LAPORAN KASUS

VARIKOKEL
Oleh
NURIAYU P SANI
112011101032
LAB/SMF ILMU BEDAH RSD dr.SOEBANDI
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS JEMBER
2016

DEFINISI

Varikokel adalah dilatasi abnormal dari
vena pada pleksus pampiniformis akibat
gangguan

aliran

darah

balik

vena

spermatika interna. Kelainan ini terdapat
pada 15% pria. Dari beberapa penelitian
didapatkan bahwa 21-41% pria yang
infertil menderita varikokel

ANATOMI

VASKULARISASI .

VARIKOKEL .

varikokel hanya terdapat pada sebelah kiri.Epidemiologi  varikokel terdeteksi setelah pubertas dan prevalensi pada pria dewasa sekitar 11-15%.  Pada 80-90% kasus. varikokel bisa bilateral hingga 20% kasus. meskipun dilatasi sebelah kanan biasanya lebih kecil  Varikokel biasanya terdiagnosis pada 2141% pria infertil. .

Peneliti beranggapan bahwa.  .Etiologi Hingga sekarang masih belum diketahui secara pasti penyebab varikokel.  kerusakan DNA  kelainan hormonal  Reaksi Stress Oksidatif Dapat meningkatkan jumlah prevalensi lakilaki menderita varikokel.

Refluks hasil metabolit ginjal dan adrenal (antara lain katekolamin dan prostaglandin) melalui vena spermatika interna ke testis Peningkatan suhu testis .PATOFISIOlOGI    Terjadi stagnasi darah balik pada sirkulasi testis sehingga testis mengalami hipoksia karena kekurangan oksigen.

Gambaran Klinik    Massa (+) Nyeri (+) Bentukan cacing (+) .

3.Tidak punya anak 2.Nyeri saat berdiri atau aktifitas fisik . Pemeriksaan Penunjang : USG . Pemeriksaan fisik Inspeksi : terdapat pembengkakan pada testis Palpasi : teraba massa berlekuk-lekuk dalam kantung seperti cacing pada testis.Benjolan pada testis .DIAGNOSA 1. Anamesa : .

U S G Diagnosa banding  Hidrokel  Torsio testis  HIL .

Tatalaksana   Pengobatan utama untuk varikokel adalah bedah. Tindakan bedah pada varikokel dapat dilakukan dengan cara ligasi dari vena spermatika interna dengan berbagai teknik. teknik subinguinal (Marmar). Diantaranya. atau embolisasi intravena dari vena testikularis. dan teknik inguinal (Ivanissevich)) teknik laparoskopik. teknik bedah terbuka (teknik retroperitoneal (Palomo). .

.

Komplikasi   Hidrokel Infeksi luka operasi .

LAPORAN KASUS            Nama : An Misyanto Umur : 13 tahun Agama : Islam Pekerjaan :Status : Belum Menikah Alamat : Dusun Laok sabe. Bondowoso No Rekam Medis : 61866 Tanggal MRS : 14 Januari 2016 Tanggal Pemeriksaan : 15 Januari 2016 . cerme.

Benjolan tidak berubah saat pasien mengedan. Mual (-).Riwayat Keluhan Utama Nyeri di buah zakar kiri  Riwayat Penyakit Sekarang Pasien mengeluh buah zakar kiri membesar sejak 1 tahun yang lalu dan nyeri saat di pegang serta teraba lekukan lekukan di dalam testis kiri. Kemerahan (-) BAK (+) BAB (+). muntah (-)  .

Riwayat Penyakit Dahulu : Disangkal Riwayat Penyakit Keluarga : Disangkal Riwayat Pengobatan : Disangkal .

Pemeriksaan Fisik  Keadaan Umum : Cukup  Kesadaran : Compos mentis  Tanda-tanda vital : TD :80/60 mmHg RR : 20x/menit N : 80 x/menit Tax : 36.6º C Kesimpulan : keadaan umum dan tanda-tanda vital pasien dalam batas normal .

mukosa pucat (-) . sklera ikterik (-)  Hidung : sekret/bau/perdarahan (-)  Telinga : sekret/bau/perdarahan (-)  Mulut : bibir sianosis (-).Kepala:  Mata : konjungtiva anemis (-).

Leher:  Tidak terdapat pembesaran dari kelenjar getah bening Thoraks: Cor:  I : ictus cordis tidak tampak  P : ictus cordis teraba normal di ICS V MCL sinistra  P : batas jantung ICS IV Parasternal dekstra sampai ICS V MCL sinistra  A : S1S2 tunggal. extrasistol -. murmur - . gallop -.

genital laki-laki. nyeri  Hati : tidak terdapat pembesaran  Limpa : tidak terdapat pembesaran  Anogenital : anus (+).Pulmo  I :  P :  P :  A : simetris. terlihat testis asimetris .Wheezing -/- Abdomen  Inspeksi : flat  Auskultasi: bising usus (+) normal  Perkusi : timpani  Palpasi : soepel. Ronkhi -/. retraksi (-/-). ketertinggalan gerak (-/-) fremitus raba n/n sonor +/+ Vesikuler +/+. teraba massa diffusa padat di regio suprapubik.

 edema (-) Bawah : akral hangat di kedua ekstremitas.Ekstremitas  Atas : akral hangat di kedua ekstremitas. edema (-) .

. Transluminasi: negatif 1. palpasi bimanual : nyeri -/. testis asimetris  Palpasi: benjolan seperti cacing.Status Urologi Regio Flank : flank test -/-. Nyeri Tekan -.massa -/2. nyeri (+). Regio Suprapubik : Distended VU (-). Massa (-) 3. Regio Genitalia Externa :  Inspeksi: MUE (+).

nyeri (+) .Status Lokalis Regio Gentitalia Externa   Inspeksi: testis asimetris Palpasi: benjolan seperti cacing.

Pemeriksaan Radiologi  Thorak = dalam batas normal .

Diagnosa Kerja  Varikokel grade 3 sinistra Planning • Operatif : varicocelectomy palomo .

Laporan Operasi .

perdalam lapis demi lapis. 4. operasi selesai . 2. Diagnosis pra-operasi : varicocele grade III sinistra Diagnosis post-operasi : varicocele grade III sinistra Jenis operasi: varicocelectomy palomo Macam operasi: sedang Sifat operasi : elektif Uraian pembedahan : Anastesi Regional Pasien posisi supine Incisi 2 jari medial SIAS 3 cm. Identifikasi vena spermatika interna sinistra. 3. 5.Uraian Laporan Operasi       1. Ligasi proximal dan distal Tutup lapangan operasi lapis demi lapis Perdarahan minimal.

Terapi Post Op  Infus RL 14 Tpm  Injeksi Cefotaxime 3 x 1 gr IV  Injeksi Kalnex 3 x 500 mg IV  Injeksi Antrain 3 x 1 gr IV  Kateter 1 x 24 jam  Jika pasien sadar baik -> MSS  Rawat luka .

DC (+) Regio testis : bentukan cacing (-). 15/1/2016 S : Tidak ada keluhan.ceftriaxon 3 x 1 gr R : 24x/menit S : 36. nyeri (-) A : varikokel grade III Sinistra + post varicocelectomy palomo H0 P: Infus RL 14 Tpm Injeksi Cefotaxime 3 x 1 gr IV Injeksi Kalnex 3 x 500 mg IV Injeksi Antrain 3 x 1 gr IV Kateter 1 x 24 jam Jika pasien sadar baik -> MSS Rawat luka .6◦C Regio inguinal : luka terawat. O : VS : TD : 100/80 N : 68x/menit A : varikokel grade III Sinistra P : -Rencana operasi 15/10/2012 . 14/1/2016 S : Buah zakar kiri membesar.5oC Jumat.FOLLOW UP              Kamis. darah (-). O : VS : TD : 100/60 N : 80x/menit R : 20 x/menit Tax : 36. dressing (+). Rembesan (-).

darah (-). nyeri (-) A : varikokel grade III Sinistra + post varicocelectomy palomo H1 P: Infus RL 14 Tpm Injeksi Cefotaxime 3 x 1 gr IV Injeksi Kalnex 3 x 500 mg IV Injeksi Antrain 3 x 1 gr IV Rawat luka ACC KRS. Rembesan (-). dressing (+). 16/1/2016 S : nyeri pada luka operasi O : VS : TD : 100/70 N : 74x/menit R : 20 x/menit.       sabtu.6◦C Regio inguinal : luka terawat. DC (-) Regio testis : bentukan cacing (-). Senin kontrol poli Urologi . Tax : 36.

Prognosis  Dubia ad bonam .

TERIMA KASIH .