ELEKTRONIKA DASAR–KARAKTERISTIK DIODA & APLIKASI

NOVEMBER 25, 2013

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Hampir semua peralatan elektronika memerlukan sumber arus searah.
Penyearah digunakan untuk mendapatkan arus searah dari suatu arus bolak-balik.
Arus atau tegangan tersebut harus benar-benar rata tidak boleh berdenyut-denyut
agar tidak menimbulkan gangguan bagi peralatan yang dicatu. Dioda sebagai salah
satu komponen aktif sangat popular digunakan dalam rangkaian elektronika, karena
bentuknya sederhana dan penggunaannya sangat luas. Ada beberapa macam
rangkaian dioda, diantaranya : penyearah setengah gelombang (Half-Wave
Rectifier), penyearah gelombang penuh (Full-Wave Rectifier), rangkaian pemotong
(Clipper), rangkaian penjepit (Clamper) maupun pengganda tegangan (Voltage
Multiplier). Dioda memiliki fungsi yang unik yaitu hanya dapat mengalirkan arus
satu arah saja. Struktur dioda tidak lain adalah sambungan semikonduktor P dan N.
Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe
N. Dengan struktur demikian arus hanya akan dapat mengalir dari sisi P menuju sisi
N.
Dioda sebenarnya tidak menunjukkan kesearahan hidup dan mati yang sempurna
(benar-benar menghantar saat bias maju dan menyumbat pada bias mundur),
tetapi mempunyai karakteristik listrik tegangan arus tak linier kompleks yang
bergantung pada teknologi yang digunakan dan kondisi penggunaan. Dioda zener
adalah dioda yang memiliki karakteristik menyalurkan arus listrik mengalir kearah
yang berlawanan jika tegangan yang diberikan melampaui batas. Sebuah
komponen sangat berpengaruh dalam suatu rangkaian, baik rangkaian dasar
maupun rangkaian kelas industri. Apabila terjadi kerusakan pada satu komponen
tersebut dapat berpengaruh fatal terhadap sebuah rangkaian, contohnya komponen
dapat terbakar atau rangkaian tidak bekerja.
1.2 Tujuan Percobaan
1. Untuk mengambil kesimpulan yang didapat dari tegangan yang diperoleh
dari percobaan
2. Untuk mengetahui karateristik statik dioda
3. Untuk mengetahui penyusun dasar dioda
4. Untuk mengetahui jenis-jenis dioda
5. Untuk mengetahui aplikasi dioda

BAB II

DASAR TEORI

Sebuah dioda adalah komponen semikonduktor yang memungkinkan mengalir
melalui dalam satu arah, tetapi blok currentin arah lain tergantung pada polaritas
dari tegangan diterapkan untuk itu. itu bertindak seperti sebuah saklar polaritassensitif. Dioda digunakan terutama untuk rectificaion, proses konversi AC ke DC. Jika
kamu menempatkan kapasitor di resistor beban, maka akan dikenakan biaya hingga
puncak tegangan sinus dan menyimpannya. Hasilnya adalah bahwa output adalah
nilai DC dekat konstan. Catu daya elektronik yang paling bekerja
seperti ini.Dioda khusus dibuat untuk memancarkan cahaya (LED), mengatur
tegangan (dioda zener), bertindak sebagai variabel kapasitor (varactor), atau
sebagai switch (dioda PIN).
(Louis
E.Frenzel, Jr., 2010)
Arus bolak balik tidak sesuai untuk bebrapa aplikasi. Sebagai contoh, arus bolakbalik tidak dapat digunakan untk pengisian baterai atau beberapa operasi kmponen
didalam alat elektronika. Oleh karena itu, ini sangat penting untuk mendapatkan
cara penganti arus bolak-balik pada arus lngsung.
Alat yang digunakan ini disebutkan rectifiers. Ini mempunyai dua tipe basis dari
rectifiers : dioda tube-vakum dan dioda zat padat khusus. Pada gambar 20.13 adlah
merupakan sketsa dari sebuah dioda vakum dan arus searah. Didalam ruang vakum
(tube) adalah dua buah elemen: sebuah pelat logam dan sebuah filamen tipis,
banyak yangmenggunakan filamen didallam sebuah lampu.
Sumber filamen volta Vf mudah mengirim sebuah arus melalui filamen dan diikuti
pengosongan tempat, pelat adalah kutub positif. Pancarkan elektron dari filamen
tertarik ke pelat dan juga disini adalah pengosongan arus yang mengalir. Jadi, untuk
polarisasi dari Vp yang terlihat, arus terbawa kedalam pipa.
Seandainya polarisasi dari Vp adalah kebalikannya. Bagaimna pun, ketika
pelatnya adalah negatif dan menolak pancaran dari filamen elektron tidak dapat
bergerak jauh dari pelat, dan arus yang megalir ke pipa adalah nol. Oleh karena itu

Jadi terdapat diode-Ge dan diode-Si kita sebut germanium dan silicon pengantar tanggung karena mempunyai hambatan yang terletak antara hambatan rendahnya penghantar tanggung dan hambatan tingginya isolator. dioda foto dan dioda varikap dibahas dalam “dioda-dioda penghantar tanggung khusus”. pipa vakum banyak digunaka. Kita dapat menganggap transistor sebagai kombinasi dari dua dioda pengantar tanggung. tidak akan ada kesulitan untuk mengerti cara kerjanya transistor. pada mana bungkusana merupakan anoda. tetapi sejak ditemukan dioda zat padat telah mengantikan dioda pipa vakum kecuali didlaam bagian aplikasi kecil. Pada dioda-dioda untuk daya dengan rumah dari logam biasanya pembungkusnya adalah katoda. itu berati. bila anda menguasai sifat-sifat dari dioda penghantar tanggung. dioda itu mempunyai dua sambungan. dioda pengantar tanggung itu dipakai sebagai kapasitor variabel. dioda zener. yang berarti dijasikan tegangan searah. Sifat terpenting dari sebuah dioda ialah bahwa ia berperilaku sebagai sebuah pentil untuk arus listrik. 1988) Dalam bab ini dibahas diode-dioda penghantar tangung. Dioda ini disebut penyearahan. Bueche. Doida pengantar tanggung adalah elekmen pembangunan dengan 2 sambungan (di = 2). Pada bagian pengaturan suara dari pesawaat-pesawat penerima radio dan TV. Arus hanya mengalir kesatu arah. tetapi tidak didalam arah sebalikya sehingga kita semakin mengerti tentang diode itu seperti apa dan serta akan di bahas pembagiannya. Maka sisi yang bulatnya ialah. Akan tetapi ada juga yang sering disebut dengan tipe ‘reversed’ (reversed = terbaik ). Didalam industri dioda pengantar tanggung itudipakai sebagai m=hambatan yang tidak tergantung daari cahaya. Dioda untuk stabilisator tegangnan ini disebut dioda saner. Kadang-kadang nomor tipenya diyatakan dengan tanda warna pada diodanya. Kalau anda ingin meyakinkannya. anda harus melihat . Pita yang paling lebar menunjukkan sisi katodanya. Sampai pada tahun 1950. Bila tidak terdapat sesuatu tanda dan rumahnya mempunyai bentuk. bahwa hal-hal tertentu anda harus menerimanya. yaitu katoda dan anodanya dinyatakan dengan sebuah titik atau sebuah cincin. Diode ini terbuat dari bahan pengantar tanggung germanium dan silicon. Pada itulah landaskannya penerapan sebagai alat penyearah arus dalam rangaian enyearah. yang berarti sebagai stabilisator tegangan. Selanjutnya dioda peghanata disearahkan. Ini cukup untuk kita jika kita meihat bahwa simbol dari dioda zat padat adalah dan bahwa dioda mempunyai sifat yang dibawahnya : dia sebagai pengatur arus didalam arus penyearah pada tanda panah. Pada pengupasan dioda kita abaikan saja. Dioda itu ditempatkan didalam rumah dari plastik. katodanya. gelas atau logam. (F. Ini disebut dioda variakap atau dioda kapasiytas. Tegangan bolakbaliknya disearahkan. Ini disebut dioda foto. yang berarti untuk membiarkan tegangan itu konstan.kita meliat bahwa sebuah dioda sebuah dioda vakum mengairkan arus jika pelatnya positif dan arusnya tidak bolehjika pelatnya adalah negatif.

maupun untu transistor. Makaperilakunya adalah sesuai dengan perilaku sakelar tertutup. Sistim jepang adalah sama seperti sistim ama=erika. Pada pengukuran hambatan dihubungkan sebuah baterai dalam seri dengan pengukuranna. tetapi yang ditulis ialah 1 s. AC121. B = silium. bahwa elemen yang bersangkutan itu merupakan sebuah dioda. AFY67. misalnya A = dioda pada umumnya . Pengkodean pada sistim eropa terdiri dari dua atau tiga huruf.dokumentasinya. diikuti dengan sebuah nomor tipe yang sama sekali. Angka 1 berarti. bukan 1 N. Sekarang ternyatalah bahwa arus ingin mengalir melalui dioda pada satu arah. dapat langusung ditentukan apakah dioda itu berada pada arah penghalangan atau hantaran pada baganya. tidakk mempunyai arti teknis. Kita katakan sekarang bahwa dioda itu berada dalam arah hantaran. penghantaran ataru penghalanagan dioda itu tegantung dari cara bagaimana dioda itu dihubungkan. jadi sebuah penghantar tanggung. yaitu tipe-tipe yang memenuhi syarat-syarat yang lebih tinggi. S ini berarti semi-conduktor = penghatar tanggung. Tanda bagan sebuah dioda dipilih sedemikian rupa. bila dioda itu mempunyai hambatan yang tinggi. Huruf N berarti non-heating. Pada sistm amerika sebuah dioda ditandai dengan 1N. jadi terhadap arus tertentu yang mengair melalui suku bagian yang diukurnya. yang berarti bukan kawat pijar. kita dapat berpikir bahwa pada katoda itu kita . bahwa pada sebuah rangkaian. Nomor serinya tidak mepunyai arti tekhnis. Maka perilakunya adalah sesuai dengan perilaku sebuah sekelar terbuka. Huruf ketifa dipdakai untuk apa yang disebut tipe-tipe indusri. Kadang-kadang tanda bagan yang dikupas pada paragraf 4 dipasang pada diodanya. A = germanium . Dari percobaan ternyata. Huruf kedua menyatakan fungsinya. diodanya mempunyai hambatan yang tinggi. 3. bila dioda itu mempunyai hambatan yang rendah dan berada dalam arah penghantar. diikuti oleh sebuah nomor seri. Pada sistim eropa dipakai pengkodean yang diterapkan baik untuk dioda penghatar tanggun. Ada terdapat tiga sistim pengkodean utuk dioda-dioda. dengan memerhatikan tegeangannya. bila dioda itu kita putarkan dan arus itu ingin mengalir pada arah yang lain. atau transistor yang bersangkutan dibuatnya. 1. Y = dioda daya. misalnya BDY33. Garis lurus yang tebal pada titik anak panah adalah sesuai dengan sisi katida dari dioda. Jadi dioda itu berperilaku sebagai sebuah ventril. maka dioda itu mempnyai hambatan yang rendah. sebagai alat bantu untuk mengingAt – ingat hal ini. 2. dan pada arah yang lain tidak. Pada arah yang satu ia membiarkan arus mengalir. Huruf pertama menyatakan bahan apa yang digunakan pada dioda pengahantar tanggung.

alat ukur itu diamankan dari pembebana lebih. . Arus konvesional pada sebuah baterai di luar mengalir dari kutub + ke kutub – berada pada arah hantaran. Bila s terbuka: 1. menghalangi tidak sepenuhnya. Pada penerapan diode-dioda kita masih memerlukan dua kawat. Dari tempat pelayanan ke lampu-lampu kita memerlukan tiga kawat. Sebuah diode menghalangi. Tegangan ambang pada diode si ialah kira-kira 0. Ada terdapat tegangan tertentu yan disebut tegangan pelulusan atau tegangan ambang. Dengan S terbuka berlaku untuk gelombang yang paling bawh. mengalirlah secara normal arus bolak-balik melalui lampu. tetapi polaritasnya berlawanan. kumparannya dapat terbakar atau bagiannya rusak. bila s tertutup. oleh karena tegangan melalui alat ukur itu sekarang dapat salah sambung dan alat ukur itu juga harus diamankan. sebuah diode yang dihubungkan pada arah penghalangan. arus penghalangnya pada ioda Si. Hanya selama setengah periode positif mengalir arus. Pengaturan daya dihubugkan pada tegangan bolak-balik jaringan a bertukar-tukar menjadi + dan – terhadap B. Penerapan diode sebagai sakelar.dapat membaca sebuah k atau k yang terbaik. arusnya harus mengalir melalui diode. Sebuah doida pada arah hantaran tidak sluruhnya berprilaku seperti hubungan singkat. Maka hanya mengalir arus dari atas ke bawah. Dengan menghubungkan anti-paralel 2 buah diode melalui alat ukur itu. yang sangat terganting pada suhu. Di sini kita mempergunakan 2 buah diode. L tidak menyala lagi 3.2 V. bila anodanya adalah negative terhadap katodanya. Bila suhu meningkat. Sehingga arus itu berbentuk sinus. karena anak panah pada tanda bagan menunjukkan bahwa arus konvensional itu dapat mengalir dari kiri ke kanan. Bila sebuah alat ukur kumparan putar misalnya dari sebuah multimeter dibebani lebih. Arti –paralel ialah bahwa ujung-ujung diode itu disambungkan. Jadi hanya mengalir arus selama stengah peroed positif dan lampunya menyala dengan setengah kekuatan. L menyala dengan setengah kekuatan Bila S terbuka. diodanya menghalangi.2 V atau 0. Tergantung dari apakah kita mempergunakan diodaGe atau Si. Selama setengah perioda positif arus itu mengalir ke bawah dan selama setengah perioda mengalirlah arus melalui lampu dan menyinarkan cahaya. tegangannya melalui alat ukur itu sekarang dibatasi sampai 0.6 V tegangan ambang pada diode Ge ialah kira-kira 0. Sebuah diode menghantar bila memenuhi syarat kata KNAP.bila S ditutup maka berlaku bentuk gelombang untuk arus melalui L. L tetap menyala sama kuat 2. arah penghalangan bila arah anak panah pada tanda bagan berlawanan dengan arah ke mana arus konvensional itu ingin mengalir. masih ada arus penghalangan atau arus kebocoran kecil yang mengalir. Hal ini dapat dilakukan dengan tegangan searah. pilihan lampu dengan membiarkan lampu L1 atau lampu L2 menyala kita dapat memindahkan informasi pada jarak jauh.6 V.

Ketika elektroda ini diberi tegangan positif terhadap kawat (filament) tersebut.J. Kata “diode” adalah singkatan dari kata-kata dua (di) dan electrode (ode). Tanpa mengtahuinya. Alam merupakan kawan sekaligus juga kritikus anda yang terbaik dalam ilmu pengetahuan eksperimental. Tiada sesuatu yang lebih baik dari suatu eksperimen yang selain membetulkan kesalahan. penemuanpenemuannya telah memberikan dampak penting pada revolusi dunia. Dengan kata lain. Pada tahun 1883. eksperimental. (A.Kita sekarang akan membahas pengukuran sabuah diode penghantar tanggung dengan sebuah multimeter atau sbuah voltmeter tabung. Dirksen. secara cepat dapat ditentukan apakah diode germanium atau diode silicium masih dapat dipakai.1984) Faraday dikenal sebagai seorang jagoan listrik dari abad 19. Sekarang kita akan melanjutkan pembahasan mengenai perkutuban pada apitanapitan alat ukur dan perkutubn pada baterai yang dipasang dalam alat ukur ohm. Nasihatnya tentang cara mencapai prestasi tersebut diungkapkan dalam kata-kata sebagai berikut: “ lepaskan imaginasi anda dengan dituntun oleh kepercayaan dan prinsip. baik pada diode Ge maupun diode si. kita dapat memisalkan bahwa diodanya dihubungkan pada arah hantaran. dan suatu pelat yang sensitive disebut anode) yang . Bila diode itu dihubungkan. selama anda bersedia menerimanya secara akrab dalam pikiran anda tanpa prasangka. Edison mengabaikan gejala ini (yang disebut efek Edison) sebagai sesuatu yang tidak mempunyai nilai praktis. oleh karena hambatan pada arah penghalangan pada diode si sangat besar. Bila kini sebuah diode dihubungkan pada instrumennya maka diode itu dihubungkan pada arah pembatasan dan pada diode Ge kita mengukur hambatan yang tinggi. Dalam usahanya untuk mencegah pemancaran gas oleh kawat pijar Edison menempatkan suatu elektroda tambahan dalam sebuah bola lampu. tetapi diode akan bekerja sebagai isolator bila beda tegangan diberikan dalam arah berlawanan. tetapi dikendalikan dan diarahkan oleh eksperimen. Dengan sebuah multimeter yang dilengkapi dengan sebuah daerah ukur untuk hambatanhambatan. maka diode itu berada dalam arah pelulusan dan kita mengukur hambatan yang rendah. terjadilah aliran arus listrik antara kedua kawat itu. Pada apitan-apitan alat ukur. Diode merupakan suatu piranti dua electrode dengan arah arus yang tertentu. selama anda bersedia menerimanaya secara akrab dalam pikiran anda tanpa prasangka. juga memberikan kepada anda suatu kemajuan mutlak dalam penegetahuan sebagai imbalan.diode-diode semula berupa pirantipiranti tabung hampa dengan filament panas (disebut katode) yang memancarkan electron-elektron bebas. Sebuah multimeter untuk pengukuran hambatan biasanya dihubungkan. Bila tegangan electrode menjadi negative. Pada diode Si bahkan jarum penunjukkan dalam hal ini tidak akan bergerak. Edison telah membuat diode pertama yang diakui dalam sejarah sebagai titik tolak dari elektronika modern. diode bekerja sebagai penhantar bil beda tegangan listrik diberikan dalam arah tertentu. arus pun berhenti.

Pada suhu ruang. elektron-elektron bebas di sebelah n dari persambungan cenderung untuk berdifusi (menyebar) ke segala penjuru. Karena positif baterai dihubungkan dengan sisi n dan terminal negatifnya dihubungkan dengan sisi p. Dalam pabrik semikonduktor orang dapat menghasilakn Kristal dengan bahan tipe p pada suatu sisi dan bahan bertipe n pada sisi lainnya. dalam semikonduktor tipe n. sebagian besar dari pembawa muatan adalah electron-elektron bebas dan hanya mengandung lubanglubang yang berjumlah kecil. Ini adalah sebab mengapa pita . Cara lain untuk memahami apa yang terjadi di dalam diode dapat diperoleh dengan meninjau susunan tingkat energi dari pembawa mayoritas. Ini bukan merupakan dua potong bahan semikonduktor terpisah yang direkatkan menjadi satu. Sebagian akan berdifusi melintasi persambungan. pembawa minoritas tersebut tidak akan berumur panjang dan dengan cepat akan masuk atau “terjatuh” ke dalam salah satu lubang di sekitarnya. Bila suatu elektron memasuki daerah p. atom akan bermuatan negatif dan dikenal sebagai ion negatif. Sebaliknya. Arus balik yang kecil. maka hasilnya berupa suatu penghantar satu arah. Sebagai akibatnya. Tetapi. jika suatu atom netral diberi satu elektron tambahan. masing-masing tidak lebih berguna dari sebuah penghambat (resistor) karbon. Tingkat-tingkat energi. Dalam keadaan ini pembawa-pembawa mayoritas akan berhenti mengalir. lubang bersangkutan akan lenyap dan elektron bebas tersebut menjadi elektron valensi. suatu semikonduktor tipe p mempunyai pembawa muatan dengan sebagian besar berupa lubang-lubang yang dihasilkan dengan pemasukan tak-murnian dan sebagian kecil berupa elektron-elektron bebas yang dihasilkan oleh energy termal. baik semikonduktor tipe n maupun semikonduktor tipe p. dengan memasukkan tak-murnian ke dalam suatu Kristal sedemikian rupa hingga setengahnya bertipe n dan sisanya bertipe p. Atom ini mempunyai electron dan proton yang sama jumlahnya. Hal ini akan memperlebar lapisan pengosongan sampai potensialnya menyamai tegangan terpasang.mengumpulkan electron-elektron tersebut. Tegangan yang dipasang dari luar menurunkan tingkat-tingkat energi elektron bebas di sebelah n dari persambungan. Karena gaya tolak-menolak antara sesamnya. atom tersebut mempunyai satu muatan positif dan disebut ion positif. Misalkan bahwa ialah satu elektronnya disingkirkan. elektron ini menjadi pembawa minoritas. Apabila hal ini terjadi. Batas antara bahan tipe p dan bahan tipe n disebut persambungan (junction). Kita tinjau satu atom yang netral. Diode modern adalah piranti semikonduktor dengan bahan tipe-n yang menyediakan electron-elektron bebas dan bahan tipe yang mengumpulkannya. maka elektron-elektron bebas dan lubang-lubang untuk sementara waktu akan mengalir menjauhi persambungan. Dari pihak lain. Dengan dikelilingi oleh lubang-lubang yang berjumlah besar itu. Jika dipakai secara terpisah. dan dalam beberapa nanosekon saja arus listrik akan menurun sampai sekitar harga nol. melainkan berupa satu Kristal tunggal kontinu yang mempunyai dua daerah tak-murnian berbeda.

Jika suatu ammeter dc yang sangat peka dihubungkan secara seri dengan diode dan beterai. makin besar pila arus kebocoran permukaan itu. suatu elektron valensi akan meninggalan ujung kanan kristal dan memasuki terminal positif dari baterai. Pada prategangan balik sebesar 20 V. suatu prategangan maju akan menghasilakan arus dc yang besar sedangkan prategangan balik tidak akan menghasilkan arus dc. Karena itu. Ini adalah sebab mengapa diode silikon mempunyai arus . Pembawa-pembawa arus. Arus balik total adalah jumlah dari arus pembawa minoritas dan arus kebocoran permukaan. elektronelektron bebas tidak dapat menyeberangi persambungan karen orbit-orbitnya terlampau kecil untuk menyamai orbit-orbit yang lebih besar pada sisi p. energi termal akan menghasilkan beberapa elektron bebas di sisi p dan beberapa lubang di sisi n.energi n menjadi turun jauh di bawah pita energi p. aliran yang dijelaskan di atas akan berlangsung secara kontinu pula. maka alt tersebut akan menunjukkan adanya arus dc yang sangat kecil dalam rangkaian luar itu. Peristiwa ini akan menciptakan suatu elektron bebas dan suatu lubang yang dapat memperbesar arus pembawa minoritas. arus balik yang terjadi sangat kecil dibandingkan dengan arus maju. Pada suhu nol mutlak. maka “kulit” kristal itu penuh dengan lubang-lubang dan merupakan saluran berhambatan tinggi bagi arus yang bersangkutan. Makin besar tegangan balik yang dibrikan. maka pembawa-pembawa minoritas ini akan mengalir menuju ke persambungan diode dan bergabung kembali disitu. Selain arus pembawa minoritas yang baru dijelaskan itu. Mengngat bahwa pembawa-pembawa minoritas akan dihasilkan oleh energi termal secara terus-menerus. pada permukaan kristal dapat pula terjadi arus balik yang kecil. Sebab atomatom pada permukaan kristal mempunyai ikatanikatan kovalensi yang terputus. Arus Balik. arus balik dari suatu diode silikon biasanya diabaikan saja karena terlalu kecil pengaruhnya. suatu elektron valensi dapat pindah ke d dalam pita konduksi dengan bantuan energi termal. produksi pembawa minoritas dengan energitermal lebih sulit terjadi dalam silikon dari pada proses serupa dalam germanium. Kebocoran Permukaan. silikon tidak sepeka germanium terhadap kenaikan suhu. Dengan kata lain. Perbandingan Silikon terhadap Germanium. diode merupakan penghantar dalam arah maju dan merupakan isolator dalam arah sebaliknya. Bersamaan dengan itu. Jadi. JIka diode diberi prategangan balik. Di atas suhu nol mutlak. Setiap kali terjadi rekombinasi di persambungan antara sepasang elektron bebas akan meninggalkan terminal negatif dari baterai dan memasuki ujung kiri dari kristal. Kita tinjau kembali gambaran tentang celah terlarang antara pita valensi dan pita konduksi. Kecuali untuk penerapan-penerapan yang sangat menuntut kecermatan. Dari waktu ke waktu. Pada suhu ruang. Sebagai contoh diode IN914 (diode silikon) yang terdapat dalam pasran mempunyai arus balik sebesar 25nA. hanya elektron-elektron bebas yang terdapat dalam bahan tipe n dan hanya lubang-lubang yang terdapat dalam bahan tipe p. Karena itu. Dalam keadaan ini. Arus kebocoran permukaan ini tidak bergantung pada suhu tetapi dipengaruhi oleh tegangan. Celah terlarang dari silikon lebih besar dari celah terlarang dari germanium.

Sebagian besar dari para sarjana dan insinyur tetap lebih menyukai aliran konsep konvensional. Aliran khayal yang dibayangkan berawal dari sebelah positif dan menuju ke sebelah negative ini. Franklin berkesimpulan bahwa “ fluida listrik” mengalir dari bagian positif atau kelebihan ke bagian yang negative atau kekurangan. para sarjana menyadari bahwa muatan yang mengalir dalam kawat tembaga hanya terdiri dari electronelektron bebas.1994) BAB III . Ini merupakan sebab mengapa segitiga atau tanda panah diode. Dengan kata lain. Ditujukan pada arah mudah (easy direction) dari aliran konvensional. takan Jika suatu benda mempunyai jumlah fluida yang melampaui bagian normalnya. yang berupa partikel bermuatan negative dalam atom. Konsep aliran ini disebut aliran elektron. kecuali mengenai arah aliran yang ternyata berlawanan itu. Sebagian orang lebih menyukai konsep aliran electron karena ini lebih sesuai dengan kenyataan. Thomson menemukan elektron. Aliran Konvensional lawan aliran elektron. (Albert Paul Malvino. dan bukan germanium. Kelompok lain yangyang banyak terlibat dalam analisis matematis lebih menyukai konsep aliran konvensional karena kaitannya yang lebih erat dengan tumpukan rumus yang telah dikembangkan dan dikenal sebelum penemuan elektron. Ketika diciptakan suatu piranti semikonduktor yang baru. banyak sekali konsep-konsep dan rumu. muatan benda itu dianggap bersifat negative. Pada tahun 1897. mereka memperkenalkan lambing skematik yang menunjukkan arah mengalirnya arus konvensional dalam piranti tersebut. Tidak serumus yang dikembangkan atas dasar teori aliran konvensional tersebut. sekarang dikenal sebgai aliran konvensional. dan ini pula sebabnya silikon. Dua konsep ini sama-sama dijumpai dalam lingkungan industry.balik yang jauh lebih kecil dari diode germanium. Sisi kiri diode disebut anode dan sisi kanan diode disebut katode. masingmasing memberi jawaban-jawaban yang lama. Jika jumlah tersebut kurang dari bagian normalnya. antara katode dan anode akan terjadi aliran electron yang ekuvalen dengan arus konvensional dari anode ke katode. Bila dibei prategangan maju. maka satu-satunya aliran yang terjadi secara fisis adalah aliran electron dari terminal negatif baterai ke terminal positifnya. Baik konsep aliran konvensional maupun konsep aliran elektron. Atas dasar teori ini. antara tahun-tahun 1750 dan 1897. Franklin meggambarkan elektrisitas sebagai suatu sistim fluida ( cairan yang dapat mengalir) tak nampak. yang telah menjadi standart industri. Tidak lama kemudian. benda itu dikatakan bermuatan positif. bila sebuah baterai dihubungkan dalam suatu rangkaian. Mungkin berguna juga untuk memberi sedikit penjelasan tentang aliran konvensional dan aliran elektron. Pada tahun 1750.

Dioda Fungsi : untuk penyearah tegangan dan pada LED sebagai penghambat tegangan 2. Multimeter Fungsi : Untuk mengukur arus. PSA adjust Fungsi : Sebagai sumber tegangan DC 2. Dilihat multimeter untuk mengukur tegangan Vab 7. Resistor Fungsi : untuk menghambat arus dan tegangan yang mengalir 3. Dilakukan percobaan yang sama pada nomor 6 dengan tegangan masukan 9 V dan 15 V . Kabel penghubung Fungsi : Sebagai menghubungkan peralatan dengan peralatan lainnya 3.METODOLOGI PERCOBAAN 3. Penjepit buaya Fungsi : Sebagai menghubungkan komponen dengan peralatan lainnya 5.3 PROSEDUR PERCOBAAN 1. Protoboard Fungsi : Sebagai tempat untuk merangkai rangkaian sementara 4. Dihubungkan kutub positif multimeter pada anoda dan negatif digraundkan untuk mengukur tegangan PSA 5.2 KOMPONEN 1. Dicatat hasil pengukurannya 8.tegangan. Diberikan tegangan 5 V oleh PSA kemudian dilihat hasil dari Vab padamultimeter 6.1 PERALATAN 1. Dihubungkan kutub positif PSA pada kutub anoda dan negatif digroundkan 3.dan hambatan listrik 3. Dipersiapkan peralatan dan komponen yang akan digunakan 2. Dihubungkan kutub positif multimeter pada anoda dan negatif pada katoda untuk mengukur Vab 4.

Dari percobaan diketahui karakteristik statik dioda ialah : .Dilihat hasil pengukuran yang terjadi pada multimeter untuk tegangan V bc 12.9.1 Data Percobaan Vout (V) Vin (V) Vab Vbc 5 (10) 0.1 KESIMPULAN 1.5 8.Dimatikan semua peralatan baik PSA dan multimeter dioffkan/dinolkan BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4. sedangkan pada titik ab.Dicatat hasilnya pengukurannya 15. 2.2 9 (10) 0. Dihubungkan kutub (+) multimeter pada anoda dan kutub (-) pada katoda untuk mengukur Vbc 10. nilai tegangan yang diperoleh yaitu jauh dari tegangan masukan. Hal ini disebabkan karena adanya komponen dioda dan resistor dalam rangkaian.Diberi tegangan sebesar 9 V 11.Diulangi percobaan yang sama yaitu dengan menghubungkan kutub (+) multimeter pada anoda dan kutub (-) pada katoda untuk mengukur V ac 13.Diberikan tegangan sebesar 15 V 14.5 4.2 9 (50) 0. Dari percobaan diperoleh tegangan output pada titik ac dan bc dengan nilai yang mendekati tegangan masukan.6 8 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6.

Nilai ambang tegangan maju pada dioda silikon adalah sekitar 0. PRINCIPLES OF PHYSICS. 4. Agar praktikan selanjutnya lebih mengerti untuk merangkai rangkaian diode 3. F.Kurva karakteristik dioda menjelaskan kemampuan sebuah dioda yaitu berapakah nilai ambang tegangan maju dan nilai tegangan breakdown mundurnya dari dioda tersebut. Dari percobaan diketahui terdapat beberapa bahan dasar pembentuk dioda.Fotodioda . yaitu Silikon dan Galium Arsnida. Halaman : 29-37 . 6. Dalam rangkaian sederhana PSA diberikan komponen dioda. Agar praktikan selanjutnya lebih memperhatikan penjelaskan dari asisten 2. Dengan bahan dasar yang berbeda.6 V hingga 0. Dioda juga digunakan dalam rangkaian LED. Contoh Gambar diatas menggambarkan kurva dioda silikon secara kasar. J. karena fungsi utama dioda ialah sebagai sumber tegangan DC untuk menyearahkan tegangan dari PLN (AC). Inc.2 SARAN 1.3 V. 3. Salah satu aplikasi dari penggunaan diode ialah dalam PSA.3 V. A. dioda germanium memiliki nilai ambang tegangan majunya sekitar 0. maka tegangan maksimum yang dimiliki juga berbeda. Kurva tersebut menunujukkan hubungan antara arus dioda dengan tegangan dioda.7 V dan GaAr ialah 0.Dioda biasa .Dioda pemancar cahaya . Jakarta: Erlangga.Dioda kapasitansi variabel 5.2 V hingga 0. 1981. Halaman : 477-478 Dirksen. Agar praktikan selanjutnya teliti dalam mengerjakan analisa data 4. BUKU PELAJARAN ELEKTRONIKA. Silikon memiliki tegangan maksimum 0. Agar praktikan selanjutnya lebih memahami aplikasi dari percobaan DAFTAR PUSTAKA Buece. 1998. Beberapa jenis dioda : .Dioda Zener . United State Of America: Mcgraw-Hill.7 V sedangkan.

Untuk mengenal komponen aktif dan pasif dalam elektronika 2. : Karakteristik Dioda & Aplikasi ASISTEN : Lasmini Sihombing 1. Halaman: 18. 12 November 2013 Asisten. Untuk menguji baik buruknya suatu komponen 3. L. Jakarta: Erlangga. Untuk mengetahui batas kemampuan komponen . Praktikan. 2010. “ELCTRONICS EXPLAINED”.A.Frenzel. 1994. (Lasmini Sihombing) Nainggolan) (Marta Masniary RESPONSI NAMA : Marta Masniary Nainggolan NIM : 120801034 KELOMPOK : IV/B JUDUL PERC. “ PRINSIP-PRINSIP ELEKTRONIKA”. Tuliskan judul percobaan I-VI! Jawab: Judul Percobaan: I : Pengukuran Komponen Pasif II : Pengukuran dengan Osiloskop III : Karakteristik Dioda & Aplikasi IV : Power Supply V : Transistor sebagai Penguat VI : Transistor sebagai Switching 2.26 Medan. Jakarta:Artha Book Page:50 Malvino. Tuliskan tujuan dari setiap judul percobaan! Jawab: Tujuan Percobaan “Pengukuran Komponen Pasif”: 1.

3.4. Untuk membandingkan penguat tegangan teori dan praktik 3. Untuk mengetahui frekuensi gelombang secara praktek menggunakan osiloskop 4. Untuk mengaplikasikan transistor sebagai switching 4. Untuk mengetahui perbedaan osiloskop analog dan osiloskop digital Tujuan Percobaan “Karakteristik Dioda & Aplikasi”: 1. Untuk mengetahui aplikasi dari rangkaian catu daya dan regulator Tujuan Percobaan “Transistor sebagai Penguat”: 1. Untuk menganalisa tegangan keluaran regulator 4. Untuk mengetahui aplikasi dari diode Tujuan Percobaan “Power Supply”: 1. Untuk mengetahui aplikasi dari rangkaian. Untuk mengetahui fungsi osiloskop 2. Untuk memahami transistor dikontrol oleh arus 2. Untuk mengetahui fungsi dasar dari komponen Tujuan Percobaan “Pengukuran dengan Osiloskop”: 1. Komponen Pasif : . Untuk melihat sifat diode sebagai penyearah 3. Tujuan Percobaan “Transistor sebagai Switching”: 1. Untuk mengetahui pengaruh CE pada gain 4. Untuk mengetahui prinsip kerja transistor sebagai switching 3. Untuk menentukan titik kerja DC teori dan praktik 2. Tuliskan peralatan dan komponen yang kalian ketahui (dari setiap judul percobaan)! Jawab: a. Untuk mengetahui karakteristik statik diode 2. Untuk mengetahui prinsip kerja osiloskop 3. Untuk memahami daerah saturasi dan Cut-off. Untuk mengetahui prinsip kerja catu daya 2. Untuk mengetahui pembuatan power supply dengan regulator 3.

Resistor – Trafo b.Protoboard – Resistor .Penjepit buaya – LED – Transistor .Trafo step down – Dioda – IC Regulator 7805 .PSA .Kabel Penghubung – Transistor .Multimeter – Kapasitor .Penjepit buaya c. Transistor Sebagai Switching : .penjepit buaya .PSA – Transistor BC548 .Multimeter – Kabel penghubung .PSA – Resistor .Signal Generator .Multimeter – Dioda .Multimeter – Jumper f.Protoboard d.Jumper 4. Power Supply : . Apa yang Anda ketahui tentang dioda? Jawab: Diode merupakan suatu elemen unilateral dua terminal (satu port) yang dianggap resitif..Osiloskop Digital . Transistor Sebagai Penguat : . Pengukuran dengan Osiloskop : .Protoboard – Resistor .Dioda – PSA e. Karakteristik Dioda dan Aplikasi : . Dioda telah menyearahkan arus ac berarti mengubahnya dari arus bolak- .Multimeter – Resistor .

Dioda ini dikenal juga sebagai Voltage Regulation Diode yang bekerja pada daerah reverse (kuadran III). Dioda adalah suatu alat biner. Transistor Sebagai Switching. Apa yang kalian ketahui? Jawab: Lab Eldas salah satu laboratorium di Fakultas Mipa dibawah naungan Departemen Fisika S1. Dioda Penyearah : Dioda penyearah adalah jenis dioda yang terbuat dari bahan Silikon yang berfungsi sebagai penyearah tegangan / arus dari arus bolak-balik (ac) ke arus searah (dc) atau mengubah arus ac menjadi dc. kak Nova Pratiwi Barus. Transistor Sebagai Penguat. : Karakteristik Dioda & Aplikasi ASISTEN : Lasmini Sihombing 1. yaitu diode itu hanya dapat menyala atau mati pada suatu saat. Dioda Kapasiansi Variabel yang disebut juga dioda varicap atau dioda varactor. Karakteristik Dioda dan Aplikasi. Sebutkan Jenis-jenis diode Jawab : 1. Nama – nama asisten di Lab Eldas : kak Maisyarah Yuniar.balik menjadi arus searah. Kepala Lab ialah bapak Kerista Tarigan dan koordinator Lab ialah kak Juliana Sitorus. Dioda Zener : merupakan dioda junction P dan N yang terbuat dari bahan dasar silikon. yaitu Komponen Pasif. Power Supply. kak Lasmini Sihombing. Sifat dioda ini ialah bila dipasangkan menurut arah terbalik akan berperan sebagai kondensator. Dalam praktikum Eldas ada 6 judul. Lambang dioda seperti anak panah yang arahnya dari sisi p ke sisi n. TUGAS PERSIAPAN NAMA NIM : Marta Masniary Nainggolan : 120801034 KELOMPOK : IV/B JUDUL PERC. . bang Parasian Simbolon. Kapasitansinya tergantung pada tegangan yang masuk. 3. 5. kak Lurani. dalam arti bahwa ia hanya dapat berada dalam satu dari kedua keadaanya. 2. kak Desy. Pengukuran dengan Osiloskop.

3. padawaktu disain diusahakan agar tegangan balik pada dioda penyearah lebih kecil dari tegangan breakdownnya (UNTUK analisa data.Jika pada dioda biasanya baru terjadi breakdown pada tegangan ratusan volt. melainkan mirip dengan dioda. Dengan kata lain. Sebenarnya tidak ada perbedaan sruktur dasar dari zener. Apa yang dimaksud dengan regulator dan factor ripple ! Jawab : 1. 2. Dioda jenis ini banyak digunakan sebagai indikator dan display.-) About these ads . Factor Ripple (faktor riak) adalah perbandingan antara nilai efktif kandungan riak tegangan/arus keluaran terhadap nilai rata-rata tegangan/arus keluaran.Tetapi dengan memberi jumlah doping yang lebih banyak pada sambungan P dan N. Kebanyakan dioda tidak diperkenankan untuk breakdown. Suatu jenis dioda yang lain adalah Light Emiting Diode (LED) yang dapat mengeluarkan cahaya bila diberikan forward bias. 2.4. ternyata tegangan breakdown dioda bisa makin cepat tercapai. Apa yang dimaksud dengan tegangan break down dari diode zenner! Jawab : tegangan breakdown dioda ini menjadibagian terpenting dalam pembuatan komponen elektronika lainnya yang dinamakan zener. Regulator :Regulator Voltage berfungsi sebagai filter tegangan agar sesuai dengan keinginan. pada zener bisa terjadi pada angka puluhan dan satuan volt. Oleh karena itu biasanya dalam rangkaian power supply maka IC Regulator tegangan ini selalu dipakai untuk stabilnya output tegangan. grafik dan gambar percobaan gak kebaca fontnya-. Faktor ini menentukan baik tidaknya sinyal hasil penyearahan.

Untuk tegangan yang tidak terlalu tinggi orang banyak menggunakan dioda yang terbuat dari bahan semikonduktor (dalam hal ini germanium dan silikon). yaitu tegangan minimum dimana diode akan bersifat sebagai konduktor/penghantar arus listrik. Dioda Zener dibuat sedemikian rupa sehingga arus dapat mengalir ke arah yang berlawanan jika tegangan yang diberikan melampaui batas "tegangan rusak" (breakdown voltage) atau "tegangan Zener". Dioda zener adalah dioda silikon yang dirancang khusus untuk bekerja pada daerah breakdown. Pada tegangan sumber AC. Dioda Zener Variasi khusus dari dioda semikonduktor adalah dioda zener. Di dalam dioda akan terjadi bias maju saat dipasang pada suatu rangkaian. Secara ideal zener berlaku seolah-olah baterai sempurna. Saat sumber tegangan DC lebih besar dari 0. rectifier gelombang penuh.Karakteristik Dioda dan Zener TUJUAN Mempelajari dan mengetahui karakteristik dasar dioda TEORI DASAR Dalam bidang elektronika seringkali diperlukan suatu komponen yang mengalirkan arus jika diberi beda potensial pada satu arah (Forward Bias) dan sebaliknya tidak mengalirkan arus jika diberi beda potensial pada arah yang berlawanan (Reverse Bias). Gaya barier ini dapat ditembus dengan tegangan (+) sebesar 0. Pada daerah sambungan 2 jenis semi konduktor yang berlawanan ini akan muncul daerah deplesi yang akan membentuk gaya barier. Dalam percobaan ini kita menyelidiki sifat-sifat dari penggunaan dioda dari bahan semikonduktor saja. dan rectifier jembatan. dioda dapat dimodifikasi menjadi sebuah rectifier atau penyearah tegangan. Sedang pada aproksimasi selanjutnya. Karena tegangan lebih besar dari 0. Komponen yang memiliki karakteristik tersebut adalah dioda. maka elektron memiliki cukup energi untuk menyebrangi lapisan deplesi dan bergabung dengan hole menuju kutub positif baterai. Dioda ini paling utama bermain sebagai komponen rangkaian regulator tegangan yang menjaga agar tegangan beban konstan.7 volt yang dinamakan sebagai break down voltage. Dioda akan mengalirkan arus bila diberi beda potensial dimana kaki anoda lebih positif dari katoda dan tidak akan mengalirkan arus jika sebaliknya yaitu kaki anoda lebih negatif dari katoda. Hal ini terjadi secara kontinu dan menimbulkan arus maju pada dioda. Dioda zener adalah dioda khusus yang dirancang untuk bekerja pada daerah breakdown.7 volt.7 colt. Dioda merupakan komponen elektronika yang terbuat dari 2 lapisan semikonduktor yang berbeda jenis dopingnya (Lapisan N dan lapisan P). Semi konduktor tipe P berfungsi sebagai anoda dan semi konduktor tipe N berfungsi sebagai katoda. Sedangkan untuk tegangan tinggi digunakan dioda vakum. ia memiliki . Ada tiga jenis rectifier bentukan dari modifikasi dioda ini diantaranya setengah gelombang rectifier. ia akan mendorong hole pada anoda dan elektron bebas pada katoda ke sambungan dioda tersebut.

3 dengan menggunakan analisis rangkaian. 4V7. dst.2 Pasang dioda pada Vs berkisar antara 0 volt sampai 1 volt dengan interval 0.7V) . Ukurlah arus yang mengalir melalui dioda Gambar 2. Dioda zener dapat diaplikasikan untuk rangkaian regulator.1 volt. 6V2 Resistor 47 Ω 1KΩ Potensiometer 1K Ω Osiloskop Multimeter Catu daya Protoboard PROSEDUR PERCOBAAN Mempelajari karakteristatik dioda pada Bias Forward Susun rangkaianseperti pada Gambar 2.1 volt.3 Memasang diode pada Vs berkisar antara 0 volt sampai 1 volt dengan interval 0. Reserve Mempelajari karakteristik static diode pada Bias Reverse Menyusun rangkaian seperti pada Gambar 2. catat tegangan pada R beban dan arus yang mengalir melalui zener.3.hambatan bulk yang menghasilkan tambahan kecil tegangan. dan antara 1 volt sampai 5 volt dengan interval 1 volt Ukurlah arus yang mengalir melalui dioda Rangkaian regulator zener Membuat rangkaian seperti pada gambar 3.4 Rangkaian Regulator Zener TUGAS PENDAHULUAN Perhatikan Gambar 2. Gambar dari dioda dan dioda zener dapat dilihat di bawah ini. protektor.5 dengan diode zener 2V7 Menaikkan tegangan input V dari 0-12 volt dangan interval 1 V. Mengganti diode dengan tipe 4V7 kemudian ulangi percobaan Mengganti dioda zener dengan tipe 6V2 kemudian ulangi percobaan Gambar 2.1 Dioda dan Dioda Zener ALAT Dioda 1N4001 Zener 2V7. Gambar 2. lengkapi table berikut! Serta pula penurunannya! Pendekatan kedua (Vk = 0.2 dan Gambar 2. dan antara 1 volt sampai 5 volt dengan interval 1 volt.2 Forward Gambar 2. peak clipper.

untuk mencari arus pada zener.038 µA02713. Struktur dioda tidak lain adalah sambungan semikonduktor P dan N.832 V05.999 V04.4000. Lalu.642 mA0 Contoh gambar: Gambar diode forward Gambar diode reverse Secara teori jelaskan cara kerja rangkaian diode pada gambar 2.666 V06.333 V054. Pada rangkaian ini.666 V01.90.6000.011 µA00.832 V086.666 V032.2000.333 V03.499 V0108.1000.109 µA011.832 V05.676 mA042.165 V09. .666 V097. zener akan bekerja apabila nilai tegangan Thevenin lebih besar daripada tegangan zener.332 V08. Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe N.80.001 µA00. V2V74V76V2VRIVRIVRI00000001833.3000.70.Vs(DC)I (diode forward)I (diode reverse)0.666 V06.499 V07.5000.165 V09.2 mV021.4.656 mA053.5 V02.166 V04.8 µA031.499 V07.999 V075.333 V03. terlebih dahulu mencari besar arus sumber dan arus beban dan selsish dari keduanya lah arus zener.666 V 01.166 V064.2 mV0833.999V04.5 V043. Kemudian lengkapilah table di bawah ini! Ini adalah rangkaian regulator zener.166 V04.2 mV0833.165 V01210 V010 V010 V0 Contoh Gambar Analisis Rangkaian Sebutkan kegunaan diode pada rangkaian! Dioda memiliki fungsi yaitu hanya dapat mengalirkan arus satu arah saja.5 V02. Dengan struktur demikian arus hanya akan dapat mengalir dari sisi P menuju sisi N.332 V08.332 V0119.

4 V4.51.62 V7 mA6.2 V23.75 mA5.0 mA4.2 V4 mA123.41.6 V3.1 mA73.05 mA2.5 mA4.75 mA83.4 V3.18 V3.2 V1 mA4.175 mA1.25 mA93.50 mA6.50.7 mA2.25 mA83.900 mA00.3 V0.75 mA103.8 V0.1 V063.0 mA5.75 mA3.2 V22.90.75 mA4.75 mA73.2 V053.500 mA059.500 mA035.50 mA5.6 V6.5 V032.25 V5 mA4.7 V-32.4 V16.60.2 V-63.2 V3.25 mA6.3 V5.500 mA047.75 mA4.025 mA00.0 V0.400 mA00.5 mA4.8 V-0.0 V6.1-00.6 V9.75 mA00.80.6 V1.02 mA2.6 V3.25 mA4.60.6 mA103.2000.6 V3 mA6.70.31 mA022.500 mA0Percobaan III V2V74V76V2VRIVRIVRI000000010.3 V28.21 V5 mA Tugas Akhir Buatlah tabel dan grafik dari percobaan yang anda lakukan! Vs(DC)I (diode forward)I (diode reverse)0000.1000.5 mA6.50 mA4.25 mA6.05 V3 mA4.68 mA4.75 mA054.08 mA00.80.6 V0.6 V 01.2 V17.25 mA123.2 V042.4 V-52.5 mA1.26 mA011.75 V2.45 V8 mA4.11 mA3.0 V9.7 V1.30.85 mA93.20 mA00.75 mA5.2 V4 mA4.00 mA00.23 mA00.2 V15.8 V0.50 mA Grafik Tegangan Resistor Beban .20.2 V0.5 V0.250 mA023.550 mA00.30.1 mA3.40.91.5 mA113.100 mA011.8 V6.75 mA6.8 V-0.775 mA00.050 mA00.Data Pengamatan Percobaan I dan II Vs(DC)I (diode forward)I (diode reverse)0000.6 V4.6 V4.0 V18.9 V10.6 V -1.50 mA6.175 uA0 00.9 V-21.2 V8.5 mA5 V0.15 V2.7 V021.6 V2.25 mA032.3 mA3.70.50 mA0 V2V74V76V2VRIVRIVRI000000010.75 mA6.42 V7 mA4.62 V6 mA6.50 mA043.2 V11.25 mA5.2 V7.3 V0.50 mA113.4 V0.0 mA2.1 V1.50 mA00.95 V2.250 mA00.5 V1.0 mA5.45 V-42.8 V14.05 mA4.8 V11.4 V6.

Pada praktikum karakteristik dioda dan zener.7 v. sedangkan dalam reverse bias arus tidak mengalir karena hambatannya bernilai tak hingga. Dalam forward bias. maka zener biasanya berguna pada reverse bias. Apa kesimpulan yang bisa diperoleh dari soal no. hasilnya sama. Mungkin dikarenakan pada EWB tidak tersetting dengan baik nilai-nilai yang digunakan pada masing-masing komponen. praktikan diharapkan dapat mempelajari dan mengetahui karakteristik dasar dioda. Sedangkan pada dioda reverse. Untuk arusnya. Jika dioda biasa bekerja pada forward bias.3 v untuk dioda Germanium (Ge). Analisis Data Dioda merupakan suatu komponen elektronika yang terbuat dari bahan semikonduktor tipe-p (positif) dan tipe-n (negatif). nilai tegangan tidak berbeda terlalu jauh. arus mengalir setelah tegangan sumber lebih dari 0. Hanya saja pada arus. nilai arus pada dioda forward adalah ada dan memiliki tegangan knee mulai dari tegangan 1V. Pada percobaan III lebih menjelaskan dari regulator zener yaitu penyetabil tegangan. Sebuah dioda biasanya dianggap sebagai alat yang menyalurkan listrik ke satu arah. yaitu nol ampere.7 v untuk dioda Silicon (Si) dan 0. Pada percobaan tiga. Sedangkan saat arus reverse. Tentukan jenis dioda dengan melihat knee voltagenya! Knee voltage / tegangan kaki merupakan tegangan pada saat arus mulai naik secara cepat. namun dioda zener dibuat sedemikian rupa sehingga arus dapat mengalir ke arah yang berlawanan jika tegangan yang diberikan melampaui tegangan breakdown. letak amperemeter adalah di antara dioda zener dengan resistor. Karakteristik dioda menggambarkan hubungan antara arus dan tegangan dalam forward bias dan reverse bias. yaitu dari anoda ke katoda. dapat terlihat tegangan knee dari masing-masing jenis zener tersebut yaitu saat arus mulai naik secara drastis. tidak terdapat adanya arus yang mengalir melewati dioda. Untuk mempelajari . Dioda menghasilkan tegangan kaki sebesar 0. besarnya arus forward pada praktikum lebih besar daripada hasil simuasi atau EWB.1? Pada percobaan I dan II. Hal tersebut terlihat dari tegangan yang dihasilkan oleh masing-masing zener dimana hampir stabil saat mencapai nilai tertentu.Grafik Arus Resistor Beban Bandingkan hasil yang diperoleh dari eksperimen dengan yang telah diperoleh sebelumnya di tugas pendahuluan (referensi)! Pada percobaan I dan II. Dioda mengalir dari p ke n. di simulasi saya salah menempatkan amperemeter sehingga menunjukkan nilai nol sedangkan pada praktikum.

namun nilainya masih mendekati. serta 6v2.6 v ke 0. Karena yang akan dicari adalah arus dari dioda forward bias dan reverse bias. tetapi hanya dibandingkan dengan hasil yang didapatkan sebelum praktikum dimulai dengan menggunakan program Electronics Workbench dan juga dibantu dengan rumus-rumus yang ada. hanya bentuk fisiknya saja yang berbeda. arus dioda naik. setelah dibandingkan. catu daya. Percobaan mengenai rangkaian regulator zenerpun begitu. Praktikan seringkali tidak teliti dalam pembacaan skala pada multimeter. .8 v. Saat tegangan dioda lebih besar dari 0. Percobaan ini kurang lebih sama dengan percobaan pertama. pengukuran berjalan sesuai teori. arus dioda menjadi berarti dan grafik hampir linier.karakteristik statik dioda pada forward bias dan reverse bias. Tegangan beban dan arus pada zener yang didapatkan setelah percobaan sedikit berbeda dari hasil yang telah didapatkan sebelumnya. blackbox. Jenis dioda zener yang digunakan adalah 2v7.7 v. Perbedaan angka ini tergolong cukup baik namun masih belum sempurna.8 v dan seterusnya. Walaupun arus yang dihasilkan tidak sama dengan arus yang telah diperhitungkan sebelumnya. Percobaan pertama merupakan percobaan dimana praktikan dapat mempelajari karakteristik statik dioda pada forward bias dan reverse bias. Setelah tegangan sumber mencapai 0. dan alat ukur (multimeter) yang digunakan di kalibrasi dahulu. Untuk pengukuran arus pada forward bias pada tegangan sumber 0 v-0. barulah arus ada. didapatkan hasil yang tidak jauh berbeda. Percobaan ini menggunakan dioda zener. Dan yang diukur adalah tegangan beban dan arus yang mengalir melalui zener. Sebelum melakukan percobaan ini. Sebenarnya tidak ada perbedaan struktur dasar antara zener dengan dioda biasa. praktikan harus menggunakan kaca pembesar agar terlihat jelas nilai diodanya. data pengamatan hasil percobaan yang ada tidaklah diolah menggunakan suatu metode. Bentuk zener lebih kecil dan berbentuk seperti kaca. serta protoboard. Sumber tegangan yang dibutuhkanpun didapatkan dari kawat penghubung yang disambungkan dengan catu daya pada blackbox. Perbedaan ini terjadi karena adanya faktor kesalahan. multimeter. Perbedaan arus tersebut juga mengakibatkan perbedaan grafik yang diperoleh. Setelah melakukan pengambilan data. rangkaian yang digunakan sama dengan percobaan awal. Grafik dioda yang seharusnya dapat dideskripsikan dengan arus (sumbu y) yang mendekati nol saat tegangan dioda (sumbu x) mendekati tegangan penghalang (knee voltage). Percobaan kedua merupakan percobaan dari rangkaian regulator zener. Kesalahan-kesalahan yang terjadi disebabkan oleh kesalahan pembacaan skala. komponen yang ada disusun di atas protoboard. Sedangkan pada percobaan rangkaian regulator zener. 4v7. Setelah itu barulah praktikan mengukur arus yang mengalir melalui dioda.7 v. hanya saja pada percobaan ini yang digunakan adalah dioda zener. hanya saja dioda yang digunakan berbeda. maka kalibrasi dilakukan dengan menjepit probe kutub + dan – yang ada dengan kedua jari dan atur hingga jarum penunjuk tepat berada pada titik nol. Di sekitar 0.7 v dalam forward bias. Pada percobaan pertama. dan apabila praktikan ingin melihat ukuran nilai zener. Yaitu arus akan mengalir setelah tegangan sumber lebih dari 0. Akan tetapi grafik seperti itu agak berbeda bila dibandingkan dengan grafik hasil percobaan. dibutuhkan rangkaian yang terdiri dari komponen dioda dan resistor. Selain itu.

yaitu dioda zener 4v7. Terdapat hubungan sebanding antara tegangan dengan arus. Naik turunnya tegangan seperti itu dapat menyebabkan ketidakakuratan hasil yang diperoleh. Dioda zener berfungsi untuk menyetabilakn tegangan. Pada reverse bias. Kesimpulan Pada praktikum modul II ini dapat disimpulkan beberapa hal. waktupun terasa kurang. hal tersebut terlihat dalam data pengamatan. Waktu yang kurang lamapun menjadi penyebab terhambatnya praktikan dalam menyelesaikan praktikum. Tidak semua percobaan dalam praktikum ini memiliki kesalahan. diantaranya: Arus yang melewati dioda forward adalah ada sedangkan bernilai nol saat melewati dioda reverse. Seharusnya mungkin waktu yang tersedia cukup.kesalahan juga didapatkan pada saat menaikan tegangan sumber. praktikan tidak mencoba ketiga dioda zener tetapi hanya satu. . tegangan sumbernya bisa berbeda. Terkadang setelah praktikan membuat tegangan sumber menjadi tegangan yang diinginkan dan ketika praktikan mengukur kembali. pengukuran berjalan sempurna sesuai teori. Kemudian mungkin adanya komponen yang kurang tertancap pada protoboard. Alhasil pada percobaan rangkaian regulator zener. namun karena praktikan belum terbiasa dan masih lambat dalam melakukan praktikum. jarum penunjuk multimeter tidak bergerak sama sekali dan hanya menunjuk angka nol. Untuk pengukuran arus pada reverse bias. itupun menyebabkan hasil yang berbeda. Dan terbukti pada saat praktikan melakukan percobaan ini. arus tidak mengalir karena hambatannya yang bernilai tak hingga.