MAKALAH

PERANAN BIOTEKNOLOGI DALAM
BIDANG PANGAN

Penyusun : Adhinda Dwi Putra Ramadhani XII.IPA.2 / 03

..3 Tujuan……………………………………………………………..  2..1 Latar Belakang……………………………………………………....……………………………..  2. 2.1 Kesimpulan……………………………………………………….2 Rumusan Masalah………………………………………………….1 Pemanfaatan Bioteknologi Dalam Bidang Pangan…………….... ......5 Dampak yang didapat atas Penggunaan Bioteknologi dalam Bidang Pangan……………………………………………………………….2 Saran………………………………………………………………. BAB II Pembahasan   2. 1..Daftar Isi : BAB I Pendahuluan    1...2 Makanan dan Bahan Pangan Yang Memanfaatkan Penggunaan Bioteknologi Konvensional……..  2. BAB III Penutup    3... 3...6 Dampak terhadap penggunaan bioteknologi dalam bidang pangan. Referensi………………………………………………………. 1.....4 Produk Makanan Non Susu…………………………………………  2..3 Pengolahan produk susu………………………………………….

tape. Dewasa ini.Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. peternakan. gula. malah banyak pula dampak negative yang diperoleh. seperti rekayasa genetika. penanganan polusi. oncom. bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. Bioteknologi adalah pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah yang menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan jasa guna kepentingan manusia.Ilmu-ilmu pendukung dalam bioteknologi meliputi mikrobiologi. para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. saya terusik untuk membahas penggunaan bioteknologi dalam bidang pangan. asam asetat.Bioteknologi konvensional disebut juga sebagai bioteknologi sederhana. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. Dalam bioteknologi biasanya digunakan mikroorganisme atau bagian-bagiannya untuk meningkatkan nilai tambah suatu bahan. pertanian. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. bisa menggunakan peralatan sederhana. Aplikasi bioteknologi modern juga mencakup berbagai aspek kehidupan manusia. maka pemanfaatan teknologi juga semakin tinggi. biokimia. pertanian. . seperti tempe.kultur tumbuhan dan hewan ( termasuk teknik hidroponik dan kultur jaringan ). Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. misalnya pada aspek pangan. dan enzimologi. sampai bidang pangan.BAB I PENDAHULUAN 1. dan sebagainya. selain memanfaatkan dasar mikrobiologi dan biokimia. Definisi bioteknologi adalah pemanfaatan organisme hidup untuk menghasilkan produk dan jasa yang bermanfaat bagi manusia. Tidak hanya dalam bidang industri melainkan dalam bidang pendidikan. Dari semakin banyaknya pemanfaatan bioteknologi. teknik kimia. penciptaan sumber energi. Teknologi juga telah menyentuh pada bidang pemanfaatan biologi dalam teknologi atau yang biasa disebut bioteknologi. genetika. Bioteknologi modern merupakan bioteknologi yang didasarkan pada manipulasi atau rekayasa DNA. maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. atau bahan makanan. Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional / tradisional dan modern. Untuk itulah kami tergugah untuk membuat makalah ini.Sejatinya bioteknologi berasal dari kata “Bio” dan “teknologi”. biologi sel. Apakah dengan penggunaan bioteknologi tersebut malah semakin banyak manfaat baik yang didapat ataukah sebaliknya. dan kecap. Disebut demikian mungkin karena bioteknologi jenis ini dikerjakan secara sederhana. Dalam bioteknologi meliputi penggunaan bakteri. hingga kesehatan dan pengobatan. jamur serta kultur .1 Latar Belakang Semakin modern kehidupan kita sekarang ini. lebih spesifiknya terkait bioteknologi konvensional dibidang pangan.

Bagaimanakah pemanfaatan bioteknologi dalam bidang pangan ? 2. 1. 3. . Dan apakah pemanfaatan bioteknologi tersebut menimbulkan dampak buruk disamping dampak baik yang didapat dan lebih banyak mana antara dampak buruk dan baik dalam bidang pangan. Apa sajakah contoh-contoh pangan yang memanfaatkan penggunaan bioteknologi konvensional ? 3. 2. Untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan bioteknologi dalam bidang pangan.3 Tujuan Tujuan penulisan makalah ini terkait dengan rumussan masalah diatas yaitu sebagai berikut. Dan contoh-contoh makanan atau bahan pangan yang cara pembuatannya memanfaatkan mikroorganisme yang berupa bioteknologi konvensional (tradisional). maka masalah yang akan kami bahas sebagai berikut. 1. Apa saja dampak yang didapat atas penggunaan bioteknologi dalam bidang pangan ? 1. waktu dan biaya.2 Rumusan Masalah Menyadari keterbatasan yang kami miliki terkait keterbatasan tenaga.1.

hasilnya antara lain tempe.BAB II PEMBAHASAN 2. dan kecap. dan sebagainya termasuk keju dan yoghurt. para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. 2. tape. atau bahan makanan. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. kecap. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan. penanganan polusi.1 Pemanfaatan Bioteknologi Dalam Bidang Pangan Bioteknologi dapat digolongkan menjadi bioteknologi konvensional / tradisional dan modern.2 Makanan dan Bahan Pangan Yang Memanfaatkan Penggunaan Bioteknologi Konvensional Pengolahan Bahan Makanan yang memanfaatkan mikrorganisme dalam pembuatannya secara umum dapat digolongkan kedalam dua produk. Dewasa ini. dan sebagainya. oncom. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional. seperti tempe. penciptaan sumber energi. tape. bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang. Proses yang dibantu mikroorganisme. . Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien. asam asetat. yaitu pengolahan produk susu dan pengolahan produk non – susu. maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. misalnya dengan fermentasi. seperti rekayasa genetika. gula. yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim.Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masa lalu.

1) Yoghurt Untuk membuat yoghurt. ke dalam air susu dimasukkan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus termophillus. Kedua bakteri tersebut ditambahkan pada susu dengan jumlah yang seimbang. yoghurt dapat memberikan efek pengobatan terhadap lambung dan usus yang terluka. Pada masa inkubasi akan dihasilkan asam laktat. yaitu klimosin. atau rasa lain yang diinginkan. Selanjutnya bakteri asam laktat dicampurkan. susu dipasteurisasi terlebih dahulu. seperti yoghurt. Enzim renin dewasa ini telah digantikan dengan enzim buatan. Yoghurt merupakan minuman yang terbuat dari air susu. Setelah dingin. kacang. dan mentega. selanjutnya disimpan selama ± 5 jam pada temperatur 45oC. kemudian ditekan untuk membuang air dan disimpan agar matang. yaitu Lactobacillus bulgaricusdan Streptococcus thermophillus. Adapun whey yang terbentuk diperas lalu digunakan untuk makanan sapi. asam inilah yang membuat yoghurt berasa asam. Selanjutnya susu didinginkan dan dapat diberi cita rasa. Dalam proses pembuatannya. kemudian ditambahkan enzim renin dari lambung sapi muda untuk mengumpulkan dadih. kemudian didinginkan sampai30oC. Dadih yang terbentuk selanjutnya dipanaskan pada temperature 32oC – 420oC dan ditambah garam. Susu dibiarkan selama 4-6 jam pada suhu 38oC – 44o C atau selama 12 jam pada suhu 32oC. Selama penyimpanan tersebut pH akan turun menjadi 4. Proses pembuatan keju diawali dengan pemanasan susu dengan suhu 90 oC atau dipasteurisasi.0 sebagai akibat dari kegiatan bakteri asam laktat. dapat juga ditambahkan dengan buah.3 Pengolahan produk susu Susu dapat diolah menjadi bentuk-bentuk baru. Bakteri tersebut berfungsi memfermentasikan laktosa dalam susu menjadi asam laktat. . Akibat dari kegiatan bakteri tersebut pH menurun dan susu terpisah menjadi cairan whey dan dadih padat. yaitu Lactobacillus dan Streptococcus. Mikroorganisme yang berperan dalam pembuatan yoghurt. yoghurt dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah sehingga mencegah penyumbatan di pembuluh darah. yoghurt juga lebih mudah dicerna dibandingkan susu biasa. Apabila dibandingkan dengan susu biasa. 2) Keju Dalam pembuatan keju digunakan bakteri asam laktat.Yoghurt mengandung jutaan bakteri menguntungkan sehingga sanggup menekan bakteri yang merugikan dalam saluran pencernaan. keju.2. selanjutnya sebagian besar lemak dibuang. Selain itu. air susu dipanaskan terlebih dahulu agar tidak terkontaminasi bakteri yang lain.

bergantung pada bahan dasarnya. dapat menurunkan kadar kolesterol.3) Mentega Pembuatan mentega menggunakan mikroorganisme Streptococcus lactis dan Lectonostoceremoris. serta mampu menghambat resiko jantung koroner. selain . meningkatkan vitalitas. Akan tetapi. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam. mencegah anemia. sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu menu makanannya. dan kanker. jamur.4 Produk Makanan Non Susu Produk – produk makanan yang juga menggunakan proses bioteknologi konvensional namun tidak berasal dari susu antara lain sebagai berikut. Kemudian lemak mentega diaduk untuk menghasilkan mentega yang siap dimakan. menghambat ketuaan. dapat mengurangi toksisitas. namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai. setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan. Setelah proses fermentasi karbohidrat berlangsung cukup lama akhirnya akan dihasilkan produk kecap. susu diberi cita rasa tertentu dan lemak mentega dipisahkan. memperlancar pencernaan. tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam maupun luar negeri. 2. b) Tempe Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah. Aspergillus oryzae dibiakkan pada kulit gandum terlebih dahulu. penyakit gula. a) Kecap Dalam pembuatan kecap. mempercepat proses penyembuhan duodenitis. Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat. Selanjutnya. seperti dapat mencegah dan mengendalikan diare. Jamur Aspergillus oryzae bersama-sama dengan bakteri asam laktat yang tumbuh pada kedelai yang telah dimasak menghancurkan campuran gandum. Bakteri-bakteri tersebut membentuk proses pengasaman. Tempe mempunyai nilai gizi yang baik. Untuk membuat tempe.

Ragi menghasilkan enzim yang dapat mengubah zat tepung menjadi produk yang berupa gula dan alkohol. d) Anggur Atau juga populer disebut dalam bahasa Inggris: wine adalah minuman beralkohol yang dibuat dari sari anggur jenis Vitis vinifera yang biasanya hanya tumbuh di area 30 hingga 50 derajat lintang utara dan selatan. Rhyzopus arrhizus. . Perubahan tersebut meningkatkan kadar protein tempe sampai sembilan kali lipat. c) Tape Tape dibuat dari bahan dasar ketela pohon dengan menggunakan sel-sel ragi. Masyarakat kita membuat tape tersebut berdasarkan pengalaman. dan karbohidrat. yaitu Rhyzopus oligosporus.diperlukan bahan dasar kedelai juga diperlukan ragi. Ragi merupakan kumpulan spora mikroorganisme. dan Rhyzopus oryzae. Proses fermentasi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada protein. Miselium dari kapang tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai dan memfermentasikannya menjadi produk tempe. Minuman beralkohol yang dibuat dari sari buah lain yang kadar alkoholnya berkisar di antara 8% hingga 15% biasanya disebut sebagai wine buah (fruit wine). dalam hal ini kapang. lemak. Dalam proses pembuatan tempe paling sedikit diperlukan empat jenis kapang dari genus Rhizopus. Rhyzopus stolonifer.

hal ini dikarenakan gas akan mengembang jika temperatur tinggi. tetapi jika tidak beruntung roti akan keras dan padat (bantat).  Fortified Wine adalah wine yang mengandung alkohol lebih tinggi dibandingkan dengan wine biasa (antara 15% hingga 20.  Sweet Wine adalah wine yang masih banyak mengandung gula sisa hasil fermentasi (residual sugar) sehingga membuat rasanya menjadi manis.  White Wine adalah wine yang dibuat dari anggur putih (white grape). Sweet Wine. Jika Anda mempunyai kesempatan memperhatikan pembuatan roti atau donat. Gas karbon dioksida tersebut dapat berguna untuk mengembangkan roti. syrah/shiraz. kata Rose Wine mengacu pada campuran antara White Wine dan Red Wine. f) Roti Jika Anda makan roti atau donat. White Wine.  Rose Wine adalah wine yang berwarna merah muda atau merah jambu yang dibuat dari anggur merah namun dengan proses ekstraksi warna yang lebih singkat dibandingkan dengan proses pembuatan Red Wine. sedangkan alkohol dibiarkan menguap. dan Fortified Wine:  Red Wine adalah wine yang dibuat dari anggur merah (red grapes). Ada beberapa jenis minuman anggur yaitu. akan terlihat jika adonan tersebut dioven akan tampak lebih mengembang dan ukurannya membesar. pernahkah Anda berpikir bila pembuatan roti atau donat itu sebenarnya juga melalui proses fermentasi? Proses fermentasi ini dibantu dengan bantuan yeast atau khamir yaitu sejenis jamur. Red Wine. yaitu akan menghasilkan gas karbon dioksida dan alkohol. maka adonan tepung akan mengembang. Kadar alkohol yang tinggi ini adalah hasil dari penambahan spirit pada proses pembuatannya. dan pinot noir. cabernet sauvignon. Beberapa jenis anggur hijau yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah chardonnay.5%). semillon. coba Anda pikirkan! . riesling. Sparkling Wine yang paling terkenal adalah Champagne dari Prancis. Hasilnya seperti yang Anda lihat roti akan berwarna kekuningan dan lembut.Anggur dibuat melalui fermentasi gula yang ada di dalam buah anggur. Di daerah Champagne. Rose Wine. Selanjutnya. Mengapa bisa mengembang? Yeast yang ditambahkan pada adonan tepung akan menjadikan proses fermentasi. Beberapa jenis anggur merah yang terkenal di kalangan peminum wine di Indonesia adalah merlot.  Sparkling Wine adalah wine yang mengandung cukup banyak gelembung karbon dioksida di dalamnya. dan chenin blanc. Sparkling Wine. Hanya Sparkling Wine yang dibuat dari anggur yang tumbuh di desa Champagne dan diproduksi di desa Champagne yang boleh disebut dan diberi label Champagne. sauvignon blanc.

Makanan dan minuman tersebut banyak yang dibutuhkan tidak hanya oleh masyarakat menengah kebawah melainkan juga masyarakat kalangan menengah keatas. Adanya mikroorganisme yang membantu proses fermentasi / peragian membantu manusia menghasilkanbahan-bahan pangan dan makanan yang sekarang ini bisa kita rasakan. Sebagai contoh. teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat kecaman dari bermacam-macam golongan. Sebut saja tempe. oncom. tape. keju dan mentega. yaitu adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung dan belum tahu adanya penggunaan enzim. Seperti contoh adalah bahan yang diolah dari susu anatara lain yogurt. Bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol. Proses tersebut dianggap sebagai bioteknologi masa lalu. Tempe kadang-kadang dianggap sebagai bahan makanan masyarakat golongan menengah ke bawah. hasilnya antara lain tempe. Penerapan bioteknologi di masa ini juga dapat dijumpai pada pelestarian lingkungan hidup dari polusi. atau bahan makanan. Ciri khas yang tampak pada bioteknologi konvensional. tape.5 Dampak yang didapat atas Penggunaan Bioteknologi dalam Bidang Pangan Di bidang pangan. Meningkatnya populasi manusia dan menipisnya Sumber Daya Alam yang ada membuat manusia mau tidak mau harus menciptakan sesuatu yang baru yang dapat dengan cepat diperoleh dengan meminimalisir dampak negatif yang mungkin timbul. seperti tempe. dan minuman beralkohol seperti anggur dan tuak. Yang berasal dari non susu anatara lain kecap.2. dapat dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang lebih jika dibandingkan tanaman biasa. dan penguraian zat-zat yang bersifat toksik (racun) di sungai atau laut dengan menggunakan bakteri jenis baru. manusia terbantu dengan penemuan bioeknologi tersebut. tempe. Proses yang dibantu mikroorganisme. kecap. pada penguraian minyak bumi yang tertumpah ke laut oleh bakteri. Masyarakat Indonesia telah lama menerapkan bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari. sehingga masyarakat merasa gengsi memasukkan tempe sebgai salah satu . Berbagai macam makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari memanfaatkan mikroorganisme dalam pembuatannya. Kemajuan di bidang bioteknologi tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. serta juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan. gula. dan kecap. misalnya dengan fermentasi. dan sebagainya termasuk keju dan yoghurt. Sebagai contoh. Dalam bidang pangan. kultur jaringan dan rekombinan DNA. tape. Secara umum bioteknologi dikembangkan untuk kesejahteraan umat manusia. Mikroorganisme dapat mengubah bahan pangan. dengan menggunakan teknologi rekayasa genetika. asam asetat.

Mempercepat proses penyembuhan duodenitis 3. disinyalir mengandung bahan kimia baru yang punya potensi berbahaya bagi kesehatan manusia.. Tempe mempunyai nilai gizi yang baik. tidak terlepas ula dari dampak buruk penggunaan bioteknologi dalam bidang pangan.6 Dampak terhadap penggunaan bioteknologi dalam bidang pangan Selain manfaat-manfaat baik diatas. Contohnya adalah: 1. Susu sapi yang disuntik hormon BGH (bovine growth hormone) atau hormon pertumbuhan sapi. 3. penyakit gula. 5. namun yang paling luas penyebarannya adalah tempe kedelai. Memperlancar pencernaan 4. bergantung pada bahan dasarnya. tempe mulai banyak dicari dan digemari masyarakat dalam maupun luar negeri. . Di samping itu tempe mempunyai beberapa khasiat seperti: 1. Jenis tempe sebenarnya sangat beragam. Penggunaan insulin hasil rekayasa telah menyebabkan 31 orang meninggal di Inggris. Dapat menurunkan kadar kolesterol. Tomat Flavr Savr hasil rekayasa diketahui mengandung gen yang resisten terhadap antibiotik. Mencegah anemia 8. setelah diketahui manfaatnya bagi kesehatan. Serta mampu menghambat resiko jantung koroner. 2. Produk rekayasa bidang telah menimbulkan masalah yang serius. Menghambat ketuaan 9.menu makanannya. Akan tetapi. Dapat mengurangi toksisitas 6. dan kanker. Meningkatkan vitalitas 7. 2. Dapat mencegah dan mengendalikan diare 2.

Penyisipan gen babi ke dalam buah semangka dapat membawa konsekuensi bagi penganut agama tertentu. religius dan kesadaran yang tinggi untuk menjaga dan mencintai lingkungan hidup yang nyaman dan asri merupakan kunci utama dari penanggulangan dampak negatif penerapan bioteknologi. Namun segala sesuatu akan kembali kepada individu masing-masing. 5.4. moral. Penggunaan hak dan kewajiban secara arif dan bijaksana sangatlah diperlukan untuk meminimalisir dampak negatif yang mungkin timbul. . Nilai-nilai kemanusiaan. etika. Jagung yang direkayasa sebagai pakan unggas menjadikan unggas tersebut mengandung genetic modified organism (GMO) yang dikhawatirkan membahayakan manusia. misalnya perizinan dan pengawasan yang sangat ketat dari pihak terkait kepada para peneliti yang ingin melakukan penelitian-penelitian. Berbagai upaya dilakukan untuk menanggulangi dampak negatif penggunaan bioteknologi.

Namun seberapa banyaknya manfaat atas bioteknologi. juga banyak manfaat yang didapat oleh masyarakat. Dari segi financial.BAB III PENUTUP 3. Dari segi social budaya.1 Kesimpulan Bioteknologi konvensional dalam bidang pangan banyak sekali dimanfaatkan oleh manusia. 3. Belum lagi makanan-makanan seperti keju dan mentega. yang seandainya tetap berwujud susu. maka susu tersebut bisa menjadi varian yang lain dan lebih bermanfaat. bioteknologi dapat menambah nilai suatu produk sehingga harganya bertambah. maka tidak akan tahan lama untuk disimpan.2 Saran . tidak terlepas pula atas dampak negative yang bisa timbul seperti yang disebutkan di dalam isi makalah. pembuatan tuak seperti di daerah Tuban memberikan tambahan lapangan kerja bagi masyarakat dan budaya meminum tuak untuk menghangatkan tubuh menjadi ajang berkumpulnya masyarakat sehingga saling mendekatkan diri antar masyarakat dan menambah silaturrahim. Selain dapat menambah nilai guna dan harga suatu produk. baik dar segi financial sampai sosio-kultural. Akan tetapi dengan ditemukannhya bioteknologi.

wordpress.id/2011/12/31/tugas-iad/#comment-1075 .biz/preview. akan tetapi tetap menanamkan nilai-nilai kemanusiaan.anneahira.id/materi/sma/biologi-kelas-xii/aplikasi-bioteknologi-bidangpengolahan-pangan/  http://www.html  http://aguskrisnoblog. Referensi  http://google. Seberapa canggih teknologiyang dapat dibuat oleh manusia.uns.php?view2&id=56582#.com/pengolahan-susu.com peranan bioteknologi dalam bidang pangan  http://alhada-fisip11.fisip.UK4pMc4XSIo  http://dwiyulia.blog.foodreview.id/artikel_detail-66320-Makalah-Pemanfaatan %20Bioteknologi%20Dalam%20Bidang%20Pangan. Penggunaan hak dan kewajiban secara arif dan bijaksana sangatlah diperlukan untuk meminimalisir dampak negatif yang mungkin timbul.ac.Kembali lagi pada konsep awal bahwa segala sesuatu akan kembali kepada individu masing-masing. religius dan kesadaran yang tinggi untuk menjaga dan mencintai lingkungan hidup yang nyaman dan asri merupakan kunci utama dari penanggulangan dampak negatif penerapan bioteknologi. moral.com/2011/12/26/pemanfaatan-mikroorganisme-dibidang-pangan-berbasis-bioteknologi-konvensional/#comment-340  http://budisma. etika.unair.web.ac.web.htm  http://www.