You are on page 1of 4

ASMA BRONCHIALE

No.Dokumen

No. Revisi

Halaman

PUSKESMAS
PADANG SELASA
Standar Prosedur
Operasional

Tanggal
Terbit

Ditetapkan,
Pimpinan Puskesmas Padang Selasa

drg. Lizanna Farianty


NIP.
Pengertian

Serangan asma (asma bronkial) adalah episode perburukan yang


progresif dari gejala batuk, sesak napas, mengi, rasa tertekan di dada
atau berbagai kombinasi dari gejala tersebut.

Tujuan

Sebagai pedoman dalam menentukan diagnosis serangan dan


penatalaksanaan serangan.

Kebijakan

Dengan pengobatan yang cepat dan tepat, prognosa asma menjadi


lebih baik.

Prosedur

Prosedur Diagnosis
1. Anamnesis
1.1 Batuk dan sesak kumat-kumatan
1.2 Ada riwayat alergi pada penderita dan atau keluarga
1.3 Suara nafas terdengar mengii
2. Pemeriksaan fisik
2.1 Nampak sesak sampai terdengar suara mengii
2.2 Ekspirasi memanjang dan terdengar wheezing expirasi
2.3 Ada retraksi otot-otot sela iga
3. Foto dada
Gambaran Hyperaerated
4. Menentukan derajat serangan asma
1.1 Serangan asma ringan
Pasien berbicara masih lancar
1.2 Serangan asma sedang
Berbicara dengan kalimat yang sulit diungkapkan
1.3 Serangan asma berat
Berbicara dengan kata-kata yang sulit diucapkan dan
terputus-putus.

Diagram Alur

Prosedur Terapi
Serangan asma ringan/sedang/berat
Nebulisasi dengan salbutamol 0,1 mg/kgBB/dosis + garam
faali 2 ml + bisolvon 0,5 (10 tetes) sebanyak 1- 3 kali selang
20 menit
Nilai Respon

Gejala hilang

Respon partial/tetap

Observasi jam

Gejala timbul lagi

Efek bertahan
Boleh pulang
Bekali salbutamol
oral 0,1
ampul/kg/dosis 3x
sehari dan
mukolitik
Hindari alergen

Rawat Inap
Oksigen 2-3 lt/menit
Infus D5 in saline 1
tetes/kg/menit
Aminophilin 5 mg/kgBB/8 jam
Steroid I.V/8 jam
Nebulisasi salbutamol/4-8 jam
tergantung keadaan
Jika dalam 24 jam membaik dan
stabil boleh pulang dengan bekali
salbutamol, mukolitik, steroid dan
hindari alergen

Dosis steroid
Prednison oral (1 tab = 5 mg) : 1-2 mg/kgBB/hr dibagi 3
Prednisolon oral (1 tab = 4 mg) : 1-2 mg/kgBB/hr dibagi 3
Dexametasone injeksi 1 mg/kgBB/hari dibagi 3

Unit Terkait

1. Poli Umum