Mekanisme Terjadinya Pegal akibat Asam Laktat

Dola Lonita
10.2013.342/B4
Fakultas kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana
Jl. Arjuna Utara No.6, Jakarta Barat 11510
No. Telp (021) 5694-2061
dola.2013fk342@civitas.ukrida.ac.id

Pendahuluan
Otot sering dikenal juga sebagai “daging” tubuh yang beratnya dapat mencapai 50% dari berat
tubuh. Otot ada tiga jenis yaitu: otot polos, otot jantung, dan otot rangka atau otot lurik. Dari
ketiga otot tersebut, otot yang menyumbang dalam pergerakan tubuh manusia adalah otot
rangka. Gerakan-gerakan yang dilakukan oleh tubuh, mulai dari gerak yang sederhana hingga
gerakan yang kompleks, dilakukan oleh otot rangka. Otot rangka yang bekerja secara sadar
(dipengaruhi saraf) akan melakukan mekanisme gerak otot yaitu kontrasi dan relaksasi. Untuk
melakukan gerak otot dibutuhkan energi yang akan didapat dari proses metabolisme otot dengan
melibatkan glukosa sebagai sumber tenaga.
Namun perlu selalu diingat bahwa otot rangka sangat mudah lelah. Kelelahan otot tersebut dapat
terjadi dikarena penumpukan asam laktat akibat kurangnya pasokan oksigen untuk melakukan
glikolisis. Banyak orang yang ketika melakukan pekerjaan yang terlalu berat, tubuhnya menjadi
lelah dan lemas. Seperti pada kasus PBL kali ini, ada seorang anak yang berlari menaiki tangga
sehingga menyebabkan rasa pegal pada ototnya.
Ekstremitas Bawah
Sistem skelet terdiri dari sekitar 200 tulang yang bersama-sama membentuk rangka tubuh
yang kuat dan bisa digerakkan. Sistem ini mempunyai empat fungsi utama. Tulang mendukung
dan melindungi jaringa lunak dan organ vital di sekitarnya, berperan dalam pergerakan tubuh
dengan menjadi tempat perlekatan otot-otot dan sendi, memproduksi sel-sel darah di dalam
sumsum tulang merah dan menjadi gudang bagi garam-garam mineral, terutama fosfor dan
kalsium. Tulang rawan membentuk lingkungan untuk perkembangan tulang. Perkembangan
1

yang terdapat di bawah lapisan jaringan fibrosa kuat yang menyelubungi tulang (periosteum) dan di dalam lubanglubang di dalam tulang.1 Gambar 1.1 2. yang semuanya bersatu pada cekungan dalam di bagian luar tulang tersebut yang dinamakan asetabulum. Permukaan Sisi dalam Tulang Panggul.1 1. Tiap tulang panggul terdiri dari 3 bagian yaitu ilium. Ujung atas tulang ini mempunyai kepala (Caput femoris) yang akan berartikulasi dengan os coxae. Os Femur Femur merupakan tulang terpanjang dan terkuat pada tubuh manusia. Ujung bawah femur sangat melebar sehingga merupakan tempat paling luas untuk transmisi berat badan ke tibia. Bagian leher pada femur (Columna Femoris) membentuk 2 tonjolan yaitu trochanter mayor dan minor. Os Coxae Os coxae atau tulang panggul adalah tulang tidak berbentuk dan berukuran besar yang berartikulasi di depan dengan tulang yang sama pada sisi berlawanan.tulang berawal dari sel-sel berbentuk kumparan yang disebut osteoblas. Selain itu asetabulum juga menjadi tempat os coxae untuk berartikulasi dengan femur. ischium dan pubis.1 2 .

Pengangkatan secara bedah kadang-kadang dilakukan. Patella dapat mengalami fraktur akibat benturan langsung. Struktur Os Femur. dapat terjadi sedikit gangguan pada artikulasi femur. Fraktur tersebut sulit sembuh dan bahkan bila sembuh. Patella dibentuk dalam tendon musculus quadriceps femoris.2 3 . hilangnya patella tidak menyebabkan banyak kerugian mekanik. Os Patella Patella merupakan tulang sesamoid terbesar. Tulang ini meluncur di atas permukaan sendi di bagian depan ujung bawah femur.Gambar 2.1 3. merupakan tulang yang dibentuk di dalam tendon otot untuk tujuan mekanik. bertindak sebagai sumbu yang dapat bergerak dan memperbaiki kinerja musculus quadriceps untuk menarik.

Sementara itu fibula adalah tulang panjang kurus pada aspek lateral tungkai. ujung bawah yang memiliki: malleolus lateralis pergelangan kaki. Terdiri dari ujung atas. Tulang ini memiliki ujung atas yang berartikulasi dengan condylus lateralis tibia.Gambar 3. Patella Tampak dari Depan. Tibia berada di bagian medial dan menopang berat badan. Tibia dan fibula bergabung menjadi satu di atas dan di bawah dengan sendi yang tidak dapat bergerak. corpus. Bagian Os Tibia dan Os Fibula. 0s Tibia dan Os Fibula Tibia dan Fibula merupakan tulang tungkai di bawah lutut.2 4 . merupakan tempat perekatan otot.2 Gambar 4. corpus. permukaan sendi unutuk ujung bawah tibia dan permukaan snedi untuk talus. Membrane iterossea melekat pada corpus kedua tulang dan mengisi ruang di antaranya. dan ujung bawah.2 4.

5. II dan III. Struktur Os Pedis. Tulang ini menonjol kebelakang untuk membentuk tumit dan berfungsi sebagai tuas bagi otot-otot betis yang beinsersi pada permukaan posteriornya. Pedis memiliki jumlah dan susunan yang sama dengan falang yaitu 2 pada ibu jari dan 3 pada jari-jari yang lain. Os Pedis Tulang-tulang tarsal terdiri dari 7 tulang yang membentuk bagian posterior kaki. Kalkaneus merupakan tulang tarsal yang paling besar dan kuat. Tulang metatarsal terdiri dari 5 tulang panjang yang berukuran kecil. Tulang kudoid terletak diantara kalkaneus dan tulang metatarsal IV dan V. Talus merupakan penghubung utama kaki dan tungkai bawah dan membentuk sendi pergelangan kaki.3 5 .3 Gambar 5. Basis tulang ini berartikulasi dengan tulang kuneiformis dan kuboid. Tulang navikulare terletak antara talus dan ketiga tulang kuneiformis. Kepalanya (bagian caput) berartikulasi dengan pedis. Ketiga tulang kuneiformis berbentuk baji dan berartikulasi dengan tulang navikulare dan tulang metatarsal I.

Otot-otot yang ada di tubuh bagian bawah antara lain: quadriceps. tibialis anterior. dll. Secara khusus. Otot-otot extrimitas bawah. gastrocnemius.Otot-Otot Ekstremitas Bawah Saat melakukan kegiatan berjalan.3 Tampak anterior Tampak posterior Gambar 4. soleus.3 6 . hamstring. otot-otot yang bekerja adalah otot-otot yang berada di daerah ekstremitas bawah. kegiatan berjalan lebih banyak disokong oleh otot gastrocnemius dan otot soleus.

otot diklasifikasikan atau digolongkan ke dalam tiga golongan. maka reaksi terhadap berasal 7 . Gambar 1. yaitu: otot polos. bila otot itu mendapat suatu rangsang. Otot Polos Otot polos terdiri dari sel-sel otot polos. dinding saluran pencernaan. otot polos dalam kulit. Proses dasar kontraksi pada ketiga jenis otot tersebut serupa. Sel otot ini bentuknya seperti gelendongan. maka bagian tengahnya membesar dan otot menjadi pendek. dibagian tengan terbesar dankedua ujungnya meruncing. dan otot jantung. dan tidak cepat lelah. cabang tenggorok. Tidak memiliki garis melintang. 3. Otot polos bergerak secara teratur. Otot masih mampu bekerja. misalnya pada dinding usus.sehingga disebut otak tak sadar. Walaupun tidur. Bekerja di luar kesadaran kita. Serat miofilamen dan masing-masing mifilamen teridri dari protein otot yaitu aktin dan miosin. otot rangka. Sel otot polos Cara kerja otot polos Bila otot polos berkontraksi. pembuluh limfe. perbedaan-perbedaan tersebut akan dibahas di bawah ini. 4. Berbentuk gelendong 2. Otot polos memilki serat yang arahnya searah panjang sel tersebut miofibril. Otot polos terdapat pada alat-alat dinding tubuh dalam.Jenis-Jenis Otot Berdasarkan struktur dan fungsinya. dinding pembuluh darah. takea. saluran kelamin dan saluran ekskresi. Kerutan itu terjadi lambat. Satu sel pada masing-masing sel.4 Ciri-ciri otot polos adalah sebagai berikut: 1. pada muskulus siliaris mata. namun terdapat perbedaan yang penting.

Gambar 2. 3. Otot-otot rangka mempunyai hubungan dengan tulang dan berfungsi menggerakkan tulang. maka tampak susunannya serabut-serabut panjang yang mengandung banyak inti sel. tetapi ada juga terdapat dalam kulit seluruhnya. Otot ini bila di lihat di bawah mikroskop. memanjang dan mempunyai inti sel. Otot ini bekerja dalam kendali pikiran dan kesadaran klita. Jadi bekerja di luar kesadaran kita. otot lurik.Karenanya otot ini disebut otot sadar. Sel otot lurik ujungnya sel nya tidak menunjukkan batas yang jelas dan miofibril tidak homogen akibatnya tampak serat-serat lintang. dan tampak adanya garis-garis terang di selingi gelap yang melintang.4 Otot ini memiliki beberapa ciri diantaranya: 1. panjangnya 2. oleh karena itu otot polos tidak berada di bawah kehendak. Sel otot lurik 8 . Terlihat garis selang-seling jika dilihat dengan mikroskop.dari susunan saraf tak sadar (otot involunter). dan otot lingkar.5 cm dan diameternya 50 mikron. yaitu : otot rangka. Sel otot lurik berbentuik silindris. Otot-otot kulit seperti yang terdapat pada roman muka termasuk otot-otot lurik berada di bawah kehendak kita. Otot-otot yang merupakan lingkaran di sebuah otot lingkaran. Otot lurik di bedakan menjadi 3 macam. Perlekatannya pda tulang dan kulit. letaknya di pinggir. misalnya otot yang mengelilingi mulut dan mata. 2.4 Otot lurik Sel-sel otot lurik berbentuk silindris atau seperti tabung dan berinti banyak.

5 Otot ini hanya terdapat pada otot jantung. Otot-otot jenis ini hanya berkontraksi jika di rangsang oleh rangsangan saraf sadar (otot valunter). maka menjadi pendek dan setiap serabut turut dengan berkontraksi.5 Otot jantung Otot jantung merupakan otot “istimewa”.Otot ini dikelompokkan tersendiri karena perbedaan sifatnya denngan kedua kelompok yang lain. waktu istirahat otot yang 9 .Dilihat dari struktur penampangnya. Reaksi kerja otot lurik terhadap perangsang cepat tapi tidak tahan kelelahan. Di antaranya karena kontraksi atau tonus yang terus menerus atau berlangsung dalam waktu yang lama. karena itu di sebut otot sadar. Otot jantung di temukan hanya pada jangtung (kor). artinya bekerja menurut kemauan atau perintah otak. Otot ini bentuknya seperti otot lurik perbedaanya ialah bahwa serabutnya bercabang dan bersambung satu sama lain. karena itu disebut otot sadar.6 Kelelahan Otot Otot dapat menjadi lelah karena beberapa faktor. Kontraksi tidak di pengaruhi saraf. mempunyai kemampuan khusus untuk mengadakan kontraksi otomatis dan gerakan tanpa tergantung pada ada tidaknya rangsangan saraf. fungsi Gambar 3. Kerja otot lurik adalah bersifat sadar.Cara kerja otot lurik Bila otot lurik berkontraksi. Cara kerja otot jantung ini disebut miogenik yang membedakannya dengan neurogonik. Berciri merah khas dan tidak dapat dikendalikan kemauan. artinya bekerja menurut kemauan. Akan tetapi berbeda dengan otot lurik. Sel Otot Jantung saraf hanya untuk percepat atau memperlambat kontraksikarena itu disebut otot tak sadar.otot jantung memiliki sifat sebagaimana otot polos yaitu: bekerja di luar kesadaran dan kontrol pikiran kita.otot jantung mirip dengan otot lurik karena adanya warna gelap terang di sepanjang otot tersebut.

Proses kontraksi otot membutuhkan energi. maka tidak terjadi perubahan panjang. maka produksi ATP akan dialihkan dengan cara anaerob( tidak membutuhkan O2 ).8 Proses kontraksi otot dimulai pada saat asetilkolin ( AcH ) bertemu dengan sarkomer di dalam sel otot kemudian ketika sarkomer dirangsang oleh asetilkolin maka akan mengeluarkan kalsium ( Ca2+ ) dari retikulum sarkoplasma ( sarcoplasmic reticulum ). Dan inilah proses terjadinya kontraksi otot. kemudian daerah H ( h-zone ) memendek dan hampir tidak terlihat dikarenakan filamen tipis masuk ke daerah filamen tebal. Asam laktat dapat diubah lagi menjadi glukosa dengan bantuan enzim-enzim yang ada di hati. Akan tetapi hanya sekitar 70% saja. mengangkut tropomiosin dan troponin menuju ke aktin.8 10 . Produksi ATP atau energi dengan cara ini akan mengakibatkan penimbunan atau penumpukan asam laktatsemakin banyak. Asam laktat merupakan hasil sampingan dari proses pemecahan glikogen yang mengakibatkan pegal linu atau kelelahan pada otot yang biasanya ditandai dengan lemas atau lelah pada tubuh. Aktin tersebut akan tertarik mendekati kepala miosin sehingga aktin dan miosin bertemu dan menempel membentuk aktomiosin. Kemudian kalsium ini akan masuk ke dalam otot. baik pada filamen tebal (pita A) maupun filamen tipis (pita I) . Kebutuhan oksigen( O2 ) yang tinggi dapat menyebabkan nafas seseorang menjadi terengah-engah.7 Apabila otot tidak memiliki waktu yang cukup untuk memproduksi ATP atau energi yang baru. oleh sebab itu terjadilah penguraian ATP menjadi ADP + P + energi.7 Mekanisme Kontraksi Otot Dasar untuk mengetahui kontraksi otot adalah Model Pergeseran Filamen ( Sliding Filamen ) yang pertama kalinya ditemukan pada tahun 1954 oleh Andrew Huxley dan Ralph Niederge serta oleh Hugh Huxley dan Jean Hanson. Waktu istirahat otot yang terlalu sedikit padahal kontraksi otot berlangsung dalam waktu yang cukup lama.8 Akibat dari menempelnya aktin ke kepala miosin maka benang sel menjadi pendek. Selama proses kontraksi otot terjadi. Cara lain untuk mengurangi penumpukan asam laktat adalah dengan menambah pasokan oksigen( O2) ke dalam darah.kurang dan penumpukan asam laktat atau asam kelelahan. dapat mengakibatkan otot kehabisan energi ( ATP ).

Aktin merupakan filamen tipis yang berbentuk globuler pada monomernya kemudian berpolimerisasi menjadi fibrous atau serat. troponin T yang berinteraksi dengan tropomiosin ). berbentuk heliks.9 11 . Troponin adalah filament tipis yang memliliki tiga protein globuler yaitu troponin I ( inhibitor ) troponin C ( yang mengikat kalsium ).Miosin dicerna oleh tripsin yang akan menghasilkan 2 fragmen yaitu Light Meromyosin ( LMM ) yang tidak mempunyai aktivitas ATP ase dan Heavy Meromyosin ( HMM ) yang memiliki aktivitas ATP ase.9 Gambar 6.Miosin merupakan filamen tebal yang pada ujung kepalanya berbentuk globuler dan di bawahnya berbentuk fibrous/serat (dua spiral yang saling melilit). Mekanisme Kontraksi Otot.Tropomyosin merupakan filamen tipis yang tidak mempunyai monomer dan berbentuk serat atau fibrous yang memiliki dua rantai. Teori pergeseran filamen9 Gambar 7.

kontraksi otot akan selalu diikuti dengan relaksasi. Dengan kembalinya ion kalsium. yaitu keratin fosfat yang disimpan di otot.10 Metabolisme Otot Kontraksi otot sangat bergantung pada produksi ATP dari salah satu tiga sumber. Relaksasi otot akan segera terjadi apabila pemberian rangsangan atau penjalaran impuls ke sel otot dihentikan. Hal ini menyebabkan aktin dan miosin kembali berpisah. akan menyebabkan pasokan oksigen berkurang sehingga penghasilan energy harus melewati proses anaerob (tanpa oksigen). Mekanisme relaksasi pada sel otot mirip dengan proses repolariasi pada sel saraf. Glukosa yang tidak diperlukan oleh tubuh akan dikonversi menjadi glikogen dan disimpan di hati serta otot. terjadilah relaksasi. Saat stimuli saraf berhenti dan ion kalsium tidak lagi dilepas. peristiwa relaksasi otot akan terjadi apabila ATP pada kepala miosin telah habis sehingga miosin tidak lagi dapat berikatan dengan aktin.10 Secara sederhana. maka ia tidak lagi berikatan dengan troponin dan tropomiosin.11 Proses aerob dialami saat otot sedang berelaksasi. dan glikolisis aerob maupun anaerob.11 Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya. Ion kalsium ditransfer kembali ke reticulum sarkoplasma dengan pompa kalsium dalam membran reticulum sarkoplasma. apabila kerja otot terlalu keras. serabut otot dapat memenuhi energinya dengan proses aerob (dengan oksigen). Akan tetapi. Pada proses ini. yaitu proses pemulihan sel otot ke keadaan istirahat. Selama oksidasi. serta terbentuk 36 adenosin trifosfat (ATP). Saat kerja yang dilakukan otot tidak terlalu berat. apabila otot hendak melakukan kontraksi. glikogen akan menjadi karbohidrat dan air. Hasil sampingan dari proses ini adalah asam laktat. maka energi akan didapat melalui proses anaerob (tanpa oksigen). selain ATP yang dihasilkan 18 kali lebih sedikit 12 . otot kembali memanjang. Relaksasi otot diawali dengan pengaktifan pompa kalsium yang akan membuat jumlah kalsium turun karena ion kalsium kembali ke dalam plasma. fosfolirisasi oksidatif bahan makanan yang disimpan di atau ke otot. Pada proses ini. Nantinya. ATP akan diubah menjadi adenosine difosfat (ADP). karbohidrat akan dipecah menjadi gula sederhana yang disebut glukosa. apabila kerja yang dilakukan terlalu berat sehingga pasokan oksigen tidak mencukupi.Mekanisme Relaksasi Otot Apabila berlangsung normal.

h. 2010. Kesimpulan Kelelahan pada otot terjadi apabila asam laktat terus terbentuk dari aktivitas yang terus menerus yang telah dilakukan anak tersebut. Asam laktat ini berkumpul di dalam otot lalu menyebabkan rasa lelah pada ototnya. proses anaerob menghasilkan lebih banyak asam laktat. 4. Ed 12. Sloane E. 5. asam laktat akan menumpuk dan berdifusi ke dalam cairan darah. 2012.h.308-9. 2.15-7. Buku ajar histologi. Ed 10. Keberadaan asam laktat di dalam cairan darah akan merangsang pusat pernpasan sehingga frekuensi dan kedalaman nafas meningkat. Hal ini akan terus berlangsung. Atlas anatomi manusia: sobotta (jilid 2). 3. Kelelahan pada ototnya akan dapat berkurang dengan cara beristirahat dan menarik nafas sejenak agar oxygen dapat mengoksidasi asam laktat telah yang terkumpul. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. 13 . 2012.h. Karena oksigen tidak mencakupi. Putz R. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.(2ATP). Oksigen ekstra yang dibutuhkan untuk membuang tumpukan asam laktat disebut oxygen debt. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Pearce EC. Daftar Pustaka 1. Anatomi dan fisiologi untuk paramedis. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Fawcett. Pabst R. 2010. Watson R. Maka hipotesis diterima. Ed 22. 2006.236-7. Bloom. Anatomi dan fisiologi untuk pemula. sampai sejumlah oksigen cukup untuk memungkinkan sel otot dan hati mengoksidasi asam laktat dengan sempurna dengan mengubahnya menjadi glikogen. Anatomi dan fisiologi untuk perawat. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Lewis J. Molecular biology of the cell.907–982.2009.h. 8. New York. Acta Physiol. Cambrigde Communication Limited. Johnson A.31–49. "Effects of eccentric and concentric muscle actions in resistance training". Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Alberts B. 10. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC. Cowin JE.6. Ed 2. 2010.Berne & levy physiology. 14 . Anatomi fisiologi: sistem lokomotor dan penginderaan.234-54. Walter P.Garland Science. Scand.2010. Roberts K. 2009. "Chapter 16: The cytoskeleton".h. Tesch PA. 7.h. Buku saku patofisiologi. 9. Bruce M. Raff M.Koeppen Stanton.13. Bruce A.320-1.h. Colliander EB.h. 2010. Ed 3 (rev).