You are on page 1of 2

Nama : Syafiatun Nafiah

NPM : 13320099
Kelas : 6A Biologi

Alga Chlorella bagi Kesehatan


Chlorella adalah genus ganggang hijau bersel tunggal yang hidup di air tawar, laut, dan
tempat basah. Ganggang ini memiliki tubuh seperti bola. Di dalam tubuhnya terdapat
kloroplas berbentuk mangkuk. Perkembangbiakannya terjadi secara vegetatif dengan
membelah diri. Setiap selnya mampu membelah diri dan menghasilkan empat sel baru yang
tidak mempunyai flagel. Ganggang ini sering digunakan dilaboratorium untuk penyelidikan
fotosintesis. Karena sifatnya yang unik, para ahli berpendapat bahwa Chlorella dapat ikut
mengatasi kebutuhan pangan manusia di masa yang akan datang.
Chlorella, salah satu jenis ganggang hijau air tawar yang telah ada di bumi sejak sekitar
25 miliar tahun ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dengan perkembangan
teknologi kesehatan yang ada, jenis tumbuhan bersel satu, berkoloni atau bersel banyak ini
mampu diolah menjadi food supplemen (makanan tambahan) yang bermanfaat dalam
meregenerasi sel-sel yang rusak dalam proses penyembuhan penyakit. Hasil olahan chlorella
juga bermanfaat untuk mencegah timbulnya penyakit-penyakit degeneratif dan membantu
meningkatkan fungsi pembuangan racun.
Chlorella sendiri yang merupakan tumbuhan tanpa akar daun dan batang sebenarnya
tapi punya inti sejati dilindungi oleh dinding sel yang sangat kokoh ternyata mengandung
nutrisi yang lengkap, murni dan alami. Ganggang ini kaya akan protein (60,5%), lemak
(11%), Karbohidrat (20,1%), air, serat makanan dan kalori.
Chlorella diketahui mampu bertahan terhadap perubahan alam sejak zaman
prekambium karena memiliki genetis dengan mekanisme perbaikan DNA yang sangat tinggi.
Bentuk, ukuran, dan sifat dinding sel Chlorella yang tersusun dari senyawa selulosa dan
ligma pun sangat kuat. Semua ini membuat chlorella mudah menyesuaikan diri pada cuaca
ekstrem dan bisa bertahan terhadap pengaruh luar dalam waktu lama. Jadi chlorella bisa
ditemukan di perairan tropis, sub-tropis, bahkan sampai kutub.
Jepang merupakan negara pertama yang memanfaatkan ganggang ini sebagai makanan
sehari-hari. Dengan keunikan dirinya, chlorella mengandung banyak manfaat. Dan ini
menarik banyak penenlitian untuk mengembangkan manfaaat Chlorella, salah satunya Prof.
Randal E. Merchant, Ph.D, seorang profesor anatomi dan bedah syaraf dari Virginia
Commonwealth University, USA.. Beberapa manfaat Chlorella bagi kesehatan diantaranya :
1. Memperpanjang Hidup Penderita Kanker
Menurut Randall, selain sebagai makanan sumber protein dan serat yang baik,
chlorella juga bermanfaat sebagai antitumor. Penelitian terakhirnya mengemukaan
bahwa chlorella mampu memperpanjang hidup penderita kanker otak. Sebagaimana
telah diketahui, penderita kanker otak hanya mampu paling lama 2 tahun sejak divonis
menderita kanker. Penelitian yang melibatkan 21 orang penderita kanker otak
membuktikan bahwa pasien ini menjadi lebih bertahan setelah pengobatan dengan
chlorella. Pasien kanker juga lebih jarang menderita infeksi pernafasan.

2. Mengobati Syndrom Fibromyalgia


Syndrom Fibromyalgia (SF) adalah penyakit yang berhubungan dengan gangguan
tidur yang jika tidak diobati bisa menyebabkan sakit otot menahun. Diperkirakan 2-4%
penduduk AS menderita penyakit ini. Keluhan terbesar adalah rasa sakit di seluruh
tubuh. Gejala lain yang mungkin timbul adalah rasa lelah terus-temerus, rasa kaku di
pagi hari, dan sakit kepala. Pada uji klinis yang melibatkan 60 orang penderita SF,
pemberian chlorella secara teratur secara signifikan menyebabkan penurunan jumlah
titik nyeri dan memperbaiki kualitas tidur pasien.
3. Mengobati Hipertensi
Suplemen Chlorella yang diberikan secara teratur selama 2 bulan menunujukkan
penurunan tekanan darah 15 pasien dari 24 pasien hipertensi sedang hingga ringan yang
menjadi obyek uji coba.
4. Mengobati Radang Usus Besar
Radang Usus Besar (ulcerative colitis) adalah kondisi kronis dimana usus besar
mengalami peradangan dengan gejala diare disertai pendarahan dan nyeri perut.
Sembilan pasien radang usus besar yang mengkonsumsi Chlorella setiap hari
dilaporkan membaik dan berkurang peradangannya. Chlorella terbukti mempercepat
proses penyembuhan luka dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
Salah satu unsur terbesar dari makanan untuk pembersih usus dan sistem penyaringan
lain, hati dan darah adalah chlorophyll (butir hijau daun), seperti ditemukan dalam
semua sayuran, terutama yang hijau. Makanan yang hijau berisi kurang dari 1/2%
chlorophyll. Alfalfa, bahan dasar chlorophyll yang diekstraksi secara komersial, hanya
mempunyai 8 atau 9 pon per ton, sekitar 0.2% ketika diekstraksi, dan Alfalfa adalah
salah satu dari tumbuhan yang kadar chlorophyllnya paling tinggi . Cairan Chlorophyll
komersil umumnya berisi hanya sekitar 1% butir hijau daun.
Ganggang hijau adalah sumber chlorophyll yang paling tinggi di dunia
tumbuhan. Dan dari semua ganggang hijau yang diteliti sejauh ini, chlorella adalah
yang paling tinggi, umumnya berkisar antara 3 sampai 5% chlorophyll. Suplement
Chlorella dapat mempercepat tingkat pembersihan bowel, aliran darah dan hati, dengan
asupan dalam jumlah banyak dari chlorophyll. Sebagai tambahan, Chlorella Growth
Factor ( CGF) yang misterius mempercepat tingkat penyembuhan sejumlah jaringan
yang mengalami kerusakan.
5. Detoksifikasi
Penelitian Dr. Ichimura, pemberian 8 gr chlorella per hari pada pasien sakit perut
akibat keracunan cadmium menunjukkan pengeluaran bakteri ini meningkat 3 kali lipat
dibanding tidak mengonsumsi.
Antivirus Dalam buku Chlorella, untuk Kesehatan dan Kebugaraan, Prof. Unus
Suriawiria mengemukakan penelitian dari Chlorella News pada 1987 mengungkapkan
bahwa 45 pasien AIDS yang diberi chlorella selama dua bulan bertutur-turut
menunjukkan peningkatan kekebalan tubuh.