PENGARUH SUHU UDARA PADA RUANG FILTER UDARA

MESIN BENSIN

Disusun Oleh :
DIYAN POERWOKO
112130018

PRGORAM STUDI TEKNIK MESIN
INSTITUT TEKNOLOGI INDONESIA
SERPONG
2015

Jika suhu semakin tinggi maka lebih banyak bahan bakar yang disemprotkan untuk menjegah knocking dengan resiko bahan bakar yang lebih boros. sebagai media berwirausaha. Mengetahui pengaruh suhu yang masuk pada ruang bakar terhadap performa mesin. Dari kejadian tersebut sering dijumpai saat siang hari dibandingkan malam hari. siang hari 35oC dan suhu pada filter udara saat mesin menyala yaitu 50oC dengan putaran mesin 1000rpm. Maka pada penelitan ini akan dilakukan uji coba untuk mengetahui pengaruh suhu udara yang masuk pada sistem saluran udara pada mesin bensin dengan suhu saat malam 20oC. 1. LATAR BELAKANG Kendaraan bermotor khususnya mobil saat ini merupakan kebutuhan yang sangat mendasar untuk berbagai kegiatan transportasi. . Penyebab yang sering dijumpai ialah overheat karena kurang perawatan dan pemakaian bahan bakar yang tidak sesuai merupakan terjadinya knocking. RUMUSAN MASALAH 1. dan simbol status seseorang pemilik kendaraan tersebut. 2. Yang berkaitan dengan malam dan siang hari pada mesin mobil adalah suhu udara yang berbeda. Walaupun sudah ada teknologi untuk megatasi hal tersebut.2. Mengapa pada malam hari mesin lebih responsif dibanding siang hari ? 2. Seiring berkebangnya teknologi mesin mobil khususnya mesin berbahan bakar bensin rasio kompresi semakin tinggi agar efisiensi dan performa dari mesin tersebut meningkat dengan resiko usia dari mesin akan menurun dan pemilihan bahan bakar dengan nilai oktan tinggi yang kini semakin mahal serta perawatan yang lebih rutin dibandingkan mesin mobil terdahulu. MANFAAT PENELITIAN Manfaat dilakukan penelitian ini adalah dapat mengetahui suhu yang ideal udara pada ruang filter udara dengan performa tertinggi dan meminimalisir kerusakan pada komponen mesin bensin. Seberapa pengaruhkah dari perubahan suhu udara pada ruang filter udara ? 3. 1.BAB I PENDAHULUAN 1.1. Mengetauhi suhu ideal pada ruang filter udara mesin bensin. TUJUAN PENELITIAN Adapun tujuan dilakukan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. 3.4. Sebagai syarat kelulusan mata kuliah Metodologi Penelitian. 2000rpm dan 3000rpm untuk mengetahui performa tertinggi dari mesin bensin pada mobil. Manakah diantara ketiga suhu dengan performa lebih tinggi? 1. namun ternyata membuat mesin tidak efisisen karena yang dikontrol adalah banyaknya bahan bakar yang masuk dalam silinder. Banyak pengguna mobil pun merasa jika perjalanan saat malam hari performa mobil lebih baik dibandingkan saat siang hari.3.

.

Setelah itu torak kembali naik dan mendorong gas bekas atau gas sisa dari proses pembakaran tadi keluar melalui saluran pengeluaran. Otto Engine memiliki keunggulan bentuk yang lumayan kecil namun memiliki tenaga yang besar.1. Motor bensin karya Nichollus Otto dinanakan Otto Engine. Motor bakar sendiri dibagi menjadi dua berdasarkan tempat terjadinya pembakaran bahan bakar pada motor tersebut. Dalam motor bensin bahan bakar yang bercampur dengan udara dimasukkan melalui sebuah saluran kedalam silinder kemudian dibakar dari percikan bunga api yang dihasilkan oleh busi atau Spark Plug saat terjadi pembakaran torak akan bergerak turun dan menggerakkan engkol dan memutarkan poros engkol. selain itu mudah dihidupkan dan praktis di eranya. Di dalam silinder terdapat sebuah piston atau torak yang berfungsi merubah energi kimia atau panas (Thermal) menjadi energi mekanik yang kemudian di teruskan ke bagian-bagian mesin yang lain.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Pertama adalah motor bakar luar atau disebut juga dengan External Combustion Engine (ECE) dan motor bakar dalam atau disebut juga dengan Internal Combustion Engine (ICE). Setelah bahan bakar masuk kedalam silinder saluran masuk tadi menutup sehingga capuran udara dan bahan bakar tadi tertahan di dalam silinder. Selain disebut sebagai Internal Combustion Engine (ICE) motor bensin juga disebut sebagai Spark Plug Ignition Engine karen dalam motor bensin sistem penyalaannya menggunakan busi atau spark plug. Pada awalnya bahan bakar dan udara di campurkan terlebih dahulu oleh karburator atau injektor. . Saat terjadi kompresi dan torak berada di TMA maka akan terjadi loncatan bunga api yang di hasilkan oleh busi yang mengakibatkan terjadinya peristiwa pembakaran dan membuat torak bergerakturun bebas ke titik paling bawah atau yang biasa disebut dengan Titik Mati Bawah (TMB). Menurut Anggraeni dan Hariyadi (2013) “Pada mulanya perkembangan motor bakar torak dengan motor bakar bensin ditemukan oleh Nichollus Otto pada tahun 1876”. Saat torak naik ke atas tepatnya ke titik tertinggi dimana torak bergerak ke atas atau yang biasa di sebut dengan Titik Mati Atas (TMA) campuran udara dan bahan bakar tadi termampatkan (terkompresi). proses akan kembali lagi dari penghisapan campuran bahan bakar dan udara ke dalam silinder. Motor bensin sendiri termasuk kedalam motor bakar dalam atau Internal Combustion Engine (ICE) karena pembakaran terjadi di dalam silinder. PRINSIP & CARA KERJA MOTOR BAKAR BENSIN Motor bakar adalah sebuah pesawat konversi energi yang mengubah energi kimia atau panas menjadi energi mekanik atau energi gerak. setelah itu campuran bahan bakar dan udara tadi dihisap oleh gerakan naikturun torak ke dalam ruang bakar atau ke dalam silinder melalui saluran masuk yang terbuka.

untuk mencapai tenaga maksimal namun dengan bahan bakar yang masih tetap irit. Adapun efek dari detonasi ini sendiri adalah terjadi bunyi ngelitik dari mesin apa bila hal tersebut dibiarkan maka bunyi akan semakin keras dan efek jangka panjangnya adalah akan timbul bopel-bopel pada ujung torak atau pada ujung silinder bahkan efek terparahnya adalah torak . Menurut Samsudin (2012) “Engine knocking atau detonasi atau dikenal juga dengan istilah mesin ngelitik adalah peristiwa terbakarnya bagian-bagian yang belum di kenai oleh percikan api busi dalam ruang pembakaran”. Pengapian pada motor bensin terjadi akibat adanya loncatan bunga api yang diletupkan oleh busi atau spark plug. Busi memperoleh energi untuk menghasilkan letupan bunga api dari aliran listrik yang di alirkan ke busi. saluran bahan bakar. mesin menghendaki campuran udara dan bahan bakar dalam perbandingan yang berbeda-beda tergantung pada temperatur. Kecepatan pembakaran yang sangat cepat membuat tekanan gas di dalam silinder naik dan temperatur pembakaran akan naik pula bahkan melebihi temperatur penyalaan itu.1. dan karburator atau injektor. Untuk perbandingan yang standart antara bahan bakar dan udara adalah 15 : 1. Selain itu perbandingan antara bahan bakar dengan udara juga harus seimbang agar motor bisa tidak terlalu boros juga tidak terlalu irit. Ada satu masalah yang sering terjadi dalam proses pembakaran yaitu detonasi. Anggraeni dan Hariyadi (2013) mengatakan “Tetapi pada kenyataannya. Campuran udara dan bahan bakar Selain komponen yang ada dalam sistem bahan bakar.Gerakan naik-turun torak secara bebas di rubah menjadi gerakan putar oleh poros engkol melalui batang torak. Sistem bahan bakar Ada beberapa komponen yang berkaitan dengan sistem bahan bakar yaitu tanki bahan bakar (fuel tank). Kecepatan aliran api yang terjadi saat pembakaran adalah 25-30 m/detik. artinya untuk 15 udara yang masuk ke dalam silinder hanya 1 bahan bakar yang dipergunakan. kecepatan mesin.2. Jadi bahan bakar yang seharusnya belum saatnya terbakar pada peristiwa detonasi terbakar lebih dulu. 2. Pengkabutan bahan bakar sendiri dilakukan oleh karburator atau oleh injektor yang kemudian di teruskan masuk ke dalam silinder motor.1. Pengapian Tanpa adanya pengapian. dan kondisi lainya”.3. 2. Selain itu bahan bakar yang masuk kedalam silinder haruslah berbentuk kabut karena apabila bahan bakar yang masuk ke dalam silinder masih dalam bentuk cair maka akan sulit terbakar dan proses pembakaran tidak akan terjadi secara merata di seluruh silinder. beban. proses pembakaran tidak akan terjadi. hal lain yang berpengaruh dalam cara kerja motor bensin adalah campuran antara udara dan bahan bakar yang harus sesuai. Letupan bunga api yang di hasilkan oleh busi akan membakar campuran udara dan bahan yang telah terkompresi oleh torak di dalam silinder. saringan bahan bakar (fuel filter). 2.1. Dari gerakan putar tadi itulah akan di salurkan ke bagian-bagian motor yang lain sehingga motor tersebut bisa menggerakkan sebuah kendaraan. Semua bahan bakar yang di butuhkan untuk pembakaran di dalam silinder di suplai oleh sistem bahan bakar.1. Ada beberapa hal yang mempengaruhi dalam cara kerja motor bensin.

2. sering sekali kita merasakan bahwa saat kita mengendari motor kita di malam hari terasa lebih bertenaga dibandingkan saat siang hari.2.bisa berlubang. apabila sudah terjadi tanda bunyi mengelitik pada mesin maka yang bisa dilakukan adalah melakukan servis agar masalah knocking bisa di atasi. Penjelasan sederhanaya adalah karena saat udara dingin udara lebih padat sehingga kuantitas udara yang dihisap masuk ke silinder lebih banyak dibandingkan saat udara panas di siang hari. Berikut tabel sifat – sifat udara : . Sehingga banyak pengendara yang lebih memilih perjalanan di malam hari. PENGARUH UDARA PADA SIANG DAN MALAM HARI TERHADAP PERFORMA Dalam pengalaman kita berkendara. selai itu apabila di mesin terdapat banyak karbon maka bisa menggunakan carbon cleaner untuk membersihkannya atau dengan top over haul untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Upaya-upaya yang bisa di lakukan agar tidak terjadi detonasi atau mengurangi detonasi adalah pertama dengan menggunakan bbm yang memiliki nilai oktan yang sesuai dengan anjuran pabrik pembuat kendaraan. penggunaan gigi tuning yang tidak sesuai dan penumpukan kerak karbon yang sudah terlalu banyak pada ruang bakar juga bisa menyebabkan terjadinya detonasi. Hal-hal yang menyenabakna detonasi diantaranya adalah penggunaan bbm yang tidak sesuai dengan oktan yang di anjurkan oleh pabrik (lebih rendah dari anjuran).

Zahurul Haq dalam materi kuliahnya yg berjudul “Volumetric Efficiency of Engines”. ternyata suhu udara luar memang memberikan kontribusi terhadap performa engine. yang ditandai dengan meningkatnya nilai efisiensi volumetrik. VE mesin kita akan menjadi : . Saat siang hari. M. Dengan contoh perhitungan dibawah ini. misalnya udara di jalan raya mencapai 57 C (330 K). maka pada saat malam hari di saat suhu udara di atas aspal 20 C (293 K). efisiensi volumetrik (VE) mesin sekitar 85%.Menurut Dr.

yang terdiri dari: Chassis. DEFINISI Dalam konteks automotif. Juga dapat di print pada kertas untuk dijadikan berkas data asli. modul converter. juga dapat diketahui kecepatan maksimum (mis: km/jam). waktu tempuh (mis: detik).4% dibandingkan saat siang hari.3. roller sensor. 2.Jadi VE-nya naik 1. Grafik pada monitor saat itu juga sudah ditampilkan.3. yang dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan.1. PRINSIP KERJA DYNOTEST 2. posisikan gigi pada top gear (gigi tertinggi) agar dapat mengetahui power sekaligus kecepatan maksimum (kecepatan maksimum selalu didapatkan pada posisi top gear). running dyno test dapat membaca pada setiap gigi selain netral. Setelah mesin mencapai suhu ideal. Setelah melakukan pengukuran tersebut dapat ditampilkan berupa grafik pada layar monitor. akselerasi (mis: m/detik²). dengan hasil yang dikeluarkan berupa torsi per RPM. Selanjutnya dapat dikembangkan menjadi output power per rpm. Dynamometer atau dyno adalah alat ukur untuk mengetahui kekuatan yang dihasilkan oleh mesin sepeda motor atau mobil. 2. tutup gas dan turunkan gigi secara bertahap hingga posisi netral. wire.2.3. Jadi semakin tinggi nilai VE-nya maka performa mesin pun meningkat. Setelah dicapai rpm maksimum. .3. CHASSIS DYNAMOMETER Chassis dynamometer adalah sebuah dynamometer yang siap digunakan untuk melakukan pengukuran. Running dyno test tidak hanya dilakukan pada posisi top gear. jarak (mis: meter).3. 2. Roller inersia. yang terhubung pada sebuah personal computer (pc). Dan dapat diolah dan diprint sesuai keinginan. RUNNING DYNO TEST Pertama dalam melakukan running dyno test adalah meletakan kendaraan (sepeda motor atau mobil) pada chassis dynamometer dan melakukan pemanasan run layaknya dijalan sesungguhnya dengan memasukan berbagai kecepatan gear (gigi). Lakukan run record pada rpm terendah sampai rpm tertinggi yang dapat dicapai dengan cara membuka gas penuh.

kecepatan dll. setelah mencapai torsi .3. meter. Parameter Y dapat diisi dengan satuan seperti: power. lakukan running berulang tanpa jeda (Tanpa engine off) sebanyak min 3 kali run dan mak 5 kali run. torsi. FUNGSI Grafik hasil running dyno test menampilkan parameter X (horizontal) dan Y (Vertikal).3. Parameter X dapat diisi dengan satuan seperti Rpm.Untuk mendapatkan hasil data dengan ketepatan yang tinggi. selanjutnya ambil rata-rata hasil tersebut (baca: pembacaan grafik-grafik pengujian tunggal pada tulisan dibawah) 2.4. Contoh penerapan fungsi grafik antara lain: a) Torsi terhadap RPM: ditampilkan gambar grafik perubahan torsi pada setiap rpm. dapat dilihat torsi maksimum diperoleh pada rpm tertentu. detik dll. HAL YANG MEMPENGARUHI BENTUK GRAFIK Naik turunnya grafik dari awal sampai akhir dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain: - Waktu pengapian (ignition) di setiap Rpm - Suplai campuran bahan bakar (AFR/Rpm) di setiap Rpm - Flow/aliran bahan bakar dari intake hingga exhaust sampai ujung muffler/knalpot. - Siklus chamshaft - Suhu mesin (menentukan clearance sistem didalam mesin dan kekentalan pelumas) - Parameter mesin lainya seperti - Kapasitas mesin (Volume/cc Mesin) - Jenis bahan bakar - Perbandingan kompresi baik secara dinamis maupun statis - Perbandingan bore terhadap stroke - Berat crankshaft/inersia crankshaft - Gearbox ratio - Etc - Lingkungan - Suhu udara - Kelembaban udara - Kandungan oksigen 2.5.

TCI. Dalam grafik ini juga dapat dilihat X maksimum menghasilkan Y tertentu (RPM tertinggi yang dicapai menghasilkan power tertentu setelah melewati peak point). ECU) c) Kecepatan terhadap rpm: fungsi ini dapat mengetahui kecepatan maksimum. biasanya titik . dan peak point.6. dapat dilihat power maksimum diperoleh pada rpm tertentu. Bentuk grafik merupakan karakter asli dari mesin yang diuji.maksimum biasanya grafik cenderung menurun lagi sesuai dengan karakter mesin yang diuji. b) Power terhadap RPM: ditampilkan gambar grafik perubahan power pada setiap rpm. PEMBACAAN GRAFIK Grafik dyno test terdiri dari beberapa jenis seperti: a) Grafik pengujian tunggal Gambar grafik pengujian tunggal terdiri dari satu grafik. Sirkuit. Dari hasil tersebut dapat dilihat kenaikan Y terhadap X. satuan dalam Rpm. Dari grafik pengujian tunggal ini dapat dilihat banyak hal seperti: - Peak power/Power maksimum - Peak torsi/Torsi maksimum - Rpm maksimum - Top speed/Kecepatan maksimum - Akselerasi maksimum - Jarak tempuh - Waktu tempuh - Limiter point Best Performance Range (area kerja mesin dalam menghasilkan performa terbaik. Peak point adalah nilai Y tertinggi yang berada di X tertentu misalnya power maksimum sebesar 120 PS pada 11000 RPM (X=RPM. misalkan BPR terbaik suatu mesin adalah 7500-12500 Rpm. hasil dari beberapa kali running yang diambil rata-rata.3. Y=power(PS)). d) Jarak terhadap waktu: fungsi ini dapat mengetahui akselerasi untuk disesuaikan dengan kondisi lintasan (Trek drag race. setelah mencapai power maksimum biasanya grafik cenderung menurun lagi sesuai dengan karakter mesin yang diuji atau tetap naik dan dihentikan oleh rpm limiter pada kotak pengapian mesin (CDI. dan sebagainya) Masih banyak fungsi yang dapat ditampilkan oleh monitor yang terhubung dengan chassis dynamometer tergantung dari software chassis dynamometer tersebut. 2. Bahkan beberapa software menambahkan fitur untuk mengetahui AFR ( Air Fuel Ratio) yang berhubungan dengan campuran ideal bahan bakar maupun emisi gas buang.

5 watt diukur secara metrik . setelah melewati peak point performa mesin cenderung menurun). 2. (d) Indonesia f. Berdampak terhadap cara mengendarai kendaraan tersebut. Dua buah tipe kendaraan A dan B dikomparasikan akan terlihat kelebihan.360 PS 1 PS = 0. Contoh: Dua buah chamshaft A dan B dikomparasikan oleh dynamometer pada kendaraan yang sama dengan hasil komparasi: chamshaft A memiliki Rpm peak point lebih rendah dari B. Kecepatan/Velocity: Km/h (Kilometer per jam) & Mph (Mile per detik) US e.9863 HP 1 HP = 1.PS (Pferderstaerke) jerman 1 PS adalah daya sebesar 745. kesimpulan Chamshaft A memiliki akselerasi yang baik dibanding B dan digunakan di lintasan pendek atau corner tajam.341 HP 1 kW = 1. Putaran: Rpm (Revolusi per menit) d.m & 1 kgf. Torsi/Momen: Nm (Newton meter) = 0.7 watt diukur secara mekanik . Tujuan dari komparasi ini adalah untuk membandingkan atau melihat perbedaan antara dua grafik atau lebih. b) Grafik Komparasi Grafik komparasi merupakan gabungan beberapa grafik hasil dyno test dari dua hal yang berbeda.m = 9. chamshaft B lebih cocok untuk high speed dan rolling corner.7.0138 PS b.8 Nm c.tertinggi BPR adalah Peak point.1020 kgf. Jarak: m (meter) . SATUAN Hasil pengukuran menggunakan dynamometer menghasilkan beberapa satuan yaitu: a. Waktu: s (Detik). kekurangan dan karakter masing-masing. DK (Daya Kuda (Indonesia)) 1 HP adalah daya sebesar 735.3. Setelah melihat perbedaan grafik ini tunner dapat mengambil kesimpulan untuk melakukan hal yang dianggap perlu. entah set up atau tipe kendaraan yang berbeda. Tenaga/Power : -HP (Horse Power).kW (kiloWatt) 1 kW = 1.

ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN 1. 5. 4. 3.0L M/T i-VTEC SOHC (kode mesin K20A) Alat pemanas (heater) Alat pendingin (cooler) Thermostat digital merek DIXELL Dyno test merek DASTEK ECU tester modul. Akselerasi: m/s² BAB III METOLOGI PENELITIAN 3.1. 2.2. 6. OEM Honda 3. Mobil CRV mesin bensin 2. PROSEDUR PENELITIAN .g.

1. DATA-DATA YANG DIHASILKAN N(rpm) 1000 2000 3000 1000 2000 3000 1000 2000 3000 Ket : T(oC) 20 20 20 35 35 35 50 50 50 Daya(HP) N = Putaran mesin pada poros engkol T = Suhu udara yang berada di filter udara BAB V Torsi(Nm) .BAB IV ANALISA PENELITIAN 4.

blogspot. Samsudin.id/2014/10/prinsip-dasar-dan-cara-kerjamotor. http://charis7512. Pengaruh Penggunaan Turbocharger dengan Intercooler terhadap Performansi Motor Bakar Diesel.co. Analisa Campuran Bahan Bakar pada Motor Bakar torak 2.com/2010/12/01/sifat-sifat-udara-2 . https://yefrichan.dpuf 6. http://motogokil. Hariyadi.com/2013/12/18/ev-mengapa-saat-udara-dingin-power-motor-terasalebih-mantab 8. Anggraeni. Ekadewi Anggraini Handoyo. Peningkatan Performance dengan Pendingin Udara Masuk pada Motor Diesel 4JA1.7PJMC2bG. 4.co.html#sthash. Rahardjo Tirtoatmodjo. http://dynowave. Mahadi. Analisa Terjadinya Detonasi pada Motor Bakar 5.blogspot.DAFTAR PUSTAKA 1.wordpress. 3.id/ 7.