandu dan bakti husada yang memberikan
keterangan penyuluhan terhadap:
a. Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
b. Higiene dan sanitasi lingkungan
c. Perbaikan gizi
d. Kesehatan dan kunjungan ke rumah-rumah
e. Tanaman obat keluarga
5. Mewujudkan peran serta masyarakat melalui posyandu, kesehatan dan kunjungan
ke rumah-rumah serta tanaman obat-obatan keluarga (Toga). Cara-cara yang
dilakukan dengan mengadakan penyuluhan perorangan, perkelompok, dan massal.
Metode yang dilaksanakan yaitu, bimbingan dan konseling, ceramah, diskusi
kelompok, demonstrasi dan lain-lain.
4.2.2

Upaya Kesehatan Lingkungan

Tujuan
Untuk memperbaiki mutu lingkungan hidup yang dapat menjamin kesehatan
melalui kegiatan sanitasi serta pencegahan.
Sasaran
a. Daerah yang rawan air bersih.
b. Daerah yang rawan penyakit menular.
c. Daerah percontohan dan pemukiman baru.
d. Tempat-tempat umum seperti terminal, pasar swalayan, rumah ibadah, dan lain-lain.
e. Masyarakat yang padat penduduknya dan lingkungan yang kotor.
Kegiatan
a. Penggunaan sumber air bersih dan pembuatan WC yang memenuhi syarat kesehatan.
b. Higiene dan sanitasi tempat tinggal yang mencakup:
 Mendata tempat pembuangan sampah dan sarana jamban keluarga



Mendata sarana air minum.
Mengadakan penyuluhan tentang kesehatan lingkungan.
Mendemonstrasikan tentang sumur yang baik bagi kesehatan.

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
34

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
c. Higiene dan Sanitasi Lingkungan berupa pengawasan kesehatan dan tempat-tempat
umum sera tempat pengolahan dan penyajian.
d. Melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Tabel 6 Distribusi Perumahan Penduduk di Wilayah Kerja Puskesmas Medan
Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Tahun 2016
No

Kelurahan

Permanen

Total
Semi

Non
Permanen
-

1

Martubung

3331

Permanen
35

2

Sei Mati

1962

63

-

5293

98

-

Jumlah
Keterangan Tabel 6:

Dari tabel di atas didapatkan bahwa kontruksi perumahan penduduk di wilayah kerja
Puskesmas Medan Labuhan terbanyak adalah perumahan permanen
Tabel 7 Distribusi Sarana Pembuangan Sampah di Wilayah Kerja Puskesmas Medan
Labuhan Kecamatan Medan Labuhan 2016
Jenis
No
1
2

Kegiatan
Sampah
TPS
TPA

Target
Jumlah
5
-

Pencapaian
%
90
-

Jumlah
5
-

%
90
-

Keterangan Tabel 7:
1. Perumahan yang memiliki sarana pembuangan sampah di wilayah kerja Kelurahan
Martubung dan Sei Mati sebanyak 90%.
2. Perumahan yang tidak memiliki sarana pembuangan sampah di wilayah kerja
Kelurahan Martubung dan Sei Mati sebanyak 5%.

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
35

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Tabel 8 Distribusi Penyediaan Air Bersih di Wilayah Kerja Puskesmas Medan
Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Tahun 2016

No

Kelurahan

Sumber Air Bersih
PAM

Sumber Galian

Jumlah

1

Martubung

2271

540

2811

2

Sei Mati

1140

588

1728

Keterangan Tabel 8:
1. Di Kelurahan Martubung yang menggunakan sumber penyediaan air bersih terbanyak
adalah PAM sebanyak 2561.
2. Di Kelurahan Sei Mati yang menggunakan sumber penyediaan air bersih terbanyak
adalah PAM sebanyak 854.
4.2.3 KIA dan Imunisasi
4.2.3.1 Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)
Kesehatan Ibu dan Anak adalah upaya kesehatan yang menyangkut
pelayanan dan pemeliharaan ibu hamil, bersalin, bayi dan balita serta anak usia
prasekolah yang menjadi tanggungjawab Puskesmas dalam rangka meningkatkan
kesehatan serta kesejahteraan bangsa pada umumnya.
Tujuan
a. Melaksanakan pemeriksaan pada ibu hamil yaitu
Timbang berat badan, mengukur tekanan darah, mengukur tinggi fundus uteri,
pemberian tablet tambah darah serta vitamin A.
b. Memberikan penyuluhan pada ibu hamil mengenai keadaan gizi, perawatan
payudara, ASI eksklusif, kebersihan diri dan lingkungan serta P2P.
c. Memberikan motivasi agar ibu hamil ikut pelayanan KB.
d. Membina Posyandu.
e. Merujuk pasien ke Rumah Sakit apabila penyakitnya tidak dapat ditanggulangi
di Puskesmas.
f. Pencatatan dan pelaporan KPKIA (Kelompok Pembinaan Kesehatan Ibu dan
Anak).
g. Pemberian Imunisasi pada Bayi, balita, ibu hamil, anak sekolah dan calon
pengantin.
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
36

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Sasaran
Ibu hamil, bersalin, bayi, ibu nifas, anak prasekolah.
Kegiatan
a. Pemeriksaan dan pemeliharaan kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui serta
b.
c.
d.
e.

KB.
Pertolongan persalinan di luar Rumah Sakit.
Pemeriksaan dan pemeliharaan anak.
Imunisasi dasar dan revaksinasi.
Pengobatan sederhana dan pencegahan dehidrasi pada anak menderita diare

f.
g.
h.
i.
j.

dengan pemberian cairan peroral.
Penyuluhan gizi untuk meningkatkan status gizi ibu dan anak.
Bimbingan kesehatan jiwa dan anak.
Menjalankan kunjungan rumah.
Pendidikan kesehatan kepada masyarakat.
Pelayanan keluarga berencana

A. TABEL 9 LAPORAN KIA WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEDAN
LABUHAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN JANUARI s/d MARET 2016
Target(%)
No.

Jenis Kegiatan KIA

Sasara
n

Jumla
h

%

Pencapaian
Jumlah

%

Jan

Feb

Mar

1

K1

688

653

95

50

50

66

24,1

2

K4

668

619

90

55

49

52

22,6

3

KN 1

625

562

90

54

48

51

24,4

4

KN 2

625

562

90

38

65

50

24,4

5

Persalinan oleh Nakes

657

591

90

39

68

46

23,2

6

DRT/Kes

137

27

20

2

3

2

5,1

7

BBLR

-

-

-

0

1

0

-

8

Persalinan dengan
komplikasi

137

27

20

2

7

8

12,4

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
37

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

B. TABEL 10 LAPORAN 10 KASUS TERBESAR DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS MEDAN LABUHAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN JANUARI
s/d MARET 2016
NO

JENIS PENYAKIT

TOTAL

1

ISPA

1341

2

Penyakit Tekanan Darah Tinggi

393

3

Gastritis

202

4

Penyakit Kulit Alergi

317

5

Diare

156

6

Dyspepsia

203

7

Rematik

140

8

Penyakit Pulva

16

9

DM

56

10

Ginggivitis

51
Jumlah

2875

4.2.3.2 Program Imunisasi
Pengertian
Imunisasi adalah suatu tindakan memberikan kekebalan kepada tubuh
terhadap penyakit tertentu.
Tujuan

Menurunkan angka kesakitan dan angka kematian.
Mencegah terjadinya cacat pada bayi, anak, ibu hamil dan pencegahan
penyakit.

Sasaran
Bayi, Balita, Ibu Hamil, Anak Sekolah, dan Pasangan Usia Subur (PUS).

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
38

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Macam-macam Imunisasi

BCG
Kegunaan
Menghindarkan dan memberikan kekebalan terhadap penyakit TBC terhadap
anak.
Cara Pemberian
1. Diberikan pada bayi umur 0-11 bulan, diberikan sekali.
2. Lokasi pemberian pada lengan kanan atas.
3. Dengan injeksi sc.
4. Dosis 0.05 cc

DPT
Kegunaan
Untuk mencegah Difteri, Pertusis dan Tetanus.
Cara Pemberian
1.
2.
3.
4.

Diberikan pada bayi umur 2-11 bulan, sebanyak 3 kali.
Dosis 0.5 ml dengan interval minimal 4 minggu, sebanyak 3 kali suntikan.
Lokasi suntikan dipaha luar.
Injeksi IM.

Polio
Kegunaan
Memberikan kekebalan aktif terhadap Penyakit Polio.
Cara Pemberian
1. Diberikan pada bayi umur 2-11 bulan, sebanyak 4 kali.
2. Diberikan dengan meneteskan kedalam mulut

Campak
Kegunaan
Memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit campak.
Cara Pemberian
1. Diberikan pada bayi umur 9-11 bulan, sebanyak 1 kali.

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
39

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
2. Lokasi pemberian pada lengan kiri.
3. Dengan injeksi Subkutan
4. Dosis 0.5 ml

Tetanus Toxoid
Kegunaan
Memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit Tetanus
Cara Pemberian
1. Diberikan pada murid kelas V SD, calon pengantin (PUS), diberikan 2 kali
dengan interval 4 minggu

Hepatitis B
Kegunaan
Memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit Hepatitis B
Cara Pemberian
1. Diberikan pada bayi umur 0-7 hari, diberikan 3 kali dengan interval
minimal 4 minggu pada pemberian I dan II. Pemberian ke II dan III
diberikan dengan interval 5 bulan.
2. Dengan Injeksi memakai unijec

Tabel 11 Pencapaian Imunisasi di Wilayah Kerja uskesmas Medan
Labuhan Kecamatan Medan Labuhan Januari – Maret Tahun 2016
Progra
m

Pencapaian

Sasara
n

Target
%

Jan

Feb

Mar

Capaian
%

Hb0

625

97

40

48

63

24,1

BCG

625

97

59

40

45

24,6

625

97

60

44

40

24,6

625

97

39

62

50

24,1

DPTHb-Hib
I
DPTHb-Hib
II

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
40

Keteranga
n

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
DPTHb-Hib
III

625

97

45

55

50

24

Polio I

625

97

46

53

50

23,8

Polio II

625

97

43

40

66

23,8

Polio III

625

97

30

50

69

23,8

Polio IV

625

97

38

50

60

23,6

Campak

625

97

40

50

63

24,4

DATA BULANAN PENDERITA TB PARU DI WILAYAH PUSKESMAS MEDAN
LABUHAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN JANUARI s/d MARET 2016

No

Jenis Kegiatan

Target

Pencapaian

Jumlah

%

Jan

Feb

Mar

%

42

80

-

2

-

4.7

BTA-

-

-

-

-

-

-

Anak

-

-

-

-

-

-

E Paru

-

-

-

-

-

-

2

Sembuh

-

-

-

-

-

-

3

Angka Konversi

1

-

-

-

-

-

4

Kambuh

-

-

-

-

-

-

1

Penderita BTA+

DATA BULANAN PENDERITA DBD DI WILAYAH PUSKESMAS MEDAN
LABUHAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN JANUARI s/d MARET 2016

No

Bulan

Jumlah
Pasien

Keteranga
n

1

Januari

-

-

2

Februari

-

-

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
41

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
3

Maret
Jumlah

-

-

-

-

DATA BULANAN PENDERITA DIARE DI WILAYAH PUSKESMAS MEDAN
LABUHAN KECAMATAN MEDAN LABUHAN JANUARI s/d MARET 201
NO

Bulan

Jumlah Kasus

1

Januari

45

2

Februari

49

3

Maret

62

Jumlah

156

4.2.3.3 KB
Keluarga Berencana adalah penggunaan cara-cara mengatur kesuburan dengan
menjarangkan kelahiran selanjutnya untuk mencapai tujuan tertentu.
Tujuan
Menaikkan derajat kesehatan melalui upaya menjarangkan kehamilan dalam
kelembagaan Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera (NKKBS).
Sasaran
Pasangan Usia Subur (PUS), Ibu hamil dan Ibu menyusui.
Kegiatan
a. Memberikan penyuluhan dan penerangan tentang KB dengan usaha-usaha tertentu.
b. Memberikan layanan kontrasepsi pada akseptor KB dalam bentuk IUD (Intra Uterin
Device), PIL, Kondom, suntikan, Kontap (Kontrasepsi Mantap), dan implant (susuk).
c. Menerima calon akseptor dan akseptor KB yang dirujuk dan pos-pos KB dan posyandu
d.
e.
f.
g.

di Wilayah kerja Puskesmas.
Memotivasi calon akseptor dan akseptor KB agar menjadi motivator KB.
Melayani konsultasi kemandulan dan konsultasi kontap.
Membuat laporan kegiatan KB bulanan, triwulan dan tahunan.
Memberikan penyuluhan dan penerangan tentang KB dengan usaha-usaha terpadu.

TABEL LAPORAN CAKUPAN KB PUSKESMAS MEDAN LABUHAN JANUARI
S/D MARET 2016
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
42

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

No

4.2.4

Akseptor KB

JA
N

FE
B

MA
R

Jumla
h

1

IUD

0

0

0

0

2

PIL

16

0

0

16

3

KONDOM

2

0

0

2

4

SUNTIK

12

0

0

12

5

IMPLANT

0

0

0

0

JUMLAH

30

0

0

30

Upaya Perbaikan Gizi
Gizi adalah kebutuhan pokok bagi manusia yang sehat, yang didapat dari makanan
yang kita makan. Hendaknya makanan yang kita makan mengandung gizi. Jangan
dipandang dari segi kemewahan dan banyaknya saja.
Permasalahan gizi di Indonesia merupakan masalah yang cukup berat dan komplit,
pada hakekatnya dikarenakan keadaan ekonomi yang kurang dan kurangnya pengetahuan
tentang nilai gizi dari makanan yang ada. Penyakit-penyakit karena kurangnya gizi di
indonesia adalah defisiensi protein kalori, defisiensi vitamin A dan defisiensi yodium
(gondok).
Beberapa kegiatan usaha perbaikan gizi di puskesmas medan labuhan kecamatan
medan labuhan terdiri dari:
1. Mendata jumlah balita yang ada di wilayah kerja puskesmas.
2. Melakukan survei terhadap keadaan gizi masyarakat terutama gizi balita.
3. Melaksanakan pemberian vitamin A dosis tinggi untuk mencegah defisiensi Vitamin A
pada balita.
4. Memberikan tablet penambah darah untuk mencegah dan mengobati anemia pada ibu
hamil dan menyusui
5. Memberikan arahan seberapa pentingnya pemberian ASI Ekslusif bagi bayi untuk
mekanisme pertahanan tubuh
Tabel Laporan Pemberian Kapsul Vitamin A dan Tablet Fe dan ASI Esklusif
Wilayah Kerja Puskesmas Medan Labuhan Januari s/d Maret 2016
No

Program Kegiatan

Sasaran

Target
%

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
43

Pencapaian
Jan

Feb

Mar

%

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
1

Pemberian vitamin A
Bayi

497

85

70

98

109

55,7

2

Pemberian vitamin A
Balita

3.110

85

489

685

436

51,7

3

Pemberian vitamin A
Bufas

676

100

43

48

58

22,1

4

Pemberian tablet Fe
Bumil

688

90

68

42

42

22,6

5

Pemberian tablet Fe
Bufas

676

100

38

46

60

21,3

6

Pemberian ASI esklusif

84

80

9

8

12

34,5

SKDN di Wilayah Kerja Puskesmas Medan Labuhan
Jan

Feb

Mar

S

1969

1969

1969

K

1969

1969

1969

D

1662

1665

1675

N
Keterangan :

866

870

874

S

: Semua balita di wilayah kerja puskesmas

K

: Semua Balita yang terdaftar dan mempunyai KMS

D

: Semua Balita yang ditimbang di Posyandu

N

: Semua Balita yang naik timbang

SKDN di Wilayah KerjaPuskesmas Medan Labuhan Januari s/d Maret 2016
Jan

Feb

Mar

N/S

43,98

44,18

44,38

K/S

100

100

100

D/S

84,76

84,56

85,06

D/K
84,76
KKS ILMU KESEHATAN
MASYARAKAT 84,76
FK UMI
N/D
52,1
52,26
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
44

85,06
52,17

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Dari tabel di atas dapat kita lihat bahwa:
N/D

: Status Gizi

D/S

: Peran serta masyarakat

N/S

: Efektivitas kegiatan

D/K

: Kesinambungan program

K/S

: Cakupan program

Laporan Gizi Buruk Puskesmas Medan Labuhan Januari s/d Maret 2016

No

4.2.5

Bulan

Kel.Martubung

Kel.Sei Mati

1

Januari

2

4

2

Februari

-

1

3

Maret

2

2

Jumlah

4

7

Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit
Penyakit menular adalah penyakit infeksi yang dapat dipindahkan dari orang atau

orang yang sakit dan reservoir ataupun benda-benda yang mengandung bibit penyakitnya
ke manusia sehat.
A. Penyakit Menular Langsung
Kegiatan :
1. Sosialisasi Dan Penyuluhan
 Tb Paru
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
45

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN






Hiv, Aids
Ims
Hepatitis
Diare
Thypoid
Ispa, Pneumonia
Kusta,

2. Penemuan Dan Pencegahan Dini Secara Aktif
 Penemuan Kasus Secara Dini
 Pelacakan Kasus
 Pemberian Obat
 Kunjungan Rumah
 Pendampingan
 Deteksi Dini Hiv/Aids/Tb /Hepatitis
B. Penyakit Menular Vektor Dan Zoopotik Pada Bumil
Kegiatan :
1. Sosialisasi Dan Penyuluhan
 MALARIA
 DBD
 CHIKUNGUNYA
 FILARIASIS
 KECACINGAN
 RABIES
 FLU BURUNG
2. Penemuan Dan Pencegahan Dini Secara Aktif
 Penemuan Kasus Secara Dini
 Pelacakan Kasus
 Pemberian Obat
 Kunjungan Rumah
 Pendampingan
 Sweeping Dan Screening Ibu Hamil Pada Populasi Yang Beresiko
C. Pengendalian Vektor
Kegiatan :
1. Pemberian Obat Pencegahan
2. Kunjungan Rumah
 PSN
 PJB
 FOCUS FOGING
3. Pendampingan
4. Sweeping Dan Shreening Ibu Hamil Pada Populasi Yang Beresiko
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
46

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
5. Penanganan Kejadian
6. Sosialisasi Dan Penyuluhan Masyarakat

4.2.6 Upaya Pencatatan dan Pelaporan
Tujuan
Untuk menilai hasil kerja yang sudah dilakukan dan dapat digunakan sebagai bahan
didalam menyusun rencana kerja.
1. Pembagian
a. Pencatatan
 Kegiatan Administrasi
 Registrasi Family Folder
 Registrasi Kegiatan Lain
b. Pelaporan
 Laporan Kejadian Luar Biasa
 Laporan Biasa, yaitu mencatat jumlah penyakit dan pengunjung puskesmas
 Laporan Mingguan, yaitu mencatat kasus penyakit menular
 Laporan Bulanan, yaitu mencatat kegiatan puskesmas dan posyandu
 Laporan Triwulan, yaitu mencatat semua kegiatan puskesmas dan rencana kerja

selama triwulan
Laporan Tahunan, yaitu mencatat semua laporan dalam satu tahun yang diambil
Laporan Khusus berupa penyakit, kematian dan obat

4.3

Upaya Kesehatan Pengembangan Puskesmas Medan Labuhan

4.3.1

Usaha Kesehatan Sekolah atau UKS

Kegiatan UKS di Puskesmas Medan Labuhan:
1. Mendata jumlah murid sekolah.
2. Melakukan pemeriksaan berkala.
3. Memberikan pendidikan kesehatan melalui kegiatan intra atau ekstrakulikuler atau
pelatihan dokter kecil/ remaja.
4. Memberikan pelatihan guru UKS.
5. Melaksanakan penyuluhan kesehatan pribadi, kesehatan gigi, kesehatan lingkungan,
P2M, Imunisasi, P3K, dll.
6. Melakukan PSN dan gotong royong.
7. Membuat rencana kerja bulanan dan laporan kerja bulanan, triwulan, dan tahunan.
Tabel 16 Data Sekolah di Wilayah KerjaPuskesmas Medan Labuhan Kecamatan
Medan Labuhan Tahun 2016
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
47

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Nama Sekolah
Jumlah

TK
8

SD
20

SMP
6

SMA
3

SMK
1

Perguruan Tinggi
0

Sebagian dari sekolah tersebut tidak mempunyai fasilitas UKS dan guru pembina
UKS dibawah pengawasan dan pembinaan tenaga kesehatan dari Puskesmas Medan
Labuhan.
4.3.2

Upaya Kesehatan Olahraga
Kegiatan yang dilakukan memberikan penerangan kepada pengunjung agar

menjaga kesehatan, kebugaran tubuh dengan berolahraga. Di puskesmas Medan Labuhan
sendiri, kegiatan kesehatan olahraga sampai saat ini belum berjalan dengan baik.
4.3.3

Upaya Perawatan Kesehatan
Tujuan:
1. Memberikan pelayanan perawatan secara menyeluruh kepada pasien atau keluarganya
di rumah pasien dengan mengikutsertakan masyarakat dan kelompok masyarakat di
sekitarnya.
2. Membantu keluarga dan masyarakat, mengenal kebutuhan kesehatannya sendiri dan
cara-cara penanggulangannya disesuaikan dengan batas-batas kemampuan mereka.
3. Menunjang program kesehatan lainnya dalam usaha pencegahan penyakit, peningkatan
dan pemulihan kesehatan individu, dan keluarganya.
4.3.4

Upaya Kesehatan Kerja

Kesehatan kerja sampai sejauh ini berjalan dengan baik.
4.3.5

Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut
Upaya kesehatan gigi dan mulut (UKGM) adalah upaya pokok yang menjadi beban

puskesmas yang bertujuan untuk mencegah dampak pengobatan serta dapat diartikan pula
kesehatan gigi dasar paripurna yang ditujukan pada individu, keluarga dan masyarakat
berpenghasilan rendah khususnya kelompok masyarakat awam.
Kegiatan-kegiatan upaya kesehatan gigi dan mulut yang dapat dilaksanakan:
1. Pemeriksaan, pengobatan dan perawatan gigi, penambalan dan pencabutan gigi.
2. Membuat rencana kerja dan laporan kegiatan.
Kegiatan yang dilakukan meliputi:
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
48

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
a. Pemeriksaan, pengobatan, perawatan gigi dan mulut serta rujukan, penyuluhan
kebersihan gigi pada pasien yang berobat di Puskesmas.
b. Usaha kesehatan gigi dan anak sekolah (UKGS).
c. Usaha kesehatan gigi masyarakat (UKGM).
Tabel 17 Jumlah Pasien Poliklinik Gigi Puskesmas Medan Labuhan Kecamatan
Medan Labuhan Januari – Maret Tahun 2016

BULAN

ASKES
(JIWA)

KS
(JIWA)

BPJS
(JIWA)

KRT
(JIWA)

1

Januari

1

13

11

57

UMU
M
(JIWA)
-

2

Februari

3

9

6

64

-

82

3

Maret

3

7

8

69

10

87

Jumlah

68

28

104

717

81

1150

N
O

JUMLAH
81

Keterangan Tabel 17:
Dari tabel diatas, dapat diketahui bahwa:

Kunjungan pasien terbanyak pada bulan Maret sebanyak 87 jiwa.
Kunjungan pasien terendah pada bulan Januari sebanyak 81 jiwa.
4.3.6 Upaya Kesehatan Jiwa
Kegiatan yang dilakukan meliputi :
1. Pengenalan dini gangguan jiwa
2. Memberikan pertolongan pertama pada penderita gangguan jiwa
3. Melakukan rujukan kepada unit yang lebih mampu bila diperlukan

4.3.7

Upaya Kesehatan Mata
Kegiatan yang dilakukan berintegrasi dengan kegiatan puskesmas lain:
1. Kegiatan KIA, Pemberian vitamin A dosis tinggi pada Balita, penyuluhan kesehatan di
Posyandu.
2. Dengan UKS penyuluhan kesehatan mata di sekolah.
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
49

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
4.3.8

Upaya Kesehatan Lanjut Usia
Kegiatan-kegiatan lanjut usia di Puskesmas adalah: Pelayanan kesehatan lanjut usia

antara lain adalah upaya promotif yaitu menggairahkan semangat hidup usia lanjut agar
mereka tetap berguna untuk dirinya sendiri, keluarga maupun masyarakat.
Upaya promotif dapat berupa kegiatan penyuluhan tentang:
a. Kesehatan dan pemeliharaan kesehatan dini.
b. Makanan dengan menu yang mengandung gizi seimbang.
Tabel 18 Data Posyandu Lansia di Wilayah KerjaPuskesmas Medan Labuhan
Kecamatan Medan Labuhan 2016

No

Kelurahan

Jumlah Posyandu
USILA

Jumlah Pasien /
Posyandu

1

Martubung

1

125

2

Sei Mati

1

111

2

236

Jumla
h

4.3.9

Upaya Pembinaan Pengobatan Tradisional
Pengobatan tradisional adalah salah satu pengobatan atau perawatan cara lain

diluar ilmu kedokteran atau keperawatan.
Tujuan
Melakukan pembinaan terhadap segala sarana, tenaga dan kegiatan pengobatan
tradisional diwilayah kerja.
Kegiatan

Memberikan pembinaan pengobatan tradisional kepada dukun patah, shinse, dll.
Memberikan penyuluhan tentang manfaat lingkungan sebagai bahan untuk menanam

TOGA.
Menciptakan lingkungan hidup dengan PKK, LKMD, dan masyarakat.

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
50

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Program kegiatan upaya pembinaan pengobatan tradisional di Puskesmas Medan
Labuhan belum terlaksana dengan baik serta belum dilakukan pencatatan dan pelaporan.
4.3.10 Laboratorium Sederhana
Kegiatan laboratorium di Puskesmas bertujuan untuk mempermudah mengadakan
diagnosa terhadap penyakit.
Kegiatan yang dilakukan:






Pemeriksaan Urin
Pemeriksaan Hb
Pemeriksaan Golongan darah
Pemeriksaan Kadar Gula Darah (KGD)
Pemerisaan Asam urat
Pemeriksaan Kolesterol darah
Pemeriksaan Urin rutin

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
51

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

BAB V
LAPORAN KEGIATAN
Laporan Penyuluhan Diabetes Melitus
Rabu, 30 Maret 2016

Topik

: Mengetahui tanda dan gejala serta pencegahan Diabetes Melitus

Tempat

: Kelurahan Martubung

Sasaran

: Usia Lanjut

Hari/Tanggal

: Rabu, 30 Maret 2016

Waktu

: 10.00 WIB s/d 12.30 WIB

I.

Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan penyakit tidak menular

yakni

Diabetes Melitus maka diharapkan adanya perubahan perilaku pada penderita
tidak terjadi komplikasi dan bagi yang tidak penderita agar lebih menjaga pola
hidup baik makan dan aktivitas sehari-hari terutama bagi para usia lanjut sesuai
dengan program kesehatan pada usia.
II.

Tujuan Khusus
Setelah para usia lanjut diberikan penyuluhan tentang Diabetes Melitus
maka diharapkan :

Mengetahui definisi, klasifikasi, faktor Risiko, gejala, pencegahan, dan
komplikasi dari Diabetes Melitus

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
52

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

III.

Materi
1.
2.
3.
4.
5.
6.

IV.

Definisi Diabetes Melitus
Klasifikasi Diabetes Melitus
Faktor Risiko Diabetes Melitus
Gejala Diabetes Melitus
Pencegahan Diabetes Melitus
Komplikasi Diabetes Melitus

Kegiatan Penyuluhan

No Tahap
1. Pembukaan

2.

3.
V.

Waktu
5 menit

Kegiatan Penyuluhan
Metode
 Mengucapkan salam
Ceramah
 Memperkenalkan diri
 Menjelaskan tujuan umum dan
khusus

Inti
2.1.Ceramah

15 menit

Definisi, klasifikasi, faktor risiko,
gejala, pencegahan dan komplikasi

Ceramah

2.2.Tanya jawab

10 menit

Memberikan kesempatan kepada
peserta usia lanjut untuk bertanya

Ceranah

2.3.Kesimpulan

5 menit

Ceramah

Penutup

5 menit

Menyimpulkan bahan penyuluhan
yang telah diberikan
Salam penutup

Metode
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya jawab

VI.

Media
1. Flip chart
2. Leaflat

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
53

Ceramah

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Mengetahui

Medan, 30 Maret 2016

Pembimbing Lapangan

(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

Co-Ass FK UMI

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian, Anggiat,
Indah, Irene, Stephanie, Oktari)

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
54

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Nama - Nama Peserta Kegiatan Penyuluhan Diabetes Melitus
Di Jl Martubung Lingkungan II
Rabu, 30 Maret 2016

Pelaksana
Petugas Puskesmas
Co-Ass FKUMI

:
: 2 orang
: 10 orang

Nama, Umur dan Alamat Peserta :
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25

Nama
Anisa
Nurma
Rusli
Yusni
Mardiah
M Idris Syam
Mahnijar
Siti Sahara
Basariah
Mardiah
Siti Nurhayati
Nilawati
Aisyah
Junia
Asiah
Nurmilah
Nuraisyah
Zahara
Salim
M Arsyaid
Mulip Amir
Muhniar
Abdul Jali
Nursiah
Karmini

Mengetahui
Pembimbing Lapangan
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
55

Umur
75
60
72
70
56
60
50
58
53
65
65
50
75
77
77
47
61
43
64
60
63
49
54
85
50

Alamat
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung

Medan, 30 Maret 2016
Co-Ass FK UMI

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian, Anggiat,
Indah, Irene, Stephani, Tari)

Laporan Penyuluhan Hipertensi
Rabu, 30 Maret 2016
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
56

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Topik

: Mengetahui tanda dan gejala serta pencegahan Hipertensi

Tempat

: Kelurahan Martubung

Sasaran

: Usia Lanjut

Hari/Tanggal

: Rabu, 30 Maret 2016

Waktu

: 10.00 WIB s/d 12.30 WIB

I.

Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan penyakit tidak menular

yakni

Hipertensi maka diharapkan adanya perubahan pola hidup pada penderita agar
dapat mengurangi terjadinya penyakit hipertensi dan komplikasinya agar kualitas
hidup lebih baik.
II.

Tujuan Khusus

Setelah dilakukan penyuluhan para peserta diharapkan
Mengetahui defenisi, faktor resiko, penyebab, dan cara pencegahan dari
hipertensi

III.

Materi
1.
2.
3.
4.

IV.

Definisi Hipertensi
Faktor Risiko Hipertensi
Penyebab Hipertensi
Cara Pencegahan

Kegiatan Penyuluhan

No Tahap
1. Pembukaan

Waktu
5 menit

Kegiatan Penyuluhan
Metode
 Mengucapkan salam
Ceramah
 Memperkenalkan diri
 Menjelaskan tujuan umum dan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
57

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
khusus
2.

3.

V.

Inti
2.1.Ceramah

15 menit

Definisi, klasifikasi, faktor risiko, Ceramah
gejala, pencegahan dan komplikasi

2.2.Tanya jawab

10 menit

Memberikan kesempatan
kepada Ceranah
peserta usia lanjut untuk bertanya

2.3.Kesimpulan

5 menit

Penutup

5 menit

Menyimpulkan bahan penyuluhan Ceramah
yang telah diberikan
Salam penutup
Ceramah

Metode
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya Jawab

VI.

Media
1. Flip Chart
2. Leaflat

Mengetahui

Medan, 30 Maret 2016

Pembimbing Lapangan

(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

Co-Ass FK UMI

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian, Anggiat,
Indah, Irene, Stephani, Tari)

Nama - Nama Peserta Kegiatan Penyuluhan Hipertensi
Di Jl Martubung Lingkungan II
Rabu, 30 Maret 2016

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
58

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Pelaksana
Petugas Puskesmas
Co-Ass FKUMI

:
: 2 orang
: 10 orang

Nama, Umur dan Alamat Peserta :
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25

Nama
Anisa
Nurma
Rusli
Yusni
Mardiah
M Idris Syam
Mahnijar
Siti Sahara
Basariah
Mardiah
Siti Nurhayati
Nilawati
Aisyah
Junia
Asiah
Nurmilah
Nuraisyah
Zahara
Salim
M Arsyaid
Mulip Amir
Muhniar
Abdul Jali
Nursiah
Karmini

Mengetahui
Pembimbing Lapangan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
59

Umur
75
60
72
70
56
60
50
58
53
65
65
50
75
77
77
47
61
43
64
60
63
49
54
85
50

Alamat
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung

Medan, 30 Maret 2016
Co-Ass FK UMI

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian, Anggiat,
Indah, Irene, Stephani, Tari)

Laporan Penyuluhan Stroke
Rabu, 30 Maret 2016

Topik

: Mengetahui tanda dan gejala serta pencegahan Stroke

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
60

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Tempat

: Kelurahan Martubung

Sasaran

: Usia Lanjut

Hari/Tanggal

: Rabu, 30 Maret 2016

Waktu

: 10.00 WIB s/d 12.30 WIB

I.

Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan penyakit tidak menular

yakni

Stroke maka diharapkan mendapat pengetahuan yang lebih akan penyakit stroke
sehingga dapat mencegah dan meminimalisasi penyakit stroke bahkan mencegah
agar tidak sampai pada komplikasi terutama bagi para usia lanjut.
II.

Tujuan Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan para peserta

Mengetahui definisi, faktor resiko, penyebab, pencegahan, faktor resiko dari
Stroke

III.

Materi
1.
2.
3.
4.

IV.

Defenisi Stroke
Faktor Resiko Stroke
Penyebab Stroke
Pencegahan Stroke

Kegiatan Penyuluhan

No Tahap
1. Pembukaan

2.

Inti
2.1.Ceramah

Waktu
5 menit

Kegiatan Penyuluhan
Metode
 Mengucapkan salam
Ceramah
 Memperkenalkan diri
 Menjelaskan tujuan umum dan
khusus

15 menit

Definisi, klasifikasi, faktor risiko, Ceramah

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
61

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
gejala, pencegahan dan komplikasi

3.

V.

2.2.Tanya jawab

10 menit

Memberikan kesempatan
kepada Ceranah
peserta usia lanjut untuk bertanya

2.3.Kesimpulan

5 menit

Penutup

5 menit

Menyimpulkan bahan penyuluhan Ceramah
yang telah diberikan
Salam penutup
Ceramah

Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab

VI.

Media
1. Flip Chart
2. Leaflat

Mengetahui

Medan, 30 Maret 2016

Pembimbing Lapangan

(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

Co-Ass FK UMI

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian, Anggiat,
Indah, Irene, Stephani, Tari)

Nama - Nama Peserta Kegiatan Penyuluhan Stroke
Di Jl Martubung Lingkungan II
Rabu, 30 Maret 2016

Pelaksana
Petugas Puskesmas
Co-Ass FKUMI

:
: 2 orang
: 10 orang

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
62

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Nama, Umur dan Alamat Peserta :
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25

Nama
Anisa
Nurma
Rusli
Yusni
Mardiah
M Idris Syam
Mahnijar
Siti Sahara
Basariah
Mardiah
Siti Nurhayati
Nilawati
Aisyah
Junia
Asiah
Nurmilah
Nuraisyah
Zahara
Salim
M Arsyaid
Mulip Amir
Muhniar
Abdul Jali
Nursiah
Karmini

Umur
75
60
72
70
56
60
50
58
53
65
65
50
75
77
77
47
61
43
64
60
63
49
54
85
50

Mengetahui

Medan, 30 Maret 2016

Pembimbing Lapangan

(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

Alamat
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung
Martubung

Co-Ass FK UMI

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian, Anggiat,
Indah, Irene, Stephani, Tari)

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
63

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Laporan Penyuluhan PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)
SD Min Sei Mati di Jl. Jermal Raya no. 32 Sei Mati
Kamis, 31 Maret 2016
Topik

: Menjaga kesehatan pribadi dan kebersihan sekolah

Tempat: SD Min Sei Mati di Jl. Jermal Raya no. 32 Sei Mati Kecamatan Medan
Labuhan
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
64

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Sasaran
: Siswa-Siswi SD
Hari/Tanggal : kamis, 31 Maret 2016
Waktu
: 10:00 WIB s/d selesai
I.

Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan PHBS diharapkan adalah kesadaran dari
Siswa-Siswi

akan pentingnya hidup sehat “Mencegah lebih baik daripada

mengobati.”
II.

Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan PHBS, diharapkan Siswa-siswi mampu:
 Mengetahui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat mampu mencegah

III.

Materi


IV.

penyakit
Mengtahui perilaku bersih dan sehat yang baik dan benar

Pengertian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Cara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Manfaat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Kegiatan Penyuluhan

No
Tahap
1
Pembukaan



Kegiatan Penyuluhan
Mengucapkan Salam
Memperkenalkan diri
Menjelaskan tujuan umum dan khusus

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
65

Metode
Ceramah

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
2

3
V.

Inti
2.1 Ceramah



Pengertian PHBS
Cara PHBS
Manfaat PHBS

2.2 Demotrasi

Olahraga di sekolah

Membuang sampah pada tempatnya

Ceramah

2.3 Tanya Jawab

Memberikan kesempatan kepada peserta
untuk bertanya

2.4 Kesimpulan

Menyimpulkan bahan penyuluhan yang telah
diberikan

Penutup

Salam Penutup

Tanya Jawab

Ceramah
Ceramah

Metode

VI.

Ceramah

Ceramah
Tanya Jawab

Media

Flip Chart
Leaflet

Mengetahui,
Pembimbing Lapangan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
66

Medan, 31 Maret 2016
Co-Ass FK UMI

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian,
Anggiat, Indah, Irene, Stephani, Tari)

Nama - Nama Peserta Kegiatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Di SD MIN Sei Mati Medan
Kamis, 31 Maret 2016

Pelaksana

:

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
67

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Petugas Puskesmas

: 2 orang

Co-Ass FKUMI

: 10 orang

Nama dan Umur Peserta

:
Kelas 1 A

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Nama
Abdillah
Ahmad Nejed
Anita Dewi Angreini
Annisa Almafira
Asti Amanda
Dina Aprilia
Eca Ramadhani
Fauzan Abdul Azis
Gilang Syahputra
Gusti Syahputra
Gusti Alamsyah
Keisya Nataqwa
Lailan Hayati
M Anggi Harahap
M Arif Refan

Umur
6
6
6
6
7
6
6
7
7
7
6
6
6
6
6

No
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

Nama
M Faizal
M Afif Hafuzah
M Hanif Aldiansyah
Novita Najwa
Raditya Ramanda
Rayhan Syahreza
Reva Meilani
Rinia Bustami
Sartika Andani
Sayla Faza
Sultan Al-Ghafur
Surya
Ummi Hariani
Nabila Rizky Arta
Wulan

Umur
6
6
6
7
7
6
6
6
6
6
7
6
6
6
6

Nama
M Alvin Wujaya
M Rasyid
M Rifqy
M Saipul
M Abrar
Mahinur Az-Zahra
Nazwa Nur Khasid
Nazwa
Pria Wahyu Anugrah
Rafa Samrisky
Rinaldi Dwi Aryah
Suri Ramadhani
Syah Raya Ayumi

Umur
6
7
6
7
7
7
7
6
6
7
7
6
6

Kelas 1 B
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13

Nama
Ade Kartini
Aulia Sabrina Nur
Aura Sakila
Ahmad Febrian
Auf Arsa
Afwika Wana Sara
Asyifa Putri Salim
Ansyah Tegar
Aldan Prayogi
Fahri Pratama
Fauzan Azkia
Galang Ramadhan
Jidan Fedryana

Umur
6
6
6
6
6
6
6
6
7
6
6
6
6

No
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
68

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
14
15
16
17
18
19

Kanaya
Lutfi Ramadhani
M Arif Pradana
M Maulana Ibrahim
M Fahri Arfansyah
Mutia Angraini

7
7
6
7
7
7

33
34
35
36
37
38

Tiara Ramadhani
Yoga Amin Nasution
Zulaikha Amanda
Fama Khairuni
Rafali Azma
Faky Nuha Ozrawan

6
7
6
6
6
7

Kelas 1 C
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Nama
Andra Ramadhan
Annisa Zahra
Arif Rahman
Alinah Sabilah
Elia Safirati
Fadli Ilham
M Fahrozi
M Fatih Farhat
M Khadafi
Faridah Aisyah
M Rafif Kuinata
Musafra M Nopal
Nazwa
Nuraini
Nurnabila
Putri Nabila
Rio Naldi
Suci Salsabila
Wulan Hikmah

Umur
6
7
6
6
6
7
6
6
6
7
6
6
6
6
6
7
6
6
7

No
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
69

Nama
Zahra Zitya
Zahra Safira
M Rizal Khafi
Ahmad Habib
M Fahridi Nasution
Agung Fauzan
Andra Winata
Alisah Fitri
Andira Silvi
Anjani Putri
Anita
Cinta Aulia
Cindi Satika Yani
Daffa Pratama
Dinda Bunga Harum
Dita Amanda
Fikri Muazzamin
Fahrin Andrean
Irfan Ahmad

Umur
6
7
6
6
7
6
7
6
6
7
6
7
6
7
7
6
7
6
6

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Kelas 1 D
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Nama
Khaisyah Dwi Putri
M Fadil Arif
M Raihan Firansyah
Mazayah Akila
Mutia Nur
M Firli
Mustakim Bayu
Nazmi M Zait
Nazwa Anisa
Nova Heridah
Raeshaa Lee
Suci Amelia
Suci Bazila
Satri Hadi
Tondi Fitri Kusuma
Umat Wira Kesuma
Yazit Putra Kesuma
Anzea Uzla
Ade Nurul Hakiki

Umur
7
6
7
6
6
6
7
6
6
7
6

No
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
70

Nama
Azra Wijaya
Ahmad Syahputra
Aulia Natasya
Balris
Balqis
Dzaki Husna
Dzakia Ahmad
Dafa Maulana
Dini Kurniawan
Desfrita
Fauzah F
6
7
7
7
6
6
6
7

Umur
6
6
7
7
7
6
6
6
7
7
6

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Kelas 1 E
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Nama
Fariz Rizky
Frisca H Sirait
Fitri Lestari
Haikal
Intan
Jihan K
Kanaya A
M Peradana P
M Hafiz
Maulidina N
M Idris
M Fatir Alwan
M Gilang
M Aufah
M Saidil
Nur Hafizah
Nazwal Aulia
Nabila Yumna
Nur Aulia

Umur
6
7
6
7
6
7
6
7
7
6
6
6
6
6
7
7
7
7
7

No
20
21
22
23
24
25
26

Mengetahui,

Nama
Nabila Atzima
Rafid
Rizky J
Syahrian F
Sutrisno
M Dimas
Zakiratul Husna

Umur
7
7
7
6
7
7
7

Medan, 30 Maret 2016

Pembimbing Lapangan

(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

Co-Ass FK UMI

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian,
Anggiat, Indah, Irene, Stephani, Tari)

Laporan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun)
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
71

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
SD Min Sei Mati di Jl. Jermal Raya no. 32 Sei Mati
Kamis, 31 Maret 2016
Topik

: Melakukan cuci tangan yang baik dan benar

Tempat: SD Min Sei Mati di Jl. Jermal Raya no. 32 Sei Mati Kecamatan Medan
Labuhan
Sasaran
: Siswa-Siswi SD
Hari/Tanggal : kamis, 31 Maret 2016
Waktu
: 10:00 WIB s/d selesai

I.

Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun)
diharapkan adalah kesadaran dari Siswa-Siswi akan pentingnya hidup sehat
“Mencegah lebih baik daripada mengobati.”

II.

Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun),
diharapkan Siswa-siswi mampu:

III.

Mengetahui bahwa CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) dapat mencegah

penyakit Diare
Mengetahui Cara CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) baik dan benar

Materi


IV.
No

Pengertian CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun)
Cara Perilaku CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun)
Manfaat Perilaku CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun)

Kegiatan Penyuluhan
Tahap

Kegiatan Penyuluhan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
72

Metode

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
1

2

Pembukaan

Inti
2.1 Ceramah
2.2 Demonstrasi

2.3 Tanya Jawab
2.4 Kesimpulan

3
V.

Penutup

Mengucapkan Salam
Memperkenalkan diri
Menjelaskan tujuan umum dan khusus



Pengertian CTPS
Cara CTPS
Manfaat CTPS

Ceramah

Peragaan cuci tangan yang baik dan
benar

Ceramah

Memberikan kesempatan kepada peserta
untuk bertanya

Ceramah

Tanya Jawab

Menyimpulkan bahan penyuluhan yang telah
diberikan

Ceramah

Salam Penutup

Ceramah

Metode

VI.



Ceramah
Tanya Jawab

Media

Flip Chart
Leaflet

Mengetahui,
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
73

Medan, 31 Maret 2016

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Pembimbing Lapangan

(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

Co-Ass FK UMI

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian,
Anggiat, Indah, Irene, Stephani, Tari)

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
74

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Nama - Nama Peserta Kegiatan Mencuci Tangan Pakai Sabun
Di SD MIN Sei Mati Medan
Kamis, 31 Maret 2016

Pelaksana

:

Petugas Puskesmas

: 2 orang

Co-Ass FKUMI

: 10 orang

Nama dan Umur Peserta

:
Kelas 1 A

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Nama
Abdillah
Ahmad Nejed
Anita Dewi Angreini
Annisa Almafira
Asti Amanda
Dina Aprilia
Eca Ramadhani
Fauzan Abdul Azis
Gilang Syahputra
Gusti Syahputra
Gusti Alamsyah
Keisya Nataqwa
Lailan Hayati
M Anggi Harahap
M Arif Refan

Umur
6
6
6
6
7
6
6
7
7
7
6
6
6
6
6

No
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

Nama
M Faizal
M Afif Hafuzah
M Hanif Aldiansyah
Novita Najwa
Raditya Ramanda
Rayhan Syahreza
Reva Meilani
Rinia Bustami
Sartika Andani
Sayla Faza
Sultan Al-Ghafur
Surya
Ummi Hariani
Nabila Rizky Arta
Wulan

Umur
6
6
6
7
7
6
6
6
6
6
7
6
6
6
6

Nama
M Alvin Wujaya
M Rasyid

Umur
6
7

Kelas 1 B
No
Nama
1 Ade Kartini
2 Aulia Sabrina Nur

Umur
6
6

No
20
21

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
75

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Aura Sakila
Ahmad Febrian
Auf Arsa
Afwika Wana Sara
Asyifa Putri Salim
Ansyah Tegar
Aldan Prayogi
Fahri Pratama
Fauzan Azkia
Galang Ramadhan
Jidan Fedryana
Kanaya
Lutfi Ramadhani
M Arif Pradana
M Maulana Ibrahim
M Fahri Arfansyah
Mutia Angraini

6
6
6
6
6
6
7
6
6
6
6
7
7
6
7
7
7

22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38

M Rifqy
M Saipul
M Abrar
Mahinur Az-Zahra
Nazwa Nur Khasid
Nazwa
Pria Wahyu Anugrah
Rafa Samrisky
Rinaldi Dwi Aryah
Suri Ramadhani
Syah Raya Ayumi
Tiara Ramadhani
Yoga Amin Nasution
Zulaikha Amanda
Fama Khairuni
Rafali Azma
Faky Nuha Ozrawan

6
7
7
7
7
6
6
7
7
6
6
6
7
6
6
6
7

Kelas 1 C
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Nama
Andra Ramadhan
Annisa Zahra
Arif Rahman
Alinah Sabilah
Elia Safirati
Fadli Ilham
M Fahrozi
M Fatih Farhat
M Khadafi
Faridah Aisyah
M Rafif Kuinata
Musafra M Nopal

Umur
6
7
6
6
6
7
6
6
6
7
6
6

No
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
76

Nama
Zahra Zitya
Zahra Safira
M Rizal Khafi
Ahmad Habib
M Fahridi Nasution
Agung Fauzan
Andra Winata
Alisah Fitri
Andira Silvi
Anjani Putri
Anita
Cinta Aulia

Umur
6
7
6
6
7
6
7
6
6
7
6
7

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
13
14
15
16
17
18
19

Nazwa
Nuraini
Nurnabila
Putri Nabila
Rio Naldi
Suci Salsabila
Wulan Hikmah

6
6
6
7
6
6
7

32
33
34
35
36
37
38

Cindi Satika Yani
Daffa Pratama
Dinda Bunga Harum
Dita Amanda
Fikri Muazzamin
Fahrin Andrean
Irfan Ahmad

6
7
7
6
7
6
6

Kelas 1 D
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Nama
Khaisyah Dwi Putri
M Fadil Arif
M Raihan Firansyah
Mazayah Akila
Mutia Nur
M Firli
Mustakim Bayu
Nazmi M Zait
Nazwa Anisa
Nova Heridah
Raeshaa Lee
Suci Amelia
Suci Bazila
Satri Hadi
Tondi Fitri Kusuma
Umat Wira Kesuma
Yazit Putra Kesuma
Anzea Uzla
Ade Nurul Hakiki

Umur
7
6
7
6
6
6
7
6
6
7
6

No
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
77

Nama
Azra Wijaya
Ahmad Syahputra
Aulia Natasya
Balris
Balqis
Dzaki Husna
Dzakia Ahmad
Dafa Maulana
Dini Kurniawan
Desfrita
Fauzah F
6
7
7
7
6
6
6
7

Umur
6
6
7
7
7
6
6
6
7
7
6

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Kelas 1 E
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Nama
Fariz Rizky
Frisca H Sirait
Fitri Lestari
Haikal
Intan
Jihan K
Kanaya A
M Peradana P
M Hafiz
Maulidina N
M Idris
M Fatir Alwan
M Gilang
M Aufah
M Saidil
Nur Hafizah
Nazwal Aulia
Nabila Yumna
Nur Aulia

Umur
6
7
6
7
6
7
6

No
20
21
22
23
24
25
26

Mengetahui,
Pembimbing Lapangan

(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

Nama
Nabila Atzima
Rafid
Rizky J
Syahrian F
Sutrisno
M Dimas
Zakiratul Husna
7
7
6
6
6
6
6
7
7
7
7
7

Umur
7
7
7
6
7
7
7

Medan, 31 Maret 2016
Co-Ass FK UMI

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian,
Anggiat, Indah, Irene, Stephani, Tari)

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
78

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Laporan Kegiatan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk)
Jumat, 01 April 2016

Topik

: Mengetahui cara dan tindakan memberantas jentik nyamuk

Tempat

: Kelurahan Sei Mati

Sasaran

: Semua penduduk Sei Mati

Hari/Tanggal

: Jumat, 01 April 2016

Waktu

: 10.00 WIB s/d 12.30 WIB

I.

Tujuan Umum
Untuk mengetahui cara dan pentingnya pemberantasan sarang nyamuk
(PSN) dalam upaya mencegah penyakit demam berdarah.

II.

Tujuan Khusus
1. Mengetahui definisi PSN (pemberantasan sarang nyamuk)
2. Mengetahui cara melakukan PSN (pemberantasan sarang nyamuk)
3. Pencegahan DBD dengan gerakan 3M PLUS

III.

Materi
1. Definisi PSN
2. Cara pencegahan DBD dengan gerakan 3M PLUS

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
79

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

IV.

Kegiatan Penyuluhan

No Tahap
1. Pembukaan

2.

3.

V.

Waktu
5 menit

Kegiatan Penyuluhan
Metode
 Mengucapkan salam
Ceramah
 Memperkenalkan diri
 Menjelaskan tujuan umum dan
khusus

Inti
2.1.Ceramah

15 menit

Definisi, cara pencegahan
dengan 3M PLUS

2.2.Demonstrasi

10 menit

2.3Tanya jawab

5 menit

Cara menambahkan bubuk ABATE Ceranah
kedalam bak kamar mandi
Memberikan kesempatan bertanya
kepada warga
Ceramah

2.3.Kesimpulan

10 menit

Penutup

5 menit

Menyimpulkan bahan penyuluhan
yang telah diberikan
Salam penutup
Ceramah

Metode
1. Ceramah
2. Demonstrasi
3. Tanya jawab

VI.

DBD Ceramah

Media
1. Flipchart
2. Leaflat

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
80

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Mengetahui

Medan, 1 April 2016

Pembimbing Lapangan

(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

Co-Ass FK UMI

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian, Anggiat,
Indah, Irene, Stephani, Tari)

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
81

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Nama - Nama Peserta Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)
Di Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jumat, 01 April 2016

Pelaksana
Petugas Puskesmas
Co-Ass FKUMI

:
: 1 orang
: 10 orang

Nama, Umur dan Alamat Peserta :
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23

Nama
Jumiati
Kaspul Anwar
Fauziah
Amar
Irfan
Nurlela Asni
Yusmadi
Indra Kusuma
Abdul Mangap
Dicky
Rahmawati
Wakinah
Retno
Hasan Basri
Fahruzi Masdadi
Amiruddin Tanjung
Munawar Damanik
Safruddin
Rusly Lubis
Muhelmi
Nuraini
Mariana
Amiruddin

Umur
36
40
32
35
60
57
42
39
41
52
25
53
43
38
41
62
38
45
47
61
57
29
37

Alamat
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati
Jl. Batang Kilat Lingkungan 3 Kelurahan Sei Mati

Mengetahui
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
82

Medan, 1 April 2016

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Pembimbing Lapangan

Co-Ass FK UMI

(dr. Anne Sophia Florence Sitompul)

(Jerry, Eva, Bobiet, Ridho, Dian, Anggiat,
Indah, Irene, Stephani, Tari)

Laporan Penyuluhan ISPA
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
83

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Kantor Kelurahan Sei Mati
Rabu, 6 April 2016
Topik

: ISPA

Tempat

: Kantor Kelurahan Sei Mati

Sasaran

: Masyarakat

Hari/Tanggal

: Rabu, 6 April 2016

Waktu

: 10.00 s/d 12.30 WIB

I. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan mengenai Infeksi Saluran Pernafasan Akut
(ISPA) diharapkan siswa dapat lebih waspada dan dapat mencegah terjadinya
ISPA di lingkungan tempat tinggalnya. Hal membantu kegiatan UKK yang
merupakan salah satu program kesehatan Puskesmas Medan Sunggal.
II. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan tentang ISPA maka diharapkan masyarakat
mampu:
 Mengetahui apa ISPA itu.
 Mengetahui tanda dan gejala ISPA.
 Mengetahui cara mencegah terjadinya ISPA
 Dapat segera memeriksakan diri ke pusat kesehatan
III. Materi
 Pengertian ISPA
 Tanda dan Gejala ISPA
 Cara Pencegahan ISPA
 Bagaimana Harus ke Pusat Kesehatan Jika ISPA Memberat.

No
1.

Tahap
Pembukaan

Waktu
5 menit

Kegiatan Penyuluhan
 Mengucapkan salam
 Memperkenalkan diri
 Menjelaskan tujuan umum
dan khusus

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
84

Metode
Ceramah

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
2.

Inti
2.1. Ceramah

15 menit

Membawa topik mengenai

Ceramah

ISPA
2.3. Tanya Jawab

10 menit

kepada ibu - ibu untuk

Ceramah

bertanya.
2.4. Kesimpulan

3.
IV.

Penutup

5 Menit

5 menit

Menyimpulkan bahan

Tanya Jawab

penyuluhan yang telah

Ceramah

diberikan
Salam penutup

Ceramah

Metode
 Ceramah
 Tanya Jawab

V. Media
 Poster Buatan
 Leaflet

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
85

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

Nama-nama Peserta Kegiatan Penyuluhan ISPA
Di Kelurahan Sei Mati
Rabu, 6 April 2016
Pelaksana

:

Petugas Puskesmas

: 2 orang

Ko-Ass FKUMI

: 10 orang

Nama, Umur, dan Alamat Peserta :
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29

Nama
Hanijah
Pariana Pane
Anwar M.Din
M.Samin
Rukiah
Wellem
Sumara
Awalludin
Nurbaiti
Nursatiah
Sari
Tetti
Salbiah
Suligan
Sopian
Jamingan
Demisma
Nurmania
Alianis
Syarifuddin
Pita Pane
Endang Sufiani
Eli Herlina
Nur Afni
Remina
Rosalinda
Rahmadillah
Maimunah
Herlinawati

Umur (tahun)
78
51
72
67
70
67
62
53
67
72
52
58
52
63
65
60
55
55
55
54
43
49
41
43
45
52
35
44
48

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
86

Alamat
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XVII Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XVII Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan II Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XI Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
30
31
32
33
34

Abdullah Nasution
Nurmala Lubis
Thamrin Lubis
Arlensyah
Marlela

67
64
55
49
43

Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XVI Sei Mati
Lingkungan XII Sei Mati
Lingkungan XVIII Sei Mati

Mengetahui

Medan, 6 April 2016

Observasi Kantin Sekolah
SD MIN Sei Mati Medan
Kamis, 31 Maret 2016
1. Bapak/Ibu sudah berapa lama berjualan dikantin sekolah?
Jawab : 10 tahun
2. Apa saja menu makanan/minuman yang tersedia di kantin ini?
Jawab : Sosis, nugget, snack, somboi, manisan buah, es buah
3. Apakah semua makanan yang dijual di kantin ini adalah hasil olahan sendiri atau
makanan titipan dari pedagang lain ?
Jawab : Sebagian hasil olahan sendiri dan sebagian dari pedagang lain
4. Menu makanan/minuman apa yang paling diminati?
Jawab : Sosis, nugget, snack, somboi
5. Sumber air dalam mengolah makanan/minuman, berasal darimana?
Jawab : Dari air sumur
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
87

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

6. Apakah air dimasak hingga mendidih sebelum disajikan?
Jawab : Ya
7. Es batu yang digunakan apakah terbuat dari air yang masak atau air mentah ?
Jawab : Air mentah ( air sumur )
8. Apakah bahan baku yang digunakan untuk makanan di kantin ini dalam keadaan
segar atau masih baru?
Jawab : Ya, masih baru

9. Kalau disimpan dikulkas, berapa lama disimpan?
Jawab : Paling lama satu hari

10. Dalam membeli makanan kemasan, apakah ibu/bapak memperhatikan hal-hal
seperti tanggal kadaluarsa dan kaleng ya penyok?
Jawab : Ya
11. Bagaimana cara pengolahan makanan/minuman di kantin ini?
Jawab : Makanan dimasak pada waktu subuh, lalu dijual pada pagi hari
12. Seberapa banyak penyedap rasa yang digunakan pada masakan di kantin ini?
Jawab : Menggunakan 2 bungkus penyedap rasa (Royco)
13. Apakah ibu mengunakan pengawet pada makanan/minuman yang dijual di
kantin ?
Jawab : Tidak
14. Apakah ibu menggunakan pemanis buatan pada makanan/minuman yang dijual
kantin ini?
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
88

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Jawab : Ya, secukupnya
15. Apakah ibu menggunakan pewarna makanan atau tekstil pada makanan/minuman
yang dijual dikantin ini?
Jawab : Tidak
16. Minyak goreng yang ibu/bapak gunakan untuk berapa kali penggorengan?
Jawab : Biasanya saya menggunakan 2-3 kali penggorengan, jika minyak kurang
saya langsung menambahkan tanpa mengganti minyak sebelumnya

17. Apa yang ibu lakukan jika ada menu makanan/minuman yang tidak habis dijual?
Jawab : Sisa makanan diberikan pada ternak
18. Apa yang ibu lakukan untuk menghindari hinggapan lalat pada makanan/minuman
yang dijual?
Jawab : Saya menutup makanan dengan menggunakan kain serbet, dan minuman
dalam keadaan tertutup
19. Yang berwarna merah ini makanan apa ibu?
Jawab : Somboi
20. Apakah Bapak/ibu selalu mencuci tangan sebelum mengolah dan menyajikan
makanan/minuman?
Jawab : Ya
21. Apakah ibu selalu menggunakan celemek selama mengolah dan menyajikan
makanan/minuman?
Jawab : Tidak
22. Dalam mengambil makanan, apakah ibu menggunakan sarung tangan dan centong?
Jawab : Tidak
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
89

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

23. Apakah ibu pernah batuk dan bersin ketika menyajikan makanan/minuman?
Jawab : Ya
24. Apakah Bapak/ ibu pernah merokok ketika menyajikan makanan/minuman?
Jawab : Tidak
25. Apakah ibu pernah menderita penyakit menular seperti batuk, pilek, diare selama
mengolah makanan/minuman?
Jawab : Ya
26. Apakah peralatan masak yang sudah digunakan dicuci dengan air bersih yang
mengalir atau dengan menggunakan air sabun?
Jawab : Peralatan masak dicuci dengan air yang mengalir dan air sabun
27. Apakah peralatan masak yang sudah dicuci dikeringkan dan dilap dengan kain
bersih?
Jawab : Tidak, peralatan masak hanya ditiriskan setelah dicuci
28. Apakah peralatan masak disimpan ditempat yang tertutup?
Jawab : Tidak
29. Setiap berapa lama ibu membersihkan kantin ini,seperti menyapu dan mengepel?
Jawab : Kantin dibersihkan pada pagi hari saat kantin dibuka, dan setelah anakanak selesai istirahat
30. Apa ibu menyediakan sarana cuci tangan dikantin ini?
Jawab : Tidak ada
31. Apakah ibu ada menyediakan tempat pembuangan sampah?
Jawab : Ya, tempat sampah berada didalam kantin
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
90

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
32. Masalah apa yang menjadi kendala ibu selama berjualan disini?
Jawab : Masalah anak-anak ribut saat jajan dikantin

Kesimpulan:
Kantin yang disekolah ini tidak memenuhi syarat sebagai kantin yang baik untuk
tempat penjualan makanan dan minuman dikarenakan:
1. Bahan yang dipakai untuk pembuatan makanan tersebut tidak segar lagi karena sisa
makanan tidak habis disimpan dalam kulkas, lalu esok hari dijual kembali
2. Cara pengolah makanan menggunakan penyedap rasa seperti royco, dan es batu
untuk minuman menggunakan air mentah
3. Penjual tidak mempunyai tempat cuci tangan untuk para pembelinya
4. Makanan yang disajikan tidak ditutup dengan tudung saji, sehingga makanan dapat
dihinggapi lalat
5. Lingkungan tempat penjualannya kotor ( banyak sampah ) dan tempat sampah
diletakkan didalam kantin
Saran:
1. Menggunakan bahan makanan yang segar tanpa penyedap rasa
2. Menggunakan sumber air bersih untuk pengolahan makanan dan air minum
dimasak terlebih dahulu hingga mendidih
3. Es batu untuk minuman seharusnya menggunakan air yang telah dimasak terlebih
4.
5.
6.
7.

dahulu
Pemilik kantin menyediakan tempat cuci tangan dan sabun
Tempat sampah diletakkan diluar kantin
Makanan disajikan ditempat yang bersih dan tertutup
Membersihkan kantin sebelum dan sesudah berjualan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
91

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
92

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

BAB VI
PERMASALAHAN DAN PEMECAHAN MASALAH
6.1

Identifikasi Permasalahan
Permasalahan yang ditemukan di wilayah Puskesmas Medan Labuhan antara lain:
1. Kasus ISPA di Puskesmas Medan Labuhan merupakan penyakit dengan
jumlah kasus terbanyak dalam triwulan I tahun 2016, dengan jumlah
kasus sebanyak 1.341 kasus. Hal ini disebabkan oleh :
a) Kebiasaan merokok pada masyarakat
b) Kurang pengetahuan tentang fungsi masker
c) Kondisi lingkungan yang berpolusi
Data Bulanan Penderita ISPA di Wilayah Puskesmas Medan Labuhan
Kecamatan Medan Labuhan Januari s/d Maret 2016
NO

Bulan

Jumlah Kasus

1

Januari

415

2

Februari

421

3

Maret

505

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
93

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Jumlah

1341

2. Kasus diare termasuk ke dalam sepuluh penyakit terbanyak di
Puskesmas Medan Labuhan dalam triwulan I tahun 2016 dengan
jumlah kasus sebanyak 156 kasus. Hal ini disebabkan oleh:
a) Kurang higienis dalam mengolah makanan
b) Kebersihan lingkungan yang kurang diperhatikan
Data Bulanan Penderita Diare di Wilayah Puskesmas Medan Labuhan
Kecamatan Medan Labuhan Januari s/d Maret 2016

NO

Bulan

Jumlah Kasus

1

Januari

45

2

Februari

49

3

Maret

62

Jumlah

156

3. Di Puskesmas Medan Labuhan tidak ditemukan adanya kasus Demam
Berdarah Dengue (DBD) pada triwulan I tahun 2016.
Data Bulanan Penderita DBD Di Wilayah Puskesmas Medan Labuhan
Kecamatan Medan Labuhan Januari s/d Maret 2016

No

Bulan

Jumlah
Pasien

Keterangan

1

Januari

-

-

2

Februari

-

-

3

Maret

-

-

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
94

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Jumlah

-

-

1.2 Pemecahan Masalah
1. ISPA
a) Memberikan penyuluhan tentang penyakit ISPA
b) Mengajak masyarakat untuk menggunakan masker terutama saat keluar rumah
c) Menghimbau masyarakat untuk menjauhi rokok
d) Meningkatkan pengetahuan petugas kesehatan terhadap pengobatan dan
pencegahan penyakit ISPA
2. Diare
a)
b)
3. DBD
a)
b)

Melakukan penyuluhan tentang kebersihan makanan
Melakukan penyuluhan tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Melakukan penyuluhan tentang DBD
Melakukan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan membagi
abate kepada masyarakat untuk pencegahan terjadinya DBD
Jadwal Pemberantasan Sarang Nyamuk
Puskesmas Medan Labuhan januari s/d Maret 2016

NO.
1.

KELURAHAN
MARTUBUNG

2.

SEI MATI

3.

SEI MATI

LINGKUNGAN
LINGK. I
LINGK. II
LINGK. III
LINGK. IV
LINGK. V
LINGK.VI
LINGK. VII
LINGK. VIII
LINGK.I
LINGK. II
LINGK. III

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
95

JADWAL
8-1-2016
15-1-2016
22-1-2016
29-1-2016
5-2-2016
12-2-2016
19-2-2016
26-2-2016
4-3-2016
11-3-2016
18-3-2016

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

BAB VII
KESIMPULAN DAN SARAN
7.1

Kesimpulan
1. Puskesmas adalah suatu unit organisasi fungsional yang merupakan pusat
pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta
masyarakat disamping memberi layanan kesehatan secara menyeluruh dan
terpadu kepada masyarakat dalam suatu wilayah kerja.
2. Tujuan pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas adalah
untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional, yakni
meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap
orang yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas agar terwujud derajat
kesehatan setinggi – tingginya dalam rangka mewujudkan Indonesia sehat 2016.
3. Puskesmas mempunyai fungsi sebagai pusat penggerak pembangunan
berwawasan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pelayanan kesehatan
msyarakat strata I.
4. Sumber tenaga kesehatan, sarana dan prasarana Puskesmas Medan Labuhan
dapat dikatakan sudah memadai, namun perlu upaya yang lebih lagi dalam
rangka pencapaian tujuan utama Puskesmas.
5. Penyakit ISPA merupakan penyakit terbanyak dalam triwulan I pada tahun 2016
dengan jumlah kasus sebanyak 1.341 kasus.
6. Kasus diare pada Puskesmas Medan Labuhan dalam triwulan I pada tahun 2016
sebanyak 156 kasus.
7. Pada Puskesmas Medan Labuhan dalam triwulan I pada tahun 2016 tidak
terdapat kasus DBD.

7.2 Saran
1. Puskesmas harus terus meningkatkan usaha promosi kesehatan sebagai ujung
tombak tersampainya informasi kesehatan dan program kesehatan kepada
masyarakat kecamatan.
2. Puskesmas harus terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada
masyarakat

kecamatan

dengan

meningkatkan

kualitas

tenaga

kesehatan,

penyediaan serta penggunaan alat-alat kesehatan dan obat-obatan yang lengkap
agar kebutuhan masyarakat dibidang kesehatan terpenuhi.
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
96

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
3. Meningkatkan kinerja puskesmas bagian promosi kesehatan lingkungan dalam
menggalakkan dan memberikan penyuluhan tentang

manfaat dan pentingnya

kebersihan lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan individu
maupun masyarakat.
4. Melakukan penyuluhan tentang sepuluh penyakit terbanyak di Puskesmas Medan
Labuhan.
5. Melakukan PSN sebagai pencegahan penyakit DBD.

LAMPIRAN
KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
97

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN
Dokumentasi di Puskesmas Medan Labuhan

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
98

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
99

LAPORAN KEGIATAN PUSKESMAS MEDAN LABUHAN

KKS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
FK UMI
29 Maret 2016 s/d 7 April 2016
100