P. 1
Instabilitas Sektor Finansial Indonesia Paska-Krisis Finansial Global 2007, Menemukan Kembali Penguatan Peran Pemerintah Dan Bank Indonesia Dalam Meregulasi Sektor Finansial

Instabilitas Sektor Finansial Indonesia Paska-Krisis Finansial Global 2007, Menemukan Kembali Penguatan Peran Pemerintah Dan Bank Indonesia Dalam Meregulasi Sektor Finansial

|Views: 1,062|Likes:
Published by Erika Angelika

More info:

Published by: Erika Angelika on May 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2012

pdf

text

original

Kesinambungan devisa dan neraca pembayaran ini sangat diperlukan untuk

mencegah krisis agar tidak meluas ke seluruh sektor ekonomi. Dengan melakukan

berbagai upaya tepat untuk mencegah defisit dalam neraca pembayaran, diharapkan

roda perekonomian dapat terus berputar sehingga pada akhirnya perekonomian

Indonesia dapat sembuh dari krisis. Upaya ini dilakukan melalui beberapa cara52
:

1. mendorong masuknya Foreign Direct Investment (FDI) melalui perbaikan iklim

usaha secara nyata;

2. mencari pembiayaan defisit anggaran dari sumber non-pasar dari luar negeri, antara

lain melalui lembaga multilateral (World Bank, IDB, JBIC), bilateral dan

Sovereign Wealth Fund;

3. mengupayakan “swap facility” dengan bank sentral negara lain, antara lain Bank of

China, Bank of Japan, Monetary Authority of Singapore;

4. merealisasikan “Asian Bond Agreement” dalam kerangka Chiang Mai Initiative;

5. memberlakukan wajib lapor terhadap setiap pembelian USD dalam jumlah besar,

untuk mencegah terjadinya spekulasi Dollar;

6. mencegah masuknya short-term capital dalam jumlah besar;

7. mengurangi impor barang konsumsi, dan berbagai upaya lainnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->