BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Di era global ini, teknologi informasi dan komunikasi mengalami
perkembangan yang sangat pesat. Salah satu bentuk teknologi tersebut adalah
radio. Walaupun kini hanya digunakan oleh sebagian kecil masyarakat saja,
radio tetap memegang peranan penting dalam ilmu komunikasi. Dulu saat
Indonesia merdeka, berita kemerdekaan tersebut menyebar melalui siaran
radio. Jika tidak ada radio, bagaimana bisa kita menyampaikan informasi
dengan cepat ke berbagai wilayah Indonesia yang notabenenya dipisahkan
oleh lautan?
Sayangnya dibalik banyaknya manfaat yang bisa kita ambil dari radio,
hanya sebagian kecil saja masyarakat yang mengerti mengenai ilmu radio dan
bagaimana mereka bisa mengirimkan informasi melalui gelombang radio
karena kompleksitasnya. Karena itu kami disini akan membuat sebuah
pemancar radio FM sederhana menggunakan media papan tembaga dan
bahan-bahan yang ekonomis sehingga mudah untuk didapat dan dibuat.
Melalui pemancar radio FM sederhana ini, diharapkan kita bisa mengerti
mengenai teori pemancar radio dan bisa menerapkannya dalam kehidupan
sehari-hari.
1.2 Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dalam pembuatan projek alat sederhana ini
adalah:
1. Bagaimana cara membuat pemancar radio FM tersebut?
2. Teori apa yang digunakan dalam pembuatan alat pemancar radio sederhana
ini?
3. Bagaimana prinsip kerja alat pemancar radio tersebut?
4. Bagaimana cara menggunakan alat pemancar radio tersebut?

transmitter atau pemancar. Mampu menggunakan alat pemancar radio tersebut. . Dalam hal ini kami memperkirakan bahwa frekuensi siaran FM yang dialokasikan berada pada frekuensi 90 – 100 MHz sesuai dengan teori pemancar FM.1. 2. 3. dan teori rangkaian elektronika. Teori yang digunakan dalam pembuatan alat ini adalah modulasi sinyal. 4. Memahami cara membuat pemancar radio FM. Pemancar radio FM ini berfungsi untuk mengubah input yang berupa suara ke dalam bentuk sinyal (modulasi) yang dipancarkan ke gelombang radio dengan memanfaatkan prinsip induksi elektromagnetik. Memahami teori yang digunakan dalam pembuatan alat pemancar radio sederhana. 1. induksi elektromagnetik. Pemancar radio ini digunakan sebagai alat pengirim informasi sederhana yang kemudian informasi tersebut dapat diterima oleh radio FM yang bertindak sebagai transreceiver. kapasitor. resistor dan induktor yang dirangkai di atas papan tembaga berdasarkan rangkaian pemancar Radio FM yang telah dibuat.3 Tujuan Penelitian Adapun tujuan penelitian ini yaitu: 1.4 Hipotesa Penelitian Pemancar radio FM ini dibuat dengan memanfaatkan komponenkomponen elektronika sederhana seperti transistor. Memahami prinsip kerja pembuatan alat pemancar radio FM.

Suara yang didengar dari pesawat radio dapat berisi tentang hiburan. yang juga bisa digunakan memainkan rekaman. humor serta berita dan berbagai informasi yang dapat diterima. Sedangkan pengertian lain dari radio adalah gelombang radio yang merupakan bagian dari gelombang elektromagnetik. Menurut Anwar Arifin. Perkembangan radio dimulai dari penemuan phonograph (gramofon). A. karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara). Pengertian Radio Radio adalah sebuah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). berupa program-program yang teratur yang isinya aktual dan meliputi segi perwujudan kehidupan masyarakat. lalu dubah melalui pengeras suara sehingga mendapatkan hasil bunyi yang bisa kita dengar. Radio adalah alat komunikasi massa. Dari beberapa pengertian diatas dapat diambil garis besar bahwa radio merupakan suatu yang menghasilkan suara kemudian dipancarkan oleh gelombang elektromagnetik melalui air wave (udara). Radio dalam kehidupan sehari-hari digunakan sebagai sarana penyampaian informasi. Widjaja. Sedangkan menurut H. dalam artian saluran pernyataan manusia umumnya/terbuka dan menyalurkan gelombang yang berbunyi. dan lain-lain dan dilepas dimana aja. radio adalah keseluruhan sistem gelombang suara yang dipancarkan dari stasiun pemancar dan diterima oleh pesawat penerima dirumah.1. dimobil. Pada saat yang sama James Clerk Maxwell dan Helmholtz Hertz melakukan . misalnya musik. Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara. oleh Edison pada tahun1877. Suara yang didengar dari pesawat radio merupakan perubahan bentuk energi elektromagnetik dari gelombang radio yang ditangkap oleh pesawat radio. Pengertian radio pertamanya adalah alat/pesawat untuk mengubah gelombang radio menjadi gelombang bunyi/suara.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.

Sinyal yang dikirim Marconi itu berhasil menyebrangi Samudra Atlantik pada tahun 1901 dengan menggunakan gelombang elektromagnetik.eksperimen elektromagnetik untuk mempelajari fenomena yang kemudian dikenal sebagai gelombang radio. Pada tahun berikutnya 1906 seorang promoter yang bernama Lee De Forest yang menciptakan audio tube (alat yang memngkinkan tranmisi suara) yang digunkan untuk mengirimkan pesan ke udara. sama seperti ketika kita menjatuhkan sesuatu pada air yang tenang. dan sinyal digital yang kemudian mengubah cara transmisi sinyal radio. Dia berhasil membuktikan bahwa radiasi gelombang radio memiliki sifat-sifat gelombang dan sekarang disebut . Pada tahun yang sama seorang yang bernama Reginald Fessenden juga menyiarkan acara di radionya untuk pertama kalinya yang memutarkan beberapa lagu natal dengan menggunakan operator nirkabel di laut lepas. Awalnya sinyal pada siaran radio ditransmisikan melalui gelombang data yang kontinyu baik melalui modulasi amplitudo (AM). seiring perkembangan teknologi ditemukanlah internet. Sejarah media penyiaran dunia dimulai ketika ahli fisika Jerman bernama Heinrich Hertz pada tahun 1887 berhasil mengirim dan menerima gelombang radio. Dalam papernya di Royal Society mengenai teori dinamika mean elektromagnetik. maupun modulasi frekuensi (FM). Upaya itu kemudian dilanjutkan Guglielmo Marconi (18741973) dari Italia yang sukses mengirimkan sinyal lorse berupa titik dan garis dari sebuah pemancar kepada suatu alat penerima. Selanjutnya. Sejarah radio adalah sejarah teknologi yang menghasilkan peralatan radio yang menggunakan gelombang radio. Keduanya menemukan bahwa gelombang radio merambat dalam bentuk bulatan. Untuk pertama kalinya. Dasar dari teori perambatan gelombang elektromagnetik pertama di jelaskan pada tahun 1873 oleh James Clecrk Maxell. Heinrich Rrudolf Hertz telah membuktikan teori Maxwell yaitu antara 1886 dan 1888. Metode pengiriman sinyal seperti ini disebut analog. hasil dari penelitian yang dikerjakan antara 1861 dan 1865. dengan melakukan eksperimen.

dengan gelombang Hertzian. maka . 2. Antena merupakan suatu sarana atau piranti pengubah sinyal listrik (tegangan/arus) menjadi sinyal elektromagnetik (sebagai pemancar). sedangkan penerima terdiri atas demodulator dan antena penerima. Dalam hal ini. Sinyal elektromagnetik inilah yang akan dipancarkan melalui udara atau ruang bebas (sehingga sampai ke penerima). Demodulator pada bagian penerima akan mendemodulasi (yaitu proses balik dari modulasi) sinyal listrik menjadi sinyal informasi seperti aslinya. Sinyal yang dipancarkan oleh antena pemancar akan ditangkap oleh antena penerima.2. Modulator berfungsi memodulasi informasi menjadi sinyal yang akan dipancarkan melalui antena pemancar. Dia juga menemukan bahwa persamaan elektromagnetik dapat dirumuskan kedalam persamaan gelombang. yaitu pemancar (Tx) dan penerima (Rx). Agar antena dapat bekerja dengan efektif. Pemancar terdiri atas modulator dan antena pemancar. Prinsip komunikasinya dapat dilihat pada gambar berikut : Sistem terdiri atas dua bagian pokok. antena merupakan suatu sarana atau piranti pengubah sinyal elektromagnetik menjadi sinyal listrik (tegangan/arus) (sebagai penerima). Tranmitter (Pemancar) dan Transreceiver (Penerima) Komunikasi radio adalah komunikasi tanpa kabel yang memanfaatkan udara (ruang hampa/free space) sebagai media transmisi untuk perambatan gelombang radio (yang bertindak sebagai pembawa sinyal informasi).

antena½ λ dan lainlain). Bidang frekuensi yang digunakan untuk telekomunikasi menempati rentang dari 3 kHz hingga 3 THz (Tera = 1012). 2. Rentang frekuensi yang ada harus diatur penggunaannya (disebut alokasi frekuensi) sedemikian rupa sehingga sistem-sistem radio yang ada tidak saling mengganggu. Transmisi gelombang elektromagnetik di ruang adalah sebagai gelombang transversal. Dengan pengaturan alokasi frekuensi.3. Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang mempunyai sifat listrik dan sifat magnet secara bersamaan. Interferensi juga sering . Elektromagnetik adalah gejala listrik yang diakibatkan oleh gerak mekanik magnet. Gelombang radio merupakan bagian dari gelombang elektromagnetik pada spektrum frekuensi radio. Kenyataan ini juga akan meminimalkan resiko interferensi oleh karena penggunaan frekuensi yang sama oleh dua atau lebih sistem yang berlainan.dimensi antena harus merupakan kelipatan (orde) tertentu dari panjang gelombang radio yang digunakan (misalnya antena ¼ λ. Gelombang dikarakteristikkan oleh panjang gelombang dan frekuensi. Magnet adalah benda yang dapat menghasilkan gaya tarik atau gaya tolak terhadap benda lain (yang mungkin juga bersifat magnet). Gelombang Elektromagnetik Gelombang didefinisikan sebagai getaran atau gangguan yang merambat. Panjang gelombang (λ) memiliki hubungan dengan frekuensi (ƒ) dan kecepatan (ν) yang ditunjukkan pada Persamaan berikut : c λ= f Dimana : λ = panjang gelombang (m) c = cepat rambat cahaya (m/s) ƒ = frekuensi (Hz) Salah satu spektrum frekuensi gelombang elektromagnetik adalah gelombang radio. maka setiap sistem yang menggunakan komunikasi radio akan memiliki rentang frekuensi kerja tersendiri yang berbeda dengan rentang frekuensi kerja sistem yang lain. Gelombang elektromagnetik ditemukan oleh Heinrich Hertz.

300 – 3000 MHz aeronotika TV UHF. Jangkauan 3 – 3. navigasi. radio amatir Radio bergerak. UHF (Ultra High Frequency) 3 – 30 GHz SHF (Super High Frequency) bergerak Rel radio gelombang 30 – 300 GHz EHF (Extremely High mikro Radio dengan pemandu Frequency) gelombang 2. penggeser fasa serta .4. diperlihatkan salah satu contoh alokasi frekuensi untuk beberapa sistem radio.disebabkan oleh penggunaan filter yang kurang baik. TV VHF. sehingga terjadi kebocoran frekuensi.fungsi diatas sebenarnya adalagi fungsi yang lain misalnya pembangkit frekuensi pada rangkaian oscilator. satelit. Pada tabel 1 berikut ini. siaran FM.KHz 30 – 300 KHz 300 – 3000 KHz 3 – 30 MHz 30 – 300 MHz Bidang Frekuensi VLF (Very Low Frequency) LF (Low Frequency) LW (Long Wave) MF (Medium Frequency) MW (Medium Wave) HF (High Frequency) SW (Short Wave) VHF (Very High Frequency) Penggunaan Maritim dan militer Aeronotika. radio Kapasitor Kapasitor (capasitor) disebut juga kondensator adalah sebuah komponen elektronika yang mampu menyimpan tegangan listrik yang bersifat sementara. Fungsi Kondensator dalam sebuah rangkaian elektronika kondensator sering digunakan sebagai :  Penyimpanan arus listrik  Pem-filter atau penyaring arus / tegangan listrik  Sebagai kopling atau penghubung  Penstabil tegangan listrik Selain fungsi . terbuat dari dua belah katub / pelat konduktor dan dipisahkan menggunakan isolator atau bahan nonkonduktor. radio transoseanik Siaran AM Radio CB. Kapasitor dalam sebuah rangkaian elektronika disimbolkan dengan huruf C.

Hal yang perlu diperhatikan. Jadi resistor berfungsi sebagai: . Biasanya di badan Kapasitor Elektrolit (ELCO) akan tertera Nilai Kapasitansi. makin kecil air yang mengalir. Makin besar resistansi (tahanan). Kapasitor Polyester dapat dipasang terbalik dalam rangkaian Elektronika (tidak memiliki polaritas arah) b.dapat digunakan juga untuk meminimalisir terjadinya percikan api pada sebuah switch ( saklar ). makin kecil arus listrik dan tegangan yang melaluinya. dan Terminal Negatif-nya. Kapasitor Elektrolit (Electrolyte Capacitor) Kapasitor Elektrolit adalah kapasitor yang bahan Isolatornya terbuat dari Elektrolit (Electrolyte) dan berbentuk Tabung / Silinder. Fungsi resistor dapat digambarkan sebagai sekeping papan yang dipergunakan untuk menahan aliran air yang deras di selokan/parit kecil. Kapasitor Elektrolit yang memiliki Polaritas arah Positif (-) dan Negatif (-) ini menggunakan bahan Aluminium sebagai pembungkus dan sekaligus sebagai terminal Negatif-nya. Pada umumnya nilai Kapasitor Elektrolit berkisar dari 0. Ada 2 jenis kapasitor yang digunakan dalam pembuatan pemancar radio FM ini yaitu : a.5. Kapasitor Polyester (Polyester Capacitor) Kapasitor Polyester adalah kapasitor yang isolatornya terbuat dari Polyester dengan bentuk persegi empat. Makin besar papan yang dipergunakan untuk menahan arit parit. Dengan memakai tahanan papan ini. Resistor Resistor adalah suatu komponen elektronika yang dapat menghambat arus listrik.47µF hingga ribuan microfarad (µF). 2. maka arus air dapat terhambat alirannya. Tegangan (Voltage). Begitu pula kejadian ini dapat diterapkan dalam pelajaran elektronika. Kapasitor Elektrolit atau disingkat dengan ELCO ini sering dipakai pada Rangkaian Elektronika yang memerlukan Kapasintasi (Capacitance) yang tinggi. Kapasitor Elektrolit dapat meledak jika polaritas (arah) pemasangannya terbalik dan melampui batas kamampuan tegangannya.

b. . Bekerja sama dengan transistor dan kondensator dalam suatu rangkaian untuk membangkitkan frekuensi tinggi dan frekuensi rendah. c. Menurunkan tegangan sesuai dengan yang dibutuhkan oleh rangkaian elektronika. d. Menahan sebagian arus listrik agar sesuai dengan kebutuhan suatu rangkaian elektronika. Membagi tegangan.a.

bl. 8. 3. Nama Bahan av. Transistor NPN 2N3904 bc. bg. 1 buah p. 1 buah r.000 t. 5. ac. BAB III METODOLOGI PENELITIAN f. Solder o. bj. Kapasitor Keramik 10 pF bk. 1 buah an. Rp. Harga ay. Lem Power Glue w. 3.2. 7. Alat dan Bahan 3. q. ao. 2 buah be. 1. u. Rp. 2. 2.01 μ F az. Rp. 6. 1 buah ba. k. as. m.500 ab. 1.500 x. ax. 2 buah Rp. 1 buah bi. - ah. Radio FM ak. 1 buah ar. 1000 af. 2. No. 1. Waktu untuk penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 Januari 2016 sampai bulan Mei 2016 dan bertempat di laboratorium fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Jumlah l. bf. Waktu dan Tempat Penelitian g. Kapasitor Keramik 0.e. bb. y. Nama Alat Tang au. 1 buah aj. 1 meter v.2. - aq. 1000 Rp. Jumlah aw. ag. Rp. Sumber Audio (MP3/HP/Laptop) dengan 1/8 phone jack al. 1000 bm. 1 buah z.1. h. . 1 buah ad. Rp. 15. ap. Rp. Rp. - am. Baut ¼-20 aa. Harga n. 3. Kapasitor Elektrolit bh. Pisau ae. Rp. 3.2.2. Bahan at. bd. j. 1000 Rp. - ai. Rp. 4. 3.1 Alat i. Timah s. No.

5. 1500 co. Rp. 10. da. cy. Rentangkan lilitan itu sehingga panjangnya menjadi 12 mm. 2000 cq. Rp. 1 buah ce. Rangkaian Elektronika cs. Kancing Baterai 9V cb. 59. 1 buah cj. 5000 cc. de. 1 bn. Buatlah potongan-potongan tembaga kecil dengan ukuran 5 x 5 mm sebanyak 5 buah sebagai bantalan atau tempat komponen. 1 buah ca. ch. bv. buatlah kaki pada ujung-ujungnya. Rp. br. dan 27K Ω cm. bz.2. 6. Resistor ¼ W 470Ω. dd. Rp. Berikut adalah rangkaian dari pemancar radio FM sederhana yang akan kami buat ct. Rincian Prosedur Pembuatan 1. db. Rp.000 cr. 8. Buatlah sebuah kumparan dari kabel tembaga sebanyak 4 lilit menggunakan baut. . 1 buah Kawat Tembaga 10 bt. Untuk membuat kumparan tersebut tegak berdiri. cx. 1 buah cn. cd. 5000 ck. Rp. 1500 cg. 3. cm bw. 9. 15. cw. cl. Kabel cp. 11. 5 cm bs. 2. 5000 by. cz. dc. cv. Rp. Papan Tembaga 5 x bp.000 bu. 1 meter ci. cu. 10K Ω.3. 7.μ F – 33 μ F 4. Rp. bo. Jack Mono 1/8 cf. 1 buah Baterai 9V bx. Total Biaya 1000 bq.

4. Tempelkan bantalan (pad 5) pada papan. Solder C4 dan C5 pada papan dengan keterangan C4 terhubung ke pad 1 dan papan tembaga. C2 salah satu ujungnya terhubung dengan R2 dan ujung lainnya terhubung ke papan. 10. Lalu hidupkan radio FM. ataupun laptop. Lalu solder transistor dengan keterangan C terhubung ke pad 1. 3. dan R1 pada rangkaian dengan keterangan ujung (+) C1 terhubung ke R2 dan ujung lainnya diletakkan pada bantalan baru (pad 4). C2. Hubungkan jack dengan rangkaian menggunakan kabel merah dan kabel hitam. dekatkan ke alat dan pindai siaran dari alat anda yang memutar musik tadi. 11. B ke pad 3. 5. 7. R1 pun sama. Usahakan untuk sabar karena proses pemindaian sinyal transmisi dari alat anda membutuhkan waktu. Rekatkan bantalan sebanyak 2 buah pada papan tembaga lalu pasang kumparan di atasnya menggunakan solder dan timah. 6. Solder kancing baterai dengan keterangan ujung kabel merah terhubung ke pad 2 dan ujung kabel hitam ke papan. HP. Solder C1. . ujung satunya terhubung dengan R2 dan lainnya dengan papan. Kabel merah terhubung ke pad 4 dan kabel hitam ke papan rangkaian. Nyalakan musik dari sumber audio. 9. Rekatkan 1 buah bantalan (pad 3) tembaga pada papan (jangan terlalu jauh dari letak kumparan).Haluskan ujung potongan tembaga tersebut sehingga aman untuk digunakan. C5 antara pad 1 dan pad 5 (terhubung dengan C dan E transistor) 8. 12. Solder Kapasitor (C3) pada salah satu ujung kumparan (pad 2) dan ujung kapasitor lainnya pada papan tembaga. Lalu letakkan pada bantalan tersebut dan solder Resistor (R2) dengan salah satu ujungnya berhubungan dengan C3 dan kumparan tadi. Solder R3 di antara pad 5 dan papan. dan E ke pad 5. Pasang baterai 9V pada kancingnya dan pasang jack ke sumber audio seperti mp3 player.

13. Jika telah ditemukan. dg. df. selamat menikmati pemancar radio anda sendiri. .

Setelah memilih alat. maka teori yang digunakan juga harus diketahui.3. Dan ketika semua rangkaian sesuai. Apakah bekerja sesuai prinsip dan teori atau tidak? Tahap selanjutnya yaitu memahami cara menggunakan alat tersebut. Mengajukan proposal pembuatan alat 5. Membuat daftar alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat simple radio FM transmitter (Pemancar Radio FM) 3. Tahapan Penelitian 1. Berhubungan dengan prinsip kerja. Radio FM transmitter (pemancar radio FM) siap digunakan. dl. Menyiapkan bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat simple radio FM transmitter (pemancar radio FM). di. dj. Merancang proposal pengajuan alat 4. . Setelah mencari alat yang sederhana. peneliti bisa menginformasikan kepada pihak yang lain.3. 8. peneliti mengumpulkan bahan dan merakitnya. maka peneliti memilih pemancar radio sebagai alat yang akan dibuat. Merancang simple radio FM transmitter sesuai dengan prosedur yang telah dicanangkan. dh. hal yang selanjutnya dilakukan adalah mencari dari berbagai sumber terutama internet mengenai prinsip kerja yang digunakan dalam pemancar radio tersebut. dk. Merumuskan tujuan dari penelitian dan projek apa yang akan dibuat 2. Tahapan awal dalam penelitian ini yaitu ketika peneliti ditugaskan untuk membuat sebuah alat elektronika untuk tugas akhir perkuliahan. Membeli bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat simple radio FM transmitter (pemancar radio FM). Setelah mengetahui prinsip kerja dan teori tersebut. Setelah seleasai peneliti melakukan percobaan terhadap alat tersebut. 6. 7.

jv. ef. jn. je. ig. jk. ir. ex. fx. jc. √ ik. hu. 4 ek. fo. Membuat kerangka proposal 7. gd. . hf. hq. gx. gl. en. io. ii. hx. jx. gz. fr. ji. em. fj. gm. gv. dw. jd. dx. hm. Minggu ke1. ic. go.4. hi. 1 3 4 ez. √ gk. ge. √ ja. Bu lan ds. ie. eo. fq. ia. √ fs. jt. ht. ep. fl. js. fi. gj. dy. ka. hn. kc. 2 ft. fa. ga. √ fm. hb. 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 el. hl. ew. iq. fk. √ √ √ √ √ if. jm. jf. eu. ke. jw. ki. kb. hc. ho. gu. et. Membahas alat dan bahan 4. jj. fw. hs. fh. ih. hr. jr. gh. gs. ey. Mei dt. hj. gr. hg. Membuat proposal 8. fn. eb. gn. J do. hk. gb. Mendiskusikan alat 6. jq. fz. hw. eq. iv. gi. ea. dn.3. id. gy. Menentukan Alat 3. √ im. er. ha. kd. ev. ij. jo. jh. gt. hp. iy. jy. Percobaan merangkai kh. fv. jp. hd. April dr. ee. jl. iz. ec. gp. jz. eg. fc. Membuat proposal sederhana 5. in. gf. fe. he. √ fb. hz. hh. ej. ip. ed. Feb dp. gg. Jadwal Penelitian dm. Membeli bahan 9. √ ju. Maret dq. Penugasan 2. iu. dz. du. it. hy. ei. gc. jb. √ jg. fy. fp. ff. kg. gq. gw. iw. kf. hv. ix. is. fu. fd. es. eh. fg. dv. il. ib.

Widjaja. Komunikasi dan Regulasi Penyiaran. 2005. DAFTAR PUSTAKA kk. 1985. Jakarta: Rineka Cipta. Dasar-Dasar Siaran Radio. 2000.kj. Media Group. Jakarta : CV. kv. Strategi Komunikasi. 2009. kq. Vivian. Manajemen Media Penyiaran.A Penfold. km. Jakarta : Kencana. 2008. Jakarta : Kencana Prenada kp. 2009. R.Jakarta : Erlangga ko. kl. 2002. ITB : Bandung ks. Bandung : ARMICO. Malvino. 1987. Ilmu Komunikasi. Teori Komunikasi. Prinsip-Prinsip Elektronika Edisi Ketiga. Muhammad Mufid. Elektronika 1 Teori dan Penerapannya. kt. Asep Syamsul dan M. kn. 1984. Anwar Arifin. Jakarta : Kencana. Morissan. Romli. Bandung : Nuansa. Sutrisno. Dasar-Dasar Elektronika Untuk Pemula. Pionir Jaya kr. . ku.