THERMAL OVERLOAD RELAY (TOR

)
11 Jul
Sebelum mempelajari lebih dalam mengenai Time Delay Relay (Timer), Thermal
Over Load Relay (Tripper Over Load), Relay Contactor (Relay), dan Magnetic
Contactor (Kontaktor), Sebaiknya kita mempelajari sistem kerjanya terlebih
dahulu. agar mampu memahami suatu fungsi rangkaian kerja otomatis.

Gambar 1 : Thermal Over Load
.
Thermal relay atau overload relay adalah peralatan switching yang peka terhadap
suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi
melebihi batas yang ditentukan atau peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk
memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih.
.

Gambar 2 : Simbol Thermal Over
Load
.

Terdapat konstruksi yang berhubungan langsung dengan terminal kontaktor magnit. Gambar 4 : Bagian-bagian Thermal Over Load . Gambar 5 : Fungsi Kontak Thermal Over Load Karakteristik 1. . .Gambar 3 : Kontak Thermal Over Load . Thermal relay atau overload relay adalah peralatan switching yang peka terhadap suhu dan akan membuka atau menutup kontaktor pada saat suhu yang terjadi melebihi batas yang ditentukan atau peralatan kontrol listrik yang berfungsi untuk memutuskan jaringan listrik jika terjadi beban lebih.

Tombol trip dan tombol reset trip. 3. Melindungi dari kerugian / kehilangan tegangan phasa / Phase Loss. 4. Manual reset. . dan semua sekerup terminal berada di bagian depan.2. Mampu bekerja pada suhu -25 °C hingga +55 °C atau (-13 °F hingga +131 °F) Gambar 6 : Cara Kerja Thermal Over Load . Pelindung beban lebih / Overload 2. Thermal overload relay (TOR) mempunyai tingkat proteksi yang lebih efektif dan ekonomis. yaitu: 1. Full automatic function. Indikator trip 5. dan memiliki pengaturan batas arus yang dikehendaki untuk digunakan. Melindungi dari ketidakseimbangan phasa / Phase failure imbalance 3.