PELAYANAN STERILISASI DI

RUMAH SAKIT DALAM RANGKA
Fitri Arman, S.Si., Apt., MM.
PPI
Fitri Arman, S.Si., Apt., MM.

Outline
A. Standar PPI dalam layanan sterilisasi
di Rumah Sakit
B. Standar Layanan Sterilisasi di
Rumah Sakit
C. Patient Safety di CSSD
D. Pengelolaan Peralatan Single-use
yang di Proses Reuse

STANDAR PPI DALAM LAYANAN
STERILISASI DI RUMAH SAKIT

Standar PPI
Standar PPI 7.1
Rumah sakit menurunkan risiko infeksi dengan
menjamin pembersihan peralatan dan sterilisasi
yang memadai serta manajemen laundry dan
linen yang benar
Standar PPI 7.1.1.
Ada kebijakan dan prosedur untuk
mengidentifikasi proses pengelolaan perbekalan
yang kadaluarsa dan menetapkan kondisi untuk
penggunaan ulang (reuse) dari alat sekali pakai
(single-use) bila peraturan dan perundangan
mengijinkan

Elemen Penilaian PPI 7.1
1. Pembersihan peralatan dan metoda
sterilisasi di pelayanan sterilisasi sentral
sesuai dengan tipe peralatan
2. Metoda pembersihan peralatan, disinfeksi
dan sterilisasi dilaksanakan di luar
pelayanan sterilisasi sentral harus sesuai
dengan tipe peralatan
3. Ada proses koordinasi pengawasan yang
menjamin bahwa semua metoda
pembersihan, disinfeksi dan sterilisasi sama
di seluruh rumah sakit

analisis dan penggunaan dari data pencegahan dan pengendalian infeksi terkait dengan perlatan yang di reuse 2.1. Kebijakan telah dimonitor .1 1. antara lain yang mengindikasikan bahwa peralatan tidak bisa di reuse d) Proses pembersihan untuk setiap peralatan yang dimulai segera setelah digunakan dan diikuti engan protokol yang jelas e) Proses untuk pengumpulan. Kebijakan telah dilaksanakan 3. Untuk peralatan dan material single-use yang di reuse ada kebijakan termasuk untuk : a) Peralatan yang tidak pernah bisa di reuse b) Jumlah maksimal reuse c) Tipe pemakaian dan keretakan.Elemen Penilaian PPI 7.

STANDAR LAYANAN STERILISASI DI RUMAH SAKIT .

Standar Pelayanan Sterilisasi di RS 1) Mutu Sumber Daya Manusia (KPS) 2) Sarana dan Fasilitas (MFK) 3) Proses Sterilisasi (PPI) 4) Dokumentasi (MKI) 5) Quality Control (PMKP) .

– Status immunisasi untuk Hepatitis B. tetanus. typhoid fever – Laporan mengenai sakit yang dialami .Standar Mutu Sumber Daya Manusia • Kebijakan tertulis : – Personal hygiene – Kepatuhan dalam berpakaian – Kepatuhan dalam penggunaan APD • Status kesehatan : – Mempunyai data kesehatan yang mencakup data fisik. paling sedikit sekali setahun. X-ray untuk TBC.

• Standar Mutu Sumber Daya Manusia Supervisor Sterilisasi : – Memiliki standar minimal kualifikasi – Meningkatkan kompetensi – Berpartisipasi dalam pendidikan berkelanjutan • Teknisi Sterilisasi : – Memiliki standar minimal kualifikasi – Bersertifikat atau sesuai standar lokal – Sertifikasi kompetensi khusus (mis: operator mesin Etilen Oksida) • Seluruh personel : – Memperoleh orientasi lengkap tentang Sterilisasi – Memperoleh orientasi tentang PPI – Mendapatkan pelatihan tahunan sesuai standar minimal – Diuji kompetensinya setiap tahun – Pelatihan tahunan tentang mesin dan alat langsung dari produsen .

Lokasi : Tersentralisasi.Standar Bangunan 1. Pusat layanan. Luas Ruangan/Bangunan 5. pelindung dinding b) Langit-langit. fasilitas cuci tangan. mudah dibersihkan. ergonomis. Komponen Bangunan : a) Lantai dan dinding tidak bersudut. shower Bersih. akses dan pemisahan jalur 2. Perancangan : alur satu arah 3. mudah dibersihkan. eye washer. tidak menyimpan debu c) Pintu-pintu. fasilitas cuci tangan Steril 4. kuat terhadap benturan dan mudah dibuka d) Ventilasi . Fasilitas dan persyaratan ruangan : a) b) c) d) Area Area Area Area umum Kotor.

Luas dan Desain Ruangan 200 TT luas bangunan 130 m2 400 TT luas bangunan 200 m2 600 TT luas bangunan 3500 m2 800 TT luas bangunan 400 m2 1000 TT luas bangunan 450 m2 .

alarm dan kebocoran gas 4) Sistem tata udara : a) Umum. ring 1 2) Sistem pencahayaan 3) Sistem proteksi kebakaran. emergency.Standar Prasarana 1) Sistem kelistrikan. untuk proses 6) Pasokan uap dan sumber air 7) Pasokan udara bertekanan . b) Etilen Oksida c) Perbedaan tekanan/ventilasi 5) Pasokan air bersih.

P Pilihan 10 Ya Tidak Ruang dekontaminasi N 2 6 Ya Tidak Ruang bersih P 2 4 Pilihan Pilihan Gudang peralatan ± 2 (Pilihan) 2 Pilihan Pilihan Sumber : ASHRAE 62 pertukaran Seluruh udara di udara per buang langsung jam ke luar bangunan minimumb Resirkulasi udara di dalam unit ruangan .Hubungan Tekanan dan Ventilasi Total Hubungan Pertukaran STERILISASI DAN tekanan udara dari luar SUPLAI terhadap area per jam bersebelahan minimuma Gudang steril.

Cleaning .Prasarana Pre-cleaning.

Fasilitas Gedung .

Ruang Pre-Cleaning/Cleaning Sink Eye Washer .

Ruang Pengemasan Cutting/Sealing Pengemas .

Mesin Sterilisasi Steam .

Rak Sarana Penyimpanan dan Distribusi .

Safety • • • • Arah Evakuasi Pintu Emergency Alat Pemadam Api Ringan Pelatihan penggunaan APAR Alat Pemadam Api Ringan .

Standar Proses 1) Pre Cleaning 2) Cleaning 3) Pengemasa n 4) Sterilization 5) Penyimpana n 6) Distribusi .

Pre Cleaning • Instrumen bekas dibersihkan langsung di tempat • Instrumen kotor diusahan tetap lembab • Kontainer khusus yang aman untuk instrumen kotor • Trolley pengangkut harus tertutup dan bisa mencegah instrumen berjatuhan dan tumpah • Tersedia kebijakan dan prosedur untuk pengangkutan instrumen terkontaminasi antar .

Cleaning • Tersedia kebijakan dan prosedur tertulis untuk proses pembersihan dan dekontaminasi • Pre-cleaning menggunakan larutan enzimatik • Bahan pencuci digunakan menururt aturan dari pabrik • Bahan kimia yang digunakan untuk desinfeksi dan sterilisasi sesuai dengan petunjuk dari pabrik • Tersedia alat pelindung diri seperti sarung tangan. pelindung mata. pelindung kaki . masker.

korosif. goresan. Pemeriksaan menggunakan kaca pembesar • Pastikan bahwa setiap instrumen : – Ujung pemotong tajam – Bagian – bagian tertentu bisa digerakan dengan bebas . retak.Pengemasan • Pastikan instrumen bersih dan kering • Periksa adanya karat. torehan. kotor dipermukaan plate.

Common Disposable Sterilization Packaging Materials Crepe paper Non-woven wrap Packaging pouch Peel Pouch Package Rigid Container .

ISO 11140: Chemical Indicators Class 1 Process Indicators Class 2 Indicators for use in Specific Tests Class 3 Single Variable Indicators Class 6 emulating Indicators Class 4 Multi-variable Indicators Class 5 Integrating Indicators .

Efektif.Tidak ada residu yang berbahaya atau beracun .Teknologi mudah dipahami .Cocok untuk banyak jenis alat .Cepat.Mudah didapat . Murah .Mudah digunakan .Steam Sterilization • Saat ini diperkirakan 75-85% proses sterilisasi di Rumah Sakit menggunakan Steam • Keuntungan menggunakan Steam : .

Sterilisasi Suhu Rendah • Jenis : Plasma Etilen Oksida – Ethylene Oxide – Uap Hidrogen Peroksida dengan atau tanpa plasma – Kombinasi Steam dan Formaldehid • Digunakan untuk instrumen yang tidak tahan suhu tinggi • 56% peralatan single-use disterilkan menggunakan EO (suhu rendah) .

Syarat Khusus Sterilisasi EO • • • • Abator Instalasi khusus APD Cemaran terhadap lingkungan • Cemaran terhadap petugas .

43 cm dibawah plafond dan 5 cm dari dinding .Penyimpanan • Kebijakan dan SOP tertulis tersedia untuk penentuan masa kadaluarsa produk • Akses terbatas pada tempat penyimpanan produk steril • Kardus dan karton tidak boleh digunakan di area penyimpanan • Suhu ruang penyimpanan kurang dari 240C dan kelembaban relative kurang dari 70% • Produk steril disimpan pada jarak 19 – 24 cm diatas lantai.

Ruang Penyimpanan .

Distribusi Trolley Kedap • Peralatan ditangani dengan hati-hati • Pengemasan harus diperiksa secara visual untuk memastikan label tercantum baik • Troley harus didekontaminasi dan dikeringkan sebelum digunakan kembali untuk alat steril .

Dokumentasi (MKI) • Dokumentasi untuk setiap mesin cuci. lama terpapar dan suhu berapa. suhu yang diinginkan serta waktu sterilisasi tercapai. misalnya monitoring hasil • Untuk hasil printout setiap siklus : – Periksa dan pastikan bahwa awal siklus tercatat. nama atau inisial petugas sterilisasi • Hasil uji Bowie Dick dan Uji biologi jika memungkinkan • Laporkan kalau ada kesalahan dalam hasil uji . tidak ada error pada proses sterilisasi • Catat untuk setiap siklus berupa : – Nomor lot. isi loading. mesin sterilisasi termasuk hasil untuk setiap load. siklus yang dipilih cocok untuk isi load.

Quality Control (PMKP) Pre-Cleaning. Cleaning .

kelembaban dan tekanan – Monitoring mesin – Monitoring proses sterilisasi – Dokumen uji kelayakan – Dokumen proses sterilisasi – Pemantauan penggunaan barang .Sistem Kontrol Kualitas • Parameter uji :• Pencatatan – Kelayakan alat – Daya cuci mesin – Kelayakan sebelum pengemasan – Bowie Dick – Biologi – Mikrobiologi uji : – Pemantauan suhu.

PATIENT SAFETY DALAM PELAYANAN STERILISASI .

air. lay out dan peralatan) 2) Peningkatan kompetensi SDM 3) Ketersediaan dan kehandalan listrik. ventilasi dan kelembaban 4) Proses yang sesuai dengan standar mutu dan terdokumentasi 5) SPO/Kebijakan terkait peralatan disposable dan reusable 6) SPO untuk masing masing proses sterilisasi .Checklist for Patient Safety in CSSD 1) Kualitas sarana dan fasilitas (lokasi. suhu ruangan.

Checklist for Patient Safety in CSSD 7) SPO untuk validasi internal proses sterilisasi 8) SPO transfer peralatan dari ruang kotor ke ruang brsih dan ruang steril 9) Uji mikrobiologi peralatan dan penetapan tanggal kadaluarsa 10)SPO keberteriaan peralatan steril oleh user 11)Sistem recall 12)Ketersediaan set peralatan untuk semua kegiatan dan bufer 10% .

Checklist for Patient Safety in CSSD 13)SPO mengumpulan dan pengiriman peralatan kotor dari user 14)Prosedur pelabelan/penandaan produk steril 15)Edukasi dan informasi user tentang penyimpanan produk steril 16)Program pemeliharaan peralatan dan kalibrasi .

SPO uji kultur ruangan (koloni kuman) g. c. Pembatasan ruang kotor Pemeriksaan kesehatan berkala staf CSSD Sistem komunikasi dengan zona steril SPO general cleaning ruangan SPO pembuangan limbah infeksius dan biologi f.Checklist for Patient Safety in CSSD 17)SPO tentang PPI yang mencakup : a. b. Sistem monitoring kulitas hasil sterilisasi secara berkala . d. e.

PENGELOLAAN BARANG SINGLE-USE YANG DIPROSES REUSE .

Single use – Re use Single-Use .

Tinjauan Aspek Patient Safety .

B) Marker of a new balloon catheter.Kerusakan alat single use habis pakai A) Flaking marker on a reprocessed balloon catheter. which may result in release of particles into the patient’s bloodstream. .

Persyaratan Single-use dipross Re use Harga .

Data Data yang .

Monitoring dan Evaluasi Kelayakan .

Sarana Monitoring Buku Panduan Kartu Monitor Daftar Alat Cara Pemasangan List Kode Warna Alat Penanda .

Guideline for Disinfection and Sterilization in Healthcare Facilities. Pedoman Instalasi Pusat Sterilisasi di Rumah Sakit. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 3.Reference 1. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan lainnya. Departemen Kesehatan Republik Indonesia Jakarta 2009. 2. Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit Instalasi Sterilisasi Sentral. Depertemen Kesehatan Republik Indonesia 2009 4. 2008 .

Terima kasih Semoga Bermanfaat .