You are on page 1of 35

Course : Ekonomi Makro (1605EMO13)

online.uwin.ac.id
Bachelor in Economics (S.E): Manajemen

UWIN eLearning Program

Session Topic: Sistem Ekonomi Indonesia

Course: Ekonomi Makro


By Stephanie Bangapadang, SE, ME, CSRS

Content

Part 1

Sistem Ekonomi

Part 2

Sejarah Ekonomi

Part 3

Sistem Ekonomi Pancasila

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 3

Part1: Sistem Ekonomi

Sistem Ekonomi: Pendahuluan

Sistem Ekonomi sebagai Alat


Mencapai Tujuan

2. Eksternal
a. Perkembangan teknologi;

Faktor penentu keberhasilan


ekonomi suatu negara:
Faktor
1. Internal
a. Kondisi alam & lokasi
geografis;
b. Jumlah & kualitas SDA &
SDM;
c. Kondisi awal perekonomian;
d. Tatanan sosial & budaya;
e. Sistem ekonomi & politik;
f. Peran aktif pemerintah.

Kondisi
b. Perekonomian,
perdagangan & politik
global;
c. Keamanan global.

Powered by HarukaEdu.com

Sistem ekonomi
a. Merupakan faktor yg sangat
dominan
b. Berfungsi sebagai pengatur
interaksi antarsesama faktor
internal lainnya.
-1605EMO13-

Hal. 5

Sistem Ekonomi: Pendahuluan (Lanjut)

Contoh pentingnya sistem ekonomi dalam


keberhasilan suatu negara:
1. Pada dekade 60 70an Jepang,
menjadi bagian dari kekuatan
ekonomi dunia walaupun SDA yg
dimiliki sangat terbatas;

2. Amerika Serikat mengungguli Uni Soviet,


khususnya dalam kondisi ekonomi
meskipun kedua negara memiliki SDA &
SDM yg sama, serta sama2 memulai
industrialisasi pada akhir abad ke-19.

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 6

Sistem Ekonomi: Pengertian

Menurut
1. Dumairy (1996):
Sistem ekonomi. Defn:
Suatu sistem yg mengatur serta
menjalin hubungan ekonomi,
Antar manusia dgn seperangkat
kelembagaan dalam
suatu tatanan kehidupan.

Suatu sistem ekonomi


a) Tidak berdiri sendiri.
b) Memiliki kaitan dgn sistem
lainnya:

Sistem

Sosial

Sistem ekonomi terdiri atas


unsur2:
a. Manusia sebagai subjek;
b. Barang ekonomi sebagai objek;
c. Seperangkat kelembagaan yg
mengatur &
menjalinnya (subjek & objek)
dalam kegiatan berekonomi.
Powered by HarukaEdu.com

Ekonomi

Politik
-1605EMO13-

Hal. 7

Sistem Ekonomi: Pengertian (Lanjut)

2. Sanusi (2000):
Sistem ekonomi. Defn:
Suatu organisasi yg terdiri atas
sejumlah lembaga atau
pranata (ekonomi, sosial politik,
ide2) yg saling
mempengaruhi
1 dgn yg lainnya yg
ditujukan ke arah pemecahan,
Masalah2
a) Produksi
b) Distribusi
c) Konsumsi
yg merupakan masalah
dasar setiap perekonomian.

Powered by HarukaEdu.com

Elemen penting dari sistem


ekonomi:
a. Lembaga/pranata ekonomi;
b. Sumber daya ekonomi;
c. Faktor2 produksi;
d. Lingkungan ekonomi;
e. Organisasi & manajemen;
f. Motivasi & perilaku
pengambilan keputusan;
g. Proses pengambilan keputusan.

-1605EMO13-

Hal. 8

Sistem Ekonomi: Faktor

Faktor yg mempengaruhi penerapan sistem ekonomi suatu


negara:
a. Sumber2 sejarah, tradisi, cita2, keinginan & sikap masyarakat;
b. SDA;
c. Filsafat masyarakat;
d. Teorisasi masyarakat pada masa lalu atau masa sekarang;
e. Uji coba masyarakat dalam usaha mencari alat2 ekonomi.

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 9

Sistem Ekonomi: Perbedaan

Perbedaan sistem ekonomi yg 1


dgn lainnya dapat dilihat dari:
Kebebasan
a. konsumen dalam memilih
barang/jasa;
b. masyarakat memilih
lapangan kerja;
c. Pengaturan pemilihan/
pemakaian alat2 produksi;

d. Pemilihan usaha yg,


dimanifestasikan dalam
tanggung jawab manajer;

Powered by HarukaEdu.com

Pengaturan
e. atas keuntungan usaha yg
diperoleh;
f. motivasi usaha;
g. Pembentukan harga barang
konsumsi & produksi;
h. Penentuan pertumbuhan
ekonomi;
i. Pengendalian stabilitas
ekonomi;
j. Pengambilan keputusan;
k. Pelaksanaan pemerataan
kesejahteraan.

-1605EMO13-

Hal. 10

Sistem Ekonomi: Jenis

Sistem ekonomi dibagi menjadi:


Sistem ekonomi
1. Kapitalis/liberal;
2. Sosialis;
3. Campuran.
Sistem Ekonomi
1. Kapitalis
a. Defn:
Sistem ekonomi di mana,
kekayaan yg produktif terutama
dimiliki secara
pribadi & produksi terutama
dilakukan utk dijual.
b. Ciri sistem ekonomi kapitalis:
1) Hak milik pribadi;
2) Kebebasan berusaha &
kebebasan memilih;
Powered by HarukaEdu.com

3) Motif kepentingan diri sendiri;


4) Persaingan bebas;
5) Harga ditentukan oleh mekanisme
pasar;
6) Peranan pemerintah terbatas,
yakni:
Melindungi
a) negara dari ancaman/
serangan negara lainnya;
b) masyarakat dari ketidakadilan
atau penindasan anggota
masyarakat lainnya;
c) Mendirikan & memelihara,
institusi atau sarana umum yg
tidak dapat dibuat oleh
perorangan karena keuntungan
yg dihasilkan
terlalu kecil atau tidak dapat
menutupi biayanya.
Hal. 11

-1605EMO13-

Sistem Ekonomi: Jenis (Lanjut)

2.
a.

Sosialis
Defn:
Sistem ekonomi di mana pasar,
harus dikendalikan melalui
perencanaan terpusat.

b. Sistem ekonomi sosialis dapat


dibagi dalam subsistem:
Sistem ekonomi
1) Komando
Di mana seluruh unit ekonomi,
baik produsen, konsumen maupun
pekerja, tidak diperkenankan
mengambil keputusan secara
sendiri2 yg menyimpang dari
komando otoritas tertinggi.

Powered by HarukaEdu.com

2) Sosialisme demokrat
Di mana kebebasan individu
diakui, namun
peran pemerintah lebih besar.
c. Ciri sistem ekonomi sosialisme
demokrat:
1) Kebebasan individu & kebijakan
perlindungan usaha;
2) Prinsip2 kemerataan sosial;
3) Kebijakan siklus bisnis & kaitannya
dgn pertumbuhan ekonomi;

-1605EMO13-

Hal. 12

Sistem Ekonomi: Jenis (Lanjut)

Kebijakan
4) pertumbuhan,
menciptakan kerangka hukum &
prasarana sosial yg terkait dgn
pembangunan ekonomi;
5) struktural;
6) Konformitas pasar & persaingan.
3. Campuran
a. Defn:
Sistem ekonomi di mana
kekuasaan serta,
kebebasan berjalan secara
bersamaan walau dalam kadar
yg berbeda2.

Powered by HarukaEdu.com

b. Dalam sistem ekonomi


campuran,
adanya campur tangan
pemerintah terutama utk,
1) Mengendalikan pertumbuhan
ekonomi,
2) Mencegah adanya konsentrasi yg,
terlalu besar di tangan individu
atau swasta,
3) Melakukan stabilisasi
perekonomian,
4) Mengatur tata tertib, serta
5) Membantu kelompok ekonomi
lemah.

-1605EMO13-

Hal. 13

Part2: Sejarah Ekonomi

Sejarah Ekonomi: Masa Penjajahan Belanda & Masa Orde Lama

Ekonomi Indonesia Masa


1. Penjajahan Belanda
a. Sistem ekonomi yg pernah,
diterapkan selama masa
penjajahan Belanda:
Sistem
1) Merkantilisme (1600-1800);
2) Monopoli
(1830-1870);
3) Kapitalis Liberal (1870-1945).

b. Dampak sistem ekonomi


kolonial Belanda:
1) Kemelaratan rakyat Indonesia;
2) Melahirkan budaya cocok
tanam, sistem uang, & budaya
industri.
Powered by HarukaEdu.com

2. Orde Lama
a. Sistem ekonomi yg,
diterapkan selama masa orde
lama adalah
sistem ekonomi komando
(1945-1966).
b. Dampak sistem ekonomi
komando:
1) Perekonomian Indonesia tidak
berjalan mulus;
2) Ketidakstabilan politik dalam
negeri.

-1605EMO13-

Hal. 15

Sejarah Ekonomi: Ringkasan

Ringkasan kondisi ekonomi


Indonesia pada masa orde lama:
Pada tahun
1. 1950an, pertumbuhan output
agregat menurun secara
signifikan.
2. 1960an, ekonomi nyaris
mengalami stagflasi selama
tahun 1965-1966.
3. 1966, hiperinflasi mencapai
650%.
4. 1959-1965 perubahan
kabinet selama masa,
demokrasi parlementer
mempengaruhi kebijakan2 yg
diambil pada masa tersebut.
Powered by HarukaEdu.com

5. Keterbatasan faktor produksi,


seperti orang dgn tingkat
kewirausahaan &
kapabilitas manajemen yg
tinggi, tenaga kerja dgn
pendidikan &
keterampilan yg tinggi, dana,
teknologi, &
kemampuan pemerintah.

-1605EMO13-

Hal. 16

Sejarah Ekonomi: Perubahan

Perubahan kabinet & kebijakan


ekonomi orde lama:
Kabinet
a. Hatta (Desember 1949
September 1950)
Reformasi moneter melalui,
devaluasi mata uang nasional
pada saat itu (gulden) &
pemotongan uang sebesar 50%
atas semua uang kertas yg
beredar.
b. Natsir (September 1950
Maret 1951)
Perumusan perencanaan,
pembangunan ekonomi utk
pertama kalinya.
Powered by HarukaEdu.com

c. Sukiman (April 1951 Februari


1952)
Nasionalisasi De Javasche Bank
menjadi Bank Indonesia &
penghapusan sistem kurs
berganda.
d. Wilopo (April 1952 Juli
1953)
Kebijakan anggaran,
berimbang dalam Anggaran
Pendapatan & Belanja Negara
(APBN).
e. Ali I (Agustus 1953 Juli
1955)
Pembatasan impor &
kebijakan uang ketat.
-1605EMO13-

Hal. 17

Sejarah Ekonomi: Perubahan

f. Burhanuddin (Agustus 1955 Maret 1956)


Liberalisasi impor & kebijakan uang ketat.
g. Ali II (April 1956 Maret 1957)
Rencana pembangunan 5 tahun 1956 1960.
h. Djuanda (Maret 1957 Agustus 1959)
Nasionalisasi perusahaan Belanda.

No
1
2
3
4
5
6

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (1951 1966)*


Tahun
Indeks (1951 = 100)
% Perubahan
1951
100,0
1952
103,8
3,8
1953
126,8
22,1
1954
128,6
1,4
1955
133,4
3,7
1956
136,4
2,2

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 18

Sejarah Ekonomi: Perubahan (Lanjut)

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (1951 1966)*


No
Tahun
Indeks (1951 = 100)
% Perubahan
7
1957
144,4
5,8
8
1958
152,0
5,3
9
1959
149,1
(1,9)
10
1960
146,8
(1,5)
11
1961
149,4
1,7
12
1962
145,3
(2,7)
13
1963
141,4
(2,7)
14
1964
144,7
2,4
15
1965
145,5
0,5
16
1966
146,4
0.6
Sumber: Tulus Tambunan (2006)
* 1951-1957 diukur dgn Pendapatan Nasional Bruto &
1958-1966 diukur dgn Produk Domestik Bruto
Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 19

Sejarah Ekonomi: Perubahan (Lanjut)

Perkembangan Inflasi & JUB 1955 - 1966


No
Tahun
Indeks (1954 = 100)
JUB (Juta Rupiah)
1
1955
135
12,20
2
1956
133
13,40
3
1957
206
18,90
4
1958
243
29,40
5
1959
275
34,90
6
1960
330
47,90
7
1961
644
67,60
8
1962
1.648
135,90
9
1963
3.770
263,40
10
1964
8.870
675,10
11
1965
61.400
2.582,00
12
1966
152.500
5.593,40
Sumber: Tulus Tambunan (2006)
Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 20

Sejarah Ekonomi: Perubahan (Lanjut)

Saldo APBN 1955 1965 (Juta Rupiah)


No
Tahun
Pendapatan
Pengeluaran
1
1955
14
16
2
1956
18
21
3
1957
21
26
4
1958
23
35
5
1959
30
44
6
1960
50
58
7
1961
62
88
8
1962
75
122
9
1963
162
330
10
1964
283
681
11
1965
923
2.526
Sumber: Tulus Tambunan (2006)
Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Saldo
(2)
(3)
(5)
(12)
(14)
(8)
(26)
(47)
(168)
(398)
(1.603)

Hal. 21

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru

3. Orde Baru
a. Sistem ekonomi yg diterapkan
selama masa orde baru adalah,
sistem ekonomi pasar bebas
atau ekonomi demokrasi (sejak
1966).
b. Langkah utama yg ditempuh
pada masa orde baru:
1) Menjalin hubungan baik dgn
pihak Barat,
Indonesia kembali menjadi
anggota Perserikatan Bangsa2
(PBB) &
lembaga dunia lainnya, seperti
Bank Dunia & IMF.
Powered by HarukaEdu.com

2) Pemulihan stabilitas ekonomi,


sosial, & politik dgn tujuan
utk
menekan inflasi, mengurangi
defisit keuangan pemerintah,
meningkatkan kembali
produksi,
termasuk ekspor yg sempat
mengalami stagnasi pada
masa orde lama.

-1605EMO13-

Hal. 22

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru (Lanjut)

3) Menyusun rencana
pembangunan 5 tahun
(repelita),
secara bertahap dgn tujuan
pembangunan ekonomi jangka
panjang adalah
meningkatkan kesejahteraan
masyarakat melalui proses
industrialisasi dalam skala
besar, serta
pemerataan pertumbuhan
ekonomi.

c. Dampak sistem ekonomi pasar


bebas:
1) Pertumbuhan ekonomi yg,
relatif lebih tinggi dari
pertumbuhan ekonomi
negara sedang
berkembang lainnya;
2) Penghasilan ekspor yg,
meningkat, khususnya dari
ekspor minyak;
Peningkatan
3) pinjaman luar negeri;
4) penanaman modal asing

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 23

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru (Lanjut)

No

Tahun

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14

1969
1970
1971
1972
1973
1974
1975
1976
1977
1978
1979
1980
1981
1982

Powered by HarukaEdu.com

PDB & Laju Pertumbuhan Per Tahun: 1969 -1990


PDB (triliun)
Laju Pertumbuhan (%)
Harga
Berlaku
Konstan
Berlaku
Konstan
2,7
4,8
3,2
5,2
19,1
7,5
3,7
5,6
13,4
7,0
4,6
6,1
24,3
9,4
6,8
6,8
48,0
11,3
10,7
7,3
58,6
7,6
12,6
7,6
18,1
5,0
15,5
8,2
22,3
6,9
19,0
8,9
23,1
8,9
22,8
9,6
19,5
7,7
32,0
10,2
40,8
6,3
45,5
11,2
41,9
9,9
54,0
12,1
18,9
7,9
59,6
12,3
10,4
2,2
-1605EMO13-

Hal. 24

Sejarah Ekonomi: Masa Orde Baru (Lanjut)

PDB & Laju Pertumbuhan Per Tahun: 1969 -1990


PDB (triliun)
Laju Pertumbuhan (%)
No Tahun
Harga
Berlaku
Konstan
Berlaku
Konstan
15 1983
77,6
12,8/77,6*
30,2
4,2
16 1984
89,9
83,0
15,8
7,0
17 1985
97,0
85,1
7,9
2,5
18 1986
102,7
90,1
5,9
5,9
19 1987
124,8
94,5
21,6
4,9
20 1988
142,0
99,9
13,8
5,8
21 1989
162,6
104,5
14,5
7,5
22 1990
188,5
112,4
15,9
7,2
Sumber: Tulus Tambunan (2006)
* tahun sebelumnya atas dasar harga 1973 &
tahun setelahnya atas dasar harga 1983

Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 25

Sejarah Ekonomi: Indonesia Masa Transisi

4. Transisi
Ringkasan ekonomi Indonesia
pada masa transisi:
a. Pada tahun 1997,
terjadi krisis nilai tukar Rupiah
terhadap Dolar AS.
Kebijakan yg ditempuh
b. Bank Indonesia adalah,
memperlebar rentang
intervensi mata uang Rupiah
sebanyak 4 kali.
c. pemerintah adalah,
menunda pelaksanaan
proyek2 berdana besar utk
mengimbangi anggaran
belanja negara yg
Powered by HarukaEdu.com

terpengaruh oleh perubahan


nilai Rupiah.
d. Pemerintah Indonesia mulai,
menggunakan paket bantuan
IMF dgn syarat2 pelaksanaan
kebijakan fiskal &
moneter, restrukturisasi sektor
keuangan, &
reformasi struktural yg
disyaratkan dalam nota
kesepakatan.
e. Pada tahun 1998,
krisis mata uang Rupiah
menjadi krisis ekonomi di
Indonesia.
-1605EMO13-

Hal. 26

Sejarah Ekonomi: Indonesia Masa Reformasi

5. Reformasi
Ringkasan ekonomi Indonesia
pada masa reformasi:
Pemerintahan
a. Abdurrahman Wahid
(Oktober 1999 Juli 2001)
Kebijakan pemerintah masa ini
dianggap kontroversial &
inkosisten, antara lain
pembebasan pajak atas
pinjaman luar negeri & hibah,
sehingga menimbulkan
kekhawatiran kondisi sosial &
politik, meskipun beberapa
indikator makro mengalami
perbaikan.
Powered by HarukaEdu.com

b. Megawati (Agustus 2001


Oktober 2004)
Kebijakan yg ditempuh,
antara lain pada bidang
politik dgn mengesahkan UU
terkait pemilu,
mengamandemen UUD 1945
agar sesuai dgn
perkembangan zaman,
mengesahkan UU otonomi
daerah.
Abdurrahman Wahid
(1940-2009)
Presiden Indonesia ke-4

-1605EMO13-

Hal. 27

Sejarah Ekonomi: Masa Reformasi (Lanjut)

c. Susilo Bambang Yudhoyono


Indonesia menjadi,
pengimpor BBM terbesar di Asia
di tengah kenaikan harga
minyak dunia &
melemahnya nilai tukar Rupiah
terhadap Dolar AS.
Kebijakan yg ditempuh
pemerintah adalah mengurangi
subsidi BBM.
Kebijakan ini kemudian
mengurangi pertumbuhan
ekonomi &
kesempatan kerja, serta
meningkatkan kemiskinan.
Powered by HarukaEdu.com

Megawati Soekarnoputri
Presiden Indonesia ke 5
Presiden Wanita
Indonesia Pertama
Ketua Umum PDI

Susilo Bambang
Yudhoyono
Presiden Indonesia ke 6

-1605EMO13-

Hal. 28

Sejarah Ekonomi: Masa Reformasi (Lanjut)

Perkembangan Indikator Ekonomi Indonesia Sejak Krisis Ekonomi 1998-2005


No Tahun
A
B
C
D
E
F
G
1
1998 (13,1)
96
977
(8,6)
(34,4)
21,5
4,3
2
1999
0,8
140
694
(0,4)
(12,2)
24,7
4,1
3
2000
4,9
166
742
27,7
39,6
28,6
4,8
4
2001
3,8
164
697
(9,3)
(7,6)
25,4
4,2
5
2002
4,3
200
948
5,0
15,1
23,5
3,9
6
2003
4,9
239
1.117
8,4
10,9
24,6
3,4
7
2004
5,1
258
1.191
12,0
27,8
21,2
1,1
8
2005
5,6
272
1.240
10,0
2,7
17,3
0,6
Sumber: Tulus Tambunan (2006)

Keterangan Kolom:
A = Pertumbuhan PDB (%)
B = PDB Nominal (miliar US$)
C = PDB Per Kapita (US$)
D = Pertumbuhan Ekspor (%)
Powered by HarukaEdu.com

E = Pertumbuhan Impor (%)


F = Neraca Perdagangan (miliar US$)
G = Transaksi Berjalan (% PDB)
-1605EMO13-

Hal. 29

Part3: Sistem Ekonomi Pancasila

Sistem Ekonomi: Pancasila & Ciri2

Sistem Ekonomi Pancasila


Sejak masa Orde Baru,
sistem ekonomi Indonesia
adalah
Sistem ekonomi
Demokrasi atau
Pancasila.

Landasan sistem ekonomi


Pancasila:
Landasan
a. Idiil:
Pancasila;
b. Konstitusional: UUD 1945;
c. Operasional: GBHN.
Powered by HarukaEdu.com

Ciri2 sistem ekonomi Pancasila:


1. Perekonomian disusun sebagai,
usaha bersama berdasar
atas asas kekeluargaan;
2. Cabang2 produksi yg penting,
bagi negara & yg menguasai
hajat hidup orang banyak
dikuasai oleh negara;
3. Bumi & air & kekayaan alam yg
terkandung di dalamnya,
dikuasai oleh negara &
dipergunakan utk sebesar2
kemakmuran rakyat;
-1605EMO13-

Hal. 31

Sistem Ekonomi: Ciri2 (Lanjut)

4. Sumber2 kekayaan &


keuangan negara digunakan
utk permufakatan lembaga2
perwakilan rakyat,
serta pengawasan terhadap
kebijakan ada pada
lembaga2 perwakilan
rakyat;
5. Warga negara memiliki,
kebebasan dalam memilih
pekerjaan yg dikehendaki,
serta mempunyai hak akan
pekerjaan &
penghidupan yg layak;
Powered by HarukaEdu.com

6. Hak milik perorangan diakui &


pemanfaatannya tidak boleh
bertentangan dgn
kepentingan masyarakat;
7. Potensi, inisiatif, & daya kreasi,
setiap warga negara
dikembangkan sepenuhnya
dalam batas2 yg tidak
merugikan kepentingan umum;
8. Fakir miskin & anak2 terlantar
dipelihara oleh negara.

-1605EMO13-

Hal. 32

Sistem Ekonomi: Peran & Pelaku

Peran pemerintah dalam


perekonomian:
Sebagai
a. Pelaku kegiatan ekonomi;
b. Pengatur kegiatan ekonomi.
Pelaku ekonomi dalam sistem
ekonomi Pancasila:
Badan Usaha Milik
a. Negara
b. Swasta;
c. Koperasi.
Powered by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 33

Sistem Ekonomi: Perbedaan BUMN, BUMS & Koperasi

No

Keterangan

Pendiri

Modal

Daya Tahan

Kecenderungan

Powered by HarukaEdu.com

BUMN
Pemerintah &
DPR dgn UU

BUMS
Pemilik modal
swasta

Koperasi
Para anggota yg
setuju
Simpanan
Negara
Perorangan
anggota
Partisipasi
Tergantung
Tergantung
anggota &
keuangan
perkembangan
kejujuran
negara
pasar
pengurus
a. Etatisme
a. Campuran
a. Individualisme,
(terpimpin),
kolektivisme &
b. Kapitalisme
b. Sosialisme
b. Individualisme

-1605EMO13-

Hal. 34

Course : Ekonomi Makro (1605EMO13)

online.uwin.ac.id
Associate Partners :
Powered
by HarukaEdu.com
Powered
by HarukaEdu.com

-1605EMO13-

Hal. 35