You are on page 1of 15

PARADE BEDAH

DIGESTIF
ICU
10 M E I 2016

Tn. Andi Yana / / 32 yo / MR: 12858


MRS : 25/04/2016
At: 13.28 WIB
INA - CBG : K-1-13-II
DPJP : dr. Tommy Ruchimat SpB(K)BD

DK/ Peritonitis difus ec perforasi base apendik dan caecum + sepsis


berat yang telah dilakukan EGDT + laparatomi eksplorasi + ilecaecectomi
+ ileostomi mukofistel + TACD POD 14 yang telah dilakukan
debridement, penutupan kulit dan hartmann prrocedure POD 7 + VAP
DO 3 mei 2016 (dr.Yusuf.Sp.B, dr. Sanggam) :
- Ditemukan ileum distensi (+) tampak melekat pada dinding
abdomen
- Ditemukan perlengketan pada interloop usus yang masih dapat
dibebaskan secara tumpul
- Ditemukan multiple pocket abses pada interloop usus dan Fibrinfibrin di sekitar interloop usus.
- Ditmukan stump distal retracted dan stump proximal viable

STATUS PRESEN
STATUS GENERALIS:
Kes : DPO ( midazolam)
TD : 128/76 mmHg (tanpa support)
N
: 122 x/m ( reguler)
RR : 26 x/mnt ( ventilator mode PS 10 peep 5 Fio2 50%)
S : 36,2 0C
Saturasi O2: 96 %
CVC
: 12 cmH2O
Tekanan intra vesica 14cmH2o

STATUS LOKALIS:
Konjungtiva tidak anemis dan sklera ikterik (-)
a/r abdomen
: cembung, terpasang TACD, tampak usus dilatasi, lembut, BU (+), NT (-), NL (-), DM (-)
NGT
: 50 cc, kehijauan
UO : 160/120/180 cc dalam 3 jam terakhir
Drain atas : 75 cc serous
LO : rembesan (-)

AGD 9/5/2016 jam 21.00

Ph : 7.44
Pco2 : 40
PO2 :197
Hco3 : 26
BE
:2
SO2 : 100%

DO 30 april 2016 (dr.Yusuf.Sp.B, dr.


Sanggam), lokal anestesi :
- Ditemukan ileum distensi (+) tampak
melekat dengan peritoneum
- Fibrin-fibrin di sekitar interloop usus
dan tepi usus yang melekat dengan
luka insisi

DO 25 april 2016 (dr.Yusuf.Sp.B, dr. M. Romdhoni, dr.


Marthin):
- Cairan peritoneum bercampur pus dan feces 500 cc
- Poket-poket abses di terminal ileum dan interloop usus
- Perlengketan grade 1-2 omentum dengan usus dan pelvis
- Perforasi pada based apendik
- Perforasi pada caecum ukuran 4 x 2 x 2 cm
- Hepar licin
- KGB di paracolica, paraaorta, parailiaca, mesoiliaca dan
mesoileum tidak membesar

Anamnesis
KU : Nyeri seluruh perut
AK :
Sejak 6 hari SMRS, pasien mengeluh nyeri seluruh perut.
Awalnya nyeri dirasakan di ulu hati lalu berpindah ke
kanan bawah dankemudian menyebar ke seluruh perut.
Mual (+), muntah (+), demam (-). Perubahan bowel habit,
gangguan BAK (-).
Karena keluhannya, pasien berobat ke RS Al-Islam, lalu
dirawat selama 5 hari, namun pasien meminta pulang
karena tidak ada perubahan. Setelah dirawat lima hari di
rumah, pasien kondisi pasien menjadi lebih buruk, lalu
dibawa keluarga ke RSHS.

Clinical Picture, 9/5

Clinical Picture, 30/4

Clinical Picture

LABORATORIUM
Laboratorium

7/5/2016 8/5/2016 9/5/201


6

PT
APTT
INR
Haemoglobin

7.6

8.8

10.0

Haematocrit

24

28

32

Leukosit

21.700

23.800

30.600

Trombosit

528.000

460.000

528.00
0

Na / K

134/4.0

131/4.0

129/4.2

Ur/Cr
AST/ALT

LABORATORIUM
Laboratori
um
LAKTAT

25/04/20
16

26/04/20
16

1,2

27/04/20
16

29/04/20
16

30/04/20 1/05/201
16
6

1,4

2,7

AGD
pH

7.399

7.315

7.302

7.379

7.599

7.429

pCO2

25,8

20,5

18,8

24,1

26,2

25,8

pO2

59,7

85,5

79,3

80,9

88,1

74,8

HCO3

20.9

23.4

25.8

21.2

22.2

20.5

BE

-2.7

-5,9

-3.5

-3,6

-2.1

-2.9

SO2

99.5

97.5

99.3

98.5

99.0

99.2

TCO2

41.5

42.7

40.3

45.1

43.8

44.7

Kultur Sputum 7 MEI 2016


Staphylococcus haemoliticus
Sensitif terhadap :
Linezolid
Amikacin
Vankomicin
Tigecycline
Nifurantoin

Abdominal X-RAY

Tatalaksana:
TPN Aminofluid 1000cc + Lipofundin 200cc + Nacl Sesai balance
cairan
Antibiotika: Amikacin 1 x 1500 mg, IV (hari ke 10)
Metronidazole 1x1500mg (hari ke 7)
Metoclorpropamide 3x10mg
Analgetik : Morphin 10 mcg/kgBB/jam
Paracetamol 4 x 1 gr (IV)
Omeprazol 2 x 40 mg
Diet cair 6x 50 cc clear water dan teh manis
INA-CBG : K-1-13-II

COMPLEX INTESINAL
PROCEDURE (MODERATE)

Rp. 21.187.089