You are on page 1of 10

LUKA BAKAR

DISALIN TGL 14-5-2010

suatu bentuk kerusakan


atau kehilangan jaringan
disebabkan kontak dengan
sumber panas

ADALAH

Merupakan

trauma dengan
morbiditas & mortalitas yang tinggi

KLASIFIKASI

a.

Luka bakar derajat I

Kerusakan terjadi pada bagian


supervisial epidermis
b. Kulit kering
c. Hipertermik
d. Tdk terjadi bula
e. Nyeri krn ujung syaraf terinfeksi
f. Penyembuhan spontan 5 10 hr

Luka bakar derajat II

a. Kerusakan meliputi epidermis & sebagian


dermis
berupa reaksi inflamasi akut
disertai proses eksudasi

b. Dijumpai bula
c. Dasar luka merah/pucat, sering lbh tinggi
diatas kulit yg normal
d. Nyeri krn ujung syaraf terinfeksi
e. Penyembuhan terjadi lbh dr 1 bulan

Luka

bakar derajat III

a. Kerusakan meliputi dermis dan lbh dalam


b. Tdk dijumpai bula
c. Kulit yg terbakar bwarna abu-abu & coklat,
sering terlihat lbh rendah dibanding dg
sekitar
d. Tdk dijumpai rasa nyeri krn ujung syaraf
sensorik mengalami kerusakan / kematian
e. Penyembuhan terjadi dlm waktu lama

PERAWATAN LUKA BAKAR


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Cuci dengan air steril


Salep dengan dermasin
Tutup kasa lembab
Tutup kasa kering
Balut
Ganti 3 hari sekali atau jika
balutan kotor

PERAWATAN LUKA BAKAR DI


RUANG RAWAT INAP

Pada prinsipnya perawatan luka


bakar harus hati2 krn banyaknya
organ tubuh yang terpengaruh :
Pilih pembalutan yang dapat membuat
suasana lembab
Hindari dari paparan kuman
Usahakan pasien tetap dpt melakukan
mobilisasi utk mengurangi komplikasi

PERAWATAN LUKA BAKAR DI


RUANG RAWAT INAP
Usahakan

suasana ruang rawat tidak


membuat terjadinya penguapan
pada tubuh psn berlebihan
Usahakan tempat tidur yang dpt
diatur utk mobilisasi
Usahakan jika membalut daerah
jari, dibalut satu per satu

PERAWATAN LUKA BAKAR DI


RUANG RAWAT INAP
Jika

sudah menjadi luka kronis,


perlakukan sama dengan luka kronis
yang lainnya

Sekian.............